Potensi Banjir Produk AS, Kalbe Farma Tetap Tingkatkan Produksi Alkes

Potensi Banjir Produk AS, Kalbe Farma Tetap Tingkatkan Produksi Alkes

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID– JAKARTA.PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tetap akan meningkatkan produksi alat kesehatan (alkes), meskipun menghadapi risiko melimpahnya produk Amerika Serikat (AS) akibat kesepakatan tarif sebesar 19%.

Director of Finance AccountingKLBF, Kartika Setiabudi menyampaikan, langkah ini dilakukan guna memenuhi persyaratan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang dibutuhkan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Karena adanya perubahan tarif yang terjadi belakangan ini, kami tetap akan melanjutkan inisiatif (perluasan lini bisnis) karena memang hal ini merupakan bagian dari strategi kami dalam mengembangkan kompetensi di bidang alat kesehatan,” kata Kartika dalam presentasi online pada Jumat (12/9/2025).

Sampai saat ini KLBF telah memperluas portofolio bisnisnya dengan menghasilkan alat kesehatan seperti benang jahit medis, mobile x-ray, dialyzer, dan CT-Scan. Selanjutnya Kartika mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan banyak mitra internasional, termasuk produsen alat kesehatan dari Amerika Serikat, yaitu GE Healthcare Technologies Inc. Dalam kerja sama ini, KLBF telah sepakat untuk melakukan transfer teknologi dari GE Healthcare dalam rangka memproduksi CT-Scan.

Pengembangan produk ini dilakukan melalui berbagai perusahaan anak KLBF, salah satunya adalah PT Forsta Kalmedic Global. Fasilitas produksi yang terletak di Bogor, Jawa Barat, disebut sebagai pabrik penghasil CT-Scan pertama di Indonesia.

“Maka kita kembalikan kepada tujuan utamanya, yaitu membangun kemampuan dalam memproduksi alat kesehatan secara lokal,” tutupnya.

 

Siapkan Dana Rp1 Triliun, Kalbe Farma Perluas Bisnis di Semester II-2025

Siapkan Dana Rp1 Triliun, Kalbe Farma Perluas Bisnis di Semester II-2025

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID– JAKARTAPT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan melanjutkan langkah perluasan yang telah dimulai pada kuartal pertama tahun 2025. Untuk mendukung inisiatif tersebut, perusahaan farmasi ini telah menyiapkan anggaran pengeluaran modal atau capital expenditure (capex) maksimal 1 triliun Rupiah.

Kartika Setiabudy, Direktur Keuangan dan Akuntansi KLBF, menyatakan bahwa KLBF akan melanjutkan pembangunan fasilitas radiofarmasi pada semester kedua tahun 2025.

Fasilitas ini akan dimanfaatkan untuk menghasilkan fluorodeoxyglucose (FDG), alat yang digunakan dalam deteksi dini kanker melalui pencitraan.tomografi emisi positron dan tomografi komputerized scanning (PET/CT-Scan).

“Pabrik kami berada di dua tempat, yaitu Jakarta dan Surabaya. Saat ini untuk Jakarta sudah hampir selesai seluruhnya dan untuk Surabaya kemungkinan akan selesai dalam beberapa bulan ke depan,” kata Kartika dalam paparan publik secara virtual, Jumat (12/9/2025).

Selain itu, KLBF terus melanjutkan pembangunan pabrik farmasi Kalbe-Livzon di kawasan industri GIIC Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, yang dirancang untuk menghasilkan bahanactive pharmaceutical ingredients (API) antibiotik steril. 

Proyek ini merupakan inisiatif dari PT Livzon Pharma Indonesia, sebuah perusahaan patungan antara KLBF dan perusahaan asal Tiongkok, Livzon Pharmaceutical Group Inc, yang pembangunannya telah dimulai pada 28 Mei 2025.

Tindakan tersebut menjadi pelengkap berbagai langkah strategis yang diambil KLBF pada semester pertama tahun 2025.

