Siapa Pemilik Nam Air? Ini Identitas Anak Perusahaan Maskapai yang Masih Beroperasi

Siapa Pemilik Nam Air? Ini Identitas Anak Perusahaan Maskapai yang Masih Beroperasi

BERITA DIY –Industri penerbangan di Indonesia tidak hanya diisi oleh perusahaan penerbangan besar seperti Garuda Indonesia atau Lion Air, tetapi juga oleh maskapai lain yang memiliki kontribusi signifikan dalam melayani jalur penerbangan dalam negeri.

Salah satu contohnya adalah NAM Air, sebuah maskapai penerbangan dengan harga terjangkau yang telah beroperasi sejak tahun 2013. Banyak orang masih penasaran: Pesawat apa yang digunakan oleh NAM Air? Dimiliki oleh siapa? Apakah maskapai ini masih beroperasi hingga saat ini?

Siapa Pemilik NAM Air?

NAM Air berdiri sebagai anak perusahaan dari Sriwijaya Air Group, salah satu maskapai besar yang telah lama beroperasi di Indonesia. Pembentukan NAM Air pertama kali diumumkan pada 26 September 2013.

Dilansir dari situs resmi flynamair.com, pada awalnya, NAM Air direncanakan sebagai maskapai penuh layanan yang mampu bersaing langsung dengan Garuda Indonesia maupun Batik Air. Namun, seiring berjalannya waktu, strateginya berubah. NAM Air akhirnya ditempatkan sebagai maskapai penerbangan pendukung (feeder) bagi perusahaan induknya, Sriwijaya Air.

Artinya, Sriwijaya Air menitikberatkan pelayanan pada rute-rute utama, sedangkan NAM Air bertanggung jawab mengangkut penumpang ke rute tambahan atau bandara-bandara kecil. Strategi ini mirip dengan konsep Lion Air yang memiliki Wings Air sebagai penghubung, atau Garuda Indonesia yang pernah bekerja sama dengan Merpati pada masa 80–90-an.

Asal-usul Nama “NAM”

Banyak orang penasaran mengapa maskapai ini dinamakan NAM Air. Ternyata, nama ini bukan hanya singkatan, tetapi juga bentuk penghargaan pribadi. CEO Sriwijaya Air, Chandra Lie, mengungkapkan bahwa nama NAM diambil dari nama ayahnya, Lo Kui Nam.

Selain itu, “NAM” juga telah lebih dahulu digunakan oleh berbagai unit bisnis dalam grup Sriwijaya Air, antara lain:

  • Manajemen Penerbangan Nasional (Sekolah Penerbangan)
  • Pusat Pelatihan Awak Kabin Nasional
  • Perawatan Pesawat Nasional
  • Nusantara Aksara Mandiri (Majalah di Pesawat Terbang)

Menggunakan nama NAM Air diharapkan menjadi bentuk penghormatan sekaligus simbol dari keberanian, kejujuran, dan komitmen untuk terus terbang di langit Indonesia.

Armada Pesawat NAM Air

Meskipun tidak sebesar perusahaan induknya, NAM Air memiliki pesawat yang cukup memadai. Armada utamanya terdiri dari Boeing 737-500 Winglet dengan kapasitas 120 kursi, termasuk 8 kursi kelas bisnis dan 112 kursi kelas ekonomi.

Ukuran pesawat ini memang lebih kecil dibandingkan dengan seri Boeing 737 lainnya, namun justru hal ini menjadi keunggulannya. Pesawat jenis ini lebih fleksibel dan mampu beroperasi dengan baik di bandara-bandara kecil di Indonesia yang memiliki keterbatasan panjang landasan pacu.

Perjalanan dan Penerbangan Perdana

Setelah diperkenalkan kepada masyarakat pada 26 September 2013, NAM Air sempat mengalami penundaan penerbangan pertamanya karena belum memperoleh Sertifikat Operator Pesawat Udara (AOC) dari Kementerian Perhubungan. Sertifikat tersebut akhirnya dikeluarkan pada 29 November 2013.

