Penggunaan Tes DNA Mencuri Perhatian: Ini Cara Kerjanya yang Luar Biasa

Penggunaan Tes DNA Mencuri Perhatian: Ini Cara Kerjanya yang Luar Biasa

JURNAL GAYA – Uji DNA, atau uji asam deoksiribonukleat, telah menjadi alat yang sangat efektif dalam berbagai bidang, mulai dari forensik, medis, hingga pohon keluarga.

Proses ini memungkinkan kita untuk mengenali dan memastikan hubungan keluarga antar individu dengan tingkat keakuratan yang sangat tinggi.

Namun, apa sebenarnya uji DNA itu dan bagaimana mekanismenya untuk memverifikasi kesesuaian antara dua sampel?

Apa Itu Tes DNA?

Setiap sel di dalam tubuh kita (kecuali sel darah merah) memiliki materi genetik yang dikenal sebagai DNA. DNA ini terdiri dari empat basa nukleotida, yaitu adenin (A), guanin (G), sitosin (C), dan timin (T). Urutan tertentu dari basa-basa ini menciptakan kode genetik yang unik dan membedakan setiap orang. Tes DNA bekerja dengan mengamati dan membandingkan profil genetik tersebut.

Secara umum, tes DNA merupakan proses pengambilan dan pemeriksaan materi genetik dari sampel biologis, seperti air liur, darah, atau sel dari pipi. Tujuannya adalah untuk menemukan pola-pola khas yang dikenal sebagai Short Tandem Repeats (STRs). STRs merupakan urutan DNA pendek yang berulang dan tersebar di seluruh genom. Jumlah pengulangan STRs ini berbeda antar individu, kecuali pada kembar identik. Pola-pola ini berfungsi sebagai “sidik jari genetik” yang bisa digunakan untuk mengenali seseorang.

Bagaimana Menentukan Kesesuaian Hubungan Darah?

Tahapan penting dalam memverifikasi hubungan keluarga, seperti antara anak dan ayah, mencakup beberapa langkah utama.

* Pengambilan Sampel: Langkah pertama adalah mengumpulkan sampel DNA dari seseorang yang akan dites. Sampel biasanya diambil melalui usapan pipi (buccal swab) karena cara ini tidak menyakitkan dan mudah dilakukan. Sampel juga bisa diambil dari darah, air mani, atau bahkan rambut.

* Pengambilan DNA: Di laboratorium, DNA diambil dari sel-sel yang terkandung dalam sampel. Proses ini memisahkan DNA dari bagian-bagian sel lainnya agar dapat diperiksa lebih lanjut.

* Pemrosesan dan Analisis STRs: DNA yang telah diisolasi selanjutnya diperbanyak dengan metode yang dikenal sebagai Polymerase Chain Reaction (PCR). PCR meningkatkan jumlah salinan dari wilayah STR tertentu, sehingga cukup untuk dilakukan analisis. Setelah proses amplifikasi, fragmen DNA ini dipisahkan berdasarkan ukurannya menggunakan alat yang disebut elektroforesis kapiler. Hasilnya adalah profil genetik dalam bentuk grafik dengan puncak-puncak yang menunjukkan jumlah pengulangan STRs pada setiap lokasi genetik yang dianalisis. * Teknik Amplifikasi dan Pengujian STRs: DNA yang telah diekstraksi kemudian diperbesar melalui teknik yang disebut Polymerase Chain Reaction (PCR). PCR menghasilkan salinan dari daerah STR tertentu, sehingga jumlahnya cukup untuk dianalisis. Setelah amplifikasi, fragmen DNA tersebut dipisahkan berdasarkan ukuran menggunakan alat bernama elektroforesis kapiler. Dari hasilnya, diperoleh profil genetik berupa grafik dengan puncak-puncak yang mewakili jumlah pengulangan STRs di setiap lokasi genetik yang diteliti. * Proses Amplifikasi dan Analisis STRs: DNA yang telah diambil kemudian diperbanyak dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). PCR memperbanyak salinan dari wilayah STR tertentu, sehingga cukup untuk dianalisis. Setelah amplifikasi, fragmen DNA ini dipisahkan berdasarkan ukuran menggunakan alat yang disebut elektroforesis kapiler. Hasilnya berupa profil genetik dalam bentuk grafik dengan puncak-puncak yang menggambarkan jumlah pengulangan STRs di setiap lokasi genetik yang diuji.

* Perbandingan Profil Genetik: Ini merupakan inti dari tes hubungan keluarga. Profil genetik dari dua sampel yang diperiksa, misalnya anak dan ayah, dibandingkan. Seorang anak menerima separuh DNA-nya dari ibu dan separuh dari ayah. Oleh karena itu, setiap tanda genetik (STR) yang ditemukan pada anak harus sesuai dengan salah satu tanda genetik yang terdapat dalam profil ibu atau ayah.

