Cek Harga Chevrolet Captiva Bekas 2017, SUV Ideal untuk Keluarga

Cek Harga Chevrolet Captiva Bekas 2017, SUV Ideal untuk Keluarga

10drama.com –Masih bingung memilih mobil SUV bekas dari merek apa?

Salah satu kendaraan dari produsen Amerika dapat menjadi opsi, yaitu Chevrolet Captiva tahun 2017.

Terlebih lagi saat ini harganya semakin murah.

Jangan sepelekan mobil SUV ini, karena memiliki fitur dan desain yang menarik dapat menjadi pertimbangan.

Desain luar yang perkasa dan dinamis, gril depan menggunakan konsep dua lapis dengan aksen krom yang memperkuat kesan mewah.

Bingkai bumper depan yang kokoh sedikit menonjol ke luar dan memiliki Skid Plate di bagian bawah, serta lampu kabut di sisi kanan dan kiri bumper yang dilengkapi aksen krom.

Sistem lampu depan telah memanfaatkan teknologi LED dan dilengkapi dengan DRL agar memberikan penerangan yang optimal.

Pindah ke sisi samping terlihat perkasa dan anggun berkat garis lurus yang mengalir dari depan hingga belakang pada bodi kendaraan.

Kaca spion samping kiri dan kanan sudah dilengkapi dengan lampu sein dan dapat diatur secara otomatis.

Bagian roda menggunakan velg berukuran 17 inci yang terbuat dari bahan alloy dengan tampilan yang modern.

Lanjut ke belakang, lampu belakang dilengkapi dengan reflektor yang dikombinasikan dengan lampu kabut bagian belakang yang menggunakan teknologi LED.

Terdapat juga pelindung bagian bawah berwarna silver yang terpasangDual Trapezoidmemiliki lapisan krom yang memberikan kesan mewah.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, mari kita lihat bagian dalamnya, Chevrolet Captiva tahun 2017 memiliki ruang kabin yang luas dan terasa mewah. 2. Kini kita beralih ke bagian interior, Chevrolet Captiva tahun 2017 menawarkan kabin yang besar dan bernuansa mewah. 3. Berikutnya, mari kita periksa bagian dalam kendaraan, Chevrolet Captiva tahun 2017 memiliki kabin yang lapang dan terlihat mewah. 4. Setelah itu, kita dapat melihat interior dari Chevrolet Captiva tahun 2017, yang menawarkan kabin yang luas dan terkesan mewah. 5. Selanjutnya, mari kita lihat bagian dalamnya, Chevrolet Captiva tahun 2017 memiliki kabin yang cukup luas dan terlihat mewah.

Selain itu, kendaraan SUV dengan kapasitas 7 penumpang ini juga dilengkapi dengan fasilitas interior yang cukup lengkap dan nyaman.

Jejak karbon menghiasi dari pegangan pintu hingga tengah panel instrumen, memberikan kesan mewah dan sporty.

Pada tengah dashboard terdapat Head Unit Touch Screenberukuran 7 inci yang memungkinkan akses ke navigasi dan fitur hiburan seperti Radio AM/FM hingga Bluetooth yang dapat terhubung dengan ponsel pintar.

Di bawahnya terdapat pengaturan pendingin ruangan, tombolPenghilang kabut listrik, Bantuan Mulai di Tanjakan, Mode ECO hingga lampu Hazard.

Lanjut ke bagian kemudi, setirnya telah dilapisi dengan bahan kulit serta terdapat beberapa tombol sepertiKontrol Kecap, Pemutaran Audio dengan Tombol Pengaturan hingga Switch Retracable Mirror.

Selain itu, kemudinya juga dilengkapi dengan fitur Telescopic sehingga posisi setir dapat disesuaikan sesuai kenyamanan pengemudi.

Untuk bagian kursi atau jok dilapisi bahan berkualitas yang nyaman karena dirancang secara ergonomis dan sudah tersemat8 Posisi Kursi yang Dapat Disesuaikan untuk pengaturannya.

Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks yang diberikan: 1. Selanjutnya, kita akan melihat spesifikasi mesin Chevrolet Captiva tahun 2017, yang menawarkan dua pilihan mesin, yaitu mesin Diesel 2.0L Turbo dan mesin Bensin 2.4L. 2. Berikutnya, mari kita lihat detail mesin Chevrolet Captiva 2017, yang memiliki dua jenis mesin, yakni mesin Diesel 2.0L Turbo dan mesin Bensin 2.4L. 3. Kini kita beralih ke spesifikasi mesin Chevrolet Captiva 2017, yang tersedia dalam dua varian, yaitu mesin Diesel 2.0L Turbo dan mesin Bensin 2.4L. 4. Mari kita lanjutkan dengan melihat spesifikasi mesin Chevrolet Captiva tahun 2017, yang menawarkan dua pilihan mesin, antara lain mesin Diesel 2.0L Turbo dan mesin Bensin 2.4L. 5. Setelah itu, kita akan mengulas spesifikasi mesin Chevrolet Captiva 2017, yang memiliki dua jenis mesin, yaitu mesin Diesel 2.0L Turbo dan mesin Bensin 2.4L.

