5 Resep Sederhana Olahan Ayam Goreng Sisa: Cegah Makanan Terbuang!

5 Resep Sederhana Olahan Ayam Goreng Sisa: Cegah Makanan Terbuang!

10drama.com –– Terkadang saat membeli makanan di luar, sedang memasak ayam atau menerima makanan dengan menu ayam goreng dari orang lain, tidak selesai dimakan pada saat itu juga dan akhirnya menjadi sisa makanan.

Sisa makanan ayam tersebut akhirnya disimpan di dalam kulkas dengan alasan agar dapat dikonsumsi kembali setelah dipanaskan.

Menghangatkan kembali sisa makanan adalah cara yang efektif untuk mengurangi pemborosan makanan atau sampah sisa makanan yang masih layak dimakan, alih-alih dibuang begitu saja.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2024, persentase komposisi sampah terbesar di tingkat nasional adalah sisa makanan yang mencapai 41,60%.

Namun, jika kamu merasa bosan dengan menu lauk ayam goreng yang tersisa dari kemarin dan kamu panaskan kembali. Dan ingin berkreasi dengan sisa lauk ayam tersebut, kamu dapat memasaknya dengan cara yang berbeda untuk meningkatkan rasa dan selera makanan.

Berikut cara memanfaatkan ayam goreng sisa dengan mudah agar tidak terbuang dan mengurangi pemborosan makanan:

1. Ayam Pedas Merah

Jika kamu ingin menyantap makanan yang pedas dan masih memiliki sisa ayam goreng, resep ini sesuai untukmu.

Resep ini mengutamakan rasa pedas karena salah satu bahan utamanya adalah cabai rawit yang dipotong kecil. Bahan lain yang dibutuhkan hanya bawang putih, bawang merah, daun bawang yang dipotong tipis, dan ayam yang telah dipotong kecil-kecil.

Berdasarkan akun YouTube @niadevi.anggreini, setelah wajan atau teflon diberi sedikit minyak, masukkan bawang merah, bawang putih, cabai, dan daun bawang kemudian diaduk sebentar. Selanjutnya masukkan ayam yang telah dipotong kecil-kecil lalu tumis sambil menambahkan bumbu penyedap.

2. Ayam Kuah Santan

Ayam dengan kuah santan ini mirip dengan kuah kari atau gulai. Namun, resep ayam kuah santan ini tidak membutuhkan banyak bumbu. Anda dapat menggunakan ayam goreng atau ayam panggang yang tersisa sebagai bahan utama hidangan ini.

Dikutip dari akun YouTube @dapurgungsa6253, bumbu yang dibutuhkan antara lain bawang putih, kunyit, kencur, jahe, cabai rawit, merica, dan ketumbar. Bahan-bahan ini perlu dihaluskan baik dengan cara diulek atau menggunakan alat seperti chopper.

Setelah itu, siapkan penggorengan yang sudah diberi sedikit minyak, lalu tumis bumbu yang telah dihaluskan. Tambahkan sedikit air, kemudian masukkan sisa ayam yang telah dipotong sesuai dengan selera.

Tuangkan santan instan, kemudian tambahkan air sesuai kebutuhan. Setelah matang, kamu dapat menaburkan bawang merah goreng untuk meningkatkan rasa.

3. Ayam Pedas Daun Limau

Resep olahan ayam goreng yang tersisa dari kemarin dengan rasa pedas berbeda adalah ayam pedas daun jeruk. Kamu dapat menghemat pengeluaran dengan tidak membeli nasi ayam daun jeruk yang biasanya menjadi hidangan utama saat memesan makanan lewat online.

Bahan yang diperlukan hanya cabai kering, cabai rawit, bawang merah, dan daun jeruk. Menurut akun TikTok @kulinersamacici, jumlah bahan yang dibutuhkan disesuaikan dengan banyaknya sisa ayam goreng yang tersedia.

Setelah dipotong kecil, masukkan semua bahan ke dalam satu wadah. Selanjutnya tambahkan garam, lalu tuangkan minyak panas.

Untuk minyaknya, usahakan tidak terlalu banyak agar tekstur makanan tidak terlalu mengandung minyak. Selanjutnya masukkan sisa ayam goreng yang telah dipotong kecil-kecil lalu aduk dengan menggunakan sendok.

4. Perkedel Ayam

Resep ini merupakan resep camilan, tetapi juga dapat disajikan sebagai lauk pelengkap nasi. Tahap awal dalam membuat perkedel ayam ini adalah dengan menguleni daging ayam. Setelah itu, rebus air dan masukkan daging ayam yang telah diuleni ke dalamnya.

Menggoreng kembali ayam goreng yang tersisa dari kemarin yang telah dihancurkan, menurut akun TikTok @annisacil, bertujuan untuk membuat tekstur ayam goreng yang keras menjadi lebih lembut.

Setelah dimasak, pisahkan daging ayam dari air rebusannya, kemudian masukkan ke dalam chopper. Atau, untuk menghancurkannya, kamu juga dapat menggunakan alat tumbuk.

Masukkan tepung kanji atau jika tidak tersedia, kentang yang sudah dimasak. Tambahkan minyak wijen dan bumbu sesuai selera beserta putih telur. Selanjutnya haluskan menggunakan chopper atau alat penumbuk.

Setelah adonan menjadi lembut, bentuk menjadi bulat-bulat dan masukkan ke dalam kuning telur yang sudah diaduk. Siapkan minyak panas, lalu goreng adonan yang telah dibalut dengan kuning telur.

5. Ayam Goreng Nasi Jepang

Resep terakhir ini, kamu tidak hanya mengolah ayam goreng sisa sebagai pelengkap makanan, tetapi juga memasaknya bersama nasi. Dan untuk membuat hidangan ini tidak perlu menggunakan kompor, cukup dengan magic jar atau rice cooker saja. Cocok banget buat anak kos!

Bahan-bahan yang harus kamu siapkan antara lain, ayam goreng yang tersisa, beras, saus teriyaki, penyedap rasa, bawang putih bubuk, lada bubuk, daun bawang dan wortel.

Untuk ayam yang tersisa, kamu bisa potong menjadi ukuran kecil seperti potongan ayam katsu. Potong halus daun bawang dan daun bawang, lalu potong wortel menjadi dadu kecil.

Masukkan beras ke dalam panci nasi, tambahkan air lalu campurkan lada bubuk, bawang putih bubuk, irisan bawang merah, wortel, penyedap rasa, dan saus teriyaki.

Aduk semua bahan secara merata, lalu letakkan ayam goreng yang tersisa di atasnya. Selanjutnya, masak semua bahan tersebut dengan menggunakan magic jar atau rice cooker.

Setelah matang, kamu dapat memindahkannya ke mangkuk dan tambahkan daun bawang yang telah dipotong halus di atasnya.

Dengan memanfaatkan ayam goreng yang tersisa menjadi hidangan baru, kamu tidak hanya merasakan kepuasan dari masakan yang berhasil kamu buat. Tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah makanan atau food waste!

Coca-Cola Umumkan Resep Baru Usai Dihujat Trump Soal Gula Tebu: Kontroversi Ahli Gizi

Coca-Cola Umumkan Resep Baru Usai Dihujat Trump Soal Gula Tebu: Kontroversi Ahli Gizi

10drama.com –– Coca-Cola menghadirkan inovasi terbaru dengan mengumumkan perubahan formula minuman legendarisnya. Perusahaan minuman ringan besar ini akan mengganti bahan pemanis dari sirup jagung fruktosa tinggi menjadi gula tebu asli untuk konsumen di Amerika Serikat.

Perubahan ini mendapatkan dukungan langsung dari mantan Presiden Donald Trump dan menjadi bagian dari kampanye Make America Healthy Again yang digagas Menteri Kesehatan Robert F Kennedy Jr.

Dilaporkan oleh Daily Mail, Senin (22/7), Coca-Cola mengonfirmasi bahwa produk terbarunya yang menggunakan gula tebu akan dirilis musim gugur ini di Amerika Serikat.

Tindakan ini merupakan bagian dari strategi inovasi perusahaan dalam memperluas portofolio merek Coca-Cola serta menawarkan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.

Sebelumnya, pengumuman ini telah lebih dahulu disampaikan oleh Donald Trump dan memicu perdebatan di media sosial.

“Saya sudah berdiskusi dengan Coca-Cola mengenai penggunaan gula tebu asli dalam Coke untuk pasar Amerika Serikat, dan mereka telah menyetujui hal tersebut… Ini memang lebih baik,” kata Trump melalui akun X (dulu Twitter) resminya.

Meskipun banyak orang menyambut baik berita ini, sejumlah pakar kesehatan mengungkapkan kekhawatiran. Dokter Marion Nestle, ahli gizi dari Universitas New York menilai perubahan ini tidak memiliki dampak yang signifikan secara nutrisi.

Menurutnya, baik gula tebu maupun sirup jagung fruktosa tinggi memiliki kandungan glukosa dan fruktosa yang sama, serta dapat memberikan dampak negatif terhadap metabolisme jika dikonsumsi secara berlebihan.