Sebelumnya, Kepala Hubungan Investor KLBF Syeren Amanda mengungkapkan bahwa KLBF telah melakukan inovasi dalam obat-obatan biologis, ekosistem onkologi, terapi sel, dan vaksin. Selain itu, KLBF memperluas produk kategori pencegahan dengan meluncurkan Sakatonik Gummy, ExtraJoss Ultimate dalam bentuk kaleng, serta Mixagrip Herbal.

Di segmen divisi kesehatan, KLBF juga melakukan peremajaan dan pemutakhiranbrand, seperti pada produk Entrasol, Promag, dan Prenagen. Sementara di divisi nutrisi, variasi produk KLBF semakin beragam dengan hadirnya Hydro Coco Latte hingga Fitbar protein bar.

“Sebagian besar produk Kalbe telah berada di Indonesia selama cukup lama dan sebagian besar pengguna awal dari produk ini kini sudah memasuki usia yang lebih tua, sehingga diperlukan metode komunikasi yang lebih menarik dan tetap sesuai dengan generasi muda,” ujar Syeren pada kesempatan yang sama.

Tidak hanya itu, KLBF juga telah memperluas penyebaran produknyaspecialty-nya berada di kawasan Timur Tengah, Australia, dan Asia Tenggara, terutama Thailand. Untuk memperluas pangsa pasar di Thailand, KLBF bekerja sama dengan Alliance Pharma Co. Ltd. untuk menyediakanbiologics products di negara tersebut.

Dengan berbagai upaya tersebut, Kartika melanjutkan, dana investasi yang telah digunakan KLBF untuk ekspansi telah mencapai hampir Rp 400 miliar pada semester I-2025. “Kami siap untuk men-support kebutuhan-kebutuhan selanjutnya,” imbuh Kartika.

Hingga akhir tahun 2025, KLBF menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 6% dan 8% per tahun (year on year/YoY).

 

Jasa Raharja Lepas Tangan, Ini Syarat Biaya Pengobatan Kecelakaan Tunggal Dapat Ditanggung BPJS Kesehatan

Jasa Raharja Lepas Tangan, Ini Syarat Biaya Pengobatan Kecelakaan Tunggal Dapat Ditanggung BPJS Kesehatan

Jasa Raharja Tidak Bertanggung Jawab, Berikut Persyaratan Biaya Pengobatan Kecelakaan Tunggal yang Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan

Jasa Raharja Tidak Bertanggung Jawab, Berikut Syarat Biaya Pengobatan Kecelakaan Tunggal Dapat Ditanggung oleh BPJS Kesehatan

Berikut adalah beberapa syarat agar biaya pengobatan akibat kecelakaan tunggal dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, jika kasusnya seperti ini maka pasti akan ditolak.

10drama.com -/ Regulasi

Irsyaad W 12 Agustus, 09.22 AM 12 Agustus, 09.22 AM

10drama.com –– Pengeluaran untuk pengobatan akibat kecelakaan tunggal dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menyampaikan bahwa agar dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Bila korban mendapatkan pertolongan dari layanan kesehatan, rekan atau anggota keluarga korban perlu segera membuat laporan polisi.

Laporan polisi yang mencakup urutan kejadian, penyebab kecelakaan, lokasi kejadian, serta data lainnya sangat penting disampaikan sebagai dasar informasi untuk menentukan instansi yang berhak menangani korban tersebut.

“Laporan Polisi ini perlu segera dikelola karena menjadi dasar jaminan bagi pasien kecelakaan lalu lintas,” katanya kepada wartawan, (9/8/25) mengutip Tribunnews.com.

Banyak orang mungkin menganggap bahwa penyedia asuransi untuk kecelakaan biasanya hanya Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan.

Rizzky menjelaskan, selain dua lembaga tersebut, masih terdapat lembaga lain yang menangani hal serupa seperti BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), PT Taspen (Persero), dan PT ASABRI (Persero), serta pemberi kerja atau penjamin lainnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 Pasal 52, dijelaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak menanggung risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat seseorang berpergian dari rumah ke tempat kerja atau sebaliknya.

