Aion UT Laku Keras Ancam Wuling Binguo dan BYD Atto

Aion UT Laku Keras Ancam Wuling Binguo dan BYD Atto

Lintaskriminal.co.id –– Aion UT, mobil hatchback listrik berbasis teknologi canggih dari GAC Aion, anak perusahaan GAC Group asal Tiongkok yang diperkenalkan dalam GIIAS 2025, mendapatkan respons positif di Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah SPK yang tercatat melebihi 2.500 unit, seperti yang diungkapkan oleh CEO GAC Indonesia, Andry Ciu.

Kehadiran Aion UT di Indonesia merupakan langkah signifikan, mengingat perkembangan elektrifikasi kendaraan semakin pesat sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan mobil listrik.

“Saat ini jumlah pesanan yang masuk sudah melebihi 2.500 SPK (surat pemesanan kendaraan). Tentu saja kawasan Jabodetabek masih menjadi yang terbesar, diikuti oleh Pulau Jawa secara keseluruhan serta Pulau Sumatra dan sekitarnya,” kata Andry Ciu, di Jakarta (10/9).

Mobil ini hadir dengan tampilan yang modern dan futuristik yang menonjolkan ciri khas hatchback perkotaan. Lampu LED ramping, garis bodi yang aerodinamis, serta interior sederhana dengan panel digital yang luas menciptakan kesan yang mewah dan kekinian.

Desain ini jelas ditujukan kepada konsumen muda dan profesional yang menginginkan penampilan modis sambil tetap memperhatikan lingkungan.

Aion UT di Indonesia menawarkan kinerja yang kuat dengan jangkauan lebih dari 500 km dalam satu kali pengisian baterai. Percepatan: mampu mencapai kecepatan 0–100 km/jam dalam hitungan detik.

Baterai yang digunakan mendukung teknologi pengisian cepat, sehingga dapat mengisi 30–80% dalam waktu sekitar 30 menit. Dengan spesifikasi ini, Aion UT siap bersaing dengan mobil listrik populer lainnya seperti Hyundai Ioniq 5, Wuling Binguo EV, dan BYD Atto 3.

Terdapat dua pilihan, Standard dan Premium. Aion UT secara resmi dijual dengan harga Rp 325 juta untuk versi Standard dan Rp 363 juta untuk versi Premium. Harga ini berlaku untuk wilayah Jakarta.

Mobil listrik ini menampilkan desain eksterior yang menggambarkan bentuk tubuh yang aerodinamis, atap yang terlihat mengambang (floating roof), serta lampu depan yang terinspirasi oleh bentuk mata burung hantu. Lampu sein dan lampu belakang dengan desain matrix cube memperkuat kesan mobil khas Milan.

Mengenai dimensi Aion UT, memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm serta wheelbase sepanjang 2.750 mm. Untuk kinerja, varian Standard AION UT mampu menempuh jarak hingga 400 km (NEDC) sedangkan versi Premium dapat mencapai jarak maksimal 500 km (NEDC).

Dikabarkan bahwa pabrikan akan mulai mendistribusikan kendaraan kepada konsumen pada bulan Oktober 2025. Pihak GAC Indonesia menawarkan garansi seumur hidup untuk komponen baterai, motor, dan sistem kontrol elektronik. Selain itu, terdapat juga garansi kendaraan selama 8 tahun atau 160 ribu kilometer, serta gratis biaya perawatan selama tiga tahun atau 40 ribu kilometer.

Mengandalkan desain menarik, teknologi canggih, dan jangkauan yang luas, Aion UT memiliki potensi menjadi mobil listrik pilihan utama bagi kalangan menengah di Indonesia.

JAC Motors Hadir di Indonesia Bersama Indomobil, Bawa 3 Mobil Listrik Komersial

JAC Motors Hadir di Indonesia Bersama Indomobil, Bawa 3 Mobil Listrik Komersial

Grup Indomobil secara resmi meluncurkan merek JAC Motors pada hari Selasa (19/8/2025). Merek ini akan berfokus pada pengembangan kendaraan komersial berbasis listrik atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia.

Regi Kurnia, Chief Operating Officer (COO) Indomobil JAC Motors mengatakan bahwa kehadiran ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan energi otomotif di tanah air. Bahkan, pihaknya langsung memperkenalkan tiga lini produk yang tersedia di berbagai segmen berbeda.

