4 Rekomendasi Drama Arin Oh My Girl, Idola yang Kini Berakting!

4 Rekomendasi Drama Arin Oh My Girl, Idola yang Kini Berakting!

10drama.com – Arin dari grup My Girl mulai memperluas karier ke bidang akting. Banyak drama terkenal yang ia bintangi, membuat Arin mendapatkan pengakuan besar dalam dunia seni peran.

Tokoh Arin bukanlah nama asing di dunia hiburan Korea Selatan. Sejak tahun 2015, perempuan bernama asli Choi Ye Won ini aktif tampil di layar kaca sebagai anggota dari girl group Oh My Girl.

Tren Oh My Girl membuat nama Arin menjadi terkenal tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga secara global. Berkat kesuksesannya sebagai penyanyi, Arin mulai aktif memasuki dunia perfilman.

Pada tahun 2020, Arin memulai kariernya dengan bermain dalam web series terkenal bernama The World of My 17. Sampai saat ini, Arin telah tampil dalam berbagai drama yang semakin meningkatkan popularitasnya.

Berikut ini, 10drama.com –akan memberikan rekomendasi serial drama yang dibintangi oleh Arin dari My Girl. Apa saja, ya?

1. Dunia Ku yang Ke-17 (2020)

Seri web ini merupakan karya pertama Arin di bidang seni peran. Arin memainkan peran utama dengan nama Oh Na Ri, seorang gadis yang mengalami kesulitan dalam membangun rasa percaya diri karena dikelilingi tiga teman yang sangat menarik.

Di dalam drama ini, Arin beradu akting dengan Hwang Bo Reum Byeol, Kim Do Ah, Han Chae Kyung, Ryeo Un, dan Kwon Hyun Bin.

2. Alkimia Jiwa (2022-2023)

 

Arin juga berkesempatan tampil dalam serial terkenal Netflix, Alchemy of Souls bagian 1 dan 2. Arin memerankan tokoh Jin Cho Yeon, putri bawah dari keluarga Jin yang merupakan salah satu keluarga penting dalam cerita tersebut.

Tokoh Jin Cho Yeon yang dimainkan oleh Arin memiliki sifat yang jujur dan ramah, yang membuat penonton teringat pada kepribadian Arin di kehidupan nyata. Di dalam drama ini, Arin berakting bersama Lee Jae Wook, Shin Seung Ho, Jung So Min, Hwang Min Hyun, dan banyak lagi.

3. S Line (2025)

Arin menarik perhatian penggemar drakor melalui perannya dalam serial S Line. Berbeda dari dua tokoh sebelumnya dalam drama sebelumnya, kali ini Arin memainkan karakter Shin Hyun Heup, seorang gadis yang pendiam dan cenderung menjauh dari orang lain.

Drama S Line mengisahkan tentang munculnya garis-garis merah yang tidak diketahui asalnya di atas kepala setiap orang. Drama ini dibintangi oleh Lee Soo Hyuk, Lee Da Hee, dan tentu saja, Arin.

4. Pacarku adalah Pria (2025)

Ini adalah serial terbaru yang dibintangi oleh Arin. Dalam drama bergenre romansa komedi ini, Arin memainkan peran Kim Ji Eun, seorang gadis menawan dengan gen unik yang mampu berubah menjadi laki-laki.

Seri ini dibintangi oleh Arin, Yoon San Ha, Yoo Jung Hoo, Chuu, Kim Kwang Shik, serta banyak lagi. (*)

Jadwal Bioskop Bali Hari Ini: Denpasar Cineplex–Living World, Banyak Film Menarik

Jadwal Bioskop Bali Hari Ini: Denpasar Cineplex–Living World, Banyak Film Menarik

bali.10drama.com –, DENPASAR – Untuk warga Kota Denpasar,Bali, jangan lupa menyisihkan waktu sebentar untuk melakukan perawatan diri setelah beraktivitas pada Selasa hari ini (22/7).

Pilihan yang tepat adalah menonton film di beberapa bioskop yang ada di Bali.

Banyak pilihan genre filmyang tayang hari ini, mulai dari genre horor, drama hingga aksi.

Tidak perlu khawatir dalam mencari bioskop di ibu kota Provinsi Bali, karena tersebar merata di berbagai penjuru kota.

Hanya perlu memilih, menonton di Level 21, TSM XXI, Living World, ICON Bali XXI, dan Denpasar Cineplex.

Berikut adalah jadwal film di beberapabioskopdi Kota Denpasar, Selasa hari ini (22/7) dikutip dari Jadwal Nonton:

 

A. Denpasar Cineplex

Jalan M.H. Thamrin Nomor 69, Pemecutan, Denpasar

1. Jurassic World: Kelahiran Kembali (Deluxe)

Mulai pukul 18.45 dan 21.15 WITA

Harga Rp 35.000

2. Superman (Deluxe)

Jam tayang pukul 13.00, 15.45, dan 18.30 WITA

Harga Rp 35.000

3. Aku Tahu Apa yang Kau Lakukan Tahun Lalu (Eksekutif)

Mulai pukul 14.45 dan 21.35 WITA Berlangsung pada jam 14.45 dan 21.35 WITA Jadwal tayang pada pukul 14.45 dan 21.35 WITA Siaran dimulai pukul 14.45 dan 21.35 WITA Tayangan tersedia pada pukul 14.45 dan 21.35 WITA

