Toyota Tampilkan Kekuatan di GIIAS 2025, Kijang Innova Zenix dan bZ4X Membuat Pengunjung Terkesima

Toyota Tampilkan Kekuatan di GIIAS 2025, Kijang Innova Zenix dan bZ4X Membuat Pengunjung Terkesima

Media Purwodadi– Perusahaan Toyota-Astra Motor (TAM) kembali menjadi sorotan masyarakat otomotif pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Pameran mobil terkenal ini diadakan di ICE BSD, Tangerang, Banten, mulai dari 23 Juli hingga 3 Agustus 2025 yang menampilkan berbagai produk andalan.

TAM memanfaatkan kesempatan GIIAS untuk memperkenalkan berbagai jenis kendaraan unggulan, mulai dari mobil tradisional hingga kendaraan listrik masa depan.

Salah satu bintang utama ialah Kijang Innova Zenix, yang tidak hanya menarik perhatian pengunjung tetapi juga mendukung penjualan TAM pada bulan Juni 2025.

Berdasarkan data yang dikeluarkan, keluarga Innova yang meliputi Zenix dan Reborn mencatatkan penjualan sebanyak 4.814 unit selama bulan Juni 2025.

Innova Zenix tampil menonjol berkat penggunaan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang ramah lingkungan serta hemat bahan bakar.

Sebagai mobil MPV hybrid yang paling laris, Zenix menggabungkan efisiensi konsumsi bahan bakar dengan tenaga mesin yang kuat untuk pasar Indonesia.

Dengan mengandalkan mesin TNGA 2.0L M20A-FXS dan motor listrik, Zenix memberikan daya gabungan sebesar 186 PS yang menawarkan pengalaman berkendara terbaik.

Berdasarkan uji coba yang dilakukan oleh media nasional, efisiensi konsumsi bahan bakar Kijang Innova Zenix mencapai 19,2 km per liter, angka yang lebih baik dibandingkan sejumlah pesaingnya.

Keunggulan efisiensi ini membuat Zenix menjadi pilihan hemat bagi pengguna yang mencari kendaraan keluarga yang kuat dan terjangkau.

Tidak hanya Innova Zenix, TAM juga memperkenalkan Avanza dan Veloz, dua model MPV yang populer dan sangat cocok untuk kebutuhan mobilitas keluarga.

Avanza dan Veloz dilengkapi dengan fitur canggih seperti AC digital, Dynamic Head Unit, mode sofa panjang, serta sistem keselamatan yang memenuhi standar tinggi.

Di segmen SUV, Toyota Rush turut berkontribusi dengan penjualan sebanyak 2.355 unit pada bulan Juni 2025, memperkuat posisinya di pasar kendaraan keluarga.

Toyota Fortuner tampil menarik di GIIAS 2025. SUV mewah ini mencatat penjualan sebanyak 1.409 unit dan tetap menjadi pilihan utama kalangan menengah atas.

Fortuner tersedia dalam berbagai pilihan mesin, termasuk varian 2.8 VRZ 4×4 AT GR Sport yang dijual dengan harga Rp786,2 juta di situs resmi TAM.

Di sisi lain, varian premium Fortuner 2.8 VRZ Two Tone yang dilengkapi fitur TSS dijual dengan harga Rp791,2 juta, menunjukkan bahwa pasar kelas atas masih menawarkan potensi yang baik.

TAM juga memperkenalkan Corolla Altis HEV GR Sport, GR Corolla, dan Yaris Cross sebagai bagian dari komitmen terhadap mobil dengan emisi rendah.

Mobil listrik lokal seperti Toyota bZ4X dan Urban Cruiser EV juga ditampilkan sebagai bentuk perubahan menuju masa depan yang lebih elektrik.

Pengunjung GIIAS 2025 tampak antusias menyambut kehadiran kendaraan-kendaraan berbasis elektrifikasi, yang menunjukkan pergeseran baru dalam industri otomotif.

Toyota tetap menjadi pemimpin dalam penjualan kendaraan di pasar nasional, dengan angka penjualan grosir sebesar 17.820 unit dan penjualan eceran mencapai 19.824 unit pada bulan Juni.

Dominasi ini semakin diperkuat dengan keberhasilan TAM menyesuaikan strateginya sesuai dengan kebutuhan pasar dan tuntutan regulasi lingkungan.

Kerja sama Toyota bersama GAIKINDO dalam GIIAS 2025 mencerminkan kemitraan yang baik antara perusahaan otomotif dan asosiasi industri mobil nasional.

Dengan tema berkelanjutan dan kreativitas, GIIAS 2025 menjadi tempat penting bagi TAM untuk memperkenalkan kemampuan produk serta pandangan ke depan.

Perubahan TAM dari produsen mobil tradisional menjadi penyedia layanan mobilitas ramah lingkungan pantas mendapat apresiasi di tingkat internasional.

Toyota terlihat siap menghadapi tantangan di sektor otomotif dengan menggabungkan efisiensi, inovasi teknologi, dan gaya desain yang sesuai untuk berbagai segmen pasar.

Pameran GIIAS juga menunjukkan bagaimana TAM tidak hanya memperjualkan barang, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknologi ramah lingkungan.

