Strategi Bank BPD Bali Mengurangi Rasio Kredit Macet

Strategi Bank BPD Bali Mengurangi Rasio Kredit Macet

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTABeberapa bank daerah (BPD) masih menghadapi tantangan berat dalam menjaga kualitas aset sepanjang tahun 2025. Namun, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali berhasil menurunkan rasio kredit yang bermasalah.

BPD Bali berhasil menurunkan tingkat kredit bermasalah/non performing loan (NPL) dari 1,32% pada Juni 2024 menjadi 0,9% di semester pertama 2025. Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menyatakan pencapaian ini didorong oleh strategi penyaluran kredit yang lebih waspada.

“NPL gross BPD Bali hingga Juli 2025 mencapai 0,87%, lebih rendah dibandingkan Desember 2024 yang sebesar 0,92%. Sementara itu, NPL net tetap stabil di angka 0,02%,” katanya kepada Lintaskriminal.co.id, Selasa (9/9/2025).

Nyoman menjelaskan, terdapat lima tahapan penting dalam menjaga kualitas kredit. Pertama, melakukan pengawasan ketat terhadap debitur yang berada dalam perhatian khusus serta melakukan penagihan atau restrukturisasi sejak dini.

Kedua, fokus pada pemberian kredit kepada nasabah dengan risiko rendah. Ketiga, meningkatkan kemampuan analis kredit. Dengan strategi tersebut, BPD Bali menargetkan NPL kotor sebesar 1,35% di akhir tahun.

Keempat, mempercepat penyelesaian kewajiban debitur NPL yang sudah ada melalui penagihan, penjualan agunan secara langsung atau lelang, serta melakukan klaim terhadap debitur yang telah memiliki hak klaim terhadap pihak asuransi/penjamin.

Dan terakhir, menyelesaikan kredit dengan solusi saling menguntungkan terhadap debitur yang ingin melunasi tetapi memiliki dana terbatas dan tidak mampu melunasi seluruh pokok pinjaman dengan memberikan pengurangan.

Hingga akhir tahun 2025, rasio NPL kotor Bank BPD Bali diperkirakan mencapai 1,35% dan NPL bersih diperkirakan sebesar 0,02%.

Bank Negara Indonesia Buka Program Pengembangan, Cek Persyaratan dan Link Pendaftaran

Bank Negara Indonesia Buka Program Pengembangan, Cek Persyaratan dan Link Pendaftaran

Lintaskriminal.co.id –– Informasi tentang lowongan kerja kali ini berasal dari salah satu lembaga keuangan terbesar di Indonesia yang akan dibahas dalam artikel ini memasuki bulan September 2025. Setelah Bank Negara Indonesia membuka perekrutan karyawan baru.

 

Calon pencari kerja yang ingin bergabung dan mendaftar di Bank Negara Indonesia perlu menyusun CV terbaik agar meningkatkan kemungkinan diterima oleh pihak rekrutmen untuk mengikuti sesi wawancara.

 

Bank Negara Indonesia membuka kesempatan kerja dengan menentukan persyaratan pendidikan minimal lulusan D3 hingga S1, sesuai dengan bidang yang tersedia. Kesempatan ini dapat diikuti oleh lulusan baru maupun yang sudah berpengalaman.

Bank Negara Indonesia mengumumkan bahwa kandidat yang lulus dalam proses rekrutmen ini akan ditempatkan di seluruh area operasional Bank Negara Indonesia.

 

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) merupakan salah satu lembaga keuangan terbesar di Tanah Air, yang menawarkan berbagai layanan kepada pelanggan melalui produk dan solusi keuangan yang beragam, seperti perbankan, investasi, produk digital, serta produk dan layanan keuangan ramah lingkungan untuk pasar dalam maupun luar negeri.

 

Untuk mendukung visinya, BNI berkomitmen menggaet bakat-bakat berkualitas dari berbagai penjuru negeri agar dapat memastikan pencapaian yang lebih besar. Anda akan diberikan lingkungan kerja yang luar biasa dan menantang, serta dikelilingi oleh rekan kerja dan atasan yang penuh semangat dalam membantu Anda berkembang dan meningkatkan kemampuan. Program ini dibuat untuk mempersiapkan Anda dalam posisi kepemimpinan di berbagai fungsi dan tingkatan di BNI melalui perjalanan pelatihan yang menyeluruh selama satu tahun.

