Orang yang Lebih Suka YouTube daripada TV Biasanya Punya 8 Ciri Kepribadian Ini

Orang yang Lebih Suka YouTube daripada TV Biasanya Punya 8 Ciri Kepribadian Ini

10drama.comDi tengah era digital, berbagai pilihan hiburan semakin beragam. Televisi tradisional yang dahulu menjadi favorit utama kini menghadapi persaingan ketat dari situs seperti YouTube.

Berdasarkan survei We Are Social, lebih dari 80% pengguna internet di Indonesia secara teratur menonton YouTube, sedangkan minat terhadap televisi mengalami penurunan khususnya di kalangan pemuda.

Dilaporkan oleh Geediting pada Sabtu (9/8), dari sudut pandang psikologi, preferensi ini bukan hanya tentang “selera tontonan”, tetapi juga mencerminkan sifat-sifat kepribadian tertentu.

Orang yang lebih kerap mengakses YouTube dibanding menyalakan televisi konvensional umumnya memiliki cara berpikir, kebiasaan, dan prinsip yang sedikit berbeda dibanding penonton TV tradisional.

Berikut 8 sifat kepribadian yang biasanya terlihat.

1. Cenderung Lebih Mandiri dalam Memperoleh Informasi

Stasiun televisi biasa memiliki jadwal tayangan yang tetap dan materi yang ditentukan oleh pihak stasiun.

Di sisi lain, YouTube memberikan kebebasan penuh dalam memilih apa yang ingin ditonton serta kapan saja untuk menontonnya.

Dari sudut pandang psikologi, seseorang yang memilih YouTube umumnya memiliki locus of control internal—yaitu keyakinan bahwa mereka sepenuhnya mengendalikan pilihan dan pengalaman mereka.

Mereka tidak menyukai keterbatasan jam tayang atau pemilihan oleh pihak lain.

Contoh: Seseorang dapat memilih untuk menonton film dokumenter sejarah pukul 2 pagi atau menonton panduan masak saat sedang ingin mencoba resep yang baru.

2. Lebih Mengutamakan Konten yang Pribadi dan Berkaitan

YouTube memanfaatkan sistem algoritma untuk menyarankan konten video yang sesuai dengan ketertarikan pengguna.

Ini memenuhi kebutuhan akan relevansi pribadi—sebuah konsep dalam psikologi yang dikenal sebagai eksposur selektif, di mana individu cenderung mencari informasi yang sesuai dengan minat, nilai, atau keyakinan mereka.

Penonton televisi, di sisi lain, seringkali harus menerima materi yang bersifat lebih umum dan mencakup lingkup yang lebih luas.

Contoh: Jika seseorang tertarik pada dunia teknologi, tampilan YouTube-nya akan diisi dengan ulasan perangkat, berita teknologi, dan panduan pemrograman, bukan sinetron atau acara hiburan.

3. Cenderung Memiliki Rasa Penasaran yang Besar

Banyak orang memanfaatkan YouTube tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran—mulai dari keterampilan nyata, bahasa asing, hingga konsep fisika.

Psikolog mengistilahkan hal ini sebagai keinginan untuk mencari pengetahuan baru, yang dikenal sebagai need for cognition.

Orang yang memiliki rasa penasaran tinggi merasa puas ketika menemukan data yang sebelumnya belum diketahui.

Contoh: Mereka mungkin menghabiskan beberapa jam untuk menonton video yang membahas sejarah kuno, mekanisme kerja AI, atau metode fotografi.

4. Lebih Fleksibel terhadap Teknologi Terbaru

Kebiasaan menonton YouTube umumnya dimiliki oleh orang-orang yang mudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Ini berkaitan dengan sifat ketertarikan terhadap ide, tren, serta pengalaman baru.

Mereka tidak mengalami kesulitan dalam beralih dari media lama ke media baru, justru merasa tertarik untuk mencoba fitur atau platform yang lebih baru.

Contoh: Mengikuti perkembangan konten berbentuk pendek seperti YouTube Shorts atau mempelajari cara menggunakan fitur playlist untuk mengelola video kesukaan.

