Pajak Mati 15 Tahun Cukup Bayar 1 Tahun, Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di Sumbar Berakhir Bulan Ini

Pajak Mati 15 Tahun Cukup Bayar 1 Tahun, Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di Sumbar Berakhir Bulan Ini

10drama.com – Masih ada beberapa provinsi di Indonesia yang menyelenggarakan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

Pajak mati selama 15 tahun hanya perlu dibayar selama 1 tahun, penghapusan pajak kendaraan tahun 2025 di Sumbar berakhir bulan ini.

Sumatera Barat kembali melaksanakan kebijakan penghapusan tunggakan pajak bagi pemilik kendaraan.

Pemangkasan pajak kendaraan tahun ini telah dimulai sejak 25 Juli dan akan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Hanya sampai akhir bulan ini, pemilik kendaraan yang belum melunasi pajak segera manfaatkan kesempatan program ini.

Terdapat lima pengurangan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.

Beberapa keringanan meliputi tidak adanya tunggakan pokok pajak kendaraan dari tahun sebelumnya, bebas dari denda pajak kendaraan, tidak ada denda SWDKLLJ untuk tahun lalu dan sebelumnya, bebas BBNKB kedua, serta bebas pajak progresif.

Dikutip dari laman bapenda.sumbarprov.go.id, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghadirkan program penghapusan pajak kendaraan bermotor.sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketaatan dan mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi serta usaha peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten.

 

Kebijakan ini memberikan penghapusan utang pokok serta denda pajak kendaraan bermotor dari tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai contoh, kendaraan bermotor yang telah dikenakan pajak selama 10 tahun, 15 tahun, atau berapa pun lamanya, dengan memanfaatkan program ini, cukup membayar pajak selama 1 tahun, denda yang belum dibayar dan pajak yang wajib dibayar akan dihapuskan sepenuhnya.

Selain itu, kewajiban pengembalian nama kendaraan bermotor yang kedua (BBNKB 2) juga tidak dikenakan, masyarakat hanya perlu menyelesaikan biaya pengembalian nama PNBP (penerbitan TNKB, STNK, BPKB, serta penerbitan surat mutasi) sesuai aturan yang berlaku.

Selanjutnya, penghapusan pajak progresif serta denda terhadap Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dari PT Jasa Raharja tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya dianggap bebas dari denda pada tahun yang sedang berlangsung.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, dengan harapan bantuan tersebut mampu mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumbar, Syefdinon menyampaikan bahwa regulasi teknis mengenai kebijakan pemutihan tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, masa pelaksanaan whitewashing dimulai pada 25 Juni 2025 dan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Dari segi pelayanan, pemerintah terus mengembangkan teknologi guna mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui proses digitalisasi, misalnya pembayaran pajak tahunan melalui aplikasi layanan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Bandara Bali Utara Jadi Ikon Wisata dan Penerbangan Baru

Bandara Bali Utara Jadi Ikon Wisata dan Penerbangan Baru

Lintaskriminal.co.id –Proses pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) akhirnya semakin mendekati kenyataan setelah menunggu cukup lama.

Pada hari Sabtu, 13 September 2025, PT BIBU Panji Sakti mengadakan perjanjian kerja sama (MoU) dengan dua perusahaan milik negara yang strategis, yaitu PT LEN Industri (Persero) sebagai pengelola DEFEND.ID dan PT Dirgantara Indonesia.

Acara penting ini diadakan di Kantor PT BIBU di Kubutambahan, Buleleng, Bali, yang menjadi tempat rencana pembangunan bandara.

CEO PT BIBU, Erwanto Sad Adiatmoko, menyatakan bahwa kemitraan ini akan mempercepat tercapainya bandara yang diharapkan menjadi pusat koneksi baru di Indonesia Timur.

Menurutnya, kehadiran BIBU dapat membantu mengurangi beban Bandara Ngurah Rai di Bali Selatan yang sudah melebihi kapasitas.

“Dengan bantuan teknologi dan rekayasa dari PT LEN serta PTDI, bandara ini akan menjadi fasilitas berstandar internasional,” kata Erwanto.

Ia juga menyebutkan bahwa besarnya investasi yang disiapkan mencapai Rp50 triliun berkat dukungan investor internasional, termasuk dari Tiongkok.

