Dorong Kolaborasi dan Berkelanjutan, FHI 2025 Resmi Hadir untuk Industri F&B dan Wisata

Dorong Kolaborasi dan Berkelanjutan, FHI 2025 Resmi Hadir untuk Industri F&B dan Wisata

10drama.com –– Sebagai salah satu pameran dagang yang paling terkenal di kawasan Asia Tenggara, Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 kembali hadir dengan cakupan yang lebih luas dan partisipasi dari berbagai negara. Acara ini menjadi ajang penting bagi para pemain industri untuk memperkenalkan produk andalan, membangun kerja sama, serta menggali tren dan inovasi terkini dalam sektor kuliner dan perhotelan.

Lebih dari 700 produsen, distributor, dan retailer ternama di sektor kuliner dan perhotelan dari lebih dari 35 negara hadir dalam pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 yang secara resmi dibuka hari ini. Bersama Hotelex Indonesia, Finefood Indonesia, dan Retail Indonesia, acara yang berlangsung selama empat hari mulai tanggal 22-25 Juli di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta ini menyajikan pameran dagang terkemuka yang senantiasa mendorong inovasi, keberlanjutan, serta perkembangan industri melalui pengalaman dinamis yang berskala internasional bagi pelaku bisnis makanan, minuman, dan perhotelan di Indonesia.

Perayaan FHI tahun ini dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya. Menurutnya, FHI 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran produk dan teknologi terbaru, tetapi juga sebagai forum strategis untuk mempromosikan praktik yang berkelanjutan di seluruh sektor F&B dan perhotelan. FHI juga dianggap sebagai wadah penting bagi pelaku industri di sektor tersebut, baik lokal maupun internasional, agar dapat bersinergi. FHI 2025 memberikan kesempatan emas bagi industri kreatif Indonesia agar produknya semakin kompetitif dalam bersaing dengan produk dari negara lain yang semakin agresif memperluas pangsa pasar global.

“Industri makanan dan minuman berkontribusi sekitar 38% terhadap PDB ekonomi kreatif dengan lebih dari 11.000 usaha. Oleh karena itu, kami sangat menghargai dan mendukung pelaksanaan FHI 2025 yang diharapkan dapat memberikan dorongan bagi perkembangan dan penguatan industri kuliner serta perhotelan di Indonesia. Semoga sektor ini dapat menjadi mesin penggerak yang mendorong kemajuan industri kreatif nasional,” ujar Teuku.

Ia juga menambahkan bahwa nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia meningkat sebesar 119%, sementara nilai ekspornya naik 67%. Total jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 26,5 juta orang pada tahun 2024. Diperkirakan akan tercipta sebanyak 787,6 juta lapangan kerja dalam lima tahun mendatang, jika pertumbuhan ini berlanjut. Hal ini menunjukkan semakin berkembangnya industri F&B dan hospitality secara inklusif serta berkelanjutan.

Juanita Soerakoesoemah selaku Portofolio Director FHI 2025 dalam pidatinya menyampaikan bahwa FHI merupakan wujud dukungan terhadap percepatan perkembangan industri F&B dan perhotelan yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kembali hadir dengan tujuan yang sama, FHI 2025 bertekad untuk mendukung keberlanjutan lingkungan serta penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Berkat pengalamannya yang telah berlangsung hampir 30 tahun dalam mendukung pertumbuhan industri F&B dan perhotelan di Indonesia, penyelenggaraan FHI tahun ini tetap berkomitmen untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan guna mendorong perkembangan sektor tersebut,” ujar Juanita.

Juanita juga menambahkan bahwa hal ini didukung oleh tema dalam edisi ke-19 tahun ini, yaitu ‘Membangun Masa Depan Industri Kuliner dan Perhotelan yang Berkelanjutan.’ Selanjutnya, FHI 2025 hadir sebagai pemicu transformasi berkelanjutan dengan menghadirkan perusahaan dan merek yang berkomitmen pada praktik ramah lingkungan di sektor makanan, minuman, dan perhotelan. Terakhir, FHI juga menjadi wadah untuk memperkenalkan solusi inovatif, mulai dari produk organik, efisiensi energi, hingga pengelolaan limbah pameran.

Banyak produk dan merek ternama telah menunjukkan komitmen kuat terhadap praktik keberlanjutan dan akan dipamerkan dalam ajang FHI tahun ini, seperti Allana, Avani, Beragam, Botanical Essentials, Chungcheongnam-do, Delifru, Greenfields Professional, Healthy Choice, Japfa Food, Kawan Lama Solution, Interfood, Gastro, Nisuma, Danatini, Skyherb, Scent Air, Rotaryana, Tree Nut Asia, RunPack, Unox, Uqesh, USA Pulses, Vicando, Wallex, dan lainnya.

Sebagai bagian dari inisiatif yang berkelanjutan, FHI 2025 menyediakan berbagai zona pengalaman ramah lingkungan untuk para pengunjung. Di antaranya adalah Stasiun Pengisian Air bersama Waterhub yang mendukung kampanye #BringYourOwnTumbler, Area Powernap dari Alga dan Bobobox, serta Corner Kesehatan yang menawarkan pijatan gratis dan konsultasi mental dari Perfect Health dan Naluri Life.

Pengunjung juga bisa menikmati Light Air Zone dari ScentAir dan GLAM yang menyajikan udara segar pegunungan di tengah pameran. Di Hall D1, FHI bekerja sama dengan Noovoleum menyediakan UCollect Station untuk mengumpulkan minyak jelantah yang akan diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Pengunjung FHI 2025 dapat menggunakan kode referral: NOOVFHI25 untuk ikut berpartisipasi.

 

Juanita juga menjelaskan bahwa sebagai pameran dagang internasional yang terkemuka, FHI menjadi wadah strategis untuk membangun jaringan bisnis secara efektif dan efisien, dengan menghadirkan International Booth Pavilions dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, terdapat area khusus ‘Kaiyuan’ Plan 2025 – China Bakery & Food Pavilion yang pertama kali hadir di FHI 2025, menampilkan inovasi dari lebih dari 20 perusahaan ternama di industri roti Tiongkok melalui demo langsung dan booth interaktif.

