5 Motor Matik Terbaik untuk Touring Jayapura–Sarmi: Nyaman dan Tahan Banting

5 Motor Matik Terbaik untuk Touring Jayapura–Sarmi: Nyaman dan Tahan Banting

SUARA JAYAPURA– Perjalanan touring jarak jauh dengan sepeda motor selalu menawarkan pengalaman unik, nilai berharga, serta kebebasan dalam menikmati setiap pemandangan alam.

Rute perjalanan Jayapura-Sarmi memberikan pengalaman menantang melalui medan yang beragam, dataran tinggi, serta pemandangan alam yang menarik sepanjang jalan.

Namun, tidak semua sepeda motor matic cocok digunakan untuk perjalanan jauh, dibutuhkan daya mesin yang kuat, kecepatan tinggi, serta didukung oleh fitur pendukung kenyamanan.

1. Honda PCX 160 Roadsync

Skuter mewah yang menekankan kenyamanan dan inovasi teknologi. Mesin 160 cc eSP+ yang memiliki daya 15,8 hp dengan konsumsi bahan bakar sebesar 45 km per liter.

Fitur utama: HSTC, ABS, kapasitas bagasi 30 liter, dan koneksi Honda RoadSync.

Keunggulan: hemat, nyaman, serta memiliki banyak fitur. Cocok untuk perjalanan santai jarak jauh.

2. Yamaha XMAX 250 Terhubung

Scooter maxi yang dilengkapi mesin 250 cc (22,8 daya kuda) serta ruang bagasi berkapasitas 44 liter. Konsumsi bahan bakar mencapai 35 km per liter dengan jarak tempuh maksimal 450 km.

Fitur utama: TCS, ABS ganda, kaca depan yang bisa disesuaikan, Y-Connect.

Kekuatan yang besar, kapasitas penyimpanan yang luas, serta ketahanan pada kecepatan tinggi.

3. Aprilia SR-GT 200

Skuter petualangan dengan tampilan sporty dilengkapi mesin 174 cc (17,3 daya kuda) dan ban multifungsi. Konsumsi bahan bakar mencapai 35,6 km per liter, cocok untuk jalur campuran aspal dan tanah.

Fitur utama: Suspensi dengan jarak perjalanan panjang, sistem ABS, dan dasar kaki yang dapat disesuaikan.

Keunggulan: Mesin dengan torsi yang kuat, cocok untuk perjalanan jauh serta penggunaan ringan di luar jalur aspal.

4. Yamaha NMAX 155 Terhubung/ABS

Jadi favorit di kelasnya karena hemat dan mudah digunakan. Mesin 155 cc VVA dengan daya 15,1 hp, konsumsi bahan bakar hingga 45,5 km per liter.

Fitur utama: TCS, sistem Start & Stop, dua mode berkendara, Y-Connect.

Keuntungan: Harga yang murah, efektif, dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

5. Vespa GTS Super Tech 300

Skuter mewah asal Italia yang mengusung mesin 278,3 cc dengan daya 23,8 hp. Konsumsi bahan bakar sekitar 30 km per liter.

Fitur utama: sistem pengereman ABS, kontrol traksi ASR, throttle-by-wire, dan layar TFT berukuran 4,3 inci.

Kendaraan Berat Pelanggar Uji Emisi di Jakarta Denda Rp8 Juta

Kendaraan Berat Pelanggar Uji Emisi di Jakarta Denda Rp8 Juta

10drama.com, JAKARTA — Sebanyak 12 pelanggar aturan wajib melewati uji emisi kendaraan di Jakarta diberi sanksi denda yang berbeda-beda, mulai dari Rp2 juta hingga Rp8 juta. Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (7/8/2025).

“Pelaksanaan hukum terhadap kendaraan berat yang tidak lulus uji emisi merupakan bukti nyata komitmen kami dalam menjaga kualitas udara,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Ia menekankan bahwa kendaraan berat kategori N (kendaraan pengangkut barang) dan O (truk penggerak atau trailer) merupakan salah satu sumber utama polusi udara di Jakarta. Oleh karena itu, tindakan hukum tersebut menjadi langkah nyata yang diambil oleh Pemprov DKI untuk mengurangi pencemaran dari sumber yang bergerak.

“Kemudian, kami akan memperluas pelaksanaan uji emisi dan tindakan terhadap kendaraan kategori N dan O sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Asep.

Ia juga mengajak pemilik kendaraan untuk secara teratur merawat kendaraannya dan melakukan uji emisi berkala, serta menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan standar EURO4.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta RM Tamo Sijabat menyampaikan bahwa kebanyakan kendaraan yang melanggar adalah truk terbuka, mobil bak tertutup, serta mobil tangki yang tidak melakukan perawatan emisi secara rutin.