Ibu akan menjadi lambang kemajuan Indonesia dan menjadi pintu masuk baru yang memperkuat sektor pariwisata serta perekonomian nasional.

PT LEN Industri yang merupakan bagian dari DEFEND.ID terkenal dengan kemampuan unggul dalam bidang C4ISR, navigasi, komunikasi, dan keamanan.

Mereka akan mengelola infrastruktur digital bandara, seperti sistem manajemen cerdas, pengawasan mutakhir, serta pengendalian lalu lintas udara yang menggunakan teknologi canggih.

CEO PT LEN, Joga Dharma Setiawan, menyatakan bahwa BIBU merupakan contoh nyata dari transformasi digital dalam transportasi udara di Indonesia.

PT Dirgantara Indonesia di sisi lain akan menitikberatkan pada bantuan teknis aeronautika, fasilitas MRO (Maintenance, Repair, Overhaul), serta pengembangan sumber daya manusia penerbangan.

Kepala Eksekutif PTDI, Gita Amperiawan, menganggap proyek ini sebagai kesempatan untuk memperkuat industri penerbangan nasional dan menjadikan Indonesia sebagai aktor utama di kawasan Asia Pasifik.

Ibu sendiri telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029 dan ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo.

Lokasi bandara di Kubutambahan telah memenuhi ketentuan RTRW Kabupaten Buleleng serta peraturan Kemenhub.

Dengan area seluas 800 hektare, bandara ini akan memiliki landasan pacu dengan kelas Code F yang mampu menangani pesawat Airbus A380 dan Boeing 777.

Kapasitasnya dirancang untuk melayani hingga 40 juta penumpang setiap tahun, dilengkapi dengan terminal yang modern dan area aerotropolis yang terhubung secara menyeluruh.

Presiden Prabowo sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk memiliki bandara berstandar internasional seperti yang ada di Singapura dan Hong Kong.

Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemitraan antara sektor swasta dan BUMN untuk masa depan industri penerbangan nasional.

Perbandingan Mobil Listrik dan Pertumbuhan Infrastruktur Pengisiannya

Perbandingan Mobil Listrik dan Pertumbuhan Infrastruktur Pengisiannya

Lintaskriminal.co.id –– Pertumbuhan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia terus meningkat secara signifikan.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri pada bulan September 2025, jumlah kendaraan bermotor listrik mencapai 204.486 unit, sedangkan mobil pribadi listrik tercatat sebanyak 112.318 unit.

Namun, peningkatan penggunaan kendaraan listrik belum sepenuhnya sejalan dengan perkembangan infrastruktur pengisian baterai.

Berdasarkan data PLN pada Agustus 2025, hanya tersedia sebanyak 4.134 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta 1.902 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

SPKLU lebih banyak digunakan untuk kendaraan empat roda, tetapi secara detail, hanya 362 unit yang khusus dialokasikan untuk mobil listrik. Di sisi lain, jumlah pelanggan dengan pengisian daya di rumah mulai meningkat, tercatat sebanyak 50.857 pelanggan hingga saat ini.

Dalam webinar dengan tema “Baterai EV Bekas: Mengubah Limbah Menjadi Energi Baru”, yang diadakan via Zoom pada hari Minggu (14/9/2025), Eko Adji Buwono dari ENTREV menyampaikan bahwa Indonesia sedang mengikuti jalur pengadopsian kendaraan listrik yang serupa dengan Tiongkok dan Amerika Serikat.

“Kenaikan eksponensial biasanya muncul pada tahun keempat setelah adopsi awal. Di Tiongkok dan Amerika Serikat, hal ini terjadi pada 2020, dan kami memprediksi Indonesia akan mengalami situasi serupa pada 2028,” kata Eko.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2020, tingkat kendaraan listrik per stasiun pengisian listrik umum di Amerika Serikat mencapai 18:1, sedangkan di Tiongkok hanya 6:1.

Data Indonesia pada Desember 2024 menunjukkan rasio 17:1 dengan jumlah 53.764 unit KBLBB dan 3.163 SPKLU.

