Coca-Cola Umumkan Resep Baru Usai Dihujat Trump Soal Gula Tebu: Kontroversi Ahli Gizi

Coca-Cola Umumkan Resep Baru Usai Dihujat Trump Soal Gula Tebu: Kontroversi Ahli Gizi

10drama.com –– Coca-Cola menghadirkan inovasi terbaru dengan mengumumkan perubahan formula minuman legendarisnya. Perusahaan minuman ringan besar ini akan mengganti bahan pemanis dari sirup jagung fruktosa tinggi menjadi gula tebu asli untuk konsumen di Amerika Serikat.

Perubahan ini mendapatkan dukungan langsung dari mantan Presiden Donald Trump dan menjadi bagian dari kampanye Make America Healthy Again yang digagas Menteri Kesehatan Robert F Kennedy Jr.

Dilaporkan oleh Daily Mail, Senin (22/7), Coca-Cola mengonfirmasi bahwa produk terbarunya yang menggunakan gula tebu akan dirilis musim gugur ini di Amerika Serikat.

Tindakan ini merupakan bagian dari strategi inovasi perusahaan dalam memperluas portofolio merek Coca-Cola serta menawarkan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.

Sebelumnya, pengumuman ini telah lebih dahulu disampaikan oleh Donald Trump dan memicu perdebatan di media sosial.

“Saya sudah berdiskusi dengan Coca-Cola mengenai penggunaan gula tebu asli dalam Coke untuk pasar Amerika Serikat, dan mereka telah menyetujui hal tersebut… Ini memang lebih baik,” kata Trump melalui akun X (dulu Twitter) resminya.

Meskipun banyak orang menyambut baik berita ini, sejumlah pakar kesehatan mengungkapkan kekhawatiran. Dokter Marion Nestle, ahli gizi dari Universitas New York menilai perubahan ini tidak memiliki dampak yang signifikan secara nutrisi.

Menurutnya, baik gula tebu maupun sirup jagung fruktosa tinggi memiliki kandungan glukosa dan fruktosa yang sama, serta dapat memberikan dampak negatif terhadap metabolisme jika dikonsumsi secara berlebihan.

“Satu kaleng Coke berisi 12 ons tetap mengandung 39 gram gula. Jumlah ini terlalu banyak,” katanya dilansir dari Daily Mail.

Dokter Nestle juga menyampaikan bahwa citra negatif sirup jagung lebih disebabkan oleh harganya yang murah dan sering digunakan dalam makanan yang telah diproses secara berlebihan.

Beberapa ahli juga mengingatkan bahwa perubahan ini berpotensi memperparah krisis obesitas di Amerika Serikat karena masyarakat cenderung menganggap produk tersebut lebih sehat dan mengonsumsinya secara lebih rutin.

Dalam laporan keuangan kuartal kedua yang diterbitkan pada Selasa (22/7) pagi, Coca-Cola menyampaikan bahwa permintaan terhadap minuman rendah atau tanpa gula tetap tinggi. Pendapatan perusahaan meningkat sebesar 2,5 persen menjadi USD 12,62 miliar (sekitar Rp 205,7 triliun), melebihi prediksi para analis.

Namun, Coca-Cola juga menghadapi kendala akibat bea impor aluminium yang diatur oleh pemerintahan Trump yang kini naik hingga 50 persen.

Perusahaan mengungkapkan akan mempertimbangkan penggunaan kemasan alternatif seperti botol plastik untuk menangani masalah tersebut.

Meskipun dianggap sebagai langkah yang lebih baik, para ahli menekankan bahwa yang paling penting adalah kesadaran dalam mengonsumsi tanpa berlebihan.

Manfaat Aloe Vera untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya

Manfaat Aloe Vera untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya

10drama.com -,JAKARTA – Lidah buaya ataulidah buayamerupakan salah satu tanaman obat yang paling umum digunakan di seluruh dunia, terkenal atas manfaat kesehatannya yang beragam dan penggunaan yang fleksibel.

Dari suplemen makanan dan minuman fungsional hingga produk perawatan kulit yang dioleskan, senyawa aktif lidah buaya membuatnya menjadi bahan pokok dalam industri kesehatan dan kebugaran.

