Renault Tunda Ekspansi Alpine ke AS Karena Tarif Trump

Renault Tunda Ekspansi Alpine ke AS Karena Tarif Trump

Lintaskriminal.co.id -Paris —Keputusan Presiden Donald Trump mengenai penerapan tarif balik terhadap barang impor pada awal April mulai memengaruhi industri otomotif dunia. Salah satu dampak langsungnya saat ini dirasakan oleh Renault, yang menghentikan peluncuran mobil sport Alpine di pasar Amerika Serikat akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Tindakan ini menjadi tanda perubahan strategis bagi produsen mobil asal Prancis tersebut, yang dalam beberapa tahun terakhir berupaya membangkitkan kembali merek Alpine sebagai simbol keunggulan dan inovasi Eropa. “Penundaan ini sepenuhnya wajar dalam situasi global yang tidak stabil,” kata Chief Financial Officer Renault, Duncan Minto, sebagaimana dilaporkan dariCarscoops.

Perusahaan otomotif lainnya juga memperhatikan kebijakan ekonomi “America First” yang dikeluarkan Trump. Namun, bagi Alpine—yang selama ini menargetkan pasar Amerika Serikat sebagai panggung utama dalam rencana ekspansinya secara global—kebijakan tarif ini membawa risiko signifikan terhadap proyeksi pendapatan jangka panjang.

CEO Renault, Luca de Meo sebelumnya telah menetapkan target pendapatan Alpine melebihi 8 miliar euro pada tahun 2030. Salah satu komponen utama dari rencana ini adalah memperluas pasar ke Amerika Utara, yang dikenal sebagai pasar mobil sport terbesar kedua di dunia. Kini, strategi tersebut perlu disesuaikan dengan situasi geopolitik yang lebih protektif.

Meskipun pasar mobil sport dua pintu seperti Alpine A110 sedang menurun, Renault berharap bisa menarik perhatian pelanggan baru melalui proses elektrifikasi. Tahun ini, Alpine merilis A290 GT, mobil listrik pertamanya yang menggabungkan desainhot hatchdengan daya 217 hp. Model ini menjadi simbol arah baru Renault: menggabungkan teknologi ramah lingkungan tanpa mengorbankan sifat sporty yang khas.

Namun di balik kemajuan teknologi tersebut, bayangan ketegangan perdagangan masih menghantui. Penundaan proyek di Amerika Serikat bukan hanya terkait dengan tarif impor, tetapi juga menjadi tanda kehati-hatian terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.

Beberapa pakar di Eropa mengatakan kebijakan tarif Trump berisiko menimbulkan “efek domino” pada rantai pasokan mobil global, mengingat banyak komponen kendaraan modern kini melibatkan kerja sama lintas negara. Untuk Renault, yang memiliki kemitraan strategis dengan Nissan dan mitra industri di Asia, hal ini bisa mengganggu keseimbangan logistik yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, Renault terus memperkuat investasinya dalam pengembangan kendaraan listrik. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan pembukaan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) EV pertamanya di Tiongkok, bekerja sama dengan Geely guna mempercepat penerbitan model-model terbaru yang ditujukan khusus untuk pasar Asia Tenggara dan Amerika Latin—dua wilayah yang saat ini dianggap lebih stabil secara ekonomi dibanding Amerika Serikat.

Mendatang, Alpine direncanakan meluncurkancrossoverdaftar mobil listrik A390 pada akhir tahun ini. Model ini diharapkan menjadi jembatan menuju segmen konsumen yang lebih luas, termasuk di pasar Amerika Serikat jika ketegangan perdagangan mereda. Namun, untuk saat ini, Renault tampak memilih pendekatan yang hati-hati daripada ambisius.

“Dalam dunia otomotif saat ini, kebijakan satu negara dapat memengaruhi jalannya seluruh sektor,” ujar seorang analis otomotif Prancis kepadaLe MondeDan keputusan Trump membuat Renault mengurangi laju—setidaknya untuk sementara.

Bluebird Tambah 1.500 Armada, Anggaran Capex Terpakai 74%

Bluebird Tambah 1.500 Armada, Anggaran Capex Terpakai 74%

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTAPT Blue Bird Tbk (BIRD) terus memperkuat operasional transportasi yang terintegrasi pada tahun 2025. Sampai bulan Agustus 2025, Bluebird telah menambah lebih dari 1.500 kendaraan baru di berbagai jenis layanan, melebihi target awal tahun sebanyak 1.200 unit.