Lomba Kuliner dan Pariwisata di FHI 2025

Pada tahun ini, FHI 2025 juga menyajikan berbagai acara dan kompetisi yang menarik, salah satunya adalah kompetisi minuman internasional 2026 World Fashion Drinks Competition (WFDC) yang pertama kalinya diadakan di Indonesia. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Shanghai Sinoexpo Informa Markets dengan dukungan dari LMK, Senfienta, Alpine Cool, Mengniu Dairy Professionals, serta Scotsman Ice Systems (Shanghai) Co., Ltd. WFDC Indonesia menjadi kesempatan bagi para bartender profesional, perwakilan merek minuman, barista, mahasiswa kuliner, dan kreator minuman independen untuk menunjukkan kreativitas mereka dan bersaing memperebutkan tiket menuju babak final di Shanghai 2026.

Tidak hanya sampai di sana, FHI 2025 kembali menyajikan berbagai macam kompetisi seperti; Indonesia Coffee Events (ICE) dengan kompetisi Hometown Indonesia Latte Art Scholar (HILACS25) yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI). Menurut Daryanto Witarsa, sebagai Ketua Umum AKSI SCAI, kompetisi ini telah melalui proses penjurian secara online sebelumnya. Ada lebih dari 80 Latte Artist yang telah mengirimkan karya mereka dalam babak Online Preliminary HILACS25.

“Pada saat ini, terdapat 40 peserta yang telah dipilih untuk mengikuti tahap kompetisi luring yang berlangsung di HILACS25 dalam pemeran FHI 2025. Peserta akan diuji kemampuannya dalam tiga babak; Throwdown, Semifinal Stage Presentation dan Art Bar, serta babak Final Stage Presentation. Dengan demikian, juara Latte Art nantinya akan muncul dari acara ini,” ujar Daryanto.

Selain kompetisi tersebut, masih ada kompetisi lain seperti The 14th Salon Culinaire yang diselenggarakan oleh Association of Culinary Professionals (ACP), Hotelicious Thematic Bed Making Competition yang diadakan oleh BINUS Business Hotel Management dengan dukungan dari King Koil, Jakarta Best Sommelier Competition oleh Indonesia Sommelier Association (ISA), serta Ready-to-Drink Cocktails in a Can Competition yang diselenggarakan oleh Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) yang akan menonjolkan kreativitas, rasa, dan ketajaman bisnis di salah satu segmen industri minuman yang paling cepat berkembang.

Kompetisi yang eksklusif ini secara bangga diselenggarakan oleh Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) bekerja sama dengan FHI. Ketua IFBEC, I Ketut Darmayasa, S.I.P, MM, CHT, menjelaskan secara singkat mengenai kompetisi ini yang menjadi ajang inovasi bagi para bartender dan mixologist untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam menciptakan minuman siap saji berkualitas premium, tetapi tetap praktis dan memiliki rasa yang konsisten.

“Kompetisi ini menunjukkan tren dunia di mana konsep RTD (Ready-to-Drink) menjadi jawaban modern bagi sektor hotel dan restoran dalam menyajikan minuman khas tanpa mengorbankan rasa maupun penampilan. Kompetisi ini diikuti sekitar 20 tim yang terpilih, berasal dari hotel berbintang, restoran mewah, serta merek minuman ternama di Indonesia,” katanya.

Untuk kategori utama kompetisi yang penting, yaitu; Signature RTD Cocktails, menonjolkan inovasi rasa dan ciri khas lokal; sementara kategori Low & No Alcohol RTD Cocktails, lebih sesuai dengan tren minuman sehat dan ramah lingkungan. Menyediakan lebih dari 5 juri independen, terdiri dari ahli mixology internasional, Brand Ambassador global, serta perwakilan IFBEC yang berpengalaman dalam penilaian teknis, rasa, estetika, dan keberlanjutan sesuai dengan tujuan FHI 2025.

Berbagai Macam Seminar Industri dan Keberlanjutan

Tersedia berbagai workshop menarik, antara lain Wine Master Class dari ISA, Interior Design Clinic oleh Rukita, Gelato Workshop oleh Gastro Gizi Sarana, serta Art Workshop with Natural Pigments dari Rekalagam, yang akan mengajak peserta mengeksplorasi kreativitas berkelanjutan melalui lokakarya ramah lingkungan di FHI 2025.

Di dalam workshop Rekalagam, peserta akan diajarkan cara mengubah sampah menjadi karya yang luar biasa dengan membuat hiasan rumah menggunakan pigmen alami dari bahan organik sehari-hari.

Dibimbing oleh seniman yang peduli terhadap lingkungan, peserta dapat belajar teknik pewarnaan alami, penggunaan warna, dan desain yang ramah lingkungan serta membawa pulang karya unik yang dihasilkan oleh peserta tersebut.

 

Manajer Komunikasi Pemasaran FHI 2025, Leonarita Hutama juga menambahkan bahwa berbagai lomba dan kegiatan menarik yang disajikan dalam FHI 2025 diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri nasional.

“FHI tidak hanya berfungsi sebagai pameran produk industri, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para pelaku usaha dan pengusaha di bidang ini. FHI 2025 juga menyajikan berbagai seminar industri serta seminar tentang keberlanjutan yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” kata Leonarita.

Leona menyebutkan beberapa seminar industri yang diselenggarakan oleh asosiasi dan lembaga di sektor ini, antara lain: ASEAN American Epicurean Table Seminar yang diselenggarakan oleh U.S. Meat Export Federation; Global Beverage Services Solution Provider oleh Damin; Business Breakfast oleh Saladplate dan Global Data; Timeless Craft – Sustainable Future oleh Alga dan Wisewool; The Importance of the Media Industry in HORECA oleh Epicure; Coffee Talk oleh Dewan Kopi Indonesia; Seminar Sertifikasi Halal dan Standar Higienis oleh LPPOM; serta Bulog Seminar.