Partisipasi TAM dalam GIIAS 2025 juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar yang tangguh, kreatif, dan memiliki visi jauh ke depan di sektor otomotif.

TAM memanfaatkan GAIKINDO GIIAS 2025 sebagai kesempatan untuk memperkuat posisi sebagai pelopor dalam peralihan industri otomotif menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dengan memperkenalkan kendaraan seperti Innova Zenix dan bZ4X, TAM menunjukkan arah strategisnya dalam menghadapi perubahan pasar otomotif.

Laporan Penjualan Motor Honda di GIIAS 2025 Laku Ribuan Unit, Ini Model Paling Laku

Laporan Penjualan Motor Honda di GIIAS 2025 Laku Ribuan Unit, Ini Model Paling Laku

10drama.com –GIIAS 2025 yang baru saja selesai di ICE BSD, Tangerang, menjadi bukti kuat dominasi Honda di pasar sepeda motor Indonesia.

Selama 11 hari pameran, PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penjualan yang baik dengan total sebanyak 1.125 unit motor terjual.

Menariknya, dari ribuan unit tersebut, sepeda motor matik atau skutik menjadi yang paling diminati.

Tiga model yang mampu menarik perhatian dan menjadi kendaraan paling laris adalah Honda PCX160 Roadsync, Honda Stylo 160, serta Honda Vario.

Tiga motor ini secara teratur memikat perhatian pengunjung karena kombinasi desain, kinerja, dan fitur terkini.

Paulus Dani, Manajer Umum Divisi Penjualan AHM, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi tanda positif bahwa inovasi produk Honda tetap relevan dan diminati.

“Keunggulan teknologi seperti koneksi pada PCX160 Roadsync, serta desain dan kemampuan dari Stylo 160, telah terbukti mampu menarik perhatian pengguna,” katanya.

Mengusung konsep retro-modern, Honda Stylo 160 berhasil mencatat penjualan terbanyak sebanyak 260 unit.

Tidak kalah mengesankan, Honda Vario 125 yang sudah cukup lama berada di pasaran mampu menunjukkan kemampuannya melalui penjualan sebanyak 176 unit.

Diikuti oleh Honda PCX160 Roadsync yang terjual sebanyak 167 unit.

Selain ketiga model di atas, beberapa jenis lainnya juga turut berkontribusi.

Seperti Honda Scoopy yang memiliki penggemar fanatik, seri BeAT dengan warna dan desain terbaru juga mampu menarik banyak perhatian.

Di segmen kendaraan listrik, Honda EM1 e:, ICON e:, dan CUV e: mencatatkan penjualan yang baik, menunjukkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Bahkan, Honda CUV e: berhasil memperoleh penghargaan “Sepeda Motor Listrik Favorit” GIIAS 2025.

Bagi penggemar moge, seri Honda Rebel mendapat respon positif dengan penjualan sebanyak 9 unit, dan Honda Rebel 1100 meraih penghargaan “Motorcycle Big Bike Favorit”.

Tangguh dan Canggih, Tank 500 Hadir dengan Teknologi Hybrid Terbaru

Tangguh dan Canggih, Tank 500 Hadir dengan Teknologi Hybrid Terbaru

10drama.com –Berita baik untuk para penggemar kendaraan SUV tangguh! Tank Automobile mengumumkan bahwa model terbaru mereka, Tank 500, akan segera memulai masa pemesanan awal pada 8 Agustus mendatang.

Mobil ini hadir dengan peremajaan di bagian eksterior, interior, dan fitur, menyediakan dua pilihan sistem tenaga hybrid terbaru: Hi4-T dan Hi4-Z.

Dari segi tampilan, Tank 500 terbaru tetap mempertahankan gaya desain yang khas dari model sekarang yang megah. Pilihan warna cat kendaraan juga beragam, seperti Hijau Dunhuang, Emas Kunlun, Perak Pamir, dan Putih Everest.

Dengan ukuran panjang 5078mm, lebar 1934mm, tinggi 1905mm, serta jarak antara roda 2850mm, kendaraan ini menawarkan kemampuan off-road yang baik dengan sudut masuk sebesar 29 derajat, sudut keluar 24 derajat, dan jarak lantai ke tanah 210mm.

Di bagian interior, Tank 500 memberikan kenyamanan bagi penggunanya melalui desain tuas transmisi yang baru dan kursi berbahan kulit Nappa berkualitas tinggi.

Semua kursi, baik yang di bagian depan maupun belakang, dilengkapi dengan fasilitas sirkulasi udara, pemanas, dan pemijat.

Khusus bagi penumpang di bagian belakang, sandaran punggung dapat disesuaikan antara 25° hingga 35°.

Kenyamanan di dalam kabin semakin meningkat berkat layar atap berukuran 17,3 inci yang memiliki resolusi 3K.

Layar ini bisa dioperasikan melalui enam mode: suara, gerakan, sentuhan, ponsel pintar, remote control, serta layar konsol di sandaran kursi belakang.

Untuk kenyamanan tambahan, kendaraan ini dilengkapi dengan pendingin dan pemanas kompresor berdaya 50W yang mampu mengatur suhu dari -6°C hingga 50°C.

