Ringkasan Berita:
- Inter Milan dan AC Milan akan bersaing ketat dalam bursa transfer musim panas.
- Inter Milan dan AC Milan sedang bersaing dalam merebut tanda tangan kiper baru.
- Beberapa nama seperti Elia Caprile, Zion Suzuki, dan Noah Atubolu muncul dalam daftar dua tim Milan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM – Inter Milan dan AC Milan menunjukkan tanda-tanda persaingan ketat di bursa transfer musim panas mendatang. Sebuah posisi penting menjadi alasan utamanya.
Selain itu, posisi penting yang menyebabkan Inter Milan dan AC Milan bersaing ketat dalam bursa transfer adalah penjaga gawang.
Seperti yang diketahui, Inter Milan dan AC Milan menghadapi kendala serupa terkait posisi penjaga gawang.
Di pihak Nerazzurri, mereka akan kehilangan kiper utamanya, Yann Sommer, pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang.
Karena Yann Sommer akan selesai masa kontraknya di Inter Milan pada akhir Juni 2026.
Sementara di pihak AC Milan, beredar kabar bahwa rencana Rossoneri untuk memperpanjang kontrak Mike Maignan mengalami penundaan.
Oleh karena itu, tim Merah Hitam saat ini sedang mempertimbangkan pilihan lain untuk memastikan keberadaan kiper jangka panjang.
Berdasarkan laporan Tuttosport, beberapa kiper yang dipertimbangkan oleh AC Milan juga menjadi target Inter Milan.
Beberapa nama yang menarik perhatian antara lain Elia Caprile dan Zion Suzuki dari Serie A, serta Noah Atubolu dari Freiburg.
Di sisi lain, Inter Milan juga telah mengamati beberapa kiper secara teliti dalam beberapa musim terakhir.
Sebelumnya, Nerazzurri menunjukkan ketertarikan terhadap Andriy Lunin, yang tetap menjadi incaran klub-klub di Italia dan Spanyol.
Baru-baru ini, tim yang dilatih oleh Cristian Chivu disebut berencana menggaet kiper Tottenham, Guglielmo Vicario.
Vicario dilaporkan ingin kembali ke Italia, karena tidak nyaman berada di klub London utara itu.
Persaingan yang semakin sengit antara dua klub Milan ini menunjukkan bahwa kedua pihak telah bersiap lebih dini untuk memperkuat tim mereka menjelang musim mendatang.
Mencari seorang kiper yang handal telah menjadi fokus utama bagi Inter Milan dan AC Milan.
Karena itu, persaingan mendapatkan Elia Caprile dan Zion Suzuki mungkin menjadi salah satu cerita transfer yang penting dalam musim panas ini.
Pemain-Pemain Lain yang Dikincani oleh Inter Milan dan AC Milan
Selain kiper, beberapa pemain lainnya juga tengah menjadi incaran Inter Milan dan AC Milan.
Lantas, siapa saja mereka?
Berikut ulasannya:
1. Giovane
Pemain pertama yang menjadi incaran Inter Milan dan AC Milan adalah penyerang Hellas Verona, Giovane.
Meskipun baru saja bergabung dengan Hellas Verona dari Corinthians pada musim panas, Giovane kemungkinan akan meninggalkan klub lebih cepat dari yang diperkirakan.
Benar, pemain serang Brasil ini telah menjadi salah satu talenta paling diminati di Serie A musim ini.
Giovane tampil luar biasa di Serie A ketika Verona kalah 2-1 di markas sendiri melawan Napoli pada akhir pekan lalu.
Namun, pemain yang berbakat ini telah mendapatkan perhatian sebelum mencetak gol pertamanya di Italia, dan tampil sebagai pemain Verona yang paling mencolok dalam sembilan pertandingan awal.
Berdasarkan laporan FCInterNews melalui UOL, terdapat kemungkinan pertukaran pemain di masa depan, dengan pemain berusia 21 tahun menjadi fokus utamanya.
Di pihak Inter Milan, tim yang dilatih oleh Cristian Chivu sebelumnya telah menghentikan minat mereka terhadap bintang Atalanta, Ademola Lookman.
Hal ini terjadi bersamaan dengan terjadinya peristiwa transfer di musim panas 2025 yang berakhir gagal bagi Inter Milan.
Usaha Inter Milan yang tekun dalam memperoleh Ademola Lookman menjadi salah satu topik utama yang dibicarakan selama bursa transfer musim panas.
Namun, proses transfer yang berlangsung lama tidak tercapai karena Atalanta menolak untuk membicarakan pemindahan pemain berusia 28 tahun itu.
Meskipun Inter bersedia mengeluarkan sekitar 45 juta euro untuk memperoleh layanan Lookman, jumlah tersebut belum cukup untuk meyakinkan Atalanta menyetujui kesepakatan transfer tersebut.
Oleh karena itu, menurut Tuttosport melalui FCInter1908, Nerazzurri memutuskan untuk membatalkan perjanjian tersebut dan tidak lagi mengincar Ademola Lookman.
Selanjutnya, karena Oaktree menetapkan kebijakan transfer yang baru, Ademola Lookman tidak lagi memenuhi syarat tersebut.
Setelah memperhatikan Ademola Lookman, Inter Milan kini telah menambahkan nama seorang penyerang lain ke dalam daftar target mereka.
Pemain yang menyerang itu tidak lain adalah Giovane.
Giovane telah mendapatkan perhatian Beppe Marotta, namun AC Milan dan Napoli juga menunjukkan ketertarikan.
Sementara itu, pihak Hellas Verona menetapkan harga 10 juta euro untuk Giovane.
