KLH: 7 Tahap Penilaian Adipura 2025 untuk Hindari Kecurangan

KLH: 7 Tahap Penilaian Adipura 2025 untuk Hindari Kecurangan

MENTERI Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiqmengatakan terdapat tujuh tahapan penilaianAdipura 2025Proses penilaian wilayah bersih ini secara sengaja dirancang dengan beberapa lapisan agar dapat mencegah kemungkinan manipulasi situasi dan tindakan tidak jujur dari pemerintah kabupaten maupun kota.

“Tujuh tahapan dari hulu ke hilir akan dilakukan untuk mengumpulkan masing-masing nilai,” ujarnya di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Senin 4 Agustus 2025.

Tujuh tahap evaluasi yang telah berlangsung sejak Juli lalu akan berakhir pada Januari 2026. Hasilnya akan diumumkan pada 21 Februari 2026, bersamaan dengan Hari Sampah Nasional.

Menurut Hanif, penilaian tahun sebelumnya yang hanya dilakukan sekali pernah dimanipulasi oleh pihak daerah. “Beberapa petugas kebersihan bahkan dikerahkan tanpa istirahat sama sekali untuk menciptakan kondisi palsu,” ujar Hanif. Agar tidak terjadi manipulasi, tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Komponen penilaian Adipura, menurut Hanif, berasal dari tiga bidang utama. Sebanyak 50 persen penilaian diberikan untuk sistem pengelolaansampahdan kebersihan. Selanjutnya, 20 persen penilaian diberikan terhadap aspek anggaran dan kebijakan pengelolaan sampah. Sementara sisanya sebesar 30 persen ditujukan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) serta fasilitas pengelolaan sampah.

Hanif memastikan seluruh penilaian terkait pengelolaan sampah dan kebersihan dianalisis secara langsung di lapangan. Mengenai aspek anggaran dan kebijakan, KLH menyoroti tiga hal, yaitu perbandingan anggaran pengelolaan sampah terhadap kas daerah (dengan proporsi 40 persen untuk aspek anggaran), regulasi mengenai pengelolaan sampah dari daerah (30 persen), serta penguatan lembaga dalam sirkular ekonomi (30 persen).

Penilaian terhadap aspek ketiga, yaitu sumber daya manusia dan fasilitas pengelolaan sampah, dibagi menjadi dua bagian. Pertama, berkaitan dengan ketersediaan SDM seperti penyuluh lingkungan hidup, tenaga yang telah mendapatkan pelatihan, serta jumlah personel yang menangani pengelolaan sampah. Kedua, mengenai peralatan dan infrastruktur dalam pengolahan limbah dari hulu hingga hilir.

Hanif menambahkan, prasyarat penilaian dari semua indikator tersebut adalah tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) liar. “Tempat pemrosesan akhir (TPS) juga paling sedikit harus sudah memiliki pengawasan terhadap kawasan ataucontrolled landfill,” ucapnya.

Empat Peringkat Adipura 2025

Dari seluruh proses penilaian, menurutnya, akan ada empat kategori Adipura berdasarkan skor yang diperoleh dari setiap kota. Empat kategori tersebut, antara lain:

  1. Predikat Adipura:Untuk wilayah yang memiliki kinerja baik secara keseluruhan dan memenuhi standar utama dari ketiga aspek penilaian
  2. Adipura Kencana: Untuk kota dengan TPA sanitary landfill dan hanya residu, dengan pengelolaan sampah mencapai 50-100 persen, memiliki anggaran serta fasilitas yang memadai, serta tidak ada TPS ilegal. Menteri Hanif menyebut peringkat ini sulit diraih. “Melihat seluruh kota saat ini, saya agak pesimis ada kota dengan predikat adipura kencana,” katanya.
  3. Sertifikat Adipura:Untuk wilayah yang memenuhi standar minimum dalam pengelolaan sampah dan kebersihan.
  4. Predikat Kota Kotor:Peringatan tersembunyi bagi wilayah yang kinerjanya paling buruk. Untuk kota yang memiliki TPA dengan pembuangan sampah terbuka, TPS liar, pengelolaan sampah kurang dari 25 persen, serta tidak memiliki anggaran, sarana, dan prasarana yang memadai.
Pertamina Eco RunFest 2025: Lari Bebas Karbon, Ayo Ikut!