Mesin diesel 2,0 liter turbo memiliki kapasitas 1.991 cc, dengan empat silinder yang menggunakan teknologi DOHC,Variable Geometry Turbocharger (VGT) dan Intercooler yang mampu menghasilkan daya 163 PS pada kecepatan mesin 3.800 rpm serta torsi 400 Nm pada 2.000 rpm.

Sementara varian mesin bensin 2.4L memiliki kapasitas 2.384 cc, 4 silinder dengan teknologi DOHC, DBW,Pengaturan Fasa Katup Variabel Kontinu Gandayang mampu menghasilkan daya 167 PS pada kecepatan putaran mesin 5.600 rpm dan torsi 230 Nm pada 4.600 rpm.

Terhubung dengan transmisi otomatis 6-percepatan.

Tidak cukup sampai di situ, Chevrolet Captiva 2017 juga dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan dan keselamatan yang memadai sepertiStabilitas Listrik, Bantuan Mulai Naik Bukit, Bantuan Turun Bukit, Pengunci Mesin, Pemberi Peringatan Zona Buta Samping dan lainnya.

Dan telah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS(Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brakeforce Distribution)

Nah bagaimana dengan harga bekasnya di pasar mobil bekas? Chevrolet Captiva bekas tahun 2017 saat ini bisa diperoleh dalam kisaran harga Rp 180 juta hingga Rp 240 jutaan, tergantung pada jenis dan kondisinya.

Untuk informasi lebih lanjut, perhatikan tabel harga berikut sesuai dengan variasi tipenya:

2.0 LTZ Diesel A/T 2017 2.000 cc Rp 180 juta hingga Rp 220 jutaan
2.0 AWD 2017 2.000 cc Rp 200 juta hingga Rp 240 jutaan

Disclaimer:

  • Harga telah diperbarui sesuai dengan harga terbaru di pasar pada saat artikel ini diterbitkan.
  • Harga yang tercantum merupakan harga perkiraan atau range. Harga dapat berbeda di setiap showroom atau daerah. Kami tidak menjamin bahwa harga akan sama dengan yang tertera saat Anda membaca artikel ini.
  • Harga dapat berfluktuasi tergantung pada kondisi mobil.
Genesis Mungkin Akhiri Sedan Termurahnya

Genesis Mungkin Akhiri Sedan Termurahnya


Mobil paling murah dari Genesis diperkirakan akan menjadi yang pertama.

Mobil sedan sedang dalam kondisi kritis. Di berbagai merek mobil ekonomi maupun mewah, para produsen sedang berbaris menuju liang lahat untuk menguburkan produk mereka, terkadang bahkan sebelum produk tersebut masuk ke pasar. Berdasarkan laporan terbaru dariAutomotive NewsHyundai akan meluncurkan sebuah perusahaan mobil mewah sebagai bagian dari strategi ini.

Genesis diperkirakan akan menghentikan produksi sedan entry-levelnya – G70 – setelah model tahun 2027, menurut analisis para ahli.

Secara resmi, Genesis telah menyangkal bahwa G70 tidak akan diproduksi lagi. Faktanya, terdengar tidak masuk akal jika merek ini menghentikan model tersebut karena ini adalah mobil nomor tiga terlaris di belakang crossover GV70 dan GV80. Tapi hanya itu saja –di belakangkemunculan produk yang berbeda. Jelas, konsumen memiliki kebutuhan tertentu, dan Genesis telah menyatakan bahwa perubahan tren pembelian memengaruhi lini produknya.

Foto oleh: Mack Hogan/InsideEVs

Genesis tidak membencisedan. Faktanya, Genesis menyediakan tiga pilihan berbeda bagi konsumen saat ini. Namun, Genesis G70 saat ini merupakan model paling terjangkau yang ditawarkan oleh merek mewah ini dengan harga $42.500. Artinya, ia memiliki status yang jauh lebih rendah dibandingkan G80 kelas menengah (yang dimulai dari $57.100 – 35%lebih mahal) dan G90 andalannya.

Mungkin itulah alasan mengapa penjualan G70 tahun ini sebesar 5.136 unit terlihat lemah jika dibandingkan dengan pesaing seperti Mercedes-Benz C-Class (13.674 unit terjual), BMW Seri 3 (14.137 unit terjual), dan BMW Seri 4 (23.369 unit terjual). Genesis belum memiliki daya tarik yang sama dengan merek-merek Jerman – setidaknya untuk saat ini – di segmen pasar di mana sejarah dan reputasi merek memengaruhi keputusan pembelian.