Kepala Eksekutif Bluebird Adrianto Djokosoetono menjelaskan, penambahan armada ini mencakup seluruh portofolio perusahaan, mulai dari taksi Bluebird biasa dan Silverbird eksekutif, hingga layanan penyewaan mobil Goldenbird, bus Bigbird, serta shuttle antarkota Cititrans.

Pengadaan armada ini merupakan bagian dari strategi yang terencana. Selain pembaruan berkala setiap lima tahun untuk mempertahankan kualitas dan keselamatan, Adrianto menyebutkan, Bluebird juga memperluas operasional di bidang layanan non-taksi serta bersiap menghadapi peningkatan permintaan transportasi.

Strategi perluasan ini dilakukan dengan arah dan pengukuran yang jelas agar tetap mempertahankan kelangsungan operasional sekaligus mempercepat perkembangan di segmen-segmen yang menawarkan margin pertumbuhan baru.

Hingga pertengahan tahun, Bluebird menunjukkan kinerja yang baik. Pendapatan perusahaan transportasi ini mencapai Rp 2,67 triliun, meningkat sekitar 15% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Di sisi lain, laba bersih meningkat 27,4% menjadi Rp 339,1 miliar.

“Kinerjanya positif dan kami optimis hingga akhir tahun tetap mencatatkan pertumbuhan dua digit, lebih baik dibandingkan dengan 2024,” ujar Adrianto kepada Lintaskriminal.co.id, Senin (6/10/2025).

Kinerja tersebut didukung oleh strategi modernisasi dan variasi armada, serta meningkatnya permintaan di segmen penyewaan kendaraan dan shuttle antar kota.

Serap 74% Capex

Pada tahun ini, Bluebird menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,69 triliun, dengan pencapaian sekitar 74% hingga bulan Agustus. Dana tersebut terutama digunakan untuk pembelian kendaraan baru dalam bisnis utamanya serta penguatan layanan transportasi umum.

“Selain untuk pembaruan dan penambahan armada taksi, kami juga menyalurkan dana capex untuk pembelian bus layanan BRT (bus rapid transit) yang dioperasikan oleh Bluebird,” tambah Adrianto.

Tindakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kontribusinya terhadap sistem transportasi publik nasional, sesuai dengan visi pemerintah dalam pengembangan moda transportasi yang ramah lingkungan dan terintegrasi.

Melihat sisa tahun 2025, Bluebird memiliki rencana perluasan ke beberapa kota baru untuk seluruh jenis layanannya. Perluasan ini dilakukan guna merespons meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah, terutama seiring dengan pemulihan pariwisata dan aktivitas ekonomi di luar Jawa.

Selain itu, Bluebird juga memperhatikan tantangan yang ada, khususnya dalam menjaga kecocokan dengan perubahan minat mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya tren digitalisasi dan penggunaan kendaraan bersama.

Dengan strategi perluasan yang seimbang, penguatan dalam layanan non-taksi, serta pengelolaan armada yang efektif, Bluebird yakin dapat menyelesaikan tahun 2025 dengan pertumbuhan kinerja yang tetap stabil dan berkelanjutan.

BYD Siap Menggegerkan Dunia Motor, Motor Listrik Mewah Kolaborasi Singapura-Tiongkok Segera Dirilis!

BYD Siap Menggegerkan Dunia Motor, Motor Listrik Mewah Kolaborasi Singapura-Tiongkok Segera Dirilis!

Lintaskriminal.co.id –— Nama BYD sudah sangat dikenal dalam industri kendaraan listrik beroda empat. Namun kini, perusahaan asal Tiongkok ini secara resmi memperluas cakupannya ke segmen roda dua dengan bekerja sama dengan startup kendaraan listrik asal Singapura, ScorpioElectric, untuk meluncurkan sepeda motor listrik mewah bernama Scorpio X1. Kemitraan ini diumumkan menjelang peluncuran global Scorpio X1 yang direncanakan berlangsung pada November 2025 di ajang EICMA, Italia.

Scorpio X1 bukan hanya sepeda motor listrik biasa. Ia diciptakan sebagai kendaraan mewah yang menggabungkan daya tahan luar biasa, teknologi canggih, dan tampilan modern. Tidak heran jika peluncurannya nanti diharapkan mampu membuat kompetitor terkesan.

Performa yang Mengagumkan

Scorpio X1 dilengkapi dengan motor listrik yang ringkas namun kuat, memiliki daya maksimum sebesar 10 kW, mampu mencapai kecepatan tertinggi hingga 105 km/jam. Angka ini melebihi batas kecepatan seratus kilometer dan setara dengan kinerja motor bensin 150 cc. Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam hanya memerlukan waktu 3,8 detik, memberikan pengalaman tarikan instan khas motor listrik.

