4 Desain Lemari untuk Kamar Sempit!

4 Desain Lemari untuk Kamar Sempit!

Kunci untuk memiliki kamar tidur yang sempit adalah menjaga kebersihan dengan solusi penyimpanan yang tepat. Lemari pakaian menjadi komponen penting yang perlu dipilih dengan cermat, karena ukurannya yang besar dapat memengaruhi ruang yang tersedia. Pilih desain yang efisien agar kamar tetap terasa luas tanpa mengorbankan fungsi penyimpanan. Tantangannya berada pada keseimbangan antara ruang gerak yang nyaman dan barang-barang yang tetap tersusun rapi.

Baca juga 8 Ide, Sebelum Membeli Pintu Geser Minimalis

Tips Memilih Pakaian untuk Ruang Kecil

Bagi Anda yang memiliki kamar tidur dengan ruang terbatas, memilih lemari pakaian perlu dilakukan dengan hati-hati. Prioritaskan desain yang ramping dan tidak menghabiskan banyak ruang, seperti lemari built-in atau berpintu geser. Warna-warna cerah bisa membantu menciptakan kesan ruangan yang lebih luas. Selain itu, pilih lemari yang memiliki penyimpanan multifungsi, seperti rak tersembunyi, laci, atau gantungan tambahan, agar setiap sudut ruangan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Empat Lemari Pakaian Minimalis yang Cocok untuk Kamar dengan Ruang Terbatas

1. Kabinet dengan pintu geser

Lemari dengan pintu geser menjadi solusi yang efisien untuk kamar yang sempit. Desainnya yang modern dan bisa disesuaikan membuat lemari ini menjadi pilihan terbaik untuk menyimpan pakaian di ruangan yang terbatas.

alanmossny.com

Baca juga Tampil Menarik dengan Rak Sudut Minimalis

2. Lemari kabinet multifungsi

Solusi penyimpanan yang efisien dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam satu unit, yaitu dengan menggunakan lemari kabinet. Lemari ini umumnya dilengkapi dengan kombinasi rak terbuka, laci tertutup, dan ruang gantung, sehingga cocok digunakan untuk menyimpan pakaian, aksesori, maupun barang kecil lainnya.

Artequ Interior Design

3. Lemari Sudut Ruangan

lemari yang dibuat khusus untuk memanfaatkan sudut ruangan yang sering kali tidak terpakai. Dengan bentuk segitiga atau melengkung, lemari ini cocok ditempatkan di sudut kamar tanpa menghabiskan banyak ruang.

Valmir Jr

Baca juga Lemari Anak Minimalis, Jawaban Menarik untuk Kamar Si Kecil

4. Lemari Cermin Dinding

Lemari dinding yang dilengkapi kaca merupakan cara efisien yang menggabungkan fungsi penyimpanan dengan elemen visual yang berguna. Selain memberikan ruang untuk menyimpan barang, keberadaan cermin dalam desain ini juga membantu menciptakan ilusi ruang yang lebih luas serta menambah kesan estetika pada tampilan kamar.

Diana Ditulis oleh Reza AmeliaSumber Teaser: M W Mario / Gohte Architects

Zeya, Diffuser Portabel yang Membuat Ruangan Menjadi Unik

Memiliki ruangan yang nyaman menjadi kebutuhan bagi banyak orang, baik untuk bekerja, beristirahat, atau sekadar bersantai. Bukan hanya tentang tampilan visual, tetapi juga tentang suasana yang diciptakan melalui bau atau aroma.

Untuk menunjang itu, diffusersebagai salah satu metode yang semakin populer. Namun tidak semua orang menyukai dengandiffuser sistem yang kompleks dan memerlukan daya listrik. Menanggapi hal tersebut, Zeya meluncurkandiffuseralat yang ringan dengan sistem kartu aroma kering, bentuk yang sederhana, serta penggunaan yang mudah dapat dibawa ke mana saja, tanpa perlu kabel atau khawatir tumpah.

Baca juga 10 Pilihan Pengharum Ruangan Terkini

Ringkas, tidak rumit, dan mudah ditempatkan di mana saja

Diffuserini mengandalkan kipas mini untuk menyebarluaskan wangi secara perlahan dan merata. Pengguna tidak perlu menghidupkan atau mematikannya secara manual karena sistem otomatisnya akan berjalan selama dua menit setiap 24 menit, dan bekerja selama 8 jam.