Dikutip dari situs Fakultas Kedokteran UMSU, lidah buaya merupakan tanaman berdaun tebal yang berasal dari daerah kering di bagian Selatan Afrika. Tanaman ini telah lama dimanfaatkan dalam berbagai budaya sebagai tanaman obat dan perawatan kecantikan. Lidah buaya memiliki daun yang panjang dan berduri, dengan daging daun yang mengandung gel bening yang kaya akan senyawa aktif.

Sari lidah buaya yang terkandung di dalam daging daunnya memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan. Sari ini mengandung berbagai senyawa aktif seperti polisakarida, vitamin, mineral, enzim, asam amino, serta fitokimia yang memberikan sifat-sifat penyembuhan, anti peradangan, antimikroba, dan melembapkan. Karena itu, lidah buaya sering dimanfaatkan dalam produk-produk perawatan kulit, perawatan rambut, dan suplemen makanan.

Lidah buaya mengandung berbagai jenis polisakarida, termasuk glucomannan, acemannan, dan mannan yang merupakan polisakarida kompleks. Senyawa-senyawa ini memiliki sifat antiinflamasi, imunomodulator, serta mampu mempercepat proses penyembuhan luka.

Lidah buaya mengandung berbagai jenis vitamin, termasuk vitamin A, C, E, B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niacin), B6, dan B12. Vitamin-vitamin ini sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit, sistem imun tubuh, serta berbagai aktivitas penting dalam tubuh.

Lidah buaya mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium, magnesium, seng, selenium, natrium, kalium, tembaga, dan besi. Mineral-mineral tersebut berfungsi dalam menjaga keseimbangan elektrolit, aktivitas otot dan saraf, serta berbagai reaksi kimia dalam tubuh.

Lidah buaya mengandung enzim-enzim seperti amilase, lipase, dan bradikinase. Enzim-enzim tersebut berperan dalam proses pencernaan, mengurangi peradangan, serta mempercepat proses pemulihan.

Lidah buaya mengandung berbagai jenis asam amino, baik yang esensial maupun non-esensial, yang menjadi komponen penting dalam pembentukan protein serta menjalankan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Tanaman lidah buaya mengandung senyawa fitokimia seperti antrakuinon, saponin, flavonoid, dan lignin. Senyawa-senyawa ini memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, serta antimikroba yang berkontribusi pada kesehatan tubuh.

Lidah buaya juga mengandung senyawa polifenol seperti katekin dan asam kafeat. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang berperan dalam melindungi tubuh dari kerusakan akibat oksidasi.

Manfaat Aloe Vera Bagi Kesehatan

1. Perawatan Kulit

Lidah buaya sering dimanfaatkan dalam perawatan kulit karena sifatnya yang menenangkan, melembapkan, dan mempercepat penyembuhan. Gel lidah buaya mampu mengurangi peradangan pada kulit, memberikan kelembapan untuk kulit kering, mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi jerawat, serta mengurangi tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus.

2. Penyembuhan Luka

Bahan lidah buaya mampu berfungsi sebagai obat alami untuk mengatasi luka, luka bakar ringan, luka gores, atau lecet. Bahan ini mempercepat proses pemulihan dengan merangsang pembentukan kolagen dan memperbaiki regenerasi sel kulit.

3. Sifat Antiinflamasi

Lidah buaya memiliki sifat anti-peradangan yang berfungsi untuk menurunkan peradangan di dalam tubuh. Manfaatnya bisa digunakan untuk mengurangi gejala penyakit yang bersifat radang seperti rematik, gangguan pencernaan, atau kondisi peradangan pada usus.

4. Sistem Kekebalan Tubuh

Beberapa zat yang terkandung dalam lidah buaya mampu memperkuat sistem imun. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit.

5. Kesehatan Pencernaan

Tanaman lidah buaya berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan meningkatkan penyerapan zat gizi, mengurangi peradangan di saluran pencernaan, serta memperkuat kelancaran gerakan usus.

6. Kesehatan Jantung

Berdasarkan beberapa penelitian, lidah buaya mungkin berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida di dalam darah, serta membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Hal ini dapat mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Gary Swanson, Wakil Presiden Senior Pengawasan dan Kontrol Kualitas Global Herbalife, mengatakan, mengingat popularitasnya, kualitas dan keamanan produk yang mengandung lidah buaya menjadi sangat penting. Perbedaan dalam cara menanam, memanen, dan memproses dapat memengaruhi komposisi kimia bahan lidah buaya, sehingga diperlukan protokol pengujian yang kuat dan berbasis ilmu pengetahuan untuk memastikan kualitas produk yang tetap konsisten.