“Satu kaleng Coke berisi 12 ons tetap mengandung 39 gram gula. Jumlah ini terlalu banyak,” katanya dilansir dari Daily Mail.

Dokter Nestle juga menyampaikan bahwa citra negatif sirup jagung lebih disebabkan oleh harganya yang murah dan sering digunakan dalam makanan yang telah diproses secara berlebihan.

Beberapa ahli juga mengingatkan bahwa perubahan ini berpotensi memperparah krisis obesitas di Amerika Serikat karena masyarakat cenderung menganggap produk tersebut lebih sehat dan mengonsumsinya secara lebih rutin.

Dalam laporan keuangan kuartal kedua yang diterbitkan pada Selasa (22/7) pagi, Coca-Cola menyampaikan bahwa permintaan terhadap minuman rendah atau tanpa gula tetap tinggi. Pendapatan perusahaan meningkat sebesar 2,5 persen menjadi USD 12,62 miliar (sekitar Rp 205,7 triliun), melebihi prediksi para analis.

Namun, Coca-Cola juga menghadapi kendala akibat bea impor aluminium yang diatur oleh pemerintahan Trump yang kini naik hingga 50 persen.

Perusahaan mengungkapkan akan mempertimbangkan penggunaan kemasan alternatif seperti botol plastik untuk menangani masalah tersebut.

Meskipun dianggap sebagai langkah yang lebih baik, para ahli menekankan bahwa yang paling penting adalah kesadaran dalam mengonsumsi tanpa berlebihan.

Pameran FHI 2025 Dibuka, Dorong Kolaborasi dan Praktik Berkelanjutan di F&B dan Hospitality

Pameran FHI 2025 Dibuka, Dorong Kolaborasi dan Praktik Berkelanjutan di F&B dan Hospitality

10drama.com –, JAKARTA – Pameran dagangAcara internasional yang menjangkau sektor perhotelan, makanan, dan minuman di Indonesia, Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 secara resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo (JIExpo).

Pameran ini menekankan pentingnya kerja sama dan penerapan praktik yang berkelanjutan dalam industri makanan, minuman, dan perhotelan di Indonesia.

Lebih dari 700 produsen, distributor, dan retailer ternama di sektor kuliner dan perhotelan dari lebih dari 35 negara hadir serta berpartisipasi dalam pameran selama empat hari, 22-25 Juli.

Dengan bergabungnya Hotelex Indonesia, Finefood Indonesia, dan Retail Indonesia, FHI 2025 menjadi wadah utama dalam memperkenalkan inovasi, keberlanjutan, serta perkembangan di sektor makanan, minuman, dan perhotelan nasional.

Perayaan FHI tahun ini dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya.

Menurutnya, FHI 2025 tidak hanya sebagai pameran produk dan teknologi terbaru, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan praktik yang berkelanjutan di berbagai sektor F&B dan perhotelan.

FHI dianggap sebagai forum yang penting bagi para pelaku industri sektor ini, baik lokal maupun internasional, agar dapat berkompetisi bersama.

FHI 2025 memberi peluang istimewa bagi sektor kreatif Indonesia agar produknya semakin unggul dalam bersaing dengan barang dari negara lain yang semakin aktif memperluas pangsa pasar internasional.

“Industri makanan dan minuman berkontribusi sekitar 38 persen terhadap PDB ekonomi kreatif dengan lebih dari 11.000 usaha. Oleh karena itu, kami sangat menghargai dan mendukung pelaksanaan FHI 2025 yang dapat memberikan dorongan bagi perkembangan dan penguatan industri kuliner serta perhotelan di Indonesia. Kami berharap agar sektor ini dapat menjadi mesin penggerak yang mendorong kemajuan industri kreatif Indonesia,” ujar Teuku.

Ia juga menambahkan, pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia meningkat sebesar 119 persen, sementara nilai ekspor naik sebanyak 67 persen.

Total penyerapan tenaga kerja mencapai 26,5 juta orang pada tahun 2024. Diperkirakan akan terus menghasilkan 787,6 juta kesempatan kerja dalam lima tahun mendatang, jika tren pertumbuhan ini berlanjut. Hal ini semakin menunjukkan bahwa sektor F&B dan perhotelan semakin berkembang secara inklusif dan berkelanjutan.

Juanita Soerakoesoemah sebagai Portofolio Director FHI 2025 dalam pidatinya menyampaikan bahwa FHI merupakan wujud dukungan untuk mempercepat pertumbuhan industri F&B dan perhotelan yang berkelanjutan di Indonesia.

“FHI 2025 kembali hadir dengan tujuan yang sama, yaitu mendukung keberlanjutan lingkungan serta penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Dengan pengalaman selama hampir 30 tahun dalam mendukung perkembangan industri F&B dan perhotelan di Indonesia, penyelenggaraan FHI tahun ini tetap berkomitmen untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan guna mendorong kemajuan sektor ini,” ujar Juanita.

Juanita juga menambahkan bahwa hal ini didukung oleh tema dalam edisi ke-19 tahun ini, yaitu ‘Membangun Masa Depan Industri Kuliner dan Perhotelan yang Berkelanjutan.’ Selanjutnya menunjukkan bahwa FHI 2025 hadir sebagai pendorong transformasi berkelanjutan dengan menghadirkan perusahaan dan merek yang berkomitmen pada praktik ramah lingkungan di bidang makanan, minuman, dan perhotelan.

Baru-baru ini, FHI juga telah menjadi wadah untuk memperkenalkan solusi kreatif, mulai dari produk organik, efisiensi energi, hingga pengelolaan limbah pameran.

Banyak produk dan merek ternama telah menunjukkan komitmen kuat terhadap praktik berkelanjutan dan akan dipamerkan dalam acara FHI tahun ini, antara lain Allana, Avani, Beragam, Botanical Essentials, Chungcheongnam-do, Delifru, Greenfields Professional, Healthy Choice, JapfaFood, Kawan Lama Solution, Interfood, Gastro, Nisuma, Danatini, Skyherb, Scent Air, Rotaryana, Tree Nut Asia, RunPack, Unox, Uqesh, USA Pulses, Vicando, Wallex, dan sebagainya.

Sebagai bagian dari inisiatif yang berkelanjutan, FHI 2025 menyediakan berbagai zona pengalaman ramah lingkungan untuk para pengunjung. Di antaranya adalah Stasiun Pengisian Air bersama Waterhub yang mendukung kampanye #BringYourOwnTumbler, Area Powernap dari Alga dan Bobobox, serta Corner Kesehatan yang menawarkan pijatan gratis dan konsultasi mental dari Perfect Health dan NaluriLife.

Pengunjung juga bisa menikmati Light Air Zone dari ScentAir dan GLAM yang menyajikan udara segar pegunungan di tengah pameran. Di Hall D1, FHI bekerja sama dengan Noovoleum menyediakan UCollect Station untuk mengumpulkan minyak jelantah yang akan diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Pengunjung FHI 2025 dapat menggunakan kode referral: NOOVFHI25 untuk ikut serta.

Juanita juga menjelaskan bahwa sebagai pameran dagang internasional yang terkemuka, FHI menjadi wadah strategis untuk membangun jaringan bisnis secara efektif dan efisien, dengan menyediakan International Booth Pavilions dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand.

Selain itu, terdapat area khusus bernama ‘Kaiyuan’ Plan 2025 – China Bakery & Food Pavilion yang akan hadir pertama kali di FHI 2025, menampilkan inovasi dari lebih dari 20 perusahaan ternama di sektor roti Tiongkok melalui demo langsung dan stan interaktif.

Lomba Kuliner dan Pariwisata di FHI 2025

Tahun ini, FHI 2025 juga menyajikan berbagai acara dan kompetisi yang menarik, salah satunya adalah kompetisi minuman internasional 2026 World Fashion Drinks Competition (WFDC) yang pertama kalinya diadakan di Indonesia.

Kegiatan ini diadakan oleh Shanghai SinoexpoInforma Markets yang didukung oleh LMK, Senfienta, Alpine Cool, Mengniu Dairy Professionals, dan Scotsman Ice Systems (Shanghai) Co., Ltd. WFDC Indonesia juga menjadi wadah bagi bartender profesional, perwakilan merek minuman, barista, mahasiswa kuliner, serta kreator minuman independen untuk menunjukkan kreativitas dan berkompetisi memperebutkan tiket menuju babak final di Shanghai 2026.

Tidak hanya sampai di sana, FHI 2025 kembali menyajikan berbagai jenis kompetisi seperti; Indonesia Coffee Events (ICE) dengan kompetisi Hometown Indonesia Latte Art Scholar (HILACS25) yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI).

Berdasarkan pernyataan Ketua Umum AKSI SCAI Daryanto Witarsa, kompetisi ini telah melalui tahap penjurian secara online sebelumnya. Lebih dari 80 Latte Artist telah mengirimkan karya mereka dalam babak Online Preliminary HILACS25.