5. Cenderung Memiliki Pola Hidup yang Fleksibel

Orang yang mengakses YouTube tidak memiliki keterikatan dengan jadwal tayangan seperti televisi.

Ini umumnya mencerminkan pola hidup yang lebih fleksibel dan berbasis permintaan.

Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan kecenderungan terhadap komunikasi yang tidak sinkron—aktivitas yang tidak wajib dilakukan secara bersamaan oleh semua pihak.

Contoh: Menonton video sambil menunggu di bandara, saat istirahat kerja, atau sebelum tidur, tanpa khawatir melewatkan acara.

6. Lebih Mengutamakan Komunikasi Saling Berbalik

Televisi tradisional biasanya bersifat satu arah: penonton hanya menerima data.

YouTube, di sisi lain, memungkinkan komunikasi langsung dengan pembuat konten melalui kolom komentar, chat langsung, atau fitur komunitas.

Psikologi komunikasi mengistilahkan ini sebagai interaksi parasosial, di mana hubungan antara penonton dan pembuat konten terasa lebih intim meskipun keduanya tidak saling mengenal secara langsung.

Contoh: Memberikan komentar pada video, mengikuti siaran langsung, atau bahkan menjadi anggota dari komunitas penggemar tertentu.

7. Lebih Menghargai Materi yang Asli

Banyak pembuat konten YouTube yang tampil secara alami, tanpa naskah ketat atau produksi yang besar.

Ini menarik bagi mereka yang menghargai keaslian.

Dalam bidang psikologi, individu yang cenderung memilih materi yang autentik umumnya memiliki kepekaan tinggi terhadap keaslian dan ketulusan.

Contoh: Memilih menyaksikan vlog perjalanan yang sederhana namun tulus, dibandingkan tayangan wisata di televisi yang terlalu diatur.

8. Cenderung Mampu Mengatur Penggunaan Media dengan Bijak

Meskipun tidak semua, beberapa pengguna YouTube mampu mengatur sendiri durasi dan jenis konten yang mereka tonton sesuai dengan keinginan mereka.

Mereka tidak terjebak dalam menonton acara yang penuh dengan iklan atau tayangan yang tidak sesuai.

Di bidang psikologi, hal ini termasuk dalam self-regulation—kemampuan mengontrol perilaku dan waktu guna mencapai tujuan tertentu.

Contoh: Menggunakan YouTube untuk mencari panduan 10 menit yang lalu langsung beralih ke kegiatan yang bermanfaat, bukan sekadar menonton dalam waktu lama tanpa arah.

Kesimpulan

Orang yang lebih memilih menonton YouTube dibandingkan televisi tradisional umumnya memiliki sifat yang lebih mandiri, penuh rasa ingin tahu, fleksibel, serta terbuka terhadap hal-hal baru.

Pemilihan media tidak hanya terkait dengan teknologi, tetapi juga mencerminkan pola pikir dan nilai yang dipegang.

Bukan berarti menonton televisi dianggap “ketinggalan zaman”—setiap jenis media memiliki kelebihannya masing-masing.

Namun, perubahan ini menggambarkan bahwa cara kita mengakses informasi kini semakin individual, interaktif, dan sesuai dengan ritme kehidupan masing-masing.

***

Toyota Agya Stylix Tampil Berani, City Car Sporty untuk Milenial

Toyota Agya Stylix Tampil Berani, City Car Sporty untuk Milenial

PANGKALPINANG, BABEL NEWS  — PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi memperkenalkan model Toyota Agya Stylix.

Mobil ini segera menarik perhatian masyarakat berkat tampilan yang sporty dan fitur-fitur terkini yang ditujukan untuk kalangan pemuda.

Mengusung konsep “sporty, stylish, dan praktis”, Toyota Agya Stylix menjadi alternatif terbaru bagi yang mencari kendaraan harian dengan penampilan berbeda tetapi harga tetap terjangkau.

Salah satu keunggulan utama Agya Stylix terdapat pada penggunaan paket bodi GR Aeropackage yang meliputi front & rear aero mudguard, side skirt, serta emblem GR Sport khas Gazoo Racing.