Genesis G80 Facelift Elektrik (2024)

Genesis terus melanjutkan investasinya pada versi elektrifikasi SUV-nya, baik dalam bentuk kendaraan listrik maupun hibrida. Namun saat ini, hanya dua model BEV yang masih tersedia dari Genesis, yaitu GV60 dan GV70 – keduanya merupakan SUV. Produsen mobil ini juga diharapkan akan memproduksi SUV utama berbahan bakar listrik berdasarkan konsep Neolun. Namun untuk sedan listrik? Mereka sudah tidak lagi tersedia.

Perusahaan ini secara resmi menghentikan produksi mobil listrik G80 pada awal bulan ini, dan menjelaskan tindakan tersebut dengan alasan “kebutuhan konsumen” serta situasi pasar yang serupa dengan yang disebutkan sebelumnya terkait G70.

Genesis Neolun Konsep 2

Hal ini menunjukkan adanya tekanan finansial yang lebih besar yang terjadi secara menyeluruh di berbagai sektor. Produsen kendaraan menghadapi biaya produksi yang meningkat dibanding sebelumnya dan saat ini hanya memiliki dua opsi: memangkas anggaran atau menyalurkannya kepada pelanggan. Para ahli berpendapat bahwa G70 tidak menjamin tekanan untuk bersaing dengan lawan-lawan mereka.

Secara realistis, saya tidak bisa menyalahkan Genesis atas keputusan ini. Masyarakat Amerika membeli lebih sedikit mobil sedan. Itu adalah fakta. Nissan menyadari hal ini saat mengambil keputusan untuk menghentikan produksi dua model sedan listrik yang ditujukan untuk pasar Amerika pada awal tahun ini. Ford bahkan sudah berhenti memproduksi sedan lima tahun lalu. Dengan selera konsumen AS yang terus meningkat terhadap kendaraan crossover dan SUV, para produsen otomotif merespons situasi pasar yang sudah mapan, sehingga prediksi analis tentang kemungkinan penghentian produksi G70 mungkin bukanlah hal yang terlalu jauh.

Mari kita berharap Genesis terus mengikuti jalur kendaraan listrik seperti yang direncanakan setelah pajak kredit kendaraan listrik hilang.

Penjualan Mobil Juli 2025: Toyota Tetap Nomor Satu, BYD Muncul sebagai Pesaing Baru

Penjualan Mobil Juli 2025: Toyota Tetap Nomor Satu, BYD Muncul sebagai Pesaing Baru

PR Jepara– Data penjualan mobil nasional pada bulan Juli 2025 berdasarkan laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan.

Baik dari segi penjualan grosir (pengiriman dari pabrik ke dealer) maupun penjualan eceran (penjualan dari dealer ke konsumen), keduanya mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.

Perusahaan besar seperti Toyota, Daihatsu, dan Suzuki masih memegang kendali di pasar otomotif dalam negeri. Toyota, contohnya, tetap berada di puncak, baik dalam penjualan eceran maupun partai besar.

Toyota dan Daihatsu Tetap Mendominasi

Berdasarkan data yang diumumkan Gaikindo, penjualan eceran Toyota pada Juli 2025 mencapai 18.905 unit, diikuti oleh Daihatsu dengan 10.451 unit.

Suzuki berhasil menduduki posisi ketiga dengan penjualan sebanyak 6.010 unit, sedangkan Honda harus puas berada di peringkat keempat dengan angka penjualan 5.235 unit. Mitsubishi Motors berada di urutan kelima dengan jumlah penjualan sebesar 5.011 unit.

Nama BYD muncul sebagai kejutan di peringkat keenam dengan penjualan sebanyak 2.335 unit—angka yang sangat mengesankan bagi sebuah merek yang berfokus pada kendaraan listrik. Di bawahnya adalah Isuzu (2.190 unit), Mitsubishi Fuso (1.871 unit), Chery (1.593 unit), dan Hino (1.464 unit).

Laporan Penjualan Ritel, BYD Naik Tingkat

Dari segi penjualan ritel, Toyota kembali berada di puncak dengan penjualan sebanyak 20.185 unit. Daihatsu mencatatkan 11.220 unit di posisi kedua, disusul oleh Suzuki dengan 5.504 unit, Honda dengan 5.003 unit, serta Mitsubishi Motors yang mengantarkan 4.815 unit.

BYD kembali menunjukkan performa yang luar biasa dengan penjualan sebanyak 2.827 unit, mengalahkan Mitsubishi Fuso (1.996 unit), Isuzu (1.799 unit), Chery (1.705 unit), dan Wuling (1.687 unit).