“Saat ini ada 40 peserta yang telah terpilih untuk mengikuti tahap kompetisi langsung yang akan diadakan dalam HILACS25 pada pameran FHI 2025. Peserta akan diuji kemampuannya dalam tiga babak; Throwdown, Semifinal Stage Presentation dan Art Bar, serta babak Final Stage Presentation. Dengan demikian, juara Latte Art akan muncul dari acara ini,” ujar Daryanto.

Selain kompetisi tersebut, terdapat pula ajang lain seperti The 14th Salon Culinaire yang diselenggarakan oleh Association of Culinary Professionals (ACP), Hotelicious Thematic Bed Making Competition yang diadakan oleh BINUS Business Hotel Management dengan dukungan dari King Koil, Jakarta Best Sommelier Competition oleh Indonesia Sommelier Association (ISA), serta Ready-to-Drink Cocktails in a Can Competition oleh Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) yang akan menonjolkan kreativitas, rasa, dan ketajaman bisnis dalam salah satu sektor industri minuman yang paling cepat berkembang.

Kompetisi yang eksklusif ini secara bangga diadakan oleh Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) bekerja sama dengan FHI. Ketua IFBEC, I Ketut Darmayasa, S.I.P, MM, CHT, menjelaskan singkat mengenai kompetisi ini yang menjadi ajang inovasi bagi para bartender dan mixologist untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam menciptakan minuman siap saji berkualitas premium, tetapi tetap praktis dan memiliki rasa yang stabil.

Kompetisi ini menunjukkan tren dunia di mana konsep RTD (Ready-to-Drink) menjadi jawaban modern bagi sektor hotel dan restoran dalam menyajikan minuman khas tanpa mengorbankan rasa maupun penampilan.

Kompetisi ini diikuti sekitar 20 tim yang terpilih, berasal dari hotel berbintang, restoran mewah, dan merek minuman ternama di Indonesia,” katanya.

Untuk kategori utama kompetisi yang penting, yaitu; Signature RTD Cocktails, menonjolkan inovasi rasa dan ciri khas lokal; sementara kategori Low & No Alcohol RTD Cocktails, lebih sesuai dengan tren minuman sehat dan ramah lingkungan.

Menyediakan lebih dari 5 panel juri yang independen, terdiri dari praktisi mixology internasional, Brand Ambassador global, serta perwakilan IFBEC yang berpengalaman dalam menilai aspek teknis, rasa, estetika, dan keberlanjutan sesuai dengan misi FHI 2025.(ray/jpnn)

Dorong Kolaborasi dan Berkelanjutan, FHI 2025 Resmi Hadir untuk Industri F&B dan Wisata

Dorong Kolaborasi dan Berkelanjutan, FHI 2025 Resmi Hadir untuk Industri F&B dan Wisata

10drama.com –– Sebagai salah satu pameran dagang yang paling terkenal di kawasan Asia Tenggara, Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 kembali hadir dengan cakupan yang lebih luas dan partisipasi dari berbagai negara. Acara ini menjadi ajang penting bagi para pemain industri untuk memperkenalkan produk andalan, membangun kerja sama, serta menggali tren dan inovasi terkini dalam sektor kuliner dan perhotelan.

Lebih dari 700 produsen, distributor, dan retailer ternama di sektor kuliner dan perhotelan dari lebih dari 35 negara hadir dalam pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 yang secara resmi dibuka hari ini. Bersama Hotelex Indonesia, Finefood Indonesia, dan Retail Indonesia, acara yang berlangsung selama empat hari mulai tanggal 22-25 Juli di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta ini menyajikan pameran dagang terkemuka yang senantiasa mendorong inovasi, keberlanjutan, serta perkembangan industri melalui pengalaman dinamis yang berskala internasional bagi pelaku bisnis makanan, minuman, dan perhotelan di Indonesia.

Perayaan FHI tahun ini dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya. Menurutnya, FHI 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran produk dan teknologi terbaru, tetapi juga sebagai forum strategis untuk mempromosikan praktik yang berkelanjutan di seluruh sektor F&B dan perhotelan. FHI juga dianggap sebagai wadah penting bagi pelaku industri di sektor tersebut, baik lokal maupun internasional, agar dapat bersinergi. FHI 2025 memberikan kesempatan emas bagi industri kreatif Indonesia agar produknya semakin kompetitif dalam bersaing dengan produk dari negara lain yang semakin agresif memperluas pangsa pasar global.

“Industri makanan dan minuman berkontribusi sekitar 38% terhadap PDB ekonomi kreatif dengan lebih dari 11.000 usaha. Oleh karena itu, kami sangat menghargai dan mendukung pelaksanaan FHI 2025 yang diharapkan dapat memberikan dorongan bagi perkembangan dan penguatan industri kuliner serta perhotelan di Indonesia. Semoga sektor ini dapat menjadi mesin penggerak yang mendorong kemajuan industri kreatif nasional,” ujar Teuku.

Ia juga menambahkan bahwa nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia meningkat sebesar 119%, sementara nilai ekspornya naik 67%. Total jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 26,5 juta orang pada tahun 2024. Diperkirakan akan tercipta sebanyak 787,6 juta lapangan kerja dalam lima tahun mendatang, jika pertumbuhan ini berlanjut. Hal ini menunjukkan semakin berkembangnya industri F&B dan hospitality secara inklusif serta berkelanjutan.

Juanita Soerakoesoemah selaku Portofolio Director FHI 2025 dalam pidatinya menyampaikan bahwa FHI merupakan wujud dukungan terhadap percepatan perkembangan industri F&B dan perhotelan yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kembali hadir dengan tujuan yang sama, FHI 2025 bertekad untuk mendukung keberlanjutan lingkungan serta penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Berkat pengalamannya yang telah berlangsung hampir 30 tahun dalam mendukung pertumbuhan industri F&B dan perhotelan di Indonesia, penyelenggaraan FHI tahun ini tetap berkomitmen untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan guna mendorong perkembangan sektor tersebut,” ujar Juanita.

Juanita juga menambahkan bahwa hal ini didukung oleh tema dalam edisi ke-19 tahun ini, yaitu ‘Membangun Masa Depan Industri Kuliner dan Perhotelan yang Berkelanjutan.’ Selanjutnya, FHI 2025 hadir sebagai pemicu transformasi berkelanjutan dengan menghadirkan perusahaan dan merek yang berkomitmen pada praktik ramah lingkungan di sektor makanan, minuman, dan perhotelan. Terakhir, FHI juga menjadi wadah untuk memperkenalkan solusi inovatif, mulai dari produk organik, efisiensi energi, hingga pengelolaan limbah pameran.

Banyak produk dan merek ternama telah menunjukkan komitmen kuat terhadap praktik keberlanjutan dan akan dipamerkan dalam ajang FHI tahun ini, seperti Allana, Avani, Beragam, Botanical Essentials, Chungcheongnam-do, Delifru, Greenfields Professional, Healthy Choice, Japfa Food, Kawan Lama Solution, Interfood, Gastro, Nisuma, Danatini, Skyherb, Scent Air, Rotaryana, Tree Nut Asia, RunPack, Unox, Uqesh, USA Pulses, Vicando, Wallex, dan lainnya.

Sebagai bagian dari inisiatif yang berkelanjutan, FHI 2025 menyediakan berbagai zona pengalaman ramah lingkungan untuk para pengunjung. Di antaranya adalah Stasiun Pengisian Air bersama Waterhub yang mendukung kampanye #BringYourOwnTumbler, Area Powernap dari Alga dan Bobobox, serta Corner Kesehatan yang menawarkan pijatan gratis dan konsultasi mental dari Perfect Health dan Naluri Life.

Pengunjung juga bisa menikmati Light Air Zone dari ScentAir dan GLAM yang menyajikan udara segar pegunungan di tengah pameran. Di Hall D1, FHI bekerja sama dengan Noovoleum menyediakan UCollect Station untuk mengumpulkan minyak jelantah yang akan diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Pengunjung FHI 2025 dapat menggunakan kode referral: NOOVFHI25 untuk ikut berpartisipasi.

 

Juanita juga menjelaskan bahwa sebagai pameran dagang internasional yang terkemuka, FHI menjadi wadah strategis untuk membangun jaringan bisnis secara efektif dan efisien, dengan menghadirkan International Booth Pavilions dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, terdapat area khusus ‘Kaiyuan’ Plan 2025 – China Bakery & Food Pavilion yang pertama kali hadir di FHI 2025, menampilkan inovasi dari lebih dari 20 perusahaan ternama di industri roti Tiongkok melalui demo langsung dan booth interaktif.

Lomba Kuliner dan Pariwisata di FHI 2025

Pada tahun ini, FHI 2025 juga menyajikan berbagai acara dan kompetisi yang menarik, salah satunya adalah kompetisi minuman internasional 2026 World Fashion Drinks Competition (WFDC) yang pertama kalinya diadakan di Indonesia. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Shanghai Sinoexpo Informa Markets dengan dukungan dari LMK, Senfienta, Alpine Cool, Mengniu Dairy Professionals, serta Scotsman Ice Systems (Shanghai) Co., Ltd. WFDC Indonesia menjadi kesempatan bagi para bartender profesional, perwakilan merek minuman, barista, mahasiswa kuliner, dan kreator minuman independen untuk menunjukkan kreativitas mereka dan bersaing memperebutkan tiket menuju babak final di Shanghai 2026.