Ukuran yang kecil dan tampilan yang sederhana, cocok ditempatkan di meja kerja, kamar tidur, mobil, atau bahkan di sudut rak buku.

Aroma yang unik dan memiliki kisah tersendiri. Zeya menyediakan empat pilihan aroma, masing-masing dirancang dengan ciri khas dan karakter yang berbeda.mood berbeda:

1. Selamat datang: segar dan hangat, berasal dari buahblackberry dan grapefruit.

2. Epilog: aroma yang nyaman dan menenangkan, darisandalwood dan fig.

3. Conversation: mint dan amberyang membuat ruangan terasa penuh kehidupan namun tetap tenang.

4. Perasaan Kencan Ketiga: aroma lembut dan agak misterius dari jintan danmusk.

Setiap kartu aroma yang tidak mengandung bahan berbahaya dapat bertahan hingga 45 hari. Cukup diganti sesuai keinginan atau fungsi ruangan.

Kartu aroma Zeya terbuat dari bahan dasar selulosa yang dapat diuraikan secara alami. Sehingga setelah masa pakainya berakhir, tidak menyisakan limbah yang sulit terurai. Hal ini membuat produk Zeya tidak hanya nyaman danstylishtetapi juga ramah terhadap lingkungan.

Zeya merupakan pilihan yang sempurna bagi Anda yang menyukai suasana ruangan dengan aroma yang lembut namun tetap terasa. Aromanya tidak terlalu kuat atau berlebihan, justru memberikan nuansa khas pada ruangan tanpa terlihat terlalu mencolok. Sederhana, aman, dan cocok untuk memperindah ruang kecil Anda.

Teks ditulis oleh: Husnul KhotimahSumber foto: Zeya

Cegah Lembap! Posisi Ideal Dapur dan Kamar Mandi

Apakah rumah Anda mengalami kelembapan atau dinding rumah Anda sering ditumbuhi jamur? bahkan muncul bau yang tidak sedap dari area tertentu?

Mungkin hal tersebut disebabkan oleh kesalahan dalam penempatan dapur dan kamar mandi. Masalah ini sering kali tidak terdeteksi, terutama pada rumah kecil, di mana setiap ruangan memiliki nilai yang sangat penting.

Dengan memeriksa posisi dapur dan kamar mandi yang tepat, Anda dapat menghindari berbagai masalah, mulai dari kelembapan berlebih hingga udara yang tidak segar yang mengurangi kenyamanan.

Baca juga 11 Desain Kamar Mandi Kecil yang Paling Populer dengan Gaya Minimalis

Saran Mengatur Letak Dapur dan Kamar Mandi yang Tepat

1. Letakkan di Bagian Belakang Rumah

Sebaiknya, dapur dan kamar mandi ditempatkan di bagian belakang agar area tengah dan depan tetap bersih serta terlihat lebih luas.

Francesco Dolce Architetto

2. Jangan letakkan posisi Kamar Mandi dan Dapur secara berhadapan satu sama lain

Letak dapur dan kamar mandi yang saling berhadapan dapat menciptakan kesan kotor dan tidak sehat, terutama dari segi penampilan dan aroma.

David A Land

3. Pertahankan Jarak dari Wilayah Sosial

Letakkan dapur dan kamar mandi sedikit jauh dari ruang tamu atau ruang keluarga, sehingga kegiatan memasak atau mandi tidak mengganggu komunikasi antara tamu dan anggota keluarga.

 Christy Q. Photo

4. Pastikan adanya sirkulasi udara dan cahaya alami

Jendela, exhaust fan, atau skylight penting untuk menghindari penumpukan kelembapan dan memastikan udara tetap segar.

anconahome.com

5. Gunakan Material Anti-Lembap

Pilih bahan penutup dinding dan lantai yang tahan air serta tidak menyerap kelembapan, seperti keramik, batu alami, atau cat waterproof, glass wall atau kaca tempered. Ini penting terutama di daerah yang rentan kelembapan agar tidak menjadi sumber bau tidak sedap atau pertumbuhan jamur.

sashkina_marisha

Menentukan posisi dapur dan kamar mandi yang ideal penting dalam memastikan kenyamanan, sirkulasi udara, serta penggunaan ruang di dalam rumah kecil. Penataan yang benar membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih efisien dan membuat rumah terasa lebih nyaman.