“Kami juga bekerja sama dengan Pelindo agar kendaraan pelanggar yang belum melunasi denda tidak diperbolehkan memasuki area pelabuhan,” kata Tamo.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa sanksi tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada pelaku usaha agar mematuhi peraturan demi menjaga keamanan lingkungan.

Dari 12 pelanggar keseluruhan, 10 orang hadir secara langsung dalam persidangan, sedangkan dua orang lainnya dihukum secara default karena tidak hadir.

Enam pelanggar mendapat denda terbesar masing-masing sebesar Rp8 juta. Dua orang diberi denda sebesar Rp7 juta, satu pelanggar dikenakan denda Rp4 juta, dan satu lagi dikenai denda Rp2 juta. Sementara dua pelanggar yang dihukum secara default diberi denda masing-masing sebesar Rp4 juta.

Jumlah denda yang dijatuhkan dalam persidangan tersebut mencapai Rp76.060.000.

Putusan tersebut merujuk pada Pasal 61 ayat (1) Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2005, yang menetapkan hukuman denda maksimal sebesar Rp50 juta atau hukuman penjara paling lama enam bulan.

Beberapa pelanggar terjaring dalam kegiatan bersama penegakan hukum yang melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Ditlantas Polda Metro Jaya di Pelabuhan Tanjung Priok pada 15-16 Juli 2025.

Operasi bersama tersebut secara resmi dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofik, yang didampingi oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, serta Direktur Operasi PT Pelindo.

75 Tahun RI-Tiongkok, KIKT Dukung Aito Gelar Tur Darat Chongqing-Jakarta

75 Tahun RI-Tiongkok, KIKT Dukung Aito Gelar Tur Darat Chongqing-Jakarta

10drama.com –, JAKARTA – Perusahaan otomotif asal Tiongkok, “SERES” yang memiliki merek kendaraan listrik “Aito” akan melakukan tur perjalanan darat dari Chongqing menuju Jakarta.

“Kami dari KIKT (Kadin Indonesia Komite Tiongkok) berada di Chongqing, Tiongkok untuk mengadakan sebuah acara besar yang akan diikuti oleh mobil Aito yang akan melintasi daratan menuju Indonesia dan akan ada perayaan besar pada 25 Agustus 2025 di Indonesia,” ujar Ketua KIKT Garibaldi “Boy” Thohir kepada ANTARA setelah peluncuran tersebut di Chongqing, Senin.

Kendaraan darat yang berjudul “Buka Jalan dengan Aito” melakukan perjalanan melalui Chongqing, melewati negara-negara ASEAN hingga akhirnya tiba di Jakarta dengan jarak sekitar 5.000 kilometer.

Sementara mobil yang akan digunakan adalah seri Aito M5, Aito M7, dan Aito M9.

“Pemerintah Tiongkok, khususnya Presiden Xi Jinping, telah mengumumkan ‘One Belt One Road’ dan ini juga merupakan salah satu contoh ‘Silk Road’ dari Chongqing menuju Indonesia. Kedua, tentu saja dalam kegiatan ini saya ingin menarik perhatian generasi muda,” tambah Boy.

Anak-anak muda ini diwakili oleh kehadiran beberapa tokoh seperti Boy William dan Gading Marten serta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo yang akrab disapa Gusti Bhre.

“Karena biasanya anak muda lebih suka hal yang menyenangkan dan santai. Jadi saya melibatkan Boy William dan Gading Marten sebagai ikon-ikon, agar kalangan muda Indonesia dapat melihat bagaimana perkembangan teknologi Tiongkok serta khususnya hubungan baik antara kedua negara,” ujar Boy.

Pada acara tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berkaitan dengan Indonesia dan Tiongkok, tetapi juga melibatkan beberapa negara anggota ASEAN.

“Itu menunjukkan bahwa industri ini akan memasuki Indonesia, memproduksi di Indonesia untuk pasar ASEAN, oleh karena itu KBRI Beijing mendukung sepenuhnya,” kata Dubes Djauhari.

Duta Besar Djauhari menganggap, kendaraan denganenergi terbarukan (New Energy Vehicle) menjadi salah satu komponen dari perekonomian hijau.

“Kami memiliki bahan-bahan khusus yang digunakan untuk memproduksi baterai, komponen penting dalam industri kendaraan listrik. Oleh karena itu, kami sangat mendukung perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia, dan Tiongkok kini telah menjadi produsen utama kendaraan listrik global,” tambah Dubes Djauhari.

Pada pidatonya, Duta Besar Djauhari menyebutkan bahwa para pemuda, inovator, serta wisatawan mulai memainkan peran dalam hubungan antara Indonesia dan Tiongkok.