Tampilan ini menciptakan kesan yang dinamis dan penuh semangat, sehingga membuatnya terlihat menonjol dibandingkan city car lain dalam kelasnya.

“Toyota Agya Stylix hadir sebagai solusi untuk kebutuhan konsumen muda yang menginginkan mobil kota yang tidak hanya hemat dan efisien, tetapi juga memiliki ciri khas yang menonjol,” kata Leni, perwakilan Toyota Babel, Jumat (8/8/2025).

Agya Stylix memiliki fitur Follow Me Home pada lampu depan, yang memberikan cahaya tambahan saat pengemudi meninggalkan kendaraan di tempat gelap.

Fitur ini sebelumnya hanya tersedia pada kendaraan-kendaraan mewah.

Fitur Follow Me Home meningkatkan kenyamanan serta keamanan saat berkendara, terutama pada waktu malam.

Di bagian interior, Agya Stylix tetap menjaga kenyamanan yang menjadi ciri khas Agya berkat desain kabin yang modern dan nyaman.

Penggunaan bahan berkualitas dan tata letak dashboard yang dinamis turut meningkatkan nilai estetika serta kenyamanan saat berkendara.

Tidak hanya dari segi penampilan, Toyota juga memastikan bahwa Agya Stylix tetap hadir dengan harga yang bersaing, menjadikannya pilihan yang sempurna bagi konsumen muda dan pembeli mobil pertama yang menginginkan kendaraan yang praktis namun tetap modis.(t3)

Hidup Mewah Bak Bangsawan: Tujuh Shio Ini Akan Nikmati Kebahagiaan Berlimpah

Hidup Mewah Bak Bangsawan: Tujuh Shio Ini Akan Nikmati Kebahagiaan Berlimpah

10drama.com –– Kemewahan bukan hanya tentang jumlah kekayaan atau barang mahal yang ada dalam kehidupan seseorang.

Selain itu, kemewahan menggambarkan kualitas kehidupan yang tinggi, keselarasan antara kenyamanan, keindahan, serta status sosial yang terlihat dari cara hidup sehari-hari.

Bagi sejumlah individu, prestasi itu muncul dari usaha yang tekun, kemampuan dalam memanfaatkan kesempatan, serta keberuntungan yang bekerja sama secara seimbang.

Berdasarkan perkiraan dari saluran YouTubeRezeki dan Hokiada tujuh lambang yang dikabarkan akan hidup dalam suasana mewah dan kenyamanan berkelas di masa depan.

Tujuh shio ini dianggap akan mengalami peningkatan keberuntungan baik dalam hal finansial maupun sosial, sehingga memungkinkan mereka menjalani hidup yang penuh kemewahan: mulai dari rumah besar, barang-barang bermerk, hingga kegiatan sosial di kalangan orang-orang terpilih.

Berikut ini adalah tujuh lambang yang digambarkan akan menikmati kehidupan mewah dan penuh kemewahan:

1. Ular – Puncak Kehidupan Sosial dan Gaya Hidup Mewah

Dikenal sebagai individu yang penuh semangat dan memiliki kekuatan alami, pemilik shio Naga (1964 – kayu, 1976 – api, 1988 – tanah, 2000 – logam, 2012 – air) biasanya tampil dominan dan mempesona.

Kemampuan mereka membuat shio ini sering berada di puncak dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam hal kekayaan dan pengaruh.

Tidak mengherankan jika kehidupan shio Naga dihiasi dengan perjalanan yang istimewa, aksesoris bernilai tinggi, dan tempat tinggal yang mewah.

Mereka juga terkenal memiliki rasa mode yang baik dan tidak ragu untuk menghabiskan uang dalam mempertahankan gaya hidup mewah.

2. Shio Tikus – Pakar Keuangan dengan Harta Benda Mewah

Cepat tanggap, cerdas, serta penuh dengan strategi, shio Tikus (1972 – air, 1984 – kayu, 1996 – api, 2008 – tanah) melambangkan kesuksesan di ranah bisnis dan investasi.