Ia menjelaskan salah satu aspek penting dalam jaminan kualitas lidah buaya adalah kemampuan untuk menentukan kadar antarquinon yang terbentuk secara alami, seperti aloin A, aloin B, dan aloe-emodin, yang terkandung dalam bagian lateks tanaman lidah buaya. Senyawa-senyawa ini perlu diawasi karena menghadapi batasan regulasi akibat dampak biologisnya yang telah diketahui. Pengukuran yang akurat menjadi kunci untuk memastikan bahwa produk akhir memenuhi standar keamanan dan persyaratan label.

Menurutnya, Herbalife telah lama menerapkan metode analitis khusus berbasis Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (High-Performance Liquid Chromatography/HPLC) untuk menentukan kadar antraquinon dalam bahan baku lidah buaya dan produk akhir. Metode ini awalnya diverifikasi dalam lingkungan laboratorium tunggal, namun baru-baru ini diuji dalam penelitian multi-laboratorium global yang melibatkan delapan laboratorium terpisah. Penelitian ini membuktikan bahwa metode tersebut dapat direproduksi, akurat, dan stabil dalam berbagai kondisi serta jenis produk.

Setelah pengujian ini, metode tersebut secara resmi diperiksa oleh ilmuwan yang ditunjuk oleh AOAC INTERNATIONAL dan disertifikasi sebagai Metode Resmi 2016.09. Penetapan ini menunjukkan bahwa metode tersebut memenuhi standar internasional terkait keandalan ilmiah dan memberikan tambahan tingkat kepercayaan bagi penggunaannya dalam program pengujian kualitas di berbagai sektor industri.

“Selain memakai HPLC dalam analisis aloin, kami juga mengandalkan spektrometri resonansi magnetik nuklir proton (NMR) untuk memastikan identitas molekuler dan tingkat kebersihan bahan lidah buaya—memungkinkan pemeriksaan yang lebih mendalam di luar sertifikat pemasok biasa,” kata Gary.

Ia menjelaskan, kualitas lidah buaya tidak dimulai dari laboratorium; melainkan dari lahan pertanian. Rantai pasok yang baik untuk bahan herbal sangat bergantung pada kondisi lingkungan tempat tanaman tersebut tumbuh dan dipanen. Di Herbalife, program kualitas lidah buaya mencakup seluruh proses mulai dari lahan hingga produk akhir, menggambarkan pendekatan sistemik terhadap kualitas yang dikenal sebagai konsep “Seed to Feed”.

Dengan semakin meningkatnya peran lidah buaya dalam produk kesehatan dan kebugaran, semakin penting pula mendukung penggunaannya dengan sistem kualitas yang didasarkan pada ilmu pengetahuan. Mengembangkan dan menguji metode yang dapat diterapkan secara luas memperkuat seluruh rantai pasok mulai dari petani dan produsen hingga distributor dan konsumen.

“Pengalaman kami menunjukkan bahwa melakukan investasi dalam praktik kualitas yang ketat dan terbuka dapat memberikan hasil yang signifikan – bukan hanya dalam menjaga konsistensi produk, tetapi juga dalam meningkatkan persepsi bersama tentang makna kualitas dalam industri herbal,” tambah Gary Swanson.

Ini Dia 3 Makanan Peningkat Fungsi Ginjal

Ini Dia 3 Makanan Peningkat Fungsi Ginjal

10drama.com -,JAKARTA – Ginjal memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh kita, yaitu menyaring sampah dari darah. Menjaga kesehatan ginjal dalam kondisi optimal sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran keseluruhan tubuh kita.

Apa yang kita konsumsi berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan kita.ginjal.

Dikutip dari timesofindia, Dr. Eric Berg, seorang chiropractor dan penulis nutrisi, kini telah mengungkapkan tiga jenis makanan yang mampu meningkatkan kinerja ginjal.