Indomobil JAC Motors berkontribusi dalam pengembangan otomotif berkelanjutan melalui penggunaan energi terbarukan. Kami akanreveal tiga lini product commercial vehicle(CV),” kata Regi dalam acara konferensi pers di Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Selanjutnya, Technical Indomobil JAC Motors, Edi Putro mengungkapkan layanan purna jual yang dapat dinikmati oleh pelanggan. Termasuk memenuhi kebutuhan spare part hingga jaringan servis.

”Untuk commercial vehicle kami ada di 73 dealership. Namun, dealershipyang telah kami siapkan hanya tiga, yaitu di Jakarta, Surabaya, dan Balikpapan,” jelas Edo pada kesempatan yang sama.

Konsumen potensial tidak perlu khawatir, karenaspare part dan kebutuhan after salestelah siap. Kami juga telah melakukantraininglangsung ke Tiongkok untuk memperkuat layananafter sales,” imbuhnya.

Seluruh rangkaian produk JAC Motors yang dijual di Indonesia menggunakan baterai dari CATL. Teknologi IP68 memberikan perlindungan terhadap percikan air dan rendaman air, meskipun tidak tahan dalam waktu yang lama.

Selain itu, jaminan baterai yang berlaku untuk seluruh unit JAC Motors yaitu hingga 8 tahun, selama kepadatan energinya tidak menurun hingga 80 persen.

Jajaki 3 segmen sekaligus

Tiga produk pertama JAC Motors di Indonesia yaitu Trekker T9 EV yang ditujukan untuk segmenpick up double cabin4×4. Ia langsung memperoleh gelardouble cabin4×4 pertama di Indonesia yang menggunakan tenagafull listrik.

JAC Trekker T9 EV dilengkapi dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang memiliki kapasitas 88,02 kWh. Kendaraan ini mampu menempuh jarak sejauh 340 kilometer pada kecepatan rata-rata 60 km/jam, serta memiliki kecepatan maksimum hingga 140 km/jam.

Selanjutnya, terdapat JAC Metromover N35 EV yang masuk dalam kategori Light Commercial Vehicle (LCV) atau kendaraan niaga ringan. Kendaraan ini tersedia dalam tiga pilihan kapasitas baterai.

Dimulai dari 38,64 kWh dengan jangkauan sejauh 180 kilometer, 49,45 kWh mampu mencapai maksimal 230 kilometer, dan 63,75 kWh yang memiliki kemampuan menempuh hingga 297 kilometer dalam satu kali pengisian.

Terakhir, JAC Urbanmover N90 EV yang memenuhi kelas tersebutlight duty truckdengan kapasitas angkut hingga 6 ton. N90 EV dilengkapi baterai LFP dengan kapasitas 106,95 kWh yang mampu menempuh jarak 344 kilometer pada kecepatan rata-rata 40 km/jam.

JAC Urbanmover N90 EV hadir dalam dua pilihan, yaitu Short Wheelbase (SWB) dan Long Wheelbase (LWB). Model SWB memiliki ukuran panjang 5.995 mm dengan jarak sumbu roda 3.365 mm, sedangkan versi LWB memiliki panjang keseluruhan 7.515 mm serta jarak sumbu roda sepanjang 4.175 mm.

Pada peluncuran ini, pihak JAC Motors belum mengungkapkan harga resmi untuk ketiga lini produk tersebut. Meski demikian, ketiga kendaraan komersial dari JAC Motors disebut telah disesuaikan dengan kebutuhan jalan raya dan sektor industri di Indonesia.

Pajak Mati 15 Tahun Cukup Bayar 1 Tahun, Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di Sumbar Berakhir Bulan Ini

Pajak Mati 15 Tahun Cukup Bayar 1 Tahun, Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di Sumbar Berakhir Bulan Ini

10drama.com – Masih ada beberapa provinsi di Indonesia yang menyelenggarakan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

Pajak mati selama 15 tahun hanya perlu dibayar selama 1 tahun, penghapusan pajak kendaraan tahun 2025 di Sumbar berakhir bulan ini.

Sumatera Barat kembali melaksanakan kebijakan penghapusan tunggakan pajak bagi pemilik kendaraan.

Pemangkasan pajak kendaraan tahun ini telah dimulai sejak 25 Juli dan akan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Hanya sampai akhir bulan ini, pemilik kendaraan yang belum melunasi pajak segera manfaatkan kesempatan program ini.