Pertamina Eco RunFest 2025: Lari Bebas Karbon, Ayo Ikut!

10drama.com –, JAKARTA – Pertamina Eco RunFest 2025 akan kembali diadakan pada 23 November 2025 di Istora SenayanJakarta.

Acara ini menyajikan inisiatif lari yang bebas emisi karbon dengan pendekatanzero waste to landfill.

Melalui inisiatif Rencana Pengelolaan Limbah dan Pendidikan, Pertamina bekerja sama dengan Waste4Change untuk menghadirkan pengalaman lari yang ramah lingkungan dalam mendukung energi bersih.

Vice President Corporate CommunicationFadjar Djoko Santoso dari PT Pertamina (Persero) menyampaikan bahwa pengelolaan limbah dalam acara Pertamina Eco RunFest 2025 direncanakan secara terorganisir, mulai dari jalur lari hingga area festival.

“Pertamina bekerja sama dengan Waste4Change akan menyiapkan sistem pengelolaan limbah dari hulu hingga hilir agar tidak ada jejak karbon selama pelaksanaan kegiatan,” kata Fadjar.

Pertama, lanjut Fadjar, di areaRunning Track, penempatan tempat sampah yang terpisah di setiapwater stationakan mempermudah peserta untuk menghilangkan kemasanrefreshment.

Relawan Waste Warrior akan siap berjaga untuk menjaga kebersihan dan melakukan pembersihan setelah para pelari melewati jalur.Trashbagberwarna akan disesuaikan sesuai dengan kategori sampah agar mempermudah pemilahan,” jelas Fadjar.

Kemudian yang kedua di areaFestival & Refreshment, penempatan bin dot strategis dan pengaturan waste flow managementmemastikan sampah tidak menumpuk di area pengunjung.

“Waste Warrior akan secara aktif mengawasi dan mengosongkan tempat sampah yang terpisah secara berkala,” jelas Fadjar.

Selain itu, menurut Fadjar, acara Pertamina Eco RunFest 2025 juga akan mengatur pengelolaan limbah setelah kegiatan berakhir.

Di bagian hilir, pemanfaatan pengelolaan limbah organik akan dimanfaatkan untuk menghasilkan belalang sebagai pakan ternak alternatif, sedangkan limbah anorganik seperti plastik, logam, kaca, dan kertas akan dimanfaatkan menjadi bahan baku baru untuk industri daur ulang serta menjadi Refuse Derived Fuel(RDF) sebagai bahan bakar alternatif dalam industri semen,” ujar Fadjar lebih lanjut.

Pertamina Eco RunFest 2025 bukan hanya sebuah acara lari, tetapi juga kesempatan untuk membentuk pola hidup yang berkelanjutan dimulai dari kesadaran akan kebersihan lingkungan.

Pertamina bekerja sama dengan komunitas Greeners juga berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan limbah menjadi benda bernilai melalui kelas kreatif daur ulang, yang memperkenalkan proses upcycling menjadi produk baru seperti tumbler, pouch, totebag, serta barang daur ulang lainnya.

“Dengan sistem pengelolaan yang menyeluruh dari hulu hingga hilir serta pendekatan edukasi, Pertamina mengajak seluruh peserta dan pengunjung untuk ikut serta dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan penggunaan energi bersih,” ujar Fadjar.

Pembelian tiket Pertamina Eco RunFest 2025 bisa dilakukan mulai tanggal 21 Juli 2025 melalui aplikasi MyPertamina.

Informasi lebih lanjut mengenai Pertamina Eco RunFest 2025, silakan kunjungi media sosial kami@pertamina.ecorunfest. (mrk/jpnn)

5 Pohon Peninggalan untuk Nuansa Rumah Estetik

5 Pohon Peninggalan untuk Nuansa Rumah Estetik

10drama.com, Lahan depan rumah yang teduh selalu memberikan perasaan nyaman dan tenang. Salah satu metode paling efisien untuk menciptakan suasana sejuk seperti ini adalah dengan menanam pohon yang memberikan naungan. Selain memperindah tampilan bangunan, keberadaan pohon juga mampu membawa kesejukan alami yang membuat suasana rumah menjadi lebih segar.

