Rahasia Terungkap: Volkswagen Pernah Rancang Mobil Listrik Hebat di Balik Skandal Dieselgate!

10drama.com –Pada tahun 2017, ketika Volkswagen sedang menghadapi kontroversi “Dieselgate” akibat skandal emisi, perusahaan memperkenalkan rangkaian mobil konsep listrik ID. guna mengalihkan perhatian masyarakat.

Namun, di balik layar tim desain Volkswagen, terdapat proyek yang lebih menarik sedang dalam pengerjaan: sebuah mobil sport listrik.

Menurut media asing motor1, pada tanggal 4, Juru Bicara Desain dan Mobil Konsep Volkswagen, Štěpán Řehák, mengungkap beberapa gambar sketsa yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Sketsa tersebut menampilkan sebuah mobil sport dengan kinerja tinggi yang dibangun berdasarkan platform kendaraan listrik MEB.

Mobil ini diciptakan oleh Tibor Juhasz dan terinspirasi dari mobil sport klasik SP2 yang dibuat oleh Volkswagen di Brasil pada tahun 1970-an.

Menariknya, meskipun SP2 generasi pertama tidak diciptakan oleh desainer ternama Giorgetto Giugiaro (yang juga merancang Golf dan Passat), Volkswagen menyatakan bahwa mobil konsep listrik ini memang terinspirasi dari gaya Giugiaro.

Desainer SP2 listrik ini mengatakan, “Saya merancang mobil ini sepenuhnya berdasarkan perasaan saya. Ini mencerminkan masa depan yang didorong oleh perkembangan teknologi, tetapi tetap mempertahankan semangat dan gaya klasik dari karya awal kami. Yang ingin saya lakukan adalah maju tanpa kehilangan identitas kami.”

Sayangnya, mobil sport yang memiliki desain rendah dan lengkungan roda yang menarik tidak pernah sampai pada tahap produksi.

Pada masa itu, Volkswagen memiliki prioritas yang lebih mendesak, yaitu segera merilis mobil listrik produksi massal mereka, seperti ID.3, ID.4, ID.5, dan ID.7. Akibatnya, proyek mobil sport ini harus dibatalkan.

MUF Auto Fest 2025 Kembali Hadir di Bandung, Dorong Pembiayaan Otomotif Inklusif dan Ramah Lingkungan

MUF Auto Fest 2025 Kembali Hadir di Bandung, Dorong Pembiayaan Otomotif Inklusif dan Ramah Lingkungan

10drama.com– Perusahaan Mandiri Utama Finance (MUF) secara resmi menggelar MUF Auto Fest 2025 di Kota Bandung, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional.

Acara ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 6 hingga 10 Agustus 2025, di 23 Paskal Shopping Center, dan menampilkan berbagai pilihan kendaraan dari merek-merek terkenal serta program pembiayaan yang fleksibel dan bersaing.

Kolaborasi MUF bersama Bank Mandiri dan BSI Kemitraan antara MUF, Bank Mandiri, dan BSI Kerja sama MUF dengan Bank Mandiri dan BSI Keterlibatan MUF dalam konsorsium Bank Mandiri dan BSI Bekerja sama antara MUF, Bank Mandiri, dan BSI Kemitraan strategis MUF dengan Bank Mandiri dan BSI Kolaborasi lintas institusi antara MUF, Bank Mandiri, dan BSI Perkembangan bersama MUF, Bank Mandiri, dan BSI

Pameran kendaraan ini merupakan bentuk kerja sama antara MUF dengan Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam menyediakan solusi transportasi yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat perkotaan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Melalui jaringan multi-channel yang dimiliki—seperti dealer, kantor cabang, showroom, mitra, serta platform digital seperti MUF Online Auto Show (MOAS), BSI OTO, MUF Dana, dan aplikasi MUF App—pengunjung bisa memilih pembiayaan kendaraan konvensional atau syariah sesuai kebutuhan.

Kepala Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, menekankan peran penting Bandung sebagai kawasan strategis dalam perkembangan industri otomotif.

“Kami menggelar MUF Auto Fest di Bandung untuk yang ketiga kalinya tahun ini. Ini merupakan wujud nyata dari ekspansi dan komitmen kami dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Dapot kepada media setelah pembukaan MUF Auto Fest 2025 di mal 23 Paskal Shopping Center, Kota Bandung, Rabu, 6 Agustus 2025.

Penawaran Menarik Hadiah Langsung Berupa e-Voucher Belanja Sampai dengan Lucky Dip

Dapot mengungkapkan, selama penyelenggaraan MUF Auto Fest 2025, pengunjung bisa menikmati berbagai penawaran menarik, seperti suku bunga atau margin kompetitif mulai dari 1,99%, biaya administrasi hanya Rp1, serta hadiah langsung e-voucher belanja hingga Rp1 juta.

Selain itu, terdapat Asuransi Tanggung Jawab Hukum (TJH) pihak ketiga sebesar Rp10 juta selama satu tahun serta Program Lucky Dip khusus bagi 100 SPK pertama dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Tidak hanya memperhatikan sisi keuangan, MUF Auto Fest 2025 juga menegakkan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). MUF secara aktif mendorong penggunaan kendaraan dengan emisi rendah, seperti mobil listrik dan hybrid, guna mendukung peralihan menuju ekonomi hijau serta mengurangi jejak karbon,” ujar Dapot.

Tersedia Kendaraan Tradisional Sampai Kendaraan Listrik Berbasis BEV dan HEV

Pameran ini menampilkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang biasa hingga kendaraan listrik yang berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), yang kini semakin diminati oleh masyarakat perkotaan, terutama dari kalangan generasi milenial dan keluarga muda.