BYD: Pemain Baru yang Menarik Perhatian

Kehadiran BYD dalam daftar 10 besar penjualan mobil di Indonesia menandai masa baru persaingan di segmen kendaraan listrik. Jika sebelumnya pasar didominasi merek-merek Jepang, kini perusahaan asal Tiongkok ini mulai menarik perhatian.

Seorang analis otomotif yang diwawancarai di Jakarta menyatakan, “Jika tren ini terus berjalan, BYD berpotensi menjadi pemain penting di industri otomotif Indonesia. Terlebih mereka giat memasuki segmen yang belum terlalu penuh.”

Daftar Seluruh Penjualan Bulan Juli 2025

Wholesales:

  1. Toyota: 18.905 unit

  2. Daihatsu: 10.451 unit

  3. Suzuki: 6.010 unit

  4. Honda: 5.235 unit

  5. Mitsubishi Motors: 5.011 unit

  6. BYD: 2.335 unit

  7. Isuzu: 2.190 unit

  8. Mitsubishi Fuso: 1.871 unit

  9. Chery: 1.593 unit

  10. Hino: 1.464 unit

Retail Sales:

  1. Toyota: 20.185 unit

  2. Daihatsu: 11.220 unit

  3. Suzuki: 5.504 unit

  4. Honda: 5.003 unit

  5. Mitsubishi Motors: 4.815 unit

  6. BYD: 2.827 unit

  7. Mitsubishi Fuso: 1.996 unit

  8. Isuzu: 1.799 unit

  9. Chery: 1.705 unit

 

Wuling: 1.687 unit

***

Penjualan Mobil Hybrid di 7 Bulan Pertama 2025, Toyota Kuasai Pasar, Suzuki Menempel Erat

Penjualan Mobil Hybrid di 7 Bulan Pertama 2025, Toyota Kuasai Pasar, Suzuki Menempel Erat

Penjualan Mobil Hibrida pada 7 Bulan Awal Tahun 2025, Toyota Mendominasi Pasar, Suzuki Menyusul Dekat

Penjualan Mobil Hibrida pada Tujuh Bulan Awal Tahun 2025, Toyota Menguasai Pasar, Suzuki Menyusul dengan Ketat

Penjualan mobil hybrid di Indonesia selama bulan Januari hingga Juli 2025 mencapai 35.000 unit. Angka ini berasal dari penjualan Toyota.

10drama.com -/ Bisnis

Wisnu Andebar 12 Agustus, pukul 16.30 12 Agustus, pukul 16.30

10drama.com –– Penjualan mobil hybrid di Indonesia selama bulan Januari hingga Juli 2025 menunjukkan persaingan sengit antar merek, meskipun keseluruhan pasar otomotif sedang mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penyaluran mobil hybrid dari pabrik ke dealer mencapai 35.075 unit selama tujuh bulan pertama tahun ini.

Toyota masih mendominasi pasar setelah menjual sebanyak 17.857 unit.

Hasil ini didukung oleh berbagai model seperti Corolla Altis, Prius, Camry, Kijang Innova Zenix, Alphard, Vellfire, Corolla Cross, dan Yaris Cross.

Di peringkat kedua, Suzuki mencatat penjualan sebanyak 11.210 unit, didukung utamanya oleh model Ertiga, XL7, Fronx, dan Grand Vitara.

Honda berada di peringkat ketiga dengan penjualan sebanyak 2.116 unit, yang terdiri dari Civic, Step Wagon, HR-V e:HEV, dan CR-V 2.0 e:HEV.

Hyundai berada di peringkat keempat dengan penjualan sebanyak 1.697 unit, melalui varian Tucson, Santa Fe, dan Palisade Hybrid.

Sementara Lexus menempati posisi kelima dengan penjualan sebanyak 1.046 unit, yang meliputi berbagai model mewah seperti ES 300h, LM 350h, LM 500h, LBX, NX 350h, UX 250h, RX 350h, RX 500h, dan LX 700H.

Di bawahnya, produsen asal Tiongkok Great Wall Motor (GWM) mencatatkan penjualan sebanyak 519 unit melalui model Haval H6, Haval Jolion, Tank 5000HEV, dan Tank 3000HEV.

Nissan mencatatkan penjualan sebanyak 423 unit melalui Kicks e-Power dan Serena Highway Star e-Power, diikuti oleh Mazda dengan 114 unit berkat CX-60, Wuling dengan 64 unit lewat Almaz Hybrid, Morris Garage dengan 17 unit menggunakan VS HEV Magnify, serta Kia dengan 12 unit melalui Carnival.

Secara keseluruhan, kondisi pasar mobil di Indonesia masih menunjukkan penurunan pertumbuhan.

Penjualan mobil dalam negeri pada bulan Januari hingga Juli 2025 mencapai 435.390 unit, mengalami penurunan sebesar 10,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 484.250 unit.

