Viral! MacBook M1 & iPad Pro Jadi Perangkat Hybrid Paling Ditunggu: Mengapa iPadBook Unggul?

Viral! MacBook M1 & iPad Pro Jadi Perangkat Hybrid Paling Ditunggu: Mengapa iPadBook Unggul?

10drama.com –Seorang YouTuber dan pakar modifikasi asal Tiongkok, Shu Chan, baru-baru ini meluncurkan alat yang sangat inovatif dan langsung menarik perhatian jutaan penggemar perangkat elektronik. Ia berhasil menggabungkan dua perangkat utama Apple, MacBook dan iPad Pro, menjadi satu perangkat hybrid yang ia beri nama iPadBook.

Di Balik Layar: Tahapan Perubahan iPadBook

Proses inovasi ini dimulai dengan membongkar MacBook Air M1, secara efektif mengubahnya menjadi basis laptop tanpa layar bawaan. Selanjutnya, Shu Chan merancang engsel magnetik khusus, hasil dari desain dan pencetakan 3D, yang memungkinkan iPad Pro dipasang sebagai layar alternatif.

Engsel pintar yang disebut MagBaka ini memanfaatkan 12 magnet agar iPad tetap stabil dan sejajar sempurna saat digunakan sebagai layar. Akibatnya, iPad Pro berfungsi sebagai layar utama untuk MacBook Air, lengkap dengan kemampuan sentuh dan dukungan penuh untuk Apple Pencil.

Kenyamanan Tanpa Pengorbanan: Sistem Operasi Ganda dalam Satu Perangkat

Keunggulan utama adalah ketika layar dipisahkan, iPad Pro dapat berjalan sendiri dengan sistem operasi iPadOS-nya, sebuah peralihan yang sangat mudah dipahami. Inti daya tarik iPadBook memang berada pada fleksibilitasnya yang luar biasa dalam penggunaan sehari-hari.

Pengguna bisa dengan mudah berpindah antara macOS dan iPadOS hanya dengan melepas layar iPad secara fisik. Ketika iPad dipasang di docking MacBook, perangkat tersebut berfungsi sebagai layar tambahan yang menampilkan seluruh antarmuka macOS.

Setelah dilepaskan, iPad Pro kembali ke mode tablet standar, memberikan pengalaman penggunaan yang fleksibel dan tanpa gangguan. Dari segi tampilan, hasil perubahan ini sangat akurat dan tampak menarik.

Meskipun ukuran iPad sedikit lebih kecil dibandingkan MacBook Air, gabungan kedua perangkat ini terlihat sangat selaras, hampir mirip dengan produk resmi Apple yang memang dirancang secara terpadu.

Respons Dunia: Pujian terhadap Inovasi Shu Chan

Seperti yang dilaporkan oleh 10drama.comTekno yang merujuk pada The Verge, iPadBook karya Shu Chan langsung menjadi perbincangan di dunia digital. Banyak netizen, terutama dari komunitas teknologi global, memberikan pujian tinggi terhadap ide dan pelaksanaannya.

Beberapa orang berani mengatakan bahwa inovasi ini telah melebihi produk resmi Apple yang tersedia saat ini. Menurut pendapat umum netizen, iPadBook merupakan solusi terbaik bagi mereka yang menginginkan fleksibilitas tinggi tanpa perlu repot membawa dua perangkat berbeda secara terpisah.

Di sisi lain, Apple sering kali mendapat kritik dari penggemarnya karena ketidakmauan mereka menggabungkan macOS dan iPadOS menjadi satu perangkat hybrid yang utuh.

Cara Cepat Unduh Video YouTube ke MP3/MP4 Tanpa Aplikasi, Hanya Savefrom!

Cara Cepat Unduh Video YouTube ke MP3/MP4 Tanpa Aplikasi, Hanya Savefrom!

PORTAL BELITUNG– Tidak perlu lagi repot menginstal perangkat lunak tambahan hanya untuk menyimpan video dari YouTube. Sekarang, kamu dapat dengan mudah mengunduh video dalam format MP4 atau MP3 langsung melalui situs Savefrom, cukup sekali klik!

Aplikasi pengunduh dari Savefrom memudahkan kamu untuk menyimpan video YouTube kesukaan, seperti materi ceramah, resep masakan, panduan make up, video anak-anak, serta konten edukatif lainnya, tanpa perlu proses yang rumit.