Berdasarkan Dapot, Jawa Barat adalah daerah yang memiliki potensi besar dalam perkembangan pembiayaan kendaraan bermotor, karena wilayah ini memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia, tingkat urbanisasi yang tinggi, serta pertumbuhan kelas menengah yang mencolok.

“Kami melihat konsumen Jawa Barat sangat giat mencari alternatif pembiayaan yang terjangkau, fleksibel, dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, MUF Auto Fest menjadi kesempatan penting untuk menyentuh segmen ini secara langsung,” tambahnya.

MUF Diharapkan Menjadi Mitra Keuangan yang Handal MUF Diinginkan Sebagai Mitra Keuangan yang Terpercaya MUF Diharapkan Jadi Mitra Keuangan yang Bisa Dipercaya MUF Diharapkan Menjadi Partner Keuangan yang Tidak Diragukan MUF Dianggap sebagai Mitra Keuangan yang Paling Percaya Diri

Melalui MUF Auto Fest 2025 di Bandung, Mandiri Utama Finance berharap menjadi mitra keuangan yang dapat dipercaya dalam mewujudkan kepemilikan kendaraan yang aman, nyaman, serta sesuai dengan prinsip keberlanjutan.

“Pameran ini juga mendukung usaha memperkuat industri otomotif sebagai salah satu sektor penting yang menggerakkan perekonomian nasional,” tutur Dapot.

VinFast Perkenalkan Skema Sewa Baterai Baru, Inovasi atau Beban?

VinFast Perkenalkan Skema Sewa Baterai Baru, Inovasi atau Beban?

10drama.com –VinFast, produsen mobil listrik asal Vietnam, secara resmi meluncurkan kebijakan terbaru untuk pasar Indonesia: sistem langganan baterai.

Mulai tanggal 1 Agustus 2025, seluruh rangkaian produk VinFast, mulai dari VF 3 hingga VF 7, bisa dipesan dengan dua pilihan berbeda: dengan baterai yang sudah terlampir, atau melalui sistem sewa baterai dengan biaya bulanan.

Tindakan ini bukan yang pertama kali dilakukan secara internasional, tetapi menjadi salah satu yang paling jelas dan komprehensif di pasar otomotif Indonesia. VinFast menggambarkan pendekatan ini sebagai bagian dari strategi yang ‘berfokus pada pelanggan’, dengan penekanan utama pada fleksibilitas serta pengurangan beban biaya awal dalam kepemilikan kendaraan listrik.

Skema Baru, Harga Lebih Terjangkau, Namun Ada Kewajiban

Dengan tidak memasukkan baterai dalam harga mobil, konsumen dapat memperoleh kendaraan dengan harga yang lebih rendah. Contohnya, model VF 3 dijual seharga Rp 156 juta, lebih murah dibandingkan harga penuh, tetapi pengguna harus membayar biaya langganan bulanan sebesar Rp 253.000 untuk penggunaan baterai.

Model lainnya juga menawarkan penghematan serupa seperti VF 5 Eco OTR Rp 232 juta dengan biaya langganan Rp 468.000, VF e34 Rp 299 juta dengan langganan Rp 593.000, VF 6 Eco Plus mulai dari Rp 335 juta dengan biaya langganan sebesar Rp 650.000 dan VF 7 Eco & Plus AWD dimulai dari Rp449 juta dengan langganan mencapai Rp 1.031.000.

Secara teori, skema ini benar-benar mengurangi biaya pembelian mobil secara signifikan. Namun, kewajiban pembayaran jangka panjang tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna yang belum terbiasa dengan sistem sewa dalam kepemilikan kendaraan. Pada kertas, skema ini memang berhasil menekan harga beli kendaraan secara besar-besaran. Namun, komitmen pembayaran jangka panjang tetap menjadi pertimbangan penting, khususnya bagi konsumen yang belum terbiasa dengan model kepemilikan berbasis langganan. Secara umum, skema ini mampu mengurangi biaya pembelian kendaraan secara signifikan. Namun, adanya kewajiban pembayaran jangka panjang tetap harus diperhitungkan, terutama bagi pelanggan yang belum terbiasa dengan sistem sewa dalam kepemilikan mobil.

Keuntungan bagi Pengguna: Tanggung Jawab Kerusakan Baterai Berada di Tangan Pabrikan

Salah satu alasan utama di balik sistem ini adalah mengalihkan tanggung jawab terkait kinerja baterai dari pengguna ke produsen. VinFast menawarkan perawatan, perbaikan, hingga penggantian baterai jika kapasitasnya berkurang di bawah 70 persen, sebuah aturan yang, di satu sisi, mampu mengurangi kekhawatiran umum mengenai daya tahan baterai kendaraan listrik.

Selain itu, VinFast juga menyediakan berbagai program pendukung lain seperti pengisian daya gratis pada jaringan V-GREEN, insentif uang tunai, hingga jaminan harga penjualan kembali sebesar 90 persen dalam enam bulan pertama.

Namun, di luar janji-janji yang telah diberikan, pelaksanaan dan konsistensi layanan jangka panjang masih perlu ditunjukkan, terutama di pasar Indonesia, di mana infrastruktur kendaraan listrik serta layanan pascapenjualan masih berada pada tahap awal pengembangan.

Perlu diketahui pula, model sewa baterai pada dasarnya mengalihkan biaya besar yang muncul di awal menjadi pembayaran berkala dalam jangka panjang. Hal ini mungkin menarik bagi sebagian pengguna, namun juga dapat menjadi beban keuangan baru, terutama jika masa penggunaan kendaraan melebihi lima tahun.