Sebagai sumber daya, Scorpio X1 menggunakan baterai lithium dari Samsung dengan kapasitas 5,2 kWh. Dalam kondisi optimal, jarak yang dapat dicapai mencapai 260 km, sedangkan dalam penggunaan sebenarnya tetap mengesankan dengan jarak sekitar 200 km. Motor ini juga dilengkapi dengan fitur pengisian cepat DC, yang hanya membutuhkan waktu 2,5 jam untuk mengisi 90% baterai—sebuah kemudahan yang sangat cocok untuk perjalanan jauh dan mobilitas tinggi.

Teknologi Canggih dan Gaya Mengemudi

Scorpio X1 dilengkapi layar TFT berwarna yang mendukung koneksi telepon, GPS, penguncian jarak jauh, pemantauan status baterai, serta sistem anti-pencurian. Pengemudi juga bisa memilih antara tiga mode berkendara: Eco untuk efisiensi, City untuk kenyamanan di perkotaan, dan Sport untuk performa terbaik. Menariknya, motor ini memiliki fitur mundur yang sangat membantu saat parkir di area sempit.

Dari segi keamanan, Scorpio X1 serius. Ia dilengkapi dengan lampu LED canggih, sistem pengereman ABS, dan kontrol traksi (TCS)—fitur yang biasanya hanya tersedia pada motor kelas premium.

Desain Futuristik dan Ergonomis

Secara visual, Scorpio X1 menyerupai desain BMW CE04, dengan bentuk tubuh yang ramping dan titik tumpu yang rendah. Bahan ringan digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dan kemudahan dalam mengemudi. kursinya dirancang secara ergonomis, memastikan kenyamanan meskipun digunakan dalam perjalanan yang lama.

Harga dan Segmentasi Pasar

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, Scorpio X1 berada di segmen motor listrik kelas atas. Harganya diperkirakan sekitar USD 9.800 atau setara dengan Rp 155 juta, menjadikannya produk mewah yang ditujukan untuk pasar Singapura, Eropa, dan Asia Tenggara.

Kemitraan antara BYD dan ScorpioElectric dalam meluncurkan Scorpio X1 menunjukkan bahwa masa depan kendaraan listrik roda dua semakin cerah. Dengan kinerja yang luar biasa, teknologi canggih, dan tampilan yang modern, Scorpio X1 siap menjadi ikon baru dalam dunia motor listrik berkelas. Peluncuran internasionalnya di EICMA 2025 akan menjadi momen penting yang patut ditunggu oleh penggemar otomotif.

Mazda Pastikan Pembangunan Pabrik Jabar Sesuai Jadwal, Siap Beroperasi 2026

Mazda Pastikan Pembangunan Pabrik Jabar Sesuai Jadwal, Siap Beroperasi 2026

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTAPT Eurokars Motor Indonesia (EMI), agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mazda di Indonesia, menjamin proses pembangunan pabrik perakitan kendaraan di Jawa Barat berjalan sesuai rencana.

Fasilitas tersebut direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026 sebagai bagian dari rencana Mazda memperkuat pangkalan produksinya di kawasan Asia Tenggara.

Kepala Eksekutif Perusahaan EMI, Ricky Thio, menyatakan bahwa pabrik tersebut akan menjadi pusat produksi Mazda di Indonesia. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan lokasi spesifik pembangunan fasilitas tersebut.

“Sebentar lagi pasti saya akan umumkan. Kita nanti bertemu, setelah acara perpisahan 2025. Pasti di Jawa Barat, pasti (diresmikan), sedikit lagi,” ujar Ricky saat diwawancarai di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Pembangunan pabrik di dalam negeri dianggap sebagai langkah penting Mazda untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, mempercepat penyebaran produk, serta menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan konsumen setempat.

Sebagai informasi, Mazda telah menyiapkan dana sebesar Rp 400 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut. Pada tahap awal, pabrik akan memproduksi Mazda CX-30, kemudian diikuti oleh model-model lain sesuai dengan perkembangan kapasitas dan permintaan pasar.

Mazda CX-30 sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2020 dan pernah mengalami pembaruan. Saat ini, kendaraan ini masih dalam status Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari luar negeri, sehingga harganya tergolong mahal di pasar lokal.

Mobil dengan mesin Skyactiv G berkapasitas 2.000 cc yang menghasilkan daya 155 hp dan torsi 200 Nm ditawarkan dengan harga sekitar Rp 585,5 juta termasuk biaya di Jakarta.Meski pada akhirnya dirakit secara lokal, Mazda belum memberikan indikasi akan adanya perubahan harga untuk model tersebut.