Bagi Anda yang tinggal di iklim tropis atau merasa halaman rumah terlalu terkena sinar matahari, menanam pohon peneduh bisa menjadi solusi yang ideal. Menariknya, terdapat berbagai pilihan pohon indah yang tidak hanya berguna, tetapi juga sesuai dengan gaya desain rumah minimalis.

Mengapa Pohon Penyembunyi Sangat Penting bagi Rumah Minimalis?

Pohon yang tumbuh di sekitar rumah tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga memberikan kenyamanan, udara yang segar, serta suasana yang lebih harmonis.

Dengan meningkatnya suhu udara akibat pemanasan global, kehadiran pohon yang memberikan naungan menjadi solusi alami yang juga penting. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pohon yang dipilih benar-benar mampu memberikan keteduhan sekaligus aman bagi area tempat tinggal.

Baca juga Tanam Pohon di Tengah Rumah Untuk Mendapatkan Hunian yang Tenang

5 Saran Pohon Penyediakan Bayangan untuk Rumah Minimalis

1. Pohon Tabebuya

Tabebuya sering dianggap mirip dengan bunga sakura yang berasal dari Jepang. Bunganya yang indah muncul pada musim kemarau, menjadikannya pilihan utama untuk memperindah taman kota atau halaman rumah. Pohon ini memiliki akar yang tumbuh ke bawah dan tidak menyebar secara agresif, sehingga relatif aman jika ditanam dekat bangunan.

Shutterstock

2. Pohon Kamboja (Frangipani)

Kamboja tidak hanya terkenal sebagai tanaman yang sering ditemukan di area makam, tetapi juga bisa menjadi pilihan yang indah untuk hiasan halaman rumah. Akar pohon ini tidak terlalu besar dan tidak menyebar luas, sehingga aman untuk ditanam dekat bangunan. Perawatannya pun sederhana, ditambah dengan bunga-bunganya yang wangi membuat suasana rumah menjadi lebih menyenangkan.

rosewater honey

Baca juga Tidak Mudah Layu dan Mati, Ini 7 Tanaman Dalam Ruangan yang Tahan Terhadap AC!

3. Pohon Ketapang Kencana

Mempunyai daun yang kecil dan lebat serta bentuk kanopi yang luas, pohon ini mampu menghasilkan bayangan yang besar dan sejuk di halaman. Pertumbuhannya cepat, perawatannya sederhana, dan akarnya tidak merusak struktur bangunan.

148 South / Studio Arsitektur Ark

4. Pohon Beringin Kecil (Ficus benjamina)

Tidak seperti pohon beringin besar yang akarnya cenderung merusak, beringin kecil (ficus benjamina) memiliki akar yang lebih ramah sehingga cocok digunakan sebagai tanaman hias sekaligus peneduh. Meskipun demikian, pemangkasan berkala tetap diperlukan agar pertumbuhan akarnya tetap terkontrol.

awiratama / Birka Loci

Baca juga 8 Macam Tanaman Gantung yang Dapat Membuat Balkon Rumah Anda Lebih Menarik

5. Pohon Pucuk Merah

Daun pucuk merah yang terkenal karena variasi warnanya. Daun muda dari tanaman ini memiliki warna merah terang, yang secara perlahan berubah menjadi hijau seiring berkembangnya tanaman.

Tidak hanya menghias lingkungan, tanaman ini juga berfungsi sebagai peneduh dan pembatas alami. Perawatannya tidak sulit, cukup disiram secara rutin dan dipangkas agar bentuknya tetap rapi.

Atik Bheda / ma+rs Ditulis oleh Reza AmeliaSumber Teaser: M W Associate Daniel / Metaforms Design Studio

Copyright © 2026 10drama.com