Aion UT Laku Keras Ancam Wuling Binguo dan BYD Atto

Aion UT Laku Keras Ancam Wuling Binguo dan BYD Atto

Lintaskriminal.co.id –– Aion UT, mobil hatchback listrik berbasis teknologi canggih dari GAC Aion, anak perusahaan GAC Group asal Tiongkok yang diperkenalkan dalam GIIAS 2025, mendapatkan respons positif di Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah SPK yang tercatat melebihi 2.500 unit, seperti yang diungkapkan oleh CEO GAC Indonesia, Andry Ciu.

Kehadiran Aion UT di Indonesia merupakan langkah signifikan, mengingat perkembangan elektrifikasi kendaraan semakin pesat sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan mobil listrik.

“Saat ini jumlah pesanan yang masuk sudah melebihi 2.500 SPK (surat pemesanan kendaraan). Tentu saja kawasan Jabodetabek masih menjadi yang terbesar, diikuti oleh Pulau Jawa secara keseluruhan serta Pulau Sumatra dan sekitarnya,” kata Andry Ciu, di Jakarta (10/9).

Mobil ini hadir dengan tampilan yang modern dan futuristik yang menonjolkan ciri khas hatchback perkotaan. Lampu LED ramping, garis bodi yang aerodinamis, serta interior sederhana dengan panel digital yang luas menciptakan kesan yang mewah dan kekinian.

Desain ini jelas ditujukan kepada konsumen muda dan profesional yang menginginkan penampilan modis sambil tetap memperhatikan lingkungan.

Aion UT di Indonesia menawarkan kinerja yang kuat dengan jangkauan lebih dari 500 km dalam satu kali pengisian baterai. Percepatan: mampu mencapai kecepatan 0–100 km/jam dalam hitungan detik.

Baterai yang digunakan mendukung teknologi pengisian cepat, sehingga dapat mengisi 30–80% dalam waktu sekitar 30 menit. Dengan spesifikasi ini, Aion UT siap bersaing dengan mobil listrik populer lainnya seperti Hyundai Ioniq 5, Wuling Binguo EV, dan BYD Atto 3.

Terdapat dua pilihan, Standard dan Premium. Aion UT secara resmi dijual dengan harga Rp 325 juta untuk versi Standard dan Rp 363 juta untuk versi Premium. Harga ini berlaku untuk wilayah Jakarta.

Mobil listrik ini menampilkan desain eksterior yang menggambarkan bentuk tubuh yang aerodinamis, atap yang terlihat mengambang (floating roof), serta lampu depan yang terinspirasi oleh bentuk mata burung hantu. Lampu sein dan lampu belakang dengan desain matrix cube memperkuat kesan mobil khas Milan.

Mengenai dimensi Aion UT, memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm serta wheelbase sepanjang 2.750 mm. Untuk kinerja, varian Standard AION UT mampu menempuh jarak hingga 400 km (NEDC) sedangkan versi Premium dapat mencapai jarak maksimal 500 km (NEDC).

Dikabarkan bahwa pabrikan akan mulai mendistribusikan kendaraan kepada konsumen pada bulan Oktober 2025. Pihak GAC Indonesia menawarkan garansi seumur hidup untuk komponen baterai, motor, dan sistem kontrol elektronik. Selain itu, terdapat juga garansi kendaraan selama 8 tahun atau 160 ribu kilometer, serta gratis biaya perawatan selama tiga tahun atau 40 ribu kilometer.

Mengandalkan desain menarik, teknologi canggih, dan jangkauan yang luas, Aion UT memiliki potensi menjadi mobil listrik pilihan utama bagi kalangan menengah di Indonesia.

Insentif Impor Mobil Listrik Berakhir, Ini Pernyataan BYD

Insentif Impor Mobil Listrik Berakhir, Ini Pernyataan BYD

JAKARTA, 10drama.com– Insentif impor utuh (CBU) untuk mobil listrik dipastikan akan berakhir pada akhir 2025.

Kebijakan ini sebelumnya diumumkan oleh pemerintah guna mempercepat penyebaran kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus memberi kesempatan kepada merek otomotif untuk mempersiapkan investasi produksi dalam negeri.