Harga Rp 50.000

4. Doraemon: Kisah Dunia Seni Nobita (Eksekutif)

Jam tayang pukul 12.30, 17.05, dan 19.20 WITA

Harga Rp 50.000

5. Gerbang Setan (Deluxe)

Penayangan pada pukul 12.30 dan 17.00 WITA

Harga Rp 35.000

6. Jalan Pulang (Deluxe)

Tayang pukul 21.15 WITA

Harga Rp 35.000

7. Sore: Istri Masa Depan (Deluxe)

Penayangan pada pukul 14.30, 19.00, dan 21.30 WITA

Harga Rp 35.000

8. Buku Sijjin & IIIiyyin (Deluxe)

Jadwal tayang pada pukul 13.00, 15.00, 17.20, 19.30 dan 21.40 WITA

Harga Rp 35.000

9. Smurfs 2025 (Deluxe)

Mulai pukul 12.45, 14.45, dan 16.45 WITA Berlangsung pada pukul 12.45, 14.45, dan 16.45 WITA Jadwal tayang pada pukul 12.45, 14.45, dan 16.45 WITA Tayangan dimulai pukul 12.45, 14.45, dan 16.45 WITA Waktu tayang yaitu pukul 12.45, 14.45, dan 16.45 WITA

Harga Rp 35.000

 

B. Tingkat 21 Mall XXI

Lantai 4, Level 21, Jalan Teuku Umar Nomor 1. Denpasar

1. Jurassic World: Kelahiran Kembali (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 13.00, 15.30, 18.00 dan 20.30 WITA

Harga Rp 50.000

2. Jurassic World: Kebangkitan (Premier)

Jadwal tayang pukul 13.25 dan 18.15 WITA

Harga Rp 100.000

3. Superman (Reguler 2D)

Jam tayang 13.05, 15.30, 17.55 dan 20.20 WITA

Harga Rp 50.000

4. Superman (Premiere)

Mulai pukul 15.50 dan 20.45 WITA Tayang pada jam 15.50 dan 20.45 WITA Jadwal tayang pukul 15.50 dan 20.45 WITA Waktu tayang yaitu 15.50 dan 20.45 WITA Sesi tayang dimulai pukul 15.50 dan 20.45 WITA

Harga Rp 100.000

5. Salam sejahtera bagi Baitullah (Reguler 2D)

Mulai pukul 14.40 dan 18.40 WITA Tayang pada jam 14.40 dan 18.40 WITA Jadwal tayang pukul 14.40 dan 18.40 WITA Waktu tayang yaitu pukul 14.40 dan 18.40 WITA Pemutaran dimulai pada pukul 14.40 dan 18.40 WITA

Harga Rp 50.000

6. Buku Sijjin dan IIIiyyin (Reguler 2D)

Jam tayang pukul 12.40, 16.40, dan 20.40 WITA

Harga Rp 50.000

7. Sore: Istri dari Masa Depan (Edisi Reguler 2D)

Tayang pukul 12.00, 13.00, 14.20, 15.20, 16.40, 17.40, 19.00, 20.00 dan 21.20 WITA

Harga Rp 50.000

 

C. Cinepolis Plaza Renon

Jalan Raya Puputan, Niti Mandala, Renon, Denpasar

1. Jurassic World: Kelahiran Kembali (Reguler 2D)

Tayang pukul 16.15 WITA

Harga Rp 40.000

2. Superman (Reguler 2D)

Tayang pukul 11.05, 15.50, dan 18.30 WITA

Harga Rp 40.000

3. Aku Tahu Apa Yang Kau Lakukan Tahun Lalu (Reguler 2D)

Tayang pukul 21.10 WITA

Harga Rp 40.000

4. Salam sejahtera bagi Baitullah (Reguler 2D)

Tayang pukul 11.50 WITA

Harga Rp 40.000

5. Buku Sijjin & IIIiyyin (Reguler 2D)

Tayang pukul 14.05, 19.00, dan 21.10 WITA

Harga Rp 40.000

6. Sore: Istri dari Masa Depan (Edisi Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 11.00, 11.30, 13.35, 14.05, 16.10, 16.40, 18.45, 19.15, 21.20 dan 21.50 WITA

Harga Rp 40.000

7. Smurfs 2025 (Biasa 2D)

Tayang pukul 13.45 WITA

Harga Rp 40.000

  

D. TSM XXI

Trans Studio Mall Bali Lantai 1. Jalan Imam Bonjol Nomor 440. Denpasar

1. Smurfs 2025 (Biasa 2D)

Jadwal tayang pada pukul 13.00, 14.50, 16.40, 18.30 dan 20.20 WITA

Harga Rp 45.000

2. Superman (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 12.50, 15.15, 17.40 dan 20.05 WITA

Harga Rp 45.000

3. Superman (Premiere)

Jam tayang 13.45, 16.10, 18.35 dan 21.00 WITA

Harga Rp 100.000

4. Aku Tahu Apa yang Kau Lakukan Tahun Lalu (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 12.35, 14.45, dan 18.40 WITA

Harga Rp 45.000

5. Pintu Cinta (Reguler 2D)

Mulai pukul 16.55 dan 20.50 WITA

Harga Rp 45.000

6. Buku Sijjin & IIIiyyin (Reguler 2D)

Tayang pukul 12.15 dan 18.45 WITA

Harga Rp 45.000

7. Sore: Istri dari Masa Depan (Versi 2D Reguler)

Jam tayang 13.15, 15.35, 17.55 dan 20.15 WITA

Harga Rp 45.000

8. FI Film (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 12.10, 15.00, 17.50 dan 20.40 WITA

Harga Rp 45.000

9. Pengantin Keras (Reguler 2D)

Tayang pukul 14.15 WITA

Harga Rp 45.000

  

E. Living World Denpasar

Pusat Perbelanjaan Living World Lantai 2, Jalan Gatot Subroto Timur, Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar

1. Jurassic World: Kelahiran Kembali (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 12.45, 15.15, 17.45 dan 20.15 WITA

Harga Rp 55.000

2. Jurassic World: Kebangkitan (Premier)

Mulai pukul 15.45 dan 20.40 WITA

Harga Rp 100.000

3. Superman (Reguler 2D)

Jam tayang 13.30, 15.55, 18.20 dan 20.45 WITA

Harga Rp 55.000

4. Superman (Premiere)

Jam tayang pukul 13.20 dan 18.15 WITA

Harga Rp 100.000

5. Pengantin Keras (Reguler 2D)

Tayang pukul 14.35 WITA

Harga Rp 55.000

6. Buku Sijjin dan IIIiyyin (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 13.00, 15.00, 17.00, 19.00 dan 21.00 WITA