 

Program Pengembangan Petugas (ODP) Perbankan Ritel dirancang untuk membentuk calon pemimpin dan tenaga profesional di sektor ritel yang akan fokus pada aktivitas pemasaran dalam bisnis perbankan ritel, analisis kredit, pengelolaan hubungan dengan pelanggan dan calon pelanggan, serta pengawasan dan pemeliharaan kualitas portofolio agar mencapai target yang ditetapkan guna memberikan keuntungan maksimal bagi Bisnis Perbankan Ritel BNI.

 

Dikutip dari https://www.kalibrr.com/, BNI saat ini sedang membuka peluang karir bagi Anda untuk bergabung sebagai ODP Retail Banking. Apa saja persyaratannya? Pelajari selengkapnya di bawah ini.

   

Lowongan Pekerjaan di Bank BNI (ODP Perbankan Ritel)

Program Pengembangan Petugas (ODP) Perbankan Ritel

Kualifikasi Minimum 


Kualifikasi Umum :

Lulusan dari universitas terkenal dengan jurusan yang sesuai, dengan IPK minimal: S1: 3,00 atau setara; S2: 3,25 atau setara.

Usia maksimum untuk melamar: S1: 25 tahun; S2: 28 tahun

Menguasai bahasa Inggris dan melampirkan nilai TOEFL minimal 450 dalam lamaran. Kami hanya menerima skor yang dikeluarkan oleh lembaga resmi/berwenang dan masih berlaku.

Tidak memiliki anggota keluarga dekat yang saat ini bekerja di BNI (orang tua, saudara kandung).

Belum menikah, siap tetap menjomblo selama mengikuti program ini.

Memiliki ketertarikan untuk membangun karier dalam bidang penjualan/pemasaran.

Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia guna mendukung operasional bisnis ritel di daerah atau regional.

   

Keterampilan yang Dibutuhkan :

 

Aktif dan memiliki kemampuan untuk mengambil inisiatif dengan baik

Kuasa dalam mempengaruhi dan berunding

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Unggul dalam keterampilan sosial dan komunikasi. 2. Mampu berinteraksi secara efektif dengan orang lain. 3. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan hubungan interpersonal yang kuat. 4. Cakap dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan orang lain. 5. Mahir dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. 6. Mempunyai keahlian dalam komunikasi dan hubungan antar pribadi. 7. Terampil dalam berkomunikasi dan membangun hubungan sosial. 8. Mampu berkomunikasi secara efisien dan memiliki keterampilan interpersonal yang baik. 9. Berpengalaman dalam berinteraksi dan menyampaikan pesan secara efektif. 10. Menguasai keterampilan komunikasi dan hubungan interpersonal.

Berorientasi pada kepuasan pelanggan

Mampu berpikir secara kritis dan analitis dengan baik

Cepat tanggap, menyukai proses belajar hal-hal yang baru, serta mampu bekerja dalam suasana yang penuh perubahan

 

Deadline :

15 September 2025

 

Link Pendaftaran :

Apply Here

 

DISCLAIMER:

PT Bank Negara Indonesia hanya mengundang calon yang memenuhi kriteria.

PT Bank Negara Indonesia memberi peringatan kepada calon pendaftar kerja agar waspada terhadap tindakan penipuan yang berkaitan dengan proses perekrutan.

Perusahaan Bank Negara Indonesia mengklaim tidak ada biaya dalam bentuk apa pun, serta menjamin pengembalian dana akomodasi, transportasi, pengeluaran makanan dan lainnya.

PT Bank Negara Indonesia tidak bertanggung jawab atas segala tindakan penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

Tabel Angsuran KUR BNI 2025, Pinjam Sampai Rp500 Juta

Tabel Angsuran KUR BNI 2025, Pinjam Sampai Rp500 Juta

Lintaskriminal.co.id -PT Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan salah satu lembaga perbankan milik pemerintah (BUMN) terbesar di Nusantara yang berdiri pada tanggal 5 Juli 1946.

Salah satu layanan yang disediakan BNI bagi nasabah adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dikutip dari situs bni.co.id, BNI KUR merupakan layanan kredit dari BNI yang dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal usaha produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja, nasabah juga bisa memakai fasilitas kredit ini sebagai Kredit Investasi.

Fasilitas kredit BNI KUR bisa mencapai maksimal Rp 500 juta dengan masa pelunasan hingga 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja dan 5 tahun untuk Kredit Investasi.