Tank 500 menawarkan dua pilihan mesin yang kuat:

Hi4-T: Mesin 2.0T + motor tunggal + transmisi 9HAT. Menghasilkan daya total sebesar 300 kW, didukung baterai berkapasitas 37,1 kWh dengan jangkauan mode listrik murni hingga 110 km.

Hi4-Z: Mesin 2.0T + motor ganda + transmisi DHT 3-percepatan. Menghasilkan daya total luar biasa sebesar 645 kW, didukung baterai 59,05 kWh dengan jangkauan mode listrik murni hingga 201 km.***

Kenali Teknologi e:HEV Honda Step WGN yang Mengasyikkan Dikendarai

Kenali Teknologi e:HEV Honda Step WGN yang Mengasyikkan Dikendarai

Pengendaraan yang Menyenangkan dengan Kendaraan Canggih

JAKARTA, 10drama.com– Setelah diperkenalkan tahun lalu, PT Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi memperkenalkan model Step WGN e:HEV dengan harga yang telah ditentukan dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

MPV ini tidak hanya menjadi alternatif baru bagi keluarga Indonesia yang mencari kendaraan keluarga dengan pintu geser, tetapi juga telah membawa inovasi elektrifikasi melalui sistem hybrid.

Oleh karena itu, kehadiran Step WGN tidak hanya memperluas pilihan model Honda di Indonesia, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menerapkan strategi elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan.

Membicarakan teknologi, Step WGN e:HEV dilengkapi dengan sistemstronghibrid yang canggih dirancang bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga menyajikan sisifun to driveyang telah menjadi ciri khas Honda.

Sistem hybrid menggabungkan mesin bensin 2.000 cc berjenis Atkinson-cycle DOHC i-VTEC dengan dua motor listrik, yang mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 184 Ps atau setara 181 Tk, serta torsi hingga 315 Nm.

“e:HEV bukan hanya efisien dalam konsumsi bahan bakar, tetapi juga menyenangkan saat digunakan, cocok untuk penggunaan di kota besar seperti Jakarta maupun perjalanan lintas kota,” ujar Yusak Billy, Direktur Penjualan & Pemasaran serta Purna Jual PT Honda Prospect Motor.

Tidak heran jika akselerasi di putaran bawah cukup responsif, sehingga setiap kali pengemudi membutuhkan tenaga tambahan, bisa langsung dialirkan secara maksimal.

e:HEV secara otomatis menyesuaikan tiga mode berkendara:

  • EV Driveyang bergantung sepenuhnya pada tenaga listrik untuk ketenangan dan tidak menghasilkan emisi saat bergerak dengan kecepatan rendah.

 

  • Hybrid Driveyang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin untuk percepatan yang cepat.
  • Engine Drivesalah satu karakteristik khas dalam sistem hybrid Honda, yang mengaktifkan mesin secara langsung ketika berjalan pada kecepatan tinggi dan stabil untuk mencapai performa serta efisiensi terbaik.

Perpindahan antar mode dianggap berlangsung dengan lancar dan hampir tidak terasa, karena sistem cerdas yang secara otomatis menyesuaikan diri dengan kondisi jalan serta gaya berkendara pengemudi.

Menghasilkan pengalaman berkendara yang stabil, tenang, dan menyenangkan, tanpa mengorbankan kualitas, mirip dengan mengemudikan mobil listrik sepenuhnya.

Lebih jelas mengenai cara kerja sistem e:HEV pada Honda Step WGN di setiap tahapnya sebagai berikut:

  • Ev DriveBekerja ketika kendaraan baru dinyalakan dan bergerak dengan kecepatan rendah.
  • Engine DriveBekerja saat kendaraan sedang mempercepat dan berjalan dengan kecepatan tinggi yang stabil.
  • Hybrid DriveSaat berkendara dengan kecepatan tinggi, sistem dioperasikan oleh motor listrik dan mesin.
  • RegenerativeSaat memperlambat kecepatan, sistem akan mengisi daya listrik ke baterai.

Billy menjelaskan, melalui Step WGN e:HEV, Honda kembali mengedepankan prinsip dasar menyediakan fitur dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan keluarga, tanpa mengorbankan desain yang klasik dan ciri khasnya.fun to drive khasnya.

“Didukung teknologi hybrid terkini, kami yakin Step WGN e:HEV tidak hanya akan menjadi mobil keluarga yang diperlukan, tetapi juga diinginkan dan menjadi kebanggaan bagi keluarga Indonesia,” katanya.

Soal harga, mobil hybrid Step WGN dijual dengan harga Rp 629 juta.on the road(OTR) Jakarta. Harganya sedikit lebih terjangkau dibandingkan pesaing utamanya, Nissan Serena e-Power yang saat ini dijual seharga Rp 655 juta.

Rojali Jejali GIIAS 2025, Penjualan Mobil Diperkirakan Tidak Menjanjikan

Rojali Jejali GIIAS 2025, Penjualan Mobil Diperkirakan Tidak Menjanjikan

10drama.com –, JAKARTA – Jumlah pengunjung pameran mobil terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show atauGIIAS 2025dilaporkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ironisnya, jumlah transaksi yang terjadi justru diprediksi menurun.

Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa pameran otomotif GIIAS 2025 yang digelar dari 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD City, Tangerang dikunjungi oleh 485.569 pengunjung.

Ketua III Gaikindo serta Ketua Penyelenggara GIIAS 2025 Rizwan Alamsjah menyampaikan bahwa GIIAS 2025 kembali mencatatkan rekor jumlah pengunjung yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Antusiasme pengunjung GIIAS 2025 sangat luar biasa, tampaknya seluruh area pameran diisi penuh oleh para pengunjung pada gelaran GIIAS tahun ini, mulai dari hall 1 hingga hall 11,” kata Rizwan dalam pernyataannya, dilansir Senin (4/8/2025).

Selain itu, tercatat sebanyak 485.569 pengunjung yang menghadiri area pameran GIIAS 2025, jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencapai 475.084 orang.

Di sisi lain, secara keseluruhan terdapat 54 model kendaraan terbaru yang diumumkan kepada masyarakat, mulai dari world premiere, Asian premiere, hingga Indonesian premiere.

Selanjutnya, Rizwan menambahkan, program test drive menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk merasakan pengalaman berkendara berbagai model kendaraan terbaru. Di fasilitas test drive GIIAS 2025, total trip test drive mencapai hampir 20.000.

Diketahui, lebih dari 60 merek otomotif internasional ikut serta, termasuk 40 merek mobil, 4 merek kendaraan niaga, 17 merek sepeda motor, dan 4 perusahaan karoseri.

Selain itu, beberapa merek mobil yang telah memeriahkan GIIAS 2025 antara lain perusahaan lama seperti Toyota, Honda, Suzuki, Daihatsu, Mitsubishi, dan Hyundai. Tidak hanya itu, terdapat juga sejumlah merek baru dari Tiongkok yang turut serta memeriahkan GIIAS 2025, seperti BYD, AION, Aletra, BAIC, dan Geely.

Meskipun demikian, Gaikindo menyampaikan adanya kemungkinan penurunan jumlah transaksi dalam pelaksanaan GIIAS 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh fenomena pengunjung yang jarang membeli atau sering disebut rojali yang marak terjadi di pusat perbelanjaan belakangan ini.

“Setiap tahun, setelah pameran selesai, Gaikindo menerima laporan kinerja dari peserta, beberapa di antaranya menunjukkan perubahan penjualan yang naik maupun turun yang wajar, yang kami harapkan adalah catatan kinerja pada GIIAS 2025 dapat mencapai angka yang sama dengan kinerja tahun sebelumnya,” ujar Rizwan.

Transaksi GIIAS 2025 Turun

Sebelumnya dilaporkan, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyampaikan bahwa meskipun jumlah pengunjung meningkat, namun angka penjualan kendaraan selama pameran GIIAS 2025 justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jika saya melihat dari sisi transaksi, terlihat sedikit menurun. Namun, jika kita lihat kondisi ekonomi saat ini memang agak berat. Selain itu, hingga pertengahan tahun ini, bulan Juni penjualan juga mengalami penurunan,” kata Nangoi saat diwawancarai di GIIAS 2025.

Penurunan transaksi terjadi seiring melemahnya pasar otomotif sepanjang semester I/2025. Jumlah penjualan mobilwholesalesmengalami penurunan sebesar 8,6% secara tahunan (yoy) menjadi 374.740 unit, dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 410.020 unit.

Sementara itu, penjualan mobil di tingkat eceran mengalami penurunan sebesar 9,7% menjadi 390.467 unit, dibandingkan dengan periode enam bulan pertama tahun 2024 yang mencapai 432.453 unit.

Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa tujuan utama pameran GIIAS 2025 bukan hanya untuk memperjualbelikan kendaraan, tetapi juga memberikan informasi mengenai berbagai teknologi terkini dari berbagai merek serta model kendaraan terbaru kepada para penggemar otomotif.

Sampai saat ini, Gaikindo masih terus melakukan perhitungan mengenai jumlah pengunjung serta besarnya nilai transaksi yang diperoleh dari pameran GIIAS 2025.

“Jika tahun lalu ada 34.000 mobil dengan sekitar Rp18 triliun, jika kami bisa mencapai angka itu saja, sudah cukup untuk bersyukur,” tambah Nangoi.

Daya Beli Masyarakat Loyo

Pengunjung GIIAS 2025 yang memutuskan untuk membeli kendaraan memiliki dua pilihan pembayaran, yaitu tunai dan cicilan. Tidak hanya agen pemegang merek (APM) yang berharap keberuntungan dari GIIAS 2025, perusahaan pembiayaan kendaraan yang turut hadir juga mengharapkan hasil yang baik.

Secara umum, laba sektor pembiayaan atau multifinance mencapai Rp11,51 triliun hingga Juni 2025, dengan pertumbuhan hanya sebesar 0,81% (year on year/YoY) pada periode yang sama.

Anggota Komisi Dewan sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan bahwa piutang pembiayaan pada semester I/2025 mencatat pertumbuhan sebesar 1,96% (YoY) atau menjadi Rp501,83 triliun, dengan tingkat piutang yang tidak lancar (NPF) bruto sebesar 2,55% dan NPF bersih sebesar 0,88%.