Kemampuan mereka dalam mengatur keuangan membuat shio ini sering kali memiliki harta benda yang bernilai tinggi, seperti properti mewah, kendaraan mahal, serta liburan ke tempat istimewa.

Untuk shio Tikus, kekayaan bukan hanya sekadar gaya hidup, tetapi merupakan wujud dari kesuksesan yang dicapai dengan bijak.

3. Shio Harimau – Pemimpin yang Menghadirkan Kehormatan dan Pesona

Macan (1962, 1974 – kayu, 1986 – api, 1998 – tanah, 2010 – logam) melambangkan kepemimpinan yang penuh semangat dan penuh energi.

Kemampuan mereka sering mengantarkan mereka ke posisi yang tinggi di dunia profesional maupun bisnis.

Gaya hidup mereka mencerminkan posisi dan kekuasaan: pesta besar-besaran, pakaian dari desainer ternama, hingga perjalanan ke lokasi yang menarik menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Rumah mereka juga tidak kalah mewah, dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah.

4. Shio Kuda – Penuh Energi dan Menikmati Lingkungan Berkelas

Berjiwa bebas dan suka petualangan, pemilik shio Kuda (1978 – tanah, 1990 – logam, 2002 – air, 2014 – kayu) cenderung mencari kehidupan yang penuh perubahan dan tantangan.

Berkat keberanian mereka dalam mengambil risiko dan memanfaatkan kesempatan, mereka sering tinggal dalam kenyamanan kelas atas.

Gaya hidup mereka melibatkan olahraga kelas atas seperti polo, kegiatan sosial di kalangan elit, serta perumahan mewah yang menyatu dengan keindahan alam.

5. Shio Kambing – Anggun dan Penuh Nuansa Seni

Dengan semangat estetika yang kuat, shio Kambing (1979 – tanah, 1991 – logam, 2003 – air, 2015 – kayu) dikenal anggun dan kreatif. Mereka menyukai keindahan dalam berbagai wujud, mulai dari seni visual, dekorasi ruangan, hingga gaya hidup.

Banyak dari mereka mengumpulkan karya seni bernilai tinggi dan mempercantik rumah mereka dengan dekorasi yang mewah. Tinggal dalam kenyamanan serta mengadakan acara sosial yang eksklusif menjadi bagian dari kebiasaan harian mereka.

6. Burung Merpati – Simbol Keberhasilan yang Menyala

Dengan sifat yang gigih dan penuh komitmen, shio Ayam (1969 – tanah, 1981 – logam, 1993 – air, 2005 – kayu, 2017 – api) berhasil meraih karier dan posisi yang didapat melalui ketekunan.

Kemewahan menjadi bagian dari kehidupan mereka: pakaian merek ternama, makan malam di restoran berbintang lima, hingga bepergian dengan pesawat pribadi adalah hal yang biasa. Mereka terkenal suka memperlihatkan hasil usaha mereka kepada dunia, dan ini menjadi dorongan tambahan bagi mereka untuk terus meraih kesuksesan.

7. Shio Anjing – Setia dan Menikmati Kehidupan dengan Nyaman

Meskipun terlihat sederhana, zodiak Anjing (1970 – logam, 1982 – air, 1994 – kayu, 2006 – api, 2018 – tanah) memiliki sikap jujur dan kesetiaan yang tinggi. Kedisiplinan serta usaha keras mereka sering kali menghasilkan kehidupan yang stabil dan nyaman.

Rumah yang luas dengan taman yang menarik, kendaraan mewah, serta partisipasi dalam kegiatan sosial atau amal yang terbatas sering menjadi ciri dari kehidupan mereka. Mereka menghargai kualitas hidup yang baik tanpa perlu menjadi pusat perhatian.

Kemewahan bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari usaha dan kesempatan yang dimanfaatkan.

Gaya hidup mewah yang diharapkan akan datang kepada tujuh shio ini bukan hanya hasil dari keberuntungan. Di balik kenyamanan dan kelimpahan itu, tersembunyi usaha keras, ketekunan, serta kecerdasan dalam mengambil setiap keputusan penting. Namun, tidak dapat dipungkiri

tidak diragukan lagi bahwa keberuntungan kosmik juga turut berperan, mengalirkan energi menuju mereka yang siap menerima dan mengelola berkah dengan bijaksana.

