Inovasi Yamaha untuk Lingkungan, Ini Langkah Mereka!

Inovasi Yamaha untuk Lingkungan, Ini Langkah Mereka!

Inovasi Yamaha untuk Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Mereka Lakukan!

Inovasi Yamaha untuk Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Mereka Lakukan!

Yamaha memperkenalkan strategi teknologi netral karbon yang sedang mereka terapkan. Bukan hanya kendaraan listrik, tetapi juga terdapat teknologi lainnya.

Lintaskriminal.co.id -/ News

Dimas Pradopo 8 Desember, 20:37 8 Desember, 20:37

Lintaskriminal.co.id –– Dalam acara Media Global Tour 2025, yang menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-70 Yamaha Motor di Iwata, Jepang beberapa waktu lalu, Yamaha memperkenalkan strategi teknologi netral karbon yang sedang mereka terapkan.

Kenji Komatsu, Direktur Eksekutif, GM Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi, Yamaha Motor Co., Ltd menegaskan bahwa visi teknologi Yamaha di masa depan adalah mencari kesenangan dalam berkendara serta merespons isu sosial yang muncul.

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah netralitas karbon. Bahkan target yang ditentukan tidak bisa dianggap remeh.

“Pada tahun 2050 perlu mampu mengurangi emisi CO2 sebesar 86% dibanding tingkat emisi pada tahun 2024,” katanya.

Lebih lanjut, Komatsu mengungkapkan target jangka menengah Yamaha, “Harus mampu mengurangi emisi CO2 sebesar 13% pada 2030 dan 27% pada 2035 dibandingkan tahun 2024,” katanya.

Dan diakui oleh Yamaha, 90% kontributor emisi CO2 berasal dari sepeda motor.

Nah, fakta ini mengarahkan perhatian pengembangan motornya menuju arah yang lebih ramah lingkungan. Meskipun kita tahu, Yamaha tidak hanya memproduksi sepeda motor.

Secara wilayah, ternyata kawasan Asia menjadi kontributor emisi CO2 dari sepeda motor sebesar 72,4%. Diikuti oleh India yang menyumbang 12,4% dan Brasil dengan 11,2%.

Lalu apa yang akan dilakukan oleh Yamaha?

Pertama, untuk kendaraan bermotor yang menggunakan mesin pembakaran internal atau mesin berbahan bakar konvensional yang masih menjadi produk utama penjualan, akan diperketat agar lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Yamaha juga memperhatikan pengembangan kendaraan listrik. Bukan hanya sekadar gagasan, motor yang termasuk dalam kategori BEV atau Battery Electric Vehicle ini sudah mulai dipasarkan. Seperti di Taiwan maupun India.

Di Taiwan telah tersedia dua model yang dijual, Yamaha CUXiE untuk tipe feminin dan Yamaha EMF dengan desain lebih sporty.

Sedang berada di India meskipun masih dalam status ‘segera dirilis’, tetapi tetap layak untuk dinantikan. Terdapat Aerox E dan EC-06.

Oh ya, EC-06 ini merupakan hasil kerja sama dengan River Mobility Private Limited. Dijual khusus di India, memiliki daya maksimum 4,5 kW dengan baterai 4 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 160 km.

Selain itu, tiga kendaraan bermotor yang menggunakan baterai juga diperkenalkan dalam ajang Japan Mobility Show 2025 beberapa waktu lalu.

Mobil-mobil konsep ini merupakan bagian dari Future Mobility Energy Mix yang dikembangkan oleh Yamaha secara global dengan pendekatan yang berbeda.

Pertama adalah Proto HEV (Hybrid Electric Vehicle), yaitu skuter yang menggunakan sistem penggerak hybrid.

Kemudian terdapat Proto PHEV (Plug In Hybrid Electric Vehicle), kendaraan hybrid yang dilengkapi sistem pengisian daya melalui colokan, serta Proto BEV (Battery Electric Vehicle) untuk kendaraan listrik penuh yang sangat cepat seperti motor sport.

“Selain menekankan pengembangan motor listrik, Yamaha juga melakukan peralihan menuju penggunaan bahan bakar alternatif serta energi campuran yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Seperti bahan bakar nabati, hidrogen, bahan bakar cair sintetis, dan sebagainya.

Salah satu contohnya adalah bekerja sama dengan raBit (Research Association of Biomass Innovation for Next Generation Automobile Fuels), Yamaha turut serta dalam penelitian dekarbonisasi.

Membahas bahan bakar hidrogen, Yamaha yang tergabung dalam HySE (Hydrogen Small mobility & Engine technology Association) bersama empat pabrikan motor lainnya, sebenarnya memiliki pengalaman yang panjang.

Sejak tahun 2015, perangkat hidrogen telah tersedia, “Dan pada tahun 2022, fasilitas pengujian mulai beroperasi,” kata Yukishima Ryo, Group Leader dari Grup Pengujian Mesin Hidrogen, Yamaha Motor Co., Ltd.

Yamaha kini memiliki tempat uji mesin hidrogen sendiri, bahkan fasilitas simulasi pengisian bahan bakar hidrogen yang dasar pun telah tersedia.

Pada tahun 2016, produsen asal Iwata ini turut serta dalam pengembangan Lexus LFA, RC, dan GS-F. Pada tahun 2020, terlibat dalam pengembangan mesin hidrogen untuk GR Yaris.

Dan bergabung dalam pengembangan dengan Lexus untuk kendaraan off-road ROV. Mobil golf berbahan bakar hidrogen juga dikembangkan oleh Yamaha.

Terakhir, kendaraan skuter yang menggunakan bahan bakar hidrogen untuk skutik komersial ditampilkan dalam Japan Mobility Show 2025.

Yamaha kini bekerja sama dengan Toyota dalam mengembangkan konsep H2 Buddy Porter.

 

Copyright Lintaskriminal.co.id -2025

Related Article

Copyright © 2026 10drama.com