Selain itu, FHI 2025 juga menyediakan berbagai seminar mengenai keberlanjutan dengan topik menarik seperti Sustainable Water Solutions for the Future of HORECA oleh Waterhub, Sesi Seminar oleh Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS), Beyond the Fryer: UCO and Renewable Energy Innovation in Hotels & Restaurants oleh Noovoleum, Sustainable Innovation in Hospitality bersama Sentian, Evolve, dan MVB dalam tema “Built for Efficiency” dan “Who Pays the Climate Price?” serta “Sustainability for Businesses: It’s more than just Plastic” dan “Ecosystem of Value” oleh Magalarva. Selain itu, FHI juga menyediakan akses jaringan bisnis melalui FHI Business Matching Programme, FHI TV Programme, Red Bull Party Truck dan Lalamove Recharge Station serta banyak lagi acara menarik lainnya.

Sebagai penutup, Juanita menegaskan bahwa digitalisasi adalah faktor pendorong yang meningkatkan efisiensi dan mendukung Indonesia dalam mencapai tingkat pendapatan tinggi pada tahun 2045.

“FHI mempercepat pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor F&B di Indonesia dalam kerangka ‘Indonesia 4.0’ melalui FHI Digital Showroom yang didukung oleh Saladplate, guna menampilkan pasokan produk F&B dan perhotelan yang dapat membuka peluang ekspansi ke pasar internasional,” kata Juanita.

Terlebih lagi, FHI selalu konsisten menjadi pameran bisnis terkemuka yang unggul dengan terus memperluas jangkauannya untuk mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh ke tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, FHI tetap konsisten sebagai pameran bisnis terdepan yang berprestasi dengan terus memperluas cakupannya guna mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh menuju tingkat yang lebih tinggi. Lebih lanjut, FHI selalu konsisten menjadi ajang bisnis terkemuka yang unggul dengan terus memperluas ruang lingkupnya untuk mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh ke level yang lebih tinggi. Sebaliknya, FHI tetap menjaga posisinya sebagai pameran bisnis terdepan yang berkompeten dengan terus memperluas cakupannya agar dapat mendukung sektor perhotelan, makanan, dan minuman secara menyeluruh pada tingkat yang lebih baik.

FHI terus mendukung pertumbuhan industri di bidang ini, yang turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai kisaran 4,7% hingga 5,2% pada tahun 2025.

Sampai hari pembukaan berlangsung, FHI 2025 telah dikunjungi oleh ribuan pengunjung yang telah mendaftar secara online untuk mendapatkan akses masuk gratis selama empat hari pameran. Perkiraan jumlah pengunjung akan terus bertambah karena pendaftaran di lokasi masih tersedia untuk pengunjung yang datang langsung hingga hari terakhir pameran pada 25 Juli mendatang.

Calon pengunjung FHI 2025 hanya perlu mendaftar sebesar Rp. 150.000,- di pintu masuk Hall JIEXPO. Informasi tambahan bisa ditemukan melaluihttps://www.foodhospitalityindonesia.com/dan akun media sosial resmi FHI di Instagram @foodhospitalityindonesia_fhi, Facebook dan LinkedIn Food & Hospitality Indonesia, serta kanal YouTube Food & Hospitality Series_ID.

Festival Mi Ayam dan Bakso Wonogiri

Festival Mi Ayam dan Bakso Wonogiri

10drama.com –, Wonogiri – Kabupaten Wonogiriakan menyelenggarakan Festival Mie Ayam dan Bakso Wonogiri 2025 guna memeriahkan penyelenggaraanSolo Raya Great Sale2025. Acara tersebut akan diselenggarakan di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Jumat dan Sabtu, 25-26 Juli 2025.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan bahwa Festival Mie Ayam dan Bakso Wonogiri diadakan guna menunjukkan bahwa Kabupaten Wonogiri benar-benar kota bakso dan mi ayam.

Festival ini bukan sekadar kesempatan untuk bersenang-senang. Lebih dari itu, ini merupakan momen penting untukbranding wilayah,” kata Setyo kepada wartawan, Selasa, 22 Juli 2025.

Setyo mengatakan hal ini bukan lagi rahasia umum, banyak para pemudik dari Wonogiri berhasil membuka usaha mi ayam danbakso di berbagai kota besar di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri. Menurutnya, Wonogiri memiliki rasa yang asli dan kisah kuliner yang menarik.

Resep turun-temurun, cita rasa khas yang gurih, serta porsi yang banyak membuatmi ayamdan bakso Wonogiri merupakan makanan khas yang autentik,” ujar Setyo.

Baca Juga: Sedikit Yogyakarta di Ibu Kota

Kota Bakso dan Mie Ayam

Selanjutnya, Setyo menilai bahwa saatnya Wonogiri dikenal secara nasional sebagai kota bakso dan mi ayam. Ia menyebut hal ini juga merupakan potensi besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. “Melalui festival ini, kami”branding serius,” ucap dia.

Kepala Dinas Perdagangan dan KUKM Wonogiri, Wahyu Widayati, menambahkan bahwa festival tersebut bukan hanya tempat untuk bersantap. “Ini berkaitan dengan promosi potensi daerah, pemberdayaan UMKM, serta pariwisata.”kuliner berkelas,” kata Wahyu.

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonogiri memiliki harapan lebih dari sekadar acara makan bersama. Menurutnya, festival tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun identitas kuliner lokal, memperkuat kompetensi UMKM, serta meningkatkan jumlah kunjungan wisata.

Festival Mie Ayam dan Bakso Wonogiri 2025 akan menghadirkan 20tenantayam dan bakso legendaris khas Wonogiri; 20tenantUMKM unggulan lokal di bidang kuliner, kerajinan, hingga mode; serta pertunjukan musik hidup dan komunitas lokal. Terdapat pula area permainan dan kegiatan untuk anak-anak, lomba mural dan lainnya.photoboothTempat yang cocok untuk diunggah di Instagram, acara talkshow interaktif mengenai kuliner, UMKM, dan budaya lokal, serta penyajian produk kreatif dan makanan terbaik dari Wonogiri. Festival ini akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Pilihan Editor: Hobi Makan Bakso Duta Besar Jerman Ina LepelBaca juga: Etika dalam Masakan Nusantara

5 Resep Masakan Tongkol untuk Makan Siang

5 Resep Masakan Tongkol untuk Makan Siang

Jika bosan dengan olahan ayam atau daging sapi, maka resep olahan tongkol bisa jadi alternatif. Ikan tongkol merupakan sumber protein laut yang tinggi omega 3 dan asam lemak. Kandungan tersebut bermanfaat bagi kesehatan jantung dan perkembangan otak manusia, khususnya anak-anak.