 

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Changan: Dari Supplier Militer ke Produsen Otomotif

Changan: Dari Supplier Militer ke Produsen Otomotif

Siapa sangka, sebuah perusahaan supplierkebutuhan militer Tiongkok dapat berubah menjadi produsen mobil bernama Changan. Pada tahun ini, Changan memperluas ekspansinya ke Indonesia bekerja sama dengan Indomobil Group.

Kemitraan strategis (perjanjian distributor) antara keduanya telah dilakukan pada Februari 2025 lalu.

Penyebaran kendaraan Changan ke pasar Indonesia akan dilakukan melalui perusahaan anaknya, yaitu Mobitech Co., Ltd., yang bergerak dalam kegiatan ekspor dan impor. Sementara itu, distribusi di dalam negeri diatur oleh PT IMG Sejahtera Langgeng, sebuah anak perusahaan dari Indomobil Group.

Selanjutnya, Changan dilaporkan segera bergabung dengan anggota asosiasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, yang menyebutkan bahwa jumlah anggota asosiasi tersebut akan meningkat.

“Changan segera masuk, kita lihat nanti. Jadi, saat ini sudah ada 59 anggota Gaikindo, mungkin menjadi 61. Jadi cukup ramai,” kata Nangoi di Tangerang belum lama ini.

Siapa Changan?

Mengulas sejarah Changan Automobile, perusahaan ini dimulai oleh seseorang bernama Li Hongzhang yang mendirikan perusahaan penyedia alat militer bernama Shanghai Foreign Gun Bureau pada tahun 1862.

Perjalanan dalam dunia militer tetap berlangsung. Pada tahun 1959, dengan nama Chongqing Changan Arsenal, mobil pertama Tiongkok bernama Changjiang Type 46 berhasil diproduksi.

Baru pada tahun 1984, Changan mengalami perubahan dengan mengajak Suzuki Motor Corporation untuk fokus pada produksi mesin kendaraan kecil. Kemitraan ini menghasilkan mobil pertama dengan merek Changan, yaitu MPV SC112 dan SC110 yang berbentuk pick up.

Changan Automobile berkembang pesat sehingga memiliki beberapa sub-merek. Mulai dari Changan Uni, Changan Nevo, Changan LCV, Deepal, dan Avatr. Selain itu, sejumlah merek otomotif besar seperti Ford, Mazda, dan JMC juga bergabung dengan Changan dalam menggarap pasar domestik Tiongkok.

Sekarang, Changan memiliki pusat penelitian dan pengembangan di berbagai kota di Tiongkok, seperti Chongqing, Beijing, Shanghai, Dingzhou, dan Hefei. Bahkan, cakupannya telah meluas hingga ke Turin di Italia, Yokohama di Jepang, Birmingham di Inggris, Detroit di Amerika Serikat, serta Munich di Jerman.

Salah satu kendaraan yang dianggap mampu bersaing dalam pasar otomotif Indonesia adalah Changan Lumin. Hal ini karena penampilannya yang menarik dan ukurannya yang relatif kecil.

Lumin cocok bagi pengguna Indonesia yang saat ini sedang menyukai kendaraan dengan gaya desain retro-modern.

Mobil kecil ini memiliki ukuran keseluruhan panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.545 mm, dan jarak antara roda 1.980 mm. Ukuran ini masih lebih kecil dibandingkan BYD Atto 1, tetapi lebih besar dari Wuling Air EV.

Dirancang sebagai mobil kota, Changan Lumin tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai. Tipe paling dasar dilengkapi baterai dengan kapasitas 17,65 kWh yang memiliki jangkauan maksimum hanya 190 kilometer. Ada juga varian dengan baterai 28,4 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 301 kilometer.

Selain itu, Changan Lumin dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan seperti sensor parkir belakang, sistem pemantau tekanan ban (TPMS), dan kontrol bantuan menanjak (HAC). Selain model Lumin, lini kendaraan Changan cukup lengkap, mencakup SUV, sedan, hingga versi 7 kursi.

Harga Hyundai Stargazer Bekas 2022 Cuma Segini, Bikin Terkejut

Harga Hyundai Stargazer Bekas 2022 Cuma Segini, Bikin Terkejut

10drama.com –Salah satu mobil LMPV hasil produksi Hyundai yang diminati oleh pembeli mobil bekas adalah Hyundai Stargazer 2022.

Ya, saat ini harga Hyundai Stargazer bekas tahun 2022 sudah sangat terjangkau di pasar mobil bekas.

Tidak heran, harga bekas mobil LMPV untuk keluarga ini sudah banyak yang di bawah Rp 300 juta, tentu saja tergantung pada tipe dan kondisinya.

Namun, sebelum membahas harganya, mari terlebih dahulu kita lihat spesifikasinya.