Terdapat lima pengurangan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.

Beberapa keringanan meliputi tidak adanya tunggakan pokok pajak kendaraan dari tahun sebelumnya, bebas dari denda pajak kendaraan, tidak ada denda SWDKLLJ untuk tahun lalu dan sebelumnya, bebas BBNKB kedua, serta bebas pajak progresif.

Dikutip dari laman bapenda.sumbarprov.go.id, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghadirkan program penghapusan pajak kendaraan bermotor.sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketaatan dan mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi serta usaha peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten.

 

Kebijakan ini memberikan penghapusan utang pokok serta denda pajak kendaraan bermotor dari tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai contoh, kendaraan bermotor yang telah dikenakan pajak selama 10 tahun, 15 tahun, atau berapa pun lamanya, dengan memanfaatkan program ini, cukup membayar pajak selama 1 tahun, denda yang belum dibayar dan pajak yang wajib dibayar akan dihapuskan sepenuhnya.

Selain itu, kewajiban pengembalian nama kendaraan bermotor yang kedua (BBNKB 2) juga tidak dikenakan, masyarakat hanya perlu menyelesaikan biaya pengembalian nama PNBP (penerbitan TNKB, STNK, BPKB, serta penerbitan surat mutasi) sesuai aturan yang berlaku.

Selanjutnya, penghapusan pajak progresif serta denda terhadap Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dari PT Jasa Raharja tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya dianggap bebas dari denda pada tahun yang sedang berlangsung.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, dengan harapan bantuan tersebut mampu mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumbar, Syefdinon menyampaikan bahwa regulasi teknis mengenai kebijakan pemutihan tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, masa pelaksanaan whitewashing dimulai pada 25 Juni 2025 dan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Dari segi pelayanan, pemerintah terus mengembangkan teknologi guna mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui proses digitalisasi, misalnya pembayaran pajak tahunan melalui aplikasi layanan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

5 Penyakit Umum Motor Matic yang Menyebalkan

5 Penyakit Umum Motor Matic yang Menyebalkan

Motor matik kini menjadi pilihan utama bagi banyak pengendara karena kemudahan yang diberikan. Dengan sistem transmisi otomatis, kendaraan ini mempermudah pengendara dalam berkendara tanpa perlu sering mengatur kopling atau gigi. Meskipun menawarkan kenyamanan, motor matik juga memiliki beberapa kekurangan yang tidak boleh diabaikan.

Jika tidak dipahami dari awal, kekurangan-kekurangan ini dapat menimbulkan ketakutan, terutama bagi mereka yang mengandalkan sepeda motor matik sebagai kendaraan harian. Mulai dari perawatan hingga kinerja di medan tertentu, motor matik memiliki kelemahan penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakannya secara rutin, seperti yang dilaporkan darimotorcyclistonline.com

1. Mahalnya biaya perawatan

Motor matic memerlukan perawatan yang lebih teratur dibandingkan motor konvensional. Komponen seperti CVT (Continuously Variable Transmission) dan sabuk V perlu diperiksa serta diganti secara berkala agar tidak menimbulkan kendala saat digunakan.

Harga layanan perbaikan motor matic tinggi karena memerlukan teknisi khusus yang mengerti sistem transmisi otomatis. Perawatan rutin tidak boleh diabaikan terlalu lama. Jika tidak dilakukan perawatan, komponen internal akan cepat rusak dan biaya perbaikannya bisa meningkat drastis.

3. Kurang kuat saat melintasi jalan yang menanjak

Motor matik biasanya kurang bertenaga saat menghadapi jalan yang menanjak atau berbatu. Sistem CVT yang mengatur perpindahan tenaga secara otomatis tidak seefisien transmisi manual dalam menanggapi kondisi jalan yang ekstrem. Saat melewati kemiringan tajam, motor matik sering terasa berat dan lambat.

Ini tentu membawa risiko, khususnya jika kendaraan digunakan di daerah pegunungan atau jalur berbukit. Penggunaan rem tangan terbatas, sehingga pengemudi perlu lebih waspada saat melaju naik dan menghindari motor mundur. Pada situasi ini, motor manual lebih dapat dipercaya karena pengaturan gigi yang lebih fleksibel.

