Mobil hybrid Kini semakin populer. Salah satu alasan adalah karena kendaraan ini dianggap sebagai perantara antara mobil yang menggunakan bahan bakar bensin dan mobil listrik sepenuhnya. Dengan menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, mobil ini mampu memberikan efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik sekaligus mengurangi emisi gas buang.
Namun, satu hal yang sering menimbulkan keraguan pada calon pembeli adalah mengenaiberapa tahun usia pakai baterai mobil hybrid. Terlebih lagi, baterai merupakan komponen yang biaya perawatannya cukup tinggi. Oleh karena itu, sebagai pertimbangan, dapat simak ulasan berikut.
Berapa lama umur pakai baterai pada mobil hybrid?
Secara umum, baterai mobil hybrid memiliki masa pakai sekitar 8 hingga 15 tahun, atau jika dihitung berdasarkan jarak tempuh, sekitar 160.000—240.000 km. Angka ini bisa berbeda-beda tergantung pada merk, tipe kendaraan, serta cara penggunaannya. Di Indonesia, banyak pemilik mobilhybrid melaporkan bahwa baterainya dapat bertahan lebih dari 10 tahun dengan jangkauan yang cukup besar.
Untuk memastikan kualitas, beberapa perusahaan menawarkan jaminan resmi untuk baterai.hybridMisalnya, Toyota Indonesia menawarkan jaminan baterai selama 8 tahun atau 160.000 km, sesuaikan dengan yang tercapai lebih dulu. Di Amerika Serikat, beberapa merek bahkan berani memberikan jaminan hingga 10 tahun atau 240.000 km. Dengan adanya jaminan ini, pengguna mobilhybrid sebaiknya tidak perlu terlalu cemas tentang daya tahan baterai.
Faktor yang mempengaruhi umur baterai mobil hybrid
Usia baterai hybrid memang cukup panjang, tetapi masih ada banyak faktor lain yang juga berpengaruh. Nah, jika kamu ingin baterai tahan lama, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut:
-
Pola berkendara
Pengaruh cara mengemudi sangat signifikan. Jika kamu sering melakukan akselerasi tiba-tiba atau pengereman mendadak, siklus pengisian dan pengosongan baterai akan lebih cepat, sehingga mengurangi umur baterai. Sebaliknya, jika kamu berkendara dengan lembut dan stabil, baterai dapat bertahan lebih lama.
-
Suhu lingkungan
Baterai tidak menyukai kondisi suhu yang sangat ekstrem. Cuaca panas dapat mempercepat proses kerusakan, sementara suhu yang dingin mengurangi efisiensinya. Oleh karena itu, hindari memarkir kendaraan di bawah sinar matahari langsung, sebaiknya cari tempat yang teduh atau gunakan garasi agar baterai tetap dalam kondisi baik.
-
Sistem pendinginan
Mobil hybrid dilengkapi dengan sistem pendingin baterai. Jika saluran pendingin tersumbat oleh debu atau benda lain, baterai dapat dengan cepat mengalami panas. Oleh karena itu, kamu perlu rutin membersihkan filter dan memastikan sirkulasi udara menuju baterai lancar. Sistem pendinginan yang baik dapat secara signifikan memperpanjang umur baterai.
-
Perawatan rutin
Perawatan berkala merupakan hal yang sangat penting. Dalam proses perawatan rutin, teknisi dapat mengidentifikasi dini jika terdapat masalah pada modul baterai. Bahkansoftware diagnosa saat ini mampu memantau kondisi baterai dengan lebih lengkap. Oleh karena itu, jangan menunda perawatan karena dapat berdampak pada umur baterai kendaraan Anda.hybrid.
-
Usia waktu
Selain faktor penggunaan, terdapat pula proses degradasi alami ataucalendar aging. Artinya, meskipun jarak yang ditempuh masih relatif sedikit, baterai tetap akan mengalami penurunan kapasitas seiring berjalannya waktu. Umumnya, dalam 8 hingga 100 tahun, kapasitas baterai dapat menurun sekitar 20 persen.
-
Tipe baterai
Jenis baterai juga berpengaruh. Baterai Lithium-ion (Li-ion) umumnya lebih tahan lama dibandingkan dengan Nickel-Metal Hydride (NiMH). Oleh karena itu, beberapa mobilhybrid generasi terkini telah menggunakan baterai lithium-ion untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan.