Dengan persiapan yang memadai dan sikap terbuka terhadap kesempatan, tujuh shio ini memiliki peluang besar untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan kemewahan dan kenyamanan.

Bagi mereka yang tergolong dalam shio tersebut, ini adalah waktu yang tepat untuk berjalan dengan lebih percaya diri dan menyambut kehidupan yang tidak hanya kaya akan materi, tetapi juga penuh dengan kebahagiaan sejati.

Orang yang Menghindari Warna Cerah Punya 8 Sifat Ini, Menurut Psikologi

Orang yang Menghindari Warna Cerah Punya 8 Sifat Ini, Menurut Psikologi

10drama.com –Tidak semua individu menggemari pakaian dengan warna yang terang. Beberapa orang lebih memilih nuansa yang netral, gelap, atau monokromatis seperti hitam, abu-abu, biru tua, atau cokelat.

Di bidang psikologi, kecenderungan memilih warna pakaian bukan hanya sekadar pilihan estetika atau ikut tren fashion, tetapi bisa mencerminkan sifat seseorang, perasaan, hingga pandangan dirinya sendiri.

Orang-orang yang terus-menerus menghindari warna-warna terang sering kali memiliki sifat psikologis tertentu yang menarik untuk dikaji.

Dikutip dari Geediting pada Sabtu (19/7), terdapat 8 ciri kepribadian yang menurut psikologi biasanya dimiliki oleh orang-orang yang secara sadar menghindari memakai pakaian berwarna cerah:

1. Lebih Menyelami Diri dan Merefleksikan Diri

Banyak orang yang tidak menyukai warna terang cenderung memiliki sifat yang lebih tertutup dan berpikir mendalam.

Mereka cenderung mengolah pikiran dan emosi secara batin dibandingkan menyampaikannya secara terang-terangan.

Warna yang cerah dianggap terlalu mencolok dan bising bagi mereka yang lebih suka ketenangan batin dan merenung.

Pemilihan warna netral atau gelap menunjukkan kedalaman pemikiran dan kecenderungan untuk berpikir mendalam.

2. Cenderung Menyukai Privasi

Orang-orang yang menghindari pakaian yang mencolok biasanya bukan jenis orang yang ingin mendapatkan perhatian banyak orang.

Warna terang secara alami mengeluarkan energi dan perhatian, sedangkan warna gelap atau netral memudahkan seseorang untuk “menyatu” atau bersatu dengan lingkungan.

Oleh karena itu, seseorang yang menghargai privasi dan cenderung menjauhi pusat perhatian merasa lebih nyaman dengan pilihan warna yang lebih tenang dan tidak terlalu mencolok.

3. Mempunyai Disiplin Diri yang Baik

Warna terang sering dikaitkan dengan keaktifan dan kegembiraan, sedangkan warna netral atau gelap lebih mencerminkan ketenangan dan pengendalian.

Banyak orang yang memilih untuk tidak menggunakan warna-warna yang mencolok biasanya memiliki kemampuan mengendalikan emosi yang baik serta lebih logis dalam menghadapi berbagai situasi.

Mereka menunjukkan ketenangan, konsistensi, dan tidak mudah terpengaruh oleh perasaan.

4. Perfeksionis dan Teliti

Di dunia mode, memakai warna yang netral atau gelap menciptakan kesan rapi dan berwibawa.

Banyak orang yang memilih menghindari warna-warna terang sering kali memiliki sifat perfeksionis dalam hal penampilan dan detail.

Mereka menginginkan segala sesuatu terlihat seimbang, tidak berlebihan, dan sesuai dengan posisinya.

Warna netral memberikan mereka kesempatan untuk menciptakan kesan yang selaras dan seimbang tanpa adanya risiko konflik warna.

5. Rentan Merasa Gugup dalam Lingkungan Sosial

Banyak penelitian di bidang psikologi warna menunjukkan bahwa seseorang yang cenderung menghindari warna cerah biasanya mengalami kecemasan sosial atau merasa tidak nyaman dalam situasi interaksi tertentu.