Harga Rp 55.000

7. Jalan Pulang (Versi 2D Biasa)

Jadwal tayang pukul 12.40, 16.35, 18.30 dan 20.30 WITA

Harga Rp 55.000

  

F. ICON Bali XXI

Jalan Danau Tamblingan Nomor 27, Sanur, Denpasar

1. Jurassic World: Kelahiran Kembali (Reguler 2D)

Jadwal tayang pada pukul 12.45, 15.15, 17.45 dan 20.15 WITA

Harga Rp 40.000

2. Superman (Premiere)

Jadwal tayang pada pukul 13.30, 15.55, 18.20 dan 20.45 WITA

Harga Rp 100.000

3. Superman (IMAX 2D)

Jadwal tayang pada pukul 13.45, 16.10, 18.35 dan 21.00 WITA

Harga Rp 45.000

4. Sore: Istri dari Masa Depan (Edisi Reguler 2D)

Jadwal tayang pukul 12.00, 14.20, 16.40, 19.00, dan 21.20 WITA

Harga Rp 40.000

Silakan menonton! (lia/JPNN)

5 Film Thriller Horor Pemenang Palm d’Or Cannes, Menarik!

5 Film Thriller Horor Pemenang Palm d’Or Cannes, Menarik!

Festival Film Cannes merupakan salah satu ajang festival film yang paling dihormati oleh kritikus dan penggemar film, karena biasanya mereka memperkenalkan perdana berbagai judul film.indie ataupun artsySeperti Academy Awards, Cannes juga memiliki kategori penghargaan untuk film terbaik atau best picture, tetapi dengan nama yang berbeda, yaitu Palme d’Or (Palem Emas).

Biasanya penghargaan Palme d’Or lebih sering diberikan kepada film bergenre drama, namun tampaknya terdapat beberapa film horor yang juga pernah mendapatkannya.thriller yang telah meraih penghargaan ini, sepertiTitanepada tahun 2021. Jika kamu termasuk penggemar film horor, sangat disarankan untuk melihat rekomendasi film horor thriller yang telah meraih penghargaan Palme d’Or. Daftar lengkapnya dapat ditemukan dalam artikel ini, ya!

1. Barton Fink (1991)

Memenangkan penghargaan pertama dan menciptakan sejarah Palme d’Or di Cannes,Barton Fink (1991) menyajikan kisah yang menghantui, meskipun unsur utamanya adalah komedi gelap danthrillerDi sisi lain, film karya Joel Coen ini dinilai sebagai film horor oleh banyak penontonnya, karena menyajikan visual gelap dan menakutkan sebagai suasana di dalamnya, serta aspek psikologis tentang kecemasan pada tokoh utamanya yang disusun dengan rapi oleh sutradara tersebut. Tidak ketinggalan pula, beberapa elemen kekerasan hadir sebagai pendukung alur ceritanya, sehingga tidak heran jika film ini menjadi film horor pertama pada zamannya yang memperoleh penghargaan Palme d’Or.

Barton Finkdiproduksi oleh 20th Century Fox, latar belakangnya berlangsung pada tahun 1941, seorang penulis drama yang berpikir tinggi dari New York, Barton Fink (John Turturro) menerima tawaran untuk menulis skrip film di Los Angeles. Ia mengalami kesulitan dalam menulis ketika diminta membuat naskah film berkualitas rendah. Tetangganya berusaha membantu, namun ia tetap berjuang karena berbagai kejadian aneh yang mengganggunya.

2. 4 Bulan, 3 Minggu dan 2 Hari (2007)

Seperti mimpi buruk yang berubah menjadi rangkaian kisah nyata,4 Bulan, 3 Minggu dan 2 Hari(2007) menyajikan kisah yang keras dan kejam tentang aborsi ilegal dalam lingkungan komunis Rumania. Dikategorikan sebagai drama oleh Christian Mungiu, ternyata alur ceritanya lebih rumit daripada sekadar konflik komunis, karena berbagai isu sering muncul sebagai inti dari plot utamanya, seperti unsur horor yang memicu reaksi penonton, bahkan thriller dan ketegangan muncul sepanjang film, sehingga tidak mengherankan jika film ini menjadi film horor kedua yang meraih Palme d’Or.

Premis 4 Bulan, 3 Minggu dan 2 Hari(2007) menceritakan kisah Otilia (Anamaria Marinca), seorang mahasiswa yang membantu temannya, Găbiţa (Laura Vasiliu), yang sedang hamil secara tidak diinginkan. Otilia menyewa kamar hotel, berunding mengenai biaya, dan bertemu dengan dokter aborsi. Namun, dokter tersebut meminta hubungan seks kepada Otilia dan Găbiţa selain uang, membuat mereka kesulitan menemukan jalan keluar dari situasi ini.

3. Pita Putih (2009)

Sutradara asal Jerman-Austria bernama Michael Haneke memang dikenal dengan film-film yang sering menimbulkan perdebatan, terbukti dalamThe White Ribbon(2009). Film yang berlabel drama misteri ini berhasil meraih Palme d’Or, terutama karena skenarionya yang puitis dan menegangkan, serta memasukkan unsur horor sebagai subplot yang khas setelah film tersebut. The Piano Teacher(2001). Selain itu, film ini termasuk dalam genre horor, karena mengusung konsep mirip film horor dengan hantu tanpa adanya bentuk hantu. Karena, penonton diberikan gambaran dan musik yang menyeramkan.

Premis utama The White Ribbonmenceritakan tindakan kriminal yang dilakukan orang dewasa terhadap anak-anak di sebuah desa fiksi Jerman Utara menjelang Perang Dunia I. Kejahatan ini mencakup tindakan kekerasan, hingga rasa takut akan pemberontakan yang memicu munculnya perasaan gelap.