Sejak saat itu, NAM Air secara resmi melakukan penerbangan perdana pada 11 Desember 2013 dengan rute Jakarta – Pangkalpinang. Selanjutnya, penerbangan komersial rutin pertama diadakan pada 19 Desember 2013 dengan rute Jakarta – Pontianak dan Pontianak – Yogyakarta.

Sejak saat itu, NAM Air semakin giat menambahkan rute penerbangan baru di berbagai daerah di Indonesia.

Rute Penerbangan NAM Air

NAM Air menitikberatkan pada penerbangan dalam negeri, khususnya menghubungkan kota-kota besar dengan kota-kota sedang maupun daerah yang memiliki akses udara yang terbatas. Beberapa rute yang populer pernah dioperasikan antara lain:

  • Jakarta – Sorong
  • Jakarta – Kupang
  • Surabaya – Pangkalan Bun
  • Surabaya – Palu
  • Surabaya – Biak
  • Denpasar – Waingapu
  • Denpasar – Maumere
  • Palu – Luwuk
  • Pangkalan Bun – Semarang

Selain itu, NAM Air juga melayani penerbangan dari berbagai bandara utama seperti:

  • Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (Terminal 1A mulai tanggal 12 April 2022)
  • Bandara Ngurah Rai Denpasar
  • Bandara Juanda Surabaya
  • Bandara Supadio Pontianak
  • Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang
  • Bandara El Tari Kupang
  • Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu

Kehadiran NAM Air sangat membantu pergerakan masyarakat di kawasan Indonesia Timur serta daerah-daerah lain yang belum terlayani dengan baik oleh maskapai besar.

Layanan dan Fasilitas

Meskipun dikenal sebagai maskapai dengan harga lebih murah, NAM Air tetap menawarkan fasilitas yang memudahkan penumpang. Salah satu contohnya adalah layanan check-in online yang dapat diakses melalui situs resmi atau aplikasi mitra seperti Traveloka. Proses check-in online tersedia mulai 24 jam hingga 4 jam sebelum penerbangan.

Untuk pembelian tiket, terdapat berbagai pilihan cara pembayaran seperti ATM, Internet Banking, toko ritel, e-money, dan kartu kredit. Hal ini memberikan kebebasan lebih bagi calon penumpang dalam memesan tiket.

Apakah NAM Air masih berjalan?

Jawabannya: ya, NAM Air masih beroperasi sebagai bagian dari Sriwijaya Air Group. Maskapai ini tetap menekuni penerbangan ke rute penghubung, khususnya menuju kota-kota kecil dan menengah di Indonesia. Meskipun jumlah pesawatnya tidak sebanyak maskapai besar, kehadirannya tetap relevan bagi masyarakat yang memerlukan layanan penerbangan langsung ke daerah tertentu.

Oleh karena itu, pesawat NAM Air dimiliki oleh Sriwijaya Air Group dan berstatus sebagai anak perusahaan yang bertugas sebagai pemasok penumpang. Kata “NAM” berasal dari nama ayah pendiri Sriwijaya Air, Lo Kui Nam. Maskapai ini menggunakan pesawat Boeing 737-500 Winglet dan melayani beberapa rute domestik, khususnya ke daerah yang belum terjangkau oleh maskapai besar.

Berikut informasi mengenai pesawat Nam Air, pemiliknya, nama anak perusahaan serta maskapai penerbangan yang masih beroperasi hingga ke pelosok Indonesia.***

Mobil Bekas Pilihan untuk Anak Muda

Mobil Bekas Pilihan untuk Anak Muda

JAKARTA, 10drama.com– Memilih mobil bekas bagi pemuda tidak hanya terkait harga, tetapi juga gaya desain, kinerja, serta biaya perawatan yang terjangkau.

Secara umum, para pemuda mencari mobil yang memiliki tampilan menarik, hemat bahan bakar, serta fitur canggih yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan sehari-hari, baik untuk bekerja maupun kuliah.

Selain itu, ketersediaan komponen pengganti dan harga jual kembali menjadi hal yang penting agar mobil tidak menimbulkan kesulitan di masa depan.