Pertama, mari kita lihat bagian luarnya, desain yang inovatif dan modern menjadi daya tarik tersendiri.

Di bagian depan terdapat lampu LED DRL(Daytime Running Light)di bagian ujung tutup atap mobil yang mengular dari sisi kanan ke kiri.

Lampu depan dengan bentuk menyerupai boomerang yang telah menggunakan LED untuk meningkatkan cahaya.

Berpindah ke bagian samping, mobil ini memiliki konsep desain yang diberi namaOne Curve Design, terlihat bentuk tubuh yang melengkung memberikan kesan aerodinamis dan tampak modis.

Kedua kaca spion sudah dilengkapi dengan lampu sein dan dapat dilipat secara otomatis.

Sudah dilengkapi Smart Lock Button untuk mengunci dan membuka pintu pada varian tipe Style dan Prime.

Di bagian roda terdapat velg dengan desain menarik berukuran 16 inci yang terbuat dari bahan alloy.

Mari lihat bagian belakang, lampu belakang membentuk desain H dengan Rear Combination Lamp serta terdapat spoiler kecil yang dilengkapi High Mount Stop Lamp.

Mengintip bagian dalam, Stargazer tahun 2022 menawarkan kabin yang luas dengan ruang kaki yang memadai untuk 7 penumpang.

Tersedia Captain Seatpada baris kedua terdapat kursi penumpang yang menggunakan bahan berkualitas tinggi sehingga sangat ergonomis dan nyaman.

Di bagian tengah antarmuka pengguna terdapatHead Unit Touch Screenberukuran 8 inci yang memungkinkan akses ke fitur hiburan yang dapat terhubung ke ponsel pintar melalui teknologi Bluelink.

Fitur Bluelink membantu pemilik atau pengemudi mengatur berbagai fitur melalui ponsel, seperti menyalakan AC, menghidupkan mesin kendaraan, mengunci dan membuka pintu, menyalakan lampu depan, serta klakson.Find My Car dan beberapa fitur lainnya.

Lanjut ke bagian mesin, Hyundai Stargazer tahun 2022 dibekali dengan mesin berkapasitas 1.497 cc, 4-silinder menggunakan teknologi MPI yang mampu menghasilkan daya sebesar 115 PS pada putaran mesin 6.300 rpm dan torsi 14,7 Kgm pada 4.500.

Tersedia dalam 2 jenis transmisi, yaitu transmisi manual 6-percepatan dan transmisi otomatis IVT.

Selain itu, Hyundai Stargazer tahun 2021 sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan dan perlindungan yang terjamin, misalnya sepertiHyundai Smart Sense meliputi Forward Collision-avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA), dan Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist (RCCA).

Serta sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brakeforce Distribution), BAS (Brake Assist System), Auto Hold hingga EPB (Electronic Parking Brake).

Nah bagaimana dengan harga bekasnya di pasar mobil bekas? Saat ini harga Hyundai Stargazer 2021 telah mencapai kisaran Rp 190 juta hingga Rp 270 jutaan, tergantung pada jenis dan kondisi kendaraannya.

Untuk informasi yang lebih terperinci, lihat daftar tabel rentang harga berdasarkan jenis berikut ini:

Varian Tahun Spesifikasi Harga
1.5 Prime IVT 2022 1.500 cc Rp 210 juta hingga Rp 270 jutaan
1.5 Active IVT 2022 1.500 cc Rp 190 juta hingga Rp 220 jutaan
1.5 Trend M/T 2022 1.500 cc Rp 200 juta hingga Rp 240 jutaan
1.5 Trend IVT 2022 1.500 cc Rp 220 juta hingga Rp 230 jutaan
1.5 Style IVT 2022 1.500 cc Rp 230 juta hingga Rp 250 jutaan
1.5 Active M/T 2022 1.500 cc Rp 190 juta hingga Rp 200 jutaan

Disclaimer:

  • Harga telah diperbarui sesuai dengan harga terbaru di pasar pada saat artikel ini diterbitkan.
  • Harga yang tercantum merupakan harga perkiraan atau rentang. Harga mungkin berbeda di setiap showroom atau daerah. Kami tidak menjamin bahwa harga akan sama dengan yang tertera saat Anda membaca artikel ini.
  • Harga dapat berfluktuasi tergantung pada kondisi kendaraan.
Toyota Yaris Cross Dihancurkan, Konsumen Malah Senang

Toyota Yaris Cross Dihancurkan, Konsumen Malah Senang

Toyota Yaris Cross Sengaja Ditabrakin, Hasilnya Konsumen Ikut Senang

Toyota Yaris Cross Dengan Sengaja Dihantam, Hasilnya Pemilik Puas

Toyota Yaris Cross sengaja diuji tabrak dan mendapatkan peringkat tertinggi lima bintang dalam uji tabrak ASEAN NCAP.