4. Parasite (2019)

Parasite dapat dipertimbangkan sebagai film bergenre horor, meskipun Bong Joon Ho sendiri menyebutnya sebagai komedi hitam danthriller. Hal ini bisa dianalisis setelah kamu menonton filmnya, karena terlihat jelas bahwa sutradara menggali satir yang rumit serta relevansi ketakutan terhadap kekuasaan. Bahkan, adanya ketegangan di bagian ketiganya menjadi perhatian utama, karena konsep subgenre hororthriller muncul secara tiba-tiba atau menjadi kejutan yang spesial.

Membawa pulang Palme d’Or dan mencuri perhatian para penggemar film pada masa itu, film asal Korea Selatan ini juga diakui hingga meraih penghargaan Best Picture dalam ajang Oscar. Sinopsis singkatParasite menceritakan kisah keluarga Ki-taek (Song Kang-ho) yang terdiri dari empat orang pengangguran dengan masa depan gelap yang menghadang mereka.

Suatu hari, Ki-woo (Choi Woo-shik), putra tertua mereka, diusulkan oleh temannya untuk menjadi tutor dengan bayaran tinggi. Dengan dukungan penuh dan harapan besar dari keluarga, Ki-woo pergi ke rumah keluarga Park untuk mengikuti wawancara.

Saat tiba di rumah Mr. Park (Lee Sun-kyun), pemilik perusahaan teknologi global, Ki-woo bertemu dengan Yeon-kyo (Cho Yeo-jeong), seorang wanita muda yang menawan. Setelah pertemuan tersebut, berbagai kejadian mulai terjadi.

5. Titane (2021)

Sempurna dalam pembicaraan saat diumumkan kemenangannya dalam kategori Palme d’Or,Titane(2021) menghadirkan berbagai kontroversi dan isu tentang feminisme dalam sebuah film bergenre horor.thriller. Julia Ducournau memberikan konsep baru dalam subgenrebody-horror, bahkan ia berani mengambil referensi isu terkait hal-hal yang sensitif dan menyajikannya secara eksplisit, maka tidak heran jika kritikus mengakui karya ini.

Selain itu, kamu disajikan dengan adegan kekerasan yang terus-menerus sepanjang durasi film, bahkan bisa membuatmu merasa menyesal. Tidak ketinggalan, Neon berperan sebagai distributor film tersebut, hal ini meningkatkan antusiasme penonton saat rilisnya.

Titanemenceritakan tentang Alexia (Agathe Rousselle) yang mengalami kecelakaan mobil saat masih kecil karena kelalaian ayahnya. Akibat peristiwa tersebut, kepalanya harus dipasang pelat titanium, ia tumbuh menjadi seorang penari dan terlibat dalam berbagai tindakan kriminal. Pada suatu hari, ia dikandung oleh sebuah mobil Cadillac klasik dan kabur sambil mengubah penampilannya agar tidak dikenali lagi.

Film horor thrilleryang memenangkan kategori Palme d’Or di Cannes menunjukkan bukti bagi beberapa orang yang selalu meragukan kemampuan genre horor. Selain memberikan kualitas dan inovasi yang berbeda, film-film tersebut membawa terobosan baru serta orisinalitas, sehingga jelas para kritikus menyukai hal ini, ditambah dengan banyaknya kontroversi yang disajikan dalam setiap rilisannya.

Perlu diketahui, empat film hororthriller di atas, selain Titane,tidak sepenuhnya memiliki label horor, karena sutradara atau pihak produksi tidak menetapkan genre hororthrillerdi tagar genrenya. Namun, berkat unsur yang dibawakan memiliki nuansa subgenre horor thriller, tentu saja film ini bisa masuk ke dalam kategori horor atau sering disebut horror-adjacent.

Tadi, itu lima film horor yang telah dibahasthrilleryang berhasil meraih penghargaan Palme d’Or di Cannes dan wajib kamu tonton secara marathon saat memiliki waktu luang jika beberapa rekomendasinya belum kamu lihat. Jadi, sudah menonton yang mana saja, nih?

5 Rekomendasi Seri Film Horor Terbaik, Menakutkan!

Nirina Terkejut Baca Naskah Film “Tinggal Meninggal” untuk Pertama Kali

Nirina Terkejut Baca Naskah Film “Tinggal Meninggal” untuk Pertama Kali

Jakarta, IDN Times – Nirina Zubir dan Shindy Huang membagikan proses kreatif yang terjadi saat syuting film terbaru mereka,Tinggal Meninggal. Dalam acara kunjungan media di kantor IDN, Jakarta, Jumat (18/7/2025), keduanya antusias berbagi pengalaman tantangan yang mereka alami dalam membangun kepribadian.

Film ini merupakan debut sutradara Kristo Immanuel. Namun menariknya, dalam karyanya yang pertama ini Kristo cukup berani menyajikan genre komedi gelap dengan konsep yang diusungbreaking the fourth wall, di mana aktornya berbicara langsung kepada penonton. Sementara di sisi lain, tentu hal tersebut juga menjadi tantangan khusus bagi para pemain, termasuk Nirina dan Shindy.

1. Kesan pertama Nirina Zubir ketika membaca naskah film Tinggal Meninggal untuk pertama kalinya

Dikenal sebagai aktris senior yang memiliki banyak prestasi, Nirina Zubir mengakui bahwa awalnya ia meragukan skenario film tersebut.Tinggal Meninggalkarena menyajikan topik yang dianggap tabu dengan balutan komedi.

“Emang dari awal baca naskah yang pertama, saya langsung telepon Kristo dan Ernest. Seperti, ‘Benar-benar ceritanya seperti ini? Akan dibawa ke sana? Serius? Terus, dijelaskan oleh Kristo,” kata Nirina mengenang diskusinya dengan Kristo dan Ernest Prakasa selaku produser.

Setelah mendengar penjelasan dari Kristo Immanuel, Nirina semakin antusias untuk tampil dalam film ini. Terlebih lagi, film ini menyampaikan pesan yang dalam, disajikan dalam genre yang tidak biasa, sehingga ia yakin film ini akan menjadi yang terbaik.Tinggal Meninggalbisa menjadi angin segar di dunia perfilman Indonesia.