Jika uji menunjukkan bahwa tanda-tanda genetik anak sesuai dengan tanda ayah di semua lokasi yang diperiksa, maka kemungkinan hubungan keluarga sangat besar, sering kali mencapai 99,9% atau lebih. Sebaliknya, jika tidak ada kesesuaian yang ditemukan, maka hubungan keluarga tersebut bisa ditolak dengan kepastian hampir 100%. Tingkat akurasi yang sangat tinggi ini menjadikan tes DNA sebagai standar utama dalam memverifikasi hubungan biologis.

Vitalik Buterin Perkenalkan FOCIL, Inisiatif Baru Jaga Netralitas Ethereum

Vitalik Buterin Perkenalkan FOCIL, Inisiatif Baru Jaga Netralitas Ethereum

Lintaskriminal.co.id –– Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, kembali mendapat perhatian setelah mengajukan model terbaru yang disebutFork-Choice Enforced Inclusion Listsatau FOCIL. Proposal ini ia sampaikan melalui akun X (dulu Twitter) pada Kamis (22/8), sebagai upaya menjaga netralitas dan ketahanan jaringan Ethereum.

Vitalik menekankan pentingnya sifat Ethereum sebagai infrastruktur yang netral atau mirip dengan “pipa bodoh” (dumb pipe) yang hanya bertugas meneruskan transaksi, tanpa campur tangan terhadap isi data. “Netralitas di tingkat 1 Ethereum sangat penting untuk tidak diabaikan. Kita memerlukan banyak lapisan perlindungan,” tulisnya sebagaimana dilansir dari BeInCrypto, Minggu (24/8).

Menurut Vitalik, ancaman sensor muncul ketika terlalu banyak transaksi hanya dapat masuk melalui satu jalur, yaitu block builder yang terpusat. Jika hanya sejumlah kecil entitas yang menentukan transaksi mana yang diterima, maka akan muncul kekuatan veto yang mengancam semangat desentralisasi Ethereum. Menurut pendapat Vitalik, risiko sensor timbul ketika jumlah transaksi yang bisa masuk hanya melalui satu pintu, yakni block builder yang terpusat. Jika hanya sedikit entitas yang memilih transaksi mana yang diteruskan, maka akan lahir kekuatan veto yang merusak prinsip desentralisasi Ethereum. Berdasarkan pandangan Vitalik, ancaman sensor muncul saat transaksi hanya bisa masuk melalui satu jalur, yaitu block builder yang terpusat. Jika hanya sejumlah kecil pihak yang menentukan transaksi mana yang lolos, maka akan muncul kekuatan veto yang mengganggu semangat desentralisasi Ethereum.

Di sinilah FOCIL hadir sebagai jawaban. Bukan hanya satu pengusul blok yang dipilih setiap kali, FOCIL memungkinkan 17 pengusul dalam satu slot. Dari 17 tersebut, satu di antaranya diberi keistimewaan untuk “bergerak terakhir” dan menentukan urutan transaksi.

Namun, semua transaksi yang diajukan oleh 16 proposer lainnya juga harus dimasukkan ke dalam blok tersebut. Dengan sistem ini, keputusan tidak lagi menjadi monopoli dari satu pihak.

Vitalik juga menyatakan bahwa para proposer pendukung tidak perlu membuat blok secara keseluruhan. Mereka hanya perlu memvalidasi transaksi tanpa melakukan perhitungan.state root. Beban komputasinya lebih ringan, sehingga tugas ini bisa dilakukan oleh validator berukuran kecil juga.

Ia yakin model ini mampu diterapkan di berbagai sistem, mulai dari dompet cerdas (smart contract wallet) hingga protokol privasi, sehingga Ethereum tidak lagi bergantung pada perantara yang bersifat sentralistik. “Tujuannya adalah untuk menghindari oligopoli block builder yang dapat memblokir transaksi,” tegas Vitalik.

Namun, usulan tersebut segera memicu perdebatan sengit di kalangan pengembang dan aktivis Ethereum. Ameen Soleimani, pendiri Reflexer Labs, menjadi salah satu yang paling keras menentang FOCIL.

Soleimani mengatakan bahwa sistem yang ada saat ini justru mampu menghasilkankompromi fungsionalantara kepatuhan hukum dan kelancaran transaksi. Ia memberikan contoh kasus Tornado Cash, di mana sekitar 90 persen validator enggan memproses transaksi dari protokol yang dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat.

Akibatnya, durasi penyelesaian transaksi meningkat dari 15 detik menjadi lebih dari 2 menit. Namun pada akhirnya, transaksi tetap dapat masuk ke dalam jaringan.

“FOCIL akan mengubah secara signifikan dinamika ini. Validator dapat dipaksa untuk menerima transaksi dari alamat yang dihukum,” kata Soleimani sebagaimana dilaporkan oleh Cryptopolitan, Minggu (24/8). Ia merasa khawatir hal ini membuka jalan bagi penegakan hukum yang lebih keras dari pihak berwenang, khususnya di Amerika Serikat.