“Acara semacam ini membangkitkan rasa ingin tahu, semangat menjelajah, serta saling memahami. Ketika tur ini dimulai dari Chongqing, diharapkan dapat juga mendorong integrasi kawasan ASEAN-Tiongkok yang lebih erat, kemitraan Indonesia-Tiongkok yang lebih strategis, berkelanjutan, dan menyeluruh serta masa depan yang lebih kuat dan ramah lingkungan,” ujar Duta Besar Djauhari.

Sementara Presiden SERES Automotive Leon He sebelumnya menyatakan bahwa Aito pernah melakukan ekspedisi darat serupa di Eropa.

“Ekspedisi tahun lalu yang mencakup perjalanan sejauh 15.000 km dalam 38 hari hingga Paris, telah membuktikan ketangguhan produk kami. Tahun ini, perjalanan akan dilanjutkan ke Indonesia, pasar strategis dengan potensi ekonomi sebesar 150 miliar dolar AS dan komitmen kuat terhadap kendaraan berbasis energi terbarukan,” ujar Leon He.

Leon mengatakan, kehadiran pabrik SERES di Indonesia sejak 2017 menjadi langkah awal yang penting dalam perluasan bisnis di kawasan ASEAN.

“Brand” Aito belum masuk ke Indonesia, tetapi SERES Automobile telah hadir di Nusantara melalui PT Sokonindo Automobile.

Pabrik Sokonindo beroperasi sejak tahun 2017 di kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten dengan luas lahan 20 hektar dan total investasi sebesar 150 juta dolar AS, yang mampu menghasilkan produksi mobil maksimal 50.000 unit per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia maupun luar negeri.

Spesifikasi Toyota Raize: Tangguh, Gaya, Siap Jelajah Kota

Spesifikasi Toyota Raize: Tangguh, Gaya, Siap Jelajah Kota

10drama.com –– Toyota Raize hadir sebagai mobil SUV kecil dengan desain yang keren, fitur canggih, dan kinerja yang hemat bahan bakar.

Kombinasi tersebut membuatnya menjadi pilihan yang sempurna untuk kebutuhan perjalanan harian di dalam kota serta perjalanan ke luar kota.

Di Indonesia, Toyota Raize dijual dalam enam variasi dengan dua pilihan mesin bensin, yakni 998 cc dan 1.198 cc.

Mesin berkapasitas 998 cc dengan teknologi turbo mampu menghasilkan daya hingga 97 hp dan torsi maksimal 140 Nm.

Di sisi lain, mesin berkapasitas 1.198 cc menghasilkan daya sebesar 87 hp dan torsi maksimum 113 Nm.

Transmisi Manual dan CVT

Toyota menawarkan fleksibilitas kepada pelanggan melalui pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT (Continuous Variable Transmission), tergantung pada jenis kendaraan yang dipilih.

Dengan jarak tanah sebesar 200 mm, Toyota Raize siap melewati berbagai kondisi jalan, termasuk jalan berlubang atau tidak rata yang sering ditemui di Indonesia.

Kursi yang Nyaman untuk Lima Penumpang

Desain interior Raize ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan, serta mampu menampung maksimal lima penumpang dengan ruang kabin yang efisien.

Fitur Keamanan Mutakhir pada Versi Paling Tinggi

Varian teratas, Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS, dilengkapi dengan Toyota Safety Sense (TSS), sistem pengereman ABS dan EBD, serta fitur keselamatan seperti Central Locking dan Power Door Locks.

Harga yang Terjangkau dengan Fitur yang Lengkap

Harga yang dimulai dari Rp 242,2 juta untuk varian 1.2 G MT membuat Toyota Raize menjadi pilihan menarik dalam kategori SUV.

Mobil ini cocok untuk para pemuda dan keluarga kecil yang mencari kendaraan yang modis, hemat bahan bakar, serta nyaman.

Hino Perkuat Kemitraan dengan Karoseri dan Tingkatkan TKDN

Hino Perkuat Kemitraan dengan Karoseri dan Tingkatkan TKDN

BUS-TRUCK– Kapsul untuk kendaraan komersial APM dengan bak satu kesatuan, keduanya merupakan sisi yang saling terkait sehingga menghasilkan satu unit truk maupun sasis bus dalam bentuk yang utuh sesuai kebutuhan pemilik unit.

Seiring berkembangnya waktu, seluruh APM kendaraan komersial semakin memprioritaskan standar kualitas yang sejajar dengan hasil dari perusahaan karoseri. Tujuannya adalah agar standar kelancaran operasional unit yang telah selesai diproduksi menjadi seragam, sehingga mengurangi risiko downtime yang sangat berpengaruh terhadap kepemilikan kendaraan komersial.