“Piutang multifinance diperkirakan tetap tumbuh positif pada tahun 2025 ini, meskipun ada risiko pertumbuhan yang lebih rendah dibanding proyeksi awal sebesar 8%—10%, sehingga diperlukan peningkatan piutang pembiayaan yang lebih besar di masa depan,” katanya pada Senin (4/8/2025).

Oleh karena itu, Agusman menganggap bahwa industri multifinance diprediksi tetap tumbuh positif atau masih memiliki peluang bisnis yang menjanjikan, meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiranto menganggap bahwa keuntungan industri multifinance pada Juni 2025 hanya mampu mencapai 0,8% karena sisi piutang pembiayaan belum mencapai target yang ditetapkan.

“Pertumbuhan piutang sebesar 1,96% itulah penyebabnya. Karena kami menargetkan sekitar 6% hingga 8%, tetapi pertumbuhannya hanya sampai di situ, jadi tentu akan berdampak pada pertumbuhan laba,” katanya kepada Bisnis, Senin (4/8/2025).

Selanjutnya, piutang pembiayaan ini gagal mencapai target dikarenakan menurunnya kemampuan beli masyarakat.

Belakangan lesunya daya beli masyarakatterlihat dalam fenomena rojali yang berarti rombongan jarang membeli. Banyak masyarakat yang menginginkan kendaraan, tetapi tidak mampu membeli atau mereka menjadi rohana yang berarti rombongan hanya bertanya.

Suwandi juga mengungkapkan bahwa keuntungan perusahaan multifinance banyak terkikis akibat meningkatnya NPF. Hal ini berdampak pada pembelian kendaraan.

“Jujur saja, banyak pengangguran, penyebabnya karena kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Oleh karena itu pemerintah juga sedang mempertimbangkan stimulus apa yang bisa diberikan kepada sektor riil. Mungkin masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan pokok daripada membeli kendaraan terlebih dahulu,” ujarnya.

Hino Perkuat Kemitraan dengan Karoseri dan Tingkatkan TKDN

Hino Perkuat Kemitraan dengan Karoseri dan Tingkatkan TKDN

BUS-TRUCK– Kapsul untuk kendaraan komersial APM dengan bak satu kesatuan, keduanya merupakan sisi yang saling terkait sehingga menghasilkan satu unit truk maupun sasis bus dalam bentuk yang utuh sesuai kebutuhan pemilik unit.

Seiring berkembangnya waktu, seluruh APM kendaraan komersial semakin memprioritaskan standar kualitas yang sejajar dengan hasil dari perusahaan karoseri. Tujuannya adalah agar standar kelancaran operasional unit yang telah selesai diproduksi menjadi seragam, sehingga mengurangi risiko downtime yang sangat berpengaruh terhadap kepemilikan kendaraan komersial.

Oleh karena itu, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menyelenggarakan acara tahunan yang bernama Bodymaker Awarding 2025 selama penyelenggaraan GIIAS 2025 (30/7).

Acara ini merupakan wujud penghargaan kepada mitra karoseri yang telah lulus dalam program standarisasi Hino, sebuah inisiatif strategis yang telah berjalan sejak tahun 2018 guna memastikan kualitas bodi kendaraan sesuai dengan standar Hino mulai dari desain, pemasangan, pemeriksaan hingga layanan pascapenjualan.

Kepala Penjualan HMSI, Susilo Darmawan, dalam pidatinya menjelaskan bahwa kualitas kendaraan Hino tidak hanya ditentukan oleh mesin dan rangka saja, tetapi juga oleh hasil akhir dari proses pembuatan bodi kendaraan. Oleh karena itu, pihaknya sangat menghargai peran serta kontribusi karoseri dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk Hino di mata pelanggan.

Program Standarisasi Bodymaker ini tidak hanya berupa evaluasi, tetapi juga peningkatan kemampuan para karoseri.

Proses evaluasinya dilakukan dengan mengacu pada beberapa KPI utama, seperti desain, kepatuhan terhadap panduan pemasangan bodi, proses Pemeriksaan Sebelum Pengiriman (PDI), kelengkapan dokumen administrasi, serta kesiapan layanan purna jual.

Setelah melewati proses evaluasi yang ketat dan terorganisir, Hino memberikan penghargaan kepada para karoseri yang telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Penghargaan ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu Hino 500 Standardization, Hino Bus Standardization, serta Renewal Standardization Hino 500 dan Bus.

Terdapat 20 perusahaan karoseri terkemuka yang berhasil memperoleh penghargaan pada tahun ini, antara lain: CV Delima Mandiri, CV Nugraha Mitra Sejati, CV Surya Indah Pratama, CV Tri Sakti, PT Adiputro Wirasejati, PT Adhikarya Perkasa, PT Alfaraya Mitraniaga, PT Gunung Mas Bersinar, PT Laksana Bus Manufactur, PT Mega Trukindo Utama, PT Mekar Armada Jaya, PT Metalindo Teknik Utama, serta PT Usaha Teknik Indonesia.