Thung Andi Supriadi, pemilik showroom Rendani Mobil, menyampaikan bahwa terdapat beberapa rekomendasi mobil bekas yang sesuai untuk kalangan muda.

“Untuk mobil dengan dua baris kursi, tersedia Honda HR-V, Jazz, Brio, atau Toyota Yaris. Sedangkan untuk mobil tiga baris terdapat Honda Mobilio, BR-V, Freed, Toyota Avanza, dan Suzuki Ertiga. Sesuaikan saja dengan budget yang dimiliki,” kata Andi kepada 10drama.com, Selasa (19/8/2025).

Sementara itu, Uta, salah seorang penjual mobil bekas di Mobilindo, menyatakan bahwa rekomendasi mobil bekas untuk para pemuda biasanya bersifat relatif.

“Relatif, tergantung selera. Tapi kalau mencari banyak, Jazz itu, kalau Brio juga ada,” kata Uta kepada 10drama.com, Selasa (19/8/2025).

Banyaknya pilihan mobil bekas yang tersedia, baik tipe dua baris maupun tiga baris, membuat calon pembeli perlu menyesuaikan pilihannya sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dan anggaran yang dimiliki.

Pemeriksaan kondisi kendaraan secara menyeluruh, termasuk riwayat perawatan dan kelengkapan dokumen, tetap menjadi langkah yang penting agar tidak salah memilih.

Melalui pemeriksaan yang mendalam serta mempertimbangkan saran dari penjual, konsumen dapat memperoleh mobil bekas yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman, hemat bahan bakar, dan aman dalam penggunaan sehari-hari.

GIIAS 2025 Catat 38 Ribu Penjualan dan 485 Ribu Pengunjung, Naik 12 Persen dari Tahun Lalu

GIIAS 2025 Catat 38 Ribu Penjualan dan 485 Ribu Pengunjung, Naik 12 Persen dari Tahun Lalu

10drama.com10drama.com– Pameran mobil Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menunjukkan pencapaian yang luar biasa. Selama penyelenggaraannya dari tanggal 23 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten, pameran ini berhasil mencatat penjualan lebih dari 38 ribu unit kendaraan.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengatakan pencapaian tersebut melebihi hasil tahun sebelumnya sebesar 12 persen.

“Sangat luar biasa bahwa di tengah tantangan tahun ini, GIIAS mampu mencatatkan total transaksi lebih dari 38 ribu unit kendaraan, melebihi pencapaian tahun lalu sebesar 12 persen,” ujar Nangoi dalam keterangan resminya, Selasa.

Meskipun demikian, total penjualan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Nangoi menjelaskan, hal ini disebabkan oleh semakin ketatnya persaingan harga pada model kendaraan baru yang dirilis.

“Ini justru menguntungkan masyarakat karena menawarkan lebih banyak pilihan dengan harga yang lebih kompetitif,” katanya.

Antusiasme Pengunjung

Selain penjualan, jumlah pengunjung GIIAS 2025 juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pameran ini dikunjungi oleh sebanyak 485.569 orang, hampir mencapai setengah juta pengunjung. Gaikindo menganggap angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap perkembangan teknologi otomotif terbaru.

Bukan Sekadar Ajang Jualan

Nangoi menekankan bahwa GIIAS bukan hanya ajang perdagangan, tetapi juga pemicu perkembangan industri otomotif nasional.

“Kami kembali menekankan bahwa transaksi bukan tujuan utama GIIAS, namun hasil yang tercatat tahun ini benar-benar menjadi dorongan kuat bagi pertumbuhan industri pada tahun ini,” katanya.

Lanjut ke Kota-Kota Besar

Setelah meraih keberhasilan di Tangerang, Gaikindo akan melanjutkan rangkaian GIIAS 2025 ke beberapa kota besar. GIIAS Surabaya akan diadakan pada 27–31 Agustus di Grand City Convex. Berikutnya, GIIAS Semarang akan diselenggarakan pada 24–28 September di Muladi Dome, kemudian GIIAS Bandung akan digelar pada 1–5 Oktober di Sudirman Grand Ballroom.