Oleh karena itu, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menyelenggarakan acara tahunan yang bernama Bodymaker Awarding 2025 selama penyelenggaraan GIIAS 2025 (30/7).

Acara ini merupakan wujud penghargaan kepada mitra karoseri yang telah lulus dalam program standarisasi Hino, sebuah inisiatif strategis yang telah berjalan sejak tahun 2018 guna memastikan kualitas bodi kendaraan sesuai dengan standar Hino mulai dari desain, pemasangan, pemeriksaan hingga layanan pascapenjualan.

Kepala Penjualan HMSI, Susilo Darmawan, dalam pidatinya menjelaskan bahwa kualitas kendaraan Hino tidak hanya ditentukan oleh mesin dan rangka saja, tetapi juga oleh hasil akhir dari proses pembuatan bodi kendaraan. Oleh karena itu, pihaknya sangat menghargai peran serta kontribusi karoseri dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk Hino di mata pelanggan.

Program Standarisasi Bodymaker ini tidak hanya berupa evaluasi, tetapi juga peningkatan kemampuan para karoseri.

Proses evaluasinya dilakukan dengan mengacu pada beberapa KPI utama, seperti desain, kepatuhan terhadap panduan pemasangan bodi, proses Pemeriksaan Sebelum Pengiriman (PDI), kelengkapan dokumen administrasi, serta kesiapan layanan purna jual.

Setelah melewati proses evaluasi yang ketat dan terorganisir, Hino memberikan penghargaan kepada para karoseri yang telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Penghargaan ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu Hino 500 Standardization, Hino Bus Standardization, serta Renewal Standardization Hino 500 dan Bus.

Terdapat 20 perusahaan karoseri terkemuka yang berhasil memperoleh penghargaan pada tahun ini, antara lain: CV Delima Mandiri, CV Nugraha Mitra Sejati, CV Surya Indah Pratama, CV Tri Sakti, PT Adiputro Wirasejati, PT Adhikarya Perkasa, PT Alfaraya Mitraniaga, PT Gunung Mas Bersinar, PT Laksana Bus Manufactur, PT Mega Trukindo Utama, PT Mekar Armada Jaya, PT Metalindo Teknik Utama, serta PT Usaha Teknik Indonesia.

Dari 20 karoseri yang memperoleh penghargaan, mereka tidak hanya mendapatkan sertifikat resmi, tetapi juga mendapat rekomendasi resmi ke jaringan dealer Hino di seluruh Indonesia serta akses pelatihan tambahan dan penggunaan sistem digital seperti aplikasi Portal dan PDI App dari Hino.

Tingkatkan isi lokal seoptimal mungkin

Sebelumnya (25/7), PT HMMI telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung industrialisasi nasional dengan mengembangkan pengadaan komponen lokal dan kerja sama dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Tindakan ini diwujudkan melalui semakin bertambahnya jenis kendaraan Hino yang telah mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) dengan jumlah nilai melebihi 40 persen.

Saat ini, PT HMMI telah mampu mengembangkan komponen dengan bekerja sama secara strategis dengan 148 perusahaan komponen lokal serta ratusan pemasok jasa pendukung.

Sejak tanggal 17 Desember 1982, PT HMMI telah memproduksi kendaraan komersial berupa truk dan bus merek Hino, dengan besaran investasi sebesar 112,5 juta dolar AS.

Terletak di kawasan industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, perusahaan ini memiliki lima jalur produksi, yakni jalur produksi mesin, transmisi, truk kecil, truk sedang, dan bus. Kapasitas produksi yang tersedia mencapai 75.000 unit setiap tahun.

Didukung oleh 1.578 karyawan langsung hingga Juni 2025 ini serta lebih dari 150.000 tenaga kerja tidak langsung dari rantai pasokan lokal.

Hingga pertengahan tahun 2025, PT HMMI telah memiliki sertifikat TKDN untuk 31 jenis kendaraan dengan angka TKDN + BMP berkisar antara 44,35 hingga 57,26 persen.

Membuat produk Hino layak disebut sebagai produk yang dihasilkan dalam negeri. Sertifikasi ini memberikan keunggulan bersaing khususnya dalam pembelian barang dan jasa pemerintah, sesuai dengan ketentuan peraturan yang diatur dalam Inpres No. 2 Tahun 2022 mengenai Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.(EW)

Isuzu ELF NQR B Tampil Perdana di GIIAS 2025: Desain Kompak dan Tangguh untuk Commuter Jakarta

Isuzu ELF NQR B Tampil Perdana di GIIAS 2025: Desain Kompak dan Tangguh untuk Commuter Jakarta

10drama.com –Isuzu ELF NQR B secara resmi menjadi armada baru Transjakarta dan pertama kali tampil di GIIAS 2025. Dengan bentuk yang kecil namun kokoh, bus ini siap mendukung perjalanan para pengguna transportasi Jakarta dengan kenyamanan dan efisiensi yang tinggi.

