5 Tokoh Anime yang Kalah Karena Lawan yang Salah Dipilih

5 Tokoh Anime yang Kalah Karena Lawan yang Salah Dipilih

Dalam semesta anime, seorang karakter seharusnya tidak sembarangan dalam memilih lawan. Sebelum memulai pertarungan, mereka seharusnya mampu memperkirakan seberapa besar kekuatan lawan mereka. Karena ada beberapa karakter yang justru kalah dengan memalukan akibat memilih lawan yang salah.

Nah, berikut ini adalah daftar karakter anime yang kalah karena memilih lawan yang salah. Siapa saja karakternya? Mari kita simak ulasan berikut!

1. Ulquiorra Cifer melawan Ichigo Kurosaki (Bleach)

Sejak pertama kali Ulquiorra Cifer bertemu dengan Ichigo Kurosaki, terlihat jelas bahwa keduanya memiliki kemampuan yang sangat berbeda. Meskipun Ichigo telah mencapai Bankai, Ulquiorra tetap berada di tingkat yang jauh lebih unggul dibandingkan Ichigo. Bagaimanapun juga, Ulquiorra adalah Cuatro Espada dan salah satu Espada andalan Sosuke Aizen.

Dalam pertempuran mereka, Ulquiorra sempat membunuh Ichigo dengan menembus dadanya. Namun, Ulquiorra tidak pernah menduga bahwa Ichigo akan bangkit kembali dalam bentuk Hollow. Sebagai Hollow, kekuatan Ichigo tidak hanya sama dengan Ulquiorra, tetapi juga cukup kuat untuk mengalahkan Espada tersebut.

2. Hwang Dong Soo melawan Sung Jin Woo (Solo Leveling)

Hwang Dong Soo mungkin bisa dianggap sebagai salah satu Hunter Peringkat S terbaik di Korea Selatan. Berkat prestasinya, Dong Soo bahkan diangkat oleh salah satu Guild paling kuat di Amerika Serikat, yaitu Scavenger Guild. Namun, meskipun memiliki prestasi tersebut, mencari masalah dengan Sung Jin Woo tetap merupakan kesalahan yang berakibat buruk.

Setelah kakaknya, Hwang Dong Suk, dibunuh oleh Jin Woo karena menjadi Lizard, Dong Soo mulai menyimpan dendam terhadap Jin Woo. Sebelumnya, Thomas Andre telah memperingatkan Dong Soo agar tidak menimbulkan masalah dengan Jin Woo. Namun, ketika Jin Woo dan Yoo Jin Ho tiba di Amerika, Dong Soo tetap melakukan tindakan balas dendam.

Saat Jin Woo dan Jin Ho menghadiri Konferensi Guild Internasional, Dong Soo menculik Jin Ho sebagai bentuk balas dendam. Tidak tinggal diam, Jin Woo segera turun tangan dan dengan mudah mengalahkan Dong Soo. Meskipun Jin Woo sempat dihentikan oleh Thomas, Thomas tidak mampu menghalangi kekuatan Jin Woo. Akhirnya, Dong Soo dibunuh oleh Jin Woo dan menjadi salah satu Shadow Jin Woo.

3. Zeke Yeager melawan Levi Ackerman (Attack on Titan)

Dalam pertempuran di Shiganshina, Beast Titan atau Zeke Yeager memang mampu menguasai pertarungan. Berkat kecerdasannya, ia berhasil membunuh anggota Pasukan Pengintai dari jarak jauh. Beast Titan terus menyerang anggota Pasukan Pengintai dengan melemparkan batu besar.

Namun, dalam pertarungan ini, Zeke lupa bahwa Pasukan Pengintai memiliki Levi Ackerman. Ketika Pasukan Pengintai terus terdesak, Erwin Smith akhirnya mengambil tindakan berani dengan memulai serangan bunuh diri. Tidak tanpa alasan, tindakan tersebut hanyalah upaya untuk mengalihkan perhatian sehingga Levi dapat mencapai Beast Titan.