Selain itu, struktur biaya langganan bersifat tetap, tidak peduli seberapa sering kendaraan digunakan. Hal ini dapat menyebabkan ketidakadilan bagi pengguna yang memiliki mobilitas rendah, yang merasa membayar lebih dari manfaat yang mereka peroleh.

Terdapat juga risiko ketergantungan terhadap kebijakan produsen. Jika nanti terjadi perubahan tarif atau layanan, misalnya kenaikan biaya berlangganan atau pengurangan cakupan garansi, konsumen akan kesulitan menghindarinya karena baterai bukan merupakan milik pribadi.

Meskipun memberikan pendekatan yang berbeda, sistem langganan baterai tampaknya belum pasti diterima secara langsung oleh pasar Indonesia yang selama ini terbiasa dengan konsep kepemilikan penuh.

Pandangan terhadap nilai mobil, keamanan jangka panjang, dan ketidakpastian layanan dapat menjadi faktor yang menentukan keberhasilan atau kegagalan strategi ini.

Menurut CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, pendekatan ini muncul dari filosofi yang menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama. Namun, dalam penerapannya, keberhasilan sistem ini sangat tergantung pada komitmen layanan, edukasi pasar, serta kesiapan infrastruktur yang mendukungnya. (*)

Heboh! Diskon Mobil Ratusan Juta dan Aturan SIM Baru: 5 Berita Otomotif Terpanas Agustus

Heboh! Diskon Mobil Ratusan Juta dan Aturan SIM Baru: 5 Berita Otomotif Terpanas Agustus

PR SURABAYA– Industri otomotif di dalam negeri kembali memanas karena berbagai isu menarik yang menarik perhatian masyarakat.

Mulai dari keluhan pemilik mobil listrik Binguo EV yang meminta ganti rugi dari Wuling, aturan terbaru mengenai masa berlaku SIM yang tidak lagi didasarkan pada tanggal lahir, hingga diskon mobil yang membuat iri!

Berikut 5 tulisan otomotif yang paling banyak dibicarakan dalam seminggu terakhir

Pemilik Mobil Binguo EV Minta Ganti Rugi, Wuling Motors Bertemu Komunitas!

Pertemuan antara Wuling Motors dengan komunitas pemilik mobil Binguo EV diadakan hari ini, sebagai tindak lanjut dari petisi yang menyebar di media sosial.

Pemilik merasa dirugikan karena Wuling memberikan potongan harga besar-besaran hingga ratusan juta rupiah untuk mobil listrik tersebut tidak lama setelah mereka membelinya.

Diskusi ini memiliki makna penting karena berkaitan dengan kepercayaan pelanggan terhadap merek mobil dalam situasi peralihan kendaraan berbahan bakar listrik.

Promo SUV Ringkas Mencapai Rp50 Juta, Creta Menjadi Pilihan Utama!

Agustus 2025 merupakan waktu terbaik untuk mencari SUV yang ringkas! Hyundai Creta, salah satu yang paling diminati di kategorinya, sekarang bisa dibawa pulang dengan diskon hingga Rp50 juta.

Tidak hanya hemat, mobil SUV mini juga sesuai digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun di medan yang sulit.

Pemilik dealer di berbagai kota mulai menawarkan promosi yang luar biasa, membuat banyak orang tertarik untuk memperbarui kendaraan mereka!

Perbaruan! Masa berlaku SIM Tidak Lagi Bergantung pada Tanggal Lahir

Sekarang masyarakat perlu memperhatikan aturan terbaru: masa berlaku SIM (Surat Izin Mengemudi) tidak lagi dihitung mulai dari tanggal lahir, tetapi dari tanggal penerbitan.

Maknanya, tanggal kelahiran tidak lagi penting dalam menghitung masa perpanjangan.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mempermudah sistem pencatatan dan mencegah kebingungan dalam administrasi.

MPV Murah Semakin Menarik: Diskon Ertiga Rp30 Juta, Avanza Rp25 Juta!

Segmen mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) masih menjadi pilihan utama bagi keluarga di Indonesia. Berita baiknya, pada Agustus 2025 ini Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza mendapatkan diskon yang sangat besar.

Ertiga: Potongan harga hingga Rp30 juta

Avanza: Diskon hingga Rp25 juta

Kapan lagi bisa membawa pulang mobil keluarga dengan harga yang lebih murah?

SUV Medium Mengalami Penurunan Harga yang Luar Biasa! Grand Vitara Mendapat Diskon Sebesar Rp60 Juta

Persaingan di pasar SUV medium semakin sengit! Suzuki Grand Vitara, Honda CR-V, dan model lainnya kini menawarkan diskon hingga Rp60 juta.

Peluang emas ini memungkinkan konsumen yang mencari mobil yang perkasa, kokoh, namun tetap terjangkau.

Tren mobil di Agustus 2025 dipengaruhi oleh berbagai promo besar, aturan baru yang diberlakukan, serta topik hangat terkait kendaraan listrik.

75 Tahun RI-Tiongkok, KIKT Dukung Aito Gelar Tur Darat Chongqing-Jakarta

75 Tahun RI-Tiongkok, KIKT Dukung Aito Gelar Tur Darat Chongqing-Jakarta

10drama.com –, JAKARTA – Perusahaan otomotif asal Tiongkok, “SERES” yang memiliki merek kendaraan listrik “Aito” akan melakukan tur perjalanan darat dari Chongqing menuju Jakarta.