Tidak hanya sampai di sana, FHI 2025 kembali menyajikan berbagai macam kompetisi seperti; Indonesia Coffee Events (ICE) dengan kompetisi Hometown Indonesia Latte Art Scholar (HILACS25) yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI). Menurut Daryanto Witarsa, sebagai Ketua Umum AKSI SCAI, kompetisi ini telah melalui proses penjurian secara online sebelumnya. Ada lebih dari 80 Latte Artist yang telah mengirimkan karya mereka dalam babak Online Preliminary HILACS25.

“Pada saat ini, terdapat 40 peserta yang telah dipilih untuk mengikuti tahap kompetisi luring yang berlangsung di HILACS25 dalam pemeran FHI 2025. Peserta akan diuji kemampuannya dalam tiga babak; Throwdown, Semifinal Stage Presentation dan Art Bar, serta babak Final Stage Presentation. Dengan demikian, juara Latte Art nantinya akan muncul dari acara ini,” ujar Daryanto.

Selain kompetisi tersebut, masih ada kompetisi lain seperti The 14th Salon Culinaire yang diselenggarakan oleh Association of Culinary Professionals (ACP), Hotelicious Thematic Bed Making Competition yang diadakan oleh BINUS Business Hotel Management dengan dukungan dari King Koil, Jakarta Best Sommelier Competition oleh Indonesia Sommelier Association (ISA), serta Ready-to-Drink Cocktails in a Can Competition yang diselenggarakan oleh Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) yang akan menonjolkan kreativitas, rasa, dan ketajaman bisnis di salah satu segmen industri minuman yang paling cepat berkembang.

Kompetisi yang eksklusif ini secara bangga diselenggarakan oleh Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) bekerja sama dengan FHI. Ketua IFBEC, I Ketut Darmayasa, S.I.P, MM, CHT, menjelaskan secara singkat mengenai kompetisi ini yang menjadi ajang inovasi bagi para bartender dan mixologist untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam menciptakan minuman siap saji berkualitas premium, tetapi tetap praktis dan memiliki rasa yang konsisten.

“Kompetisi ini menunjukkan tren dunia di mana konsep RTD (Ready-to-Drink) menjadi jawaban modern bagi sektor hotel dan restoran dalam menyajikan minuman khas tanpa mengorbankan rasa maupun penampilan. Kompetisi ini diikuti sekitar 20 tim yang terpilih, berasal dari hotel berbintang, restoran mewah, serta merek minuman ternama di Indonesia,” katanya.

Untuk kategori utama kompetisi yang penting, yaitu; Signature RTD Cocktails, menonjolkan inovasi rasa dan ciri khas lokal; sementara kategori Low & No Alcohol RTD Cocktails, lebih sesuai dengan tren minuman sehat dan ramah lingkungan. Menyediakan lebih dari 5 juri independen, terdiri dari ahli mixology internasional, Brand Ambassador global, serta perwakilan IFBEC yang berpengalaman dalam penilaian teknis, rasa, estetika, dan keberlanjutan sesuai dengan tujuan FHI 2025.

Berbagai Macam Seminar Industri dan Keberlanjutan

Tersedia berbagai workshop menarik, antara lain Wine Master Class dari ISA, Interior Design Clinic oleh Rukita, Gelato Workshop oleh Gastro Gizi Sarana, serta Art Workshop with Natural Pigments dari Rekalagam, yang akan mengajak peserta mengeksplorasi kreativitas berkelanjutan melalui lokakarya ramah lingkungan di FHI 2025.

Di dalam workshop Rekalagam, peserta akan diajarkan cara mengubah sampah menjadi karya yang luar biasa dengan membuat hiasan rumah menggunakan pigmen alami dari bahan organik sehari-hari.

Dibimbing oleh seniman yang peduli terhadap lingkungan, peserta dapat belajar teknik pewarnaan alami, penggunaan warna, dan desain yang ramah lingkungan serta membawa pulang karya unik yang dihasilkan oleh peserta tersebut.

 

Manajer Komunikasi Pemasaran FHI 2025, Leonarita Hutama juga menambahkan bahwa berbagai lomba dan kegiatan menarik yang disajikan dalam FHI 2025 diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri nasional.

“FHI tidak hanya berfungsi sebagai pameran produk industri, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para pelaku usaha dan pengusaha di bidang ini. FHI 2025 juga menyajikan berbagai seminar industri serta seminar tentang keberlanjutan yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” kata Leonarita.

Leona menyebutkan beberapa seminar industri yang diselenggarakan oleh asosiasi dan lembaga di sektor ini, antara lain: ASEAN American Epicurean Table Seminar yang diselenggarakan oleh U.S. Meat Export Federation; Global Beverage Services Solution Provider oleh Damin; Business Breakfast oleh Saladplate dan Global Data; Timeless Craft – Sustainable Future oleh Alga dan Wisewool; The Importance of the Media Industry in HORECA oleh Epicure; Coffee Talk oleh Dewan Kopi Indonesia; Seminar Sertifikasi Halal dan Standar Higienis oleh LPPOM; serta Bulog Seminar.

Selain itu, FHI 2025 juga menyediakan berbagai seminar mengenai keberlanjutan dengan topik menarik seperti Sustainable Water Solutions for the Future of HORECA oleh Waterhub, Sesi Seminar oleh Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS), Beyond the Fryer: UCO and Renewable Energy Innovation in Hotels & Restaurants oleh Noovoleum, Sustainable Innovation in Hospitality bersama Sentian, Evolve, dan MVB dalam tema “Built for Efficiency” dan “Who Pays the Climate Price?” serta “Sustainability for Businesses: It’s more than just Plastic” dan “Ecosystem of Value” oleh Magalarva. Selain itu, FHI juga menyediakan akses jaringan bisnis melalui FHI Business Matching Programme, FHI TV Programme, Red Bull Party Truck dan Lalamove Recharge Station serta banyak lagi acara menarik lainnya.

Sebagai penutup, Juanita menegaskan bahwa digitalisasi adalah faktor pendorong yang meningkatkan efisiensi dan mendukung Indonesia dalam mencapai tingkat pendapatan tinggi pada tahun 2045.

“FHI mempercepat pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor F&B di Indonesia dalam kerangka ‘Indonesia 4.0’ melalui FHI Digital Showroom yang didukung oleh Saladplate, guna menampilkan pasokan produk F&B dan perhotelan yang dapat membuka peluang ekspansi ke pasar internasional,” kata Juanita.

Terlebih lagi, FHI selalu konsisten menjadi pameran bisnis terkemuka yang unggul dengan terus memperluas jangkauannya untuk mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh ke tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, FHI tetap konsisten sebagai pameran bisnis terdepan yang berprestasi dengan terus memperluas cakupannya guna mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh menuju tingkat yang lebih tinggi. Lebih lanjut, FHI selalu konsisten menjadi ajang bisnis terkemuka yang unggul dengan terus memperluas ruang lingkupnya untuk mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh ke level yang lebih tinggi. Sebaliknya, FHI tetap menjaga posisinya sebagai pameran bisnis terdepan yang berkompeten dengan terus memperluas cakupannya agar dapat mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh pada tingkat yang lebih baik.

FHI terus mendukung pertumbuhan industri di bidang ini, yang turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai kisaran 4,7% hingga 5,2% pada tahun 2025.

Sampai hari pembukaan berlangsung, FHI 2025 telah dikunjungi oleh ribuan pengunjung yang telah mendaftar secara online untuk mendapatkan akses masuk gratis selama empat hari pameran. Perkiraan jumlah pengunjung akan terus bertambah karena pendaftaran di lokasi masih tersedia untuk pengunjung yang datang langsung hingga hari terakhir pameran pada 25 Juli mendatang.

Calon pengunjung FHI 2025 hanya perlu mendaftar sebesar Rp. 150.000,- di pintu masuk Hall JIEXPO. Informasi tambahan bisa ditemukan melaluihttps://www.foodhospitalityindonesia.com/dan akun media sosial resmi FHI di Instagram @foodhospitalityindonesia_fhi, Facebook dan LinkedIn Food & Hospitality Indonesia, serta kanal YouTube Food & Hospitality Series_ID.

Festival Mi Ayam dan Bakso Wonogiri

Festival Mi Ayam dan Bakso Wonogiri

10drama.com –, Wonogiri – Kabupaten Wonogiriakan menyelenggarakan Festival Mie Ayam dan Bakso Wonogiri 2025 guna memeriahkan penyelenggaraanSolo Raya Great Sale2025. Acara tersebut akan diselenggarakan di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Jumat dan Sabtu, 25-26 Juli 2025.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan bahwa Festival Mie Ayam dan Bakso Wonogiri diadakan guna menunjukkan bahwa Kabupaten Wonogiri benar-benar kota bakso dan mi ayam.

