Hasil Liga Italia – Pulisic Cetak Dua Gol dalam 10 Menit, AC Milan Bangkit dari Kekalahan di Torino

Hasil Liga Italia – Pulisic Cetak Dua Gol dalam 10 Menit, AC Milan Bangkit dari Kekalahan di Torino

Lintaskriminal.co.id – Berkat kontribusi besar Christian Pulisic, AC Milan berhasil bangkit dari keterpurukan dengan membalikkan ketertinggalan dua gol menjadi kemenangan di kandang Torino.

Anak didik Massimiliano Allegri mengunjungi kandang klub pesaing se Kota Juventus dalam pertandingan penutup pekan ke-14 Liga Italia, Senin (8/12/2025).

AC Milan melakukan perjalanan ke Torino dengan membawa beban seperti penyakit yang kambuh.

Tim Rossoneri seringkali mengalami kesulitan saat menghadapi tim kecil atau lawan di papan tengah bawah yang seharusnya bisa mereka kalahkan.

Sebaliknya, mereka justru sangat kuat saat menghadapi tim-tim unggulan.

Di Serie A musim ini, Milan tampil tangguh dengan mengalahkan Napoli (2-1), Roma (1-0), Inter (1-0), serta Lazio (1-0).

Namun, mereka mengalami kesulitan dari lawan-lawan sementara seperti Cremonese (1-2), Pisa (2-2), hingga Parma (2-2).

Kondisi Torino yang berada di posisi ke-16 membawa kemungkinan ancaman serupa meskipun Si Banteng baru saja menjalani lima pertandingan tanpa meraih kemenangan.

Ternyata, 20 menit pertama di Turin menjadi neraka bagi AC Milan.

Gawang Mike Maignan kemasukan dua gol dari tiga tendangan yang dilakukan oleh Torino.

Kecelakaan pertama terjadi karena handball Fikayo Tomori saat mencoba menghadapi bola di dalam kotak penalti.

Wasit menunjuk titik putih. Eksekusi Nikola Vlasic berhasil mengalahkan Maignan.

Sudut tembakan muda Luka Modric di timnas Kroasia sebenarnya bisa dikenali oleh Maignan di sudut bawah.

Hanya, kecepatan bola yang terlalu tinggi tidak dapat dihentikan oleh kiper asal Prancis tersebut.

Maignan mengambil bola untuk kedua kalinya hanya tujuh menit setelahnya.

Proses dimulai dengan tindakan Christopher Nkunku yang kehilangan bola di area pertahanan I Toro akibat gangguan Adrien Tameze.

Bola diambil oleh Vlasic, yang melanjutkannya dengan serangan cepat melalui lari tunggal dari area sendiri menuju pertahanan Milan.

Vlasic melanjutkannya kepada Duvan Zapata yang menembus ke dalam kotak.

Bomber besar asal Kolombia itu menyelesaikan aksinya dengan tembakan keras yang tidak bisa dihentikan lengan Maignan.

Ketinggalan 0-2, AC Milan mulai memperbaiki permainan yang tidak konsisten.

Allegri yang hanya menghadiri pertandingan dari bangku penonton karena sedang dihukum terlihat sibuk menggunakan ponselnya.

Tampaknya dia memberikan arahan kepada asisten Marco Landucci serta staf yang mendampingi tim di sisi lapangan.

Mungkin akibat dari instruksi Allegri, Milan terlihat lebih tenang dan terorganisir dalam mengontrol penguasaan bola.

Gol Roket Rabiot

Usaha ini berhasil menghasilkan gol pertama Rossoneri melalui kesempatan pertamanya dalam pertandingan tersebut.

Umpan pendek Tomori diambil oleh Adrien Rabiot, yang melanjutkannya dengan tendangan menarik dari luar kotak penalti.

Dari jarak sekitar 30 meter, pemain tengah Prancis melepaskan tendangan yang tepat mengenai sudut kosong di atas gawang Franco Israel.

Setelah gol pertama Rabiot untuk Milan, tim tamu semakin percaya diri dalam melakukan aksi-aksi berisiko.

 

Di tengah upaya ini, Milan kehilangan Rafael Leao yang digantikan oleh Samuele Ricci karena cedera (31′).

Pemain sayap Portugal terlihat mengalami rasa sakit di area pangkal paha setelah aksinya melepaskan tendangan yang tidak mengenai gawang.

Pada akhir babak pertama, Rabiot hampir mencetak gol kedua saat tendangannya dari jarak dekat meleset sedikit di sisi kanan tiang gawang.

Pada babak kedua, AC Milan semakin giat berusaha mencetak gol penyama skor.

Dua percobaan berurutan dari Davide Bartesaghi dan tendangan Ricci di depan gawang gagal karena penyelamatan ganda Israel.

Christian Pulisic, yang sebelumnya dipertanyakan keikutsertaannya dan baru masuk sebagai pemain pengganti, kembali membuktikan dirinya sebagai bintang utama Milan.

Hanya dalam satu menit setelah masuk menggantikan Bartesaghi, pemain Amerika Serikat itu mencetak gol yang menyamakan skor menjadi 2-2.

Ia mendapatkan umpan tepat dari Alexis Saelemaekers menggunakan kaki kanannya di dalam area penalti, kemudian melakukan tendangan yang akurat dengan kaki yang lain.

Sebelum lawan bisa menangkis, bola melesat dengan lancar masuk ke gawang I Toro.

Pemilik rumah sempat mendapatkan gol yang dibatalkan akibat pelanggaran dan menciptakan beberapa kesempatan tambahan.

Namun, misi kembalinya Milan akhirnya berhasil sempurna pada menit ke-77.

Hanya sepuluh menit setelah gol pertama, Pulisic mencetak dua gol dengan memanfaatkan umpan Ricci yang jatuh di area kosong di tengah kotak penalti.

Milan berhasil melakukan comeback yang luar biasa dan kembali berada di puncak klasemen Serie A Italia hanya dengan selisih gol lebih baik dibandingkan Napoli.

Hasil pertandingan

Torino 2-3 AC Milan (Nikola Vlasic 10′-pen, Duvan Zapata 17; Adrien Rabiot 24, Christian Pulisic 67, 77)

Susunan pemain

Torino (3-5-2): 81-Franco Israel; 61-Adrien Tameze (Adam Masina 76′), 13-Guillermo Maripan, 23-Saul Coco; 16-Marcus Pedersen (Niels Nkounkou 84′), 14-Tino Anjorin (Cesare Casadei 59′), 32-Kristjan Asllani, 10-Nikola Vlasic, 20-Valentino Lazaro (Cyril Ngonge 85′); 19-Che Adams (Zakaria Aboukhlal 84′), 91-Duvan Zapata. Pelatih: Marco Baroni

AC Milan (3-5-2): 16-Mike Maignan; 23-Fikayo Tomori, 46-Matteo Gabbia, 31-Strahinja Pavlovic; 56-Alexis Saelemaekers (Pervis Estupinan 88′), 8-Ruben Loftus-Cheek, 14-Luka Modric, 12-Adrien Rabiot, 33-Davide Bartesaghi (Christian Pulisic 66′); 18-Christopher Nkunku, 10-Rafael Leao (Samuele Ricci 31′). Pelatih: Massimiliano Allegri

Copyright © 2026 10drama.com