Setelah masa tersebut, seluruh perusahaan yang terlibat dalam program tersebut harus beralih ke produksi lokal.

Proses peralihan ini dapat dilakukan dengan menggunakan skema perakitan completely knocked down (CKD), incompletely knocked down (IKD), atau dengan mendirikan pabrik baru.

BYD, tercatat sebagai salah satu perusahaan yang memanfaatkan fasilitas insentif tersebut. Terdapat beberapa model yang selama ini masih diimpor, seperti Atto 1, Atto 3, Dolphin, Seal, Sealion 7, M6, serta MPV mewah Denza D9.

Maknanya, model tersebut yang masih diimpor perlu segera memasuki jalur produksi dalam negeri agar sesuai dengan aturan pemerintah.

Merupakan tanggapan terhadap hal tersebut, BYD Indonesia menyatakan siap mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan pemerintah, termasuk rencana berakhirnya insentif CBU.

“BYD berkomitmen mematuhi peraturan dan regulasi yang berlaku, khususnya yang ditetapkan oleh Kementerian terkait, yaitu Kementerian Perindustrian. Tujuannya adalah untuk meningkatkan industrialisasi, pengembangan pasar, serta kelangsungan bisnis,” kata Luther Panjaitan, Head of Marketing, PR & Government Relations BYD Indonesia, kepada 10drama.com, Jumat (12/9/2025).

Namun, sampai saat ini BYD belum memberikan jawaban yang pasti mengenai kelanjutan pembangunan pabrik di Indonesia.

Meskipun tenggat waktu insentif CBU akan berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, menurut laporan terbaru, progres pembangunan pabrik BYD hingga Mei 2025 hanya mencapai sekitar 45 persen.

Ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi BYD dalam memenuhi kewajiban produksi lokal setelah insentif berakhir.

Jika pabrik belum selesai sesuai rencana, opsi lain yang bisa digunakan adalah memanfaatkan skema CKD atau IKD sebagai langkah sementara sebelum pabrik beroperasi secara penuh.

8 Meme Anime Baterai, 19 Persen Tanda Lemah

8 Meme Anime Baterai, 19 Persen Tanda Lemah

Baterai kini menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Hampir seluruh aspek kehidupan memerlukan baterai sebagai sumber daya utama. Misalnya, ponsel, jam tangan, berbagai perangkat komputer, hingga kendaraan.

Baterai yang berperan penting ini juga bisa dijadikan meme, lho. Tangan delapan orang ini memang sangat suka bercanda. Apalagi dibuat dengan gambar-gambar anime! Tentu saja ini membuat meme anime tentang baterai semakin lucu. Langsung lihat saja sekarang, ya!

1. Siapa yang seperti ini setiap kali akan tidur? Pegal terus miring ke arah HP yang sedang diisi daya

2. Meskipun hanya berbeda 1 persen, tetapi dapat mengubah kinerja HP secara keseluruhan. Bisa seperti itu, ya

3. Yang ini lebih terkait dengan baterai yang habis karena penggunaan bersosialisasi, ya. Kamu pasti pernah merasakan hal seperti ini juga, kan?

4. Jika dibandingkan dengan baterai, Deku ini tidak mendukung pengisian cepat. Sangat lama untuk bisa terisi penuh, menguras kesabaran.

5. Setelah sampai pada titik ini, jangan pernah memperkenalkan baterai kepada Megumin.

6. Sedang asik mendengarkan musik, tiba-tiba terdengar suara “baterai lemah”. Membuat kesal, ih

7. Inilah hasilnya ketika baterai sudah habis. Lemah, bah

8. Sangat beruntung bagi yang baterai ponselnya berada di kisaran 16 hingga 25 persen. Jadi iri, sih

Baterai ponsel ketika mencapai 19 persen menandakan dayanya mulai melemah. Padahal, saat 20 persen masih tergolong aman. Lalu, adameme anime mengenai baterai yang bersosialisasi yang terlihat cukuprelate dengan banyak orang, ya. Kamu salah satu di antaranya, bukan?

15 Meme Anime vs Kehidupan Nyata dari Idola KPop, Siapa yang Paling Mirip? 8 Meme SpongeBob Mengenai Serangga, Setelah Dibasmi Menghilang?