Menurutnya, aparat dapat mengarahkan tindakan mereka kepada validator, attester, bahkan pengembang Ethereum yang menciptakan sistem semacam ini. Soleimani bahkan menyampaikan kritik, “Jika saya adalah pemerintah Amerika, saya justru akan senang dengan FOCIL. Artinya saya bisa menuntut semua validator yang terlibat dalam validasi transaksi dari alamat yang dihukum.”

Selanjutnya, ia menyatakan bahwa sistem yang ada masih memberi ruang bagi validator di luar lingkup hukum yang ketat untuk menangani transaksi yang kontroversial. Hal ini membentuk keseimbangan alami tanpa mewajibkan semua pihak menghadapi risiko hukum yang sama.

Soleimani menganggap bahwa risiko “block builder oligopoli” mungkin terlalu dikhawatirkan. “Hanya 2 dari 3 block builder utama yang saat ini melakukan sensor. Sementara 90 persen validator lainnya tidak ikut menyensor,” katanya.

Buterin sendiri merespons argumen tersebut dengan menekankan bahwa FOCIL bukan satu-satunya jawaban. Ia menyarankan penggunaan kombinasi langkah lain seperti memperkuatpublic mempoolmembangun teknologi komponen blok yang terdistribusi, serta menciptakan saluran darurat untuk memasukkan transaksi secara mandiri.

Meskipun ada perdebatan teknis dan hukum, isu ini kembali menyoroti tantangan dalam mempertahankan prinsip desentralisasi di dunia kripto yang semakin terlibat dengan regulasi dan lembaga besar. Ethereum, yang saat ini mendukung berbagai aplikasi keuangan, game, dan aset yang telah tokenisasi, berada di tengah perbedaan antara idealisme awal dan realitas masa kini.

Apakah FOCIL akan menjadi fondasi krusial bagi masa depan Ethereum atau justru menambah beban hukum bagi ekosistemnya, masih menjadi perdebatan. Namun satu hal yang pasti, Ethereum terus berupaya mencari cara agar tetap menjadi jaringan yang netral dan inklusif, sambil mempertahankan keberadaannya di tengah pengawasan regulasi global.

4 Koin Kripto Berkapitalisasi Besar yang Diprediksi Naik dalam 5 Tahun

4 Koin Kripto Berkapitalisasi Besar yang Diprediksi Naik dalam 5 Tahun

Cryptocurrency blue-chip menjadi penggerak arus inovasi berikutnya di bidang keuangan dan teknologi. Dengan penerapan nyata yang terus berkembang dan lingkungan yang semakin matang, koin digital yang stabil ini sering kali menawarkan risiko lebih rendah dibandingkan aset kecil lainnya.

Hal ini juga memperkuat sistem ekonomi aset digital. Mereka mengubah metode penyimpanan, pengiriman, dan pemanfaatan nilai secara internasional.

Untuk memperjelas lebih lanjut, perhatikan hasil wawancara tersebut.GOBankingRates dengan dua pakar terkait cryptocurrency blue-chipyang diharapkan akan menunjukkan kinerja yang baik dalam beberapa tahun ke depan.

1. Bitcoin (BTC)

Menurut JP Richardson, CEO dompet kripto non-custodial Exodus, bitcoin tetap menjadi dasar investasi dalam ekonomi blockchain. Dengan jumlah pasokan yang tetap sebanyak 21 juta BTC, bitcoin menjadi pilihan bagi para investor yang mencari kestabilan di pasar yang fluktuatif.

Salah satu fungsi paling dasar dari bitcoin adalah sebagai “emas digital”, yang digunakan oleh individu untuk menjaga kekayaan mereka dari inflasi,” katanya. Harga bitcoin tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan, mulai dari 43.835 dolar pada bulan Januari hingga sekitar 96 ribu dolar pada bulan ini.

2. Ethereum (ETH)

Richardson dan Blake Morgan, mitra manajemen Mineral Vault, melihat bahwa ethereum memiliki peluang kuat dalam lima tahun mendatang. Sebagai platform utama untuk keuangan terdesentralisasi (DeFi) dansmart contractEthereum dianggap sebagai fondasi inovasi berbasis blockchain.

Melalui peralihan jaringan ethereum keproof-of-stake“Kemampuan skalabilitas dan efisiensi energi yang meningkat, memperkuat posisinya sebagai dasar ekosistem blockchain,” kata Morgan.

Platform seperti Aave dan Uniswap menunjukkan potensi Ethereum untuk menggantikan sistem keuangan konvensional, memungkinkan pengguna melakukan pinjaman, penyimpanan dana, serta perdagangan aset tanpa perlu melalui bank.

3. Solana (SOL)

Solana menonjol karena kecepatan transaksi dan biaya yang rendah, cocok untuk aplikasi blockchain yang mudah digunakan. “Solana memperkuat posisinya sebagai aset utama,” kata Richardson.