Ricky mengatakan, pihaknya memang belum terlalu banyak mengumumkan perkembangan pembangunan fasilitas produksi tersebut.

“Kami sengaja tidak memperbesar isu mengenai perkembangan pabrik (Mazda). Nanti saja ketika proses pembangunannya hampir selesai, baru semua informasi diberikan,” katanya dalam kesempatan lain.

Menanti Kejutan IMX 2025: Aventador LBWK Raffi Ahmad hingga Skyline R32 Smoky Nagata

Menanti Kejutan IMX 2025: Aventador LBWK Raffi Ahmad hingga Skyline R32 Smoky Nagata

Lintaskriminal.co.id –– Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 yang mengusung tema “8VOLUTION” akan menunjukkan keunggulannya sebagai pameran otomotif dan gaya hidup terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Diadakan di ICE BSD pada tanggal 10-12 Oktober 2025, akan menjadi perhelatan yang menampilkan karya terbaik para penggemar modifikasi dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu momen paling menonjol tahun ini adalah kehadiran para penggemar Liberty Walk beserta karya-karyanya, seperti Liberty Walk (LBWK) Lamborghini Aventador, yang merupakan supercar milik Raffi Ahmad akan hadir dengan bodykit yang agresif khas LBWK, dan untuk pertama kalinya di dunia, kendaraan ini akan dipamerkan dengan lapisan cat lokal berwarna Chrome.

Terdapat juga Liberty Walk Nissan Skyline R32 Amoculture, bodykit yang sangat terkenal berkat desainnya yang ekstrem, hadir di IMX 2025 dan menjadi yang pertama kalinya di Indonesia.

Masih ada Toyota Rangga milik Fitra Eri yang mengalami modifikasi hampir di seluruh bagian, serta Motomobi yang akan merombak Daihatsu Xenia V8 yang pernah dipamerkan delapan tahun lalu di IMX menjadi lebih macho dan tangguh.

Selain itu, masih banyak kejutan lain yang akan ditampilkan dalam IMX 2025, seperti kehadiran maestro JDM Smoky Nagata yang mengirimkan Nissan Skyline R32 Top Secret Gold serta kolaborasi Hot Wheels X Turbo Bastard Wheel.

Dengan daftar peserta yang luar biasa, IMX 2025 akan menjadi momen bersejarah yang mengumpulkan para pelaku industri, komunitas, serta penggemar otomotif dari berbagai belahan dunia.

Tiket bisa didapatkan langsung di lokasi dengan harga mulai dari Rp. 100.000 untuk hari Jumat, serta Rp. 125.000,- untuk Sabtu dan Minggu yang mencakup dua kupon supergiveaway mobil.

Pemegang rekening BCA dapat memperoleh diskon khusus untuk tiket On The Spot hingga 50%, dengan pembatasan hanya berlaku bagi 500 pengunjung pertama setiap harinya.

Program ini dapat diakses dengan melakukan pembayaran melalui myBCA, BCA Mobile, Sakuku, kartu debit, atau kartu kredit BCA.

Sementara tiket Fastlane yang memberikan akses masuk lebih dulu dapat dibeli dengan harga Rp. 1.000.000,- yang mencakup kaos, lanyard, paket stiker, kupon undian, serta dua kupon supergiveaway mobil, dan tentu saja kesempatan untuk masuk lebih awal ke lokasi pada pukul 09.00 WIB. Seluruh tiket tersebut belum termasuk biaya admin dari platform penjualan tiket.

Mazda Power Drive 2025: Kekuatan Manusia dan Kendaraan dalam Jinba Ittai

Mazda Power Drive 2025: Kekuatan Manusia dan Kendaraan dalam Jinba Ittai

halopadang.id, JAKARTA — Mazda menggelar kembali Mazda Power Drive 2025, even tahunan yang selalu ditunggu oleh penggemar otomotif di Nusantara, terutama para penggemar setia merek asal Jepang ini. Kegiatan ini akan diadakan pada 11–12 Oktober 2025 di Indonesia Meeting Room, Shangri-La Jakarta.

Acara ini memberikan kesempatan istimewa bagi pengunjung untuk merasakan langsung pengalaman berkendara khas Mazda.

Ricky Thio, Direktur Operasional PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), yang merupakan agen tunggal pemegang merek Mazda di Indonesia, menyatakan bahwa Mazda Power Drive telah menjadi acara khas yang melekat pada identitas Mazda Indonesia.