“Saat ada sebuah film yang membuat kita merasa, ‘Ini film apa?’ Itu adalah momen penting dalam dunia perfilman, karena kita mengalami saat berpikir, ‘Ini termasuk genre apa?’ Bukan lagi hanya cerita cinta, bukan hanya sekadar horor, tapi horor akan selalu ada karena memiliki banyak penggemar. Jadi bagi saya, saya senang jika ada yang memiliki visi seperti itu dan jika saya juga bisa terlibat, saya akan sangat bahagia,” tambahnya.

Dalam film tersebut, Nirina Zubir memainkan peran sebagai ibu Gema yang diperankan oleh Omara Esteghlal. Untuk memperkuat karakternya, Nirina sering melakukan penggantian kuku, hingga kuku aslinya sempatbreak out, lho. Totalitas.

2. Pertama kali bermain dalam film komedi yang sedih, Shindy Huang mengalami kesulitan dalam mengatur durasi adegan.

Film Tinggal Meninggalini sangat spesial bagi Shindy Huang, karena menjadi film komedi pertamanya. Oleh karena itu, wajar jika ia menghadapi berbagai tantangan selama proses pengambilan gambar, terutama dalam haltiming komedi.

Ini adalah film komedi pertama dandark comedyjuga. Jadi tantangannya lebih seperti, benar-benar belajartiming, belajar bagaimana cara berkomedi. Maksudnya situasinya harus mengundang tawa dan kita harus tetap serius dalam situasi tersebut,” tambah Shindy Huang.

Tokoh Adriana yang dimainkan oleh Shindy Huang memang tidak mengadopsi konsepbreaking the fourth wall seperti yang dilakukan oleh Omara Esteghlal. Namun ketika mereka berada dalam satu frame, Shindy harus menyesuaikan kondisinya dengan gerakan tertentu.

Menurutku, hal itu cukup menantang karena ketika Gema sedang berbicara dengan kita, dia akan menunjukkan ekspresi tertentu dan kita akan diam.

Sementara dalam hal visualisasi dan pengembangan tokoh, Shindy merasa memiliki banyak kesamaan dengan karakter Adriana. Selain pernah menekuni bidang pekerjaan yang serupa, Shindy juga merasa penampilan Adriana yang agak tomboi tidak jauh berbeda dari dirinya. Namun untuk memperkuat karakter Adriana yang ia perankan, Shindy rela memotong rambutnya hingga pendek.

3. Nirina Zubir pernah terpengaruh oleh akting Omara Esteghlal

Bersaing dalam akting dengan Omara Esteghlal ternyata sempat membuat Nirina Zubir merasa cukup kesulitan, lho. Hal ini dikarenakan, keduanya harus menjalani proses pengambilan gambar dengan perubahan emosi yang cepat.

Meski tidak mengalami kesulitan dan emosinya tidak dieksplorasi sebanyak Omara, tetapi melihat langsung bagaimana Omara harus beradegan membuat energi Nirina Zubir terkuras. Setelah pulang ke rumah, ia harus menetralisir kembali frekuensi-frekuensi emosinya.

Sangat cepat, waktu itu seperti beberapa detik aksinya benar-benar membuat kamu merasa kesal, tiba-tiba senang, tiba-tiba panik, tiba-tiba marah, tiba-tiba takut. Aku jujur, pulang ke rumah perlu nge-resetsedang menyesuaikan frekuensi karena frekuensinya Gema benar-benar cepat. Meskipun aku juga pernah mengalaminya, tapi itu terjadi seiring waktu dan lebih baik,” tutup istri Ernest Cokelat tersebut.

Film Tinggal Meninggal akan tayang di bioskop mulai 14 Agustus 2025. Selain Nirina, Shindy, dan Omara, film ini turut dibintangi oleh Mawar De Jongh, Muhadkly Acho, dan Ardit Erwandha.

Nirina Zubir Mengaku Sama Video Klip Tidur Gema di Trailer Tinggal Meninggal TingNing Mengenang Momen Kehilangan Orang Terdekat dengan Kacamata Daftar Pemain dan Jadwal Tayang Film Tinggal Meninggal, Termasuk Omara Esteghlal

Cara Lee Je Ha Menghadapi Duka dengan Positif di Our Movie

Cara Lee Je Ha Menghadapi Duka dengan Positif di Our Movie

Cerita cinta Lee Je Ha (Namkoong Min) dan Lee Daeum (Jeon Yeo Been) dalam dramaOur Movie berhasil membuat penonton menangis. Bagaimana tidak? Keduanya terlihat sangat intens bersama dalam berbagai adegan drama ini sehingga sulit untuk menerima perpisahan mereka. Setelah kepergian Lee Daeum, Lee Je Ha terlihat lebih sering menghabiskan harinya sendirian.

Meskipun demikian, drama ini menyampaikan pesan penting, salah satunya mengenai bagaimana melewati masa duka. Seperti yang dilakukan oleh Lee Je Ha, cara dia melanjutkan hidup setelah kehilangan Lee Daeum dalam drama ini benar-benar layak diapresiasi. Berikut tujuh cara Je Ha melewati masa dukanya dalam drama tersebut.Our Movie.

1. Setelah Daeum pergi, Lee Je Ha tampak menghadapi masa berkabung yang pasti sangat berat, tetapi ia berusaha melewatinya dengan baik.

2. Lee Je Ha bertahan dengan kuat, bahkan bangkit kembali dan giat menulis naskah untuk menghasilkan film lagi

3. Setahun tanpa memberikan kabar kepada kru Love in White, ternyata Je Ha melewati masa-masa sulitnya bersama ayah Lee Daeum

4. Keduanya terlihat menonton film bersama di bioskop Jongno. Ayah Daeum bahkan mengakui pernah beberapa kali menonton film sendirian.

6. Je Ha juga tidak menolak perasaan sedih yang muncul, ia membiarkan dirinya berduka dan tidak ragu untuk menangis ketika mengingat kekasihnya yang telah tiada.

