Suzuki Access Cicilan Rp1 Juta/Bulan, Ini Cara Hitung Kreditnya

Suzuki Access Cicilan Rp1 Juta/Bulan, Ini Cara Hitung Kreditnya

Lintaskriminal.co.id –Suzuki Access 125 bisa menjadi pilihan jika teman sedang mencari motor matik dengan gaya klasik.

Salah satu alasan, Suzuki Access 125 adalah motor terbaru yang baru saja diperkenalkan di Indonesia.

Secara penampilan, Suzuki Access 125 memiliki bentuk bodi yang bulat dengan garis-garis tajam dan hiasan krom.

Lampu depan berbentuk U menggunakan teknologi LED yang menjadi ciri khas dan meningkatkan penglihatan pada malam hari.

Mengenai kinerja, skuter yang diimpor dari India ini menggunakan mesin SOHC 124 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP).

Mesin ini mampu menghasilkan daya sebesar 6,2 kW atau setara dengan 8,3 dk, serta torsi sebesar 10,2 Nm.

Memiliki berat 106 kg, Access 125 disebut mudah dikendalikan, termasuk bagi pengendara pemula.

Dari segi kenyamanan, terdapat bagasi berkapasitas 24,4 liter di bawah kursi, serta dua ruang penyimpanan di bagian depan untuk menaruh barang kecil.

Mengenai fitur, Suzuki menyematkan berbagai fitur yang berguna pada Access 125, seperti sistem kunci keamanan yang memungkinkan pembukaan jok dan tangki bensin.

Selain itu, tersedia juga port USB 2A untuk mengisi daya ponsel, panel instrumen yang menggabungkan antara analog dan digital, serta sistem rem terpadu (Combined Brake System) yang memberikan distribusi pengereman yang lebih aman.

Jika teman tertarik membeli Suzuki Access dengan sistem pembayaran cicilan, teman dapat membayarnya dengan cicilan mulai dari Rp 1 juta per bulan.

Bagi yang penasaran, berikut contoh simulasi kredit melalui lembaga pembiayaan OTO Finance, dengan uang muka 20 persen:

DP Tenor Angsuran
5.100.000 11 2.443.000
5.100.000 17 1.732.000
5.100.000 23 1.403.000
5.100.000 29 1.221.000
5.100.000 35 1.101.000
Rebranding Mediasense: Wujud Baru untuk Pemasaran Terpadu

Rebranding Mediasense: Wujud Baru untuk Pemasaran Terpadu

Jakarta, halopadang.id– Mediasense secara resmi meluncurkan identitas merek baru pada 15 September 2025 dengan menggabungkan MediaSense, R3, dan divisi konsultan pemasaran PwC Inggris menjadi satu entitas yang terpadu. Dilansirlaman resmi Mediasense, langkah rebrandingtujuan ini adalah memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis global yang menawarkan tata kelola dan pengukuran yang terintegrasi sepanjang rantai pasokan pemasaran.

“Brand baru ini mencerminkan visi masa depan, di mana para pemasar dapat mengakses intelijen pemasaran yang terintegrasi, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih informatif dan berdampak,” kata CEO Mediasense, Jamie Posnanski.

Posnanski menambahkan bahwa rebrandingini menunjukkan komitmen Mediasense dalam mendukung klien menghadapi tantangan pemasaran modern yang rumit dan berbasis data. Dengan nama baru Mediasense, perusahaan berharap dapat mendorong para pemasar beralih dari pendekatan yang bersifat reaktif ke proaktif serta lebih memperhatikan konsumen.

1. Menciptakan jaringan komunikasi pemasaran

Perubahan Mediasense tidak hanya terbatas pada nama, tetapi juga pada bagaimana perusahaan menggabungkan kreativitas dan teknologi dalam satu strategi yang terkoordinasi. Integrasi ini mencerminkan realitas baru dalam dunia pemasaran yang semakin menghapus batas antara ide kreatif dan kecerdasan media.

“Kami sedang membangun jaringan penghubung yang telah lama hilang dalam pemasaran,” kata Chief Strategy Officer Mediasense, Ryan Kangisser.

Mediasense kini menyediakan solusi lengkap yang meliputi struktur organisasi, ekosistem mitra, tata kelola, data, serta teknologi. Layanan mereka mencakup perancangan model operasional internal, strategi MarTech/AdTech, hingga penerapan AI untuk analisis dan pengukuran dampak pemasaran. Pendekatan ini memungkinkan klien untuk meraih kemandirian dalam menghasilkan nilai bisnis di tengah perubahan pasar yang semakin cepat.