Warna yang terang dapat memicu perasaan merasa terlihat atau diawasi, yang bisa menjadi beban tersendiri bagi mereka yang cenderung cemas atau pemalu.

Mereka merasa lebih tenang ketika bisa “bersembunyi” di balik warna-warna yang tidak mencolok.

6. Memperlihatkan Sisi Tua dan Serius

Warna terang sering kali dikaitkan dengan usia muda, kegembiraan, dan kesenangan.

Sementara warna-warna gelap seperti hitam, abu-abu, atau biru tua biasanya memberikan kesan yang lebih matang, percaya diri, dan serius.

Seseorang yang menghindari warna terang biasanya berusaha menunjukkan dirinya sebagai individu yang dewasa, bertanggung jawab, dan tidak bersifat kanak-kanak.

Ini dapat menjadi metode mereka dalam menunjukkan kepribadian yang jelas dan profesional.

7. Tidak Nyaman Jadi Fokus Perhatian

Salah satu alasan paling umum mengapa orang menghindari pakaian berwarna terang adalah ketidaknyamanan menjadi pusat perhatian.

Warna-warna seperti merah terang, kuning neon, atau oranye cerah biasanya selalu menarik perhatian mata.

Bagi seseorang yang lebih merasa nyaman berada di balik layar atau menjauhi keramaian, menggunakan warna netral merupakan cara untuk menjaga kenyamanan psikologis mereka.

8. Lebih Menyadari Kondisi Nyata dan Tidak Terlalu Penuh Harapan

Pemilihan warna juga terkait dengan pandangan terhadap kehidupan.

Warna terang menggambarkan semangat yang tinggi, harapan, dan keyakinan positif.

Di sisi lain, orang yang menghindarinya biasanya memiliki pandangan yang lebih realistis terhadap kehidupan—mereka tidak terlalu berharap banyak, cenderung mempertimbangkan kemungkinan terburuk, dan ingin siap menghadapi kenyataan.

Mereka lebih mengandalkan logika dibandingkan imajinasi.

Penutup: Pemilihan Warna Merupakan Bahasa Perasaan

Di dunia psikologi, warna merupakan bahasa perasaan yang tidak disampaikan secara lisan.

Meski bukan satu-satunya alat untuk menilai kepribadian, preferensi warna—khususnya dalam pemilihan pakaian—bisa menjadi cerminan bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.

Tidak melibatkan pakaian berwarna terang bukanlah hal yang salah atau negatif, tetapi bisa mencerminkan sifat kepribadian yang lebih dalam, seperti kecenderungan untuk merenung, menjaga privasi, atau menunjukkan sisi diri yang tenang dan terkontrol.

Jika Anda termasuk orang yang lebih suka mengenakan pakaian dengan warna-warna yang tenang, mungkin beberapa dari 8 ciri di atas cukup tepat menggambarkan sifat Anda.

***

Mengexplore Keindahan Bali di Regent Bali Canggu

Mengexplore Keindahan Bali di Regent Bali Canggu

Terinspirasi oleh irama alam Bali, Regent Bali Canggu memperkenalkan makna baru dari kemewahan modern melalui kombinasi arsitektur, seni, dan penghormatan terhadap budaya setempat. Bukan hanya sebagai tempat menginap, resort ini menjadi persembahan hidup yang menghargai keindahan alam dan warisan Pulau Bali.

Gaya desain Regent terlihat dari warna identitasnya, yaitu Celadon, yang terinspirasi dari keramik kuno Tiongkok dan dikombinasikan dengan nuansa batu permata yang mencolok. Unsur-unsur arsitektur dan desain khas akan memberikan kesan mewah serta keanggunan pada setiap propertinya.

Di Resort Regent Bali Canggu, karya seni Saddo terinspirasi oleh mitos Selat Bali dan Pura Besakih, menyajikan gambaran seperti Manik Angkeran, Naga Besakih, Gunung Agung, serta simbol-simbol khas Bali yang menghiasi berbagai bagian resor.