Kecelakaan kerja dilindungi oleh lembaga atau instansi yang bertanggung jawab atas penanggungan terhadap kecelakaan kerja.

Contohnya, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) atau PT Taspen (Persero) atau PT ASABRI (Persero) atau perusahaan tempat korban bekerja.

Ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan menanggung biaya layanan kesehatan bagi peserta JKN yang sedang aktif dan mengalami kecelakaan lalu lintas sendirian.

Kecelakaan lalu lintas yang bersifat tunggal berarti tidak melibatkan kendaraan lain.

Sementara untuk kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lebih dari satu kendaraan atau dikenal sebagai kecelakaan ganda, tanggung jawabnya menjadi milik Jasa Raharja sesuai dengan Laporan Polisi dengan mekanisme yang berbeda.

Dengan demikian, ketika Laporan Polisi menyatakan kejadian tersebut sebagai kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pihak, maka biaya pengobatan korban kecelakaan lalu lintas tersebut ditanggung oleh Jasa Raharja dengan batas maksimal sebesar Rp 20 juta.

Jika biaya layanan kesehatan melebihi batas yang ditetapkan oleh Jasa Raharja, maka jaminan akan dialihkan kepada pihak lain seperti BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) atau PT Taspen (Persero) atau PT ASABRI (Persero), sesuai dengan aturan yang berlaku.

Rizzky menekankan bahwa BPJS Kesehatan tidak menanggung kecelakaan tunggal yang diakibatkan oleh tindakan berisiko seperti balapan ilegal atau aktivitas berbahaya lainnya.

BPJS Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas. Gunakan helm dengan benar serta bawa dokumen lengkap (SIM, STNK) ketika bepergian.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Timika Jadi Wilayah Uji Coba Deteksi Dini TBC dengan AI

Timika Jadi Wilayah Uji Coba Deteksi Dini TBC dengan AI

MIMIKA– Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil Kabupaten Mimika sebagai salah satu daerah pengujian dini penyakit TBC yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Perlu diketahui, penelitian ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, pemerintah daerah, hingga lembaga yang menangani isu disabilitas, gender, dan penyakit menular seperti malaria.

Inovasi besar di bidang kesehatan ini dipimpin oleh Dosen dan Peneliti dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Pusat Kedokteran Tropis UGM, Antonia Morita Iswari Saktiawati, serta Wahyono. Sebagai tambahan informasi, kedua individu tersebut adalah dosen dan peneliti di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika UGM.

Antonia Morita mengatakan, penelitian ini menggunakan teknologi AI untuk menganalisis foto rontgen dada agar mempercepat pemeriksaan awal TB, yang merupakan penyakit berbahaya yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, khususnya di daerah terpencil.

Disebutkan, di berbagai daerah khususnya wilayah-wilayah terpencil, tenaga medis masih sangat terbatas.

Dengan inovasi ini, Antonia menyatakan bahwa AI dapat mempermudah proses deteksi dini TBC hanya berdasarkan hasil rontgen dada, tanpa perlu menunggu dokter spesialis yang sering kali tidak berada di lokasi pasien.

“Hanya dokter yang langka, apalagi dokter spesialis radiologi. Jadi ketika ada pemeriksaan rontgen, proses pembacaannya bisa sangat lama. Hal ini memperlambat diagnosis dan pengobatan TBC,” ujar Antonia pada Kamis (7/8).

Mayapada Inspire Perkenalkan Teknologi Robotik di Ortopedi, Inovasi Terbaru Mayapada Hospital Surabaya

Mayapada Inspire Perkenalkan Teknologi Robotik di Ortopedi, Inovasi Terbaru Mayapada Hospital Surabaya

Liputan Jurnalis Tribun Jatim Network, Nurika Anisa

10drama.com -, SURABAYA– Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) menyelenggarakan acara Mayapada Inspire guna memperkenalkan inovasi layanan lengkap serta kemajuan teknologi dalam prosedur penggantian sendi lutut tingkat lanjut atau Total Knee Replacement (TKR) dengan bantuan robotik, yang diadakan di JW Marriott Surabaya, hari Minggu (10/8/2025).