Meskipun Beast Titan sangat kuat dan cerdas, Zeke akhirnya berhasil dihancurkan oleh Levi. Pada titik ini, Levi sebenarnya mampu membunuh Zeke. Namun,Levitidak mampu membunuh Zeke karena Pasukan Pengintai masih memerlukan kekuatan Beast Titan. Sayangnya, hal ini justru memberi kesempatan bagi Cart Titan untuk menyelamatkan Zeke.

4. Sonic Pelaju Cepat vs. Saitama (One Punch Man)

Pertarungan antara Speed-o’-Sound Sonic dan Saitama sebenarnya berawal dari salah paham. Karena rambut botak Saitama, Sonic salah mengira dia adalah anggota kelompok teroris Paradise Group. Tanpa memikirkan lebih jauh, Sonic langsung menyerang dan berusaha membunuh Saitama.

Meskipun Sonic memiliki kecepatan yang sama dengan kecepatan suara, serangannya bisa dengan mudah dihentikan oleh Saitama. Akibatnya, Sonic akhirnya kalah dari Saitama dengan cara yang tidak terduga. Saitama berhasil mengalahkan Sonic setelah secara tidak sengaja meninju bagian penting tubuh Sonic. Meski hanya sentuhan ringan, kekuatan Saitama yang sangat besar tetap membuat Sonic tidak mampu melawan.

5. Hisoka Morow melawan Chrollo Lucilfer (Hunter x Hunter)

Sejak awal, Hisoka Morow memang sudah sangat mengagumi Chrollo Lucilfer. Hisoka tidak memiliki masalah apa pun dengan Chrollo maupun Phantom Troupe. Sebagai seorang penggemar pertarungan, Hisoka ingin melawan Chrollo hanya karena ia tahu bahwa Chrollo sangat tangguh.

Sayangnya, pertandingan mereka harus ditunda karena Kurapika mengunci Nen Chrollo. Sampai Chrollo berhasil memperoleh kembali Nen-nya, Hisoka langsung mengajak Chrollo berkelahi. Mereka sepakat untuk bertarung di Heavens Arena.

Di pertarungan ini, Hisoka cukup yakin mampu mengalahkan Chrollo. Namun, Hisoka tidak menyangka bahwa Chrollo akan melakukan segala hal untuk memenangkan laga. Hal yang tidak terduga bagi Hisoka adalah Chrollo memanfaatkan para penonton sebagai senjata agar tidak kalah dari Hisoka.

Akhirnya, Chrollo berhasil memenangkan pertandingan dan Hisoka hampir kehilangan nyawanya. Meskipun Hisoka berhasil selamat, ia tetap tidak bisa menerima kekalahan yang dialaminya. Hal ini karena Hisoka merasa Chrollo menang dengan cara yang tidak adil. Setelah berhasil selamat dari ancaman kematian, Hisoka membalas dendam dengan membunuh dua anggota Phantom Troupe, yaitu Shalnark dan Kortopi.

Kelima tokoh tersebut mengajarkan kita untuk tidak pernah meremehkan lawan. Meskipun lawan tampak lemah atau kita yakin akan menang, kita tidak pernah tahu apa yang mampu dilakukan oleh lawan. Jadi, bagaimana menurutmu mengenai pertarungan kelima ini?karakter anime di atas?

5 Anime Iblis yang Cocok Bergabung dengan 12 Kizuki Demon Slayer 5 Tokoh Anime yang Tidak Sekuat Nama Besar Mereka

5 Karakter Anime Penuh Rasa Percaya Diri yang Disukai Penggemar

5 Karakter Anime Penuh Rasa Percaya Diri yang Disukai Penggemar

Pada umumnya, karakteryang arogan sering dihindari oleh penggemar. Kebanyakan tokoh arogan biasanya cenderung bersikap sombong dan hanya berkata kosong. Meskipun demikian, hal ini sebenarnya tidak berlaku untuk semua tokoh anime.