Melalui program ini, pelanggan bisa mengajukan pinjaman modal dengan suku bunga rendah dan masa angsuran yang bisa disesuaikan.

Berikut adalah informasi lengkap mengenai Tabel KUR BNI 2025 beserta contoh perhitungan cicilan:

Tabel KUR BNI 2025

Berikut contoh perhitungan cicilan KUR BNI dengan suku bunga 9 persen per tahun tergantung besarnya plafon pinjaman dan lama angsuran:

*Pinjaman Rp 25 juta

12 bulan: Rp 2.186.287

24 bulan: Rp 1.142.119

36 bulan: Rp 794.993

48 bulan: Rp 622.126

60 bulan: Rp 518.959

*Pinjaman Rp 50 juta

12 bulan: Rp 4.372.574

24 bulan: Rp 2.284.237

36 bulan: Rp 1.589.987

48 bulan: Rp 1.244.252

60 bulan: Rp 1.037.918

*Pinjaman Rp 100 juta

12 bulan: Rp 8.745.148

24 bulan: Rp 4.568.474

36 bulan: Rp 3.179.973

48 bulan: Rp 2.488.504

60 bulan: Rp 2.075.836

*Pinjaman Rp 200 juta

12 bulan: Rp 17.490.295

24 bulan: Rp 9.136.948

36 bulan: Rp 6.359.947

48 bulan: Rp 4.977.008

60 bulan: Rp 4.151.671

*Pinjaman Rp 300 juta

12 bulan: Rp 26.235.443

24 bulan: Rp 13.705.423

36 bulan: Rp 9.539.920

48 bulan: Rp 7.465.513

60 bulan: Rp 6.227.507

*Pinjaman Rp 400 juta

12 bulan: Rp 34.980.591

24 bulan: Rp 18.273.897

36 bulan: Rp 12.719.893

48 bulan: Rp 9.954.017

60 bulan: Rp 8.303.342

*Pinjaman Rp 500 juta

12 bulan: Rp 43.725.738

24 bulan: Rp 22.842.371

36 bulan: Rp 15.899.866

48 bulan: Rp 12.442.521

60 bulan: Rp 10.379.178

Persyaratan pengajuan KUR BNI secara online tahun 2025

Dikutip dari situs resmi eform.bni.co.id, berikut persyaratan pengajuan KUR BNI 2025:

Syarat umum:

– Penduduk Indonesia

– Minimal berusia 21 tahun atau telah memiliki ikatan pernikahan

– Bisnis telah beroperasi selama paling tidak 6 bulan

– Tidak sedang mengajukan kredit dari bank lain. – Tidak dalam proses mendapatkan pinjaman dari institusi perbankan lain. – Tidak menerima dana pinjaman dari pihak bank lain. – Tidak memiliki kewajiban atau pengajuan kredit dari bank lain.

Sedangkan dokumen yang diperlukan untuk individu meliputi:

– Salinan KTP elektronik dan Kartu Keluarga – Salin KTP digital dan KK – Dokumen KTP elektronik dan Kartu Keluarga – Salinan e-KTP dan Kartu Keluarga – Salin e-KTP serta KK

– Surat pernikahan (untuk yang telah menikah sebelum berusia 21 tahun)

– Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) atau surat keterangan usaha dari lingkungan setempat – Surat IUMK atau pernyataan usaha yang dikeluarkan oleh kelurahan – Dokumen izin usaha mikro kecil (IUMK) atau surat keterangan usaha dari pihak kelurahan – Surat keterangan usaha dari kelurahan atau izin usaha mikro kecil (IUMK) – Surat izin usaha mikro kecil (IUMK) serta surat keterangan usaha dari kelurahan

– Salinan jaminan (untuk pinjaman yang melebihi Rp 50 juta)

– Nomor Pokok Wajib Pajak (untuk pinjaman di atas Rp 50 juta).