Profil BYD yang Menarik

Profil BYD yang Menarik

Lintaskriminal.co.id –  BYD adalah singkatan dari “Build Your Dreams”, sebuah perusahaan otomotif dari Tiongkok yang saat ini dikenal sebagaiprodusen mobil listrik dan hybrid terbesar di dunia.

Berikut penjelasan singkat mengenai BYD:

  1. Didirikan pada 1995

    Awalnya, BYD bukan perusahaan otomotif, melainkan produsenbaterai isi ulangPada tahun 2003, mereka memasuki industri otomotif setelah mengakuisisi pabrik mobil kecil di Tiongkok.

  2. Berbasis di Shenzhen, China

    Kantor pusat BYD berada di Shenzhen, sebuah kota yang juga terkenal sebagai pusat inovasi teknologi (tempat kelahiran Huawei, DJI, dan Tencent).

  3. Fokus pada Kendaraan Berkelanjutan

    BYD menghasilkan kendaraan listrik murni (EV) dan mobil hibrida (plug-in hybrid electric vehicle/PHEV). Selain itu, mereka juga menghasilkanmobil listrik, truk listrik, hingga baterai dan sel surya.

  4. Teknologi Baterai Sendiri

    Keunggulan BYD ada pada Blade Battery, baterai fosfat besi lithium (LFP) yang diklaim lebih aman, tahan lama, dan ramah lingkungan.

  5. Produsen Mobil Listrik Terbesar

    Sejak tahun 2023, BYD telah mengungguli Tesla sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, berdasarkan total penjualan kendaraan listrik (EV) dan kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV).

  6. Harga Lebih Terjangkau

    Mobil-mobil BYD rata-rata lebih murahdibandingkan dengan merek Eropa, Jepang, atau Tesla, tetapi tetap dilengkapi fitur terbaru dan teknologi mutakhir.

  7. Ekspansi Global

    BYD kini telah memasarkan kendaraannya di Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Asia Tenggara, termasukIndonesiadengan model seperti Dolphin, Atto 3, dan Seal.

Mobil Lama dan Modern Menghadapi Masalah Power Steering Berbeda

Mobil Lama dan Modern Menghadapi Masalah Power Steering Berbeda

SOLO, 10drama.com– Kemajuan teknologi mobil menyebabkan perkembangan terus-menerus pada sistem power steering di sistem kemudi kendaraan.

Jika mobil lama masih memanfaatkan sistem kemudi hidrolik yang memerlukan oli, kini sebagian besar kendaraan terbaru telah beralih ke electric power steering (EPS) yang beroperasi menggunakan motor listrik tanpa membutuhkan cairan apa pun.

Perubahan ini tidak hanya mengubah metode pengoperasian kemudi, tetapi juga mengakibatkan jenis kerusakan yang sering muncul berbeda.

Rachmad, pemilik bengkel yang khusus dalam understeel, shockbreaker, dan power steering di Solo, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa terdapat perbedaan sistem kemudi antara mobil lama dan mobil modern, sehingga kerusakannya juga berbeda.

Menurutnya, sebagian besar mobil terbaru tidak lagi memakai sistem kemudi hidrolik dan beralih ke kemudi listrik (EPS).

Dalam sistem ini, bantuan kemudi disediakan oleh motor listrik, sehingga tidak lagi memerlukan cairan power steering seperti pada mobil-mobil dulu.

“Jika mobil saat ini atau mobil modern tidak memiliki power steering, mereka menggunakan sistem listrik. Jadi, kebanyakan masalah yang sering dilaporkan adalah suara berisik saat berkendara,” kata Rachmad kepada 10drama.com, baru-baru ini.

Di sisi lain, pada kendaraan lama yang masih memakai sistem kemudi hidrolik, kerusakan yang sering terjadi adalah kebocoran oli atau kemudi terasa berat saat di putar.

Sistem hidrolik memanfaatkan pompa dan cairan khusus untuk membantu kemudi, sehingga bila terjadi kendala, tanda-tandanya lebih mudah dikenali melalui kebocoran atau perubahan tekstur setir.