Dari 20 karoseri yang memperoleh penghargaan, mereka tidak hanya mendapatkan sertifikat resmi, tetapi juga mendapat rekomendasi resmi ke jaringan dealer Hino di seluruh Indonesia serta akses pelatihan tambahan dan penggunaan sistem digital seperti aplikasi Portal dan PDI App dari Hino.

Tingkatkan isi lokal seoptimal mungkin

Sebelumnya (25/7), PT HMMI telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung industrialisasi nasional dengan mengembangkan pengadaan komponen lokal dan kerja sama dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Tindakan ini diwujudkan melalui semakin bertambahnya jenis kendaraan Hino yang telah mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) dengan jumlah nilai melebihi 40 persen.

Saat ini, PT HMMI telah mampu mengembangkan komponen dengan bekerja sama secara strategis dengan 148 perusahaan komponen lokal serta ratusan pemasok jasa pendukung.

Sejak tanggal 17 Desember 1982, PT HMMI telah memproduksi kendaraan komersial berupa truk dan bus merek Hino, dengan besaran investasi sebesar 112,5 juta dolar AS.

Terletak di kawasan industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, perusahaan ini memiliki lima jalur produksi, yakni jalur produksi mesin, transmisi, truk kecil, truk sedang, dan bus. Kapasitas produksi yang tersedia mencapai 75.000 unit setiap tahun.

Didukung oleh 1.578 karyawan langsung hingga Juni 2025 ini serta lebih dari 150.000 tenaga kerja tidak langsung dari rantai pasokan lokal.

Hingga pertengahan tahun 2025, PT HMMI telah memiliki sertifikat TKDN untuk 31 jenis kendaraan dengan angka TKDN + BMP berkisar antara 44,35 hingga 57,26 persen.

Membuat produk Hino layak disebut sebagai produk yang dihasilkan dalam negeri. Sertifikasi ini memberikan keunggulan bersaing khususnya dalam pembelian barang dan jasa pemerintah, sesuai dengan ketentuan peraturan yang diatur dalam Inpres No. 2 Tahun 2022 mengenai Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.(EW)

Uji Coba Hyundai Stargazer Cartenz di GIIAS 2025: Fitur Lebih Fungsional, Desain Lebih Menarik

Uji Coba Hyundai Stargazer Cartenz di GIIAS 2025: Fitur Lebih Fungsional, Desain Lebih Menarik

10drama.com –-Pameran otomotif besar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi tempat bagi berbagai merek untuk memperkenalkan produk terbaru mereka. Dari sekian banyak mobil yang diluncurkan, ada dua kendaraan yang menarik perhatian. Keduanya adalah Hyundai Stargazer Cartenz dan Hyundai Stargazer X Cartenz.

Pihak Hyundai Indonesia mengatakan, keduanya bukan hanya perubahan kecil dari versi sebelumnya, tetapi merupakan pembaruan menyeluruh guna memenuhi kebutuhan perjalanan di Indonesia.

Penggunaan nama Cartenz berasal dari Puncak Cartenz, gunung tertinggi di Indonesia (4.884 mdpl) yang berada di Pegunungan Jayawijaya, Papua. Filosofinya adalah mobil ini dapat menjadi puncak kenyamanan, inovasi, dan ketangguhan bagi pelanggan Indonesia.

“Ini adalah mobil asli Indonesia, kendaraan yang secara khusus ditujukan untuk pasar Indonesia. Desainnya telah disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas di Indonesia,” kata Presiden Direktur Hyundai Motor Indonesia (HMID) Ju Hun Lee.

Tidak heran, bila kemudian banyak pembaruan yang diterapkan pada Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X. Kedua model ini telah dilengkapi dengan fitur keselamatan canggih seperti Peringatan Jarak Parkir Depan dan Belakang, Cruise Control Cerdas dengan Fitur Stop & Go, Bantuan Penghindaran Tabrakan Titik Buta (BCA), serta Monitor Pemandangan 360 Derajat (SVM). Khusus untuk Cartenz X, teknologi Shift-by-Wire yang ditempatkan di dekat kemudi menambah kesan modern dan fungsionalitas ruang penyimpanan.

Pengemudi juga mendapat kemudahan berkat sistem navigasi bawaan dan fitur Cruise Control Cerdas, yang memungkinkan kendaraan berhenti dan melaju secara otomatis ketika menghadapi kemacetan, memberikan kenyamanan tambahan dalam kondisi lalu lintas yang padat.

Namun, apakah pernyataan yang disampaikan oleh pihak HMID sesuai dengan fakta? Jurnalis 10drama.com menguji kebenarannya melalui uji coba berkendara di sekitar ICE BSD, tempat penyelenggaraan GIIAS 2025.

 

Saat menjalani tes drive, kendaraan yang digunakan adalah Stargazer Cartenz. Kesan pertama setelah memasuki interior adalah kabin yang luas. Di bagian dalam, terdapat layar multi-display tanpa sambungan dengan teknologi canggih dan tata letak yang optimal untuk visibilitas, dilengkapi dengan pencahayaan lingkungan yang memperkuat kesan modern.

Saat menguji kemampuan mobil di lintasan uji coba, kendaraan terasa sangat nyaman. Fitur keselamatan yang telah terpasang juga sangat berguna bagi pengemudi dalam memantau situasi lalu lintas. Contohnya fitur Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA) yang mampu menghindari tabrakan dengan mengenali kendaraan di area blind spot dan memberikan peringatan serta bantuan pengereman.