Keuntungan dan kelemahan mobil hybrid
Selain baterai, terdapat beberapa faktor lain yang perlu kamu pertimbangkan sebelum beralih ke mobilhybrid. Baiklah, sebagai gambaran, perhatikan kelebihan dan kekurangan mobilhybrid berikut ini.
Kelebihan mobil hybrid
-
Hemat bahan bakar
Mobil hybrid menggabungkan mesin bahan bakar minyak dan motor listrik sehingga penggunaan bahan bakarnya lebih hemat. Kamu dapat mengurangi biaya harian, terutama jika sering berkendara di kota dengan kemacetan lalu lintas yang tinggi.
-
Ramah lingkungan
Dapat menggunakan tenaga listrik, mobilhybrid menghasilkan tingkat emisi yang lebih rendah dibanding kendaraan konvensional. Jika kamu khawatir tentang polusi udara dan perubahan iklim, ini merupakan pilihan yang lebih ramah lingkungan.
-
Pengalaman berkendara halus
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik menghasilkan percepatan mobil yang lebih baik.hybrid lebih terasa lembut. Kamu tidak akan merasakan getaran yang biasanya terjadi pada kendaraan konvensional, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.
-
Teknologi canggih
Mobil hybrid biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti pemanfaatan tenaga pengereman yang mampu mengisi ulang baterai saat melakukan pengereman. Dengan demikian, kendaraan juga mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman.
Kekurangan mobil hybrid
-
Harga beli lebih mahal
Harga mobil hybrid biasanya lebih mahal dibanding yang konvensional dengan kelas yang sama. Jadi, jika kamu memiliki anggaran terbatas, perlu pertimbangan tambahan sebelum membelinya.
-
Biaya penggantian baterai
Meskipun tahan lama, bila baterai sudah benar-benar melewati masa pakainya, biayanya tidak murah. Harga penggantian bisa mencapai puluhan juta rupiah, sehingga ini menjadi salah satu kekhawatiran yang sering dialami oleh pengguna.
-
Perawatan lebih kompleks
Terdapat dua jenis sistem mesin, sehingga perawatan mobil diperlukanhybrid dapat dikatakan lebih kompleks. Kamu perlu memastikan bengkel atau teknisi yang menangani benar-benar menguasai teknologi tersebut.hybrid.
-
Bobot kendaraan lebih berat
Mobil hybrid membawa baterai berukuran besar yang meningkatkan bobot kendaraan. Hal ini dapat memengaruhi kecepatan dan penggunaan bahan bakar saat kamu melakukan perjalanan jauh di luar kota.
Itu adalah jawaban mengenai berapa lama masa pakai baterai mobilhybrid. Mudah-mudahan bisa memberikan gambaran, ya.
Berapa Harga Penggantian Baterai Mobil Hybrid? Ini Rentangnya 4 Daftar Mobil Hybrid Suzuki, Mulai dari XL7 Hingga Fronx 5 Rekomendasi Mobil Hybrid dengan Harga Rp300 Jutaan, Termasuk Suzuki Fronx
|
Question |
Answer |
|---|---|
|
Berapa lama masa pakai baterai mobil hybrid? |
Umumnya baterai mobil hybrid mampu bertahan selama 8 hingga 10 tahun, atau sekitar 150.000 sampai 200.000 kilometer, tergantung pada penggunaannya. |
|
Bisakah baterai mobil hybrid mengalami kerusakan sebelum berusia 8 tahun? |
Dapat, terutama jika kendaraan sering digunakan dalam suhu yang sangat dingin atau panas, jarang dilakukan perawatan, atau terdapat gangguan pada sistem pendinginan baterai. |
|
Apakah baterai mobil hibrida bisa diperbaiki? |
Ya, beberapa kerusakan dapat diperbaiki, tetapi jika banyak sel baterai yang rusak, biasanya harus diganti keseluruhan. |
|
Bagaimana cara agar umur baterai mobil hybrid menjadi lebih lama? |
Lakukan perawatan berkala, hindari kondisi suhu yang terlalu ekstrem, aktifkan mode berkendara yang efisien dalam penggunaan energi, serta pastikan sistem pendingin baterai berfungsi dengan baik. |