Festival ini bukan sekadar kesempatan untuk bersenang-senang. Lebih dari itu, ini merupakan momen penting untukbranding wilayah,” kata Setyo kepada wartawan, Selasa, 22 Juli 2025.

Setyo mengatakan hal ini bukan lagi rahasia umum, banyak para pemudik dari Wonogiri berhasil membuka usaha mi ayam danbakso di berbagai kota besar di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri. Menurutnya, Wonogiri memiliki rasa yang asli dan kisah kuliner yang menarik.

Resep turun-temurun, cita rasa khas yang gurih, serta porsi yang banyak membuatmi ayamdan bakso Wonogiri merupakan makanan khas yang autentik,” ujar Setyo.

Baca Juga: Sedikit Yogyakarta di Ibu Kota

Kota Bakso dan Mie Ayam

Selanjutnya, Setyo menilai bahwa saatnya Wonogiri dikenal secara nasional sebagai kota bakso dan mi ayam. Ia menyebut hal ini juga merupakan potensi besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. “Melalui festival ini, kami”branding serius,” ucap dia.

Kepala Dinas Perdagangan dan KUKM Wonogiri, Wahyu Widayati, menambahkan bahwa festival tersebut bukan hanya tempat untuk bersantap. “Ini berkaitan dengan promosi potensi daerah, pemberdayaan UMKM, serta pariwisata.”kuliner berkelas,” kata Wahyu.

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonogiri memiliki harapan lebih dari sekadar acara makan bersama. Menurutnya, festival tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun identitas kuliner lokal, memperkuat kompetensi UMKM, serta meningkatkan jumlah kunjungan wisata.

Festival Mie Ayam dan Bakso Wonogiri 2025 akan menghadirkan 20tenantayam dan bakso legendaris khas Wonogiri; 20tenantUMKM unggulan lokal di bidang kuliner, kerajinan, hingga mode; serta pertunjukan musik hidup dan komunitas lokal. Terdapat pula area permainan dan kegiatan untuk anak-anak, lomba mural dan lainnya.photoboothTempat yang cocok untuk diunggah di Instagram, acara talkshow interaktif mengenai kuliner, UMKM, dan budaya lokal, serta penyajian produk kreatif dan makanan terbaik dari Wonogiri. Festival ini akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Pilihan Editor: Hobi Makan Bakso Duta Besar Jerman Ina LepelBaca juga: Etika dalam Masakan Nusantara

Manfaat Aloe Vera untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya

Manfaat Aloe Vera untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya

10drama.com -,JAKARTA – Lidah buaya ataulidah buayamerupakan salah satu tanaman obat yang paling umum digunakan di seluruh dunia, terkenal atas manfaat kesehatannya yang beragam dan penggunaan yang fleksibel.

Dari suplemen makanan dan minuman fungsional hingga produk perawatan kulit yang dioleskan, senyawa aktif lidah buaya membuatnya menjadi bahan pokok dalam industri kesehatan dan kebugaran.

Dikutip dari situs Fakultas Kedokteran UMSU, lidah buaya merupakan tanaman berdaun tebal yang berasal dari daerah kering di bagian Selatan Afrika. Tanaman ini telah lama dimanfaatkan dalam berbagai budaya sebagai tanaman obat dan perawatan kecantikan. Lidah buaya memiliki daun yang panjang dan berduri, dengan daging daun yang mengandung gel bening yang kaya akan senyawa aktif.

Sari lidah buaya yang terkandung di dalam daging daunnya memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan. Sari ini mengandung berbagai senyawa aktif seperti polisakarida, vitamin, mineral, enzim, asam amino, serta fitokimia yang memberikan sifat-sifat penyembuhan, anti peradangan, antimikroba, dan melembapkan. Karena itu, lidah buaya sering dimanfaatkan dalam produk-produk perawatan kulit, perawatan rambut, dan suplemen makanan.

Lidah buaya mengandung berbagai jenis polisakarida, termasuk glucomannan, acemannan, dan mannan yang merupakan polisakarida kompleks. Senyawa-senyawa ini memiliki sifat antiinflamasi, imunomodulator, serta mampu mempercepat proses penyembuhan luka.

Lidah buaya mengandung berbagai jenis vitamin, termasuk vitamin A, C, E, B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niacin), B6, dan B12. Vitamin-vitamin ini sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit, sistem imun tubuh, serta berbagai aktivitas penting dalam tubuh.

Lidah buaya mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium, magnesium, seng, selenium, natrium, kalium, tembaga, dan besi. Mineral-mineral tersebut berfungsi dalam menjaga keseimbangan elektrolit, aktivitas otot dan saraf, serta berbagai reaksi kimia dalam tubuh.

Lidah buaya mengandung enzim-enzim seperti amilase, lipase, dan bradikinase. Enzim-enzim tersebut berperan dalam proses pencernaan, mengurangi peradangan, serta mempercepat proses pemulihan.

Lidah buaya mengandung berbagai jenis asam amino, baik yang esensial maupun non-esensial, yang menjadi komponen penting dalam pembentukan protein serta menjalankan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Tanaman lidah buaya mengandung senyawa fitokimia seperti antrakuinon, saponin, flavonoid, dan lignin. Senyawa-senyawa ini memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, serta antimikroba yang berkontribusi pada kesehatan tubuh.

Lidah buaya juga mengandung senyawa polifenol seperti katekin dan asam kafeat. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang berperan dalam melindungi tubuh dari kerusakan akibat oksidasi.

Manfaat Aloe Vera Bagi Kesehatan

1. Perawatan Kulit

Lidah buaya sering dimanfaatkan dalam perawatan kulit karena sifatnya yang menenangkan, melembapkan, dan mempercepat penyembuhan. Gel lidah buaya mampu mengurangi peradangan pada kulit, memberikan kelembapan untuk kulit kering, mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi jerawat, serta mengurangi tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus.

2. Penyembuhan Luka

Bahan lidah buaya mampu berfungsi sebagai obat alami untuk mengatasi luka, luka bakar ringan, luka gores, atau lecet. Bahan ini mempercepat proses pemulihan dengan merangsang pembentukan kolagen dan memperbaiki regenerasi sel kulit.

3. Sifat Antiinflamasi

Lidah buaya memiliki sifat anti-peradangan yang berfungsi untuk menurunkan peradangan di dalam tubuh. Manfaatnya bisa digunakan untuk mengurangi gejala penyakit yang bersifat radang seperti rematik, gangguan pencernaan, atau kondisi peradangan pada usus.

4. Sistem Kekebalan Tubuh

Beberapa zat yang terkandung dalam lidah buaya mampu memperkuat sistem imun. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit.

5. Kesehatan Pencernaan

Tanaman lidah buaya berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan meningkatkan penyerapan zat gizi, mengurangi peradangan di saluran pencernaan, serta memperkuat kelancaran gerakan usus.

6. Kesehatan Jantung

Berdasarkan beberapa penelitian, lidah buaya mungkin berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida di dalam darah, serta membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Hal ini dapat mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Gary Swanson, Wakil Presiden Senior Pengawasan dan Kontrol Kualitas Global Herbalife, mengatakan, mengingat popularitasnya, kualitas dan keamanan produk yang mengandung lidah buaya menjadi sangat penting. Perbedaan dalam cara menanam, memanen, dan memproses dapat memengaruhi komposisi kimia bahan lidah buaya, sehingga diperlukan protokol pengujian yang kuat dan berbasis ilmu pengetahuan untuk memastikan kualitas produk yang tetap konsisten.

Ia menjelaskan salah satu aspek penting dalam jaminan kualitas lidah buaya adalah kemampuan untuk menentukan kadar antarquinon yang terbentuk secara alami, seperti aloin A, aloin B, dan aloe-emodin, yang terkandung dalam bagian lateks tanaman lidah buaya. Senyawa-senyawa ini perlu diawasi karena menghadapi batasan regulasi akibat dampak biologisnya yang telah diketahui. Pengukuran yang akurat menjadi kunci untuk memastikan bahwa produk akhir memenuhi standar keamanan dan persyaratan label.

Menurutnya, Herbalife telah lama menerapkan metode analitis khusus berbasis Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (High-Performance Liquid Chromatography/HPLC) untuk menentukan kadar antraquinon dalam bahan baku lidah buaya dan produk akhir. Metode ini awalnya diverifikasi dalam lingkungan laboratorium tunggal, namun baru-baru ini diuji dalam penelitian multi-laboratorium global yang melibatkan delapan laboratorium terpisah. Penelitian ini membuktikan bahwa metode tersebut dapat direproduksi, akurat, dan stabil dalam berbagai kondisi serta jenis produk.

Setelah pengujian ini, metode tersebut secara resmi diperiksa oleh ilmuwan yang ditunjuk oleh AOAC INTERNATIONAL dan disertifikasi sebagai Metode Resmi 2016.09. Penetapan ini menunjukkan bahwa metode tersebut memenuhi standar internasional terkait keandalan ilmiah dan memberikan tambahan tingkat kepercayaan bagi penggunaannya dalam program pengujian kualitas di berbagai sektor industri.