3. Penggunaan bahan bakar menjadi lebih boros

Meskipun banyak produsen sepeda motor matik menyatakan kendaraannya hemat bahan bakar, kenyataannya penggunaan bahan bakar bisa menjadi lebih boros tergantung cara penggunaannya. Sepeda motor matik tetap memakai tenaga mesin meskipun berhenti sesaat, misalnya saat berada di lampu merah, karena putaran mesin tetap aktif tanpa adanya kopling.

Gaya berkendara yang tidak stabil, seperti sering menginjak gas secara tiba-tiba atau mengerem mendadak, juga menyebabkan pemborosan bahan bakar. Dalam kondisi kemacetan di kota besar, penggunaan bensin bisa meningkat secara signifikan. Dibanding dengan motor bebek manual, efisiensi bahan bakar pada motor matic masih tergolong kurang baik.

4. Bahaya panas berlebih saat digunakan untuk berkendara jarak jauh

Mesin motor matik rentan mengalami kelebihan panas atau overheat, khususnya saat digunakan untuk perjalanan jauh tanpa berhenti. Sistem pendingin pada beberapa motor matik kelas menengah bawah masih memanfaatkan pendinginan udara, yang tidak efisien jika digunakan secara terus-menerus dalam waktu lama.

Overheat dapat mengurangi kinerja mesin secara signifikan. Mesin terasa berat, respons gas menurun, dan berpotensi menyebabkan kerusakan permanen jika terus digunakan. Saat melakukan perjalanan lintas kota atau touring, motor matic membutuhkan istirahat yang lebih sering dibandingkan motor manual.

5. Kurangnya pengawasan dalam situasi darurat

Motor matic hanya memiliki dua tuas rem, tanpa adanya pengaturan tambahan dari gigi seperti pada motor konvensional. Pada keadaan darurat, kurangnya fungsi engine brake yang signifikan membuat pengemudi kesulitan menghentikan kendaraan secara cepat dan aman. Keadaan ini bisa sangat berisiko ketika berkendara dengan kecepatan tinggi.

Tidak adanya kontrol mesin pada rem juga meningkatkan risiko tergelincir, khususnya ketika jalan basah atau menurun curam. Penggunaan rem secara tiba-tiba dapat menyebabkan ban terkunci dan kehilangan daya cengkeram. Oleh karena itu, motor matik memerlukan kewaspadaan yang lebih tinggi dalam mengatur kecepatan saat berkendara.

Motor matik memang nyaman dan mudah dioperasikan, tetapi tetap memiliki kelemahan yang perlu dipahami dengan baik. Beberapa kekurangan seperti boros bahan bakar, kurang kuat saat melintasi medan naik, serta sedikitnya kemampuan mengontrol dalam kondisi darurat menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh pengguna kendaraan ini setiap hari.

Benarkah Mobil Matic Menghabiskan Bahan Bakar Lebih Banyak Daripada Manual? Ini Fakta Sebenarnya Mobil Otomatis Mengalami Gangguan Saat Berpindah Transmisi, Apa Penyebabnya? 5 Saran Bengkel Vespa Matic di Yogyakarta, Favorit Pengendara

7 Tips Perawatan Mobil Matic yang Terlupakan, Nomor 5 Mengejutkan!

7 Tips Perawatan Mobil Matic yang Terlupakan, Nomor 5 Mengejutkan!

Lintaskriminal.co.id –Kendaraan otomatis kini menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena kepraktisan dan kenyamanannya saat berkendara. Namun jangan salah,biaya perbaikan transmisi otomatis bisa membuat keuangan terganggujika Anda salah dalam perawatan. Sejauh ini, banyak pemilik mobil hanya memperhatikan penggantian oli transmisi, padahal terdapat beberapa langkah penting lain yang sering diabaikan.

Sebagai jurnalis otomotif yang telah lama mengikuti perkembangan teknologi kendaraan, saya merangkum7 cara merawat mobil matic yang penting diketahui.

1. Jangan terlambat mengganti oli transmisi

Memang biasa, tapi ini yang paling penting. Oli transmisi otomatis memiliki masa pakai, biasanya setiap 40.000 km atau sesuai anjuran pabrikan.Keterlambatan mengganti oli dapat menyebabkan perpindahan gigi terasa kasar bahkan memicu kerusakan gearbox.

2. Gunakan pelumas sesuai anjuran pabrikan

Jangan tergoda dengan oli yang murah. Transmisi matic membutuhkanAutomatic Transmission Fluid (ATF)khusus sesuai dengan standar pabrikan. Memilih oli yang tidak tepat dapat menyebabkan komponen mengalami keausan lebih cepat.