Rangkaian akan berakhir dengan GIIAS Makassar pada 5–9 November 2025 di Summarecon Mutiara Makassar, yang kembali diselenggarakan setelah terakhir kali diadakan pada 2019.

Bank Catatkan Pertumbuhan Positif Tabungan Haji

Bank Catatkan Pertumbuhan Positif Tabungan Haji

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Tabungan Haji menjadi salah satu hal yang diprioritaskan dalam perencanaan keuangan masyarakat. Kondisi ini juga terlihat dari sektor perbankan yang secara bersama-sama mencatatkan pertumbuhan positif terkait layanan Tabungan Haji mereka.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI, contohnya. Sebagai salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan jumlah rekening Tabungan Haji yang meningkat dua digit pada Juli dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.

Selama bulan Januari hingga Juli 2025, jumlah rekening Tabungan Haji (NoA) di BSI mencapai 6,33 juta. Angka ini naik sebesar 13,51% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang berjumlah 5,57 juta rekening.

“Perkembangan ini menunjukkan adanya penambahan lebih dari 750.000 rekening baru hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025,” ujarCorporate SecretaryBSI Wisnu Sunandar saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Sesuai dengan peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji, Wisnu menyebutkan juga adanya pertumbuhan dari segi besarnya nilai Tabungan Haji di BSI.

Selain itu, Bank Mega Syariah juga memiliki kesamaan. Bank Mega Syariah mencatatkan total dana beredar Tabungan Haji sebesar Rp 303 miliar pada Juni 2025. Angka ini meningkat sekitar 1,3% dibandingkan akhir tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp 299 miliar.

Di sisi lain, hingga bulan Juni 2025, jumlah rekening (NoA) Tabungan Haji Bank Mega Syariah tercatat melebihi 254.000 rekening, naik lebih dari 3,67% dibandingkan akhir tahun 2024 yang berjumlah lebih dari 245.000 rekening.

Persentase outstanding Tabungan Haji terhadap keseluruhan tabungan nasional mengalami kenaikan dari 17% di akhir tahun 2024 menjadi 19% pada Juni 2025.

Kepala Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) menyampaikan bahwa situasi ini menunjukkan bahwa Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dan umrah.

“Pada saat ini, Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan keuangan mereka untuk persiapan haji dan umrah. Hal ini terlihat dari jumlah nasabah tabungan Haji Bank Mega Syariah yang menunjukkan perkembangan yang positif,” ujar Oney.

Tidak ketinggalan, PT Bank Jabar Banten Syariah (Bank BJB Syariah) bahkan optimis menargetkan peningkatan volume total Tabungan Haji hingga 81,99% pada akhir tahun 2025.

Hal ini sesuai dengan tren peningkatan jumlah nasabah tabungan haji di Bank BJB Syariah. Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi menyampaikan bahwa jumlah rekening Tabungan Haji (NoA) di Bank BJB Syariah pada periode semester-I 2025 mencapai 133.798 rekening. Angka ini naik sebesar 17,05% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 113.874 rekening.

Tercatat pula bahwa total volume atau nilai Tabungan Haji Bank BJB Syariah pada semester-I 2025 telah mencapai Rp 123,7 miliar. Peningkatan ini cukup signifikan sebesar 64,05% YoY dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 75,4 miliar.

Arief menyampaikan bahwa hingga kini Tabungan Haji tetap menjadi salah satu produk yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan proyeksi pertumbuhan yang dilihat akan terus meningkat, Bank BJB Syariah terus merasa optimis mengenai peningkatan jumlah rekening dan volume Tabungan Haji, serta juga jumlah pembayaran setoran awal haji di Bank BJB Syariah.

“Optimisme ini diwujudkan melalui penentuan target pertumbuhan Tabungan Haji tahun 2025 yang meningkat sebesar 81,99%,” ujar Arief.

Selanjutnya, BCA Syariah juga mengamati meningkatnya minat masyarakat dalam menjalankan ibadah haji. Hal ini terlihat dari jumlah rekening Tabungan Haji pada semester I-2025 yang naik sebesar 26% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY), dengan total mencapai 5.124 rekening.