Rencana karya Wimberly, Allison, Tong, dan Goo (WATG) terinspirasi dari pemandangan desa Bali yang berlapis dan sawah teras, dengan bangunan rendah yang secara halus bergerak dari paviliun kedatangan menuju arah laut. Sumbu visual ini, yang dikelilingi oleh pura dan pemandangan samudra, menciptakan suasana megah yang tenang dan tak lekang.

Desain interior yang dirancang oleh Hirsch Bedner Associates (HBA) memadukan nuansa warna alami, bahan tekstil, serta karya kerajinan tangan yang rumit, setiap komponen mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Sentuhan batik dan pola khas Bali dihadirkan dalam palet warna lembut yang menciptakan kesan hangat dan tenang.

Pengelola Canggu Bali tidak hanya menyediakan tempat bersantai, tetapi memberikan pengalaman menyeluruh yang selaras dengan alam dan budaya, mengungkapkan kemewahan melalui kedalaman cerita serta rasa keterhubungan.

Ditulis oleh Reza AmeliaSumber Tease: Regent Bali Canggu

Cara Sederhana Menerapkan Gaya Hidup Berkelanjutan dengan Memakai Baju Lama

Cara Sederhana Menerapkan Gaya Hidup Berkelanjutan dengan Memakai Baju Lama

10drama.com JAKARTA – Penyanyi Tulus berbagi kebiasaan sederhananya untuk mendukung lingkungan: mengenakan kembali pakaian lama.

Ini dia yang ia sampaikan saat pembukaan pameran instalasi ‘Pasar Kita’, kerja sama Sejauh Mata Memandang bersama musisi Tulus.

Pada kesempatan tersebut, Tulus menekankan bahwa kesadaran untuk mengenakan kembali pakaian yang sudah dimiliki dapat menjadi awal dari perubahan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Busana yang saya kenakan itu sudah sering dipakai, dan orang-orang tidak menyadari bahwa sebenarnya saya sudah mengenakannya berulang kali. Jadi ini sangat menarik jika orang lain juga bisa belajar untuk memanfaatkan kembali,” ujar Tulus di Grand Indonesia Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Kebiasaan menggunakankan kembali atau memanfaatkan kembali ini merupakan salah satu nilai utama yang ingin disampaikan melalui “Pasar Kita”.

Selain menampilkan koleksi kain dan pakaian dengan desain terbaru, pameran ini juga berfungsi sebagai ruang interaktif yang menyampaikan makna keragaman dan kebersamaan.

Selain produk kerja sama Tulus dan Sejauh Mata Memandang, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM dari Sleman, Sumatera Barat, serta Jakarta.

Berbagai macam barang, mulai dari tas, kain, hingga makanan khas daerah ditampilkan dalam suasana yang mirip dengan pasar tradisional.

Selain itu, dalam acara ini, Sejauh Mata Memandang juga menyelenggarakan workshop tentang perawatan dan daur ulang pakaian, sebagai upaya memberikan edukasi kepada pengunjung agar lebih cerdas dalam mengelola pakaian yang dimiliki.

Pameran “Pasar Kita” akan diadakan di Rama Atrium, Grand Indonesia East Mall, Lantai LG mulai tanggal 18 Juli 2025 hingga 31 Agustus 2025.

Sebagai informasi, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

Sejauh Mata Memandang menyajikan kolaborasi istimewa dengan seorang musisi terkenal Indonesia, Tulus, melalui pameran instalasi berjudul “Pasar Kita”* yang akan diadakan

Pameran “Pasar Kita” terinspirasi oleh semangat pasar tradisional yang kaya akan nilai kerja sama, komunikasi, dan saling membantu.

“Pasar Kita” memberikan suasana yang hangat dan ramah dengan unsur-unsur khas pasar seperti gerobak, toko kecil, serta hiasan panjat pinang.

Selain itu, pameran ini juga berfungsi sebagai ruang kerja sama lintas sektor di mana Sejauh mendukung kelangsungan hidup pelaku usaha kecil dan seniman lokal agar tetap berkembang dalam situasi ekonomi yang cukup sulit.