Kalau lagi butuh inspirasi menu makan yang variatif, resep aneka tongkol berikut ini punya rasa yang lezat dan menggiurkan. Yuk, simak resep dan cara pembuatannya!

1. Tongkol pedas gurih

Bahan-bahan:

  1. ‌500 gr ikan tongkol matang

  2. ‌1 sdt garam dan sedikit air

Bumbu sambal:

  1. ‌7 buah cabai rawit

  2. ‌5 buah cabai merah

  3. ‌1 buah tomat merah

  4. ‌4 siung bawang putih

  5. ‌6 siung bawang merah

  6. ‌1 sdm gula pasir

  7. ‌1 sdt garam

  8. ‌Sedikit kaldu bubuk (opsional)

  9. ‌1 ruas lengkuas, memarkan

  10. ‌2 lembar daun salam

Cara membuat:

  1. ‌Rendam tongkol dalam air garam.

  2. ‌Kemudian, goreng sebentar sampai kecokelatan di bagian kulit luarnya. Angkat dan tiriskan.

  3. ‌Haluskan bumbu sambal kecuali lengkuas dan daun salam dengan chopper.

  4. ‌Siapkan wajan, lalu panaskan minyak dengan api sedang.

  5. ‌Jika api sudah panas, tumis bumbu hingga harum.

  6. ‌Masukkan lengkuas dan daun salam, lalu masak hingga harum dan matang.

  7. ‌Tuang tongkol dan aduk rata dengan sambal.

  8. ‌Angkat tongkol pedas gurih dan sajikan bersama nasi hangat.

2. Tongkol suwir pedas kemangi

Bahan bahan:

  1. ‌500 gram ikan tongkol cuek

  2. ‌1 buah jeruk nipis

  3. ‌1 batang serai

  4. ‌2 ruas lengkuas

  5. ‌2 ruas jahe

  6. ‌2 lembar daun salam

  7. ‌3 buah cabai hijau besar

  8. ‌1 ikat kemangi, ambil daunnya

  9. ‌1 sdm saus tiram

  10. ‌gula pasir secukupnya

  11. ‌garam secukupnya

  12. ‌Kaldu ayam bubuk secukupnya

  13. ‌Air secukupnya

Bahan bumbu halus:

  1. ‌4 siung bawang putih

  2. ‌5 siung bawang merah

  3. ‌4 buah cabai hijau besar

  4. ‌10 buah cabai rawit

  5. ‌1/2 sdt terasi

Cara membuat:

  1. ‌Bersihkan daging ikan tongkol terlebih dahulu. Buang tulangnya dan sisihkan ke dalam wadah.

  2. ‌Selanjutnya, siapkan campuran air perasan jeruk dan garam.

  3. ‌Lumuri daging tongkol dengan campuran tadi.

  4. ‌Berikutnya, goreng ikan tongkol sampai setengah matang

  5. ‌Jika sudah, diamkan dahulu hingga dingin.

  6. ‌Suwir-suwir daging tongkol hingga habis dan sisihkan ke dalam wadah.

  7. ‌Untuk membuat bumbu, siapkan food processor. Kemudian, masukkan bawang putih, bawang merah, cabai hijau besar, cabai rawit, dan terasi

  8. ‌Haluskan semua bumbu tadi sampai halus

  9. ‌Jika sudah, sisihkan ke dalam wadah.

  10. ‌Siapkan wajan, kemudian panaskan sedikit minyak di atasnya. Masukkan bumbu halus dan tumis bersama jahe, lengkuas, serai, dan daun salam.

  11. ‌Aduk sampai merata, kemudian tambahkan saus tiram dan air secukupnya. Masak kembali hingga rata dan berbau harum dan matang.

  12. ‌Jika bumbu sudah matang, segera masukkan suwiran daging tongkol.

  13. ‌Aduk suwiran daging tongkol sampai tercampur dengan bumbunya.

  14. ‌Untuk menambah tekstur, tambahkan irisan cabai hijau besar. Beri juga garam, kaldu bubuk dan gula agar rasanya gurih.

  15. ‌Setelah itu, aduk semua bahan tadi sampai bumbu tumisan menyusut dan meresap.

  16. ‌Masukkan daun kemangi, lalu aduk sampai merata dan terlihat layu.

  17. ‌Segera angkat tongkol suwir pedas dan sajikan dengan taburan bawang goreng secukupnya.

3. Tongkol kecap kuah pedas

Bahan-bahan:

  1. ‌500 gram ikan tongkol cuek

  2. ‌2 lembar daun salam

  3. ‌2 lembar daun jeruk

Bahan bumbu:

  1. ‌1 iris lengkuas

  2. ‌1 buah tomat, potong kecil-kecil

  3. ‌6 siung bawang merah, iris tipis

  4. ‌5 siung bawang putih, iris tipis

  5. ‌5 cabai keriting merah, iris tipis

  6. ‌3 cabai hijau besar, iris tipis

  7. ‌5 cabai rawit merah, iris tipis

  8. ‌4 sdm kecap manis 

  9. ‌1 sdt garam

  10. ‌1 sdt gula

  11. ‌1 sdt kaldu jamur

  12. ‌1/2 sdt merica

  13. ‌Air secukupnya

Cara membuat:

  1. ‌Cuci bersih ikan tongkol, lalu baluri dengan garam dan merica. Diamkan kurang lebih 15 menit.

  2. ‌Selanjutnya, goreng tongkol sampai matang.

  3. ‌Siapkan wajan, lalu tumis aneka bumbu hingga aromanya harum.