Saat melakukan test drive, empat mode berkendara yang tersedia pada mobil tersebut juga sempat diuji, yakni: Comfort, Eco, Sport, dan Smart, meskipun pengalaman saat menggunakan mode Sport terasa kurang optimal karena jalur test drive yang tidak terlalu panjang.

Sementara itu, sistem suspensi pada Stargazer Cartenz tidak terasa berbeda dibanding versi sebelumnya. Tidak bisa dikatakan lunak, tetapi juga tidak terlalu keras. Hal ini karena tidak ada perbaikan pada bagian suspensi. Stargazer versi terbaru masih menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan Coupled Torsion Beam untuk bagian belakang.

Kesimpulannya, kesan awal saat mengemudikan Stargazer Cartenz adalah sangat menyenangkan dan mengasyikkan. Berbagai peningkatan yang diberikan dari versi sebelumnya, membuat pengalaman berkendara menjadi lebih maksimal. Kendaraan ini pun menjadi lebih praktis dan modis.(*)

Isuzu ELF NQR B Tampil Perdana di GIIAS 2025: Desain Kompak dan Tangguh untuk Commuter Jakarta

Isuzu ELF NQR B Tampil Perdana di GIIAS 2025: Desain Kompak dan Tangguh untuk Commuter Jakarta

10drama.com –Isuzu ELF NQR B secara resmi menjadi armada baru Transjakarta dan pertama kali tampil di GIIAS 2025. Dengan bentuk yang kecil namun kokoh, bus ini siap mendukung perjalanan para pengguna transportasi Jakarta dengan kenyamanan dan efisiensi yang tinggi.

Pameran GIIAS 2025 kembali menjadi tempat peluncuran kendaraan transportasi umum terbaru, salah satunya adalah Isuzu ELF NQR B yang secara resmi diperkenalkan sebagai armada baru Transjakarta.

Dilansir 10drama.com – dari ChatGPT, dengan desain yang ringkas dan kokoh, kendaraan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin rumit, khususnya di kawasan DKI Jakarta.

Tampilan yang Gagah, Desain yang Modern dan Cocok untuk Kota

Isuzu ELF NQR B hadir dengan bentuk yang ramping tetapi masih mampu membawa penumpang dalam jumlah yang cukup besar. Kendaraan ini dibuat khusus untuk rute perkotaan dengan jarak tempuh sedang, sehingga sangat cocok digunakan di jalur Transjakarta yang ramai dan dinamis.

Desain luar yang modern dan tangguh membuatnya bukan hanya kendaraan yang fungsional—namun juga memberikan kesan yang futuristik dan profesional.

Kinerja Unggul dan Efisiensi Maksimal

Mengandalkan mesin diesel yang telah ditingkatkan, Isuzu ELF NQR B menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik dan emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan, mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan transportasi yang berkelanjutan.

Sistem suspensi dan rem telah diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan selama berkendara.

Interior Nyaman, Aksesibilitas Maksimal

Bus ini dibuat dengan penekanan pada kenyamanan penumpang. Ruang dalamnya luas, dilengkapi pendingin udara yang lebih efisien, serta susunan kursi yang sesuai dengan bentuk tubuh.

Tersedia pula aksesibilitas ramp untuk penyandang disabilitas, sebagai bentuk komitmen Transjakarta dan Isuzu dalam menyediakan layanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Siap Beroperasi di Jalur Transjakarta

ELF NQR B akan segera masuk ke dalam layanan reguler Transjakarta dalam waktu dekat, memberikan pelayanan yang andal kepada para pengguna transportasi ibu kota.

Kehadiran unit baru ini diharapkan dapat mengurangi antrian, meningkatkan frekuensi pemberangkatan, serta menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan.

Melalui peluncuran Isuzu ELF NQR B Transjakarta di GIIAS 2025, Isuzu memperkuat posisinya sebagai produsen kendaraan niaga terkemuka yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan perkotaan modern.

Kehadiran armada baru ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas transportasi umum Jakarta yang aman, nyaman, dan efisien. Semoga bermanfaat, Indahnya berbagi.***

Honda Brio: Hatchback Kompak Favorit Generasi Muda Indonesia

Honda Brio: Hatchback Kompak Favorit Generasi Muda Indonesia

10drama.com –Di tengah persaingan sengit dalam segmen mobil kecil, Honda Brio tetap mempertahankan posisinya sebagai kendaraan paling diminati di kelas hatchback entry-level.

Dikenal dengan harga yang terjangkau, efisiensi konsumsi bahan bakar, dan layanan purna jual yang baik, Brio menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari mobil pertama atau kendaraan harian yang praktis dan hemat.

 

Desain Kompak, Gaya Dinamis

Honda Brio hadir dengan tampilan yang menarik dan tetap mempertahankan ciri khasnya: kecil, sporty, serta menyenangkan saat dikendarai. Varian Brio Satya ditujukan untuk pasar LCGC, sedangkan Brio RS tampil lebih dinamis dengan sentuhan sporty dan fitur tambahan, membuatnya menjadi pilihan favorit bagi kalangan muda perkotaan.