2. Menyajikan pengelolaan dan pengukuran yang terintegrasi

Rebrandingini memperkuat komitmen Mediasense sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam pengelolaan pemasaran global. Dengan pendekatan yang berfokus pada pelanggan, perusahaan menyediakan solusi yang terukur dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Menurut Kangisser, keunggulan Mediasense berada pada kemampuannya memahami hubungan ketergantungan dalam rantai nilai pemasaran, mulai dari strategi kreatif hingga analisis media dan keuangan.

Pada tahun 2024, Mediasense tercatat sebagai yang terdepan dengan 50 persen dari seluruh ulasan kreatif dan media Fortune 500, menunjukkan tingkat kepercayaan yang besar dari perusahaan-perusahaan multinasional. Dengan pendekatan yang objektif dan independen, Mediasense berkomitmen untuk memberikan hasil nyata melalui alat canggih dan rekomendasi berbasis data guna meningkatkan efisiensi pemasaran global.

3. Memperkuat kepemimpinan global

Mediasense kini memiliki 270 karyawan yang tersebar di London, New York, Singapura, dan New Delhi, menunjukkan cakupan internasionalnya dalam bidang konsultasi pemasaran. Co-founder R3, Greg Paull dan Shufen Goh, tetap memimpin operasional perusahaan di bawah merek baru ini guna menjaga konsistensi dan kualitas layanan.

Untuk memperkuat inovasi yang didasarkan pada data dan teknologi, Mediasense juga mengangkat Chris Banschbach, mantan pejabat Accenture, sebagai Chief Innovation and Technology Officer. Dengan tindakan strategis ini, Mediasense berharap mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin global dalam kecerdasan pemasaran terintegrasi, serta membantu klien menghadapi masa depan pemasaran yang semakin saling terhubung, jujur, dan canggih.

5 Alasan Perubahan Merek Bisa Menjadi Solusi Bisnismu yang Tidak Berkembang Kepala Direksi Bank DKI mengenai Rebranding: Peluncuran akan segera dilakukan Pramono Mendukung Rebranding, Bank DKI Akan Berubah Menjadi Bank Jakarta

Harga Bitcoin Tembus Rp2 Miliar, Pajak Kripto Diprediksi Naik

Harga Bitcoin Tembus Rp2 Miliar, Pajak Kripto Diprediksi Naik

Penerimaan pajak di Indonesia diperkirakan akan meningkat seiring perkembangan pasar kripto global. Hal ini terjadi karena harga Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru, yaitu USD 125.700 atau sekitar Rp 2,08 miliar per koin pada hari ini, Senin (6/10).

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, pendapatan pajak dari aset kripto telah mencapai Rp1,61 triliun hingga akhir Agustus 2025. Angka ini menunjukkan perkembangan yang stabil sejak regulasi pajak kripto mulai diberlakukan pada tahun 2022.

Secara rinci, penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) 22 dari aset kripto mencapai Rp 770,42 miliar dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri sebesar Rp 840,08 miliar. Angka ini berasal dari pendapatan sebesar Rp 246,45 miliar pada tahun 2022, Rp 220,83 miliar pada tahun 2023, Rp 620,4 miliar pada tahun 2024, serta Rp 522,82 miliar selama delapan bulan pertama tahun ini.

Dari sudut pandang pelaku industri, Vice President Indodax, Antony Kusuma, memprediksi bahwa rekor harga Bitcoin akan mampu meningkatkan pendapatan negara. Menurutnya, Indodax telah membayar pajak ke pemerintah sebesar Rp 265,4 miliar selama periode Januari hingga Agustus 2025, atau sekitar 50,7 persen dari total pendapatan pajak kripto nasional pada masa yang sama.

Antony menganggap pencapaian tersebut menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat yang semakin luas serta meningkatnya ketaatan pelaku industri terhadap aturan. “Kontribusi Indodax yang mencapai lebih dari setengah total pajak kripto nasional menunjukkan peran penting bursa lokal dalam ekosistem ini. Angka ini bukan hanya sekadar angka, tetapi tanda pengakuan industri kripto di mata para regulator,” kata Antony dalam laporan Indodax tentang tren harga kripto, Senin (6/10).

Ia menambahkan, kesesuaian antara kebijakan pajak dan sifat aset digital menjadi kunci dalam memastikan pertumbuhan transaksi yang sehat dan terbuka. “Semakin besar kontribusi pajak bagi keuangan negara, semakin jelas bahwa investasi kripto bukan lagi sekadar tren sementara, melainkan bagian resmi dari sistem keuangan digital Indonesia,” tambahnya.