“Selain memakai HPLC dalam analisis aloin, kami juga mengandalkan spektrometri resonansi magnetik nuklir proton (NMR) untuk memastikan identitas molekuler dan tingkat kebersihan bahan lidah buaya—memungkinkan pemeriksaan yang lebih mendalam di luar sertifikat pemasok biasa,” kata Gary.

Ia menjelaskan, kualitas lidah buaya tidak dimulai dari laboratorium; melainkan dari lahan pertanian. Rantai pasok yang baik untuk bahan herbal sangat bergantung pada kondisi lingkungan tempat tanaman tersebut tumbuh dan dipanen. Di Herbalife, program kualitas lidah buaya mencakup seluruh proses mulai dari lahan hingga produk akhir, menggambarkan pendekatan sistemik terhadap kualitas yang dikenal sebagai konsep “Seed to Feed”.

Dengan semakin meningkatnya peran lidah buaya dalam produk kesehatan dan kebugaran, semakin penting pula mendukung penggunaannya dengan sistem kualitas yang didasarkan pada ilmu pengetahuan. Mengembangkan dan menguji metode yang dapat diterapkan secara luas memperkuat seluruh rantai pasok mulai dari petani dan produsen hingga distributor dan konsumen.

“Pengalaman kami menunjukkan bahwa melakukan investasi dalam praktik kualitas yang ketat dan terbuka dapat memberikan hasil yang signifikan – bukan hanya dalam menjaga konsistensi produk, tetapi juga dalam meningkatkan persepsi bersama tentang makna kualitas dalam industri herbal,” tambah Gary Swanson.

5 Resep Masakan Tongkol untuk Makan Siang

5 Resep Masakan Tongkol untuk Makan Siang

Jika bosan dengan olahan ayam atau daging sapi, maka resep olahan tongkol bisa jadi alternatif. Ikan tongkol merupakan sumber protein laut yang tinggi omega 3 dan asam lemak. Kandungan tersebut bermanfaat bagi kesehatan jantung dan perkembangan otak manusia, khususnya anak-anak.

Kalau lagi butuh inspirasi menu makan yang variatif, resep aneka tongkol berikut ini punya rasa yang lezat dan menggiurkan. Yuk, simak resep dan cara pembuatannya!

1. Tongkol pedas gurih

Bahan-bahan:

  1. ‌500 gr ikan tongkol matang

  2. ‌1 sdt garam dan sedikit air

Bumbu sambal:

  1. ‌7 buah cabai rawit

  2. ‌5 buah cabai merah

  3. ‌1 buah tomat merah

  4. ‌4 siung bawang putih

  5. ‌6 siung bawang merah

  6. ‌1 sdm gula pasir

  7. ‌1 sdt garam

  8. ‌Sedikit kaldu bubuk (opsional)

  9. ‌1 ruas lengkuas, memarkan

  10. ‌2 lembar daun salam

Cara membuat:

  1. ‌Rendam tongkol dalam air garam.

  2. ‌Kemudian, goreng sebentar sampai kecokelatan di bagian kulit luarnya. Angkat dan tiriskan.

  3. ‌Haluskan bumbu sambal kecuali lengkuas dan daun salam dengan chopper.

  4. ‌Siapkan wajan, lalu panaskan minyak dengan api sedang.

  5. ‌Jika api sudah panas, tumis bumbu hingga harum.

  6. ‌Masukkan lengkuas dan daun salam, lalu masak hingga harum dan matang.

  7. ‌Tuang tongkol dan aduk rata dengan sambal.

  8. ‌Angkat tongkol pedas gurih dan sajikan bersama nasi hangat.

2. Tongkol suwir pedas kemangi

Bahan bahan:

  1. ‌500 gram ikan tongkol cuek

  2. ‌1 buah jeruk nipis

  3. ‌1 batang serai

  4. ‌2 ruas lengkuas

  5. ‌2 ruas jahe

  6. ‌2 lembar daun salam

  7. ‌3 buah cabai hijau besar

  8. ‌1 ikat kemangi, ambil daunnya

  9. ‌1 sdm saus tiram

  10. ‌gula pasir secukupnya

  11. ‌garam secukupnya

  12. ‌Kaldu ayam bubuk secukupnya

  13. ‌Air secukupnya

Bahan bumbu halus:

  1. ‌4 siung bawang putih

  2. ‌5 siung bawang merah

  3. ‌4 buah cabai hijau besar

  4. ‌10 buah cabai rawit

  5. ‌1/2 sdt terasi

Cara membuat:

  1. ‌Bersihkan daging ikan tongkol terlebih dahulu. Buang tulangnya dan sisihkan ke dalam wadah.

  2. ‌Selanjutnya, siapkan campuran air perasan jeruk dan garam.

  3. ‌Lumuri daging tongkol dengan campuran tadi.

  4. ‌Berikutnya, goreng ikan tongkol sampai setengah matang

  5. ‌Jika sudah, diamkan dahulu hingga dingin.

  6. ‌Suwir-suwir daging tongkol hingga habis dan sisihkan ke dalam wadah.

  7. ‌Untuk membuat bumbu, siapkan food processor. Kemudian, masukkan bawang putih, bawang merah, cabai hijau besar, cabai rawit, dan terasi

  8. ‌Haluskan semua bumbu tadi sampai halus

  9. ‌Jika sudah, sisihkan ke dalam wadah.

  10. ‌Siapkan wajan, kemudian panaskan sedikit minyak di atasnya. Masukkan bumbu halus dan tumis bersama jahe, lengkuas, serai, dan daun salam.

  11. ‌Aduk sampai merata, kemudian tambahkan saus tiram dan air secukupnya. Masak kembali hingga rata dan berbau harum dan matang.

  12. ‌Jika bumbu sudah matang, segera masukkan suwiran daging tongkol.

  13. ‌Aduk suwiran daging tongkol sampai tercampur dengan bumbunya.

  14. ‌Untuk menambah tekstur, tambahkan irisan cabai hijau besar. Beri juga garam, kaldu bubuk dan gula agar rasanya gurih.

  15. ‌Setelah itu, aduk semua bahan tadi sampai bumbu tumisan menyusut dan meresap.

  16. ‌Masukkan daun kemangi, lalu aduk sampai merata dan terlihat layu.

  17. ‌Segera angkat tongkol suwir pedas dan sajikan dengan taburan bawang goreng secukupnya.

3. Tongkol kecap kuah pedas

Bahan-bahan:

  1. ‌500 gram ikan tongkol cuek

  2. ‌2 lembar daun salam

  3. ‌2 lembar daun jeruk

Bahan bumbu:

  1. ‌1 iris lengkuas

  2. ‌1 buah tomat, potong kecil-kecil

  3. ‌6 siung bawang merah, iris tipis

  4. ‌5 siung bawang putih, iris tipis

  5. ‌5 cabai keriting merah, iris tipis

  6. ‌3 cabai hijau besar, iris tipis

  7. ‌5 cabai rawit merah, iris tipis

  8. ‌4 sdm kecap manis 

  9. ‌1 sdt garam

  10. ‌1 sdt gula

  11. ‌1 sdt kaldu jamur

  12. ‌1/2 sdt merica

  13. ‌Air secukupnya

Cara membuat:

  1. ‌Cuci bersih ikan tongkol, lalu baluri dengan garam dan merica. Diamkan kurang lebih 15 menit.

  2. ‌Selanjutnya, goreng tongkol sampai matang.

  3. ‌Siapkan wajan, lalu tumis aneka bumbu hingga aromanya harum.

  4. ‌Tambahkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan semua cabai yang diiris tipis.

  5. ‌Masak sampai bumbu matang dan harum.

  6. ‌Berikan potongan tomat dan air secukupnya. Jangan lupa juga kecap, garam, gula, hingga kaldu jamur.

  7. ‌Masukan ikan tongkol goreng, lalu aduk sampai bumbu benar-benar meresap. Sisakan sedikit kuah untuk menambah cita rasa dan tekstur.

  8. ‌Tongkol kecap kuah pedas siap dinikmati bersama nasi panas.

4. Pepes tongkol

Bahan-bahan:

  1. ‌300 gram ikan tongkol

  2. ‌2 sdm minyak goreng

  3. ‌Daun pisang dan lidi untuk membungkus

Bahan bumbu:

  1. ‌8 buah cabai merah keriting

  2. ‌5 buah cabai rawit

  3. ‌1 buah tomat

  4. ‌1/2 sdt terasi

  5. ‌5 butir kemiri

  6. ‌1/2 sdt garam

  7. ‌Penyedap rasa secukupnya

  8. ‌Gula secukupnya

Cara membuat:

  1. ‌Siapkan daun pisang yang sudah layu. Potong-potong untuk membuat bungkus pepes.

  2. ‌Haluskan semua bahan bumbu halus. Masak dengan minyak panas sampai matang.

  3. ‌Ambil daun pisang, letakkan ikan dan lumuri dengan bumbu. Ulangi sampai semua bahan habis.