Dalam rencana pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) pada periode 2025 hingga 2030, terdapat dua skenario perkembangan:

  1. Peningkatan secara linear pada periode 2025 hingga 2027, tetap mempertahankan rasio 17:1.

  2. Peningkatan yang pesat pada periode 2028–2030, diiringi dengan naiknya produksi lokal dan penurunan harga KBLBB, dengan target rasio 15:1.

Pemerintah dan para pelaku industri diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur agar tidak terjadi ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan listrik dengan fasilitas pendukungnya.

Jika tidak, kecepatan kendaraan listrik bisa terhambat karena habis baterai di tengah jalan.

Populasi Kendaraan Listrik Baru di Indonesia Tembus 274.802 Unit

Populasi Kendaraan Listrik Baru di Indonesia Tembus 274.802 Unit

JAKARTA, 10drama.com –Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) mengungkapkan bahwa jumlah penduduk kendaraan listrik di Nusantara telah mencapai 274.802 unit.

Angka tersebut didasarkan pada data kendaraan yang telah mengajukan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) melalui Kementerian Perhubungan sampai dengan 24 Juni 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa pengguna kendaraan listrik di dalam negeri sedang mengalami peningkatan yang positif.

Kepala Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (ILMATAP) Kementerian Perindustrian RI, Mahardi Tunggul Wicaksono menyampaikan hal tersebut berkat adanya insentif dan kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden 79/2023 mengenai perubahan atas Peraturan Presiden 55/2019.

“Keadaan ini terjadi seiring penerapan kebijakan program percepatan ekosistem KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai), sehingga jumlah populasi dari tahun lalu yang mencapai 207.478 unit meningkat menjadi 274.802 unit,” ujarnya dalam diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin) di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Tunggul juga menyampaikan bahwa jumlah tersebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun 2023 yang tercatat hanya mencapai 116.439 unit.

Selain itu, kendaraan bermotor empat roda yang memiliki penumpang menjadi kontributor terbesar dengan jumlah mencapai 77.277 unit.

Selanjutnya diikuti sebanyak 15.064 unit kendaraan roda dua, 617 unit kendaraan roda tiga, serta sisanya merupakan kendaraan komersial dan lain-lain.

Namun demikian, perkembangan kendaraan listrik di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari berbagai perdebatan yang perlu mendapat perhatian serius dan segera dicari solusinya.

Disebutkan oleh Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara, penjualan kendaraan listrik saat ini sebagian besar berasal dari produk impor utuh ataucompletely built up(CBU) sehingga memberi tekanan pada industri yang sudah ada.

“Padahal kendaraan yang telah diproduksi di dalam negeri ini memiliki tingkat kandungan dalam negeri yang tinggi, hingga 80 persen dan hal tersebut berkaitan dengan kendaraan yang menarik minat masyarakat seperti LCGC,” ujarnya.

Jika semakin menurun, ini akan sangat berat bagi pemasok karenasupply-nya semakin menurun juga,” tutup Kukuh.

5 Fakta Menarik tentang Trem Pyongyang, Permata Kuno Ibu Kota Korea Utara

5 Fakta Menarik tentang Trem Pyongyang, Permata Kuno Ibu Kota Korea Utara

Jaringan trem Pyongyang mulai berjalan pada tahun 1989 dan kini terdiri dari tiga jalur yang sedang beroperasi. Selain itu, ada jalur khusus yang menghubungkan pengunjung menuju Istana Matahari Kumsusan, makam Kim Il Sung dan Kim Jong Il. Bersama dengan jaringan metro dan bus listrik, trem memiliki peran penting dalam sistem transportasi umum ibu kota Korea Utara.

Secara historis, sistem kereta bawah tanah Pyongyang menggunakan kereta yang diimpor dari bekas Cekoslovakia; sebuah tanda akan hubungan dekat antara kedua negara pada masa Perang Dingin. Pemerintah Korea Utara memperoleh beberapa model kereta Tatra yang diproduksi oleh ČKD (Českomoravská Kolben-Daněk), sebuah perusahaan teknik besar pada masa itu. Jika kamu mengamati dengan cermat, kamu bisa melihat logo ČKD yang menonjol di bagian depan kereta berwarna putih. Mari kita simak fakta tentang Kereta Bawah Tanah Pyongyang berikut ini!