“Kami dari KIKT (Kadin Indonesia Komite Tiongkok) berada di Chongqing, Tiongkok untuk mengadakan sebuah acara besar yang akan diikuti oleh mobil Aito yang akan melintasi daratan menuju Indonesia dan akan ada perayaan besar pada 25 Agustus 2025 di Indonesia,” ujar Ketua KIKT Garibaldi “Boy” Thohir kepada ANTARA setelah peluncuran tersebut di Chongqing, Senin.

Kendaraan darat yang berjudul “Buka Jalan dengan Aito” melakukan perjalanan melalui Chongqing, melewati negara-negara ASEAN hingga akhirnya tiba di Jakarta dengan jarak sekitar 5.000 kilometer.

Sementara mobil yang akan digunakan adalah seri Aito M5, Aito M7, dan Aito M9.

“Pemerintah Tiongkok, khususnya Presiden Xi Jinping, telah mengumumkan ‘One Belt One Road’ dan ini juga merupakan salah satu contoh ‘Silk Road’ dari Chongqing menuju Indonesia. Kedua, tentu saja dalam kegiatan ini saya ingin menarik perhatian generasi muda,” tambah Boy.

Anak-anak muda ini diwakili oleh kehadiran beberapa tokoh seperti Boy William dan Gading Marten serta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo yang akrab disapa Gusti Bhre.

“Karena biasanya anak muda lebih suka hal yang menyenangkan dan santai. Jadi saya melibatkan Boy William dan Gading Marten sebagai ikon-ikon, agar kalangan muda Indonesia dapat melihat bagaimana perkembangan teknologi Tiongkok serta khususnya hubungan baik antara kedua negara,” ujar Boy.

Pada acara tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berkaitan dengan Indonesia dan Tiongkok, tetapi juga melibatkan beberapa negara anggota ASEAN.

“Itu menunjukkan bahwa industri ini akan memasuki Indonesia, memproduksi di Indonesia untuk pasar ASEAN, oleh karena itu KBRI Beijing mendukung sepenuhnya,” kata Dubes Djauhari.

Duta Besar Djauhari menganggap, kendaraan denganenergi terbarukan (New Energy Vehicle) menjadi salah satu komponen dari perekonomian hijau.

“Kami memiliki bahan-bahan khusus yang digunakan untuk memproduksi baterai, komponen penting dalam industri kendaraan listrik. Oleh karena itu, kami sangat mendukung perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia, dan Tiongkok kini telah menjadi produsen utama kendaraan listrik global,” tambah Dubes Djauhari.

Pada pidatonya, Duta Besar Djauhari menyebutkan bahwa para pemuda, inovator, serta wisatawan mulai memainkan peran dalam hubungan antara Indonesia dan Tiongkok.

“Acara semacam ini membangkitkan rasa ingin tahu, semangat menjelajah, serta saling memahami. Ketika tur ini dimulai dari Chongqing, diharapkan dapat juga mendorong integrasi kawasan ASEAN-Tiongkok yang lebih erat, kemitraan Indonesia-Tiongkok yang lebih strategis, berkelanjutan, dan menyeluruh serta masa depan yang lebih kuat dan ramah lingkungan,” ujar Duta Besar Djauhari.

Sementara Presiden SERES Automotive Leon He sebelumnya menyatakan bahwa Aito pernah melakukan ekspedisi darat serupa di Eropa.

“Ekspedisi tahun lalu yang mencakup perjalanan sejauh 15.000 km dalam 38 hari hingga Paris, telah membuktikan ketangguhan produk kami. Tahun ini, perjalanan akan dilanjutkan ke Indonesia, pasar strategis dengan potensi ekonomi sebesar 150 miliar dolar AS dan komitmen kuat terhadap kendaraan berbasis energi terbarukan,” ujar Leon He.

Leon mengatakan, kehadiran pabrik SERES di Indonesia sejak 2017 menjadi langkah awal yang penting dalam perluasan bisnis di kawasan ASEAN.

“Brand” Aito belum masuk ke Indonesia, tetapi SERES Automobile telah hadir di Nusantara melalui PT Sokonindo Automobile.

Pabrik Sokonindo beroperasi sejak tahun 2017 di kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten dengan luas lahan 20 hektar dan total investasi sebesar 150 juta dolar AS, yang mampu menghasilkan produksi mobil maksimal 50.000 unit per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia maupun luar negeri.

Mengapa Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing 1955 Disebut ‘Mobil Malaikat’? Ini Fakta Mengejutkannya!

Mengapa Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing 1955 Disebut ‘Mobil Malaikat’? Ini Fakta Mengejutkannya!

10drama.com –– Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing 1955 merupakan salah satu kendaraan paling legendaris dan diminati dalam sejarah otomotif. Bukan hanya sekadar mobil sport klasik, tetapi juga simbol dari inovasi, kemewahan, dan kecepatan. Mulai dari desain pintu “sayap camar” yang khas hingga kinerja luar biasa pada zamannya, 300 SL Alloy Gullwing terus memikat para penggemar mobil dari berbagai generasi. Salah satu julukannya yang populer, “Mobil Malaikat”, menyimpan cerita dan fakta menarik di baliknya.

Asal Muasal Julukan “Mobil Malaikat”

Julukan “Mobil Malaikat” untuk Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing 1955 tidak muncul begitu saja. Ada beberapa hal yang memengaruhi munculnya julukan unik ini:

  1. Desain Pintu Sayap Burung Camar yang Terkenal:Pintu yang terbuka ke atas seperti sayap burung camar memberikan penampilan yang menarik dan modern pada kendaraan ini. Saat pintu terbuka, mobil ini tampak memiliki sayap, mirip dengan malaikat.
  2. Performa yang Luar Biasa:Pada masanya, 300 SL merupakan mobil produksi tercepat di dunia. Kecepatan dan kemampuan manuvernya yang luar biasa memberikan pengalaman “terbang” bagi pengemudinya, seolah-olah mereka melaju di atas awan seperti malaikat.
  3. Kelangkaan dan Eksklusivitas:Hanya 29 unit mobil 300 SL dengan bodi berbahan aluminium yang pernah dibuat. Keterbatasan jumlah ini semakin memperkuat daya tarik dan nilai mewah kendaraan tersebut, menjadikannya seperti “hadiah dari langit” bagi para penggemar dan kolektor mobil.