“Tetapi jika mobil-mobil tua, biasanya memiliki power steering. Biasanya ada kebocoran pada power steering atau power steering terasa berat. Hal ini tergantung keluhan yang nanti diberikan, jika terasa berat, bisa disebabkan oleh oli yang habis atau mungkin pompa yang mengalami masalah,” kata Rachmad.

Baik sistem hidrolik maupun sistem listrik masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Rachmad juga menyampaikan, tingkat kesulitan dalam perbaikannya berbeda-beda, tergantung pada seberapa parah kerusakan yang terjadi.

Pajak Tahunan Wuling Binguo EV Kurang dari Rp500.000

Pajak Tahunan Wuling Binguo EV Kurang dari Rp500.000

JAKARTA, 10drama.com– Sejak pertama kali diperkenalkan, Wuling Binguo EV mendapat banyak perhatian dari masyarakat Indonesia. Mobil listrik asal Tiongkok ini tampil dengan gaya desain yang retro futuristik serta interior yang mewah.

Selain itu, Wuling Binguo EV juga ramah lingkungan serta memiliki biaya perawatan yang murah. Pemerintah juga memberikan berbagai insentif, khususnya terkait pajak tahunan.

Salah satu caranya adalah dengan menghapus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). PKB dan BBNKB untuk kendaraan listrik berbasis baterai telah ditetapkan sebesar nol persen.

Aturan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Mengenai Dasar Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat Tahun 2023.

Pasal 10 Ayat 1 menyatakan, “Pemungutan pajak kendaraan bermotor listrik (KBL) berbasis baterai untuk orang atau barang ditentukan sebesar 0 persen dari dasar pengenaan pajak.”

Kemudian, dalam ayat kedua, terdapat tulisan, “Pengenaan BBNKB KBL Berbasis Baterai untuk orang atau barang ditentukan sebesar 0 persen dari dasar pengenaan BBNKB.”

Keuntungan ini dirasakan oleh pemilik Wuling Binguo EV produksi 2024 bernama Karina. Menurutnya, pajak tahunan Wuling Binguo EV tidak melebihi Rp 500.000.

“Pajaknya sangat murah, hanya ratusan ribu,” ujar Karina kepada 10drama.com, beberapa waktu lalu.

Pada tahun pertama, pemilik Binguo EV hanya wajib membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

PKB Rp 0

BBNKB Rp 0

SWDKLLJ Rp 143.000

Penerbitan STNK Rp 200.000

Penerbitan TNKB Rp 100.000

Total Rp 443.000

Selanjutnya, untuk tahun kedua hingga keempat, pemilik kendaraan listrik hanya perlu membayar SWDKLLJ. Kemudian, untuk pajak lima tahunan, biaya yang harus dibayarkan berbeda lagi.

PKB Rp 0

BBNKB Rp 0

SWDKLLJ Rp 143.000

Perpanjang STNK Rp 200.000

Pengesahan STNK Rp 50.000

Penerbitan TNKB Rp 100.000

Total Rp 493.000

Jika dibandingkan dengan kendaraan bermotor biasa, perbedaannya bisa sangat signifikan. Setiap tahunnya, pemilik mobil listrik tidak perlu menghabiskan lebih dari Rp 500.000 untuk biaya pajak kendaraan.

PHEV vs Listrik: Mana yang Lebih Praktis untuk Harian?

PHEV vs Listrik: Mana yang Lebih Praktis untuk Harian?

Mobil ramah lingkungan semakin diminati di Indonesia, dengan opsi utama berupa kendaraan listrik murni (EV) dan mobil hybrid yang bisa diisi ulang (PHEV). Kedua jenis ini memberikan penghematan bahan bakar serta emisi yang lebih sedikit dibanding mobil biasa, tetapi efisiensinya bisa berbeda tergantung cara penggunaannya. Memahami perbedaan ini akan memudahkan kamu dalam memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Bayangkan kamu tinggal di sebuah kota besar dengan jarak tempuh harian sekitar 30 km. Mobil listrik sepenuhnya bisa menempuh perjalanan tersebut tanpa memerlukan sedikit pun bensin, sedangkan PHEV menggabungkan daya listrik dan mesin bensin. Pertanyaannya adalah, yang mana lebih efisien dalam penggunaan energi dan biaya operasional?