“Kegiatannya sudah berlangsung sejak sekitar 2010 dan berjalan cukup terus-menerus. Pernah terhenti selama masa pandemi Covid-19, lalu kembali beroperasi lagi sejak 2023 hingga saat ini,” kata Ricky di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Menurut Ricky, penggunaan kata Drive dalam setiap judul acara Mazda memiliki makna tertentu. Ia menyatakan bahwa mobil Mazda memang dirancang untuk dikemudikan.

“Jika mobil sering digunakan untuk ke pasar, lebih baik tidak membeli Mazda,” katanya.

Mazda, menurut Ricky, bukan hanya menjual kinerja yang luar biasa, tetapi menyediakan pengalaman yang menghubungkan manusia dengan kendaraannya. Jinba Ittai adalah filosofi yang dianut Mazda dalam pengembangan mobil mereka, yang berarti “kuda dan penunggangnya menyatu”, menggambarkan hubungan yang intuitif dan harmonis antara pengemudi dan kendaraan.

Filosofi ini bertujuan untuk membuat mobil terasa seperti perpanjangan dari tubuh pengemudi. Kendaraan mampu merasakan dan menanggapi keinginan pengemudi secara harmonis agar memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan nyaman.

Ricky menekankan bahwa Mazda Power Drive 2025 merupakan kesempatan terbaik untuk menjelajahi sebagian besar lini mobil Mazda sambil merasakan langsung pengalaman berkendara di balik kemudi. Sebanyak 18 unit kendaraan telah disiapkan untuk sesi test drive dengan rute khusus sepanjang dua kilometer, yang mencakup Mazda 3 Hatchback, Mazda CX-3 (Touring, Kuro, dan Pro AutoExe), Mazda CX-30, Mazda CX-5 Kuro, Mazda CX-8 Elite, Mazda CX-60 Sport, dan Mazda CX-80 Kuro.

Menurutnya, masalah yang mungkin terjadi adalah kemungkinan rute terganggu oleh kemacetan dan hal-hal lain karena kegiatan berlangsung di dalam kota. Sebab, menurutnya, tidak tepat menguji mobil Mazda di lintasan balap.

Selain sesi test drive, Mazda Power Drive 2025 juga menyediakan berbagai aktivitas menarik seperti Mazda Training Session, edukasi bersama para ahli Mazda. Diskusi tentang kepemilikan kendaraan dan layanan purnajual, serta Family Zone, zona interaktif untuk keluarga, mulai dari Analisis Warna Pribadi untuk ibu-ibu hingga Patch Keychain untuk anak-anak.

Manajer Umum Pemasaran dan Komunikasi PT EMI Viya Arsawireja menyebutkan, acara ini juga menjadi kesempatan untuk mencari tawaran istimewa.

“Selain melakukan eksplorasi dan uji coba mobil Mazda, kami juga menyediakan berbagai penawaran khusus, yang hanya bisa ditemukan di acara ini,” ujar Viya.

PT EMI menawarkan penawaran khusus, mulai dari uang muka yang rendah, program pertukaran kendaraan, hingga layanan kredit dan purnajual tambahan untuk model tertentu.

Untuk mengikuti kegiatan ini, pengunjung bisa mendaftar langsung melalui dealer Mazda yang terdaftar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, atau secara online di mazdapowerdrive.id.

Dengan Mazda Power Drive 2025, PT EMI bertujuan untuk menegaskan kembali filosofi Jinba Ittai dalam menciptakan hubungan emosional antara pengemudi dan kendaraannya.

Bujet 150 Juta? Ini 10 Mobil Bekas Menarik di Oktober 2025

Bujet 150 Juta? Ini 10 Mobil Bekas Menarik di Oktober 2025

Lintaskriminal.co.id –Jika Anda sedang mencari mobil bekas yang harganya terjangkau tetapi tetap memenuhi standar kualitas, maka anggaran sekitarRp 150 jutaanbisa menjadi titik awal yang sempurna. Pada Oktober 2025, pasar mobil bekas di Indonesia menawarkan berbagai pilihan menarik, mulai dari city car hemat bahan bakar, MPV keluarga yang luas, hingga SUV tangguh dengan fitur terkini. Dengan harga tersebut, Anda mampu memperoleh kendaraan dengan tahun produksi yang cukup baru dan perlengkapan keselamatan yang memadai.

Berikut ini adalah 10 mobil bekas terbaik dengan harga sekitar Rp 150 juta yang layak dipertimbangkan:

1. Toyota Avanza (2017–2021)

Mobil yang sangat diminati ini tetap menjadi pilihan utama. Ruang kabin yang luas, mesin yang kuat, serta biaya perawatan yang terjangkau membuatnya menjadi pilihan ideal bagi keluarga. Tersedia varian 1.3L dan 1.5L dengan harga berkisar antara Rp 130 hingga 150 juta.