Sementara itu, dokumen persyaratan KUR BNI 2025 untuk badan usaha adalah sebagai berikut:

– Salinan KTP elektronik dan Kartu Keluarga – Salin KTP digital dan KK – Dokumen fotokopi KTP online dan Kartu Keluarga – Salin e-KTP dan KK – Fotokopi dari KTP elektronik dan Kartu Keluarga

– Salinan surat izin usaha atau pernyataan usaha dari lingkungan setempat

– Salinan dokumen jaminan (untuk pinjaman yang melebihi Rp 50 juta)

– NPWP (untuk pinjaman di atas Rp 50 juta). (Lintaskriminal.co.id -/ Sakinah Sudin) (10drama.com/ Mela Arnani)

80 Tahun Kemerdekaan, Perbankan Menghadapi Tantangan dan Peluang

80 Tahun Kemerdekaan, Perbankan Menghadapi Tantangan dan Peluang

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Memasuki usia ke-80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, sektor perbankan nasional tetap menjadi komponen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global maupun domestik, perbankan Indonesia dinilai masih memiliki ketangguhan serta peluang besar untuk berkembang secara lebih inklusif.

Pada usia kemerdekaan yang ke-80, perbankan nasional tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Penelitian Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menganggap bahwa kinerja perbankan Indonesia tetap stabil meskipun menghadapi perubahan ekonomi. Indikator-indikator keuangan menunjukkan dasar yang kuat, didukung oleh modal dan likuiditas yang terjaga dengan baik. Minat investor asing terhadap sektor ini masih tinggi, melihat potensi pasar yang besar dari jumlah penduduk dan perekonomian yang terus berkembang.

“Industri perbankan kita masih berkembang dan menarik bagi para investor. Tantangan saat ini adalah bagaimana mempertahankan daya beli masyarakat, serta dari sisi internal bank yaitu bagaimana bank dapat menjaga likuiditas dengan biaya dana yang rendah serta menjaga efisiensi operasional agar bisa bersaing, seperti yang dilakukan oleh bank-bank di negara maju,” kata Trioksa kepada Lintaskriminal.co.id, Jumat (15/8/2025).

Meskipun demikian, kesempatan bagi sektor perbankan Indonesia tetap terbuka lebar. Bank diharuskan semakin inklusif, melayani berbagai kalangan masyarakat, serta menjadi mitra kepercayaan dalam pengelolaan keuangan. Selain itu, bank diharapkan mampu menjalankan peran sebagai agen pembangunan dengan memperluas penyaluran kredit hingga ke daerah terpencil.

“Ketika bank mampu mencapai seluruh lapisan masyarakat serta mendukung perkembangan ekonomi hingga ke daerah terpencil, maka itulah peran nyata perbankan dalam mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi sesuai dengan cita-cita kemerdekaan,” tambah Trioksa.

Di sisi lain, pandangan berbeda datang dari kalangan analis pasar modal. Achmad Yaki, kepala Online Trading BCA Sekuritas, menyoroti bahwa dalam 1–2 tahun terakhir, kinerja sektor perbankan mulai menunjukkan penurunan.

“Penyaluran kredit mengalami perlambatan, kredit yang tidak digunakan meningkat, serta tren penyisihan kredit juga meningkat. Di sisi lain, masyarakat mulai mencairkan tabungannya di tengah menurunnya daya beli,” kata Yaki.

Dari segi investasi, saham perbankan khususnya bank besar yang termasuk dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) IV masih dianggap menarik untuk jangka panjang, meskipun performanya saat ini cenderung stagnan.

“Bank besar masih menunjukkan performa yang baik dalam jangka panjang, khususnya BBCA yang kinerjanya paling stabil. Sementara bank-bank besar lain seperti -I, BBNI, dan BBRI terlihat stagnan hingga mengalami penurunan. Bank digital justru menunjukkan pertumbuhan yang lebih positif pada semester pertama tahun 2025,” tambahnya.

Saat ini, Yaki menyarankan untuk mempertimbangkan hold dan akumulasi pembelian terhadap saham bank KBMI IV, serta menjual pada saat harga naik untuk saham bank digital yang telah mengalami kenaikan.

BNI Tingkatkan Dukungan untuk ITB dan Alumni dengan Inovasi Keuangan Inklusif

BNI Tingkatkan Dukungan untuk ITB dan Alumni dengan Inovasi Keuangan Inklusif

Lintaskriminal.co.id -,JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI semakin memperkuat posisinya dalam mendukung perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya melalui kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan jaringan lulusannya.

Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inovasi keuangan yang inklusif, yang diperkenalkan dalam acara Community Run yang diselenggarakan di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta, pada hari Minggu (24/8/2025), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sebelum ajang utama wondr ITB Ultra Marathon 2025.

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah Kartu Kredit Affinity BNI–ITB, di mana setiap transaksi yang dilakukan pengguna akan secara otomatis menyumbangkan 0,3 persen kepada Dana Lestari ITB. Dana ini digunakan untuk mendukung program beasiswa, penelitian, serta pengembangan akademik yang berkelanjutan.