Pada acara tersebut dibahas mengenai teknik Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) dan penggunaan robotik untuk pemulihan cepat yang hanya tersedia di MHSB serta kepentingan subspesialis hip dan knee dalam operasi Total Knee Replacement.

Inovasi terbaru dalam teknologi robotik atau Velys Robotic-Assisted Solution untuk operasi lutut ini merupakan yang pertama di Jawa Timur dan Indonesia Timur, serta hingga saat ini telah diterapkan pada beberapa pasien dengan hasil yang sangat baik.

Acara ini dihadiri oleh para ahli, yaitu Prof. Dr. dr. Nicolaas C. Budhiparama, PhD, Sp.OT Subsp.Panggul-lutut(K), FICS yang menjabat sebagai President of the Asia Pacific Orthopedic Association (APOA) sekaligus Konsultan Ahli Bedah Ortopedi Spesialis Panggul dan Lutut serta Prof. DR. dr. Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT, Subsp.Panggul-lutut(K) yang merupakan Head of Ortho Board Mayapada Healthcare.

Seminar umum ini mengupas mengenai Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) serta robotik yang merupakan prosedur TKR dengan pemulihan cepat yang hanya tersedia di Mayapada Hospital Surabaya di wilayah Indonesia bagian Timur.

Prof. Dr. dr. Nicolaas C. Budhiparama menyoroti sistem robotik yang menyeluruh dan efisien dalam meningkatkan hasil fungsional serta kepuasan jangka panjang pasien, serta standar regulasi FDA dan persetujuan etika.

Mereka mendorong pasien agar meningkatkan pemahaman mengenai alat robotik yang akan digunakan dalam prosedur RA TKA (Robotic-assisted Total Knee Arthroplasty), implan yang telah mendapatkan persetujuan FDA berarti produk tersebut telah disahkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) serta tugas dokter spesialis dalam tindakan tersebut.

“Teknologi robotik kini menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian besar, dan penggunaannya memiliki potensi besar untuk meningkatkan akurasi serta hasil pengobatan pasien secara keseluruhan. Keberhasilan operasi total knee arthroplasty sangat bergantung pada pemilihan implan yang tepat, serta keahlian dokter bedah dalam menangani,” ujar Prof. Dr. dr. Nicolaas.

Di sisi lain, Ketua Orthopedic Board Mayapada Healthcare Prof. DR. dr. Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT, Subsp.Panggul-lutut(K) yang juga merupakan Konsultan Dokter Bedah Ortopedi yang berfokus pada panggul dan lutut, tidak menyangkal bahwa masih ada kekhawatiran dari pasien mengenai rasa sakit dan proses pemulihan yang memakan waktu dalam tindakan TKR.

Namun, dengan perkembangan teknologi medis, kekhawatiran tersebut kini dapat dikurangi. Setiap pasien kini bisa mendapatkan perawatan yang aman dan modern di Orthopedic Center Mayapada Hospital Surabaya, yang merupakan pusat layanan ortopedi terkemuka dengan standar internasional, serta kolaborasi keahlian tim medis untuk memastikan prosedur TKR dilakukan sesuai standar global.

“Kekhawatiran terkait anestesi, rasa sakit, dan kemampuan untuk kembali berjalan telah teratasi melalui perkembangan teknologi. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan tim yang solid di Mayapada Hospital Surabaya, termasuk bidang anestesi, rehabilitasi medis, tim bedah, fisioterapis, serta konsultan seperti dokter jantung dengan protokol tetap yang sesuai standar internasional,” katanya.