6. Sutradara yang hebat juga mengunjungi teman-temannya kembali setelah menyelesaikan naskah yang ia tulis selama masa duka

7. Je Ha juga tidak ragu mengingat kekasihnya di berbagai lokasi yang pernah menjadi saksi kebersamaan mereka

Saat menghadapi kehilangan seseorang yang sangat dicintai, tidaklah mudah untuk dilewati. Meski berat, Lee Je Ha tampak berusaha menerima pergiya Lee Daeum selamanya. Ia berupaya tetap bertahan dan melanjutkan hidupnya dengan lebih baik, sesuai keinginan Daeum sebelum ia meninggal.

7 Pengabdian Chae Seo Yeong untuk Film Love in White dalam Drama Our Movie 8 Proyek Mendatang Aktor Drakor Our Movie, Siap Tunggu?

4 Drama Thailand GMMTV di Sekolah Elit, Cerita Menarik

GMMTV tetap menjadi salah satu perusahaan produksi sekaligus agensi hiburan terbesar di Thailand. Setiap tahun, mereka selalu menghadirkan puluhan serial drama dengan berbagai genre yang berbeda. Sebagian besar drama yang diproduksi oleh GMMTV adalah cerita sekolah yang berlatar di sekolah elit.

Menampilkan kehidupan kalangan atas dalam drama, GMMTV selalu berhasil menyajikan cerita yang berlatar sekolah elit. Untuk kamu yang sedang mencari rekomendasi tontonan drama Thailand, segera datang! Berikut ini empat rekomendasi drama Thailand GMMTV yang berlatar di sekolah elit. Coba lihat, salah satunya mungkin akan menjadi tontonan favoritmu, ya!

1. Summer Night (2024)

Rekomendasi drama yang berlatar sekolah elit yang pertama adalahSummer Night yang dirilis pada 2024. Drama ini merupakan hasil pengadaptasian dari sebuah novelbest seller berjudul sama. Penuh dengan bintang terkenal,Summer Night berperan dalam film ini antara lain Phuwin Tangsakyuen, Dunk Natachai, Parn Nachcha, Lookjun Bhasidi, Ryu Phudtripart, dan lain sebagainya.

Drama ini mengisahkan persahabatan dan perasaan cinta. Lune (Phuwin Tangsakyuen), seorang siswa yang pemalu dan tidak terlalu dikenal di sekolah, tiba-tiba menjadi teman dekat dengan White (Dunk Natachai), cowok paling terkenal di sekolah. White memperkenalkan Lune kepada teman-temannya, termasuk Star (Parn Nachcha), seorang cewek populer yang selama ini Lune sukai.

Ternyata, perasaan Lune ternyata dibalas oleh Star yang juga menyukainya. Namun, mereka harus menyembunyikan hubungan tersebut karena White juga memiliki perasaan pada Star. Ketika White mengetahui hubungan rahasia antara Lune dan Star, ia menjadi sangat marah dan merasa diabaikan. Akhirnya, Lune harus memilih antara cinta dan persahabatan.

2. Home School (2023)

Selanjutnya, ada drama Home School yang booming sangat terkenal pada 2023 lalu. Drama ini juga tidak kalah hebat dalam hal bintang, lho. Tersedia Rachanun, Jane Ramida, Dew Jirawat, Nani Hirunkit, Gun Atthaphan, dan artis terkenal lainnya.Home School merupakan karya bimbingan Fon Kanittha yang ahli dalam menyusun cerita sekolah.

Home School mengisahkan sekelompok siswa yang masuk ke sebuah sekolah bergengsi bernama Home School. Meskipun sekolah ini merupakan lembaga pendidikan elit yang hanya menerima 13 siswa setiap tiga tahun, kurikulumnya sangat berbeda dari sekolah biasanya. Siswa lebih diajarkan nilai-nilai kehidupan dengan cara yang unik dan penuh teka-teki. Selain itu,Home Schoolmenyimpan rahasia gelap yang siap untuk diungkapkan.

3. Jangan Pernah Tinggalkan Aku (2022)

Kemudian, ada drama boys’ love (BL) Never Let Me Go yang sempat mencuri atensi Thaienthu Pada tahun 2022 lalu. Drama ini menghadirkan Phuwin Tangsakyuen dan Pond Naravit sebagai pasangan utama. Selain keduanya, drama ini juga turut dibintangi oleh Perth Tanapon, Chimon Wachirawit, June Wanwimol, serta banyak lagi aktor dan aktris lainnya.

Never Let Me Go Mengikuti kisah Nuengdiao (Phuwin Tangsakyuen), putri tunggal dari keluarga konglomerat Kiattrakulmethee yang hidupnya dalam bahaya karena ia adalah pewaris sah. Setelah kematian ayahnya, ibu Nuengdiao meminta Palm (Pond Naravit) untuk menjaganya dengan ikut sekolah di tempat yang sama. Yang tidak diketahui oleh sang ibu, Palm sejak awal telah menyukai Nuengdiao.

Hubungan antara Palm dan Nuengdiao semakin erat setelah mereka kabur bersama. Nuengdiao menjadi target pembunuh bayaran, sehingga ibunya meminta Palm untuk melindungi putranya. Mereka akhirnya bersembunyi di sebuah pulau kecil yang menjadi tempat tinggal ibu Palm. Di sana, keduanya meninggalkan perbedaan kelas sosial mereka dan saling berbagi perasaan masing-masing.

4. F4 Thailand: Boys over Flowers (2021)

Siapa saja penggemar drama Thailand yang belum pernah menontonF4 Thailand: Bocah-Bocah di Atas BungaDrama yang tayang pada tahun 2021 lalu memanghits sangat bagus, tidak kalah dari versi aslinya. Berkat kesuksesan drama ini, karier Tu Tontawan, Dew Jirawat, Nani Hirunkit, Prim Chanikarn, Bright Vachirawit, dan Win Metawin, semakin naik daun.