Cara yang mudah: kunjungi halaman situs Savefrom (link tersedia di bagian akhir panduan ini), tempel tautan video yang ingin kamu unduh, kemudian pilih jenis format dan kualitas yang kamu sukai. Cukup klik, dan file akan langsung tersimpan ke perangkat kamu.

Berbagai pilihan kualitas tersedia, mulai dari SD, HD, hingga FullHD, 2K, dan bahkan 4K—semuanya tergantung pada kualitas asli video yang diunggah ke YouTube. Sebagai contoh, jika video tersebut tersedia dalam resolusi 1080p, maka kamu juga dapat mengunduhnya dengan kualitas yang sama.

Mengunduh video dari YouTube memungkinkan kamu untuk menonton kembali tanpa bergantung pada koneksi internet. Ini sangat ideal untuk menghemat kuota data, terutama jika kamu sering menonton materi yang sama berulang kali.

Semua ini dapat dilakukan secara gratis, tanpa perlu menginstal perangkat lunak apa pun atau mencari alat tambahan lainnya. Cukup melalui Savefrom, video atau audio bisa langsung kamu miliki dengan cepat dan mudah.

Ingin tahu langkah-langkahnya? Baca panduan lengkapnya di bawah ini, termasuk tautan Savefrom-nya!

Panduan Mengunduh Video YouTube dengan Software Apapun, Cukup Satu Klik

1. Tempelkan URL video ke kotak input di bagian atas halaman lalu tekan Enter atau klik tombol “Unduh” di samping kanan kotak input.

2. Tambahkan “savefrom.net/” atau “sfrom.net/” sebelum alamat URL contoh: sfrom.net/https://youtube.com/watch?v=u7deClndzQw, lalu tekan Enter.

3. Gunakan domain pendek: ssyoutube.com.

4. Pasang ekstensi browser dan unduh dengan satu kali klik.

Tautan Unduh Video YouTube Tanpa Perlu Aplikasi Tambahan

Unduh video YouTube kini lebih sederhana tanpa perlu aplikasi tambahan, cukup klik di sini saja.

https://id.savefrom.net/1-cara-mengunduh-video-youtube-160oX.html.

***

Foto Cemerlang, Aplikasi Edit AI Hadir di Indonesia

Foto Cemerlang, Aplikasi Edit AI Hadir di Indonesia

10drama.com –, JAKARTA SELATAN – Gambar yang menarik sangat diminati oleh sejumlah pengguna, terutama di masa digital saat ini.

Inilah alasan mengapa banyak pengembang memperkenalkanaplikasimodifikasi foto untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau para fotografer agar dapat menghasilkan gambar yang menarik.

Salah satu contohnya adalah Radiant Imaging Labs yang meluncurkan aplikasi pengedit foto bernama Radiant Photo pada hari Kamis (7/8).

Aplikasi yang diluncurkan di Indonesia bersamaan dengan perayaan ulang tahun DOSS Camera yang ke-19 diadakan di Mall Ratu Plaza, Jakarta.

Radiant Photo merupakan perangkat lunak pengeditan foto yang menggunakan teknologi AI (kecerdasan buatan) untuk mengenali jenis adegan dalam gambar secara canggih, menghasilkan penyelesaian yang cepat, tepat, dan berkualitas tinggi.

CEO Radiant Imaging Labs Elia Locardi menyatakan aplikasi tersebut dibuat untukfotograferdi berbagai tingkat. Perangkat lunak tersebut mempercepat alur kerja fotografer dalam proses pengeditan.

“Fotografer pantas mendapatkan peralatan yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi justru meningkatkan standar tersebut,” kata Elia Locardi saat diwawancara di kawasan Jakarta Selatan, Kamis.

Ia menjelaskan aplikasi tersebut dilengkapi berbagai alat yang mempermudah pengguna dalam menggunakannya.

Dengan memahami cahaya, objek, dan latar belakang dari setiap gambar secara alami, aplikasi ini menghasilkan kualitas yang akurat serta mudah digunakan.

“Bukan hanya perangkat lunak, tetapi alat pendukung yang memperkuat fotografer dan kreator dalam menghasilkan karya terbaik mereka tanpa mengorbankan kualitas,” katanya.

Radiant Photo 2 memang memiliki teknologi AI, tetapi tidak memanfaatkan Generative AI. Tujuannya adalah menyempurnakan piksel yang sudah ada, bukan menghasilkan piksel baru.