Berikut tiga jenis makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan ginjal

1. Mentimun

Menjaga kelembapan tubuh sangat penting bagi kesehatan ginjal. Dr. Berg menyarankan untuk memasukkan mentimun dalam daftar makanan. Mentimun mengandung air sebanyak 95%, yang berarti memberikan tambahan cairan yang diperlukan.

Kandungan air dalamnya dapat membantu mengeluarkan limbah dari ginjal, seperti kreatinin dan asam urat. Dari berbagai sayuran yang kaya akan air, mentimun merupakan salah satu yang paling rendah kalori. Artinya, Anda bisa mengunyahnya sebanyak yang Anda inginkan, tanpa perlu khawatir terhadap tujuan penurunan berat badan Anda.

Anda bisa menambahkannya ke dalam salad atau membuat minuman infus mentimun untuk meningkatkan kadar air tubuh.

2. Lemon

Yang kedua pada daftar adalah jeruk limau. Kandungan vitamin C dan sitrat yang tinggi pada jeruk limau memiliki peran penting dalam menurunkan risiko pembentukan batu ginjal.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi setengah cangkir larutan jus lemon yang diencerkan dalam air setiap hari, atau dua buah lemon yang diperas, dapat meningkatkan kadar sitrat dalam urine dan mungkin mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Menambahkan jus lemon segar ke dalam air atau teh adalah cara sederhana untuk memperoleh manfaat ini. Konsumsi rutin juga bisa membantu menurunkan tingkat asam urat, yang jika meningkat dapat menyebabkan tekanan pada ginjal.

3. Peterseli

Ya, benar. Ramuan sederhana ini memberikan perlindungan bagi ginjal. Kandungan antioksidan pada peterseli dapat membantu mengurangi stres oksidatif, yang sangat penting dalam mencegah penyakit ginjal. Peterseli mengandung beberapa flavonoid, seperti apigenin, luteolin, dan quercetin.

Senyawa-senyawa ini terkenal dengan kemampuannya sebagai antioksidan dan anti-peradangan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2024 menunjukkan bahwa peterseli mampu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan indikator metabolik, memperbaiki fungsi ginjal, serta menghambat perkembangan berbagai jenis bakteri dan jamur.

Ramuan ini juga berpotensi dalam mencegah serta mengatasi gangguan yang berkaitan dengan ginjal, infeksi, dan penyakit kronis lainnya yang terkait dengan kerusakan oksidatif dan peradangan.

Penelitian tahun 2017 pada hewan tikus yang menderita batu ginjal menunjukkan bahwa hewan yang diberi peterseli mengalami penurunan pengeluaran kalsium dan protein dalam urin. Peningkatan tingkat pH air seni serta frekuensi buang air kecil juga dilaporkan pada tikus yang diberi peterseli.

Kandungan Gizi Buncis yang Penting

Kandungan Gizi Buncis yang Penting

10drama.com, Jakarta– Menyajikan sayuran dalam makanan sehari-hari tentu meningkatkan asupan serat bagi tubuh. Berbagai jenis sayuran memiliki kandungan gizi yang beragam, salah satunyabuncis.

Seperti dikutip dari Verywell Fit, kacang hijau dikenal sebagai sayuran yang bergizi dengan kadar lemak rendah.

Sebagai sumber karbohidrat dan protein yang baik, kacang hijau memiliki beragam kandungan gizi. Dalam 100 gram kacang hijau terdapat 31 kalori, 1,8 gram protein, 0,2 gram lemak, serta 7 gram karbohidrat. Sayuran hijau ini juga mengandung vitamin A, C, dan K.

Vitamin C

Berperan sebagai antioksidan, vitamin C membantu memperkuat sistem imun tubuh. Fungsinya juga terkait dengan pembentukan kolagen serta perlindungan kulit terhadap stres oksidatif. Dalam 100 gram kacang hijau terdapat 12,2 miligram vitamin C, yang mencakup sekitar 25 persen kebutuhan harian tubuh akan vitamin C.

Vitamin A

Sebagai kelompok senyawa retinoid, vitamin A berperan penting dalam menjaga sistem imun, fungsi reproduksi, serta penglihatan yang optimal. 100 gram kacang hijau setara dengan 690 IU vitamin A, yang berarti hampir 15 persen dari kebutuhan harian tubuh.