  4. ‌Tambahkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan semua cabai yang diiris tipis.

  5. ‌Masak sampai bumbu matang dan harum.

  6. ‌Berikan potongan tomat dan air secukupnya. Jangan lupa juga kecap, garam, gula, hingga kaldu jamur.

  7. ‌Masukan ikan tongkol goreng, lalu aduk sampai bumbu benar-benar meresap. Sisakan sedikit kuah untuk menambah cita rasa dan tekstur.

  8. ‌Tongkol kecap kuah pedas siap dinikmati bersama nasi panas.

4. Pepes tongkol

Bahan-bahan:

  1. ‌300 gram ikan tongkol

  2. ‌2 sdm minyak goreng

  3. ‌Daun pisang dan lidi untuk membungkus

Bahan bumbu:

  1. ‌8 buah cabai merah keriting

  2. ‌5 buah cabai rawit

  3. ‌1 buah tomat

  4. ‌1/2 sdt terasi

  5. ‌5 butir kemiri

  6. ‌1/2 sdt garam

  7. ‌Penyedap rasa secukupnya

  8. ‌Gula secukupnya

Cara membuat:

  1. ‌Siapkan daun pisang yang sudah layu. Potong-potong untuk membuat bungkus pepes.

  2. ‌Haluskan semua bahan bumbu halus. Masak dengan minyak panas sampai matang.

  3. ‌Ambil daun pisang, letakkan ikan dan lumuri dengan bumbu. Ulangi sampai semua bahan habis.

  4. ‌Rapikan bungkus pepes dengan lidi yang disematkan di kedua ujungnya.

  5. ‌Siapkan pemanggang atau wajan anti lengket.

  6. ‌Panggang pepes ikan tongkol dengan api kecil sembari dibolak-balik hingga matangnya merata.

  7. ‌Angkat dan sajikan.

5. Tongkol balado

Bahan-bahan:

  1. 1 ekor ikan tongkol besar, potong 7 bagian

  2. ‌1 sdm air perasan jeruk nipis

  3. ‌1/2 sdt garam

  4. ‌2 batang serai, memarkan

  5. ‌6 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya

  6. ‌1 sdt kaldu ayam bubuk

  7. ‌Minyak untuk menggoreng

  8. ‌Sambal balado hijau, haluskan

Bahan bumbu halus:

  1. 100 gram cabai hijau keriting

  2. 100 gram cabai rawit hijau

  3. 5 buah tomat hijau

  4. 150 gram bawang merah

  5. 4 siung bawang putih

Cara membuat:

  1. ‌Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam terlebih dahulu. Diamkan selama 15 menit agar bau amisnya berkurang.

  2. ‌Panaskan minyak, goreng ikan di kedua sisinya hingga matang.

  3. ‌ Hindari menggorengnya terlalu lama supaya tongkol tidak kering dan keras. Angkat, suwir-suwir, sisihkan.

  4. ‌Panaskan minyak sisa menggoreng tongkol tadi. Lalu, masukkan sambal balado hijau, serai, dan daun jeruk hingga harum. Berikan kaldu ayam bubuk dan garam, aduk sampai merata

  5. ‌Masak bumbu sampai matang dan harum

  6. ‌Berikutnya, masukkan tongkol goreng tadi, lalu aduk hingga meresap. Angkat dan sajikan.

Itulah lima aneka olahan ikan tongkol yang bakal bikin semua anggota keluarga pengin makan di rumah. Nah, kira-kira mana resep yang akan kamu coba terlebih dahulu Bela?

5 Resep Olahan Ayam yang Lagi Hits, Nggak Bikin Bosan 7 Resep Olahan Tahu Putih yang Simple tapi Enak

Pramono Diam Saat Ditanya Soal Beras Oplosan PT Food Station Tjipinang Jaya

Pramono Diam Saat Ditanya Soal Beras Oplosan PT Food Station Tjipinang Jaya

10drama.com -.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengadakan pertemuan dengan pengurus PT Food Station Tjipinang Jaya di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat pada Selasa (22/7/2025) sore waktu setempat. Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah terkait kasus beras campuran yang diduga didistribusikan oleh perusahaan daerah DKI Jakarta tersebut.

Setelah menghadiri pertemuan, Pramono enggan memberikan jawaban terkait hasil pertemuan dengan Food Station. Setelah keluar dari Pendopo Balai Kota DKI, Pramono hanya mengangkat tangan sebagai tanda tidak ingin menjawab pertanyaan wartawan mengenai hasil audiensi tersebut.

Sambil terus mengangkat tangannya, Pramono berjalan menuju mobilnya. Ia hanya tersenyum pada para jurnalis yang menanyakan isi pembicaraan dengan Food Station.

Sebelum Pramono meninggalkan Pendopo Balai Kota, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi Jakarta Syaefulloh Hidayat telah lebih dulu pergi dari tempat tersebut. Namun, ia juga menolak memberikan penjelasan saat ditanya tentang masalah yang kini dihadapi Food Station. “Nanti saja, nanti,” ujar Syaefulloh sambil berjalan.

Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta di bidang Komunikasi, Chico Hakim, menyebutkan bahwa kasus beras campuran yang diduga disebarkan oleh Food Station menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Bahkan, Wakil Gubernur Rano Karno telah lebih dahulu memanggil Direktur Utama (Dirut) Food Station untuk menanyakan terkait masalah tersebut pekan lalu.

“Menurut informasi kami, Bapak Direktur telah dipanggil oleh Bapak Wakil Gubernur saat Bapak Gubernur sedang berada di New York, dan insyaallah hari ini juga akan ada pertemuan antara Bapak Gubernur,” ujar Chico pada siang hari WIB Selasa.

Menurutnya, pertemuan antara Pramono dengan Direktur Utama Food Station salah satunya bertujuan untuk membahas kasus beras oplosan yang kini menjadi perhatian masyarakat. Terlebih lagi, Kementerian Pertanian (Kementan) telah mengumumkan beberapa merek beras yang didistribusikan oleh Food Station tidak memenuhi standar mutu beras premium.

