Peringati HUT ke-80 RI, Injourney Airports Ajak Penumpang Berhenti 3 Menit di Seluruh Bandara Indonesia

Peringati HUT ke-80 RI, Injourney Airports Ajak Penumpang Berhenti 3 Menit di Seluruh Bandara Indonesia

Lintaskriminal.co.id –– Jakarta, 16 Agustus 2025 – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mengajak seluruh penumpang pesawat dan pengunjung di berbagai bandara untuk berhenti melakukan aktivitas selama 3 menit mulai pukul 10.00 WIB khusus pada perayaan HUT ke-80 RI hari ini, Minggu (17/8).

Karena itu, pada waktu yang telah ditentukan, manajemen Injourney Airports akan menyelenggarakan peringatan detik-detik proklamasi di 37 bandara dengan menyampaikan pembacaan teks proklamasi dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2025, bandara InJourney Airports akan mengadakan perayaan detik-detik proklamasi. Kami mengajak para penumpang pesawat, pengunjung bandara, dan karyawan bandara untuk bersikap sempurna serta berhenti sejenak dari aktivitasnya selama 3 menit mulai pukul 10.00 waktu setempat untuk bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya dengan penuh hormat,” ujar PGS. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Anak Agung Ngurah Pranajaya dalam pernyataannya, Minggu (17/8).

Ia memastikan, sebelum pelaksanaan peringatan detik-detik proklamasi dimulai, akan dilakukan pengumuman berkala di terminal penumpang mengenai kegiatan tersebut agar kita semua dapat mempersiapkan diri.

Pranajaya mengatakan, perayaan detik-detik proklamasi di bandara ini juga dilaksanakan dengan harapan mampu memperkuat semangat nasionalisme dan rasa cinta kepada tanah air.

“Hari Kemerdekaan menjadi kesempatan bagi kita semua untuk mengingat kembali sejarah berdirinya bangsa serta menghargai para pahlawan,” katanya.

Tidak hanya akan merayakan detik-detik kemerdekaan, ia juga memastikan bahwa seluruh bandara meriahkan peringatan HUT ke-80 RI dengan menyelenggarakan berbagai aktivitas menarik.

Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta yang menyajikan pertunjukan kabaret, flashmob, dan parade dengan tema HUT RI, pada hari Sabtu (16/8) kemarin.

Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Di Bandara Internasional Yogyakarta, diselenggarakan Pawai Kemerdekaan dan Demo Membatik yang bisa diikuti oleh penumpang pesawat serta pengunjung bandara. Kegiatan seru ini juga tersedia di bandara-bandara lainnya. 2. Bandara Internasional Yogyakarta menyelenggarakan Pawai Kemerdekaan dan Demo Membatik yang dapat diikuti oleh penumpang pesawat maupun pengunjung bandara. Aktivitas menarik ini juga hadir di bandara-bandara lain. 3. Di Bandara Internasional Yogyakarta, terdapat Pawai Kemerdekaan dan Demo Membatik yang bisa diikuti oleh para penumpang pesawat serta pengunjung. Kemeriahan juga terjadi di bandara-bandara lainnya. 4. Pawai Kemerdekaan dan Demo Membatik digelar di Bandara Internasional Yogyakarta, yang dapat diikuti oleh penumpang pesawat dan pengunjung. Hal serupa juga dilakukan di bandara-bandara lain. 5. Bandara Internasional Yogyakarta mengadakan Pawai Kemerdekaan dan Demo Membatik yang bisa diikuti oleh penumpang pesawat serta pengunjung. Kegiatan serupa juga diselenggarakan di bandara-bandara lainnya.

Pada 17 Agustus 2025, setelah perayaan detik-detik proklamasi, bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports akan menyelenggarakan berbagai aktivitas menarik seperti parade marching band dan tarian Nusantara yang menggabungkan delapan daerah di Bandara Soekarno-Hatta.