  4. ‌Rapikan bungkus pepes dengan lidi yang disematkan di kedua ujungnya.

  5. ‌Siapkan pemanggang atau wajan anti lengket.

  6. ‌Panggang pepes ikan tongkol dengan api kecil sembari dibolak-balik hingga matangnya merata.

  7. ‌Angkat dan sajikan.

5. Tongkol balado

Bahan-bahan:

  1. 1 ekor ikan tongkol besar, potong 7 bagian

  2. ‌1 sdm air perasan jeruk nipis

  3. ‌1/2 sdt garam

  4. ‌2 batang serai, memarkan

  5. ‌6 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya

  6. ‌1 sdt kaldu ayam bubuk

  7. ‌Minyak untuk menggoreng

  8. ‌Sambal balado hijau, haluskan

Bahan bumbu halus:

  1. 100 gram cabai hijau keriting

  2. 100 gram cabai rawit hijau

  3. 5 buah tomat hijau

  4. 150 gram bawang merah

  5. 4 siung bawang putih

Cara membuat:

  1. ‌Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam terlebih dahulu. Diamkan selama 15 menit agar bau amisnya berkurang.

  2. ‌Panaskan minyak, goreng ikan di kedua sisinya hingga matang.

  3. ‌ Hindari menggorengnya terlalu lama supaya tongkol tidak kering dan keras. Angkat, suwir-suwir, sisihkan.

  4. ‌Panaskan minyak sisa menggoreng tongkol tadi. Lalu, masukkan sambal balado hijau, serai, dan daun jeruk hingga harum. Berikan kaldu ayam bubuk dan garam, aduk sampai merata

  5. ‌Masak bumbu sampai matang dan harum

  6. ‌Berikutnya, masukkan tongkol goreng tadi, lalu aduk hingga meresap. Angkat dan sajikan.

Itulah lima aneka olahan ikan tongkol yang bakal bikin semua anggota keluarga pengin makan di rumah. Nah, kira-kira mana resep yang akan kamu coba terlebih dahulu Bela?

5 Resep Olahan Ayam yang Lagi Hits, Nggak Bikin Bosan 7 Resep Olahan Tahu Putih yang Simple tapi Enak

Daftar BUMN Pemasok Beras dan LPG untuk Kopdes Merah Putih: Bulog, ID Food, Pertamina

Daftar BUMN Pemasok Beras dan LPG untuk Kopdes Merah Putih: Bulog, ID Food, Pertamina

10drama.com -.CO.ID –JAKARTA. Beberapa BUMN sektor pangan dan energi menyediakan barang kebutuhan yang dijual di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang baru saja diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/7/2025).

Badan Pangan Nasional mengungkapkan bahwa Program KDMP dibuat guna mempermudah rantai pasok pangan, mengatur harga bahan pokok yang fluktuatif (volatile food), serta mendorong perekonomian rakyat.

Pemerintah menyebutkan telah terbentuk lebih dari 80.000 koperasi yang diakui secara hukum, di antaranya 108 koperasi sedang berjalan dan beroperasi.

Koperasi-koperasi desa tersebut telah menjual berbagai jenis barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, daging sapi, telur ayam, LPG, dan pupuk subsidi yang diambil dari mitra-mitra strategis, termasuk BUMN seperti BULOG, ID FOOD, hingga Pertamina.

Program KDMP juga menerapkan model bisnis koperasi modern yang dilengkapi fasilitas seperti gudang pendingin, kasir digital, dan koneksi internet.

Mengutip situs resmi Kementerian BUMN, berikut daftar BUMN yang menyediakan komoditas untuk Kopdes Merah Putih:

BULOG 

Bulog akan mendistribusikan bahan pangan pokok seperti beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), beras premium, minyak goreng, gula, serta produk pangan lainnya kepada koperasi-koperasi desa.

Bulog juga menyediakan kesempatan kerja sama dalam pengelolaan cadangan pangan serta pengelolaan stok berbasis digital dengan koperasi desa.

PERTAMINA

Sebagai perusahaan BUMN di sektor energi, PT Pertamina (Persero) memiliki tugas dalam mendistribusikan LPG ke KDMP. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyebut inisiatif ini selaras dengan visi pemerataan pasokan energi dan pengembangan ekonomi pedesaan.

“Pertamina mendukung koperasi sebagai fondasi perekonomian masyarakat. Dengan distribusi LPG, kami berharap dapat memastikan akses energi yang merata hingga ke desa-desa terpencil,” ujar Simon dalam pernyataan resminya, Senin (21/7/2024).

Selain LPG, Pertamina juga menggabungkan program seperti BBM Satu Harga, Pertashop, dan Desa Energi Mandiri yang sudah beroperasi di lebih dari 170 desa.

ID FOOD

Perusahaan BUMN Pangan ID FOOD juga memastikan ketersediaan pangan di berbagai titik KDMP. Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo, menjelaskan bahwa komoditas yang didistribusikan meliputi beras, gula, daging, minyak goreng, telur, ikan, serta air mineral, dengan sistem distribusi berbasis hub and spoke agar bisa menjangkau daerah terpencil secara lebih efisien.

“Kami menyediakan komoditas berkualitas dengan harga yang murah. Sistem pendinginan di lokasi KDMP juga dibangun agar produk yang rentan seperti ikan dan daging tetap segar,” ujar Ghimoyo dalam pernyataan resminya, Senin (21/7).

RAJAWALI NUSINDO 

Perusahaan anak dari ID FOOD, PT Rajawali Nusindo, telah mendistribusikan berbagai komoditas pokok ke lebih dari 100 koperasi yang berfungsi sebagai titik pengumpulan di seluruh Indonesia.

Barang-barang yang didistribusikan mencakup Minyakita, gula, tepung, daging, telur, dan benih padi.

     

Wahyu Sakti, Plt Direktur Utama Rajawali Nusindo, menyatakan bahwa pihaknya berperan sebagai mitra strategis KDMP dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan.

“Kami bukan hanya sebagai perantara, tetapi juga mitra koperasi dalam memastikan kelancaran distribusi pangan,” katanya.

Perusahaan juga mendukung kegiatan KDMP melalui aplikasi digital Warung Pangan yang digunakan untuk pemesanan online, serta pengelolaan lebih dari 57 titik penyimpanan.

5 Resep Pare Lezat Tanpa Rasa Pahit, Menggugah Selera!

5 Resep Pare Lezat Tanpa Rasa Pahit, Menggugah Selera!

Banyak orang tidak menyukai pare karena rasanya yang getir. Padahal, sayuran ini mengandung banyak asam folat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dalam artikel ini, Popbelaakan menyajikan 5 resep masakan pare yang enak dan pastinya tidak pahit. Lihat detailnya di bawah ini,ya

1. Telur dadar pare

Bahan-bahan:

  1. ‌4 butir telur 

  2. ‌1/2 buah pare  

  3. ‌5 siung bawang merah 

  4. ‌3 siung bawang putih 

  5. ‌1 batang daun bawang 

  6. ‌Garam secukupnya 

  7. ‌Kaldu bubuk secukupnya 

  8. ‌Lada secukupnya.

Cara membuat:

  1. Siapkan terong, lalu buang bijinya. Setelah itu, iris secara tipis dan taburi dengan 1 sendok makan garam.

  2. Kemudian, peras buah pare hingga mengeluarkan cairan agar mengurangi rasa pahitnya.

  3. Bersihkan pare dengan air mengalir, kemudian siapkan penggorengan dan panaskan sedikit minyak.

  4. Masukkan pare, lalu masak hingga layu, kemudian angkat.

  5. Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, siapkan wadah untuk mengolah adonan telur goreng. 2. Setelah itu, persiapkan wadah guna membuat adonan telur dadar. 3. Lanjutkan dengan menyiapkan wadah untuk mencampur adonan telur dadar. 4. Berikutnya, siapkan wadah yang akan digunakan untuk membuat adonan telur dadar. 5. Kemudian, persiapkan wadah agar bisa membentuk adonan telur dadar. 6. Seterusnya, siapkan wadah dalam rangka membuat adonan telur dadar. 7. Selanjutnya, siapkan wadah untuk mengaduk adonan telur dadar. 8. Setelah itu, siapkan wadah sebagai tempat untuk membuat adonan telur dadar. 9. Berikutnya, persiapkan wadah yang akan digunakan dalam proses pembuatan adonan telur dadar. 10. Kemudian, siapkan wadah untuk mempersiapkan adonan telur dadar.

  6. Pecahkan telur, kemudian tambahkan bawang merah dan bawang putih yang diuleg. Aduk hingga merata.

  7. Tambahkan irisan daun bawang, garam, kaldu bubuk, merica, dan pare yang telah ditumis ke dalam adonan telur sebelumnya. Aduk hingga semua bahan tercampur merata.