Bukti nyata, beberapa tokoh yang sangat arogan tetap diminati oleh penggemar. Siapa saja tokoh tersebut? Mari simak penjelasan berikut ini!

1. Satoru Gojo (Jujutsu Kaisen)

Penggemar anime kontemporer pasti sudah tidak asing lagi dengan tokoh ini. Satoru Gojo tampil sebagai salah satu karakter utama dalamJujutsu Kaisen. Ia adalah guru dari tokoh utama, Yuji Itadori.

Gojo terkenal sebagai tokoh yang sangat arogan. Ia sering membanggakan gelarnya sebagai Penyihir Jujutsu paling kuat di dunia. Meskipun demikian, sikap arogannya justru menjadi alasan mengapa ia disukai oleh para penggemar.

Walaupun sangat arogan, Gojo bukan hanya sekadar omong kosong. Rasa percaya diri Gojo sebanding dengan kekuatannya. Penyihir Jujutsu paling hebat di dunia bukanlah omongan belaka, tetapi memang tidak ada Penyihir Jujutsu yang lebih kuat daripada Gojo.

2. Katsuki Bakugo (My Hero Academia)

Saat pertama kali muncul, banyak penggemar yang tidak menyenangi Katsuki Bakugo. Bakugo sangat arogan, kasar, dan sering mengganggu Izuku Midoriya atau Deku. Meski demikian, siapa sangka jika tokoh yang sombong ini justru menjadi tokoh paling disukai dalamMy Hero Academia

Dari sembilan survei popularitas karakterMy Hero Academia, Bakugo mampu berada di puncak delapan jajak pendapat popularitas karakterMy Hero Academia. Ini menunjukkan bahwa Bakugo adalah karakter yang paling diminati dalam serial tersebut. Dia bahkan lebih terkenal daripada tokoh utama utamanya.

Bakugo memang dikenal sebagai orang yang arogan dan kasar. Namun, ia memiliki semangat yang kuat. Meskipun sifatnya tidak menunjukkan ciri-ciri seorang pahlawan, Bakugo justru tidak pernah menginginkan menjadi penjahat. Hal ini terbukti dari penolakannya untuk bergabung dengan Liga Penjahat.

Saat Bakugo meminta maaf kepada Deku, hal itu juga menambah rasa simpati dari para penggemar. Di balik sifatnya yang kasar, Bakugo masih menyimpan sisi lembut di dalam hatinya. Jelas, seseorang yang sombong dan berhati busuk tidak akan pernah mengakui kesalahan mereka, apalagi meminta maaf kepada seseorang yang pernah mereka luka.

3. Vegeta (Dragon Ball)

Vegeta pertama kali diperkenalkan sebagai salah satuantagonisseri. Dari awal, Vegeta memang dikenalkan sebagai tokoh yang penuh percaya diri, arogan, dan memiliki harga diri yang tinggi. Vegeta selalu merasa dirinya adalah Saiyan paling kuat di seluruh alam semesta.

Namun, setelah Vegeta menjadi teman dan lawan Goku, para penggemar mulai menyukai Saiyan yang satu ini. Para penggemar mulai memahami kesombongan Vegeta dan menganggapnya sebagai bagian dari sifatnya. Terlebih lagi, di luar kesombongannya, Vegeta telah beberapa kali menyelamatkan Bumi, bahkan alam semesta bersama Goku.

4. Dio Brando (JoJo’s Bizarre Adventure)

Dio Brando pada dasarnya dapat dikategorikan sebagaipure evil villainTujuannya selalu tidak jelas, dan ia memang lahir sebagai seorang penjahat. Tentu saja, Dio memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi. Terlebih lagi, setelah mendapatkan The World, Dio merasa bahwa tidak ada orang yang mampu mengalahkannya.

Meskipun demikian, Dio justru menjadi tokoh jahat yang paling ikonik dalam franchise tersebut.JoJo’s Bizarre AdventurePara penggemar justru mengapresiasi kesombongan Dio karena hal itu dianggap sebagai ciri khasnya. Kalimat ikonik, “Kono Dio da!masih menjadi candaan yang menarik bagi penggemarJoJo sampai sekarang.