Antony mengungkapkan, kenaikan harga Bitcoin disebabkan oleh volume perdagangan ETF Bitcoin spot yang mencapai USD 5 miliar dalam sehari serta aliran dana institusi sebesar USD 676 juta, dengan BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) menerima dana sebesar USD 405 juta dan Fidelity menambah 1.570 BTC senilai USD 179 juta.

Secara teknis, Bitcoin memasuki tahapprice discoverydengan potensi kenaikan hingga USD 128.000–USD 135.000 atau sekitar Rp 2,1-2,3 miliar, meskipun analis memperingatkan adanya zona support di kisaran USD 110.000–112.000 atau Rp 1,8 miliar. Peningkatan harga ini dianggap akan meningkatkan volume perdagangan dalam negeri serta mendorong penerimaan pajak kripto menjadi lebih besar hingga akhir tahun.

Dengan penerimaan pajak kripto yang telah mencapai Rp 1,61 triliun dan harga Bitcoin yang terus meningkat, sektor aset digital Indonesia kini tidak hanya berfungsi sebagai alat investasi, tetapi juga sebagai pendukung fiskal digital nasional. Antony menekankan, selama keterlibatan antara regulator dan pelaku industri tetap terjaga, kontribusi kripto terhadap perekonomian Indonesia akan semakin signifikan.

“Bagi kami, pajak kripto merupakan jembatan antara kepentingan negara dan sektor industri. Jika kolaborasi ini terus berlangsung, Indonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat perdagangan aset digital terbesar di kawasan,” tutupnya.

Renault Tunda Ekspansi Alpine ke AS Karena Tarif Trump

Renault Tunda Ekspansi Alpine ke AS Karena Tarif Trump

Lintaskriminal.co.id -Paris —Keputusan Presiden Donald Trump mengenai penerapan tarif balik terhadap barang impor pada awal April mulai memengaruhi industri otomotif dunia. Salah satu dampak langsungnya saat ini dirasakan oleh Renault, yang menghentikan peluncuran mobil sport Alpine di pasar Amerika Serikat akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Tindakan ini menjadi tanda perubahan strategis bagi produsen mobil asal Prancis tersebut, yang dalam beberapa tahun terakhir berupaya membangkitkan kembali merek Alpine sebagai simbol keunggulan dan inovasi Eropa. “Penundaan ini sepenuhnya wajar dalam situasi global yang tidak stabil,” kata Chief Financial Officer Renault, Duncan Minto, sebagaimana dilaporkan dariCarscoops.

Perusahaan otomotif lainnya juga memperhatikan kebijakan ekonomi “America First” yang dikeluarkan Trump. Namun, bagi Alpine—yang selama ini menargetkan pasar Amerika Serikat sebagai panggung utama dalam rencana ekspansinya secara global—kebijakan tarif ini membawa risiko signifikan terhadap proyeksi pendapatan jangka panjang.

CEO Renault, Luca de Meo sebelumnya telah menetapkan target pendapatan Alpine melebihi 8 miliar euro pada tahun 2030. Salah satu komponen utama dari rencana ini adalah memperluas pasar ke Amerika Utara, yang dikenal sebagai pasar mobil sport terbesar kedua di dunia. Kini, strategi tersebut perlu disesuaikan dengan situasi geopolitik yang lebih protektif.

Meskipun pasar mobil sport dua pintu seperti Alpine A110 sedang menurun, Renault berharap bisa menarik perhatian pelanggan baru melalui proses elektrifikasi. Tahun ini, Alpine merilis A290 GT, mobil listrik pertamanya yang menggabungkan desainhot hatchdengan daya 217 hp. Model ini menjadi simbol arah baru Renault: menggabungkan teknologi ramah lingkungan tanpa mengorbankan sifat sporty yang khas.

Namun di balik kemajuan teknologi tersebut, bayangan ketegangan perdagangan masih menghantui. Penundaan proyek di Amerika Serikat bukan hanya terkait dengan tarif impor, tetapi juga menjadi tanda kehati-hatian terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.

Beberapa pakar di Eropa mengatakan kebijakan tarif Trump berisiko menimbulkan “efek domino” pada rantai pasokan mobil global, mengingat banyak komponen kendaraan modern kini melibatkan kerja sama lintas negara. Untuk Renault, yang memiliki kemitraan strategis dengan Nissan dan mitra industri di Asia, hal ini bisa mengganggu keseimbangan logistik yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, Renault terus memperkuat investasinya dalam pengembangan kendaraan listrik. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan pembukaan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) EV pertamanya di Tiongkok, bekerja sama dengan Geely guna mempercepat penerbitan model-model terbaru yang ditujukan khusus untuk pasar Asia Tenggara dan Amerika Latin—dua wilayah yang saat ini dianggap lebih stabil secara ekonomi dibanding Amerika Serikat.