1. Penggunaan energi dan jangkauan perjalanan

Mobil listrik murni memanfaatkan baterai sebagai sumber energi utama. Efisiensinya tinggi karena motor listrik mengubah sebagian besar energi menjadi tenaga gerak. Namun, jangkauannya bergantung pada kapasitas baterai dan keberadaan titik pengisian daya.

Meskipun PHEV mampu berjalan menggunakan motor listrik selama jarak tertentu, biasanya antara 40 hingga 80 km, sebelum mesin bensin mulai bekerja. Dalam perjalanan harian yang singkat, PHEV dapat sangat efisien, namun untuk perjalanan jauh, penggunaan bensin akan meningkat.

2. Biaya operasional

EV lebih unggul dalam penggunaan biaya energi per kilometer karena mengandalkan listrik yang harganya lebih murah dibanding bensin. Mengisi daya di rumah pada malam hari biasanya menjadi pilihan yang lebih hemat. PHEV bisa diisi daya dan digunakan seperti EV untuk jarak pendek, tetapi jika sering digunakan tanpa melakukan pengisian, efisiensinya akan menurun signifikan karena mesin bensin akan bekerja lebih sering.

3. Infrastruktur dan fleksibilitas

PHEV lebih fleksibel dalam perjalanan jarak jauh karena bisa mengisi bahan bakar bensin kapan saja, tanpa harus tergantung pada keberadaan stasiun pengisian listrik. Mobil listrik sepenuhnya membutuhkan infrastruktur pengisian yang cukup, terutama pengisian cepat selama perjalanan jauh. Jika kamu tinggal di daerah yang memiliki sedikit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), PHEV mungkin lebih sesuai.

Kesimpulannya, mobil listrik sepenuhnya merupakan pilihan paling efisien untuk penggunaan sehari-hari di kota dengan akses pengisian yang mudah, sedangkan PHEV memberikan keseimbangan yang ideal bagi mereka yang menginginkan efisiensi sekaligus fleksibilitas dalam perjalanan jauh. Tingkat efisiensi terbaik tetap bergantung pada kebiasaan berkendara dan fasilitas yang kamu miliki.

Apakah Mobil Blind Van Diperbolehkan Digunakan untuk Mengangkut Penumpang?

Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas Turun Drastis! Diskon Ratusan Juta

Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas Turun Drastis! Diskon Ratusan Juta

 

PORTAL PEKALONGAN – 

 JAKARTA– Pasar mobil listrik bekas di Indonesia tengah mengalami perubahan yang signifikan.

Hyundai Ioniq 5, yang pernah menjadi primadona sejak peluncurannya pada 2021, kini mengalami penurunan harga yang cukup besar.

Banyak penjual mobil bekas menurunkan harga hingga ratusan juta rupiah.

Keunggulan dan Kekurangan BYD Atto 3 di Indonesia

Keunggulan dan Kekurangan BYD Atto 3 di Indonesia

BYD Atto 3 Dipilih sebagai Kendaraan Ramah Lingkungan

JAKARTA, 10drama.com – Ketersediaan kendaraan listrik di Indonesia kini semakin beragam, salah satunya adalah BYD Atto 3.

Mobil ini akhir-akhir ini mendapat banyak perhatian dari konsumen karena desainnya yang modern dan harga yang relatif kompetitif.

Oleh karena itu, Atto 3 menjadi alternatif terbaru bagi yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Namun, serupa dengan kendaraan lainnya, Atto 3 memiliki keunggulan dan kelemahan.

Hal ini disampaikan oleh Joni, pengguna setia BYD Atto 3 yang telah mengendarai mobil listrik asal Tiongkok tersebut sejak November 2024.

Pengalaman Berkendara yang Berbeda

Salah satu keuntungan yang dirasakan Joni adalah penghematan biaya operasional yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil.

Selain itu, pengalaman berkendara menggunakan Atto 3 dinilai menawarkan sensasi yang berbeda. “Keunggulannya sangat hemat dalam hal biaya operasional, pengalaman mengemudi mobil listrik yang unik agak berbeda dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar bensin. Suara yang tenang dan damai saat berkendara karena sangat halus,” katanya kepada10drama.com, pada Selasa (19/8/2025).