Kemudian Tari Cenderawasih dan Tari Kecak ditampilkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sedangkan Tari Dayak dan Tari Hudoq tampil di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Bandara-bandara lainnya juga menyelenggarakan hiburan untuk semakin memperkenalkan budaya nusantara.

“Pada hari kemerdekaan, bandara-bandara juga menyelenggarakan lomba tradisional yang dapat diikuti oleh penumpang pesawat serta pengunjung bandara. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan khususnya di bandara-bandara InJourney Airports,” ujar Anak Agung Ngurah Pranajaya.

Profil dan Spesifikasi Alutsista Udara yang Terbang di Atas Monas: F-16, Apache hingga Super Puma

Profil dan Spesifikasi Alutsista Udara yang Terbang di Atas Monas: F-16, Apache hingga Super Puma

Lintaskriminal.co.id -, JAKARTA– Banyak peralatan udara, mulai dari pesawat tempur hingga helikopter, memberikan pertunjukan menarik dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, hari Minggu (17/8/2025).

Alutsista merupakan kependekan dari Alat Utama Sistem Senjata, yang merujuk pada peralatan militer utama yang digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjalankan tugas pokoknya yaitu menjaga pertahanan dan keamanan negara.

Beberapa pesawat tempur F-16 TNI turut serta dalam perayaan HUT RI tahun ini, seperti melakukan manuver terbang rendah melewati langit Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Terdata pesawat yang melewati langit Jakarta dimulai dengan 12 unit pesawat F16, lima unit pesawat T-50, dan enam unit pesawat Hawk.

Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Selanjutnya datang empat unit Helikopter Heli Caracal, dua unit Helikopter Heli Super Puma, tiga unit Helikopter Heli Apache yang dimiliki oleh TNI AD, tiga unit Helikopter Heli Panther yang menjadi milik TNI AL, tiga unit Helikopter Heli AW-169 yang digunakan oleh Polri, serta dua unit Helikopter Heli Dauphin yang dimiliki oleh Basarnas. 2. Diikuti oleh empat unit Helikopter Heli Caracal, dua unit Helikopter Heli Super Puma, tiga unit Helikopter Heli Apache dari TNI AD, tiga unit Helikopter Heli Panther yang berasal dari TNI AL, tiga unit Helikopter Heli AW-169 yang dimiliki oleh Polri, dan dua unit Helikopter Heli Dauphin yang menjadi milik Basarnas. 3. Berikutnya adalah empat unit Helikopter Heli Caracal, dua unit Helikopter Heli Super Puma, tiga unit Helikopter Heli Apache yang dikuasai oleh TNI AD, tiga unit Helikopter Heli Panther yang berada di bawah TNI AL, tiga unit Helikopter Heli AW-169 yang digunakan oleh Polri, serta dua unit Helikopter Heli Dauphin yang dimiliki oleh Basarnas. 4. Setelah itu, terdapat empat unit Helikopter Heli Caracal, dua unit Helikopter Heli Super Puma, tiga unit Helikopter Heli Apache yang merupakan milik TNI AD, tiga unit Helikopter Heli Panther yang dimiliki oleh TNI AL, tiga unit Helikopter Heli AW-169 yang digunakan oleh Polri, dan dua unit Helikopter Heli Dauphin yang menjadi milik Basarnas. 5. Di antaranya ada empat unit Helikopter Heli Caracal, dua unit Helikopter Heli Super Puma, tiga unit Helikopter Heli Apache yang dimiliki oleh TNI AD, tiga unit Helikopter Heli Panther yang berasal dari TNI AL, tiga unit Helikopter Heli AW-169 yang digunakan oleh Polri, serta dua unit Helikopter Heli Dauphin yang menjadi milik Basarnas.

Helikopter ini memperlihatkan bendera merah putih berukuran besar beserta bendera yang bertuliskan angka 80 yang menggambarkan tahun kemerdekaan RI.