Dari platform permainan seperti Star Atlas hingga aplikasi kreatif seperti Genopets, Solana menyediakan teknologi blockchain yang bisa diakses oleh masyarakat umum. Desain yang efisien menjadikannya sebagai komponen penting dalam dunia gaming dan teknologi konsumen.

4. Polygon (MATIC)

Polygon adalah bintang yang muncul di dunia kripto. Sebagai platform Layer-2, ia menjadi pilihan utama untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan NFT.

“Polygon menangani isu utama seperti kecepatan dan biaya sambil mendukung pengembangan dApps dan NFT,” ujar Morgan. Kemitraan dengan perusahaan besar dan ekosistem yang berkembang menunjukkan nilai nyata dari koin ini. Skalabilitasnya menjadi penting bagi proyek berbasis ethereum seiring berkembangnya blockchain ke berbagai industri.

Disebut memiliki dasar yang kokoh Disebut memiliki fondasi yang kuat Disebut memiliki landasan yang tangguh Disebut memiliki basis yang solid Disebut memiliki struktur yang baik

Kesamaan aset ini terdiri dari dasar yang kuat, ekosistem yang kokoh, serta kemampuan menghadapi tantangan nyata,” kata Morgan. “Mereka bukan hanya aset spekulatif, melainkan infrastruktur masa depan dalam bidang keuangan dan teknologi.

Dengan semakin meningkatnya penggunaan blockchain, aset utama seperti bitcoin dan ethereum akan tetap mendominasi, sementara pemain baru seperti Solana dan Polygon menunjukkan peran penting dalam sistem keuangan digital.

Richardson menekankan bahwa perencanaan jangka panjang sangat penting. “Sebagai contoh, investasi sebesar 5 persen dari gaji 100 ribu dolar setahun dalam rekening 401(k) selama lima tahun akan menghasilkan sekitar 73.918 dolar saat ini. Sementara pengalokasian serupa ke bitcoin akan menghasilkan sekitar 225 ribu dolar. Strateginya bisa berupa kombinasi keduanya, bukan harus memilih salah satu saja,” katanya.

Investasi pada cryptocurrency blue-chip Seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan Polygon, menyediakan gabungan antara kestabilan dan peluang pertumbuhan jangka panjang. Dengan ekosistem yang berkembang dan inovasi teknologi yang terus berlangsung, aset digital ini dapat menjadi dasar dari strategi keuangan modern bagi para investor yang ingin tetap up-to-date di masa blockchain.

Saham Blue Chip: Apakah Benar-Benar Aman dan Menghasilkan Keuntungan? Mengenal Musim Dingin Kripto, Ancaman Terbaru di Pasar Aset Digital 5 Aplikasi Kripto Terpopuler yang Disarankan Investor

Perkuat Inklusi Keuangan, BRI Rilis Kartu Debit BRI X INDODAX

Perkuat Inklusi Keuangan, BRI Rilis Kartu Debit BRI X INDODAX

Perusahaan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam layanan keuangan digital di Tanah Air. Untuk mendorong inklusi dan pemahaman keuangan berbasis teknologi, BRI melakukan kerja sama strategis dengan INDODAX, platform pertukaran aset kripto terbesar di Indonesia, melalui peluncuran kartu debit Co-Branding BRI X INDODAX.

Inisiatif ini menyasar komunitas tech-savvy, pengguna aset digital, serta generasi muda yang memerlukan layanan perbankan yang canggih, aman, dan efisien. Dengan produk terbaru ini, BRI menyediakan kemudahan dalam bertransaksi melalui berbagai fitur khusus yang dibuat untuk nasabah INDODAX.

Nasabah INDODAX yang memiliki rekening BRI akan mendapatkan kartu debit khusus yang menawarkan berbagai fasilitas, antara lain bebas biaya transaksi kartu secarareal-time, akses gratis konversi hingga 12 mata uang untuk memfasilitasi transaksi antar negara serta mendapatkan cashback hingga Rp 100.000 danextra cashback airdrop25.000 IDRX dengan pengalokasian dana dimulai dari Rp 1 Juta.

Selain itu, nasabah juga memperoleh asuransi kecelakaan hingga 250% dari saldo rekening terbesar sebesar Rp 150 juta serta akses ke program loyalitas BRI dan Indodax yang menawarkan berbagai promo dan manfaat menarik.

Proses aktivasi kartu dirancang sederhana dan lancar, mulai dari pembukaan rekening denganflaggingkhusus, pengiriman data ke INDODAX, hingga penerbitanreward tokensebagai bagian dari sistem digital yang terhubung secara terintegrasi.

Untuk meningkatkan visibilitas program ini, BRI bekerja sama dengan INDODAX akan menjadico-hostdi Official Coinfest Asia 2025 yang diadakan pada 22 Agustus 2025 di Bali. Coinfest Asia adalah acara internasional yang mengumpulkan komunitas blockchain, startup, investor, dan digital.enthusiasts.