3. Nyalakan Kendaraan Sebelum Berkendara

Kebiasaan memanaskan mesin tidak hanya berlaku untuk mobil manual. Pada mobil matic, tindakan ini menyebabkansirkulasi minyak transmisi lebih stabilsehingga perpindahan gigi menjadi lebih halus.

4. Jangan Lakukan Perpindahan Tuas Secara Asal-Asalan

Sering berpindah dari D ke R atau sebaliknya tanpa menghentikan secara menyeluruh? Itu kesalahan yang sangat serius!Gearbox bisa cepat ausjika kebiasaan ini terus dilakukan

5. Perawatan Berkala dan Pemeriksaan Sistem Kelistrikan Transmisi

Banyak pemilik mobil automatic sering lupa bahwasistem listrik memiliki peran pentingpada sistem transmisi otomatis. Sensor, solenoid, hingga ECU perlu diperiksa secara berkala. Inilah yang sering menyebabkan kekecewaan pemilik kendaraan saat biaya perawatan meningkat tajam.

6. Pertahankan Suhu Mesin dan Transmisi

Transmisi otomatis rentan terhadap panas. Pastikanradiator, pengkondisi minyak, dan sistem pendinginbekerja secara maksimal. Jangan meremehkan lampu indikator panas, karena bisa menjadi tanda bahwa transmisi otomatis sedang dalam kondisi berbahaya.

7. Gunakan Mode Berkendara secara Bijaksana

Banyak kendaraan bertransmisi otomatis saat ini memiliki mode Eco, Sport, serta Manual. Gunakan sesuai dengan keperluan.Beberapa mode dapat menyebabkan penggunaan bahan bakar yang boros dan memperpendek masa pakai transmisi.

Perawatan mobil matic memang memerlukan perhatian khusus.Bukan hanya tentang pergantian olinamun juga disiplin dalam kebiasaan berkendara dan perawatan rutin. Dengan menerapkan tips di atas, mobil matic Anda tetap dapat bertahan lama, nyaman digunakan, serta menghindari biaya perbaikan yang tinggi.***

Pajak Tahunan Wuling Binguo EV Kurang dari Rp500.000

Pajak Tahunan Wuling Binguo EV Kurang dari Rp500.000

JAKARTA, 10drama.com– Sejak pertama kali diperkenalkan, Wuling Binguo EV mendapat banyak perhatian dari masyarakat Indonesia. Mobil listrik asal Tiongkok ini tampil dengan gaya desain yang retro futuristik serta interior yang mewah.

Selain itu, Wuling Binguo EV juga ramah lingkungan serta memiliki biaya perawatan yang murah. Pemerintah juga memberikan berbagai insentif, khususnya terkait pajak tahunan.

Salah satu caranya adalah dengan menghapus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). PKB dan BBNKB untuk kendaraan listrik berbasis baterai telah ditetapkan sebesar nol persen.

Aturan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Mengenai Dasar Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat Tahun 2023.

Pasal 10 Ayat 1 menyatakan, “Pemungutan pajak kendaraan bermotor listrik (KBL) berbasis baterai untuk orang atau barang ditentukan sebesar 0 persen dari dasar pengenaan pajak.”

Kemudian, dalam ayat kedua, terdapat tulisan, “Pengenaan BBNKB KBL Berbasis Baterai untuk orang atau barang ditentukan sebesar 0 persen dari dasar pengenaan BBNKB.”

Keuntungan ini dirasakan oleh pemilik Wuling Binguo EV produksi 2024 bernama Karina. Menurutnya, pajak tahunan Wuling Binguo EV tidak melebihi Rp 500.000.

“Pajaknya sangat murah, hanya ratusan ribu,” ujar Karina kepada 10drama.com, beberapa waktu lalu.

Pada tahun pertama, pemilik Binguo EV hanya wajib membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

PKB Rp 0

BBNKB Rp 0

SWDKLLJ Rp 143.000

Penerbitan STNK Rp 200.000

Penerbitan TNKB Rp 100.000

Total Rp 443.000

Selanjutnya, untuk tahun kedua hingga keempat, pemilik kendaraan listrik hanya perlu membayar SWDKLLJ. Kemudian, untuk pajak lima tahunan, biaya yang harus dibayarkan berbeda lagi.