2. Daihatsu Xenia (2018–2021)

Saudara kembar Avanza ini menawarkan fitur serupa dengan harga yang sedikit lebih murah. Cocok bagi Anda yang mencari MPV hemat namun tetap nyaman.

3. Honda Mobilio (2017–2020)

Mobilio menawarkan tampilan yang dinamis dan ruang kabin yang luas. Varian RS menjadi pilihan utama karena penampilannya yang lebih ganas dan fitur hiburan yang lengkap.

4. Suzuki Ertiga (2018–2020)

MPV ini terkenal hemat bahan bakar dan nyaman digunakan. Varian GX dan GL banyak ditemukan di pasar mobil bekas dengan kisaran harga sekitar Rp 140–150 juta.

5. Mitsubishi Xpander (2017–2018)

Meskipun masih tergolong baru, beberapa unit Xpander generasi pertama sudah mencapai kisaran Rp 150 juta. Desain yang modern dan suspensi yang nyaman menjadi keunggulan tersendiri.

6. Nissan Grand Livina (2017–2019)

Mobil ini memberikan kenyamanan saat berkendara serta ruang kabin yang tenang. Cocok digunakan untuk perjalanan jauh maupun penggunaan sehari-hari.

7. Toyota Yaris (2016–2018)

Jika Anda mencari mobil hatchback yang modis, Yaris bisa menjadi pilihan yang tepat. Varian TRD Sportivo menawarkan tampilan sporty yang sesuai dengan selera anak muda.

8. Honda Jazz (2015–2017)

Jazz tetap menjadi pilihan utama di kategori hatchback. Tampilan yang dinamis, kinerja mesin yang responsif, serta nilai jual kembali yang tinggi.

9. Daihatsu Terios (2016–2018)

SUV ini cocok bagi Anda yang menyukai petualangan. Versi R Adventure menawarkan penampilan perkasa dan jarak tanah yang tinggi.

10. Toyota Calya (2020–2022)

Mobil LCGC ini menawarkan penghematan bahan bakar dan ruang kabin yang cukup luas untuk keluarga kecil. Harganya yang bekas sangat terjangkau, mulai dari Rp 120 juta.

Tips Sebelum Membeli

Sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, periksa terlebih dahulu:

  • Mengecek kondisi mesin dan bagian bawah kendaraan

  • Memeriksa catatan perawatan dan kelengkapan dokumen

  • Melakukan test drive

  • Membeli dari agen yang terpercaya atau situs lelang yang sah

Dengan anggaran sekitar Rp 150 juta, Anda bisa memilih berbagai mobil bekas yang masih layak digunakan dan tampak modern. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan serta gaya hidup Anda.

Leapmotor B05 Ultra: Mobil Listrik Cina dengan Nuansa Eropa dan Gaya Masa Kini

Leapmotor B05 Ultra: Mobil Listrik Cina dengan Nuansa Eropa dan Gaya Masa Kini

Lintaskriminal.co.id – Beijing — Industri otomotif sedang memperhatikan langkah terbaru Leapmotor yang meluncurkanB05 Ultra, atau dikenal sebagai Lafa 5 Ultradi pasar domestik Tiongkok. Wakil Presiden Senior Leapmotor,Cao Li, memberikan petunjuk bahwa mobil listrik ini akan memiliki interior yang dilapisi bahan materialsuedeekstensif — tindakan berani dalam menciptakan suasana olahraga dan kemewahan di dalam satu ruang kabin.

Menurut Cao, pemilihan bahan dan konsep desain pada B05 Ultra bukan hanya sekadar untuk keindahan. “Setiap komponen dirancang dengan tujuan yang jelas,” katanya. Ia menekankan bahwa Leapmotor berupaya menghindari “hiasan yang tidak berguna”, tetapi lebih memilih desain yang mendukung aerodinamika dan kemampuan pengemudi dalam kecepatan tinggi.

Tindakan ini menandai era baru bagi Leapmotor, terutama setelah membentuk kemitraan strategis denganStellantis, perusahaan otomotif Eropa yang mengelola merek-merek seperti Peugeot, Alfa Romeo, dan Jeep. Tidak heran, kerangka Lafa 5 Ultra kini diatur langsung oleh tim teknik Stellantis Eropa, menghasilkan pembagian berat badan ideal 50:50—formula lama untuk stabilitas saat melaju di tikungan cepat.