Kepala Jaringan dan Pendanaan Retail BRI, Aquaris Rudianto, menyampaikan melalui kerja sama ini, BRI berupaya menunjukkan diri sebagai bank yang responsif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan nasabah masa kini.

“Kehadiran kartu debit co-branding BRI X INDODAX adalah tindakan nyata kami dalam mendukung perkembangan literasi aset digital di Indonesia,” katanya.

Program ini direncanakan menjadi pemicu dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (CASA) danfee-basedpendapatan BRI. Selain itu, inisiatif ini selaras dengan strategi BRI untuk memperluas jumlah pelanggan baru, mendorong perkembangan ekosistem digital, serta memperkuat akses keuangan di Indonesia.

Peluncuran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX merupakan bukti nyata perubahan BRI dalam menyediakan inovasi keuangan digital yang sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini. Dengan kerja sama ini, BRI tidak hanya memperluas akses layanan perbankan berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai bank universal,” ujar Aquarius. Peluncuran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX menunjukkan secara jelas transformasi BRI dalam menghadirkan inovasi keuangan digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Melalui kolaborasi ini, BRI tidak hanya memperluas layanan perbankan berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat kedudukannya sebagai bank universal,” tambah Aquarius. Peluncuran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX menjadi bukti nyata perubahan BRI dalam menyajikan inovasi keuangan digital yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini. Dengan adanya kolaborasi ini, BRI tidak hanya memperluas akses layanan perbankan berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat posisi sebagai bank universal,” kata Aquarius.

Akselerasi Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Dapat Empat Penghargaan OJK

Akselerasi Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Dapat Empat Penghargaan OJK

Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai agen pembangunan nasional setelah meraih empat penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2025 di Gedung Dhanapala, Jakarta. Prestasi ini menunjukkan adanya keterlibatan bersama antara regulator, lembaga jasa keuangan, dan masyarakat dalam mempercepat literasi serta akses keuangan di Indonesia.

Empat penghargaan yang diraih oleh Bank Mandiri meliputi Kategori Bank Pelaksana KEJAR Terbaik dalam rangka Hari Indonesia Menabung, Kategori Satuan Pendidikan Sekolah Luar Biasa Pelaksana KEJAR Terbaik, Salah satu PUJK dengan Program Literasi Keuangan Paling Aktif, serta Salah satu PUJK dengan Pembentukan OJK Peduli Teraktif.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan (diangkat dalam RUPSLB 2025 dan mulai berlaku setelah lulus)fit & proper testOJK) di Gedung Dhanapala, Jakarta, Jumat (22/8).

Hasil yang dicapai menunjukkan komitmen perusahaan dalam menyediakan solusi keuangan yang lengkap bagi berbagai kalangan masyarakat.

Melalui program Mandiri Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar), Bank Mandiri berupaya menciptakan generasi yang memiliki pemahaman keuangan yang baik sejak dini. Sampai dengan Juni 2025, jumlah rekening Simpel telah mencapai lebih dari 2,8 juta rekening, meningkat sebesar 15,27% per tahun (year on year/yoy).

Selanjutnya, Rudi Nugraha, SVP Retail Deposit Product Solution Bank Mandiri, menyampaikan rasa apresiasi yang tinggi terhadap penghargaan tersebut.

“Kami yakin bahwa inklusi dan literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, Bank Mandiri terus memperluas cakupannya melalui infrastruktur digital, pendidikan, serta kerja sama lintas sektor. Dengan komitmen, sinergi, dan percepatan yang berkelanjutan, kami berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rudi dalam pernyataan resminya, Senin (25/8). “Kami percaya bahwa inklusi dan pemahaman keuangan menjadi dasar penting dalam perekonomian. Untuk itu, Bank Mandiri terus memperluas aksesnya melalui sistem digital, pelatihan, serta kolaborasi lintas sektor. Dengan komitmen, keterlibatan bersama, dan percepatan yang berkelanjutan, kami berusaha menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sambil memperkuat pertumbuhan ekonomi negara,” ujar Rudi dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada Senin (25/8). “Inklusi dan literasi keuangan dianggap sebagai pondasi penting untuk pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, Bank Mandiri terus memperluas jangkauannya melalui infrastruktur digital, edukasi, serta kerja sama antarsektor. Dengan komitmen, sinergi, dan akselerasi yang berkelanjutan, kami berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rudi dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (25/8).

Selanjutnya, Rudi menekankan bahwa Bank Mandiri tidak hanya memperhatikan produk tabungan untuk pelajar, tetapi juga mengembangkan berbagai solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Transformasi digital dianggap sebagai penggerak utama dalam memperluas akses, khususnya bagi kalangan muda yang semakin terbiasa dengan layanan keuangan berbasis teknologi.