Fakta-Fakta Menarik Mengenai Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing Tahun 1955

Selain julukan “Mobil Malaikat”, Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing 1955 memiliki sejumlah fakta menarik yang menjadikannya semakin luar biasa:

  1. Bodi Aluminium yang Ringan:Bodi dari versi Alloy Gullwing yang terbuat dari aluminium memberikan pengurangan berat yang signifikan dibandingkan dengan versi bodi baja. Pengurangan bobot ini meningkatkan kinerja dan kemudi mobil secara keseluruhan. Selain itu, jendela kabin (kecuali kaca depan) menggunakan bahan Plexiglas, yang mengurangi berat sebesar 95 kg dibandingkan dengan versi baja.
  2. Injeksi Bahan Bakar Langsung:300 SL merupakan kendaraan pertama yang memanfaatkan sistem injeksi bahan bakar langsung. Teknologi ini meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta daya mesin, memberikan keunggulan bersaing dalam ajang balap.
  3. Terinspirasi dari Mobil Balap:300 SL Gullwing merupakan pengembangan dari mobil balap W194 yang berhasil tampil baik di ajang balap internasional pada tahun 1952. Desain dan teknologi dari mobil balap tersebut diimplementasikan ke dalam versi produksi, membuatnya menjadi mobil sport yang sangat tangguh.
  4. Pintu Sayap Camar karena Alasan Teknis:Desain pintu sayap camar tidak hanya berfungsi secara estetika. Struktur rangka tubular yang ringan pada 300 SL memerlukan ambang pintu yang tinggi, sehingga pintu biasa tidak dapat digunakan. Pintu sayap camar menjadi cara inovatif untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  5. Hanya Dibuat Secara Terbatas:Hanya 1.400 unit mobil 300 SL Gullwing yang diproduksi antara tahun 1954 hingga 1957. Dari angka tersebut, hanya 29 unit yang memiliki bodi dari bahan logam. Hal ini membuat 300 SL Alloy Gullwing menjadi salah satu kendaraan paling langka dan diminati di dunia.
  6. Rekor Kecepatan yang Mengesankan:Pada tahun 1955, seorang insinyur dari Mercedes-Benz mencatat kecepatan rata-rata sebesar 250 km/jam (155,5 mph) dengan mobil 300 SL di jalan raya antara Munich dan Ingolstadt. Hal ini menunjukkan kemampuan mobil dalam mencapai kecepatan tinggi serta ketahanannya.
  7. Nilai Investasi yang Tinggi:Harga mobil Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dalam lelang, kendaraan ini mampu mencapai harga jutaan dolar AS, membuatnya menjadi investasi yang sangat menguntungkan bagi para penggemar mobil antik.

Warisan Abadi Sang “Mobil Malaikat”

Mercedes-Benz 300 SL Alloy Gullwing tahun 1955 bukan hanya mobil klasik biasa. Ia menjadi simbol dari inovasi, desain yang legendaris, serta kinerja luar biasa. Julukan “Mobil Malaikat” melekat padanya karena bentuk pintu sayap camar yang menarik, kemampuan untuk “terbang” di jalan raya, dan kelangkaannya yang membuatnya terasa seperti hadiah dari langit. Sampai saat ini, 300 SL Alloy Gullwing masih menjadi salah satu kendaraan paling diminati dan dihormati di dunia, sebuah karya seni otomotif yang akan terus memotivasi generasi berikutnya.

Persaingan Harga Mobil Listrik China Bikin Konsumen Marah

Persaingan Harga Mobil Listrik China Bikin Konsumen Marah

10drama.com –, JAKARTA – Isu ‘persaingan harga’ mobil listrik di Gaikindo Indonesia International Auto Show atauGIIAS 2025masih menjadi pembahasan yang hangat di kalangan masyarakat.

Mobil listrik BYD Atto 1yang secara resmi diluncurkan dalam acara tersebut dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya ‘perang harga’ antara para produsen otomotif.

Keputusan BYD menawarkan Atto 1 dengan harga di bawah Rp200 juta menggegerkan industri otomotif. Alih-alih menjadi pesaing mobil listrik yang sudah ada, BYD Atto 1 justru dianggap sebagai pemain baru di kategori kendaraan dengan harga terjangkau ataulow cost green car (LCGC). 

Namun, selama pola pembelian mobil pertama konsumen Indonesia lebih mengarah pada LCGC. Akibatnya, kehadiran BYD Atto 1 dianggap menjadi ‘game changeryang bertujuan untuk menarik segmen pembeli tersebut. Hal ini juga telah disetujui oleh Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao.

Ia menyampaikan bahwa keterjangkauan BYD Atto 1 tidak hanya berasal dari harga beli, tetapi juga dari biaya pemeliharaan (total cost ownership) yang sangat kompetitif. 

“Oleh karena itu, saya yakin semakin banyak orang akan memilih BYD Atto 1 sebagai kendaraan pertama mereka,” kata Eagle dalam acara GIIAS 2025, dilaporkan pada Rabu (6/8/2025).

Konsumen Meradang

Beberapa merek diketahui telah mengurangi harga model mobil listrik mereka dalam GIIAS 2025 – meskipun bukan dengan alasan harga murah BYD Atto 1. Salah satunya adalah Wuling Binguo EV.