Menurut Prof. Dwikora Novembri Utomo, tindakan robotik ini mempercepat proses pemulihan pasien. Pasien mampu berdiri dalam waktu 6 jam, pulang setelah 24 jam, dan biasanya pulih sepenuhnya dalam 6 hingga 12 minggu dengan bantuan program rehabilitasi.

“Rata-rata (prosedur tindakan ini dilakukan pada pasien) berusia 70 tahun. Saya juga berharap rehabilitasi tidak berlangsung lebih dari 3 bulan, sudah tidak perlu pemantauan kecuali evaluasi berkala,” katanya.

Prof Dwikora menegaskan, pentingnya penggunaan implan lutut yang telah mendapatkan sertifikasi FDA. Dengan pemasangan yang lebih tepat dan akurat, implan lutut menjadi lebih tahan lama serta berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.

“Dengan metode ERAS dan perkembangan teknologi yang baik dalam pelayanan kami kepada pasien, selain keamanan juga kenyamanan,” tambahnya.

Direktur Rumah Sakit Mayapada Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua menyampaikan bahwa melalui acara Mayapada Inspire, mereka memperkenalkan teknologi terbaru dan layanan ortopedi dengan standar internasional melalui kolaborasi tiga aspek utama, yaitu teknologi canggih, keahlian para dokter, serta pengelolaan perawatan yang menyeluruh mulai dari sebelum tindakan, setelah tindakan hingga rehabilitasi.

Prosedur TKR tingkat lanjut menggunakan solusi bantuan robot VELYS™ menunjukkan komitmen untuk memberikan tindakan yang akurat, aman, dan sesuai standar internasional bagi setiap pasien.

“Di Mayapada Hospital Surabaya, kami telah melakukan tujuh operasi penggantian sendi lutut dengan bantuan robot dalam waktu kurang dari dua bulan. Ini yang ingin kami sampaikan mengenai teknologi terkini yang kami miliki untuk meningkatkan kenyamanan pasien (patient experience) dan keamanan pasien (patient safety),” katanya.ADV)

Tenang, Operasi Lutut Lebih Akurat dan Nyaman dengan TKR Canggih di Mayapada Hospital Surabaya

Tenang, Operasi Lutut Lebih Akurat dan Nyaman dengan TKR Canggih di Mayapada Hospital Surabaya

10drama.com –RS Mayapada Surabaya mencatatkan pencapaian baru di bidang ortopedi dengan berhasil melaksanakan prosedur Total Knee Replacement (TKR) tingkat lanjut yang didukung teknologi robotik pertama di Indonesia Timur. Dengan bantuan solusi VELYS™ yang didukung robotik, tindakan ini memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi, proses pemulihan yang lebih cepat, serta kenyamanan yang lebih baik bagi pasien.

Bagaimana cara kerja teknologi canggih ini? Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Hip & Knee di Mayapada Hospital Surabaya, Prof.DR.dr. Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT(K), yang telah berhasil melakukan tindakan TKR Robotik, menjelaskan, salah satu keunggulan teknologi ini adalah kemampuannya untuk memvisualisasikan struktur lutut secara real-time dan akurat.

“Data ini membantu kami merancang dan menempatkan implan secara lebih akurat, sehingga stabilitas sendi dan hasil jangka panjang dapat menjadi lebih maksimal,” katanya.

Menurut Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi di Mayapada Hospital Surabaya, dr. Reyner Valiant Tumbelaka, M.Ked.Klin., Sp.O, penggunaan teknologi robotik juga berkontribusi dalam menjaga struktur jaringan sekitar sendi tetap terjaga. “Dengan pengendalian yang lebih baik selama prosedur operasi, risiko cedera pada jaringan lunak dapat diminimalkan, nyeri setelah operasi menjadi lebih ringan, dan pasien dapat kembali bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Setelah menjalani tindakan TKR menggunakan teknologi ini, pasien dapat pulih lebih cepat. Pemulihan sempurna biasanya memakan waktu antara 6 hingga 10 minggu, didukung oleh program pemulihan setelah operasi. Dokter Reyner menambahkan bahwa program pemulihan di Mayapada Hospital Surabaya dilakukan secara bertahap, mulai dari latihan ringan hingga latihan intensif yang disesuaikan dengan kondisi pasien.