“Kita tunggu pengumuman dari pihak berwenang nanti, karena menurut kami saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Bareskrim,” ujar Chico.

Ia menambahkan, Pemprov DKI akan sepenuhnya menyerahkan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum yang berwenang. CHCIO memastikan, kasus tersebut akan diselesaikan secara transparan.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan Moch Arief Cahyono menyampaikan bahwa sampel beras dari Food Station telah dites di lima laboratorium berbeda. Hasil pengujian menunjukkan, beberapa merek beras seperti Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, dan lainnya, tidak memenuhi kriteria mutu beras premium sesuai standar yang ditetapkan.

Cara Membuat Telur Gulung Enak dan Gagal Pasti

Cara Membuat Telur Gulung Enak dan Gagal Pasti

10drama.com –– Siapa yang tidak mengenal telur gulung?

Camilan khas anak SD ini selalu muncul di tengah kerumunan.

Penggemar makanan ringan ini sangat banyak, bukan hanya anak SD yang menyukainya, tetapi orang dewasa juga tidak ingin ketinggalan.

Sekarang, semakin beragam jenis telur gulung yang tersedia.

Beberapa orang mulai menambahkan bihun sebagai bahan isian, seperti sosis, bakso, hingga nugget.

Makanan ringan ini dapat dikatakan sebagai makanan sehat, karena telur merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh.

Namun, lebih baik jika Sase Lovers membuat telur gulung sendiri di rumah.

Selain mampu menghasilkan lebih banyak, jenis minyak yang digunakan juga dapat disesuaikan sesuai dengan keperluan.

Dan yang paling penting, penggunaan bumbu dan saus sebagai pelengkap juga lebih baik untuk kesehatan.

Membuat telur gulung khas pedagang keliling memang bisa menjadi tantangan tersendiri, namun dengan beberapa trik sederhana, Anda mampu membuatnya di rumah dengan mudah.

Mari kita lihat beberapa tips berikut ini.

Tips Menggoreng Telur Gulung

1. Tambahkan air

Untuk membuat telur gulung, bukan hanya sekadar memakai telur.

Bahan utamanya hanya telur tanpa campuran tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, gula pasir, atau baking soda.

Hal ini terjadi karena secara alami, telur dapat mengembang dan memiliki tekstur yang lembut.

Namun, penyebab telur gulung tidak berhasil, salah satunya adalah karena kandungan air yang sedikit.

Maka, ketika masuk ke dalam minyak, telur segera mengeras, padat, dan tidak menyebar.

Anda perlu menambahkan sedikit air, yaitu 1 sendok makan beserta 1 butir telur.

2. Gunakan botol

Untuk memasak telur gulung, dibutuhkan botol yang ujungnya memiliki lubang kecil.

Atau Anda juga dapat menggunakan sendok makan.

3. Minyak panas

Tumis dengan minyak yang telah dipanaskan.

Pastikan saat memasak dengan menggoreng, minyak telah mencapai suhu yang cukup tinggi.

Namun, setelah panas, nyalakan api kecil saja untuk menjaga suhunya.

Dengan cara ini, telur gulung akan mengembang dengan sempurna, tetapi tidak sampai membuat adonan menjadi gosong.

Untuk mencegah telur dari jatuh dan menempel pada dasar wajan, jumlah minyak yang digunakan perlu cukup banyak.

Oleh karena itu, sebaiknya Sase Lovers menggunakan panci cekung agar terdapat ruang yang cukup antara permukaan minyak dan dasar panci.

4. Teknik menggoreng

Masukkan dengan jarak 20-30 cm dari permukaan panci.

Saat masih basah, gulung telur dengan menggunakan tusuk sate sambil dipadatkan.

Tumis kembali hingga telur matang.

Gimana, mudah kan?

Masak lagi, yuk! Semoga berhasil, Sase Lovers.

Bukan Hanya Kopi, 5 Minuman Energi Pagi Ini Bisa Jadi Solusi

Bukan Hanya Kopi, 5 Minuman Energi Pagi Ini Bisa Jadi Solusi

10drama.com –– Untuk membangkitkan semangat dan energi kita dalam memulai hari, kita dapat mengonsumsi minuman bergizi di pagi hari.

Tidak sembarangan, kita perlu mengetahui jenis minuman sehat yang mampu meningkatkan energi kita.

Minuman Alami Yang Meningkatkan Energi

Agar tidak salah, berikut 5 macam minuman yang bermanfaat untuk meningkatkan energi dan dapat dikonsumsi saat pagi hari, perhatikan:

1. Infused water

Minuman ini berguna untuk memulihkan cairan tubuh yang telah hilang.

Tidak hanya itu, air infus juga mampu memberikan nutrisi serta memperkuat sistem kekebalan tubuh kita.

2. Air jahe

Faktanya, air jahe tidak hanya mampu meningkatkan energi, tetapi juga bermanfaat untuk meredakan ketidaknyamanan perut di pagi hari!

Karena minuman ini mampu mengurangi rasa mual, muntah, dan diare.

3. Minuman buah dan sayuran

Minuman buah atau sayur di pagi hari bisa membantu meningkatkan energi.

Tidak hanya itu, jus buah dan sayuran dapat mengatasi rasa lelah, lho!

Jika secara teratur mengonsumsi jus buah dan sayuran di pagi hari juga mampu meningkatkan sirkulasi darah serta pasokan oksigen ke seluruh tubuh.

4. Susu

Minum susu tidak hanya bermanfaat untuk memperkuat tulang dan otot, ya, cewek-cewek!

Minuman ini juga mampu mempercepat proses metabolisme tubuh, sehingga memberikan energi lebih untuk menjalani kegiatan.

5. Teh

Dua jenis minuman teh yang cocok dikonsumsi saat pagi hari adalah teh hitam dan teh hijau.

Kedua jenis teh ini mengandung zat antioksidan yang mampu membantu kita merasa lebih segar dan siap menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari.

Tidak hanya itu, teh hitam dan teh hijau sama-sama bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme, menjaga kesehatan jantung, serta mencegah diabetes, lho!