Kepala Eksekutif BNI Putrama Wahju Setyawan menyatakan, Kartu Kredit Affinity BNI–ITB tidak hanya memudahkan pengguna dalam bertransaksi, tetapi juga menjadi bentuk nyata untuk mendukung Dana Lestari ITB.

“Setiap transaksi menggunakan kartu ini secara otomatis menyisihkan sebagian dana untuk beasiswa, penelitian, dan perkembangan akademik. Dengan demikian, pengguna ikut berkontribusi dalam mendukung kelangsungan pendidikan di Indonesia,” kata Putrama dalam pernyataan resminya.

Pengambilan simbolis kartu ini dilakukan oleh Putrama kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang merupakan lulusan ITB, dengan hadirnya Wakil Komisaris Utama BNI Tedi Bharata, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, serta jajaran direksi BNI.

Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menyambut positif inisiatif tersebut. “ITB Ultra Marathon yang dimulai sejak 2017 terus mendapat respon luar biasa dari para alumni. Kami mengucapkan terima kasih kepada BNI yang telah konsisten mendukung acara ini sejak awal dan kini kembali hadir dengan inovasi terbaru untuk memperkuat lingkungan pendidikan ITB,” kata Tatacipta.

Selain kartu kredit, BNI juga mengeluarkan Kartu Debit Alumni Co-Branding ITB yang memiliki fungsi ganda sebagai tanda pengenal alumni, kartu debit, serta uang elektronik TapCash. Kartu ini secara simbolis diberikan oleh Putrama kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung, dengan hadirnya Komisaris Utama BNI Omar Sjawaldy Anwar.

BNI juga mengeluarkan kartu TapCash edisi khusus dengan desain unik untuk wondr ITB Ultra Marathon 2025. Mockup kartu ini diserahkan oleh Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar kepada Rektor ITB, yang turut hadir dalam acara tersebut Wakil Komisaris Utama BNI Tedi Bharata.

Dengan kerja sama yang berkelanjutan dan inovasi dalam keuangan yang inklusif, BNI menunjukkan komitmennya untuk mendukung setiap langkah yang diambil oleh ITB serta para lulusannya menuju masa depan yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Nasabah Tenang, LPS Siap Lunasi Simpanan di BPR Disky Suryajaya

Nasabah Tenang, LPS Siap Lunasi Simpanan di BPR Disky Suryajaya

Jakarta, IDN Time– Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sedang mempersiapkan proses pencairan klaim jaminan simpanan serta pelaksanaan likuidasi PT BPR Disky Suryajaya, yang berlokasi di Jalan Medan Binjai KM 14,6, Komplek Padang Hijau Blok A No 18, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara.

“Pelaksanaan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan likuidasi dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT BPR Disky Suryajaya, mulai berlaku sejak 19 Agustus 2025,” kata Sekretaris Lembaga LPS Jimmy Ardianto dalam pernyataannya, Selasa (19/8/2025).

1. Tabungan nasabah pasti akan dibayarkan sesuai aturan yang berlaku

Jimmy memastikan tabungan nasabah dapat dibayarkan sesuai aturan yang berlaku. LPS akan melakukan penyesuaian dan pemeriksaan terhadap data tabungan serta data lainnya untuk menentukan tabungan yang layak dibayarkan.

Proses penyesuaian dan pemeriksaan ini akan selesai paling lambat dalam 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha bank. Dana yang digunakan untuk pembayaran klaim jaminan simpanan nasabah PT BPR Disky Suryajaya seluruhnya berasal dari LPS.

Pelanggan dapat mengecek status tabungannya di kantor PT BPR Disky Suryajaya atau melalui situs resmi LPS diwww.lps.go.id, setelah LPS mengumumkan pencairan klaim jaminan tersebut. Di sisi lain, nasabah bank masih dapat melakukan pembayaran angsuran atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPR Disky Suryajaya dengan bekerja sama dengan Tim Likuidasi LPS.

2. Nasabah diminta tetap tenang agar proses pengajuan klaim dan pencairan dana bank tidak mengalami kendala

Jimmy Ardianto mengajak nasabah PT BPR Disky Suryajaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh sehingga tidak melakukan tindakan yang bisa menghambat proses penyelesaian klaim jaminan dan likuidasi bank. Ia juga memperingatkan nasabah agar tidak percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan bantuan dalam pengurusan klaim jaminan tabungan dengan imbalan atau biaya tertentu.