Oleh karena itu, “Pasar Kita” juga berperan sebagai tempat kurasi untuk mitra UMKM dan artisan Studio Sejauh yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

5 Potret Estetik: Indah Permatasari Berbelanja Buah di Pasar Tradisional dengan Santai

5 Potret Estetik: Indah Permatasari Berbelanja Buah di Pasar Tradisional dengan Santai

10drama.com – Artis cantik Indah Permatasari berbagi momen ketika ia sedang berbelanja melalui akun Instagram pribadinya.

Bukan di supermarket yang lebih bersih dan lengkap, ternyata istri Arie Kriting ini memilih berbelanja di pasar tradisional.

Ibu yang hanya memiliki satu anak tersebut mengatakan merasa nyaman membeli kebutuhan di pasar tradisional.

Salah satu keuntungan berbelanja di pasar tradisional adalah dapat melihat langsung ikan-ikan segar yang baru keluar dari kotaknya.

Bagi dia, suasana dan pengalaman di pasar memberikan kebahagiaan khusus yang tidak bisa ia temukan di supermarket.

Penampilan menarik Indah Permatasari saat berbelanja ke pasar juga berhasil menarik perhatian.

Indah Permatasari memakai pakaian yang sederhana namun tetap menarik.

Intip yuk deretan potretnya!

1. Indah Permatasari Berbelanja di Pasar

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Ini adalah gambar indahnya Permatasari saat berbelanja di pasar. 2. Berikut ini adalah potret menarik Indah Permatasari ketika sedang berbelanja di pasar. 3. Inilah wajah cantik Indah Permatasari saat melakukan belanja di pasar. 4. Berikut ini adalah foto yang menunjukkan keindahan Indah Permatasari saat berbelanja di pasar. 5. Ini adalah potret istimewa Indah Permatasari saat sedang berbelanja di pasar.

Tidak seperti kebanyakan selebritas yang lebih senang berbelanja di supermarket, Indah Permatasari justru merasa nyaman berbelanja di pasar tradisional.

Ia mengakui senang melihat sayuran hingga buah-buahan yang terlihat segar.

“Kalau berbelanja, sejak dulu aku selalu pergi ke pasar, karena menurutku berbelanja di pasar sangat menyenangkan. Melihat para pedagang yang sedang berdagang sejak pagi hari, lalu buah-buahan dan sayuran yang segar,” ujar Indah Permatasari.

2. Pakai Kaos Oblong

Penampilan Indah Permatasari saat berbelanja ke pasar terlihat cukup sederhana.

Ia terlihat memakai kaus oblong berwarna hitam.

Wajahnya tampak alami tanpa adanya hiasan.

Tidak ketinggalan, Indah Permatasari membawa tas belanja sendiri dari rumah.

3. Pilih Ikan Segar

Ibu yang hanya memiliki satu anak ini mengatakan sangat menyukai berbelanja kebutuhan dapur di pasar tradisional.

Bagi dia, suasana dan pengalaman di pasar menawarkan kebahagiaan yang unik.

Ia menambahkan, berbelanja di pasar menyajikan pengalaman yang berbeda.

Jika di supermarket semua barang tersusun rapi, di pasar kamu bisa melihat langsung ikan-ikan segar yang baru keluar dari kotaknya.

4. Jarang Menawar

Meskipun berada di tempat yang serupa dengan negosiasi, istri Arie Kriting ini mengakui jarang melakukannya.

Hal tersebut dikarenakan ia mempertimbangkan keuntungan kecil yang diperoleh para pedagang dari setiap transaksi jual belinya.

“Negosiasi sepertinya tidak terlalu perlu. Karena kadang-kadang aku kasihan jika harus menawar seperti itu,” katanya.

5. Rasa Iba

Rasa kasihan Indah Permatasari membuat artis tersebut jarang menawar barang yang ditawarkan oleh para pedagang di pasar.

Terkadang aku berpikir, untungnya hanya Rp5.000, Rp7.000, atau satu kilogram atau satu ikatan kangkung misalnya, itu sangat kecil sekali. Jadi menurutku tidak perlu sampai menawar dengan cara apa pun,” tutup Indah.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

Copyright © 2026 10drama.com