Mendatang, Alpine direncanakan meluncurkancrossoverdaftar mobil listrik A390 pada akhir tahun ini. Model ini diharapkan menjadi jembatan menuju segmen konsumen yang lebih luas, termasuk di pasar Amerika Serikat jika ketegangan perdagangan mereda. Namun, untuk saat ini, Renault tampak memilih pendekatan yang hati-hati daripada ambisius.

“Dalam dunia otomotif saat ini, kebijakan satu negara dapat memengaruhi jalannya seluruh sektor,” ujar seorang analis otomotif Prancis kepadaLe MondeDan keputusan Trump membuat Renault mengurangi laju—setidaknya untuk sementara.

Bluebird Tambah 1.500 Armada, Anggaran Capex Terpakai 74%

Bluebird Tambah 1.500 Armada, Anggaran Capex Terpakai 74%

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTAPT Blue Bird Tbk (BIRD) terus memperkuat operasional transportasi yang terintegrasi pada tahun 2025. Sampai bulan Agustus 2025, Bluebird telah menambah lebih dari 1.500 kendaraan baru di berbagai jenis layanan, melebihi target awal tahun sebanyak 1.200 unit.

Kepala Eksekutif Bluebird Adrianto Djokosoetono menjelaskan, penambahan armada ini mencakup seluruh portofolio perusahaan, mulai dari taksi Bluebird biasa dan Silverbird eksekutif, hingga layanan penyewaan mobil Goldenbird, bus Bigbird, serta shuttle antarkota Cititrans.

Pengadaan armada ini merupakan bagian dari strategi yang terencana. Selain pembaruan berkala setiap lima tahun untuk mempertahankan kualitas dan keselamatan, Adrianto menyebutkan, Bluebird juga memperluas operasional di bidang layanan non-taksi serta bersiap menghadapi peningkatan permintaan transportasi.

Strategi perluasan ini dilakukan dengan arah dan pengukuran yang jelas agar tetap mempertahankan kelangsungan operasional sekaligus mempercepat perkembangan di segmen-segmen yang menawarkan margin pertumbuhan baru.

Hingga pertengahan tahun, Bluebird menunjukkan kinerja yang baik. Pendapatan perusahaan transportasi ini mencapai Rp 2,67 triliun, meningkat sekitar 15% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Di sisi lain, laba bersih meningkat 27,4% menjadi Rp 339,1 miliar.

“Kinerjanya positif dan kami optimis hingga akhir tahun tetap mencatatkan pertumbuhan dua digit, lebih baik dibandingkan dengan 2024,” ujar Adrianto kepada Lintaskriminal.co.id, Senin (6/10/2025).

Kinerja tersebut didukung oleh strategi modernisasi dan variasi armada, serta meningkatnya permintaan di segmen penyewaan kendaraan dan shuttle antar kota.

Serap 74% Capex

Pada tahun ini, Bluebird menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,69 triliun, dengan pencapaian sekitar 74% hingga bulan Agustus. Dana tersebut terutama digunakan untuk pembelian kendaraan baru dalam bisnis utamanya serta penguatan layanan transportasi umum.

“Selain untuk pembaruan dan penambahan armada taksi, kami juga menyalurkan dana capex untuk pembelian bus layanan BRT (bus rapid transit) yang dioperasikan oleh Bluebird,” tambah Adrianto.

Tindakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kontribusinya terhadap sistem transportasi publik nasional, sesuai dengan visi pemerintah dalam pengembangan moda transportasi yang ramah lingkungan dan terintegrasi.

Melihat sisa tahun 2025, Bluebird memiliki rencana perluasan ke beberapa kota baru untuk seluruh jenis layanannya. Perluasan ini dilakukan guna merespons meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah, terutama seiring dengan pemulihan pariwisata dan aktivitas ekonomi di luar Jawa.

Selain itu, Bluebird juga memperhatikan tantangan yang ada, khususnya dalam menjaga kecocokan dengan perubahan minat mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya tren digitalisasi dan penggunaan kendaraan bersama.

Dengan strategi perluasan yang seimbang, penguatan dalam layanan non-taksi, serta pengelolaan armada yang efektif, Bluebird yakin dapat menyelesaikan tahun 2025 dengan pertumbuhan kinerja yang tetap stabil dan berkelanjutan.