PKB Rp 0

BBNKB Rp 0

SWDKLLJ Rp 143.000

Perpanjang STNK Rp 200.000

Pengesahan STNK Rp 50.000

Penerbitan TNKB Rp 100.000

Total Rp 493.000

Jika dibandingkan dengan kendaraan bermotor biasa, perbedaannya bisa sangat signifikan. Setiap tahunnya, pemilik mobil listrik tidak perlu menghabiskan lebih dari Rp 500.000 untuk biaya pajak kendaraan.

PHEV vs Listrik: Mana yang Lebih Praktis untuk Harian?

PHEV vs Listrik: Mana yang Lebih Praktis untuk Harian?

Mobil ramah lingkungan semakin diminati di Indonesia, dengan opsi utama berupa kendaraan listrik murni (EV) dan mobil hybrid yang bisa diisi ulang (PHEV). Kedua jenis ini memberikan penghematan bahan bakar serta emisi yang lebih sedikit dibanding mobil biasa, tetapi efisiensinya bisa berbeda tergantung cara penggunaannya. Memahami perbedaan ini akan memudahkan kamu dalam memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Bayangkan kamu tinggal di sebuah kota besar dengan jarak tempuh harian sekitar 30 km. Mobil listrik sepenuhnya bisa menempuh perjalanan tersebut tanpa memerlukan sedikit pun bensin, sedangkan PHEV menggabungkan daya listrik dan mesin bensin. Pertanyaannya adalah, yang mana lebih efisien dalam penggunaan energi dan biaya operasional?

1. Penggunaan energi dan jangkauan perjalanan

Mobil listrik murni memanfaatkan baterai sebagai sumber energi utama. Efisiensinya tinggi karena motor listrik mengubah sebagian besar energi menjadi tenaga gerak. Namun, jangkauannya bergantung pada kapasitas baterai dan keberadaan titik pengisian daya.

Meskipun PHEV mampu berjalan menggunakan motor listrik selama jarak tertentu, biasanya antara 40 hingga 80 km, sebelum mesin bensin mulai bekerja. Dalam perjalanan harian yang singkat, PHEV dapat sangat efisien, namun untuk perjalanan jauh, penggunaan bensin akan meningkat.

2. Biaya operasional

EV lebih unggul dalam penggunaan biaya energi per kilometer karena mengandalkan listrik yang harganya lebih murah dibanding bensin. Mengisi daya di rumah pada malam hari biasanya menjadi pilihan yang lebih hemat. PHEV bisa diisi daya dan digunakan seperti EV untuk jarak pendek, tetapi jika sering digunakan tanpa melakukan pengisian, efisiensinya akan menurun signifikan karena mesin bensin akan bekerja lebih sering.

3. Infrastruktur dan fleksibilitas

PHEV lebih fleksibel dalam perjalanan jarak jauh karena bisa mengisi bahan bakar bensin kapan saja, tanpa harus tergantung pada keberadaan stasiun pengisian listrik. Mobil listrik sepenuhnya membutuhkan infrastruktur pengisian yang cukup, terutama pengisian cepat selama perjalanan jauh. Jika kamu tinggal di daerah yang memiliki sedikit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), PHEV mungkin lebih sesuai.

Kesimpulannya, mobil listrik sepenuhnya merupakan pilihan paling efisien untuk penggunaan sehari-hari di kota dengan akses pengisian yang mudah, sedangkan PHEV memberikan keseimbangan yang ideal bagi mereka yang menginginkan efisiensi sekaligus fleksibilitas dalam perjalanan jauh. Tingkat efisiensi terbaik tetap bergantung pada kebiasaan berkendara dan fasilitas yang kamu miliki.

Apakah Mobil Blind Van Diperbolehkan Digunakan untuk Mengangkut Penumpang?

Keunggulan dan Kekurangan BYD Atto 3 di Indonesia

Keunggulan dan Kekurangan BYD Atto 3 di Indonesia

BYD Atto 3 Dipilih sebagai Kendaraan Ramah Lingkungan

JAKARTA, 10drama.com – Ketersediaan kendaraan listrik di Indonesia kini semakin beragam, salah satunya adalah BYD Atto 3.

Mobil ini akhir-akhir ini mendapat banyak perhatian dari konsumen karena desainnya yang modern dan harga yang relatif kompetitif.