Tidak hanya pesawat tempur, sembilan pesawat KT-1B Woong Bee milik Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU juga turut memeriahkan pertunjukan dengan manuver aerobatiknya.

Tampilan videotron Presiden Prabowo Subianto menunjukkan rasa bangga dengan penampilan Nusantara Flight.

Berikut data singkat alat utama sistem senjata udara yang terbang di langit Jakarta hari ini:

F-16

Pesawat tempur F-16 TNI AU merupakan pesawat tempur multirole yang diproduksi oleh Amerika Serikat dan digunakan oleh angkatan udara Indonesia sejak awal tahun 1990-an.

Pesawat ini memainkan peran krusial sebagai fondasi TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.

TNI AU menggunakan versi F-16 A/B Block 15 OCU dan F-16 C/D Block 52ID yang telah ditingkatkan melalui program eMLU (Enhanced Mid Life Upgrade)

T-50 TNI AU

T-50i Golden Eagle TNI AU merupakan pesawat latih tempur yang diproduksi oleh Korea Selatan.

Pesawat ini juga berfungsi dalam melatih calon pilot tempur serta mendukung tugas operasional yang bersifat ringan.

Pesawat tempur ringan ini mampu mencapai kecepatan maksimum sebesar Mach 1,5 (supersonik)

Heli Super Puma TNI AU

Helikopter Super Puma TNI AU merupakan pesawat angkut berat yang fleksibel dan digunakan untuk berbagai tugas.

Awalnya digunakan sebagai transportasi militer, evakuasi medis, pencarian dan pertolongan (SAR), hingga operasi VIP dan pengiriman logistik.

Helikopter ini dinaikkan oleh Skadron Udara 6, Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat.

Helikopter Apache

Berbeda dengan Heli Super Puma yang digunakan oleh TNI AU, Helikopter AH-64E Apache Guardian justru dinaikkan oleh TNI AD.

Helikopter canggih produksi Boeing yang digunakan dalam operasi tempur, pengintaian, dan dukungan udara dekat.

Indonesia memiliki 8 unit Apache Guardian, menjadikannya salah satu negara di Asia Tenggara yang menggunakan varian terkini dari keluarga Apache.

Helikopter AH-64E Apache TNI AD dioperasikan oleh Skadron 11/Serbu di Lanud Ahmad Yani, Semarang.

Heli Panther TNI AL

Helikopter ini dikelola oleh TNI AL. Helikopter AS565 MBe Panther merupakan pesawat helikopter maritim multifungsi yang diproduksi oleh Airbus Helicopters dan digunakan oleh Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal).

Helikopter canggih ini dirancang khusus untuk tugas anti-kapal selam (AKS) dan anti-permukaan, heli ini menjadi komponen penting dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL.

Helikopter ini dapat mencapai kecepatan maksimum sebesar 306 km/jam (165 knot) dengan jangkauan operasional hingga 780 km.

Helikopter ini ditempatkan pada beberapa kapal perang Indonesia, seperti KRI Sultan Iskandar Muda.

Promo Tiket Pesawat Spesial HUT ke-80 RI, Garuda hingga Pelita Air

Promo Tiket Pesawat Spesial HUT ke-80 RI, Garuda hingga Pelita Air

Lintaskriminal.co.id -,JAKARTA – Tidak hanya kereta dan TransJakarta, tetapitiketpesawat juga menawarkan tarif khusus pada 17 Agustus 2025 atau Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Promo dan potongan harga tiket pesawat disediakan oleh Garuda Indonesia, hingga Pelita Air.

Selanjutnya, penawaran promo mencakup diskon maksimal sebesar Rp800.000.

Berikut rangkaian penawaran tiket pesawat khusus perayaan Hari Kemerdekaan RI

1. Garuda Indonesia

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan nasional menyediakan penawaran khusus bagi Anda yang ingin merayakannya dengan menjelajahi keindahan Nusantara dan dunia: diskon hingga Rp800.000.