1. Meluas di sepanjang Sungai Taedong dari kedua sisi

Tidak sama dengan Metro Pyongyang, sistem kereta api Pyongyang melintasi kedua sisi Sungai Taedong.Koryo Toursmelaporkan bahwa Jalur 1 menghubungkan Tongdaewon di sebelah timur dengan Stasiun Kereta Api Pyongyang dan terus menuju ke distrik Mangyongdae. Jalur ini berakhir dekat lokasi kelahiran Presiden Abadi Kim Il Sung, sehingga menjadi jalur yang efisien dan memiliki makna sejarah yang penting.

Lintasan 2 Kereta Api Pyongyang berjalan antara Munsu di sebelah timur laut dan Jalan Tongil, dengan lokasi depot kereta hanya satu blok dari Taman Air Munsu. Lintasan 3 dimulai dari Stasiun Kereta Api Pyongyang Barat di sebelah barat laut dan juga berakhir di Rakrang di Jalan Tongil. Kedua jalur ini menghubungi area utama kota, dengan Lintasan 2 dan Lintasan 3 memiliki tujuan akhir yang sama.

2. Sejarah Trem Pyongyang

Dulunya, Pyongyang adalah salah satu dari tiga kota di Korea yang memiliki sistem kereta api, bersama dengan Seoul dan Busan. Namun, sebagian besar jaringan aslinya mengalami kerusakan parah selama Perang Korea.Koryo Toursmenyatakan bahwa hal ini mengakibatkan hilangnya sebagian besar infrastruktur kereta api awal.

Jaringan Trem Pyongyang direnovasi kembali guna mengatasi masalah kepadatan penumpang di sistem bus listrik. Jalur 1 secara resmi mulai beroperasi pada tahun 1991. Meskipun wisatawan asing biasanya tidak diperkenankan naik trem bersama penduduk lokal, sebagian dari mereka bisa mencoba menaiki trem melalui tur pribadi yang khusus disediakan.

3. Ada satu jalur khusus yang mengarah ke Istana Matahari Kumsusan

Museum Matahari Kumsusan, tempat jenazah mantan pemimpin Korea Utara disimpan, berada di sebelah timur laut Pyongyang, dan diakses melalui jalur kereta khusus.Koryo Tours memberitahukan bahwa rute pendek ini menghubungkan Stasiun Kereta Api Istana Kumsusan dengan Samhung di Jalan Ryomyong. Jalur ini khusus digunakan untuk transportasi menuju dan dari istana.

Jalur kereta ini tidak terhubung dengan jaringan lain dan hanya digunakan khusus oleh pengunjung lokal Istana Matahari Kumsusan. Berbeda dengan kereta kota biasa, kereta Kumsusan memiliki warna hijau. Kereta ini sering terlihat tiba di stasiun kereta Kumsusan yang berada di dalam ruang tunggu istana.

4. Salah satu kereta api paling sibuk di dunia

Jaringan kereta api Pyongyang termasuk yang paling padat di dunia. Pada jam sibuk pagi hari, biasanya antara pukul 06.00 hingga 08.30, kerumunan besar penumpang sering terlihat berdesak-desakan di dalam kereta.Voice of Americamengatakan bahwa perjalanan melalui kota menggunakan kereta api bisa memakan waktu hingga satu jam selama masa sibuk ini.

Korea Utara memaksimalkan penggunaan armada keretanya, menjaga agar kendaraan tetap beroperasi sepanjang mungkin. Kereta diberi bintang merah setiap 50.000 kilometer (31.000 mil) tanpa mengalami kecelakaan, dan biasa ditemukan dihiasi dengan deretan panjang bintang-bintang ini. Satu kereta yang terlihat di Pyongyang baru-baru ini memiliki 12 bintang, yang berarti kereta tersebut telah menempuh jarak 600.000 kilometer—sekitar 15 kali lingkaran Bumi.

Trem Pyongyangmenawarkan pandangan khusus mengenai kombinasi antara kemudahan dan pesona dunia lama Korea Utara. Saat kota-kota lain menerapkan transportasi modern dengan kecepatan tinggi, sistem klasik ini tetap berjalan di ibu kota. Kereta api Pyongyang menjadi ciri khas yang bertahan lama bagi para pengunjung yang ingin tahu dan penggemar transportasi.