Vitamin Lain

Tidak hanya kaya akan vitamin C dan A, sebuah mangkuk buncis atau 100 gram buncis juga mengandung vitamin lainnya. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak dua vitamin tersebut. Misalnya, vitamin K, yang hanya terdapat sebanyak 43 mikrogram dalam buncis.

Selanjutnya terdapat thiamin sebanyak 0,1 miligram dan niacin sebesar 0,7 miligram. Vitamin B-6 juga terkandung dalam jumlah 0,14 miligram. Vitamin E juga hadir, meskipun sedikit lebih tinggi yaitu sebanyak 0,41 miligram.

Kandungan Mineral

Dinukil dari laman Healthline, dalam setiap 100 gram kacang hijau terdapat berbagai mineral, seperti mangan yang membantu proses metabolisme dan kemampuan antioksidannya. Sayuran ini juga baik untuk kesehatan tulang serta mempercepat proses penyembuhan luka.

Buncis mengandung 37 miligram kalsium yang berperan dalam memperkuat tulang, serta 1,03 miligram besi yang membantu dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, terdapat 25 miligram magnesium dan 38 miligram fosfor yang diperlukan untuk fungsi otot dan proses metabolisme energi.

Kandungan kalium dalam buncisjuga tinggi, yaitu 211 miligram. Kalium dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Terdapat pula 0,24 miligram seng atau zinc untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

9 Makanan Sehat untuk Kesehatan Liver

9 Makanan Sehat untuk Kesehatan Liver

10drama.com, Jakarta – Hati atau liver merupakan organ yang sangat penting dan menjalankan berbagai tugas krusial dalam tubuh, mulai dari mencerna makanan, menyimpan cadangan energi, menghasilkan protein, hingga membersihkan racun dan bahan berbahaya dari darah. Karena perannya yang begitu besar, menjaga kesehatan hati menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Salah satu metode yang efisien dalam membantu fungsi hati adalah dengan mengindahkan jenismakananyang dikonsumsi setiap hari. Beberapa jenis makanan tertentu telah terbukti secara ilmiah mengandung nutrisi yang membantu menjaga kesehatan organ hati. Beberapa di antaranya dapat mengurangi peradangan, menghindari penumpukan lemak berlebih, serta memperbaiki kadar enzim hati yang tidak normal.

Dilansir dari Healthline dan Medical News Today, berikut 11 jenis makanan yang telah diteliti manfaatnya untuk menjaga kesehatan hati:

1. Kopi

Kopi bukan hanya menjadi minuman yang biasa dikonsumsi di pagi hari, tetapi juga dikenal memiliki manfaat penting bagi kesehatan organ hati. Beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi kopi secara teratur, khususnya tiga cangkir atau lebih setiap hari, berkaitan dengan penurunan risiko penyakit sirosis (kerusakan hati yang bersifat permanen), kanker hati, serta kematian akibat gangguan hati kronis.

Kandungan antioksidan dalam kopi, seperti polifenol dan senyawa yang berperan dalam produksi glutathione, diyakini dapat membantu mengurangi penumpukan lemak dan kolagen di hati. Kedua zat tersebut menjadi tanda utama kerusakan organ tersebut. Oleh karena itu, bagi orang yang tidak memiliki keterbatasan terhadap kafein, kopi bisa menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan hati.

2. Teh Hijau

Teh hijau telah lama dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk dalam mendukung fungsi organ hati. Dalam beberapa penelitian, teh hijau terbukti mampu menurunkan tingkat enzim hati seperti ALT dan AST pada penderita penyakit hati lemak non-alkohol (NAFLD). Selain itu, mengonsumsi teh hijau secara teratur juga dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker hati.

Namun, penting untuk membedakan antara minum teh hijau sebagai minuman biasa dengan mengonsumsi ekstrak teh hijau dalam bentuk suplemen. Beberapa kasus kerusakan hati justru terjadi karena penggunaan ekstrak teh hijau dengan dosis tinggi. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih teh hijau dalam bentuk alami dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen berbasis tanaman ini.

3. Jeruk Bali (Grapefruit)

Jeruk Bali mengandung dua jenis antioksidan utama, yakni naringenin dan naringin. Kedua senyawa ini mampu menurunkan peradangan serta menjaga sel hati dari kerusakan. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi senyawa tersebut dapat memperlambat perkembangan penyakit fibrosis hati, yaitu kondisi di mana jaringan ikat berlebih menggantikan jaringan hati sehat akibat peradangan yang terus-menerus.