Meski belum diumumkan secara resmi, para pakar memprediksi versi Ultra akan membawasistem penggerak empat roda (AWD)dengan dua motor listrik berkekuatan tinggi. Konfigurasi ini diharapkan mampu bersaing dengan kinerja mobil listrik kompak dari Eropa, seperti Volkswagen ID.5 atau Tesla Model Y. Leapmotor sendiri mengembangkan kendaraan ini berdasarkan platform modular terbaru mereka,LEAP 3.5yang menyatakan mampu menampung berbagai model dan sistem tenaga masa depan.

Desain bagian luar mobil mendapatkan perhatian yang besar. Paket aerodinamika terbaru mencakupbagian depan yang diubah desainnya, bagian belakang yang lebar, dan aksen berwarna hitam mengilapyang memperkuat kesan agresif tanpa mengorbankan efisiensi aerodinamis. Baik versi standar maupun Ultra dilengkapi velg alloy 19 inci, namun Cao menyampaikan bahwa varian “Sports” akan memiliki bumper depan dan diffuser yang berbeda untuk memperkuat kesan kinerja.

Leapmotor tidak hanya menargetkan pasar dalam negeri. Cao menegaskan bahwaLafa 5 standarakan dirilis di Tiongkok pada akhir 2025, sementaraLafa 5 Ultradirencanakan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2026, diikuti dengan perluasan bertahap ke pasar global. Jika jadwal ini terpenuhi, Leapmotor berpeluang menjadi salah satu pesaing utama produsen Eropa di segmen mobil listrik menengah hingga atas.

Namun, daya tarik terbesar mungkin berada pada siapa yang menjadi sasaran utamanya. Sekitar70 persen pesanan awal (blind order)untuk model ini di bawah usia 35 tahun—sebuah tanda kuat bahwa Leapmotor berhasil masuk ke segmen muda yang menginginkan kinerja dan gaya. “Kami ingin menciptakan mobil yang tidak hanya cepat, tetapi jugaberjiwa muda,” kata Cao.

Kolaborasi bersama Stellantis dianggap sebagai kunci keberhasilan global Leapmotor. Dengan memanfaatkan jaringan dan keahlian Eropa, perusahaan Tiongkok ini berusaha membuktikan bahwa mobil listrik dari Asia bukan lagi sekadar tentang harga yang murah, tetapi tentanginovasi, desain, dan keunggulan teknis.

Jika strategi ini berhasil, Lafa 5 Ultra berpotensi menjadi simbol perubahan pandangan terhadap industri otomotif Tiongkok—dari hanya sebagai pengikuti menjadi pemimpin tren internasional. Dunia saat ini menantikan apakah Leapmotor mampu memberikan kinerja yang setara dengan janji-janji masa depannya.

Dan ketika kendaraan ini mulai beroperasi di jalan-jalan pada tahun 2026 mendatang, Lafa 5 Ultra tidak hanya akan bersaing dengan Tesla dan Hyundai, tetapi juga dengan harapan baru: bahwa masa depan mobil listrik mungkin sedang ditulis, sebagian, oleh generasi muda Tiongkok.

Simulasi Cicilan MG HS i-Smart Mulai Rp8,7 Jutaan

Simulasi Cicilan MG HS i-Smart Mulai Rp8,7 Jutaan

JAKARTA, halopadang.id –MG HS i-Smart dari Morris Garage hadir sebagai mobil SUV kelas menengah yang mengandalkan kombinasi gaya desain yang anggun, interior yang canggih, serta fitur teknologi mutakhir untuk menarik minat pengguna di Indonesia.

Mobil ini terlihat mewah dengan gril besar khas MG, lampu depan LED proyektor, serta garis bodi yang menunjukkan kesan tangguh.

Masuk ke dalam kabin, suasana mewah langsung terasa melalui bahan soft touch, kursi kulit, serta panel instrumen digital yang dikombinasikan dengan layar sentuh besar untuk sistem hiburan.

halopadang.id juga telah mencoba MG HS i-Smart selama berbagai perjalanan. Kenyamanan berkendara terasa jelas melalui posisi duduk yang ergonomis, suspensi yang lembut, serta kabin yang kedap suara yang mampu mengurangi gangguan dari luar.

Di bagian bawah kap mesin, SUV ini dilengkapi dengan mesin 1.500 cc turbo yang menghasilkan daya sebesar 162 PS dan torsi mencapai 250 Nm.

Tenaga dialirkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 7-percepatan dual clutch (DCT), sehingga respons akselerasi terasa mulus dan kuat.