6 Cara Mengambil Foto di Korea Utara, Jangan Langgar Aturan Ini! 4 Fakta Stasiun Pyongyang, Pusat Jaringan Kereta Api Korea Utara

Efisiensi Logistik Nasional, JICT Terapkan Sistem Pemesanan Pelabuhan

Efisiensi Logistik Nasional, JICT Terapkan Sistem Pemesanan Pelabuhan

10drama.com –, JAKARTA – Jakarta International Container Terminal (JICT) bersama seluruh terminal kontainer di Tanjung Priok secara resmi menerapkan Sistem Pemesanan Terminal (TBS).

Sistem ini hadir guna memenuhi kebutuhan efisiensi, transparansi, serta kelancaran pergerakan barang di pelabuhan terbesar di Indonesia.

Kepala Eksekutif JICT, Ade Hartono, menyatakan bahwa penerapan TBS menjadi langkah penting dalam proses transformasi logistik nasional.

“Dengan TBS, kita melepaskan logistik nasional dari antrean yang panjang, waktu tunggu yang tidak menentu, dan biaya yang mahal. JICT siap menjadi pelopor dalam menyediakan layanan yang lebih teratur, modern, dan efektif,” kata Ade di Museum Maritim, Tanjung Priok.

Dengan menggunakan TBS, setiap kendaraan pengangkut petikemas yang memasuki kawasan pelabuhan kini memiliki jadwal yang pasti. Hal ini membuat kemungkinan terjadinya kemacetan di area terminal bisa diminimalkan, serta waktu menunggu truk berkurang secara signifikan.

“Bagi pelanggan layanan, sistem ini menawarkan kepastian. Bagi pengelola pelabuhan, TBS membawa tata kelola yang lebih terstruktur. Dan bagi Indonesia, langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam mengurangi biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu hambatan daya saing nasional,” ujar Ade.

JICT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, mulai dari lembaga pengatur, operator pelabuhan, hingga pengusaha logistik agar sistem ini berjalan secara efisien.

Sebagai pelabuhan kontainer terbesar dan paling sibuk di Indonesia, JICT menjadikan keberhasilan penerapan TBS sebagai bagian dari tanggung jawabnya terhadap kepentingan nasional.

“Kami yakin, keberhasilan TBS tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh komitmen, koordinasi, dan konsistensi dari semua pihak. Ini adalah langkah bersama untuk logistik Indonesia yang lebih kuat,” kata Ade.

Motor Listrik Tahan Lama dengan Jarak Tempuh 130 km

Motor Listrik Tahan Lama dengan Jarak Tempuh 130 km

10drama.com –– Pemakaian kendaraan listrik di Indonesia setiap tahun semakin meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, serta dukungan pemerintah berupa insentif pembelian dan pengembangan infrastruktur pengisian baterai.

Salah satu faktor penting dalam memilih kendaraan listrik adalah jangkauan yang bisa dicapai setelah sekali pengisian baterai. Kendaraan dengan jarak tempuh yang panjang dianggap lebih efisien dan sesuai untuk kebutuhan perjalanan harian, baik dalam kota maupun antar kota.

Berikut ini delapan motor listrik terbaik pada tahun 2025 yang mampu menempuh jarak paling sedikit 120 km dalam satu kali pengisian, lengkap dengan detail spesifikasi dan harga masing-masing.

Rekomendasi Sepeda Motor Listrik yang Mampu Menjangkau Jarak 120-130 Kilometer

1. United TX-3000

United TX-3000 hadir dengan tampilan yang dinamis dan dilengkapi dengan dua baterai. Sepeda motor ini mampu menempuh jarak hingga 120 km dalam satu kali pengisian dan memiliki kecepatan maksimal 90 km/jam. Jangkauan yang luas membuatnya cocok digunakan untuk perjalanan dari pusat kota hingga ke wilayah pinggiran. Harga United TX-3000 ditawarkan sekitar Rp 34 juta untuk varian dasar, dan bisa berbeda tergantung kepada dealer atau paket baterai yang dipilih.