Tantangan dalam Pengisian Daya

Meskipun memiliki berbagai keunggulan, Joni mengakui beberapa tantangan yang perlu dihadapi saat menggunakan BYD Atto 3, khususnya terkait pengisian baterai. “Kekurangan saatchargingBaterai membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 7 jam saat diisi di rumah, tergantung kondisi baterai yang tersisa. Oleh karena itu, diperlukan perhitungan yang tepat agar tidak sampai kehabisan daya. Jika baterai habis, maka diperlukan waktu tambahan untuk mengisi ulangnya,” jelasnya.

Laki-laki yang tinggal di Jakarta Barat lebih memilih mengisi daya kendaraannya di rumah setelah pemasangan wall charging.

Salah satu alasan utamanya adalah efisiensi biaya. “Saya lebih sering mengisi daya di rumah daripada di SPKLU,” katanya.

Desain yang Perlu Perhatian

Joni juga menyoroti desain kaca belakang Atto 3 yang tergolong kecil. “Desain kaca belakang yang kecil menyebabkan pandangan ke belakang tidak optimal,” ujarnya.

Ini tentu menjadi perhatian bagi pengguna yang sering bepergian.

Kesimpulan: Keunggulan dan Kekurangan BYD Atto 3

Berdasarkan penjelasan Joni, dapat diambil kesimpulan bahwa BYD Atto 3 memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan.

Kelebihan: 

Efisiensi pengeluaran operasional, kenyamanan ruang penumpang, serta hiburan yang cukup.

Kekurangan: 

Waktu pengisian daya dan tingkat kejelasan kaca belakang.

Berkat berbagai keunggulan dan kelemahan yang dimilikinya, BYD Atto 3 tetap menjadi salah satu opsi menarik dalam kategori mobil listrik di Indonesia, terutama untuk mereka yang mengutamakan lingkungan dan efisiensi.

Kehadiran Motor Listrik Polytron, Menggantikan Fox-S

Kehadiran Motor Listrik Polytron, Menggantikan Fox-S

JAKARTA, 10drama.com –Polytron mengumumkan rencana untuk merilis motor listrik khusus perempuan yang pertama kalinya.

Keberadaan produk ini menjadi titik penting dalam perjalanan Polytron Electric Vehicle (EV).

Mesin listrik terbaru ini akan melanjutkan kisah seri Fox-Electric yang sebelumnya memperkenalkan model Fox-S, Fox-R, dan Fox-500.

Dalam pernyataan resmi, Polytron akan menekankan penyesuaian sesuai kebutuhan wanita, mulai dari desain, fitur, hingga gaya berkendara.

Berdasarkan informasi terbaru, motor listrik ini akan segera diluncurkan pada tanggal 22 Agustus 2025.

Di sisi lain, salah satu lini produk, Polytron Fox-S, akan segera dihentikan produksinya.

Kepala Grup Produk Kendaraan Listrik Polytron, Ilman Fachrian Fadly, mengonfirmasi berita tersebut. “(Fox-S) sudah habis. Tinggal sedikit di beberapashowroomkami, di beberapa dealer. Sudah cukup hanya itu yang tersedia di sana. Seperti di KS Tubun sudah tidak ada lagi. Jadi tinggal menyelesaikan stok,” kata Ilman saat diwawancarai di Jakarta (15/8/2025).

Fox-S sendiri terkenal sebagai versi yang terjangkau dari keluarga Fox, dilengkapi baterai sebesar 1,94 kWh dengan jangkauan sekitar 70 km, serta kinerja yang cukup baik dengan kecepatan maksimal hingga 80 km/jam.

Polytron Fox-S merupakan salah satu produk yang mendapat bantuan dana dari perusahaan.

Meskipun demikian, di halaman resmi Polytron, model ini sudah tidak terlihat lagi.

Terakhir kali, kendaraan ini dijual dengan kisaran harga sekitar Rp 11,6 juta.

Munculnya motor listrik khusus perempuan, diperkirakan model ini akan menggantikan Fox-S yang selama ini menjadi pengisi segmen tersebut.entry level.

Copyright © 2026 10drama.com