5. Escanor (The Seven Deadly Sins)

Di malam hari, Escanor tampak seperti orang yang tidak percaya diri. Namun, saat siang tiba, Escanor berubah menjadi sosok yang penuh wibawa dan penuh kebanggaan. Sebagai anggota Tujuh Dosa Besar yang mewakili kesombongan, wajar jika Escanor menjadi tokoh paling arogan dalam serial tersebut.

Meskipun demikian, hal itu tidak menyebabkan Escanor dibenci oleh para penggemarnya. Justru, penggemar justru mengapresiasi kesombongan Escanor. Tidak ada yang mampu mengalahkan kesombongan maupun kekuatan Escanor. Escanor tidak sombong dengan cara yang mengganggu, namun kesombongannya sejalan dengan karismatik dan kekuatannya.

Kebanggaan memang merupakan sifat yang tidak baik. Meskipun demikian, kelimakarakterdi atas mampu mengubah arogansi menjadi pesona dengan cara yang tepat. Jadi, menurutmu bagaimana tentang kelima karakter di atas?

5 Tokoh Anime yang Hidup Hanya untuk Menderita, Sedih! 5 Tokoh Anime yang Tidak Membutuhkan Kelebihan Khusus untuk Menjadi Pahlawan

5 Karakter Tanpa Tujuan Hidup dalam Anime, Mengapa?

5 Karakter Tanpa Tujuan Hidup dalam Anime, Mengapa?

Setiap karakter animeselalu memiliki tujuan hidup yang berbeda-beda. Banyak tokoh yang memiliki mimpi besar, seperti menjadi yang paling kuat atau menjadi sosok yang dihormati oleh seluruh orang. Meskipun demikian, terdapat juga tokoh yang sama sekali tidak memiliki arah hidup.

Mereka tidak memiliki ambisi apa pun dan membiarkan kehidupan berjalan begitu saja. Bagaimana sifat setiap karakter? Mari kita simak ulasan berikut!

1. Violet Evergarden (Violet Evergarden)

Sejak kecil, Violet Evergarden telah tumbuh di tengah medan pertempuran. Ia diajarkan untuk menggenggam senjata dan membunuh lawannya. Sepanjang hidupnya, Violet hanya memprioritaskan untuk menaatilah perintah dari atasan.

Namun, setelah perang usai, Violet justru kehilangan tujuan. Saat teman-temannya kembali ke kampung halamannya, Violet tidak lagi memiliki arah dalam hidupnya. Karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan, akhirnya Violet melakukan perjalanan untuk memahami perasaan manusia.

2. Thorfinn (Vinland Saga)

Di awal serial, Thorfinn sebenarnya memiliki tujuan hidup, yaitu membalaskan dendam. Setelah ayahnya, Thors, dibunuh oleh Askeladd, Thorfinn berkeinginan untuk membalas dendam kepada Askeladd. Namun, karena ia merasa tidak mampu, Thorfinn bergabung dengan kelompok Askeladd agar bisa meningkatkan kekuatannya dan menemukan kelemahan Askeladd.

Namun, pada akhirnya Askeladd meninggal dengan cara yang tidak pernah terduga oleh Thorfinn. Bukan di tangan Thorfinn, melainkan Askeladd justru dibunuh oleh Raja Canute. Ketika melihat kematian Askeladd, perasaan Thorfinn menjadi campur aduk.

Meskipun Askeladd telah meninggal, Thorfinn tidak membalaskan dendamnya. Di sisi lain, Thorfinn juga kehilangan figur ayah. Tanpa disadari oleh Thorfinn, selama ini Askeladd telah menjadi sosok ayah baginya yang mengajarkan berbagai hal.

Setelah kematian Askeladd, Thorfinn kehilangan tujuan dan arah dalam hidupnya. Ia bahkan tidak memahami mengapa ia masih bertahan hidup. Thorfinn merasakan rasa kosong yang sangat dalam setelah kehilangan Askeladd.