2. Polytron Fox-R

Polytron Fox-R adalah sepeda motor listrik dengan desain yang modern, dilengkapi dengan motor berdaya 3.000 watt dan baterai dengan kapasitas 3,7 kWh. Motor ini mampu melaju hingga jarak 130 km dalam satu kali pengisian penuh. Dengan fitur smart connectivity, pengguna dapat memantau kondisi baterai dan jarak tempuh melalui aplikasi di ponsel pintar. Harga Polytron Fox-R di pasaran mencapai sekitar Rp 21 juta.

3.Polytron T-Rex

Masih dari brand yang sama, Polytron T-Rex menawarkan kinerja yang kuat dengan mesin listrik berkekuatan 5.000 watt dan baterai berkapasitas besar. Mesin ini mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 130 km/jam serta memiliki jangkauan hingga 120 km, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan kecepatan dan tenaga yang lebih tinggi. Harga Polytron T-Rex ditawarkan sekitar Rp 34 juta.

4. Selis E-Max Jarak Jauh

Selis E-Max Long Range dirancang khusus untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan ketahanan. Motor listrik ini dilengkapi dua baterai lithium yang memungkinkan jarak tempuh hingga 120 km pada satu kali pengisian. Meskipun kecepatan maksimalnya sekitar 50 km/jam, motor ini sangat cocok digunakan untuk keperluan operasional atau sebagai kendaraan harian jarak menengah. Harga Selis E-Max Long Range berkisar antara Rp 19 juta.

5. Viar Q1

Viar Q1 menjadi salah satu pilihan yang diminati oleh pemula yang baru beralih ke kendaraan listrik. Menggunakan baterai ganda, motor ini mampu menempuh jarak hingga 120 km. Kecepatannya mencapai kisaran 60–65 km/jam, cocok untuk kebutuhan sehari-hari di perkotaan. Harga Viar Q1 saat ini berkisar antara Rp 21 juta sampai Rp 23 juta, tergantung pada jumlah baterai yang dipakai.

6. Gesits Aero X

Gesits Aero X hadir sebagai versi terbaru dari sepeda motor listrik lokal yang sebelumnya sudah dikenal. Motor ini dilengkapi dengan baterai lithium yang memiliki kemampuan pengisian cepat yang efektif. Jarak tempuhnya mampu mencapai 120 km dalam satu kali pengisian, menjadikannya cocok untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi. Harga Gesits Aero X dijual mulai dari Rp 28 juta hingga Rp 30 juta, tergantung pada paket dan variasi yang dipilih.

7. . Alva Cervo

Alva Cervo adalah kendaraan listrik lokal yang memperkenalkan daya tahan baterai yang kuat, desain yang anggun, serta kinerja yang baik. Motor ini mampu menempuh jarak lebih dari 120 km dalam satu kali pengisian, dan kecepatan maksimumnya melebihi 100 km/jam. Fitur canggih dan penampilan modern membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna perkotaan. Harga Alva Cervo dijual secara resmi sekitar Rp 37,7 juta untuk varian baterai tunggal, sedangkan versi baterai ganda memiliki harga yang lebih tinggi.

8. U-WinFly M100

U-WinFly M100 adalah model terbaru yang langsung menarik perhatian berkat jangkauan berkendara hingga 120 km dan kecepatan maksimal 75 km/jam. Dilengkapi dengan motor listrik berkekuatan tinggi dan baterai lithium iron phosphate atau LFP, kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan yang cepat serta efisien dalam penggunaan energi. Harga U-WinFly M100 berkisar antara Rp 14 juta hingga Rp 15 juta, membuatnya menjadi salah satu pilihan paling murah di kelasnya.

Semakin meningkatnya jumlah pilihan motor listrik dengan jangkauan jauh di Indonesia, masyarakat kini semakin memiliki banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

Jalan Raya Kalimantan Timur Tahan Banting Berkat Teknologi Ini

Jalan Raya Kalimantan Timur Tahan Banting Berkat Teknologi Ini

10drama.com –– Terdapat pihak yang mengklaim bahwa kualitas jalan raya di Kalimantan Timur kini lebih tahan lama.

Yaitu dibangun oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) dengan inovasinya melalui proyek Pengalihan Jalan Muara Wahau (RE-MWRD).