Tulisan dibuat oleh: Husnul Khotimah

Sumber teaser: lemonfridge studio

Rumah Atap Pelana Klasik untuk Iklim Tropis

Rumah Atap Pelana Klasik untuk Iklim Tropis

Rumah beratap pelana adalah salah satu gaya desain yang paling terkenal dan praktis dalam dunia arsitektur. Atap pelana ataugable roofdikarakteristikkan oleh dua sisi miring yang membentuk segitiga, menghasilkan penampilan simetris yang sederhana namun menarik

Desain atap limas sangat cocok untuk rumah di daerah iklim tropis. Kemiringan yang tajam mempercepat aliran air hujan, sehingga mengurangi kemungkinan kebocoran. Selain itu, bentuk atap ini memfasilitasi sirkulasi udara yang baik, menjaga rumah tetap sejuk dan nyaman tanpa perlu terlalu bergantung pada alat pendingin ruangan.

Rumah atap limas klasik memberikan nuansatimelessdengan sentuhan tradisional yang hangat. Sesuai untuk Anda yang menginginkan rumah yang tidak hanya indah, tetapi juga kuat menghadapi perubahan iklim tropis sepanjang tahun.

Jenis-Jenis Atap Pelana Klasik:

1. Rumah Atap Limas dengan Nuansa Tradisional Betawi

Rumah tradisional Betawi, seperti Rumah Gudang, memiliki atap pelana yang sederhana dengan kemiringan yang tidak terlalu curam, cocok untuk mengalirkan air hujan tropis. Bangunan ini umumnya terbuat dari kayu atau papan, dilengkapi dengan teras yang luas serta sistem ventilasi yang memadai. Desainnya sederhana namun efisien untuk iklim panas, sekaligus mencerminkan identitas budaya khas Jakarta dan sekitarnya.

tamanmini

Baca juga Rumah Atap Kuda, Kelebihan dan Kekurangan!

2. Rumah Atap Limas Klasik dengan Gaya Kolonial Tropis

Arsitektur kolonial tropis memanfaatkan ketinggian bangunan, jendela yang luas, serta tata ruang terbuka agar memperoleh sirkulasi udara yang optimal. Atap bentuk pelana dengan kemiringan yang tepat memastikan pengaliran air hujan yang lancar. Desain eksterior yang klasik dan elegan sangat cocok untuk perumahan besar atau villa di iklim tropis.

debbie debrina

3. Rumah Atap Limas Klasik Minimalis Modern

Ini merupakan versi terkini dari rumah tradisional, yang ditandai dengan garis-garis sederhana, warna-warna netral, dan dekorasi minimalis. Atap limas tetap dipertahankan karena keunggulannya dalam efisiensi, namun digabungkan dengan gaya modern. Sesuai untuk lingkungan perkotaan atau keluarga muda yang membutuhkan hunian yang fungsional namun tetap nyaman.

@dformco

4. Rumah Atap Miring Klasik Tropis dengan Nuansa Eropa/Mediterania

Jenis ini menekankan pada penyesuaian desain klasik luar (Eropa/Mediterrania) agar sesuai dengan iklim tropis. Contohnya, atap yang dibuat lebih datar, penggunaan bahan lokal, serta penambahan ventilasi untuk masuknya angin. Pendekatan ini mempertahankan gaya arsitektur khas, namun tidak mengorbankan kenyamanan iklim.

Freepik @senuvpetro

Banyaknya variasi desain atap pelana klasik memungkinkan Anda menyesuaikan dengan kebutuhan rumah Anda. Setiap rumah tropis memiliki kesempatan untuk tampil menarik.timeless, fungsional, dan penuh karakter.

Teks dikarang oleh: Husnul Khotimah

Sumber teaser: Hairani Alwee

5 Pohon Peninggalan untuk Nuansa Rumah Estetik

5 Pohon Peninggalan untuk Nuansa Rumah Estetik

10drama.com, Lahan depan rumah yang teduh selalu memberikan perasaan nyaman dan tenang. Salah satu metode paling efisien untuk menciptakan suasana sejuk seperti ini adalah dengan menanam pohon yang memberikan naungan. Selain memperindah tampilan bangunan, keberadaan pohon juga mampu membawa kesejukan alami yang membuat suasana rumah menjadi lebih segar.