Pertumbuhan ini didukung oleh layanan syariah bank umum (LSBU) yang berada di 100 cabang BCA di berbagai kota. “Kami terus meningkatkan pelayanan digital agar memberikan kemudahan dalam beribadah dengan menyediakan fitur setoran haji melalui mobile banking BSya,” ujar Direktur BCA Syariah Pranata.

Peningkatan 13,51%, Rekening Tabungan Haji BSI Tembus 6,33 Juta per Juli 2025

Peningkatan 13,51%, Rekening Tabungan Haji BSI Tembus 6,33 Juta per Juli 2025

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan kenaikan positif dalam pengumpulan Tabungan Haji.

Hal ini terlihat dari pertumbuhan jumlah rekening Tabungan Haji di BSI yang meningkat dua digit pada Juli dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.

Selama bulan Januari hingga Juli 2025, jumlah rekening Tabungan Haji di BSI mencapai 6,33 juta. Angka ini naik sebesar 13,51% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebanyak 5,57 juta rekening.

“Perkembangan ini menunjukkan adanya penambahan lebih dari 750.000 rekening baru hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025,” ujarCorporate SecretaryBSI Wisnu Sunandar saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Sesuai dengan peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji, Wisnu menyebutkan juga adanya pertumbuhan dari segi besarnya nilai Tabungan Haji di BSI.

“Di masa depan, kami memperkirakan tabungan haji BSI tetap akan sangat diminati oleh masyarakat, terlihat dari tren peningkatan jumlah rekening serta calon jemaah yang mendaftar melalui BSI,” tambah Wisnu.

 

 

Ia kemudian menjelaskan beberapa perasaan positif yang mendorong peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji di BSI, salah satunya adalah kepercayaan masyarakat terhadap BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang menyediakan layanan tabungan haji.

Kemudian juga kemudahan layanan digital serta jaringan yang luas dari BSI yang mempermudah masyarakat dalam membuka rekening tabungan haji, serta tingginya antusiasme umat Islam Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji.

Berdasarkan pertumbuhan yang stabil sejak awal berdiri hingga kini, BSI yakin jumlah rekening Tabungan Haji akan terus bertambah hingga akhir 2025.

“Tujuannya, BSI berharap dapat mempertahankan pertumbuhan dua digit secara terus-menerus dengan dukungan layanan perbankan syariah yang inklusif dan modern,” tambah Wisnu.

OJK Pertimbangkan Perbankan Universal untuk Kuatkan Jasa Keuangan

OJK Pertimbangkan Perbankan Universal untuk Kuatkan Jasa Keuangan

10drama.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang meninjau aturan mengenai penerapanuniversal bankingModel perbankan ini diharapkan mampu memperkuat sektor jasa keuangan negara.

Sebagai informasi, universal bankingadalah konsep perbankan di mana sebuah lembaga keuangan mampu menyediakan berbagai jenis layanan secara bersamaan. Layanan ini mencakup perbankan komersial seperti tabungan, rekening giro, dan pinjaman, hingga perbankan investasi, asuransi, serta fasilitas pasar modal.

“Itu (universal banking) sebenarnya merupakan upaya kita dalam konteks melihat peluang perbankan juga dapat terlibat dalam aktivitas sektor keuangan lainnya. Apakah pasar modal, aktivitas investasi, dan sebagainya. Itu intinya,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, setelah menghadiri acara Kampanye Nasional Lawan Penipuan dan Kegiatan Keuangan Ilegal yang diselenggarakan OJK bersama Aftech di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Mahendra mengatakan, hingga saat ini konsepuniversal bankingmasih tidak dapat diterapkan akibat keterbatasan aturan yang berlaku. Oleh karena itu, OJK terus melakukan penelitian lebih lanjut.

“Kita memang belum membuka peluang untuk hal tersebut, justru sedang mengevaluasi lebih mendalam bagaimana peluang itu,” katanya.