3. Saitama (One Punch Man)

Serial animebiasanya mengisahkan seorang tokoh utama yang lemah, namun berusaha menjadi paling kuat. Namun, bagaimana jika tokoh utama tersebut sudah sangat kuat sejak awal cerita? Saitama tidak membutuhkan kekuatan karena ia sudah menjadi yang terkuat.

Setelah menjalani latihan intensif selama 3 tahun, Saitama memperoleh kekuatan yang luar biasa. Ia dianugerahi kemampuan fisik yang sangat luar biasa sehingga mampu mengalahkan semua lawannya hanya dengan satu pukulan. Namun, menjadi paling kuat ternyata tidak sebagaimana yang pernah ia bayangkan.

Karena kekuatannya yang sangat luar biasa, semua pertarungan terasa sangat membosankan bagi Saitama. Bagaimana tidak, meskipun Saitama hanya mengeluarkan sedikit tenaganya, lawannya tetap jatuh hanya dengan satu pukulan saja. Meskipun memiliki kekuatan yang luar biasa, Saitama sama sekali tidak ingin diakui oleh orang lain.

Saitama hanya menginginkan kehidupan yang tenang tanpa memiliki tujuan tertentu. Saitama bahkan menjadi seorang pahlawan bukan karena uang atau popularitas, tetapi hanya sebagai hobi. Hal satu-satunya yang diinginkan oleh Saitama mungkin hanya berkelahi dengan seseorang yang setara atau setidaknya mendekati kemampuannya.

4. Gintoki Sakata (Gintama)

Di balik sifatnya yang lucu, Gintoki Sakata sebenarnya memiliki masa lalu yang penuh dengan trauma. Gintoki dibesarkan oleh gurunya, Shoyo Ishida, bersama teman-temannya, seperti Kotaro Katsura dan Shinsuke Takasugi. Sayangnya, dalam Perang Joui, Gintoki terpaksa membunuh seseorang yang telah membesarkannya agar bisa menyelamatkan teman-temannya.

Setelah berakhirnya Perang Joui, Gintoki mulai kehilangan arah dalam hidupnya. Ia mendirikan Yorozuya bukan untuk memiliki impian besar, tetapi hanya untuk bertahan hidup. Kini, Gintoki hanya ingin menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bersantai.

5. Ichigo Kurosaki (Bleach)

Protagonis shounensama dengan mimpi yang besar. Luffy dariOne Pieceingin menjadi Raja Bajak Laut, sementara Naruto bercita-cita menjadi Hokage. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Ichigo Kurosaki.

Ichigo sendiri bahkan secara tidak sengaja menjadi Shinigami karena pertemuan dengan Rukia Kuchiki. Jika ia tidak bertemu dengan Rukia, Ichigo mungkin tidak akan terlibat dalam semua perselisihan Soul Society. Jika diperhatikan kembali, semua konflik dalamBleachberdasarkan bukan bertujuan untuk mencapai tujuan Ichigo, tetapi hanya untuk menjaga dunia tetap aman.

Ichigo mungkin memang menyukai pertarungan. Namun, ia tidak memiliki ambisi besar, seperti menjadi Shinigami terkuat, apalagi menguasai Soul Society. Ichigo hanya menginginkan kehidupan yang biasa dan bermain bersama teman-temannya.

Untuk menghasilkan anime yang menarik, para pembuatnya tidak perlu menyajikan karakter dengan mimpi yang besar. Buktiya, meskipun kelima karakter di atas tidak memiliki tujuan hidup, anime mereka tetap menyenangkan untuk ditonton. Jadi, apa pendapatmu tentang kelima tersebut?karakter di atas? 

5 Tokoh Anime yang Menyelesaikan Tujuan, Namun Justru Merasa Kosong 5 Tokoh Anime yang Menang dalam Pertarungan, Namun Hati Mereka Terluka

Copyright © 2026 10drama.com