(*)

4 Tren Kuliner 2025 yang Harus Diketahui Bisnis Makanan

4 Tren Kuliner 2025 yang Harus Diketahui Bisnis Makanan

Untuk menghadapi perubahan di industri makanan dan tantangan yang dihadapi pelaku bisnis kuliner, empat tren terbaru dalam dunia kuliner diperkenalkan melalui Future Menu 2025 oleh Unilever Food Solutions.

Inisiatif ini dibuat berdasarkan studi mendalam mengenai perubahan kecenderungan konsumen, dampak globalisasi dalam dunia kuliner, serta masukan dari koki profesional di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Berikut 10drama.com –telah mengumpulkan data mengenai 4 tren kuliner tahun 2025 untuk menghadapi persaingan bisnis makanan.Check it out!

Tantangan yang dihadapi pelaku usaha di sektor kuliner kini semakin sulit

Perubahan pola konsumsi, meningkatnya biaya operasional, dan persaingan yang semakin sengit menjadi tantangan utama dalam industri makanan saat ini.

Selain rasa, konsumen saat ini juga mempertimbangkan faktor nilai, penampilan, pengalaman menyantap, serta asal bahan yang digunakan.

Oleh karena itu, pelaku usaha kuliner diharuskan lebih fleksibel dan kreatif dalam mengembangkan hidangan yang tidak hanya enak, tetapi juga memiliki daya tarik tersendiri di hati konsumen saat ini.

Inilah yang menjadi alasan munculnya inisiatif Future Menu 2025. Seperti yang diungkapkan oleh Chef Ronald Tokilov.

“Future Menu hadir bukan hanya sebagai sumber ide resep, tetapi juga sebagai alat bantu bisnis kuliner dalam menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang,” katanya dalam acara ‘Unilever Food Solutions: Launching 4 Future Menu 2025’, pada Kamis (17/7/2025).

Empat perkembangan terkini dalam dunia kuliner pada tahun 2025

Empat tren kuliner 2025 diambil berdasarkan pengumpulan data dan masukan dari 250 koki profesional, ditambah ribuan umpan balik dari pelaku industri makanan di berbagai negara. Berikut daftarnya:

1. Street Food Couture

Tren ini mengangkat hidangan kaki lima ke tingkat yang lebih mewah. Ciri khas makanan jalanan tetap dipertahankan, namun disajikan dengan bahan yang lebih baik dan cara memasak yang lebih terampil.

Akibatnya, menu menjadi lebih menarik baik dari segi rasa maupun penampilan, tanpa perlu meningkatkan biaya operasional secara besar-besaran. Sesuai untuk pengusaha yang ingin memperkuat daya tarik hidangan tanpa kehilangan ciri khas lokal.

2. Borderless Cuisine

Tren ini menggabungkan tradisi masakan dari berbagai negara secara seimbang. Kombinasi rasa dan metode memasak lintas budaya ditampilkan melalui hidangan yang baru dan penuh imajinasi.

Tujuan tidak hanya untuk mengeksplorasi rasa, tetapi juga menghadirkan pengalaman makan yang sesuai dalam dunia yang semakin saling terkait.

3. Culinary Roots

Pemeliharaan kuliner lokal menjadi prioritas utama, dengan memperkenalkan bahan-bahan lokal dan metode memasak tradisional sebagai kekuatan inti. Inisiatif ini merespons meningkatnya minat masyarakat terhadap hidangan yang kaya akan nilai budaya.

Warisan rasa dari berbagai daerah di Indonesia menjadi dasar dalam menciptakan hidangan autentik yang tetap sesuai dengan perkembangan zaman.

4. Dinner Design

Melalui tren ini, makan bukan hanya tentang rasa, tetapi juga pengalaman. Dengan penyajian yang melibatkan konsumen secara langsung, setiap hidangan menjadi lebih menarik dan terasa lebih dekat.

Kisah di balik hidangan turut disajikan, membuat momen makan menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Meskipun tren ini bersifat global, terdapat sentuhan lokal dari ratusan chef terkenal.

Tren kuliner terkini ini memang muncul dari pengamatan di berbagai negara. Namun sebelum diterapkan, banyak koki terkenal memberikan saran agar tetap sesuai dengan kebiasaan makan di sini.

Bagi pengusaha, tantangannya ialah bagaimana menghadirkan gagasan-gagasan baru tanpa mengabaikan rasa khas daerah. Di tengah derasnya pengaruh makanan luar negeri, mempertahankan ciri khas sendiri semakin menjadi hal yang penting.

Sistem seperti Future Menu 2025 menjadi salah satu metode untuk terus berkembang, namun tetap berakar pada identitas masakan Indonesia.

Berikut adalah beberapa tren kuliner 2025 yang bisa dijadikan panduan menghadapi persaingan bisnis makanan. Dengan memahami perubahan preferensi pelanggan dan menerapkan inovasi yang sesuai, pelaku usaha dapat tetap bersaing tanpa kehilangan ciri khas lokal.

Penjelajahan Makanan Tradisional Solo yang Kaya Nutrisi, Lezat, dan Bergizi 7 Saran Kuliner Khas di Wilayah Sudirman Hwang In Yeop Menggelar Fanmeeting di Jakarta, Minta Saran Tempat Makan Khas Lokal

Turunnya Harga Gandum Jadi Dampak Positif untuk Perusahaan Makanan dan Minuman

Turunnya Harga Gandum Jadi Dampak Positif untuk Perusahaan Makanan dan Minuman

10drama.com -.CO.ID – JAKARTA.Penurunan harga gandum dunia sebesar 6,1%, dari US$ 574,36 pada 18 Juni menjadi US$ 539,38 pada 18 Juli, dianggap sebagai faktor pendorong utama positif bagi perusahaan di sektor makanan dan minuman (F&B), khususnya bagi perusahaan yang sangat bergantung pada impor gandum sebagai bahan baku produksi.

Analis Penelitian PT Henan Putihrai Sekuritas, Irsyady Hanief menganggap bahwa penurunan harga gandum dapat membantu kinerja perusahaan seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Hal ini karena tren penurunan tersebut berpeluang menekan biaya produksi dan memperluas margin laba kotor, terutama jika harga jual produk tetap stabil.