Dari segi regulasi, baik UU Perbankan maupun aturan yang dikeluarkan oleh OJK dan Bank Indonesia (BI), mengatur batasan aktivitas bank hanya pada sektor usaha tertentu. Selain itu, layanan yang tidak termasuk dalam perbankan harus dilakukan melalui entitas terpisah.

Narasi universal bankingDahulu disampaikan oleh Mahendra dalam acara Seremoni Pembukaan Perdagangan dalam rangka 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia pada Senin (11/8/2025). Ia menyebut, tindakan tersebut dapat menjadi dorongan tambahan bagi perkembangan ekonomi nasional.

Mobil Baru dan 7 Merek Asing Hadir di GIIAS Surabaya 2025

Mobil Baru dan 7 Merek Asing Hadir di GIIAS Surabaya 2025

Lintaskriminal.co.id -, SURABAYA– Pameran mobil terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, akan segera digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Setelah sukses diadakan di BSD Tangerang pada 24 Juli hingga 3 Agustus lalu, GIIAS The Series akan dilanjutkan di Grand City Convex Surabaya pada 27 hingga 31 Agustus 2025.

Surabaya tercatat secara konsisten menjadi tuan rumah GIIAS The Series dalam sepuluh tahun terakhir.

Kepala Sekretaris GAIKINDO, Kukuh Kumara, menegaskan bahwa penyelenggaraan GIIAS di Surabaya merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan industri otomotif nasional.

“Jawa Timur, khususnya Surabaya, memiliki potensi pasar yang sangat besar. Dalam periode Januari–Mei 2025, Jawa Timur berkontribusi sebesar 9,5 persen terhadap penjualan nasional dan menduduki posisi tiga besar. Melalui GIIAS Surabaya 2025, kami berharap dapat memaksimalkan peluang ini,” kata Kukuh saat konferensi pers GIIAS Surabaya 2025 di Legacy Ballroom, Selasa (19/8/2025).

Ia menjelaskan, pada tahun ini, GIIAS Surabaya menghadirkan 30 merek kendaraan. Dari jumlah tersebut, 21 di antaranya merupakan merek mobil atau kendaraan roda empat. Contohnya adalah AION, BAIC, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, Denza, Geely, GWM, Honda, Jaecoo, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Seres, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling.

Untuk kendaraan komersial, DFSK dipastikan hadir dalam partisipasi.

Sementara 8 merek sepeda motor yang tergabung meliputi Aprilia, Kupprum, Moto Guzzi, Piaggio, Royal Enfield, Scomadi, Umited E-Motor, dan Vespa.

Selain itu, terdapat 7 merek baru yang terdaftar dalam GIIAS Surabaya 2025. Enam di antaranya merupakan merek mobil, yaitu AION, BAIC, Denza, Geely, GWM, dan Jaecoo. Sementara yang satu lainnya adalah merek sepeda motor Scomadi.

Tidak hanya itu, 14 merek dari industri pendukung juga akan ikut memeriahkan pameran. Sejumlah produsen dipastikan membawa model-model terbaru yang sebelumnya telah diperkenalkan pada GIIAS 2025 di Tangerang.

Disebutkan juga bahwa pameran ini mendapatkan dukungan penuh dari Astra Financial sebagai Platinum Sponsor, bersama FIFGROUP, ACC, TAF, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, MOXA, SEVA, dan Bank Saqu.

Dukungan juga datang dari PLN Mobile, JKIND, Superchallenge, Kahf, dan Berkah Event.

Mengenai ketersediaan tiket, Kukuh menambahkan, pengunjung bisa membeli tiket secara digital melalui aplikasi Auto360. Penjualan pra-pembelian berlangsung pada 19–21 Agustus 2025, dengan harga Rp15.000 untuk hari kerja dan Rp20.000 untuk akhir pekan.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Harga tiket reguler sebesar Rp 25.000 berlaku untuk hari kerja, sedangkan untuk akhir pekan harganya mencapai Rp 40.000. 2. Tiket biasa dijual dengan harga Rp 25.000 pada hari biasa dan Rp 40.000 pada hari libur. 3. Tarif tiket reguler yaitu Rp 25.000 untuk hari kerja, sementara untuk akhir pekan dikenakan biaya Rp 40.000. 4. Untuk hari biasa, tiket reguler dijual seharga Rp 25.000, sedangkan pada akhir pekan harganya naik menjadi Rp 40.000. 5. Tiket umum memiliki harga berbeda tergantung hari, yaitu Rp 25.000 untuk hari kerja dan Rp 40.000 untuk akhir pekan.