Oleh karena itu, Atto 3 menjadi alternatif terbaru bagi yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Namun, serupa dengan kendaraan lainnya, Atto 3 memiliki keunggulan dan kelemahan.

Hal ini disampaikan oleh Joni, pengguna setia BYD Atto 3 yang telah mengendarai mobil listrik asal Tiongkok tersebut sejak November 2024.

Pengalaman Berkendara yang Berbeda

Salah satu keuntungan yang dirasakan Joni adalah penghematan biaya operasional yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil.

Selain itu, pengalaman berkendara menggunakan Atto 3 dinilai menawarkan sensasi yang berbeda. “Keunggulannya sangat hemat dalam hal biaya operasional, pengalaman mengemudi mobil listrik yang unik agak berbeda dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar bensin. Suara yang tenang dan damai saat berkendara karena sangat halus,” katanya kepada10drama.com, pada Selasa (19/8/2025).

Tantangan dalam Pengisian Daya

Meskipun memiliki berbagai keunggulan, Joni mengakui beberapa tantangan yang perlu dihadapi saat menggunakan BYD Atto 3, khususnya terkait pengisian baterai. “Kekurangan saatchargingBaterai membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 7 jam saat diisi di rumah, tergantung kondisi baterai yang tersisa. Oleh karena itu, diperlukan perhitungan yang tepat agar tidak sampai kehabisan daya. Jika baterai habis, maka diperlukan waktu tambahan untuk mengisi ulangnya,” jelasnya.

Laki-laki yang tinggal di Jakarta Barat lebih memilih mengisi daya kendaraannya di rumah setelah pemasangan wall charging.

Salah satu alasan utamanya adalah efisiensi biaya. “Saya lebih sering mengisi daya di rumah daripada di SPKLU,” katanya.

Desain yang Perlu Perhatian

Joni juga menyoroti desain kaca belakang Atto 3 yang tergolong kecil. “Desain kaca belakang yang kecil menyebabkan pandangan ke belakang tidak optimal,” ujarnya.

Ini tentu menjadi perhatian bagi pengguna yang sering bepergian.

Kesimpulan: Keunggulan dan Kekurangan BYD Atto 3

Berdasarkan penjelasan Joni, dapat diambil kesimpulan bahwa BYD Atto 3 memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan.

Kelebihan: 

Efisiensi pengeluaran operasional, kenyamanan ruang penumpang, serta hiburan yang cukup.

Kekurangan: 

Waktu pengisian daya dan tingkat kejelasan kaca belakang.

Berkat berbagai keunggulan dan kelemahan yang dimilikinya, BYD Atto 3 tetap menjadi salah satu opsi menarik dalam kategori mobil listrik di Indonesia, terutama untuk mereka yang mengutamakan lingkungan dan efisiensi.

Pembandingan Mobil Listrik: Neta V vs BYD Atto 3, Pilih yang Mana?

Pembandingan Mobil Listrik: Neta V vs BYD Atto 3, Pilih yang Mana?

Lintaskriminal.co.id –– Persaingan di pasar mobil listrik di Indonesia semakin sengit, khususnya dengan munculnya berbagai jenis kendaraan dari produsen Tiongkok. – Kompetisi dalam pasar mobil listrik di Tanah Air semakin memanas, terutama karena kehadiran berbagai model dari perusahaan asal Tiongkok. – Persaingan di pasar mobil listrik Indonesia semakin ketat, terutama akibat munculnya banyak model dari produsen Tiongkok. – Kondisi persaingan di pasar mobil listrik di Indonesia semakin sengit, terutama dengan hadirnya berbagai pilihan dari merek Tiongkok.

Dua merek yang sering dibicarakan adalah Neta V dan BYD Atto 3. Kedua model ini memiliki keunikan masing-masing, mulai dari harga, kinerja, hingga fitur yang disediakan.

Dari segi kinerja, BYD Atto 3 menawarkan daya yang lebih besar. Menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM), Atto 3 menghasilkan tenaga sebesar 201 hp dan torsi maksimum 310 Nm. Kombinasi ini membuat akselerasi kendaraan terasa lebih cepat dan kuat.

Di sisi lain, Neta V dilengkapi dengan motor listrik yang memiliki daya 95 PS (setara 70 kW) dan torsi sebesar 150 Nm. Meskipun tenaganya lebih rendah dibandingkan Atto 3, Neta V tetap memberikan kinerja yang cukup memadai untuk kebutuhan harian di perkotaan.