Desain depan yang tajam, lampu proyektor halogen, serta velg alloy modern memberikan tampilan Brio yang segar sambil tetap menjaga lingkungan dan efisiensi.

Performa Cukup, Efisien Maksimal

Dengan mesin 1.2L i-VTEC empat silinder yang terkenal hemat bahan bakar dan responsif, Honda Brio menawarkan pengalaman berkendara yang gesit dan menyenangkan. Mesin ini mampu menghasilkan daya sekitar 90 PS serta torsi maksimum 110 Nm, yang cukup memadai untuk kebutuhan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak dekat.

Penggunaan bahan bakar yang hemat, khususnya pada varian transmisi CVT, membuat Brio menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna yang memperhatikan aspek operasional dalam jangka panjang.

Harga yang Bersaing dan Harga Jual Kembali yang Tinggi

Harga mobil Honda Brio di Indonesia saat ini dimulai dari kisaran Rp 167 jutaan untuk varian Brio Satya, sedangkan Brio RS bisa mencapai sekitar Rp 236 jutaan. Dengan kisaran harga tersebut, Brio menawarkan fitur yang sesuai dengan harganya.

Keunggulan lain yang menjadikan Brio tetap diminati adalah nilai jual ulang yang tinggi, didukung oleh jaringan dealer Honda yang luas serta ketersediaan suku cadang yang melimpah.

Pelayanan Pasca Penjualan dan Kepercayaan Merek Honda

Salah satu alasan Brio tetap menjadi pilihan utama adalah kehandalan jaringan purnajual Honda yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelanggan tidak perlu merasa cemas mengenai perawatan, kelengkapan suku cadang, maupun layanan servis rutin—semua sudah tersedia dan mudah ditemukan, bahkan di kota-kota kecil.

Kenapa Masih Jadi Favorit?

Brio merupakan jawaban terbaik untuk:

Mahasiswa dan first-time buyer

Pasangan muda yang membutuhkan kendaraan kecil dan irit bahan bakar

Pengguna kendaraan harian yang membutuhkan mobil hemat bahan bakar, mudah diparkir, dan perawatannya sederhana

Berkat desain yang menarik, kinerja yang memadai, penggunaan bahan bakar yang hemat, serta reputasi merek Honda, tidak mengherankan jika Honda Brio masih menjadi yang terdepan di kategori hatchback kecil di Indonesia.***

Hanya Penonton, Wintrone Orionis Perkenalkan Bus Listrik Orionis Sarvatra di GIIAS 2025

Hanya Penonton, Wintrone Orionis Perkenalkan Bus Listrik Orionis Sarvatra di GIIAS 2025

10drama.com –– Perusahaan otomotif asli Surabaya, Wintrone Orionis Indonesia, memperkenalkan bus listrik terbaru mereka yang bernama Orionis Sarvatra dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Produsen otomotif asli Indonesia tidak ingin hanya menjadi penonton dalam ajang otomotif terbesar di tanah air. Oleh karena itu, kendaraan terbarunya ditampilkan kepada publik.

 

Menariknya, bus yang memiliki desain masuk rendah dan atap tinggi ini menjadi salah satu yang paling diminati dan menarik perhatian banyak pengunjung GIIAS 2025.

Rahadian Prabowo, Sekretaris Perusahaan sekaligus Manajer Homologasi Wintrone Orionis, mengungkapkan bahwa bus ini telah menjalani berbagai pengujian bersama Pemkot Surabaya pada bulan Juli lalu sebelum dipamerkan.

“Menurut pengujian di koridor penumpang, Orionis Sarvatra menunjukkan efisiensi energi antara 1,5 hingga 1,7 km per kWh,” ujar Rahadian saat diwawancarai di booth Karoseri Tentrem, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (1/8).

Selanjutnya, bus yang merupakan hasil kerja sama dengan Karoseri Tentrem ini memiliki bodi E-Velocity yang dirancang khusus, sehingga cocok digunakan untuk transportasi perkotaan.

“Desain high-deck menawarkan pengalaman berkendara yang lebih baik berkat pandangan yang lebih luas,” tambah Rahadian.

Di sisi lain, Ian Wira Laksmana, CEO Wintrone Orionis, menekankan bahwa perusahaan berkomitmen untuk seluruh tahap pengembangan dan produksi dilakukan di dalam negeri.

Di masa depan, kendaraan ini tidak hanya berfungsi sebagai transportasi umum, tetapi juga digunakan sebagai armada antar jemput perusahaan dan bandara.

“Kami secara sengaja melakukan pengujian dalam kondisi jalan perkotaan yang nyata untuk memastikan kesiapan produk ini. Hasilnya memberi kami kepercayaan bahwa Orionis Sarvatra siap menjadi solusi transportasi masa depan,” katanya.

Selain itu, Orionis Sarvatra juga memiliki baterai 123 kWh dengan sistem pendingin cair, serta desain low-entry yang mempermudah masuknya penumpang.

Wintrone Orionis secara optimis meyakini bahwa bis listrik ini mampu menjadi solusi transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

Copyright © 2026 10drama.com