BYD Siap Menggegerkan Dunia Motor, Motor Listrik Mewah Kolaborasi Singapura-Tiongkok Segera Dirilis!

BYD Siap Menggegerkan Dunia Motor, Motor Listrik Mewah Kolaborasi Singapura-Tiongkok Segera Dirilis!

Lintaskriminal.co.id –— Nama BYD sudah sangat dikenal dalam industri kendaraan listrik beroda empat. Namun kini, perusahaan asal Tiongkok ini secara resmi memperluas cakupannya ke segmen roda dua dengan bekerja sama dengan startup kendaraan listrik asal Singapura, ScorpioElectric, untuk meluncurkan sepeda motor listrik mewah bernama Scorpio X1. Kemitraan ini diumumkan menjelang peluncuran global Scorpio X1 yang direncanakan berlangsung pada November 2025 di ajang EICMA, Italia.

Scorpio X1 bukan hanya sepeda motor listrik biasa. Ia diciptakan sebagai kendaraan mewah yang menggabungkan daya tahan luar biasa, teknologi canggih, dan tampilan modern. Tidak heran jika peluncurannya nanti diharapkan mampu membuat kompetitor terkesan.

Performa yang Mengagumkan

Scorpio X1 dilengkapi dengan motor listrik yang ringkas namun kuat, memiliki daya maksimum sebesar 10 kW, mampu mencapai kecepatan tertinggi hingga 105 km/jam. Angka ini melebihi batas kecepatan seratus kilometer dan setara dengan kinerja motor bensin 150 cc. Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam hanya memerlukan waktu 3,8 detik, memberikan pengalaman tarikan instan khas motor listrik.

Sebagai sumber daya, Scorpio X1 menggunakan baterai lithium dari Samsung dengan kapasitas 5,2 kWh. Dalam kondisi optimal, jarak yang dapat dicapai mencapai 260 km, sedangkan dalam penggunaan sebenarnya tetap mengesankan dengan jarak sekitar 200 km. Motor ini juga dilengkapi dengan fitur pengisian cepat DC, yang hanya membutuhkan waktu 2,5 jam untuk mengisi 90% baterai—sebuah kemudahan yang sangat cocok untuk perjalanan jauh dan mobilitas tinggi.

Teknologi Canggih dan Gaya Mengemudi

Scorpio X1 dilengkapi layar TFT berwarna yang mendukung koneksi telepon, GPS, penguncian jarak jauh, pemantauan status baterai, serta sistem anti-pencurian. Pengemudi juga bisa memilih antara tiga mode berkendara: Eco untuk efisiensi, City untuk kenyamanan di perkotaan, dan Sport untuk performa terbaik. Menariknya, motor ini memiliki fitur mundur yang sangat membantu saat parkir di area sempit.

Dari segi keamanan, Scorpio X1 serius. Ia dilengkapi dengan lampu LED canggih, sistem pengereman ABS, dan kontrol traksi (TCS)—fitur yang biasanya hanya tersedia pada motor kelas premium.

Desain Futuristik dan Ergonomis

Secara visual, Scorpio X1 menyerupai desain BMW CE04, dengan bentuk tubuh yang ramping dan titik tumpu yang rendah. Bahan ringan digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dan kemudahan dalam mengemudi. kursinya dirancang secara ergonomis, memastikan kenyamanan meskipun digunakan dalam perjalanan yang lama.

Harga dan Segmentasi Pasar

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, Scorpio X1 berada di segmen motor listrik kelas atas. Harganya diperkirakan sekitar USD 9.800 atau setara dengan Rp 155 juta, menjadikannya produk mewah yang ditujukan untuk pasar Singapura, Eropa, dan Asia Tenggara.

Kemitraan antara BYD dan ScorpioElectric dalam meluncurkan Scorpio X1 menunjukkan bahwa masa depan kendaraan listrik roda dua semakin cerah. Dengan kinerja yang luar biasa, teknologi canggih, dan tampilan yang modern, Scorpio X1 siap menjadi ikon baru dalam dunia motor listrik berkelas. Peluncuran internasionalnya di EICMA 2025 akan menjadi momen penting yang patut ditunggu oleh penggemar otomotif.

Mazda Pastikan Pembangunan Pabrik Jabar Sesuai Jadwal, Siap Beroperasi 2026

Mazda Pastikan Pembangunan Pabrik Jabar Sesuai Jadwal, Siap Beroperasi 2026

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTAPT Eurokars Motor Indonesia (EMI), agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mazda di Indonesia, menjamin proses pembangunan pabrik perakitan kendaraan di Jawa Barat berjalan sesuai rencana.