Bank Mandiri juga aktif dalam program literasi yang mencakup sekolah, komunitas, hingga daerah terpencil. Dengan pendekatan yang fleksibel dan edukatif, perusahaan berupaya membangun kebiasaan menabung serta perencanaan keuangan sejak dini. Langkah ini diharapkan mampu membentuk karakter finansial yang kuat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Penilaian dari OJK menjadi pengingat bahwa tujuan inklusi keuangan bukan hanya target sementara, melainkan perjalanan panjang yang memerlukan ketekunan. Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi keuangan yang semakin kreatif, murah, dan lengkap, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujar Rudi.

Melalui pencapaian ini, Bank Mandiri membuktikan bahwa upaya menyediakan layanan keuangan bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga wujud nyata kontribusi terhadap kesejahteraan rakyat.

Dengan inovasi, kerja sama dengan regulator dan pihak terkait, serta komitmen yang kuat, Bank Mandiri menunjukkan perannya dalam mempercepat akses keuangan dan memperkuat dasar pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Tiongkok Percepat Pengembangan Tanaman Hibrida 400 Persen dengan Pabrik Robotik Pertama Dunia

Tiongkok Percepat Pengembangan Tanaman Hibrida 400 Persen dengan Pabrik Robotik Pertama Dunia

Lintaskriminal.co.id –— Tiongkok mencapai kemajuan signifikan dalam sektor pertanian dengan mempercepat penelitian tanaman hibrida hingga lima kali lipat melalui penggabungan teknologi pemotongan gen dan kecerdasan buatan (AI) yang berbasis robotika.

Inovasi ini menghasilkan pabrik pengembangbiakan otomatis pertama di dunia, yang memungkinkan penciptaan varietas baru dengan rasa yang lebih lezat serta ketahanan terhadap penyakit dalam waktu satu tahun, berbeda dengan lima tahun menggunakan metode tradisional.

Dikutip dari South China Morning Post, Minggu (24/8/2025), para ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences, Shanghai Jiao Tong University, dan Tsinghua University menggambarkan strategi ini sebagai terobosan yang luar biasa.

“Penyatuan teknologi AI sedang mengubah sistem pertanian, dan robotika kini semakin berperan penting dalam pertanian presisi,” demikian tulis tim peneliti dalam makalah mereka di jurnal Cell.

Masalah utama dalam pengembangan tanaman hibrida adalah lokasi bunga yang sulit diakses, sehingga selama ini proses penyerbukan dilakukan secara manual. Di Tiongkok, biaya dari proses ini bahkan mencapai lebih dari seperempat total biaya pemuliaan. Hal ini mendorong pengembangan jalur tanaman yang ramah robot dengan menggunakan teknik penyuntingan gen.

Para ilmuwan akhirnya berhasil mengembangkan varietas tomat yang tidak memiliki kemampuan reproduksi jantan dengan bunga yang lebih terbuka, sehingga robot dapat melakukan penyerbukan silang secara lebih mudah.

“Dengan menggabungkan teknologi ini dengan pembelajaran mendalam dan robotika berbasis kecerdasan buatan, kami menciptakan robot khusus yang mengotomatisasi penyerbukan silang, mengatasi kendala utama dalam pemuliaan hibrida dan produksi biji,” kata tim peneliti.

Akibatnya, robot yang diberi nama GEAIR (genome editing with artificial intelligence-based robot), yaitu robot pemuliaan cerdas pertama di dunia, mampu mengidentifikasi bunga yang siap diserbuki dengan tingkat keakuratan 85 persen. Dengan kemampuan ini, proses penyerbukan hanya memerlukan waktu 15 detik, tiga kali lebih cepat dibanding metode manual.

Pada uji produksi tomat di dalam rumah kaca, tingkat keberhasilan penyerbukan yang dilakukan oleh robot mencapai 78 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan metode manual yang mencapai 92 persen. Namun, menurut para peneliti, “Meskipun tingkat keberhasilannya lebih rendah, kemampuan GEAIR untuk melakukan penyerbukan secara teratur dan otomatis secara berkelanjutan melebihi kemampuan manusia dalam hal efisiensi dan konsistensi.”

Sistem ini juga digunakan pada tomat liar guna mempercepat proses domestication de novo, yaitu metode mengubah spesies alami menjadi varietas baru yang dapat dibudidayakan lebih cepat. Hasilnya, lima generasi tanaman dapat dihasilkan dalam satu tahun, menghasilkan garis induk yang lebih tahan terhadap tanah alkali dan memiliki rasa yang lebih lezat. Sebelumnya, proses ini membutuhkan waktu hingga lima tahun.

“GEAIR terintegrasi, domestikasi yang cepat, dan speed breeding berpotensi mempercepat pengembangan varietas unggul dengan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit dalam ruang yang terbatas,” kesimpulan tim peneliti, sekaligus menegaskan bahwa bioteknologi bisa dimanfaatkan untuk menciptakan sifat tanaman yang ramah AI sesuai kebutuhan pertanian presisi.