Harga terbaru Binguo EV yang mengalami sedikit perubahan, turun ratusan juta dalam beberapa bulan terakhir. Pada Desember 2023, Wuling secara resmi meluncurkan Binguo EV Premium Range dengan kisaran harga Rp409 juta hingga Rp415 juta.

Harga mobil tersebut terus menurun, hingga pada Juli 2025, tepatnya saat pameran GIIAS 2025, harga Wuling Binguo EV mengalami penurunan signifikan hingga Rp235 juta.

Hal tersebut membuat konsumen Binguo mengajukan petisi kepada Wuling Motors karena merasa dirugikan. Berdasarkan laman resmi Change.org, jumlahnya telah mencapai 662 orang yang menandatangani petisi per Selasa (5/8/2025).

Isi petisi tersebut menyebutkan bahwa para pelanggan merasa dirugikan oleh keputusan Wuling yang mengurangi harga Binguo EV secara mandiri tanpa memberikan kompensasi kepada pelanggan lama yang membeli saat peluncuran awal.

“Kami mengalami kerugian! Harga Wuling Binguo EV turun Rp180 juta dalam 7 bulan,” demikian isi petisi tersebut, dilaporkan pada Selasa (5/8).

Mereka juga meminta penjelasan resmi dari Wuling Motors, serta ganti rugigoodwillkepada para pembeli awal seperti Free Adaptor DC, free dongle, voucher PLN, Gold, voucher pembelian mobil Wuling dan sejenisnya, serta komitmen kesetaraan harga bagi pelanggan di masa depan.

Klarifikasi Wuling

Brand Communications Senior Manager WulingMobil, Brian Gomgom memberikan penjelasan mengenai petisi yang diajukan oleh konsumen Wuling Binguo EV tersebut.

Menurutnya, poin pertama adalah harga peluncuran. Saat peluncuran pertama pada Desember 2023 dijual seharga Rp408 juta di Jakarta tanpa adanya insentif untuk Binguo EV 410 km. Selanjutnya, ada insentif PPN yang diumumkan pada Januari 2024 sebesar Rp36 jutaan.

“Terkait diskon besar pada Juni 2025, kami dapat menyampaikan bahwa biasanya dealer akan memberikan insentif PPN sebesar Rp36 juta ditambah diskon tambahan dari dealer sehingga jumlahnya terlihat lebih besar,” kata Gomgom dalam pernyataannya, dikutip Selasa (5/8).

Selanjutnya ia menyampaikan, Wuling menawarkan program khusus senilai Rp72 juta untuk para pengguna Binguo EV, dan hal ini bukan merupakan pengurangan harga.

Adapun, value benefitini adalah keuntungan tambahan yang lebih sepertiextensive free maintenance, free insurance, jaminan komponen baterai kendaraan listrik seumur hidup, free chargingDC GB/T hingga September 2025free DC Adapter, dan benefit lainnya.

Lalu untuk poin promo khusus di GIIAS, seperti yang pernah kami sampaikan sebelumnya, kami tidak melakukan perubahan harga, namun hal ini merupakanspecial dealtambahan yang diberikan oleh dealer dan dilakukan sebagai strategi masing-masing dealer dalam mengelola persediaan,” jelasnya.

Gomgom berharap informasi ini dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat. Pihak Wuling Motors juga akan mengadakan pertemuan dengan perwakilan pengguna melalui komunitas resmi pada minggu depan.

Respons Gaikindo

Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merespons situasi ‘persaingan harga’ dalam industri otomotif di dalam negeri, di tengah menurunnya kemampuan beli masyarakat.

Sebenarnya, fenomena persaingan harga di sektor otomotif telah terjadi di berbagai negara di dunia. Tanda-tanda persaingan harga itu dapat dilihat melalui potongan harga yang besar atau diskon langsung, di tengah situasioversupply atau produksi yang melampaui permintaan.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengakui bahwa situasi industri otomotif Indonesia saat ini tidak dalam kondisi yang baik, karena mengalami stagnasi yang berlangsung cukup lama, lebih dari 10 tahun terakhir.

Akibatnya, ia tidak menginginkan pasar otomotif Indonesia menjadi tempat persaingan harga. Karena industri ini melibatkan jutaan tenaga kerja dan UMKM dalam rantai pasok otomotif.

“Ini adalah industri yang sangat strategis dan sangat penting. Kita tidak menginginkan ini menjadi medan persaingan harga. Seharusnya bisa menjadi dasar untuk produksi kendaraan bermotor di kawasan ASEAN,” kata Kukuh dalam GIIAS 2025, Kamis (31/7/2025).

8 Mobil yang Dulu Murah, Kini Harganya Melonjak

8 Mobil yang Dulu Murah, Kini Harganya Melonjak

8 Mobil yang Beberapa Hari Lalu Masih Murah, Sekarang Harganya Jadi Mahal

8 Kendaraan yang Beberapa Hari Sebelumnya Terjangkau, Kini Harganya Naik Mahal

Dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sejumlah pabrikan memberikan harga khusus untuk produk mereka.

10drama.com -/ News

Naufal Shafly August 6th, 2:00 PM August 6th, 2:00 PM

10drama.com – Dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sejumlah pabrikan memberikan harga khusus untuk produk mereka.

Harga khusus ini umumnya diberi label seperti special price atau harga pre-boking, yang lebih murah dibandingkan harga aslinya.

Secara otomatis, beberapa model yang memiliki harga khusus tersebut akan mengalami kenaikan harga setelah GIIAS 2025.