Fasilitas tersebut direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026 sebagai bagian dari rencana Mazda memperkuat pangkalan produksinya di kawasan Asia Tenggara.

Kepala Eksekutif Perusahaan EMI, Ricky Thio, menyatakan bahwa pabrik tersebut akan menjadi pusat produksi Mazda di Indonesia. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan lokasi spesifik pembangunan fasilitas tersebut.

“Sebentar lagi pasti saya akan umumkan. Kita nanti bertemu, setelah acara perpisahan 2025. Pasti di Jawa Barat, pasti (diresmikan), sedikit lagi,” ujar Ricky saat diwawancarai di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Pembangunan pabrik di dalam negeri dianggap sebagai langkah penting Mazda untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, mempercepat penyebaran produk, serta menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan konsumen setempat.

Sebagai informasi, Mazda telah menyiapkan dana sebesar Rp 400 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut. Pada tahap awal, pabrik akan memproduksi Mazda CX-30, kemudian diikuti oleh model-model lain sesuai dengan perkembangan kapasitas dan permintaan pasar.

Mazda CX-30 sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2020 dan pernah mengalami pembaruan. Saat ini, kendaraan ini masih dalam status Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari luar negeri, sehingga harganya tergolong mahal di pasar lokal.

Mobil dengan mesin Skyactiv G berkapasitas 2.000 cc yang menghasilkan daya 155 hp dan torsi 200 Nm ditawarkan dengan harga sekitar Rp 585,5 juta termasuk biaya di Jakarta.Meski pada akhirnya dirakit secara lokal, Mazda belum memberikan indikasi akan adanya perubahan harga untuk model tersebut.

Ricky mengatakan, pihaknya memang belum terlalu banyak mengumumkan perkembangan pembangunan fasilitas produksi tersebut.

“Kami sengaja tidak memperbesar isu mengenai perkembangan pabrik (Mazda). Nanti saja ketika proses pembangunannya hampir selesai, baru semua informasi diberikan,” katanya dalam kesempatan lain.

Menanti Kejutan IMX 2025: Aventador LBWK Raffi Ahmad hingga Skyline R32 Smoky Nagata

Menanti Kejutan IMX 2025: Aventador LBWK Raffi Ahmad hingga Skyline R32 Smoky Nagata

Lintaskriminal.co.id –– Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 yang mengusung tema “8VOLUTION” akan menunjukkan keunggulannya sebagai pameran otomotif dan gaya hidup terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Diadakan di ICE BSD pada tanggal 10-12 Oktober 2025, akan menjadi perhelatan yang menampilkan karya terbaik para penggemar modifikasi dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu momen paling menonjol tahun ini adalah kehadiran para penggemar Liberty Walk beserta karya-karyanya, seperti Liberty Walk (LBWK) Lamborghini Aventador, yang merupakan supercar milik Raffi Ahmad akan hadir dengan bodykit yang agresif khas LBWK, dan untuk pertama kalinya di dunia, kendaraan ini akan dipamerkan dengan lapisan cat lokal berwarna Chrome.

Terdapat juga Liberty Walk Nissan Skyline R32 Amoculture, bodykit yang sangat terkenal berkat desainnya yang ekstrem, hadir di IMX 2025 dan menjadi yang pertama kalinya di Indonesia.

Masih ada Toyota Rangga milik Fitra Eri yang mengalami modifikasi hampir di seluruh bagian, serta Motomobi yang akan merombak Daihatsu Xenia V8 yang pernah dipamerkan delapan tahun lalu di IMX menjadi lebih macho dan tangguh.

Selain itu, masih banyak kejutan lain yang akan ditampilkan dalam IMX 2025, seperti kehadiran maestro JDM Smoky Nagata yang mengirimkan Nissan Skyline R32 Top Secret Gold serta kolaborasi Hot Wheels X Turbo Bastard Wheel.

Dengan daftar peserta yang luar biasa, IMX 2025 akan menjadi momen bersejarah yang mengumpulkan para pelaku industri, komunitas, serta penggemar otomotif dari berbagai belahan dunia.

Tiket bisa didapatkan langsung di lokasi dengan harga mulai dari Rp. 100.000 untuk hari Jumat, serta Rp. 125.000,- untuk Sabtu dan Minggu yang mencakup dua kupon supergiveaway mobil.

Pemegang rekening BCA dapat memperoleh diskon khusus untuk tiket On The Spot hingga 50%, dengan pembatasan hanya berlaku bagi 500 pengunjung pertama setiap harinya.