MG HS i-Smart saat ini dijual dengan harga Rp 558.500.000 OTR Jakarta. Untuk para pelanggan yang ingin membeli secara kredit, berikut contoh cicilan yang bisa menjadi referensi:

Tenor: 12 bulan

Uang muka sebesar 20 persen: Rp 111.700.000

Angsuran: Rp 38.870.000

Tenor: 24 bulan

Uang muka sebesar 20 persen: Rp 111.700.000

Angsuran: Rp 20.020.000

Tenor: 36 bulan

Uang muka sebesar 20 persen: Rp 111.700.000

Angsuran: Rp 13.740.000

Tenor: 48 bulan

Uang muka sebesar 20 persen: Rp 111.700.000

Angsuran: Rp 10.630.000

Tenor: 60 bulan

Uang muka sebesar 20 persen: Rp 111.700.000

Angsuran: Rp 8.740.000

GIIAS Bandung 2025 Dikunjungi Hampir 25 Ribu Pengunjung

GIIAS Bandung 2025 Dikunjungi Hampir 25 Ribu Pengunjung

Jurnalis Tribun Jabar, Nappisah

Lintaskriminal.co.id -, BANDUNG– Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2025 secara resmi ditutup pada hari Minggu (5/10/2025) kemarin.

Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) melaporkan, dalam lima hari penyelenggaraannya, pameran yang diselenggarakan oleh GAIKINDO mampu menarik minat puluhan ribu pengunjung serta memberikan kesan baik bagi para pelaku industri otomotif.

Diketahui, GIIAS Bandung 2025 secara resmi dibuka pada Rabu (1/10/2025) oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, bersama Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian RI, Setia Diarta, serta Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, mengatakan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah merupakan tanda positif bagi perkembangan industri otomotif nasional.

Menurut Putu, kehadiran GIIAS di berbagai kota, termasuk Bandung, mencerminkan komitmen GAIKINDO dalam memelihara perkembangan industri otomotif nasional.

GIIAS di kota yang penuh dengan inovasi, selanjutnya, dukungan nyata dari pemerintah dalam sektor industri otomotif nasional.

 

“Di GIIAS Bandung kali ini terlihat antusiasme kerja sama antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat. Dukungan tersebut sangat penting agar sektor otomotif tetap berkontribusi bagi perekonomian nasional,” kata Putu, Senin (6/10/2025).

Terlebih lagi, pihaknya berencana untuk mempertahankan penjualan kendaraan bermotor nasional pada tahun 2025 di angka 850.000 unit.

Sampai saat ini, katanya, target tersebut masih tetap tidak berubah.

“Target kami tetap berada pada angka 850 ribu unit. Belum ada perubahan. Kami tetap yakin dengan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pelaku industri,” kata Putu.

Pada tahun ini, GIIAS Bandung 2025 menyajikan 18 merek kendaraan yang berasal dari berbagai jenis.

Dari segmen kendaraan penumpang hadir BAIC, BYD, Chery, Citroën, Daihatsu, GAC Aion, Honda, Jaecoo, Jeep, Mazda, MG, Seres, Suzuki, Toyota, serta Wuling.

Untuk kendaraan komersial, diwakili oleh DFSK, sedangkan untuk kendaraan roda dua hadir Royal Enfield dan Scomadi.

Selain itu, sejumlah perusahaan yang terkait dengan industri pendukung otomotif juga ikut serta.

Menariknya, lima merek hadir untuk pertama kalinya dalam GIIAS Bandung, yaitu BAIC, Jaecoo, Jeep, Seres, dan DFSK.

Di sisi lain, ketua harian sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS, Anton Kumonty, mengucapkan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat Bandung dan sekitarnya.

“Kami terus berupaya meningkatkan penyelenggaraan GIIAS Bandung. Pada tahun ini, jumlah pengunjung mengalami peningkatan yang cukup besar, khususnya pada akhir pekan. Diketahui sebanyak 24.988 pengunjung hadir selama lima hari,” katanya.

Anton menganggap hasil tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap inovasi dan teknologi kendaraan terkini yang ditampilkan oleh peserta pameran.

Ia berharap antusiasme ini juga memberikan dampak positif terhadap penjualan kendaraan selama pameran dan turut berkontribusi pada pencapaian industri otomotif nasional pada akhir tahun.

“Kegiatan GIIAS the Series akan terus berlanjut ke kota berikutnya, yaitu Makassar, yang kembali diadakan setelah sebelumnya digelar pada 2019. Kami berharap dukungan dan antusiasme masyarakat di Makassar akan sama baiknya seperti di Bandung,” tambah Anton.

Copyright © 2026 10drama.com