“Emiten yang memiliki kapasitas produksi besar dan kekuatan tawar tinggi terhadap distributor memiliki kemampuan untuk mempertahankan profitabilitas meskipun dalam kondisi penurunan permintaan pasar,” ujar Irsyady kepada 10drama.com, Jumat (18/7).

Irsyady mengatakan bahwa Indofood memperoleh keuntungan dari penurunan harga gandum di pasar global, karena seluruh kebutuhan gandum perusahaan berasal dari impor. Dengan demikian, menurunnya biaya bahan baku berpeluang meningkatkan margin keuntungan perusahaan.

Manajemen juga mengumumkan alokasi anggaran modal tahun 2025 sebesar Rp 8,5 triliun, dengan Rp 5,5 triliun dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas produksi, termasuk pembangunan pabrik mi instan baru yang direncanakan mulai beroperasi pada semester kedua 2025.

Sisa dana belanja akan dialokasikan untuk pembelian dua kapal baru oleh unit Bogasari serta pengembangan infrastruktur dan kegiatan replanting lainnya.

“Dengan portofolio produk kebutuhan pokok dan cakupan yang luas di pasar lokal maupun internasional (Afrika, Timur Tengah, Amerika), INDF tetap bersifat defensif dalam menghadapi tekanan daya beli,” lanjut Irsyady.

Namun, Irsyady mengatakan tekanan terhadap daya beli masyarakat tetap menjadi tantangan utama bagi sektor konsumsi.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk kelas menengah atas mengalami penurunan dari 57,33 juta orang pada tahun 2019 menjadi 47,85 juta jiwa pada tahun 2024. Selain itu, inflasi bahan makanan tetap tinggi sebesar +1,99% YoY hingga bulan Juni 2025, yang memicu tren pergeseran konsumen menuju produk-produk yang lebih terjangkau.

Kepala Indofood, Franciscus Welirang, menyampaikan bahwa kinerja INDF tetap terjaga meskipun harga gandum mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Ia menjelaskan bahwa stabilitas ini didukung oleh persediaan bahan baku yang cukup serta penyesuaian terhadap harga gandum di pasar global.

Bahkan, Franky yang merupakan panggilan akrab Franciscus Welirang memprediksi kinerja INDF tetap akan terjaga hingga akhir tahun. “Melihat posisi data yang ada saat ini, tampaknya (kinerja) akan stabil,” kata Franky kepada 10drama.com, Jumat (18/7).

Mengutip laporan keuangan per 31 Maret 2025, laba tahun berjalan yang bisa dikaitkan dengan INDF mencapai Rp 2,72 triliun. Peningkatan ini sebesar 11,20% dibanding tahun sebelumnya atauYear on Year(YoY) sebesar Rp 2,44 triliun.

Dari sisi top line, penjualan bersih INDF juga naik sebesar 2,48% secara tahunan menjadi Rp 31,55 triliun pada kuartal I-2025. Di periode yang sama pada 2024, penjualan bersih INDF mencapai Rp 30,79 triliun.

Irysady merekomendasikan buy on weaknessuntuk INDF di kisaran harga Rp 8.100–Rp 8.150, dengan target harga Rp 8.475–Rp 8.500 dan stop loss pada Rp 7.925–Rp 7.950.

The Crown: Restoran Inggris di Jakarta

The Crown: Restoran Inggris di Jakarta

10drama.com, Jakarta kini memiliki destinasi kuliner terbaru. The Crown by Kirk Westaway secara resmi dibuka di lantai 22 Fairmont Jakarta, menyajikan rasa Inggris modern dalam suasana yang mewah.

Di baliknya, Chef Kirk Westaway, pemenang dua bintang Michelin, membawa prinsip masaknya yang terkenal dari JAAN Singapura dengan bahan berkualitas, rasa alami, dan teknik presisi yang khas.

“Masakan Inggris memiliki akar yang kuat dalam tradisi, tetapi bisa disajikan dengan cara yang segar dan menyenangkan,” kata Westaway.

Baca juga 6 Hotel yang Menyediakan Restoran Oriental Terkemuka di Jakarta

Paket Makanan Kreatif dan Penuh Kejutan Makanan Sajian Khas yang Menyenangkan Hidangan Khusus yang Penuh Kejutan Sajian Rasa yang Unik dan Menarik Pengalaman Makan yang Berbeda dan Menyenangkan Menu Khusus yang Penuh Kejutan Hidangan Kreatif yang Menghadirkan Kejutan Paket Makanan yang Menyenangkan dan Berbeda Sajian Artistik yang Penuh Kejutan Menu Makanan yang Unik dan Menarik

The Crown menawarkan menu degustationyang setiap sajiannya menyajikan keindahan dan rasa yang unik.

Setiap hidangan di The Crown dirancang seperti alur cerita yang halus, kompleks, dan penuh kejutan. Salah satu yang menarik perhatian adalah scallop yang dikombinasikan dengan asparagus, kacang hijau, dan pancetta. Rasa campurannya segar dan seimbang, dengan tekstur lembut yang menyatu dengan sempurna.

Daging wagyu striploin disajikan hangat bersama kentang putih dan saus reform. Daging yang lembut bercampur dengan saus yang memiliki rasa kaya, menciptakan sensasi hangat yang akrab namun tetap terasa segar.

Sebagai penutup, versi terbaru dari Strawberry Eton Mess terasa lebih segar berkat sentuhan jeruk nipis. Rasa yang ringan, manis, dan meninggalkan kesan akhir yang anggun.

Jakarta kini tidak hanya menjadi pengamat tren dunia. Dengan kehadiran The Crown, ibu kota turut serta berperan penting dalam peta kuliner global dengan latar belakang Senayan, The Crown menyajikan pengalaman kuliner yang elegan dan intim.

 

Tulisan dibuat oleh: Husnul Khotimah

Sumber foto: The Crown karya Kirk Westaway

 

Copyright © 2026 10drama.com