***

Perkuat Inklusi Keuangan Digital, BRI Rilis Kartu Debit BRI X INDODAX

Perkuat Inklusi Keuangan Digital, BRI Rilis Kartu Debit BRI X INDODAX

10drama.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI tetap memperkuat posisinya sebagai pelopor layanan keuangan digital di Indonesia. Dalam upaya meningkatkan inklusi dan pemahaman keuangan berbasis teknologi, BRI melakukan kerja sama strategis dengan INDODAX,platformplatform perdagangan aset kripto terbesar di Indonesia, dengan peluncuran kartu debit co-branding BRI X INDODAX.

Inisiatif ini menyasar komunitas tech-savvy, pengguna aset digital, serta generasi muda yang memerlukan layanan perbankan yang canggih, aman, dan efektif. Dengan produk terbaru ini, BRI menyediakan kemudahan dalam bertransaksi melalui berbagai fitur andalan yang dibuat khusus untuk nasabah INDODAX.

Untuk meningkatkan visibilitas program ini, BRI bekerja sama dengan INDODAX sebagai co-host dalam Official Coinfest Asia 2025 yang akan diadakan pada 22 Agustus 2025 di Bali. Coinfest Asia adalah acara internasional yang mengumpulkan komunitasblockchain, startup, investor, dan digital enthusiasts.

Kepala Jaringan dan Pendanaan Retail BRI, Aquaris Rudianto, menyampaikan melalui kerja sama ini, BRI ingin menunjukkan bahwa bank tersebut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan nasabah modern. “Keberadaan kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX adalah tindakan nyata kami dalam mendukung pertumbuhan literasi aset digital di Indonesia,” katanya.

Program ini direncanakan menjadi pemicu dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (CASA) danfee-based incomeBRI. Selain itu, inisiatif ini sesuai dengan rencana BRI dalam memperluas jumlah pelanggan baru, mendorong perkembangan ekosistem digital, serta memperkuat akses keuangan di Indonesia.

“Peluncuran kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX merupakan bukti perubahan BRI dalam menyediakan inovasi keuangan digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Dengan kerja sama ini, BRI tidak hanya memperluas akses layanan perbankan berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai bank universal,” ujar Aquarius.

Keistimewaan Kolaborasi Bagi Nasabah

Nasabah INDODAX yang membuka rekening BRI akan mendapatkan kartu debit khusus yang menawarkan berbagai manfaat istimewa. Manfaat tersebut antara lain bebas biaya transaksi kartu secarareal-time, akses gratis konversi hingga 12 mata uang untuk memfasilitasi transaksi antar negara serta memperolehcashback hingga Rp 100.000 dan extra cashback airdrop25.000 IDRX dengan pengalokasian dana dimulai dari Rp 1 juta.

Selain itu, nasabah juga memperoleh asuransi kecelakaan hingga 250 persen dari saldo rekening maksimum sebesar Rp 150 juta serta akses ke program loyalitas BRI dan Indodax yang menawarkan berbagai promo dan manfaat menarik.

Proses pengaktifan kartu dirancang sederhana danseamless, mulai dari pembukaan rekening dengan penanda khusus, pengiriman data ke INDODAX, hingga pemberian token reward sebagai bagian dari sistem digital yang terhubung.

Confluent Perkenalkan Streaming Agents, Bawa AI Agensial ke Real-Time

Confluent Perkenalkan Streaming Agents, Bawa AI Agensial ke Real-Time

Confluent, Inc, perusahaan pemimpin dalam data streaming, hari ini mengumumkan Streaming Agents, fitur terbaru di Confluent Cloud yang mendukung Apache Flink, mempermudah pengembangan dan skalabilitas agen AI yang memantau, menganalisis, serta merespons data secara real-time.

Streaming Agents menghilangkan penghalang dalam penerapan AI berbasis agen di tingkat perusahaan dengan menggabungkan pemrosesan data dan alur kerja AI, serta menawarkan koneksi yang mudah dan aman ke berbagai bagian bisnis, termasuk Large Language Models (LLMs), model embedding, alat, dan sistem lainnya. Fitur ini mempercepat penerapan AI berbasis agen, memudahkan alur kerja yang lebih efisien, waktu implementasi yang lebih singkat, serta menghasilkan model bisnis dan peluang baru yang sangat inovatif.

“AI yang berfokus pada tindakan, atau agentic AI, tercantum dalam rencana setiap perusahaan. Namun, sebagian besar perusahaan masih terjebak di tahap prototipe yang tidak selesai, sehingga ketinggalan, sementara yang lain berlomba mencapai hasil yang bisa diukur,” ujar Shaun Clowes (Chief Product Officer di Confluent).