Meskipun sebagian besar penelitian masih dilakukan pada hewan, bukti awal menunjukkan bahwa jeruk bali memiliki kemungkinan memberikan perlindungan terhadap fungsi hati, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak bertentangan dengan pengobatan tertentu (karena buah ini bisa bereaksi dengan beberapa jenis obat).

4. Blueberry dan Cranberry

Kedua jenis buah beri ini mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang memberikan warna biru dan merah gelap pada buah tersebut. Selain berfungsi sebagai antioksidan, antosianin juga menunjukkan kemampuan anti-peradangan dan anti-kanker.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplemen cranberry selama enam bulan mampu meningkatkan kondisi hati yang mengalami penumpukan lemak. Di samping itu, percobaan di laboratorium menemukan bahwa ekstrak blueberry bisa menghambat perkembangan sel kanker hati. Meskipun masih terbatasnya penelitian pada manusia, mengonsumsi blueberry dan cranberry secara teratur dapat membantu memenuhi kebutuhan antioksidan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan hati.

5. Anggur Merah dan Ungu

Anggur, khususnya jenis merah dan ungu, mengandung bahan aktif seperti resveratrol yang dianggap mampu melindungi organ hati. Studi pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi anggur atau jus anggur bisa mengurangi peradangan, menghambat kerusakan sel, serta meningkatkan tingkat antioksidan dalam tubuh.

Meskipun bukti pada manusia masih beragam, mengonsumsi anggur sebagai bagian dari pola makan seimbang tetap dianggap sebagai pilihan yang baik. Namun penggunaan ekstrak biji anggur dalam bentuk suplemen belum disarankan secara umum karena bukti klinis yang tersedia masih terbatas.

6. Sayuran Cruciferous

Sayuran seperti brokoli, kembang kol, kubis, kale, dan brussels sprouts termasuk dalam kategori cruciferous yang kaya akan serat dan senyawa sulfur. Sayuran ini dipercaya mampu memicu enzim detoksifikasi dalam hati serta menurunkan potensi peradangan.

Dalam penelitian terhadap tikus, mengonsumsi brokoli secara teratur berperan dalam menghambat pertumbuhan kanker dan penyakit hati lemak. Meskipun data pada manusia masih terbatas, mengkonsumsi lebih banyak jenis sayuran ini direkomendasikan dalam pola makan sehari-hari.

7. Kacang-Kacangan

Biji-bijian seperti almond, kacang walnut, dan pistachio mengandung lemak baik, vitamin E, serta zat antioksidan. Zat-zat ini berperan dalam menurunkan stres oksidatif dan peradangan pada organ hati. Penelitian menemukan bahwa pola makan yang kaya akan biji-bijian berkaitan dengan penurunan kemungkinan terkena penyakit hati lemak.

Sebagai camilan bergizi atau pelengkap pada salad dan sereal, kacang-kacangan dapat menjadi pilihan yang baik untuk kesehatan jantung, selama dikonsumsi secukupnya.

8. Ikan Berlemak

Salmon, mackerel, sarden, dan tuna merupakan contoh ikan berlemak yang mengandung omega-3, yaitu jenis lemak tak jenuh yang bermanfaat dalam mengurangi peradangan. Omega-3 juga dikenal dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan lemak hati pada penderita NAFLD.

Namun, agar keseimbangan asupan lemak tetap terjaga, sebaiknya mengonsumsi omega-3 sambil mengurangi konsumsi omega-6 yang berlebihan dari minyak nabati, karena perbandingan keduanya sangat berpengaruh terhadap kesehatan hati.

9. Minyak Zaitun

Minyak zaitunkaya akan lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat bagi proses metabolisme. Beberapa studi menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak zaitun secara rutin berkaitan dengan penurunan kadar lemak pada hati dan perbaikan profil enzim hati. Dengan memasukkan minyak zaitun sebagai pengganti minyak goreng biasa atau mentega, Anda tidak hanya membantu menjaga kesehatan jantung tetapi juga kesehatan organ hati.

Copyright © 2026 10drama.com