Lalu, model apa saja yang dimaksud? berikut daftarnya:

1. Daihatsu Rocky Hybrid

Daihatsu Rocky Hybrid saat ini masih diimpor utuh atau CBU dari negara asalnya, Jepang.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menawarkan harga khusus sebesar Rp 293,9 juta on the road (OTR) Jakarta untuk mobil Rocky Hybrid.

Menurut Tri Mulyono, Kepala Divisi Pemasaran dan Hubungan Pelanggan ADM, pihaknya memang menawarkan harga khusus untuk Rocky Hybrid dalam ajang GIIAS 2025.

Namun, dia belum bersedia mengungkapkan berapa harga Rocky setelah GIIAS 2025 selesai.

Berdasarkan keterangan seorang petugas penjualan Daihatsu di GIIAS 2025, setelah pameran berakhir, harga Rocky akan mengalami kenaikan sekitar Rp 10 juta.

“Jika di luar GIIAS, informasi yang saya terima naik sebesar Rp 10 juta, menjadi sekitar Rp 303 jutaan,” ujar petugas penjualan tersebut kepada GriOto.com.

2. Mitsubishi Destinator

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan Destinator dalam tiga pilihan varian, yaitu GLS, Exceed, dan Ultimate.

Untuk varian GLS dihargai Rp 385 juta, Exceed ditawarkan dengan harga Rp 405 juta, dan Ultimate dibanderol Rp 465 juta OTR Jakarta.

Menurut Direktur Eksekutif MMKSI, Atsushi Kurita, angka tersebut adalah harga khusus dan hanya berlaku hingga akhir September 2025.

Meski demikian, belum ada data mengenai harga Destinator pada awal bulan Oktober mendatang.

3. Nissan X-Trail

Perusahaan Nissan Motor Distributor Indonesia menawarkan harga pre-book untuk X-Trail generasi terbaru dengan harga Rp 795 juta OTR Jakarta.

Namun, harga tersebut hanya berlaku bagi 500 pelanggan pertama di Nusantara.

Kemudian, Nissan berencana menyesuaikan harga X-Trail yang memiliki kode bodi T33 ini.

Namun, hingga saat ini belum diumumkan berapa harga yang akan diberlakukan untuk X-Trail setelah masa pre-book berakhir.

4. AION UT

AION menawarkan harga pre-booking terbaik untuk mobil listrik yang paling sering diuji coba dalam GIIAS 2025 ini.

Namun, harga untuk pembelian sebelumnya ini masih tidak jelas karena AION hanya mengumumkan bahwa UT akan dijual dengan harga di bawah Rp 330 juta untuk versi standar, dan di atas Rp 330 juta untuk versi Premium.

5. Vinfast VF 7

Vinfast secara resmi memperkenalkan VF 7 dalam ajang GIIAS 2025 dengan harga Rp 499 juta untuk varian Eco, dan Rp 599 juta OTR Jakarta untuk versi Plus.

Namun, produsen asal Vietnam ini menawarkan penawaran istimewa selama GIIAS 2025.

“Terdapat promo Early bird selama GIIAS 2025 untuk 200 pembeli pertama. VinFast VF 7 Eco dijual seharga Rp 468 juta dan VF 7 Plus menjadi Rp 568 juta,” kata Davy J. Tuilan, Direktur Penjualan & Jaringan VinFast Indonesia.

6. MG4 EV Max

Berbeda dengan mobil-mobil lain yang disebutkan dalam paragraf sebelumnya, MG4 EV Max adalah model edisi terbatas yang hanya tersedia 100 unit di Indonesia.

Menariknya, selama pameran GIIAS 2025, MG 4 EV Max ditawarkan dengan harga khusus yaitu Rp 419 juta OTR Jakarta.

Namun, belum ada data lebih lanjut mengenai apakah kuota 100 unit tersebut telah ludes terjual dalam GIIAS 2025 atau belum.

Dan juga tidak diungkapkan harga yang ditawarkan setelah GIIAS 2025.7. GWM Ora 03

GWM Indonesia secara resmi memperkenalkan Ora 03 pada awal Juli 2025, atau beberapa minggu sebelum GIIAS.

Pada peluncuran, Martina Danuningrat selaku Strategy & Marketing Director GWM Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya menawarkan program early bird untuk Ora 03.

Sementara pada periode early bird yang berlangsung hingga akhir GIIAS 2025, Ora 03 dijual dengan harga Rp 369 juta OTR Jakarta.

Saat ini, Ora 03 dijual dengan harga standar yaitu Rp 379 juta OTR Jakarta.

8. Mazda CX-60

Mazda Indonesia mengenalkan model CX-60 Sport dalam perhelatan GIIAS 2025 sebagai pelengkap varian Pro, Kuro, dan Eliten yang sebelumnya telah dijual di pasar lokal.

Selama penyelenggaraan GIIAS 2025, Mazda CX-60 Sport ditawarkan dengan harga khusus sebesar Rp 699 juta OTR Jakarta.

Berdasarkan daftar harga yang diterima dari 10drama.com, harga standar untuk CX-60 Sport adalah Rp 718,8 juta OTR Jakarta.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Spesifikasi Toyota Raize: Tangguh, Gaya, Siap Jelajah Kota

Spesifikasi Toyota Raize: Tangguh, Gaya, Siap Jelajah Kota

10drama.com –– Toyota Raize hadir sebagai mobil SUV kecil dengan desain yang keren, fitur canggih, dan kinerja yang hemat bahan bakar.

Kombinasi tersebut membuatnya menjadi pilihan yang sempurna untuk kebutuhan perjalanan harian di dalam kota serta perjalanan ke luar kota.