LPS juga menekankan bahwa masih banyak BPR/BPRS serta bank umum lainnya yang beroperasi dengan lancar. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk kembali menabung di perbankan, karena seluruh dana yang disimpan di bank yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS.

3. Terdapat 3 persyaratan agar tabungan nasabah dapat dijamin oleh LPS

Ia menjelaskan bahwa simpanan nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), namun nasabah perlu memenuhi tiga syarat 3T, yaitu, terdaftar dalam catatan bank, bunga simpanan yang diperoleh tidak melebihi batas bunga jaminan yang ditentukan oleh LPS, serta tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, baik yang diduga maupun yang terbukti melanggar hukum.

Aturan mengenai tingkat bunga jaminan tidak berlaku untuk bank, unit usaha, atau BPR Syariah. Untuk keterangan lebih lanjut tentang pelaksanaan jaminan simpanan dan proses likuidasi PT BPR Disky Suryajaya, nasabah dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi (Puslinfo) LPS melalui nomor 021-154.

Prabowo Mengusulkan Calon Anggota Komisioner LPS kepada DPR Cara Mendaftar Sebagai Ketua LPS dan Anggota, Terdapat Banyak Persyaratan! BPRS Gebu Prima Bangkrut, LPS Mengembalikan Dana Nasabah Sebesar Rp20,05 Miliar

NPL Citibank Turun 0,2%, Ini Strategi Suksesnya

NPL Citibank Turun 0,2%, Ini Strategi Suksesnya

Lintaskriminal.co.id –, JAKARTA — CitibankN.A. Indonesia mengungkapkan tingkat kredit yang bermasalah ataunon-performing loan(NPL) mengalami penurunan yang signifikan dari tingkat 3% menjadi hanya 0,2% saat ini.

CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi menjelaskan bahwa penurunan ini tidak disebabkan oleh faktor luar, tetapi akibat penerapan kebijakan perbankan yang hati-hati dan teliti.prudent banking).

Batara mengacu pada salah satu cara dengan mengubah cadangan atau penyisihan yang telah disiapkan sebelumnya menjadi penghapusan kredit, yaituwrite-off.

“Kami maintain prudent bankingdan kedisiplinan dalam mengubah provisi menjadiwrite-off,” kata Batara dalam konferensi pers Citibank, Selasa (19/8/2025).

Selanjutnya, Citibank menegaskan tindakan ini tidak memengaruhi kinerja laba rugi perusahaan. Karena seluruh kredit yang bermasalah tersebut telah sepenuhnya dicadangkan sebelumnya.

Sebenarnya tidak ada pengaruhnya padaprofit and losskarena sudah sepenuhnya dialokasikan dalam provisi, hanya saja pada saat itu belum dilakukanwrite-off. Jadi ketika akhirnya dilakukan, secara otomatis NPL hilang dari catatan, tanpa mengganggu kinerja Citibank,” jelasnya.

Selain itu, Citi Indonesia mencatatkan laba bersih di atas Rp1,3 triliun pada kuartal kedua tahun 2025, didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 11% secara tahunan dan rasiolow-cost fund yang meningkat menjadi 75%.

Selain itu, Citi Indonesia mencatatkan Return on Equity (ROE) sebesar 13,6% dan Return on Assets (ROA) sebesar 3,6%. Rasio Liquidity Coverage (LCR) serta rasio Net Stable Funding (NSFR) Citi Indonesia tetap stabil pada angka 295% dan 160%, lebih tinggi dari ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian, Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dilaporkan mencapai 40,1%, naik dari 36,2% di tahun sebelumnya.

Batara menyampaikan bahwa pada periode ini, Citibank mencatatkan kinerja yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 11% per tahun, serta rasiolow cost fund yang meningkat menjadi 75%.

“Dengan penyediaan layanan dan solusi keuangan digital Citibank yang lengkap, terus menjadi ciri khas utama kami dalam mendukung klien institusi di berbagai negara, khususnya dalam menyesuaikan diri dan berkembang di era saat ini,” katanya.

Selama kuartal II/2025, bisnis Corporate Banking di Citi Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Citi Indonesia tetap berkomitmen untuk menyediakan layanan dan solusi perbankan kepada berbagai klien, mulai dari perusahaan lokal, perusahaan multinasional, lembaga keuangan, hingga sektor pemerintah.