Pameran GIIAS 2025 kembali menjadi tempat peluncuran kendaraan transportasi umum terbaru, salah satunya adalah Isuzu ELF NQR B yang secara resmi diperkenalkan sebagai armada baru Transjakarta.

Dilansir 10drama.com – dari ChatGPT, dengan desain yang ringkas dan kokoh, kendaraan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin rumit, khususnya di kawasan DKI Jakarta.

Tampilan yang Gagah, Desain yang Modern dan Cocok untuk Kota

Isuzu ELF NQR B hadir dengan bentuk yang ramping tetapi masih mampu membawa penumpang dalam jumlah yang cukup besar. Kendaraan ini dibuat khusus untuk rute perkotaan dengan jarak tempuh sedang, sehingga sangat cocok digunakan di jalur Transjakarta yang ramai dan dinamis.

Desain luar yang modern dan tangguh membuatnya bukan hanya kendaraan yang fungsional—namun juga memberikan kesan yang futuristik dan profesional.

Kinerja Unggul dan Efisiensi Maksimal

Mengandalkan mesin diesel yang telah ditingkatkan, Isuzu ELF NQR B menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik dan emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan, mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan transportasi yang berkelanjutan.

Sistem suspensi dan rem telah diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan selama berkendara.

Interior Nyaman, Aksesibilitas Maksimal

Bus ini dibuat dengan penekanan pada kenyamanan penumpang. Ruang dalamnya luas, dilengkapi pendingin udara yang lebih efisien, serta susunan kursi yang sesuai dengan bentuk tubuh.

Tersedia pula aksesibilitas ramp untuk penyandang disabilitas, sebagai bentuk komitmen Transjakarta dan Isuzu dalam menyediakan layanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Siap Beroperasi di Jalur Transjakarta

ELF NQR B akan segera masuk ke dalam layanan reguler Transjakarta dalam waktu dekat, memberikan pelayanan yang andal kepada para pengguna transportasi ibu kota.

Kehadiran unit baru ini diharapkan dapat mengurangi antrian, meningkatkan frekuensi pemberangkatan, serta menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan.

Melalui peluncuran Isuzu ELF NQR B Transjakarta di GIIAS 2025, Isuzu memperkuat posisinya sebagai produsen kendaraan niaga terkemuka yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan perkotaan modern.

Kehadiran armada baru ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas transportasi umum Jakarta yang aman, nyaman, dan efisien. Semoga bermanfaat, Indahnya berbagi.***

Hanya Penonton, Wintrone Orionis Perkenalkan Bus Listrik Orionis Sarvatra di GIIAS 2025

Hanya Penonton, Wintrone Orionis Perkenalkan Bus Listrik Orionis Sarvatra di GIIAS 2025

10drama.com –– Perusahaan otomotif asli Surabaya, Wintrone Orionis Indonesia, memperkenalkan bus listrik terbaru mereka yang bernama Orionis Sarvatra dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Produsen otomotif asli Indonesia tidak ingin hanya menjadi penonton dalam ajang otomotif terbesar di tanah air. Oleh karena itu, kendaraan terbarunya ditampilkan kepada publik.

 

Menariknya, bus yang memiliki desain masuk rendah dan atap tinggi ini menjadi salah satu yang paling diminati dan menarik perhatian banyak pengunjung GIIAS 2025.

Rahadian Prabowo, Sekretaris Perusahaan sekaligus Manajer Homologasi Wintrone Orionis, mengungkapkan bahwa bus ini telah menjalani berbagai pengujian bersama Pemkot Surabaya pada bulan Juli lalu sebelum dipamerkan.

“Menurut pengujian di koridor penumpang, Orionis Sarvatra menunjukkan efisiensi energi antara 1,5 hingga 1,7 km per kWh,” ujar Rahadian saat diwawancarai di booth Karoseri Tentrem, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (1/8).

Selanjutnya, bus yang merupakan hasil kerja sama dengan Karoseri Tentrem ini memiliki bodi E-Velocity yang dirancang khusus, sehingga cocok digunakan untuk transportasi perkotaan.

“Desain high-deck menawarkan pengalaman berkendara yang lebih baik berkat pandangan yang lebih luas,” tambah Rahadian.

Di sisi lain, Ian Wira Laksmana, CEO Wintrone Orionis, menekankan bahwa perusahaan berkomitmen untuk seluruh tahap pengembangan dan produksi dilakukan di dalam negeri.

Di masa depan, kendaraan ini tidak hanya berfungsi sebagai transportasi umum, tetapi juga digunakan sebagai armada antar jemput perusahaan dan bandara.