Peroleh diskon khusus untuk setiap pembelian tiket pesawat melalui situs web Garuda Indonesia atau aplikasi FlyGaruda dengan memakai kode promo MERDEKA. Promo ini berlaku untuk tiket satu arah dan pulang pergi di semua rute domestik maupun internasional, dengan masa pemesanan hingga 17 Agustus 2025 dan masa terbang hingga 28 Februari 2026.

Rayakan semangat kemerdekaan dengan bergerak lebih jauh bersama Garuda Indonesia, mari terbang tinggi dengan makna yang dalam!

2. Air Asia

Promo AirAsia S.E.A You Soon dengan harga mulai Rp. 469.000 all-in untuk satu arah berlaku dari tanggal 11–17 Agustus 2025, berlaku untuk penerbangan ke destinasi ASEAN.

Siap berkeliling ASEAN dengan harga yang membuat senyum terukir? AirAsia kini menawarkan penawaran istimewa melalui promo S.E.A You Soon!

Dimulai dari Rp. 469.000 untuk perjalanan satu kali, kamu dapat terbang langsung ke berbagai lokasi populer di Asia Tenggara seperti Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Brunei, serta berbagai tujuan menarik lainnya.

Promo ini hanya berlaku selama seminggu, jadi pastikan kamu memesan tiketnya pada tanggal 11–17 Agustus 2025. Masa penerbangan bisa disesuaikan, mulai dari sekarang hingga 30 Juni 2026.

Pesan langsung melalui AirAsia MOVE dan rasakan perjalanan terbang yang nyaman dengan harga sangat murah.

Syarat dan Ketentuan

Harga dimulai dari Rp. 469.000 yang berlaku untuk satu arah, sudah termasuk pajak (total).

Masa pemesanan: 11 hingga 17 Agustus 2025.

Masa berlaku: Sekarang – 30 Juni 2026.

Berlaku untuk rute langsung ke tujuan ASEAN yang telah dipilih.

Pemesanan hanya dapat dilakukan melalui aplikasi AirAsia MOVE.

Persyaratan dan ketentuan lainnya sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh AirAsia.

3. Pelita Air

Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-80 tahun ini, dan Pelita Air mengajakmu ikut bersuka cita dengan cara paling menyenangkan, berkeliling dengan hemat ke destinasi impian!

Melalui promo khusus “Merdeka SurPRICE”, kamu dapat memperoleh diskon hingga Rp808.000 untuk pembelian tiket pesawat pulang pergi (PP).

Cara mendapatkan tiket murah sangat mudah dengan tersenyum: cukup pesan tiket melalui situs web atau aplikasi mobile Pelita Air pada 17 Agustus 2025, untuk jadwal penerbangan dari 1 September hingga 28 Oktober 2025. Berlaku untuk semua rute domestik dan internasional Pelita Air, kecuali Yogyakarta dan Palembang.

Bayangkan… beristirahat di pantai berpasir putih Bali, menikmati birunya laut Lombok, menjelajahi makanan khas Makassar, hingga berjalan-jalan di pegunungan Sumatera — semua ini bisa kamu nikmati dengan harga yang membuat liburan semakin menyenangkan.

Catatlah tanggalnya, 17 Agustus 2025, dan persiapkan dirimu untuk terbang merdeka bersama Pelita Air. Karena kemerdekaan tahun ini, rasanya harus seindah liburan impianmu!

4. Citilink

Kemerdekaan berarti kebebasan untuk terbang jauh, menjelajahi tanpa batas di Nusantara hingga ke luar negeri!

Ayo rayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80 bersama Citilink dalam promo 8.8 Independeals Day! Mulai tanggal 8-17 Agustus 2025, dapatkan harga tiket domestik mulai dari Rp800.000, gratis tambahan bagasi 8 kg khusus untuk member LinkMiles, harga khusus pergi pulang tiket internasional hanya Rp800.000, dan para Citilinkers bisa terbang gratis ke berbagai rute dengan menukar 8000 miles saja!