10drama.com -/ News

Panji Nugraha 8 Agustus, 20:45 8 Agustus, 20:45

10drama.com –Toyota Yaris Cross sengaja diuji tabrak dan hasilnya mampu membuat para pengguna merasa puas.

Ini terjadi setelah Toyota Yaris Cross meraih peringkat tertinggi lima bintang dari hasil uji tabrak yang dilakukan ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries).

Sejak tahap perencanaan, model ini mengutamakan aspek keamanan, sehingga akhirnya meraih total skor 83,02 poin dalam pengujian.

SUV lima kursi ini dilengkapi berbagai fitur keselamatan terbaru, mencakup sistem aktif dan pasif, yang dirancang untuk memastikan keamanan seluruh penumpang secara maksimal.

Kami mengucapkan terima kasih atas peringkat lima bintang yang diberikan oleh ASEAN NCAP kepada Toyota Yaris Cross. Penilaian yang dapat dipercaya ini selaras dengan komitmen Toyota global dalam menyediakan solusi mobilitas yang aman bagi semua kalangan,

“Harapan kami ke depannya semakin banyak pelanggan bisa merasakan mobilitas yang aman dan handal bersama mobil Toyota yang terus berkembang,” kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.

Uji coba yang dilakukan oleh ASEAN NCAP mengacu pada protokol terbaru tahun 2021–2025, mencakup empat kriteria penilaian.

Akhirnya, Yaris Cross meraih 36,36 poin dalam Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP), 17,32 poin pada Perlindungan Penumpang Anak (COP), 16,89 poin dalam Bantuan Keselamatan (SAT), serta 12,12 poin di Bidang Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS).

Berdasarkan evaluasi ASEAN NCAP, kendaraan ini mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap penumpang di berbagai skenario tabrakan.

Rangka modern yang didesain khusus untuk keamanan sanggup meredam benturan dari berbagai arah secara efektif.

Selain platform terbaru yang menekankan kenyamanan berkendara, Toyota juga memberikan Yaris Cross dengan berbagai fitur keselamatan aktif dan pasif.

Perlengkapan tersebut mencakup enam airbag, sistem rem ABS+EBD+BA, sensor parkir, Emergency Stop Signal, Hill Start Assist (HSA), Vehicle Stability Control (VSC), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Blind Spot Monitor (BSM), serta Panoramic View Monitor untuk mempermudah parkir pada tipe S.

Gabungan antara rangka yang kokoh dan sistem keamanan canggih menjadikan mobil ini siap menghadapi berbagai ancaman di jalan raya.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan tambahan, semua varian dilengkapi Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Brake Hold, serta APAR di bagasi sebagai langkah awal jika terjadi kebakaran.

Sistem Keselamatan Toyota (TSS) hadir untuk membantu pengemudi tetap aman dan nyaman dalam berbagai kondisi jalan.

Teknologi ini juga dibuat untuk meminimalkan risiko kerusakan berat pada kendaraan serta cedera serius bagi penumpang dan pengguna jalan lain jika terjadi kecelakaan yang tidak bisa dihindari.

Fitur TSS 2.0 yang terdapat pada Yaris Cross tipe S dan HEV meliputi Peringatan dan Pengereman Sebelum Tabrakan, Kontrol Kesalahan Akselerasi, Peringatan Keberangkatan Depan, Lampu Jauh Otomatis, Cruise Control Adaptif, Peringatan Keluar Jalur, Pencegahan Keluar Jalur, serta Kontrol Pemeliharaan Jalur.

Kendaraan Toyota Yaris Cross berhasil melewati uji coba ASEAN NCAP yang ketat, menunjukkan komitmen Toyota dalam menciptakan sistem mobilitas yang aman dan menyeluruh bagi semua kalangan,

“Dengan pendekatan yang proaktif dan teknologi keamanan yang modern, kami menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama yang menjadi dasar dari kepercayaan pelanggan mobil Toyota,” kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Toyota Yaris Cross Peroleh Rating 5 Bintang dari ASEAN NCAP

Toyota Yaris Cross Peroleh Rating 5 Bintang dari ASEAN NCAP

PR JABAR– Toyota Yaris Cross mendapatkan peringkat terbaik lima bintang dalam uji tabrak yang diadakan oleh ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries).

Dikembangkan dari awal dengan memprioritaskan faktor keselamatan, Yaris Cross menerima skor total 83,02 poin dari hasil pengujian. All-rounder ini dilengkapi berbagai fitur keselamatan canggih, baik aktif maupun pasif, yang mampu melindungi penumpang secara optimal.