Drama ini mengisahkan Gorya (Tu Tontawan), seorang perempuan miskin yang memperoleh beasiswa untuk belajar di sekolah paling bergengsi di Bangkok. Sekolah tersebut biasanya hanya menerima siswa dari keluarga kaya raya. Di sekolah barunya, Gorya harus menghadapi kelompok F4 yang menjadi pemimpin lingkungan sekolah.

Awalnya, Gorya menjadi korban penindasan dari F4, tetapi ia tidak diam dan berusaha melawan mereka dengan penuh semangat. Pesona Gorya ternyata menarik perhatian Thyme (Bright Vachirawit), pemimpin F4. Namun, hubungan mereka tidak berjalan mulus karena perbedaan status sosial yang membuat keluarga Thyme tidak menerima Gorya.

Empat serial drama Thailand dari GMMTV yang berlatar sekolah elit tersebut dapat kamu tonton melalui saluran YouTube GMMTV dan beberapa layanan streaming lainnya. online, ya. Semua memiliki alur cerita yang menarik dengan daya tarik masing-masing, sehingga sangatworth watching. Ayo, tambahkan ke daftar tontonanmu!

4 Serial Drama Thailand GMMTV yang Sedang Berlangsung pada Bulan Juli 2025

Teori Film Superman Dianggap Menggambarkan Perlakuan Israel ke Palestina, James Gunn Bereaksi

Teori Film Superman Dianggap Menggambarkan Perlakuan Israel ke Palestina, James Gunn Bereaksi

10drama.com– Sejak dirilisnya film Superman karya James Gunn, telah muncul perdebatan di media sosial mengenai apakah alur ceritanya sengaja mencerminkan perselisihan antara Israel dan Palestina.

Spoiler, di dalam film tersebut, Lex Luthor, tokoh antagonis yang diperankan oleh Nicholas Hoult, telah memicu konflik di luar negeri antara dua negara fiksi.

Superman terlibat dalam konflik global ini ketika ia menghentikan Bovaria, sebuah negara yang menyerang tetangganya, Jarhanpur.

Sejak film Superman dirilis di bioskop, para komentator politik online telah mengaitkan konflik Bovaria-Jarhanpur dalam film tersebut dengan konflik Israel-Palestina di dunia nyata, atau justru membantah bahwa itu adalah tujuan dari film tersebut.

Hasan Piker, seorang komentator politik sayap kiri asal Amerika Serikat yang memiliki banyak penggemar sebagai streamer Twitch, membagikan video di YouTube yang menjelaskan bagaimana Superman digambarkan dalam konteks Israel.
Sutradara menggambarkan film tersebut sebagai “dua jam dan sepuluh menit f*** dengan Israel sepanjang film,” serta menyatakan bahwa siapa pun yang terlibat dalam pembuatan film ini akan berbohong jika mengatakan film itu bukan metafora bagi Israel dan Palestina.
Seperti yang dilaporkan oleh Variety, para aktivis daninfluencerPenganut Palestina memuji film ini di media sosial, karena dianggap sebagai kritik terbuka terhadap Israel, setelah operasi militer yang mengakibatkan banyak korban jiwa di Gaza.

Namun, perlu diperhatikan bahwa garis waktu mungkin tidak cocok dengan Israel sebagai pengganti Bovaria.

James Gunn mengirimkan naskahnya pada bulan Mei 2023, beberapa bulan sebelum ketegangan Israel-Gaza saat ini memuncak.

James Gunn membahas isu ini sebelum film Superman dirilis di bioskop. Beberapa hari sebelum rilis, penulis sekaligus sutradara film tersebut memberikan pernyataan kepada The Times of London.

Saat saya menulis ini, konflik di kawasan Timur Tengah sedang tidak berlangsung. Oleh karena itu, saya berusaha melakukan hal-hal kecil untuk mengalihkan perhatian dari isu tersebut, meskipun hal itu tidak terkait dengan Timur Tengah.

Ia menambahkan, “Ini merupakan serangan dari sebuah negara yang jauh lebih kuat yang dipimpin oleh seorang penguasa yang tidak adil, terhadap sebuah negara yang memiliki masalah dalam sejarah politiknya, tetapi sama sekali tidak memiliki kemampuan pertahanan terhadap negara lain. Ini benar-benar fiksi.”

Namun, pendapat James Gunn tentang film ini belum mampu menghentikan perdebatan online yang sedang berlangsung, yang pasti akan semakin memanas seiring berkembangnya film ini.box office.
7 Idola Kpop Bintangi Drakor Juli 2025, Termasuk Seohyun

7 Idola Kpop Bintangi Drakor Juli 2025, Termasuk Seohyun

Beberapa drakor yang mendapat perhatian dari penggemar Kdrama pada bulan Juli 2025 adalahMalam Pertama dengan Sang Dukuh.Menyajikan alur cerita yang menarik tentang seorang mahasiswa yang memasuki dunia novel kesukaannya, membuat penonton penasaran dengan drama tersebut.

Selain karena alur ceritanya yang menarik, kualitas peran para pemeran menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kesuksesan drama tersebut.Malam Pertama dengan Sang Dukuh.Mereka berhasil menyajikan tokoh yang mampu menghidupkan alur cerita. Dari deretan pemainMalam Pertama dengan Sang Dukuh,pemeran utamanya adalah seorang idola Kpop. Nah, selain dramaMalam Pertama dengan Sang DukuhMasih terdapat beberapa idola K-pop yang berperan dalam drakor yang tayang pada Juli 2025. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya!

1. Dalam film The First Night with the Duke, Seohyun memainkan peran sebagai Cha Sun Chaek, yang merupakan idola dari grup K-pop Girls Generation.

2. Di sisi lain, Ok Taecyeon yang menjadi lawan main Seohyun dalam serial The First Night with the Duke adalah anggota dari boy group 2PM

3. Yeri memulai kariernya sebagai idola grup Red Velvet. Sekarang ia sedang berperan dalam drama thriller misteri berjudul Bitch X Rich 2.