“Kami secara sengaja melakukan pengujian dalam kondisi jalan perkotaan yang nyata untuk memastikan kesiapan produk ini. Hasilnya memberi kami kepercayaan bahwa Orionis Sarvatra siap menjadi solusi transportasi masa depan,” katanya.

Selain itu, Orionis Sarvatra juga memiliki baterai 123 kWh dengan sistem pendingin cair, serta desain low-entry yang mempermudah masuknya penumpang.

Wintrone Orionis secara optimis meyakini bahwa bis listrik ini mampu menjadi solusi transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

Transformasi Digital Hino, Solusi Komprehensif Era Modern

Transformasi Digital Hino, Solusi Komprehensif Era Modern

Digitalisasi Hino, Tawarkan Solusi Pendukung Lengkap di Era Modern

Digitalisasi Hino, Tawarkan Solusi Pendukung Lengkap di Era Modern

Hino kini memiliki dua platform digital utama yang semakin terhubung dan mudah digunakan, yaitu My Hino dan Hino Connect.

10drama.com -/ News

Panji Nugraha 1 Agustus, 10:41 AM 1 Agustus, 10:41 AM 10drama.com -Pada GIIAS 2025 yang berlangsung di ICE BSD City, Hino menggelar sebuah Diskusi Panel dengan tema “Layanan Total Support Digital Hino: Kemudahan, Kecepatan, dan Kepuasan bagi Pelanggan” (31/07).

Acara ini dihadiri oleh dua pembicara penting, yaitu Karen Benita yang menjabat sebagai Dealer Development & Telematic Division Head, serta Al Malik Masahiko Otsuka Mahpud, Direktur Lapangan dan Teknik dari PT Primajasa Perdana Raya Utama.

Pembicaraan ini menjadi kesempatan penting bagi Hino untuk memperlihatkan perannya yang strategis dalam mendorong perkembangan industri transportasi melalui digitalisasi layanan pelanggan.

Hino kini memiliki dua platform digital utama yang semakin terintegrasi dan mudah digunakan, yaitu My Hino dan Hino Connect.

Aplikasi My Hino adalah solusi digital yang menggabungkan berbagai kebutuhan layanan, seperti pemesanan perawatan kendaraan, riwayat pemakaian, hingga informasi tentang suku cadang, hanya dalam satu genggaman.

Selain itu, pelanggan kini bisa memanfaatkan fitur tambahan seperti pendaftaran kendaraan otomatis, katalog produk, serta buku panduan digital melalui aplikasi My Hino yang semakin mudah digunakan.

“Dengan My Hino, pelanggan tidak perlu lagi repot dalam mencari informasi atau melakukan pemesanan layanan. Semua layanan Hino kini tersedia di genggaman,” kata Karen Benita, Kepala Divisi Pengembangan Dealer dan Telematik.

Di sisi lain, Hino Connect merupakan sistem telematika terkini yang memungkinkan pemilik bisnis untuk mengawasi armada secara langsung dan menyeluruh.

Dengan sistem ini, pemilik usaha bisa memantau posisi kendaraan, penggunaan bahan bakar, kebiasaan pengemudi, serta pemberitahuan perawatan rutin.

Beberapa fitur pendukung seperti Titik Minat, Multi-Layer ID, dan Integrasi API semakin memperkuat kemampuan Hino Connect dalam mengelola armada berukuran kecil maupun besar.

Di ajang GIIAS 2025, Hino memperkenalkan fitur terbaru yang diberi nama Driver Mobile Apps guna memperkuat keterhubungan antara pengemudi dan sistem perusahaan.

Aplikasi Driver Mobile Apps membantu pengemudi dalam melakukan verifikasi, merekam kinerja berkendara, serta terhubung langsung ke pusat pengelolaan perusahaan.

“Melalui Hino Connect Driver, perusahaan mampu mengetahui siapa yang mengemudikan setiap kendaraan, mengawasi pola berkendara, serta mengevaluasi data kinerja masing-masing pengemudi. Hal ini secara langsung memengaruhi efisiensi operasional, pengurangan risiko kecelakaan, dan perawatan kendaraan yang lebih cepat,” kata Karen Benita.

Perusahaan PT Primajasa Perdanarayautama sebagai operator bus ternama di Indonesia turut serta dalam diskusi, menyampaikan pengalaman mereka dalam menerapkan teknologi Hino.

Primajasa terkenal secara luas berkat komitmennya dalam menyediakan jasa angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), angkutan kota antar provinsi (AKDP), angkutan jemput tamu (AJAP), pariwisata, serta logistik dengan kualitas layanan yang baik.