Program ini dapat diakses dengan melakukan pembayaran melalui myBCA, BCA Mobile, Sakuku, kartu debit, atau kartu kredit BCA.

Sementara tiket Fastlane yang memberikan akses masuk lebih dulu dapat dibeli dengan harga Rp. 1.000.000,- yang mencakup kaos, lanyard, paket stiker, kupon undian, serta dua kupon supergiveaway mobil, dan tentu saja kesempatan untuk masuk lebih awal ke lokasi pada pukul 09.00 WIB. Seluruh tiket tersebut belum termasuk biaya admin dari platform penjualan tiket.

Mazda Power Drive 2025: Kekuatan Manusia dan Kendaraan dalam Jinba Ittai

Mazda Power Drive 2025: Kekuatan Manusia dan Kendaraan dalam Jinba Ittai

halopadang.id, JAKARTA — Mazda menggelar kembali Mazda Power Drive 2025, even tahunan yang selalu ditunggu oleh penggemar otomotif di Nusantara, terutama para penggemar setia merek asal Jepang ini. Kegiatan ini akan diadakan pada 11–12 Oktober 2025 di Indonesia Meeting Room, Shangri-La Jakarta.

Acara ini memberikan kesempatan istimewa bagi pengunjung untuk merasakan langsung pengalaman berkendara khas Mazda.

Ricky Thio, Direktur Operasional PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), yang merupakan agen tunggal pemegang merek Mazda di Indonesia, menyatakan bahwa Mazda Power Drive telah menjadi acara khas yang melekat pada identitas Mazda Indonesia.

“Kegiatannya sudah berlangsung sejak sekitar 2010 dan berjalan cukup terus-menerus. Pernah terhenti selama masa pandemi Covid-19, lalu kembali beroperasi lagi sejak 2023 hingga saat ini,” kata Ricky di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Menurut Ricky, penggunaan kata Drive dalam setiap judul acara Mazda memiliki makna tertentu. Ia menyatakan bahwa mobil Mazda memang dirancang untuk dikemudikan.

“Jika mobil sering digunakan untuk ke pasar, lebih baik tidak membeli Mazda,” katanya.

Mazda, menurut Ricky, bukan hanya menjual kinerja yang luar biasa, tetapi menyediakan pengalaman yang menghubungkan manusia dengan kendaraannya. Jinba Ittai adalah filosofi yang dianut Mazda dalam pengembangan mobil mereka, yang berarti “kuda dan penunggangnya menyatu”, menggambarkan hubungan yang intuitif dan harmonis antara pengemudi dan kendaraan.

Filosofi ini bertujuan untuk membuat mobil terasa seperti perpanjangan dari tubuh pengemudi. Kendaraan mampu merasakan dan menanggapi keinginan pengemudi secara harmonis agar memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan nyaman.

Ricky menekankan bahwa Mazda Power Drive 2025 merupakan kesempatan terbaik untuk menjelajahi sebagian besar lini mobil Mazda sambil merasakan langsung pengalaman berkendara di balik kemudi. Sebanyak 18 unit kendaraan telah disiapkan untuk sesi test drive dengan rute khusus sepanjang dua kilometer, yang mencakup Mazda 3 Hatchback, Mazda CX-3 (Touring, Kuro, dan Pro AutoExe), Mazda CX-30, Mazda CX-5 Kuro, Mazda CX-8 Elite, Mazda CX-60 Sport, dan Mazda CX-80 Kuro.

Menurutnya, masalah yang mungkin terjadi adalah kemungkinan rute terganggu oleh kemacetan dan hal-hal lain karena kegiatan berlangsung di dalam kota. Sebab, menurutnya, tidak tepat menguji mobil Mazda di lintasan balap.

Selain sesi test drive, Mazda Power Drive 2025 juga menyediakan berbagai aktivitas menarik seperti Mazda Training Session, edukasi bersama para ahli Mazda. Diskusi tentang kepemilikan kendaraan dan layanan purnajual, serta Family Zone, zona interaktif untuk keluarga, mulai dari Analisis Warna Pribadi untuk ibu-ibu hingga Patch Keychain untuk anak-anak.

Manajer Umum Pemasaran dan Komunikasi PT EMI Viya Arsawireja menyebutkan, acara ini juga menjadi kesempatan untuk mencari tawaran istimewa.

“Selain melakukan eksplorasi dan uji coba mobil Mazda, kami juga menyediakan berbagai penawaran khusus, yang hanya bisa ditemukan di acara ini,” ujar Viya.