Bagi Anda yang tinggal di iklim tropis atau merasa halaman rumah terlalu terkena sinar matahari, menanam pohon peneduh bisa menjadi solusi yang ideal. Menariknya, terdapat berbagai pilihan pohon indah yang tidak hanya berguna, tetapi juga sesuai dengan gaya desain rumah minimalis.

Mengapa Pohon Penyembunyi Sangat Penting bagi Rumah Minimalis?

Pohon yang tumbuh di sekitar rumah tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga memberikan kenyamanan, udara yang segar, serta suasana yang lebih harmonis.

Dengan meningkatnya suhu udara akibat pemanasan global, kehadiran pohon yang memberikan naungan menjadi solusi alami yang juga penting. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pohon yang dipilih benar-benar mampu memberikan keteduhan sekaligus aman bagi area tempat tinggal.

Baca juga Tanam Pohon di Tengah Rumah Untuk Mendapatkan Hunian yang Tenang

5 Saran Pohon Penyediakan Bayangan untuk Rumah Minimalis

1. Pohon Tabebuya

Tabebuya sering dianggap mirip dengan bunga sakura yang berasal dari Jepang. Bunganya yang indah muncul pada musim kemarau, menjadikannya pilihan utama untuk memperindah taman kota atau halaman rumah. Pohon ini memiliki akar yang tumbuh ke bawah dan tidak menyebar secara agresif, sehingga relatif aman jika ditanam dekat bangunan.

Shutterstock

2. Pohon Kamboja (Frangipani)

Kamboja tidak hanya terkenal sebagai tanaman yang sering ditemukan di area makam, tetapi juga bisa menjadi pilihan yang indah untuk hiasan halaman rumah. Akar pohon ini tidak terlalu besar dan tidak menyebar luas, sehingga aman untuk ditanam dekat bangunan. Perawatannya pun sederhana, ditambah dengan bunga-bunganya yang wangi membuat suasana rumah menjadi lebih menyenangkan.

rosewater honey

Baca juga Tidak Mudah Layu dan Mati, Ini 7 Tanaman Dalam Ruangan yang Tahan Terhadap AC!

3. Pohon Ketapang Kencana

Mempunyai daun yang kecil dan lebat serta bentuk kanopi yang luas, pohon ini mampu menghasilkan bayangan yang besar dan sejuk di halaman. Pertumbuhannya cepat, perawatannya sederhana, dan akarnya tidak merusak struktur bangunan.

148 South / Studio Arsitektur Ark

4. Pohon Beringin Kecil (Ficus benjamina)

Tidak seperti pohon beringin besar yang akarnya cenderung merusak, beringin kecil (ficus benjamina) memiliki akar yang lebih ramah sehingga cocok digunakan sebagai tanaman hias sekaligus peneduh. Meskipun demikian, pemangkasan berkala tetap diperlukan agar pertumbuhan akarnya tetap terkontrol.

awiratama / Birka Loci

Baca juga 8 Macam Tanaman Gantung yang Dapat Membuat Balkon Rumah Anda Lebih Menarik

5. Pohon Pucuk Merah

Daun pucuk merah yang terkenal karena variasi warnanya. Daun muda dari tanaman ini memiliki warna merah terang, yang secara perlahan berubah menjadi hijau seiring berkembangnya tanaman.

Tidak hanya menghias lingkungan, tanaman ini juga berfungsi sebagai peneduh dan pembatas alami. Perawatannya tidak sulit, cukup disiram secara rutin dan dipangkas agar bentuknya tetap rapi.

Atik Bheda / ma+rs Ditulis oleh Reza AmeliaSumber Teaser: M W Associate Daniel / Metaforms Design Studio

Dekorasi Rumah Type 36 Lantai Dua ala Japandi

Dekorasi Rumah Type 36 Lantai Dua ala Japandi

Hiasan rumah merupakan elemen penting dalam menciptakan ikon spot setiap rumah yang dikenal, yang menciptakan kenyamanan, mulai dari pengaturan furnitur, warna utama, cahaya alami, hingga bahan yang digunakan, semuanya berpengaruh besar terhadap suasana rumah.