Pengembangan jalan di ruas Jalan Nasional Simpang Perdau-Batu Ampar, Kalimantan Timur, dilakukan melalui kemitraan strategis bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Bukan sekadar jalur biasa, tetapi dibangun menggunakan teknologi inovatif yang jarang diketahui, yaitu Metode Cakar Ayam Modifikasi (CAM).

Hingga awal Juli 2025, proyek RE-MWRD telah mencapai tingkat kemajuan konstruksi sebesar 43,72%, dengan penekanan pada pembangunan struktur dan permukaan jalan yang akan menjadi dasar untuk sistem transportasi di wilayah tersebut.

Salah satu keunggulan utama proyek RE-MWRD adalah penggunaan Metode CAM sebagai dasar konstruksi jalan.

Disebutkan bahwa itu bukanlah teknologi biasa. CAM dikembangkan khusus untuk menggantikan permukaan jalan konvensional dan sangat cocok dengan sifat tanah bekas tambang yang memiliki daya dukung yang tidak merata.

Menurut Kepala Eksekutif WIKA, Agung Budi Waskito, teknologi ini mampu memberikan kestabilan struktur yang lebih baik serta penyebaran beban yang merata, sehingga menjadi solusi yang efektif dan efisien di wilayah dengan kondisi geoteknik yang sulit.

Bayangkan, sebuah dasar yang menggenggam tanah dengan kuat dan merata, itulah peran CAM dalam memastikan jalan ini kokoh dan tahan lama, terutama di area bekas tambang yang sering mengalami kendala.

Program RE-MWRD tidak hanya berbicara tentang inovasi teknis, tetapi juga memiliki dampak strategis dan sosial yang besar terhadap daerah sekitarnya.

Jalan ini akan menjadi bagian dari Jalan Nasional yang digunakan sebagai jalur alternatif, secara signifikan mempercepat akses transportasi masyarakat serta distribusi logistik di Kalimantan Timur.

Ini mengindikasikan bahwa pergerakan penduduk akan menjadi lebih mudah dan efisien, serta distribusi barang akan berjalan lebih lancar.

“Kami terus mendorong kreativitas dalam setiap proyek yang kami lakukan. RE-MWRD merupakan contoh bagaimana WIKA menggabungkan teknologi konstruksi dengan perhatian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Agung dilansir dari 10drama.com.

Kemkomdigi Bangun Koperasi Modern dengan Data dan Koneksi

Kemkomdigi Bangun Koperasi Modern dengan Data dan Koneksi

PORTAL PAPUA  – Untuk mendorong perubahan ekonomi desa yang lebih terencana dan inklusif, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menciptakan dasar koperasi modern yang berbasis data serta infrastruktur jaringan komunikasi.

Inisiatif tersebut diwujudkan dengan memberikan dukungan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang menggabungkan akses internet berkecepatan tinggi dengan pelatihan digital bertingkat bagi pengelola koperasi desa.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan ketersediaan jaringan digital yang handal dan merata di daerah prioritas KDMP, serta memperkuat literasi digital melalui pelatihan sumber daya manusia koperasi secara terstruktur.

“Pendampingan ini dilakukan secara kolaboratif bersama komunitas digital setempat dan dinas komunikasi wilayah agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa,” ujar Meutya saat peluncuran KDMP di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menerapkan strategi berbasis data dengan melakukan pemetaan wilayah secara berkala. Misalnya, di Kabupaten Klaten, seluruh 379 desa dan 26 kecamatan telah terhubung dengan jaringan serat optik danOptical Distribution Point (ODP).

Cakupan jaringan 4G telah mencapai 100 persen di area permukiman, sehingga tidak ada satupun desa yang termasuk dalam kategori daerah tanpa sinyal. Kecepatan internet rata-rata di wilayah ini mencapai 38,16 Mbps untuk unduh dan 19,03 Mbps untuk unggah, memastikan ekosistem digital koperasi berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Untuk memastikan kualitas layanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika secara berkala melakukan pemeriksaan jaringan guna menghadapi lonjakan lalu lintas data dan meningkatnya permintaan pengguna.