Kemutakhiran armada serta keberangkatan yang tepat waktu menjadi prioritas utama dalam pelayanan yang disediakan oleh Primajasa bagi pelanggannya.

Kolaborasi strategis antara Hino dan Primajasa memperkuat armada mereka dalam hal performa teknis, serta menjamin keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Hino Connect berperan penting dalam sistem operasional Primajasa, membantu memantau armada serta perilaku pengemudi guna menjamin efisiensi perjalanan.

“Melalui integrasi solusi dengan Hino Apps, kami mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya operasional, serta memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang,” kata Al Malik Masahiko Otsuka Mahpud, Direktur Lapangan dan Teknik PT PrimajasaPerdanarayautama.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Bukan Sekadar Penonton, BYD Jadi Pemimpin Revolusi Mobil Listrik

Bukan Sekadar Penonton, BYD Jadi Pemimpin Revolusi Mobil Listrik

PR Jepara – Tiongkok semakin menunjukkan posisinya sebagai kekuatan utama dalam industri otomotif dunia, khususnya dalam pengembangan kendaraan berenergi baru (NEV).

Bukti paling jelas datang dari BYD, perusahaan otomotif besar asal Shenzhen, yang baru-baru ini mengirim lebih dari 6.800 unit kendaraan listrik ke Eropa menggunakan kapal kargo raksasa BYD Shenzhen—salah satu kapal pengangkut mobil terbesar kedua di dunia.

Tindakan ini bukan sekadar kegiatan ekspor biasa. Ini merupakan tanda kuat bahwa keunggulan merek Eropa di pasar otomotif global kini mulai berkurang, digantikan oleh produsen dari Asia.

Meskipun sudah dua minggu setelah pengiriman tersebut, BYD mencapai pencapaian baru dengan memproduksi mobil listrik ke-13 juta. Selama tahun 2024, jumlah NEV yang diproduksi dan terjual di Tiongkok mencapai lebih dari 12 juta unit—angka yang sulit untuk negara mana pun menyainginya saat ini.

Dari Nol Hingga Global, Melalui Jalur Berliku

Sejarah BYD dan perubahan di sektor otomotif Tiongkok tidak terjadi secara tiba-tiba. Pada tahun 1985, ketika Volkswagen bekerja sama dengan SAIC Motor untuk memproduksi Santana secara lokal, mobil Eropa menjadi standar kualitas yang dihargai oleh konsumen maupun produsen lokal.

Bahkan BYD sendiri, ketika masih berstatus sebagai perusahaan baterai, pernah ditolak secara langsung oleh para dealer saat memperkenalkan prototipe pertamanya dengan kode 316 pada tahun 2004.

Namun bukan malah menyerah, penolakan tersebut justru memicu tindakan berani: membeli puluhan mobil yang sedang tren dan melakukanreverse engineeringMereka membongkar seluruh kendaraan ternama untuk mempelajari cara merancang mobil dari awal. Hasilnya? Pendekatan dua jalur: mereka tetap belajar membuat mobil bensin sambil mengembangkan teknologi kendaraan listrik secara agresif.

Ekosistem yang Komprehensif, Bukan Hanya Sekadar Kendaraan

Tidak hanya kendaraan, Tiongkok juga mengembangkan infrastruktur pendukung yang lengkap—mulai dari baterai, sistem motor listrik, kemudi otomatis, hingga jaringan pengisian daya.

Ini membuat Tiongkok bukan hanya sebagai peserta, tetapitrendsetterdi tengah era elektrifikasi global. Tidak mengherankan jika banyak negara saat ini memperhatikan “solusi Tiongkok” sebagai acuan dalam pengembangan mobil masa depan.

Kerja sama antar negara semakin terbuka. Di Jerman, ZF Group—penyedia komponen otomotif global—baru-baru ini memperkenalkan teknologisteer-by-wireyang mereka kembangkan bersama NIO, merek mobil listrik asal Tiongkok. Kemitraan ini menunjukkan bahwa kerja sama kini bukan lagi tentang siapa yang lebih unggul, tetapi tentang siapa yang mampu beradaptasi dan berinovasi dengan lebih cepat.

“China seperti gym inovasi kami,” kata Peter Holdmann dari ZF. Menurutnya, kecepatan inovasi dari produsen Tiongkok justru mendorong perusahaan Eropa untuk mempercepat penelitian dan pengembangan teknologinya sendiri.

Dekarbonisasi Jadi Agenda Bersama

Di sisi lain, tujuan lingkungan juga mendorong kolaborasi yang lebih erat. Perusahaan baterai seperti Sunwoda kini berupaya menyesuaikan produknya dengan aturan ketat Uni Eropa yang mengharuskan jejak karbon yang lebih bersih, kinerja yang lebih tahan lama, serta kejelasan dalam penggunaan bahan baku.