Mengenai baterai, BYD Atto 3 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 60,48 kWh, sementara Neta V memiliki baterai sebesar 40,7 kWh. Kapasitas baterai yang lebih besar pada Atto 3 didukung pula oleh efisiensi penggunaan listrik yang lebih baik.

Salah satu perbedaan yang sangat jelas antara kedua mobil tersebut adalah harganya. Neta V ditawarkan sebagai mobil listrik yang lebih terjangkau, dengan kisaran harga sekitar Rp300 jutaan. Harga yang murah ini menjadikannya pilihan menarik bagi para pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.

Di sisi lain, BYD Atto 3 berada dalam kisaran harga yang lebih mahal, dengan harga dimulai dari Rp470 juta hingga melebihi Rp500 juta. Dengan harga tersebut, Atto 3 menawarkan fitur yang lebih lengkap, kinerja yang lebih kuat, serta tampilan yang lebih canggih.

Desain dan Fitur

BYD Atto 3 terkenal dengan tampilan yang modern dan kabin yang dilengkapi berbagai fitur canggih. Layar pusat kendaraan yang bisa diputar merupakan salah satu keunggulan utamanya. Selain itu, bahan interior yang digunakan terasa mewah, menciptakan sensasi berkendara yang menyenangkan.

Neta V, meskipun memiliki tampilan yang sederhana, tetap menarik perhatian. Fitur-fitur yang tersedia cukup praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, beberapa kelemahan seperti jarak tanah yang rendah (130 mm) dan kemudi yang tidak bisa disesuaikan tingginya menjadi pertimbangan bagi calon pengguna.

Pada akhirnya, keputusan antara Neta V dan BYD Atto 3 tergantung pada kebutuhan serta anggaran pengguna.

Neta V cocok untuk mereka yang menginginkan kendaraan listrik dengan harga terjangkau, hemat energi, dan mudah digunakan dalam penggunaan perkotaan.

Sementara itu, BYD Atto 3 cocok untuk pengguna yang mencari kendaraan listrik dengan daya yang lebih kuat, fitur yang lebih lengkap, dan tampilan yang modern, serta memiliki anggaran yang lebih besar.

Berkat kehadiran kedua mobil tersebut, pasar mobil listrik di Indonesia semakin berkembang, menawarkan beragam pilihan kepada masyarakat yang ingin berperan dalam menjaga lingkungan yang lebih bersih.

Bukan Partai, Ini Makna PDI Sebelum Serah Terima Unit

Bukan Partai, Ini Makna PDI Sebelum Serah Terima Unit

Bukan Partai Politik, Ini Arti PDI Sebelum Penyerahan Unit

Bukan Partai Politik, Ini Makna PDI Sebelum Serah Terima Unit

Untuk konsumen motor baru, terdapat sebuah proses penting yang dilakukan di dealer sebelum kendaraan Anda dikirim ke rumah.

10drama.com -/ Knowledge

Naufal Shafly 22 Agustus, pukul 07.00 22 Agustus, pukul 07.00

10drama.com –Untuk konsumen motor baru, terdapat sebuah proses penting yang dilakukan di dealer sebelum kendaraan Anda dikirim ke rumah. Nama proses tersebut adalah Pemeriksaan Sebelum Pengiriman (PDI). Menurut Irwan Pane, Technical Service Astra Motor Sulawesi Selatan, PDI merupakan tahap akhir sebelum motor diberikan kepada pelanggan. “Inspeksi Sebelum Pengiriman (PDI) dilakukan sebagai bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap unit sepeda motor Honda memiliki kualitas terbaik sebelum diserahkan,” kata Irwan di Makassar, Rabu (20/8/2025). Proses PDI biasanya memakan waktu sekitar 15 menit per motor. Secara umum, terdapat tiga komponen utama yang menjadi fokus pemeriksaan oleh tim PDI, yaitu mesin, rangka, dan sistem kelistrikan. Dari tiga bagian tersebut, sekitar 60 item telah diperiksa. Beberapa hal penting yang diperiksa antara lain ffungsi lampu, sistem pengereman, kondisi oli, pengencangan baut, tekanan angin, dan kondisi ban. Irwan menekankan, melalui proses ini AHM bertujuan memastikan motor baru yang diterima konsumen tidak memiliki kekurangan atau risiko masalah teknis pada awal penggunaan.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Copyright © 2026 10drama.com