Untuk memperkuat proses digitalisasi koperasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) telah memulai koordinasi dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) guna mengintegrasikan Digitalent Academy—platformpelatihan digital yang dimiliki oleh Kemkomdigi—dengan super apps koperasi yang sedang dalam pengembangan. Integrasi tersebut dirancang untuk membantu pengelolaan data anggota, transaksi non tunai, dan pemantauan kinerja koperasi secarareal time.

“Kami tidak hanya menitikberatkan pada pelatihan, tetapi juga pada pengembangan ekosistem digital yang mempermudah pengelolaan koperasi dengan cara yang modern dan partisipatif,” kata Meutya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika menganggap KDMP sebagai model yang ideal untuk meniru proses digitalisasi ekonomi desa secara inklusif dan dapat diukur. Koperasi ini menyatukan layanan dasar, pengelolaan logistik, transaksi keuangan, serta pelatihan digital dalam satu wadah komunitas.

Contoh nyata dapat ditemukan di KDMP Bentangan, Klaten, yang telah memiliki enam cabang dan lebih dari seribu anggota. Model ini menunjukkan bahwa ekonomi rakyat bisa berjalan seiring dengan transformasi digital yang tepat sasaran..***(infopublik.id)

Kapasitas Pembangkit EBT Semester I-2025 Tembus 876,5 MW

Kapasitas Pembangkit EBT Semester I-2025 Tembus 876,5 MW

10drama.com -.CO.ID – JAKARTA.Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa ppenambahan kapasitas terpasang pembangkit yang berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT) pada semester pertama tahun 2025 sebesar 876,5 Megawatt (MW).

Jumlah yang terpasang ini meningkat 15% dibandingkan penambahan kapasitas EBT selama tahun 2024 yang mencapai 761,9 MW.

Jumlah kapasitas terpasang energi terbarukan pada semester pertama tahun 2025 mencapai 14,5% dari total kapasitas pembangkit listrik nasional.

Sebagai catatan, tTotal kapasitas terpasang EBT pada semester I-2025, di antaranya berasal dari PLT EBT yang telahCommercial Operation Date (COD), diantaranya sebagai berikut:

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan kapasitas 105,2 MW

1. PLTP Lumut Balai

2. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ijen dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Gunung Salak

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 492 Mw

1. PLTA Merangin (Jambi)

Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) 8,2 MW

1. PLTM Merangin (Jambi)

2. PLTM Kanzy (Bengkulu)

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 233,3 MW

1. Menyebar di seluruh wilayah Indonesia

Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berkapasitas 37,8 MW

1. Muncul di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatra Utara, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah.

Dalam paparannya padapertemuan pers di Jakarta, Senin (11/8/2025),Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga mengatakankapasitas pembangkit listrik tenaga terbarukan telah mencapai 15,2 gigawatt (GW) pada semester pertama tahun 2025.

Angka tersebut hanya mencapai 14,5% dari total kapasitas pembangkit listrik nasional yang sebesar 105 GW.

“Kapasitas terpasang energi baru terbarukan tahun 2025 telah mencapai sekitar 15,2 GW,” kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Asal tahu saja dalam Rencana Usaha Penyediaan Kelistrikan (RUPTL) 2025–2034,Bauran energi terbarukan diharapkan mencapai 34,3% pada tahun 2034. Angka ini lebih besar dibanding target yang tercantum dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2025–2060 sebesar 29,4%.

Berdasarkan dokumen RUPTL 2025–2034, komposisi energi terbarukan akan meningkat secara bertahap dari 15,9% pada 2025 hingga mencapai 21% pada 2030. Selanjutnya, terjadi kenaikan signifikan mulai tahun 2031, yaitu sebesar 26,1%, kemudian naik menjadi 29% pada 2032, 32,5% pada 2033, dan mencapai 34,3% pada 2034.

Selain itu, RUPTL 2025–2034 menentukan target tambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 61% atau 42,6 GW berasal dari sumber energi terbarukan.

Sementara 10,3 GW (15%) dialokasikan untuk sistem penyimpanan, sedangkan sisa 16,6 GW (24%) berasal dari energi fosil, yang terdiri dari gas sebesar 10,3 GW dan batubara sebesar 6,3 GW.

Copyright © 2026 10drama.com