Seluruh proses pengeditan dilakukan langsung di perangkat pengguna, tanpa mengunggah data pribadi ke layanan cloud atau server, sehingga memastikan kecepatan dan kerahasiaan.

Aplikasi tersebut juga secara otomatis mengenali jenis adegan seperti pemandangan, potret, hewan peliharaan, hingga burung, dan langsung memberikan pengaturan awal untuk pengeditan yang sesuai.

Radiant Photo mampu mensimulasikan pencahayaan khusus seperti softbox agar menghasilkan wajah yang lebih segar, terang, dan alami.

Setiap perubahan dilakukan secara tidak merusak. Artinya, pengguna dapat selalu kembali ke pengaturan sebelumnya, tanpa mengalami penurunan kualitas gambar.

Penyesuaian warna yang terbatas, pembagian kehangatan, dan simulasi film terbaru. Menampilkan hanya alat-alat yang sesuai untuk efisiensi, dapat disesuaikan sesuai dengan alur kerja pengguna.

Selain itu, aplikasi tersebut mampu mengekspor banyak foto secara bersamaan dengan cepat dan konsisten, cocok digunakan oleh fotografer profesional.

Semua pengaturan disimpan dalam file XML terpisah, sehingga pengguna dapat melanjutkan pengeditan kapan saja.

Menurutnya, perangkat lunak tersebut dibuat agar mempermudah pengeditan dan menyenangkan, bahkan bagi pemula.

Akurasi, efisiensi, serta kemampuan pengeditan dalam jumlah besar membuatnya menjadi alat pengeditan yang sempurna.

Fungsi simulasi film, penyesuaian warna, serta efek penerangan wajah memudahkan pembuatan konten yang terlihat profesional dalam waktu singkat.

Aplikasi tersebut mendukung sembilan bahasa, termasuk Inggris, Jepang, Perancis, dan Spanyol.

Selain itu, aplikasi pengedit foto tersebut telah tersedia di Play Store dan App Store.(ddy/jpnn)

Ini Alasan Microsoft Berhenti Dukung Windows 11 SE Mulai Oktober 2026

Ini Alasan Microsoft Berhenti Dukung Windows 11 SE Mulai Oktober 2026

MICROSOFT akan menghentikan dukungan untuk Windows 11 SE, sistem operasi yang sebelumnya dibuat untuk bersaing denganChromeOS“Perusahaan akan secara resmi menghentikan pembaruan perangkat lunak, dukungan teknis, dan perbaikan keamanan pada Oktober 2026,” demikian isi pernyataan Microsoft yang dilansir.Engadgetpada hari Sabtu, 2 Agustus 2025.

Windows 11 SE pertama kali diperkenalkan pada tahun 2021 sebagai versi yang lebih ringan dan sederhana dari sistem operasi Windows, khusus untuk kebutuhan pembelajaran di kelas. Sistem ini diluncurkan bersama dengan perangkat Surface Laptop SE, sebagai bagian dari upaya Microsoft untuk menghadapi dominasi Chromebook dan ChromeOS yang semakin banyak digunakan di berbagai sekolah di seluruh dunia.

Strategi Microsoft akhir-akhir ini dinilai tidak berhasil. Windows 11 SE, yang tersedia pada berbagai perangkat hemat, ternyata tidak mampu menarik pengguna sebanyak yang tertarik pada ChromeOS. Keputusan Microsoft untuk menghentikan dukungan terhadap Windows 11 SE, lima tahun setelah peluncurannya, membuktikan bahwa tujuan dari sistem ini tidak tercapai.

Windows 11 SE bukanlah langkah pertama Microsoft dalam menciptakan versi Windows yang lebih hemat sumber daya. Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan Windows 10 S—yang kini tersedia sebagai “S Mode” di Windows 11. Terdapat pula Windows 10X, versi ringan dari Windows yang ditujukan untuk perangkat layar ganda, namun akhirnya tidak dirilis secara umum.

Meskipun perangkat yang menggunakan Windows 11 SE masih bisa digunakan hingga Oktober 2026, Microsoft menyarankan pengguna untuk beralih ke perangkat yang mendukung versi lain dari Windows 11. Konsumen harus beralih agar tetap menerima dukungan dan perlindungan keamanan.

Copyright © 2026 10drama.com