Media Purwodadi –CekSumber hadir melalui WhatsApp sebagai chatbot berbasis kecerdasan buatan yang membantu masyarakat Indonesia dalam memverifikasi informasi dan menghadapi berita palsu.
CekSumber mempermudah siapa saja untuk memverifikasi informasi yang beredar tanpa repot, cukup melalui aplikasi WhatsApp di ponsel mereka.
Chatbot CekSumber ini mampu membaca dokumen, memeriksa gambar, serta meninjau video guna mengenali kemungkinan berita palsu secara cepat dan tepat.
Dikutip dari ANTARA, pengembang CekSumber, Andrew Daniel, menyatakan bahwa pengguna hanya perlu menyimpan nomor layanan ini di kontak ponsel.
Pengguna kemudian mengirimkan pesan langsung ke CekSumber melalui WhatsApp tanpa harus mendaftar atau mengisi data pribadi.
Sistem CekSumber akan mengidentifikasi isi, melakukan pencarian, serta membandingkannya melalui analisis kecerdasan buatan untuk memverifikasi keakuratan data.
Media berupa foto atau video bisa dikirim langsung tanpa perlu instruksi khusus melalui nomor resmi CekSumber 085121087680.
Layanan ini akan menampilkan sumber yang sesuai dengan informasi yang dikirimkan pengguna agar memastikan kejelasan data.
“Setiap hasil pencarian akan dilengkapi dengan tautan sumber informasi yang digunakan untuk meningkatkan transparansi,” kata Andrew.
Keterbatasan layanan ini yaitu belum mampu memantau tautan langsung dari platform media sosial seperti Facebook atau Instagram.
Meskipun demikian, CekSumber mampu mengevaluasi informasi dari media sosial jika diberikan dalam bentuk gambar layar.
Seperti sistem kecerdasan buatan lainnya, CekSumber memiliki kemungkinan memberikan jawaban yang tidak akurat, sehingga pengguna disarankan untuk memverifikasi informasi dari sumber tambahan.
CekSumber bekerja sama dengan Lembaga Antifitnah Indonesia (Mafindo) dalam upaya memastikan keakuratan sumber data yang digunakan.
Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, mengatakan chatbot ini dilatih untuk mengenali sumber yang dapat dipercaya seperti media jurnal dan situs pemeriksa fakta.
“Namun, masyarakat tetap perlu bersikap kritis, karena meskipun dampaknya relatif kecil, AI juga bisa membuat kesalahan, sehingga kemampuan membaca secara lateral, membandingkan informasi dari berbagai sumber, termasuk chatbot CekSumber maupun sumber tepercaya lainnya, masih sangat penting,” ujar Septiaji.