4. Memulai kariernya sebagai idol dari grup X1 dan menjadi anggota grup WEi, Kim Yo Han kini tampil dalam drama SBS berjudul Try: We Become Miracles.

5. Yoon San Ha dari grup ASTRO terpilih sebagai pemeran utama dalam serial “My Girlfriend is the Man”, dengan memainkan peran bernama Park Yoon Jae.

6. Arin dari grup Oh My Girl menjadi pemeran utama dalam serial “My Girlfriend is the Man” dan berperan sebagai sosok yang memiliki keistimewaan dalam “S Line”

7. Terakhir, terdapat Chuu, mantan anggota LOONA, yang menunjukkan bakat aktingnya bersama Arin dalam drama berjudul My Girlfriend is the Man

Tujuh idola yang tampil dalam drama Korea pada Juli 2025, kebanyakan memulai karier mereka terlebih dahulu sebagai idol Kpop. Meski dikenal sebagai idol, kemampuan berakting mereka tidak perlu dipertanyakan lagi. Jadi, jangan lewatkan penampilan akting mereka!

7 Idola Kpop yang Ikut Tren Pacu Jalur, BTS sampai NCT! 9 Idola KPop yang Menjadi MC Tetap Weekly Idol, Termasuk Minhyuk MONSTA X

Komentar Sutradara Soal Peran Jisoo Picu Kritik Publik

Komentar Sutradara Soal Peran Jisoo Picu Kritik Publik

10drama.com, – Nama Jisoo BLACKPINK kembali menjadi perhatian publik, bukan karena prestasi musik atau akting terbaru, melainkan karena komentar yang menimbulkan kontroversi dari sutradara film Omniscient Reader’s Viewpoint yang membuat netizen marah.

Film adaptasi dari novel web yang sedang tren ini telah menjadi topik pembicaraan hangat sejak pengumumannya, terutama setelah diketahui bahwa Jisoo akan memainkan salah satu tokoh utama.

Namun, pernyataan terbaru dari sutradara Kim Byung Woo mengenai alasan memilih Jisoo dalam proyek ini justru mendapat kritikan dari penggemar dan masyarakat umum.

Mengutip situs Koreaboo, dalam wawancara yang baru-baru ini dirilis, Kim Byung Woo membocorkan alasan di balik pilihan casting Jisoo sebagai Lee Ji Hye, seorang siswi sekolah menengah tangguh yang mengikuti tokoh utama, Yoo Jung Hyeok, dan menyebutnya “master”.

Meskipun karakter ini memiliki peran penting dalam sumber aslinya, Kim mengungkapkan bahwa karena batasan struktur cerita dalam film, Jisoo hanya akan muncul di bagian akhir dan tidak memiliki banyak waktu tampil di layar.

“Tokoh ini muncul terlambat dalam film,” ujar Kim.

Ia menambahkan bahwa karena peran Lee Ji Hye dalam adaptasi film ini terbatas, diperlukan pendekatan khusus agar penampilannya tetap menarik, yaitu dengan menggaet seorang bintang ternama yang sudah dikenal oleh banyak orang.

“Jika bukan karena Jisoo, mungkin saya tidak akan pernah memandang ke belakang,” katanya.

Banyak orang menganggap komentar tersebut sebagai upaya memanfaatkan popularitas Jisoo, bukan karena percaya pada kemampuannya dalam berakting.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai durasi penampilannya, Kim menjawab, “Tidak ada pemotongan. Waktu tampilnya sesuai dengan yang tercantum dalam skenario,” yang menunjukkan bahwa perannya memang dirancang terbatas sejak awal.

Setelah wawancara itu dirilis, banyak pengguna internet, baik di Korea maupun global, langsung merespons dengan kritik.

Komentar Kim dianggap meremehkan Jisoo dan menunjukkan bahwa ia hanya terlibat untuk menarik perhatian publik, tanpa niat serius memberikan kesempatan bagi karakternya berkembang.

“Artinya, ini seperti pengakuan terbuka bahwa Jisoo hanya digunakan untuk pemasaran?” tulis seorang netizen.

“Jika memang perannya kecil, mengapa promosinya begitu besar menggunakan nama Jisoo? Lalu mengapa malah terkesan menyalahkan dia?” tulis yang lain.

Banyak penggemar menganggap pernyataan semacam itu tidak hanya tidak sopan terhadap Jisoo sebagai seniman, tetapi juga merusak citra profesionalisme di dalam proyek film tersebut.

Mereka merasa sutradara seharusnya memberikan apresiasi kepada aktor yang dia libatkan, baik peran mereka besar maupun kecil.

Banyak komentar dari penggemar global menjadi viral di media sosial. Mereka merasa kecewa karena sutradara tampaknya hanya memanfaatkan popularitas Jisoo sebagai “pengaruh bintang” tanpa benar-benar menghargai kontribusinya.

“Membaca komentarnya membuatku marah. Jadi dia tahu Jisoo hanya memiliki sedikit waktu tampil tetapi tetap memanfaatkan namanya untuk promosi? Sebagai sutradara, setidaknya berpura-puralah kamu peduli,” tulis seorang penggemar asing.

Selanjutnya, banyak pihak juga meragukan strategi promosi film Omniscient Reader’s Viewpoint yang terlalu menonjolkan keterlibatan Jisoo, padahal dalam wawancara tersebut jelas bahwa perannya tidak begitu penting.

Para kritikus budaya pop mengatakan bahwa pendekatan ini berisiko membalik, terutama jika harapan penonton tidak terpenuhi ketika film dirilis.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Jisoo atau pihak manajemen mengenai pernyataan tersebut.

Namun, para penggemar meminta sutradara dan tim produksi lebih waspada dalam menyampaikan pendapat yang berkaitan dengan reputasi seorang seniman, terutama jika menyangkut tokoh besar seperti Jisoo BLACKPINK yang memiliki pengaruh internasional.

Copyright © 2026 10drama.com