“Seluruh proses didampingi oleh tim fisioterapi dan dilengkapi dengan edukasi latihan mandiri di rumah agar pemulihan berjalan secara maksimal dan pasien dapat kembali aktif beraktivitas,” katanya.

Bagi warga Surabaya, Jawa Timur, serta wilayah Indonesia Timur, TKR yang lebih tepat dan aman berkat teknologi robotik kini bisa ditemukan di Mayapada Hospital Surabaya.

Konsultasikan keluhan nyeri lutut dan sendi Anda di Orthopedic Center Mayapada Hospital, yang menawarkan perawatan lengkap dengan standar internasional, mulai dari pemeriksaan awal, diagnosis, tindakan, hingga pengobatan dan pemulihan untuk berbagai kondisi tulang, sendi, dan otot, didukung oleh dokter ortopedi berpengalaman serta alat medis terbaru.

Direktur Rumah Sakit Mayapada Surabaya, dr. Bona Fernando, M.D., FISQua menyampaikan, “Center Ortopedi Rumah Sakit Mayapada Surabaya berkomitmen memberikan layanan ortopedi berkualitas tinggi dengan standar internasional melalui kolaborasi tiga aspek utama, yaitu teknologi terkini, keahlian dokter spesialis dan subspesialis, serta pengelolaan perawatan yang menyeluruh mulai dari sebelum tindakan, setelah tindakan hingga rehabilitasi.”

Melalui kerja sama di Orthopedic Board yang didukung oleh solusi VELYS™ Robotic-Assisted, kami memastikan setiap pasien mendapatkan tindakan yang akurat, aman, dan sesuai dengan standar internasional.

“Perawatan yang berbasis individu (patient-centered care) juga mendukung komitmen kami dalam menyediakan pengalaman pasien yang terbaik, dengan pemulihan yang lebih cepat dan kualitas hidup yang meningkat,” ujarnya.

Pemesanan konsultasi di Orthopedic Center Mayapada Hospital dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi MyCare, termasuk akses layanan darurat. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Health Articles & Tips yang berisi informasi mengenai layanan Orthopedic Center, serta Personal Health yang terhubung dengan Health Access dan Google Fit untuk memantau aktivitas harian, kalori yang terbakar, detak jantung, hingga BMI.

Unduh aplikasi MyCare segera dan manfaatkan poin hadiah berupa diskon untuk pengguna baru dalam berbagai jenis layanan kesehatan di seluruh cabang Mayapada Hospital.

10 Jenis Kanker Umum di Indonesia

10 Jenis Kanker Umum di Indonesia

10drama.com, Jakarta – Angka kasus kankerDi Indonesia, tren peningkatan terus terjadi. Jika tidak diimbangi dengan upaya pencegahan dan pengenalan dini yang lebih efisien, jumlah kasus diperkirakan meningkat lebih dari 70 persen pada tahun 2050.

Mengutip data Kementerian Kesehatan, setiap tahun terdapat sekitar 400.000 kasus baru, dengan jumlah kematian mencapai 240.000 orang. Tanpa tindakan yang tepat, kanker akan menjadi beban yang semakin berat, tidak hanya bagi sistem kesehatan, tetapi juga secara sosial dan ekonomi.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa kanker bukan hanya masalah kesehatan. tetapi juga isu sosial dan ekonomi yang sangat rumit. Biaya pengobatan yang tinggi, penurunan produktivitas, serta beban psikologis terhadap pasien dan keluarga semakin memperparah dampak penyakit ini.

Dilansir dari Ciputra Hospital, berikut ini merupakan jenis kanker yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia

1. Kanker Payudara

Kanker payudara terjadi di jaringan payudara, dan meskipun lebih sering dialami oleh perempuan, laki-laki juga bisa mengalaminya. Tanda-tandanya antara lain munculnya benjolan atau penebalan pada kulit payudara yang terasa berbeda. Meski penyebab pastinya belum diketahui, gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi makanan cepat saji dianggap dapat meningkatkan risikonya.

2. Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang bagian leher rahim dan menjadi salah satu penyebab kematian yang paling tinggi di Indonesia, setelah kanker payudara. Biasanya disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Papillomavirus). Gejala yang muncul antara lain perdarahan di luar masa menstruasi, nyeri saat berhubungan intim, serta keputihan yang tidak normal.

3. Kanker Paru-paru

Banyak kali disebabkan oleh kebiasaan merokok, termasuk paparan asap rokok terhadap perokok pasif. Penyakit ini berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal, dan hanya terasa ketika kondisinya sudah parah.

4. Kanker Hati

Kanker hati terjadi ketika sel-sel ganas menyerang organ hati. Terdapat dua jenis, yaitu kanker hati primer yang berasal dari organ hati sendiri, dan kanker hati sekunder yang merupakan penyebaran dari kanker di organ lain seperti usus besar atau payudara. Pengobatannya bisa dilakukan melalui transplantasi hati.

5. Kanker Nasofaring

Jenis kanker ini menyerang area belakang rongga hidung, dekat langit-langit mulut. Gejala-gejalanya mencakup benjolan di leher, hidung tersumbat atau pilek yang terus-menerus, mimisan, serta kesulitan dalam menelan.

6. Kanker Usus Besar

Kanker ini menyerang organ usus besar. Gejala yang muncul antara lain diare, konstipasi, feses berdarah, serta penurunan berat badan yang signifikan. Penyebab utamanya adalah perubahan genetik, meskipun penyebab pasti dari mutasi tersebut masih belum diketahui.

7. Kanker Limfoma (Non-Hodgkin)

Limfoma non-Hodgkin terjadi dalam sistem limfatik. Penyakit ini ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening, khususnya di bagian leher, ketiak, atau paha.

8. Kanker Leukemia

Kanker darah yang disebut leukemia berasal dari sel-sel darah putih. Jenis penyakit ini paling umum ditemukan pada anak-anak, meskipun dapat menyerang semua usia. Penyakit ini berpotensi menyebabkan komplikasi berat jika tidak segera ditangani.

9. Kanker Ovarium

Jenis kanker ini sering dialami oleh perempuan di Indonesia. Kanker yang disebabkan oleh tumor ganas yang berkembang di ovarium merupakan penyebab utama penyakit tersebut. Terdapat berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi ini, seperti gaya hidup sehat, kebiasaan merokok, obesitas, serta kurangnya aktivitas fisik.

10. Kanker Kulit

Kankerkulit mengalami perubahan berupa munculnya benjolan atau bercak yang bentuk maupun ukurannya tidak normal. Perubahan genetik pada sel kulit dianggap sebagai penyebab utama. Faktor risiko meliputi paparan sinar matahari yang berlebihan.

Michelle Gabriela berkontribusi dalam tulisan ini.

5 Tips Kesehatan Liver yang Penting

5 Tips Kesehatan Liver yang Penting

10drama.com – Liveratau jantung merupakan salah satu organ terbesar dan paling rumit dalam tubuh manusia yang melaksanakan berbagai fungsi krusial untuk mendukung kelangsungan hidup. Dengan beban kerja yang begitu besar, menjaga fungsi jantung tetap optimal sangat penting agar seluruh sistem tubuh dapat beroperasi dengan baik.

Kerusakan pada hatiseperti yang terjadi pada penyakit hati seperti sirosis atau penyakit hati berlemak nonalkoholik (NAFLD), dapat mengganggu fungsi penting organ ini dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, penting untuk mulai menerapkan kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu menjaga kesehatan hati.