Di bisnis Treasury and Trade Solutions (TTS), Citi Indonesia mengalami pertumbuhan positif secara tahunan pada kuartal kedua 2025, didorong oleh peningkatan jumlah transaksi mata uang asing sebesar 17% dan peningkatan penggunaan kartu bisnis sebesar 8%.

Bank Catatkan Pertumbuhan Positif Tabungan Haji

Bank Catatkan Pertumbuhan Positif Tabungan Haji

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Tabungan Haji menjadi salah satu hal yang diprioritaskan dalam perencanaan keuangan masyarakat. Kondisi ini juga terlihat dari sektor perbankan yang secara bersama-sama mencatatkan pertumbuhan positif terkait layanan Tabungan Haji mereka.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI, contohnya. Sebagai salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan jumlah rekening Tabungan Haji yang meningkat dua digit pada Juli dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.

Selama bulan Januari hingga Juli 2025, jumlah rekening Tabungan Haji (NoA) di BSI mencapai 6,33 juta. Angka ini naik sebesar 13,51% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang berjumlah 5,57 juta rekening.

“Perkembangan ini menunjukkan adanya penambahan lebih dari 750.000 rekening baru hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025,” ujarCorporate SecretaryBSI Wisnu Sunandar saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Sesuai dengan peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji, Wisnu menyebutkan juga adanya pertumbuhan dari segi besarnya nilai Tabungan Haji di BSI.

Selain itu, Bank Mega Syariah juga memiliki kesamaan. Bank Mega Syariah mencatatkan total dana beredar Tabungan Haji sebesar Rp 303 miliar pada Juni 2025. Angka ini meningkat sekitar 1,3% dibandingkan akhir tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp 299 miliar.

Di sisi lain, hingga bulan Juni 2025, jumlah rekening (NoA) Tabungan Haji Bank Mega Syariah tercatat melebihi 254.000 rekening, naik lebih dari 3,67% dibandingkan akhir tahun 2024 yang berjumlah lebih dari 245.000 rekening.

Persentase outstanding Tabungan Haji terhadap keseluruhan tabungan nasional mengalami kenaikan dari 17% di akhir tahun 2024 menjadi 19% pada Juni 2025.

Kepala Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) menyampaikan bahwa situasi ini menunjukkan bahwa Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dan umrah.

“Pada saat ini, Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan keuangan mereka untuk persiapan haji dan umrah. Hal ini terlihat dari jumlah nasabah tabungan Haji Bank Mega Syariah yang menunjukkan perkembangan yang positif,” ujar Oney.

Tidak ketinggalan, PT Bank Jabar Banten Syariah (Bank BJB Syariah) bahkan optimis menargetkan peningkatan volume total Tabungan Haji hingga 81,99% pada akhir tahun 2025.

Hal ini sesuai dengan tren peningkatan jumlah nasabah tabungan haji di Bank BJB Syariah. Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi menyampaikan bahwa jumlah rekening Tabungan Haji (NoA) di Bank BJB Syariah pada periode semester-I 2025 mencapai 133.798 rekening. Angka ini naik sebesar 17,05% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 113.874 rekening.

Tercatat pula bahwa total volume atau nilai Tabungan Haji Bank BJB Syariah pada semester-I 2025 telah mencapai Rp 123,7 miliar. Peningkatan ini cukup signifikan sebesar 64,05% YoY dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 75,4 miliar.

Arief menyampaikan bahwa hingga kini Tabungan Haji tetap menjadi salah satu produk yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan proyeksi pertumbuhan yang dilihat akan terus meningkat, Bank BJB Syariah terus merasa optimis mengenai peningkatan jumlah rekening dan volume Tabungan Haji, serta juga jumlah pembayaran setoran awal haji di Bank BJB Syariah.

“Optimisme ini diwujudkan melalui penentuan target pertumbuhan Tabungan Haji tahun 2025 yang meningkat sebesar 81,99%,” ujar Arief.

Selanjutnya, BCA Syariah juga mengamati meningkatnya minat masyarakat dalam menjalankan ibadah haji. Hal ini terlihat dari jumlah rekening Tabungan Haji pada semester I-2025 yang naik sebesar 26% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY), dengan total mencapai 5.124 rekening.

