Bahaya Menurunkan Kaki Kanan Saat Berhenti Naik Motor

Bahaya Menurunkan Kaki Kanan Saat Berhenti Naik Motor

MAKASSAR, 10drama.com – Ketika mengendarai sepeda motor, banyak pengemudi sering kali tidak memperhatikan hal-hal kecil seperti posisi kaki saat berhenti.

Namun, posisi kaki ini ternyata berdampak signifikan terhadap keselamatan pengemudi.

Menurut Wanny Dewa, instruktur safety riding dari Astra Motor Sulawesi Selatan, cara yang tepat saat turun dari sepeda motor adalah dengan mengangkat kaki kiri terlebih dahulu.

Hal ini terjadi karena adanya potensi bahaya yang bisa muncul jika pengemudi melepaskan kaki kanannya.

Apa Bahaya Menurunkan Kaki Kanan Ketika Berhenti?

Wanny menyampaikan bahwa meletakkan kaki kanan saat berhenti dapat menimbulkan risiko bahaya.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan di jalan, khususnya di sisi kanan, yang cenderung melewati dari arah tersebut.

Saat pengendara mengangkat kaki kanan, kaki tersebut mungkin terlepas dari area aman sepeda motor.

Posisi kaki yang lebih jauh dari kendaraan ini berpotensi melewati posisi kaca spion.

Pada situasi ini, pengemudi tidak menyadari adanya kendaraan lain yang melintas sangat dekat, baik itu mobil, motor lain, atau bahkan kendaraan besar.

“Khawatir jangan sampai berhenti sebelum sempurna, ketika turun kaki kanan, terjatuh. Ya, itu bisa terjatuh,” kata Wanny.

Hal ini menunjukkan bahwa bahaya kecelakaan dapat bertambah jika pengemudi tidak memperhatikan posisi kaki yang benar saat berhenti.

Mengapa Keselamatan Selalu Utama?

Pada pelatihan atau kompetisi safety riding, meletakkan kaki kanan saat berhenti dianggap sebagai pelanggaran aturan.

Ini disebabkan oleh tindakan yang bertentangan dengan prinsip utama keselamatan pengemudi.

Wanny mengatakan bahwa dalam konteks berkendara yang aman, menggunakan kaki kanan untuk turun dari sepeda motor dianggap sebagai pelanggaran prosedur yang menyebabkan pengurangan poin yang cukup besar.

“Maka kita, sampai kapan pun, pasti akan berhenti dengan turunnya kaki kiri. Jika turun kaki kanan, itu sebenarnya melanggar,” kata Wanny.

Pemahaman tentang posisi kaki yang tepat saat berhenti dapat membantu pengemudi mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan dan meningkatkan tingkat keselamatan saat berkendara.

Kesimpulan

Memahami dan melaksanakan prosedur yang tepat saat berhenti mengendarai sepeda motor, seperti menurunkan kaki kiri terlebih dahulu, merupakan langkah penting dalam menjaga keselamatan berkendara.

Mengabaikan hal-hal kecil ini bisa berdampak buruk dan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.

Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk selalu memperhatikan setiap aspek keamanan, termasuk posisi kaki saat berhenti.

Sahabat Petualang 450cc, Moto Morini Luncurkan Alltrhike 450 untuk Segmen ADV Menengah

Sahabat Petualang 450cc, Moto Morini Luncurkan Alltrhike 450 untuk Segmen ADV Menengah

10drama.com –Moto Morini Alltrhike 450 hadir sebagai motor petualang berkapasitas 450cc yang menawarkan kelas premium dengan mesin parallel-twin berkekuatan 44 hp, suspensi Kayaba yang bisa disesuaikan, sistem ABS yang dapat diaktifkan maupun dinonaktifkan untuk medan off-road, serta tangki bahan bakar berkapasitas 18,5 liter yang tangguh untuk sepeda motor ADV kelas menengah. Mari kita ulas lebih lanjut di bawah ini.

 

Kenalan dengan Alltrhike 450

Moto Morini baru-baru ini secara resmi membuka pemesanan awal di Eropa untuk model petualang terbarunya,Alltrhike 450, yang siap dijual mulai September 2025. Motor ini dibuat khusus untuk bersaing dengan Royal Enfield Himalayan 450 dan CFMoto 450 MT di segmen menengah. Nama kendaraan ini berasal dari penggabungan kataall-terrain dan hike, menciptakan kesan yang sangat petualang.

Varian Standardtersedia dalam warna hitam dan hijau, sedangkan versiHigh Equippedwarna putih hadir dengan handguard, grip hangat, dan jok yang terpanggang—fitur khusus yang cukup langka dalam kelas ini.

Mesin & Performa

Di balik tubuhnya yang kokoh, mesin450cc parallel‑twin DOHC 8‑valvesistem pendingin cairan ini mampu menghasilkan daya sekitar43,5–44,8 hppada 8.500 rpm, dengan torsi tertinggi42–44 Nmpada 6.250–6.500 rpm. Sudah memenuhi standar Euro 5+ dan mampu mencapai kecepatan maksimal hingga sekitar 150 km/jam.

Transmisi 6-percepatan dengan kopling basah multiplat menyebabkan perpindahan gigi yang halus dan nyaman digunakan untuk perjalanan touring maupun manuver di medan off-road.

Jarak yang Ditempuh dan Kepuasan dalam Perjalanan Touring

Tangki bahan bakar yang dimilikinya cukup besar, sekitar18–18,5 liter, membantu perjalanan khatulistiwa tanpa sering berhenti mengisi bensin. Dengan mesin twin yang cenderung hemat, perkiraan jarak tempuh bisa nyaman sepanjang hari.

Desain ringan dan ergonomis ala rally membuat posisi berkendara tetap nyaman meskipun digunakan dalam waktu lama, serta menjaga keseimbangan tubuh pengendara bahkan di jalanan yang tidak rata.

Perkiraan Harga & Peluncuran Indonesia

Harga di Eropa versi Standard sekitar €5.890, dan High Equipped sekitar €6.140. Jika dihitung dengan menggunakan tarif pajak dan bea masuk, diperkirakan harga di Indonesia sekitarRp 100 juta hingga Rp 110 juta.

Pengiriman di Indonesia belum dipastikan, namun Moto Morini sendiri telah masuk melalui jaringan Benelli. Artinya, jika pasar Asia/Indonesia mendapatkan kuota, pemesanan awal dan uji coba kendaraan kemungkinan akan dibuka pada akhir kuartal 2025 atau awal 2026.

Moto Morini Alltrhike 450 menawarkan paket lengkap dalam kategori ADV 450cc: mulai dari mesin twin yang bertenaga, suspensi yang bisa disesuaikan, fitur petualangan modern, hingga harga yang terjangkau. Keunggulannya cocok bagi pengendara yang ingin meningkatkan level dari touring harian ke jalur off-road ringan tanpa harus beralih ke model besar.

Copyright © 2026 10drama.com