Dilansir dari Hopkins Medicine dan WebMD, berikut lima cara yang bisa dilakukan untuk menjaga dan merawat organ hati:

1. Mengurangi Konsumsi Alkohol

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kerusakan pada organ hati. Meskipun banyak orang mengira hanya mereka yang memiliki kebiasaan minum berat yang berisiko menderita sirosis, kenyataannya konsumsi alkohol dalam jumlah sedang pun, jika dilakukan secara teratur, bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang.

Alkohol merusak sel-sel hati dan menyebabkan peradangan serta terbentuknya jaringan parut. Mengurangi konsumsi alkohol atau berhenti sama sekali adalah langkah penting untuk menjaga struktur dan fungsi hati tetap baik.

2. Menghindari Pemaparan Bahan Beracun dan Zat Kimia

Banyak produk rumah tangga, insektisida, serta bahan kimia lainnya mengandung zat racun yang dapat memberatkan dan merusak kinerja hati jika digunakan dalam jangka waktu lama. Paparan zat-zat ini bisa terjadi melalui makanan yang tercemar atau melalui kontak langsung dengan kulit dan saluran pernapasan.

Oleh karena itu, penting untuk mencuci buah dan sayuran sebelum dimakan, menyimpan bahan kimia dengan benar, serta selalu memperhatikan label peringatan pada produk pembersih atau pestisida. Mengurangi paparan racun dari luar dapat membantu mengurangi beban kerja hati.

3. Menghindari Penyebaran Virus Hepatitis

Infeksi virus hepatitis, terutama hepatitis A, B, dan C, dapat memicu peradangan akut atau kronis pada organ hati, yang dalam jangka panjang berpotensi berkembang menjadi sirosis atau kanker hati.

Pencegahan bisa dilakukan melalui berbagai metode berikut ini:

  • Vaksinasi: Saat ini tersedia vaksin untuk hepatitis A dan B, serta sangat disarankan bagi orang yang belum pernah menerima vaksin.
  • Perilaku seksual yang benar: Virus hepatitis B dan C bisa menyebar melalui darah serta cairan tubuh, sehingga tindakan hubungan seks yang aman dapat membantu menurunkan kemungkinan penularan.
  • Kebersihan diri: Hepatitis A sering menyebar melalui makanan atau air yang tercemar. Mencuci tangan secara teratur, khususnya sebelum menyantap makanan atau setelah pergi ke kamar mandi, adalah cara yang baik untuk mencegah penularannya.

4. Bijak dalam Menggunakan Obat dan Suplemen

Banyak orang mengonsumsi obat tanpa resep dan suplemen tanpa memikirkan dampaknya terhadap organ hati. Padahal, hati berperan dalam mencerna sebagian besar obat yang masuk ke tubuh. Penggunaan berlebihan, campuran yang tidak tepat, atau pengambilan suplemen herbal tertentu bisa menyebabkan kerusakan hati mendadak.

Sangat penting untuk selalu mematuhi petunjuk penggunaan obat, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen, serta menghindari penggunaan produk yang tidak jelas keamanannya. Memeriksa bahan dan efek samping suatu produk dapat membantu mencegah kerusakan hati akibat zat-zat yang bersifat hepatotoksik.

5. Memelihara Kebiasaan Makanan yang Sehat dan Aktivitas Harian yang Dinamis

Gaya hidup yang tidak sehat, khususnya yang menyebabkan obesitas, menjadi penyebab utama munculnya penyakit hati berlemak nonalkoholik. Mengonsumsi makanan yang kaya lemak jenuh, gula berlebih, dan rendah serat dapat meningkatkan kemungkinan penumpukan lemak di dalam hati.

Untuk menghindarinya, penting untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Mengonsumsi makanan yang seimbang, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein rendah lemak, serta lemak baik seperti yang berasal dari ikan atau kacang-kacangan.
  • Melakukan kegiatan fisik secara rutin, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berolahraga ringan minimal 30 menit setiap hari.
  • Menghindari makanan olahandan minuman manis, yang mampu memicu penumpukan lemak di hati serta peradangan.
Copyright © 2026 10drama.com