Pertumbuhan ini didukung oleh layanan syariah bank umum (LSBU) yang berada di 100 cabang BCA di berbagai kota. “Kami terus meningkatkan pelayanan digital agar memberikan kemudahan dalam beribadah dengan menyediakan fitur setoran haji melalui mobile banking BSya,” ujar Direktur BCA Syariah Pranata.

Peningkatan 13,51%, Rekening Tabungan Haji BSI Tembus 6,33 Juta per Juli 2025

Peningkatan 13,51%, Rekening Tabungan Haji BSI Tembus 6,33 Juta per Juli 2025

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan kenaikan positif dalam pengumpulan Tabungan Haji.

Hal ini terlihat dari pertumbuhan jumlah rekening Tabungan Haji di BSI yang meningkat dua digit pada Juli dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.

Selama bulan Januari hingga Juli 2025, jumlah rekening Tabungan Haji di BSI mencapai 6,33 juta. Angka ini naik sebesar 13,51% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebanyak 5,57 juta rekening.

“Perkembangan ini menunjukkan adanya penambahan lebih dari 750.000 rekening baru hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025,” ujarCorporate SecretaryBSI Wisnu Sunandar saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Sesuai dengan peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji, Wisnu menyebutkan juga adanya pertumbuhan dari segi besarnya nilai Tabungan Haji di BSI.

“Di masa depan, kami memperkirakan tabungan haji BSI tetap akan sangat diminati oleh masyarakat, terlihat dari tren peningkatan jumlah rekening serta calon jemaah yang mendaftar melalui BSI,” tambah Wisnu.

 

 

Ia kemudian menjelaskan beberapa perasaan positif yang mendorong peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji di BSI, salah satunya adalah kepercayaan masyarakat terhadap BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang menyediakan layanan tabungan haji.

Kemudian juga kemudahan layanan digital serta jaringan yang luas dari BSI yang mempermudah masyarakat dalam membuka rekening tabungan haji, serta tingginya antusiasme umat Islam Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji.

Berdasarkan pertumbuhan yang stabil sejak awal berdiri hingga kini, BSI yakin jumlah rekening Tabungan Haji akan terus bertambah hingga akhir 2025.

“Tujuannya, BSI berharap dapat mempertahankan pertumbuhan dua digit secara terus-menerus dengan dukungan layanan perbankan syariah yang inklusif dan modern,” tambah Wisnu.

OJK Pertimbangkan Perbankan Universal untuk Kuatkan Jasa Keuangan

OJK Pertimbangkan Perbankan Universal untuk Kuatkan Jasa Keuangan

10drama.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang meninjau aturan mengenai penerapanuniversal bankingModel perbankan ini diharapkan mampu memperkuat sektor jasa keuangan negara.

Sebagai informasi, universal bankingadalah konsep perbankan di mana sebuah lembaga keuangan mampu menyediakan berbagai jenis layanan secara bersamaan. Layanan ini mencakup perbankan komersial seperti tabungan, rekening giro, dan pinjaman, hingga perbankan investasi, asuransi, serta fasilitas pasar modal.

“Itu (universal banking) sebenarnya merupakan upaya kita dalam konteks melihat peluang perbankan juga dapat terlibat dalam aktivitas sektor keuangan lainnya. Apakah pasar modal, aktivitas investasi, dan sebagainya. Itu intinya,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, setelah menghadiri acara Kampanye Nasional Lawan Penipuan dan Kegiatan Keuangan Ilegal yang diselenggarakan OJK bersama Aftech di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Mahendra mengatakan, hingga saat ini konsepuniversal bankingmasih tidak dapat diterapkan akibat keterbatasan aturan yang berlaku. Oleh karena itu, OJK terus melakukan penelitian lebih lanjut.

“Kita memang belum membuka peluang untuk hal tersebut, justru sedang mengevaluasi lebih mendalam bagaimana peluang itu,” katanya.

Dari segi regulasi, baik UU Perbankan maupun aturan yang dikeluarkan oleh OJK dan Bank Indonesia (BI), mengatur batasan aktivitas bank hanya pada sektor usaha tertentu. Selain itu, layanan yang tidak termasuk dalam perbankan harus dilakukan melalui entitas terpisah.

Narasi universal bankingDahulu disampaikan oleh Mahendra dalam acara Seremoni Pembukaan Perdagangan dalam rangka 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia pada Senin (11/8/2025). Ia menyebut, tindakan tersebut dapat menjadi dorongan tambahan bagi perkembangan ekonomi nasional.

Copyright © 2026 10drama.com