“Meskipun agen AI yang paling canggih pun akan kehilangan arah tanpa memiliki konteks bisnis terkini. Streaming Agents mempermudah tugas-tugas rumit dalam mengintegrasikan alat dan data yang menciptakan kecerdasan nyata, memberikan dasar yang kuat bagi organisasi untuk menerapkan agen AI yang mendorong perubahan signifikan di seluruh bisnis,” katanya.

Laporan IDC menyebutkan bahwa meskipun perusahaan rata-rata melakukan 23 uji coba konsep AI generatif antara tahun 2023 hingga 2024, hanya tiga dari mereka yang berhasil mencapai tahap produksi. Dari angka tersebut, hanya 62% yang berhasil memenuhi ekspektasi.

Agen akan memiliki kemampuan yang kuat berkat alat dan data yang tersedia, namun proses kerja saat ini terlalu rumit dan mahal, menghambat bisnis dalam memanfaatkan seluruh potensi dari AI agen.

Meskipun kerangka kerja AI yang tersedia mempermudah awal dalam penggunaan agen, banyak perusahaan menghadapi kesulitan mengintegrasikan data real-time ke dalam inisiatif agen AI, sehingga menyebabkan respons yang tidak tepat dan tidak dapat dipercaya.

“Meskipun sebagian besar perusahaan sedang menginvestasikan dana dalam AI yang bersifat mandiri, struktur data mereka masih belum mampu mendukung kemampuan pengambilan keputusan mandiri yang diperlukan oleh sistem-sistem tersebut,” ujar Stewart Bond (Wakil Presiden Divisi Perangkat Lunak Intelijen dan Integrasi Data di IDC).

“Perusahaan sebaiknya lebih mengutamakan solusi AI mandiri yang menawarkan integrasi yang sederhana dan aman, serta memanfaatkan data dalam waktu nyata untuk memberikan konteks yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang cerdas,” katanya.

Membuat dan Meningkatkan Agen AI Real-Time Melalui Agen Streaming

Agen Streaming mengintegrasikan teknologi AI berbasis agen langsung ke dalam sistem pemrosesan streaming guna membantu perusahaan dalam membangun, menerapkan, dan mengelola agen yang berbasis kejadian dengan menggunakan Apache Kafka dan Apache Flink.

Dengan menggabungkan pemrosesan data dan kemampuan berpikir AI, agen dapat mengakses informasi kontekstual terkini dari sumber yang menyediakan data secara real-time, sehingga mampu beradaptasi dengan cepat dan berkomunikasi dengan agen serta sistem lain ketika situasi berubah.

Agen Streaming selalu beroperasi dan bekerja untuk kepentingan bisnis, berjalan secara dinamis, menangani aliran data yang besar, serta merespons sinyal real-time secara langsung dengan kemampuan berpikir yang memperhatikan konteks, mirip dengan tindakan yang dilakukan oleh manusia.

Sebagai contoh, Streaming Agents mampu menetapkan harga yang kompetitif dengan terus-menerus mengawasi harga di berbagai toko online dan secara otomatis memperbarui harga produk di situs penjual agar sesuai dengan penawaran paling menarik bagi konsumen.

Fitur utama dari Streaming Agents meliputi:

Alat Pemanggil untuk otomatisasi konteks: Pemanggilan alat melalui Protokol Konteks Model (MCP) memungkinkan agen memilih alat eksternal yang sesuai, seperti basis data, perangkat lunak sebagai layanan (SaaS), atau API, untuk melakukan tindakan yang relevan. Pemanggilan alat mempertimbangkan apa yang terjadi dalam bisnis dan apa yang dilakukan oleh sistem serta agen lain.

Koneksi untuk keamanan integrasi: Koneksikan dengan aman ke model, basis data vektor, dan MCP langsung melalui Flink. Koneksi ini menjaga kerahasiaan kredensial sensitif, memfasilitasi penggunaan yang lebih luas dengan berbagi koneksi antara berbagai tabel, model, dan fungsi, serta mengelola secara sentral untuk penerapan skala besar.

Tabel Eksternal dan Pencarian untuk Meningkatkan Akurasi AI: Pastikan data yang sedang berjalan diperkaya dengan sumber data selain Kafka, seperti basis data relasional dan REST APIs, agar mendapatkan pandangan data terkini dan lengkap. Hal ini meningkatkan akurasi pengambilan keputusan AI, pencarian vektor, serta retrieval-augmented generation (RAG), mengurangi biaya dan kompleksitas dengan memanfaatkan Flink SQL, serta memanfaatkan fitur keamanan dan jaringan Confluent Cloud.

Kemampuan untuk mengulang proses iterasi dan menjaga keamanan: Agen dapat dikembangkan dan diuji dengan data nyata tanpa dampak langsung, memungkinkan penerapan yang diam-diam, pengujian A/B, serta pengulangan yang lebih cepat.

Agen Streaming tersedia saat ini dalam versi pra-peluncuran terbuka.

Copyright © 2026 10drama.com