2. Oumar Solet
Nama berikutnya yang akan diperebutkan oleh Inter Milan dan AC Milan adalah bek Udinese, Oumar Solet.
Menurut Tuttosport, Oumar Solet telah lama menjadi incaran para pencari bakat dari Inter Milan dan AC Milan.
Sangat fleksibel dan mampu bermain di berbagai posisi di lini belakang, Oumar Solet menarik perhatian dengan kondisi fisiknya yang kuat, kemampuan teknisnya dalam menguasai bola, serta keahliannya untuk bermigrasi ke lini tengah.
Sungguh, sifat-sifat ini yang menjadikannya dibandingkan dengan bek tengah hibrida masa kini seperti Manuel Akanji.
Untuk Inter Milan, nama Oumar Solet kembali muncul sebagai bagian dari strategi pertahanan yang lebih menyeluruh menjelang musim berikutnya.
Bersama pemain-pemain berpengalaman seperti Acerbi, de Vrij, dan Darmian yang kemungkinan akan meninggalkan klub, Nerazzurri sedang mencari pengganti jangka panjang untuk mengisi lini belakang yang dipimpin oleh Cristian Chivu.
Di sisi lain, AC Milan terus mengawasi pemain asal Prancis tersebut secara ketat karena mereka ingin memperbarui pilihan lini belakang mereka untuk sistem yang sedang berkembang milik Massimiliano Allegri.
Namun, tindakan nyata apa pun masih menunggu karena kondisi hukum Solet yang masih berlangsung.
Kejaksaan Udine masih melakukan penyelidikan terhadap bek tersebut terkait dugaan pelecehan seksual, isu serius yang hingga kini membuat pendekatan resmi dari klub-klub yang tertarik berkurang.
3. Kim Min Jae
Selanjutnya, terdapat nama bek dari Bayern Munich, Kim Min Jae, yang juga menjadi incaran Inter Milan dan AC Milan.
Berdasarkan laporan media Jerman, BILD, Inter Milan melihat Kim Min Jae sebagai bek masa depan klub.
Nerazzurri percaya memiliki anggaran yang cukup untuk menggaet bek asal Korea Selatan tersebut.
Namun, Inter Milan tidak sendirian dalam usaha mereka untuk mendapatkan Kim Min Jae.
Dalam laporan yang sama disebutkan, pesaing se Kota Nerazzurri, AC Milan juga menunjukkan minat untuk menggaet pemain tersebut.
Maka, Inter Milan disebut akan bersaing dengan AC Milan dalam upaya mendapatkan bek dari Bayern Munchen tersebut.
Di sisi lain, Juventus, yang pernah dikaitkan dengan pemain tersebut, tidak lagi bersaing.
Pemain berusia 28 tahun ini, yang sebelumnya menonjol di Serie A selama masa kariernya di Napoli, dianggap cocok untuk sistem yang dibentuk berdasarkan disiplin, agresivitas, dan kecepatan pemulihan.
Untuk Inter Milan, pencarian bek kelas atas sesuai dengan rencana yang lebih luas di bawah kepemilikan Oaktree.
4. Mario Gila
Pemain belakang Lazio, Mario Gila menjadi nama berikutnya yang akan diperebutkan oleh Inter Milan dan AC Milan
Diketahui, Inter Milan pernah menjadi sorotan karena dikaitkan dengan Mario Gila dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, pemindahan Mario Gila ke Nerazzurri belum juga terwujud.
Pemain belakang asal Spanyol tersebut hingga saat ini masih bermain untuk Lazio.
Musim 2025/2026 akan menjadi musim keempat bagi Mario Gila sebagai anggota tim Lazio.
Pemain asal Spanyol ini memperkuat Biancocelesti setelah pindah dari Real Madrid pada musim panas 2022. Ia mengakhiri perjanjian selama lima tahun.
Oleh karena itu, masa berlaku kontrak Mario Gila bersama Lazio akan berakhir pada akhir Juni 2027.
Lazio telah berusaha memperpanjang perjanjiannya.
Gila telah menjadi bagian penting di Gila sejak ia tiba.
Oleh karena itu, Biancocelesti ingin mempertahankannya — atau menjualnya sebelum terlambat.
Namun, menurut Tuttosport, pembicaraan perpanjangan kontrak Lazio dengan Gila serta pihak perwakilannya tidak pernah berjalan dengan lancar.
Beberapa bulan telah berlalu tanpa adanya perubahan. Keadaan ini terjadi di tengah kondisi keuangan Lazio yang memprihatinkan, dan hal ini sudah diketahui banyak orang.
Oleh karena itu, Tuttosport melaporkan, Gila mungkin pergi dari ibu kota Italia pada musim panas mendatang.
Jika Lazio tidak mampu meyakinkan Gila untuk menandatangani perpanjangan kontrak, maka musim panas berikutnya akan menjadi kesempatan terakhir mereka untuk menjualnya agar tidak kehilangannya secara gratis.
Baru-baru ini, menurut Tuttosport, dua klub besar di Serie A, Inter Milan dan AC Milan, sedang mengawasi perkembangan Mario Gila.
Surat kabar tersebut memprediksi bahwa Inter Milan melihat Mario Gila sebagai tambahan potensial di lini pertahanan.
Di sisi lain, pesaing se Kota Nerazzurri, AC Milan, juga menunjukkan ketertarikan untuk mendapatkan tanda tangan Mario Gila, terutama setelah kedatangan mantan Direktur Olahraga Lazio, Igli Tare.
Peroleh informasi tambahan di Googlenews, klik: Tribun Jatim Timur
Ikuti channel di WhatsApp, klik: Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)