  8. Panaskan minyak dengan api kecil, kemudian tumis telur dadar pare hingga bagian bawahnya berwarna cokelat.

  9. Jika sudah berwarna coklat, balikkan telur dan biarkan beberapa saat.

  10. Sisihkan telur dadar pare ke piring.

  11. Telur goreng daun pare siap disajikan dengan nasi panas.

2. Isi daging yang telah direbus

Bahan-bahan:

  1. 1 kilogram terong, buang bagian putihnya, kemudian potong menjadi beberapa potongan

  2. ‌350 gram daging cincang

  3. ‌2 butir telur

  4. ‌1 buah bawang bombai

  5. 1 sendok teh rasa sapi

  6. 1 sendok teh saus tiram

  7. ‌1 sendok teh oregano

  8. 1/2 sendok teh biji jintan

  9. ‌Garam secukupnya

  10. ‌Lada secukupnya

  11. ‌Kaldu bubuk

Cara membuat:

  1. Sebelum dimasak, celupkan irisan pare ke dalam air garam beberapa saat. Ini mampu mengurangi rasa pahitnya.

  2. Siapkan mangkuk berukuran besar, kemudian masukkan daging, telur, bawang bombai, bumbu penyedap, kecap asin, oregano, ketumbar, garam, dan merica. Aduk campuran daging hingga merata.

  3. Masukkan adonan daging ke dalam bagian tengah pare hingga padat.

  4. Panaskan panci pengukus hingga air mendidih. Selanjutnya, kukus pare yang berisi daging hingga matang selama 15 hingga 20 menit.

  5. Sajikan dengan kaldu atau saus manis asam.

3. Cara membuat pare goreng tepung

Bahan-bahan:

  1. 100 gram pare, potong tipis dan buang bagian tengahnya

  2. ‌50 ml air

  3. ‌50 gram tepung beras

  4. ‌10 gram tepung tapioka

  5. ‌garam secukupnya

  6. ‌kaldu bubuk secukupnya.

Bumbu halus:

  1. ‌2 siung bawang putih

  2. ‌1 siung bawang putih

  3. ‌1/2 ruas kunyit

  4. ‌1/4 sendok teh ketumbar

Cara membuat:

  1. Sebelum dimasak, pare perlu direndam dalam campuran air garam dan gula selama satu jam. Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa pahitnya. Setelah itu, cuci dan keringkan hingga benar-benar kering.

  2. Selanjutnya, siapkan adonan tepung yang digunakan untuk menggoreng pare.

  3. Siapkan wadah, kemudian masukkan tepung tapioka, beras, bumbu halus, garam, dan penyedap rasa. Aduk hingga merata.

  4. Berikan air secara perlahan agar tidak terlalu cair. Setelah itu, masukkan potongan pare ke dalam adonan.

  5. Panaskan minyak, lalu tumis pare dengan api sedang hingga matang. Angkat dan sisihkan.

  6. Pare goreng siap disajikan sebagai pelengkap nasi yang masih panas.

  7. Untuk meningkatkan rasa, kamu dapat menyajikannya dengan sambal kacang atau saus cabai.

4. Resep sambal pare

Bahan-bahan:

  1. 1 ekor terong, dikupas dan dipotong

  2. 100 gram ikan teri, dicuci hingga bersih lalu digoreng

  3. 80 gram cabai merah kriting

  4. ‌50 ml air

  5. 5 buah cabai merah kriting, potong tipis

  6. ‌3 buah bawang merah

  7. ‌2 siung bawang putih

  8. ‌1 sdt garam

  9. ‌1/4 sdt gula pasir

  10. ‌1/4 sdt penyedap jamur

  11. ‌Minyak sayur secukupnya

Cara membuat:

  1. Campurkan pare dengan sedikit garam, kemudian biarkan selama lima menit. Tujuannya adalah agar pare tidak terlalu pahit saat dimakan.

  2. Kemudian bilas dan letakkan pare di bawah air mengalir.

  3. Kupas bawang merah, bawang putih, dan cabai merah. Simpan sementara.

  4. Panaskan minyak, kemudian masak bumbu yang sudah dihaluskan hingga aromanya tercium.

  5. Masukkan pare, cabai merah yang dipotong tipis, dan air, kemudian aduk hingga merata.

  6. Tambahkan ikan teri, garam, gula, dan penyedap jamur sesuai selera. Aduk hingga merata dan cek rasa.

  7. Angkat dan sajikan sambal pare bersama nasi yang masih panas.

5. Tumis pare teri

Bahan-bahan:

  1. 1 buah terong, buang bijinya, potong tipis

  2. 100 gram ikan teri Medan, digoreng

  3. 6 siung bawang merah, potong halus

  4. 4 siung bawang putih, potong halus

  5. 3 buah cabai hijau, potong miring

  6. 5 buah cabai merah, potong miring

  7. 3 buah cabai merah keriting, potong miring

  8. ‌2 lembar daun salam

  9. ‌2 cm lengkuas, memarkan

  10. ‌1 sdt gula pasir

  11. ‌1sdt garam

  12. ‌50 ml air

  13. ‌1 sdm saus tiram

  14. 2 sendok makan minyak, untuk menggoreng

Cara membuat

  1. Panaskan minyak, lalu masak semua bahan yang telah diiris. Tambahkan daun salam dan lengkuas, lalu masak hingga aromanya tercium.

  2. Masukkan pare, air, dan saus tiram. Aduk hingga merata. Masak sampai bumbu terserap.

  3. Tambahkan ikan teri Medan, garam, dan gula, lalu aduk hingga merata. Masak hingga matang.

  4. Angkat dan sajikan masakan pare teri hingga matang.

Itulah beberapa resep olahansudah saatnya mencari yang enak dan pastinya tidak pahit. Kira-kira, kamu ingin recookresep yang mana dulu, ini?

5 Cara Masak Ayam yang Sedang Viral, Tidak Menyebalkan 7 Cara Memasak Tahu Putih yang Mudah Namun Lezat

Ini Dia 3 Makanan Peningkat Fungsi Ginjal

Ini Dia 3 Makanan Peningkat Fungsi Ginjal

10drama.com -,JAKARTA – Ginjal memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh kita, yaitu menyaring sampah dari darah. Menjaga kesehatan ginjal dalam kondisi optimal sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran keseluruhan tubuh kita.

Apa yang kita konsumsi berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan kita.ginjal.

Dikutip dari timesofindia, Dr. Eric Berg, seorang chiropractor dan penulis nutrisi, kini telah mengungkapkan tiga jenis makanan yang mampu meningkatkan kinerja ginjal.

Berikut tiga jenis makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan ginjal

1. Mentimun

Menjaga kelembapan tubuh sangat penting bagi kesehatan ginjal. Dr. Berg menyarankan untuk memasukkan mentimun dalam daftar makanan. Mentimun mengandung air sebanyak 95%, yang berarti memberikan tambahan cairan yang diperlukan.

Kandungan air dalamnya dapat membantu mengeluarkan limbah dari ginjal, seperti kreatinin dan asam urat. Dari berbagai sayuran yang kaya akan air, mentimun merupakan salah satu yang paling rendah kalori. Artinya, Anda bisa mengunyahnya sebanyak yang Anda inginkan, tanpa perlu khawatir terhadap tujuan penurunan berat badan Anda.

Anda bisa menambahkannya ke dalam salad atau membuat minuman infus mentimun untuk meningkatkan kadar air tubuh.

2. Lemon

Yang kedua pada daftar adalah jeruk limau. Kandungan vitamin C dan sitrat yang tinggi pada jeruk limau memiliki peran penting dalam menurunkan risiko pembentukan batu ginjal.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi setengah cangkir larutan jus lemon yang diencerkan dalam air setiap hari, atau dua buah lemon yang diperas, dapat meningkatkan kadar sitrat dalam urine dan mungkin mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Menambahkan jus lemon segar ke dalam air atau teh adalah cara sederhana untuk memperoleh manfaat ini. Konsumsi rutin juga bisa membantu menurunkan tingkat asam urat, yang jika meningkat dapat menyebabkan tekanan pada ginjal.

3. Peterseli

Ya, benar. Ramuan sederhana ini memberikan perlindungan bagi ginjal. Kandungan antioksidan pada peterseli dapat membantu mengurangi stres oksidatif, yang sangat penting dalam mencegah penyakit ginjal. Peterseli mengandung beberapa flavonoid, seperti apigenin, luteolin, dan quercetin.

Senyawa-senyawa ini terkenal dengan kemampuannya sebagai antioksidan dan anti-peradangan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2024 menunjukkan bahwa peterseli mampu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan indikator metabolik, memperbaiki fungsi ginjal, serta menghambat perkembangan berbagai jenis bakteri dan jamur.

Ramuan ini juga berpotensi dalam mencegah serta mengatasi gangguan yang berkaitan dengan ginjal, infeksi, dan penyakit kronis lainnya yang terkait dengan kerusakan oksidatif dan peradangan.

Penelitian tahun 2017 pada hewan tikus yang menderita batu ginjal menunjukkan bahwa hewan yang diberi peterseli mengalami penurunan pengeluaran kalsium dan protein dalam urin. Peningkatan tingkat pH air seni serta frekuensi buang air kecil juga dilaporkan pada tikus yang diberi peterseli.

Copyright © 2026 10drama.com