Selain itu, ikuti terus Flight Sale yang berlangsung setiap hari pukul 11.00-13.00 WIB dan dapatkan harga khusus untuk terbang ke luar negeri hanya Rp88.000.

Apa lagi yang kamu tunggu? Segera pesan tiketmu sekarang melalui Aplikasi Citilink atau situs citilink.co.id sebelum kehabisan!

Bandara Bali Utara Jadi Ikon Wisata dan Penerbangan Baru

Bandara Bali Utara Jadi Ikon Wisata dan Penerbangan Baru

Lintaskriminal.co.id –Proses pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) akhirnya semakin mendekati kenyataan setelah menunggu cukup lama.

Pada hari Sabtu, 13 September 2025, PT BIBU Panji Sakti mengadakan perjanjian kerja sama (MoU) dengan dua perusahaan milik negara yang strategis, yaitu PT LEN Industri (Persero) sebagai pengelola DEFEND.ID dan PT Dirgantara Indonesia.

Acara penting ini diadakan di Kantor PT BIBU di Kubutambahan, Buleleng, Bali, yang menjadi tempat rencana pembangunan bandara.

CEO PT BIBU, Erwanto Sad Adiatmoko, menyatakan bahwa kemitraan ini akan mempercepat tercapainya bandara yang diharapkan menjadi pusat koneksi baru di Indonesia Timur.

Menurutnya, kehadiran BIBU dapat membantu mengurangi beban Bandara Ngurah Rai di Bali Selatan yang sudah melebihi kapasitas.

“Dengan bantuan teknologi dan rekayasa dari PT LEN serta PTDI, bandara ini akan menjadi fasilitas berstandar internasional,” kata Erwanto.

Ia juga menyebutkan bahwa besarnya investasi yang disiapkan mencapai Rp50 triliun berkat dukungan investor internasional, termasuk dari Tiongkok.

Ibu akan menjadi lambang kemajuan Indonesia dan menjadi pintu masuk baru yang memperkuat sektor pariwisata serta perekonomian nasional.

PT LEN Industri yang merupakan bagian dari DEFEND.ID terkenal dengan kemampuan unggul dalam bidang C4ISR, navigasi, komunikasi, dan keamanan.

Mereka akan mengelola infrastruktur digital bandara, seperti sistem manajemen cerdas, pengawasan mutakhir, serta pengendalian lalu lintas udara yang menggunakan teknologi canggih.

CEO PT LEN, Joga Dharma Setiawan, menyatakan bahwa BIBU merupakan contoh nyata dari transformasi digital dalam transportasi udara di Indonesia.

PT Dirgantara Indonesia di sisi lain akan menitikberatkan pada bantuan teknis aeronautika, fasilitas MRO (Maintenance, Repair, Overhaul), serta pengembangan sumber daya manusia penerbangan.

Kepala Eksekutif PTDI, Gita Amperiawan, menganggap proyek ini sebagai kesempatan untuk memperkuat industri penerbangan nasional dan menjadikan Indonesia sebagai aktor utama di kawasan Asia Pasifik.

Ibu sendiri telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029 dan ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo.

Lokasi bandara di Kubutambahan telah memenuhi ketentuan RTRW Kabupaten Buleleng serta peraturan Kemenhub.

Dengan area seluas 800 hektare, bandara ini akan memiliki landasan pacu dengan kelas Code F yang mampu menangani pesawat Airbus A380 dan Boeing 777.

Kapasitasnya dirancang untuk melayani hingga 40 juta penumpang setiap tahun, dilengkapi dengan terminal yang modern dan area aerotropolis yang terhubung secara menyeluruh.

Presiden Prabowo sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk memiliki bandara berstandar internasional seperti yang ada di Singapura dan Hong Kong.

Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemitraan antara sektor swasta dan BUMN untuk masa depan industri penerbangan nasional.

Copyright © 2026 10drama.com