Di Indonesia, Toyota Raize dijual dalam enam variasi dengan dua pilihan mesin bensin, yakni 998 cc dan 1.198 cc.

Mesin berkapasitas 998 cc dengan teknologi turbo mampu menghasilkan daya hingga 97 hp dan torsi maksimal 140 Nm.

Di sisi lain, mesin berkapasitas 1.198 cc menghasilkan daya sebesar 87 hp dan torsi maksimum 113 Nm.

Transmisi Manual dan CVT

Toyota menawarkan fleksibilitas kepada pelanggan melalui pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT (Continuous Variable Transmission), tergantung pada jenis kendaraan yang dipilih.

Dengan jarak tanah sebesar 200 mm, Toyota Raize siap melewati berbagai kondisi jalan, termasuk jalan berlubang atau tidak rata yang sering ditemui di Indonesia.

Kursi yang Nyaman untuk Lima Penumpang

Desain interior Raize ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan, serta mampu menampung maksimal lima penumpang dengan ruang kabin yang efisien.

Fitur Keamanan Mutakhir pada Versi Paling Tinggi

Varian teratas, Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS, dilengkapi dengan Toyota Safety Sense (TSS), sistem pengereman ABS dan EBD, serta fitur keselamatan seperti Central Locking dan Power Door Locks.

Harga yang Terjangkau dengan Fitur yang Lengkap

Harga yang dimulai dari Rp 242,2 juta untuk varian 1.2 G MT membuat Toyota Raize menjadi pilihan menarik dalam kategori SUV.

Mobil ini cocok untuk para pemuda dan keluarga kecil yang mencari kendaraan yang modis, hemat bahan bakar, serta nyaman.

Wuling Catatkan 2.395 SPK di GIIAS 2025, Binguo EV Pemimpin Penjualan dengan 63 Persen

Wuling Catatkan 2.395 SPK di GIIAS 2025, Binguo EV Pemimpin Penjualan dengan 63 Persen

10drama.com –Pameran mobil Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 berlangsung dari tanggal 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD City, Tangerang Selatan. Perusahaan otomotif asal Tiongkok, Wuling Motors (Wuling), berhasil menunjukkan kinerja yang positif.

Dalam acara tahunan tersebut, Wuling mencatatkan 2.395 surat pemesanan kendaraan (SPK). Tidak hanya itu, Wuling juga memperoleh dua penghargaan bergengsi dalam pameran GIIAS 2025, yaitu Favourite Booth Passenger Car 1.100–1.600 sqm untuk Booth Wuling serta Miss Auto Show.

“Kami mengapresiasi antusiasme para pengunjung terhadap merek Wuling selama GIIAS 2025. Sesuai dengan tema perayaan ulang tahun ke-8 Wuling ‘Dibangun di Indonesia untuk Anda’, kami juga menyediakan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Kharismawan Awangga, Direktur Operasi Penjualan Wuling Motors dalam pernyataannya, Selasa (5/8).

“Hal ini terlihat dari sambutan hangat terhadap Cortez Darion, angka penjualan yang menunjukkan kinerja positif serta penghargaan yang kami peroleh menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan produk dan layanan berkualitas di masa depan,” katanya.

Dari ribuan SPK yang ada, kontribusi terbesar berasal dari Wuling EV ABC Stories. Dimulai dari seri Binguo EV yang mendominasi dengan 63 persen, diikuti oleh seri Air EV sebesar 13 persen dan seri Cloud EV sebanyak 8 persen.

Di sisi lain, salah satu keunggulan partisipasi Wuling dalam GIIAS tahun ini adalah “Pertama Kali Tampil Secara Global” dari Cortez Darion. Mobil Wuling dengan kapasitas 7 penumpang ini tersedia dalam dua versi yaitu EV dan PHEV.

MPV berukuran sedang dengan pintu geser otomatis ini langsung menarik perhatian masyarakat dan mencatatkan total 122 SPK, di mana Cortez Darion EV menyumbang 86 persen dan Cortez Darion PHEV sebesar 14 persen.

Antusiasme para pengunjung terlihat dari area test drive. Sebanyak 1.077 pengunjung mencoba langsung produk Wuling, dengan Binguo EV menjadi model yang paling sering diuji coba sebesar 63 persen, disusul oleh Cloud EV sebanyak 17 persen, Air EV 15 persen, Alvez 3 persen, dan Almaz 2 persen.

Di GIIAS tahun ini, Wuling berada di Hall 8, booth 8C di ICE BSD City dengan luas area sebesar 1.521 meter persegi. Di booth tersebut, Wuling mengusung konsep ‘Dibangun di Indonesia Untuk Anda’ dan memamerkan total 17 unit kendaraan.

Mobil-mobil tersebut dimulai dari model Wuling EV seperti New Air EV, New Binguo EV, New Cloud EV, serta lini terbaru Cortez Darion yang tersedia dalam varian EV dan PHEV. Selanjutnya di segmen ICE dan hybrid, Wuling menampilkan Cortez, New Almaz RS Hybrid, dan Alvez.

Selain lini tersebut, Wuling juga memperkenalkan dua unit mobil listrik yang telah dimodifikasi sesuai keinginan konsumen, yaitu Wuling Air ev ‘Kiiro EV’ dengan gaya Mooneyes Retro Racer dan Wuling Binguo EV yang mengusung konsep Daily Driven Style.

Lebih menarik lagi, di area booth juga tersedia 1 unit Wuling Mitra EV ‘VIP Concept’ hasil kerja sama dengan NMAA dan 1 unit Wuling Mitra EV ‘Bakmi Tjap 1000 Tahun’. (*)

Copyright © 2026 10drama.com