Sementara, harga tiket di lokasi untuk hari kerja sebesar Rp 35.000, dan Rp 50.000 pada akhir pekan.

Ia juga menyampaikan, selain berlangsung di Surabaya, GIIAS 2025 akan diselenggarakan di empat kota lainnya.

“Maka setelah Surabaya, ada di Semarang (24–28 September), Bandung (1–5 Oktober), dan Makassar (5–9 November),” tegas Kukuh.

Pajak Mati 15 Tahun Cukup Bayar 1 Tahun, Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di Sumbar Berakhir Bulan Ini

Pajak Mati 15 Tahun Cukup Bayar 1 Tahun, Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di Sumbar Berakhir Bulan Ini

10drama.com – Masih ada beberapa provinsi di Indonesia yang menyelenggarakan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

Pajak mati selama 15 tahun hanya perlu dibayar selama 1 tahun, penghapusan pajak kendaraan tahun 2025 di Sumbar berakhir bulan ini.

Sumatera Barat kembali melaksanakan kebijakan penghapusan tunggakan pajak bagi pemilik kendaraan.

Pemangkasan pajak kendaraan tahun ini telah dimulai sejak 25 Juli dan akan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Hanya sampai akhir bulan ini, pemilik kendaraan yang belum melunasi pajak segera manfaatkan kesempatan program ini.

Terdapat lima pengurangan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.

Beberapa keringanan meliputi tidak adanya tunggakan pokok pajak kendaraan dari tahun sebelumnya, bebas dari denda pajak kendaraan, tidak ada denda SWDKLLJ untuk tahun lalu dan sebelumnya, bebas BBNKB kedua, serta bebas pajak progresif.

Dikutip dari laman bapenda.sumbarprov.go.id, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghadirkan program penghapusan pajak kendaraan bermotor.sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketaatan dan mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi serta usaha peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten.

 

Kebijakan ini memberikan penghapusan utang pokok serta denda pajak kendaraan bermotor dari tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai contoh, kendaraan bermotor yang telah dikenakan pajak selama 10 tahun, 15 tahun, atau berapa pun lamanya, dengan memanfaatkan program ini, cukup membayar pajak selama 1 tahun, denda yang belum dibayar dan pajak yang wajib dibayar akan dihapuskan sepenuhnya.

Selain itu, kewajiban pengembalian nama kendaraan bermotor yang kedua (BBNKB 2) juga tidak dikenakan, masyarakat hanya perlu menyelesaikan biaya pengembalian nama PNBP (penerbitan TNKB, STNK, BPKB, serta penerbitan surat mutasi) sesuai aturan yang berlaku.

Selanjutnya, penghapusan pajak progresif serta denda terhadap Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dari PT Jasa Raharja tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya dianggap bebas dari denda pada tahun yang sedang berlangsung.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, dengan harapan bantuan tersebut mampu mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumbar, Syefdinon menyampaikan bahwa regulasi teknis mengenai kebijakan pemutihan tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, masa pelaksanaan whitewashing dimulai pada 25 Juni 2025 dan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Dari segi pelayanan, pemerintah terus mengembangkan teknologi guna mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui proses digitalisasi, misalnya pembayaran pajak tahunan melalui aplikasi layanan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Tips Aman Menonton Sound Horeg dari Ahli THT

Tips Aman Menonton Sound Horeg dari Ahli THT

LUMAJANG, 10drama.com – Acara sistem suara dengan nada yang sangat keras atau lebih dikenal sebagai sound horeg masih diminati oleh masyarakat.

Meskipun pernah memicu perdebatan, pertunjukan ini tetap diminati oleh sebagian besar masyarakat, terutama yang tinggal di daerah pedesaan.

Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang, dr. Aliyah Hidayati memberikan panduan aman dalam menonton sound horeg agar tidak merusak pendengaran.

Menurut Aliyah, intensitas kebisingan yang dihasilkan sound horeg bisa mencapai 120 desibel.

Meskipun demikian, rekomendasi World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia menyebutkan bahwa paparan kebisingan yang dapat diterima manusia hanya sebesar 85 desibel dalam waktu maksimal 8 jam.

Dengan paparan kebisingan sound horeg yang melebihi rekomendasi WHO, Aliyah menyarankan, warga penggemar sound horeg agar menggunakanearplug atau penyumbat telinga.

Earplugyang dimaksud, bukan hanya yang memiliki kemampuan tahan air. Namun juga mampu mengurangi atau menghilangkan suara gangguan dari lingkungan sekitar.

Tujuannya adalah menjaga kesehatan indera pendengaran meskipun terdapat suara keras yang sangat mengganggu telinga.

Maka sebenarnya diperbolehkan menonton sound horeg, tetapi lebih baik disertaiearplugyang memiliki kemampuan mengurangi gangguan suara dari bahan silikon, bukan hanya tahan air,” ujar Aliyah di Lumajang, Selasa (19/8/2025).

Selain earplug, Aliyah juga menyarankan untuk menggunakanearmuffatau alat pelindung pendengaran yang dibuat untuk menutupi seluruh bagian telinga guna mengurangi suara bising yang masuk.

Atau yang paling aman gunakanearmuffseperti headset yang besar, biasanya jika di suara yang lebih dari 120 desibel itu beberapa detik atau menit bisa langsung digunakan sehingga tetap aman,” jelas Aliyah.

“Yang 85 desibel saja hanya boleh 8 jam, tapi ini intensitasnya lebih tinggi lagi, jadi perlu menjaga diri agar tetap sehat,” tutupnya.

Tabungan Haji Bank Mega Syariah Naik Terus Hingga Juni 2025

Tabungan Haji Bank Mega Syariah Naik Terus Hingga Juni 2025

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Bank Mega Syariah mengalami peningkatan positif dalam pengumpulan nasabah Tabungan Haji. Hal ini terlihat dari jumlah dana yang terkumpul pada Tabungan Haji Bank Mega Syariah mencapai Rp 303 miliar per Juni 2025.

Angka ini meningkat sekitar 1,3% dibandingkan akhir tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp 299 miliar.

Kepala Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) mengungkapkan bahwa situasi ini menunjukkan bahwa Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dan umrah.

“Saat ini Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan keuangan mereka untuk persiapan haji dan umrah. Hal ini terlihat dari jumlah nasabah tabungan Haji Bank Mega Syariah yang menunjukkan perkembangan positif,” ujar Oney dalam keterangan resmi yang diterima Lintaskriminal.co.id, Senin (19/8/2025).

Pada bulan Juni 2025, jumlah rekening (NoA) Tabungan Haji tercatat melebihi 254.000 rekening, naik lebih dari 3,67% dibandingkan akhir tahun 2024 yang mencapai lebih dari 245.000 rekening.

Persentase tabungan haji yang belum dicairkan terhadap total tabungan nasional juga meningkat dari 17% pada akhir tahun 2024 menjadi 19% pada Juni 2025.

Oney menyampaikan bahwa pencapaian ini sejalan dengan strategi Bank Mega Syariah yang gencar meluncurkan berbagai program menarik, seperti Program Poin Haji Berkah Mega Syariah.

Program Poin Haji Berkah Mega Syariah ini ditujukan untuk nasabah tabungan haji dan umrah, baik nasabah lama maupun baru melalui cara Aktivasi M – Syariah, serta penambahan dana pada tabungan haji/umroh.

Nasabah juga memiliki kesempatan untuk memperoleh poin tambahan setiap kali membuka rencana tabungan. Poin-poin ini akan dipilih secara acak sebagai pemenang setiap kuartal.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam merencanakan Ibadah Haji melalui Bank Mega Syariah,” tuturnya.

Copyright © 2026 10drama.com