Rumah type36 2 lantai adalah rumah minimalis yang populer karena efisien dan masih bisa dimanfaatkan secara optimal melalui penyesuaian serta pengaturan tata ruang yang tepat.
Menariknya, rumah dengan model ini sangat sesuai dikombinasikan dengan konsep dekorasi interior yang menggabungkan gaya minimalis Jepang dan gaya Skandinavia atau sering disebut dengan istilah…“Japandi Style”. Sebagai rumah type 36 dengan dua lantai, pendekatan Japandi menciptakan kesan luas, rapi, dan tetaphomey tanpa terasa sempit karena tidak terlalu banyak hiasan dan dinding yang padat di dalam rumah.
Desain dan Penataan Ruang Japandi untuk Rumah Type 36 Dua Lantai agar Tidak Terasa Penuh:
1. Tampilan depan rumah disusun rapi dan dilindungi
Fasad rumah dirancang dengan tampilan yang rapi dan teratur. Bentuknya persegi, sederhana, tanpa banyak hiasan. Warna eksterior menggunakantonenetral seperti abu muda, krem, beigeatau cokelat yang menciptakan kesan tenang dan bergaya modern.
Jendela memiliki bentuk yang menonjol ke luar dan dilengkapi dengan penutup atau kerangka yang berfungsi melindungi dari sinar matahari dan hujan, tanpa perlu atap yang besar. Pintu masuk dibuat sejajar dengan garis bangunan, tanpa banyak aksesoris tambahan.

KAZA DESIGN

Baca juga 5 Saran Penataan Interior Gaya Japandi untuk Generasi Milenial

2. Menggunakan perabot berwarna netral dan bahan yang selaras dengan alam

Menggunakan warna-warna netral pada perabot seperti putih tulang, abu-abu muda, ataubeigemembuat ruangan terasa lebih luas dan bersih. Warna-warna ini juga berperan dalam menciptakan suasana yang tenang dan tidak ramai, cocok untuk ukuran rumahtype 36 yang cenderung serasi. 

Selain itu, dekorasi bergaya Japandistylememiliki ciri khas penggunaan bahan yang selaras dengan lingkungan alami, seperti kayu asli, rotan, atau kain linen. Menciptakan kesan hangat dan sederhana, sekaligus memperkuat hubungan antara ruangan, elemen dekorasi dalam ruang, serta nuansa alami di dalam rumah.

urbansales.co.nz

3. Ruang Tamu yang Dirancang Sederhana Namun Praktis

Ruang tamu pada rumah type 36 biasanya tidak terlalu luas, sehingga tidak diperlukan banyak benda untuk hiasan. Gaya Japandi justru menekankan pada dekorasi sederhana dan menitikberatkan pada kegunaan.

Silvia Goncavalves

4. Ruang Terbuka Tanpa Pembatas, Membuat Rumah Terasa Lebih Luas

Salah satu elemen penting dalam gaya Japandi stylemembuat ruang yang terbuka, tanpa banyak pembagian dinding. Untuk rumahtype36 rumah dua lantai, yang menggabungkan dapur, ruang makan, dan ruang TV tanpa adanya dinding pembatas dapat membuat rumah terasa lebih luas dan terang.

Hanya dengan membedakan fungsi ruangan melalui perbedaan karpet, pencahayaan, atau warna perabot, tidak perlu membuat pembatas fisik. Dengan pendekatan ini, rumah menjadi lebih efisien, terhubung, dan tetap terasa nyaman.

House designing

5. Kamar Tidur yang Sederhana, Agar Tetap Tenang

Kamar tidur di rumah type 36 biasanya tidak terlalu besar, sehingga penting untuk menjaga ruangan tetap bersih dan tidak penuh. Japandistyle menekankan kesederhanaan dengan memilih perabot yang cukup saja, seperti tempat tidur kayu rendah, meja samping kecil, serta lemari dengan gaya minimalis.

Pilih warna selimut dan dinding yang netral, serta gunakan pencahayaan lembut agar suasana kamar terasa tenang dan sejuk. Hindari penggunaan dekorasi yang berlebihan agar ruangan tetap terlihat lapang dan mudah dalam perawatannya.

Ryan Lukavenkava

Rumah dengan ukuran type36 rumah dua lantai akan terasa semakin nyaman dan rapi jika dekorasinya disesuaikan dengan kebutuhan ruang. Gaya Japandi dapat menjadi pilihan karena menekankan kesederhanaan, unsur alami, serta pengaturan ruang yang efektif. Dengan demikian, rumah tetap terasa sejuk, rapi, dan selaras antar ruang, tanpa terlihat penuh atau berlebihan.

Tulisan dibuat oleh: Husnul KhotimahSumber teaser: koyo_tec

Copyright © 2026 10drama.com