Dulu Belajar, Sekarang Mengajar

Perubahan ini bahkan terasa di lingkungan akademis. Menurut Franz Raps dari Universitas Teknologi Shenzhen, sepuluh tahun yang lalu kerja sama antara Tiongkok dan Jerman bersifat satu arah: Jerman menyediakan teknologi, sementara Tiongkok melakukan produksi. Kini, posisinya semakin seimbang, bahkan berubah dalam beberapa bidang. ***

Hadir di GIIAS 2025, UD Trucks Ajarkan Kepada Sopir Pentingnya Berkendara Aman dan Efisien

Hadir di GIIAS 2025, UD Trucks Ajarkan Kepada Sopir Pentingnya Berkendara Aman dan Efisien

Hadir dalam GIIAS 2025, UD Trucks memberikan edukasi kepada para pengemudi tentang pentingnya berkendara yang aman dan efisien.

Hadir dalam GIIAS 2025, UD Trucks Memberikan Edukasi Kepada Sopir Mengenai Pentingnya Berkendara Aman dan Efisien Muncul di GIIAS 2025, UD Trucks Melakukan Pelatihan Kepada Sopir Tentang Arti Pentingnya Mengemudi yang Aman dan Hemat Tampil di GIIAS 2025, UD Trucks Menyampaikan Pendidikan Kepada Sopir Mengenai Keamanan dan Efisiensi Berkendara Berpartisipasi dalam GIIAS 2025, UD Trucks Memberikan Pengetahuan Kepada Sopir Mengenai Kehati-hatian dan Efisiensi Saat Mengemudi Hadir dalam Pameran GIIAS 2025, UD Trucks Melakukan Edukasi Kepada Sopir tentang Pentingnya Mengemudi dengan Aman dan Efisien

Ud Trucks mengadakan sesi diskusi bersama Jejelogy mengenai keselamatan berkendara dalam GIIAS 2025. Berikut hal-hal yang dibahas

Buliran.com -/ News

Ferdian 27 Juli, pukul 14.45 27 Juli, pukul 14.45

Buliran.com –– Hadir dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, UD Trucks Indonesia menyelenggarakan pelatihan pengemudi serta sosialisasi keselamatan berkendara.

Kegiatan ini dibuat sebagai bagian dari strategi untuk mengatasi tantangan sektor logistik nasional yang semakin rumit, mulai dari kebutuhan efisiensi hingga pentingnya budaya keselamatan kerja di jalan raya.

Di kegiatan interaktif yang diadakan di Booth UD Trucks, Hall 1D – ICE BSD, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai cara berkendara yang aman dan efektif.

Selain itu, juga diperkenalkan fitur-fitur keselamatan andalan dari Quester Euro 5, seperti ESCOT transmission, sistem rem udara lengkap, serta sistem pelatihan pengemudi dari My UD Fleet.

“Kami yakin bahwa kualitas transportasi nasional sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, para pengemudi perlu diberdayakan tidak hanya melalui kendaraan yang aman, tetapi juga dengan pemahaman dan kebiasaan yang tepat,” kata Christine Arifin, Head Marketing dan Business Development UD Trucks Indonesia (27/7/2025).

Selain itu, acara ini juga mengundang tokoh otomotif muda dan pengajar keselamatan berkendara, Julian Johan, yang dikenal luas di media sosial sebagai pembuat konten edukatif tentang kendaraan off-road dengan nama Jejelogy.

Pada sesi tersebut, Jeje membagikan pengalamannya langsung mencoba dua jenis UD Trucks Quester Euro 5, termasuk versi yang dilengkapi transmisi otomatis ESCOT.

“Truk saat ini bukan hanya kendaraan yang tangguh, tetapi juga memiliki kecerdasan. Teknologi seperti ESCOT benar-benar dibuat untuk melindungi pengemudi, mengurangi kelelahan, serta meningkatkan keselamatan kerja di jalan,” kata Jeje.

“Saya yakin para pengemudi saat ini perlu diberi pelatihan tidak hanya secara teknis, tetapi juga dalam hal pola pikir. Pendidikan keselamatan harus disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka, dan itulah yang coba kita lakukan bersama UD Trucks hari ini,” tambahnya.

Dari segi teknis, Egika Agung Hananto dari Technical Service UD Trucks menyampaikan bahwa keselamatan bukan hanya terkait dengan teknologi.

“Fitur seperti rem knalpot, kabin yang memenuhi standar ECE R29, serta sabuk pengaman tiga titik merupakan pelengkap. Namun yang paling penting tetap kesadaran dan kebiasaan disiplin dari pengemudi,” tutup Agung Hananto.

Copyright Buliran.com -2025

Related Article

Copyright © 2026 10drama.com