PT EMI menawarkan penawaran khusus, mulai dari uang muka yang rendah, program pertukaran kendaraan, hingga layanan kredit dan purnajual tambahan untuk model tertentu.

Untuk mengikuti kegiatan ini, pengunjung bisa mendaftar langsung melalui dealer Mazda yang terdaftar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, atau secara online di mazdapowerdrive.id.

Dengan Mazda Power Drive 2025, PT EMI bertujuan untuk menegaskan kembali filosofi Jinba Ittai dalam menciptakan hubungan emosional antara pengemudi dan kendaraannya.

Bujet 150 Juta? Ini 10 Mobil Bekas Menarik di Oktober 2025

Bujet 150 Juta? Ini 10 Mobil Bekas Menarik di Oktober 2025

Lintaskriminal.co.id –Jika Anda sedang mencari mobil bekas yang harganya terjangkau tetapi tetap memenuhi standar kualitas, maka anggaran sekitarRp 150 jutaanbisa menjadi titik awal yang sempurna. Pada Oktober 2025, pasar mobil bekas di Indonesia menawarkan berbagai pilihan menarik, mulai dari city car hemat bahan bakar, MPV keluarga yang luas, hingga SUV tangguh dengan fitur terkini. Dengan harga tersebut, Anda mampu memperoleh kendaraan dengan tahun produksi yang cukup baru dan perlengkapan keselamatan yang memadai.

Berikut ini adalah 10 mobil bekas terbaik dengan harga sekitar Rp 150 juta yang layak dipertimbangkan:

1. Toyota Avanza (2017–2021)

Mobil yang sangat diminati ini tetap menjadi pilihan utama. Ruang kabin yang luas, mesin yang kuat, serta biaya perawatan yang terjangkau membuatnya menjadi pilihan ideal bagi keluarga. Tersedia varian 1.3L dan 1.5L dengan harga berkisar antara Rp 130 hingga 150 juta.

2. Daihatsu Xenia (2018–2021)

Saudara kembar Avanza ini menawarkan fitur serupa dengan harga yang sedikit lebih murah. Cocok bagi Anda yang mencari MPV hemat namun tetap nyaman.

3. Honda Mobilio (2017–2020)

Mobilio menawarkan tampilan yang dinamis dan ruang kabin yang luas. Varian RS menjadi pilihan utama karena penampilannya yang lebih ganas dan fitur hiburan yang lengkap.

4. Suzuki Ertiga (2018–2020)

MPV ini terkenal hemat bahan bakar dan nyaman digunakan. Varian GX dan GL banyak ditemukan di pasar mobil bekas dengan kisaran harga sekitar Rp 140–150 juta.

5. Mitsubishi Xpander (2017–2018)

Meskipun masih tergolong baru, beberapa unit Xpander generasi pertama sudah mencapai kisaran Rp 150 juta. Desain yang modern dan suspensi yang nyaman menjadi keunggulan tersendiri.

6. Nissan Grand Livina (2017–2019)

Mobil ini memberikan kenyamanan saat berkendara serta ruang kabin yang tenang. Cocok digunakan untuk perjalanan jauh maupun penggunaan sehari-hari.

7. Toyota Yaris (2016–2018)

Jika Anda mencari mobil hatchback yang modis, Yaris bisa menjadi pilihan yang tepat. Varian TRD Sportivo menawarkan tampilan sporty yang sesuai dengan selera anak muda.

8. Honda Jazz (2015–2017)

Jazz tetap menjadi pilihan utama di kategori hatchback. Tampilan yang dinamis, kinerja mesin yang responsif, serta nilai jual kembali yang tinggi.

9. Daihatsu Terios (2016–2018)

SUV ini cocok bagi Anda yang menyukai petualangan. Versi R Adventure menawarkan penampilan perkasa dan jarak tanah yang tinggi.

10. Toyota Calya (2020–2022)

Mobil LCGC ini menawarkan penghematan bahan bakar dan ruang kabin yang cukup luas untuk keluarga kecil. Harganya yang bekas sangat terjangkau, mulai dari Rp 120 juta.

Tips Sebelum Membeli

Sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, periksa terlebih dahulu:

  • Mengecek kondisi mesin dan bagian bawah kendaraan

  • Memeriksa catatan perawatan dan kelengkapan dokumen

  • Melakukan test drive

  • Membeli dari agen yang terpercaya atau situs lelang yang sah

Dengan anggaran sekitar Rp 150 juta, Anda bisa memilih berbagai mobil bekas yang masih layak digunakan dan tampak modern. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan serta gaya hidup Anda.

Copyright © 2026 10drama.com