“Terima kasih atas peringkat lima bintang yang diraih Toyota Yaris Cross dari ASEAN NCAP. Penilaian yang dapat dipercaya ini selaras dengan komitmen Toyota global dalam menyediakan solusi mobilitas yang aman bagi semua kalangan,” ujar Jap Ernando Demily, Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Toyota Yaris Cross diuji oleh ASEAN NCAP dengan protokol terbaru 2021–2025 dalam empat (4) kategori pengujian. Yaris Cross meraih 36,36 poin di kategori Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP), 17,32 poin untuk kategori Perlindungan Penumpang Anak (COP), 16,89 poin dalam kategori Bantuan Keselamatan (SAT) dan 12,12 poin untuk kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS).

ASEAN NCAP menyatakan bahwa kendaraan ini menawarkan perlindungan yang memadai bagi penumpang yang berada di dalam mobil saat diuji dengan berbagai metode.

Desain rangka kendaraan modern yang dirancang sejak awal untuk melindungi penumpang mampu meminimalkan dampak benturan dari segala arah secara maksimal. Selain platform baru yang berfokus pada peningkatan kenyamanan berkendara, Toyota juga menyediakan berbagai fitur keselamatan aktif dan pasif pada Yaris Cross.

Fitur 6-airbags, rem ABS+EBD+BA, Sensor Parkir, Sinyal Pengereman Darurat, Bantuan Mulai di Tanjakan (HSA), Kontrol Stabilitas Kendaraan (VSC), Peringatan Lalu Lintas Silang Belakang (RCTA), Pemantau Titik Buta (BSM), ditambah fitur Monitor Pandangan Menyeluruh yang membantu saat memarkirkan kendaraan, pada tipe S.

Kombinasi rangka kendaraan bersama fitur keamanan aktif dan pasif, menjadikan mobil perkotaan ini mampu menghadapi berbagai ancaman bahaya di jalan dengan baik dan tanpa adanya hambatan.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara, semua varian Medium SUV ini dilengkapi dengan Electric Parking Brake (EPB) yang dilengkapi fitur Auto Brake Hold. Di samping itu, terdapat Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam glove box sebagai respons awal jika terjadi keadaan darurat kebakaran.

 

Sistem Keselamatan Toyota Safety Sense Meningkatkan Keamanan Berkendara Yaris Cross

Sistem Keselamatan Toyota (TSS) dirancang untuk membantu pengemudi dalam mengemudi dengan aman dan nyaman dalam berbagai kondisi jalan.

Pada saat yang bersamaan, fitur ini berperan dalam mengurangi risiko kerusakan kendaraan serta cedera serius bagi penumpang dan pengguna jalan lainnya apabila kecelakaan tidak bisa dihindari.

Berikut adalah beberapa fitur TSS 2.0 yang terdapat pada Toyota Yaris Cross Gasoline tipe S serta Yaris Cross HEV, yaitu: Peringatan Tabrakan dan Pengereman Sebelum Tabrakan (PCWPCB), Kontrol Kesalahan Penggunaan Pedal (PMC), dan Peringatan Keberangkatan Depan (FDA).

Sistem Lampu Kabut Otomatis (AHB), Kontrol Jarak Kendaraan Adaptif (ACC), Peringatan Keluar Jalur (LDW), Pencegahan Keluar Jalur (LDP), serta Kontrol Tetap di Jalur (LKC).

Dijelaskan oleh Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide, bahwa keberhasilan Toyota Yaris Cross dalam melewati pengujian ASEAN NCAP yang ketat menunjukkan komitmen Toyota dalam menciptakan sistem mobilitas yang aman dan inklusif bagi semua kalangan.

“Dengan pendekatan yang proaktif dan teknologi keamanan yang modern, kami menjadikan keselamatan sebagai faktor utama yang menjadi dasar dari kepercayaan pelanggan mobil Toyota,” kata Hiroyuki Oide.

8 Mobil yang Dulu Murah, Kini Harganya Melonjak

8 Mobil yang Dulu Murah, Kini Harganya Melonjak

8 Mobil yang Beberapa Hari Lalu Masih Murah, Sekarang Harganya Jadi Mahal

8 Kendaraan yang Beberapa Hari Sebelumnya Terjangkau, Kini Harganya Naik Mahal

Dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sejumlah pabrikan memberikan harga khusus untuk produk mereka.

10drama.com -/ News

Naufal Shafly August 6th, 2:00 PM August 6th, 2:00 PM

10drama.com – Dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sejumlah pabrikan memberikan harga khusus untuk produk mereka.

Harga khusus ini umumnya diberi label seperti special price atau harga pre-boking, yang lebih murah dibandingkan harga aslinya.

Secara otomatis, beberapa model yang memiliki harga khusus tersebut akan mengalami kenaikan harga setelah GIIAS 2025.

Lalu, model apa saja yang dimaksud? berikut daftarnya:

1. Daihatsu Rocky Hybrid

Daihatsu Rocky Hybrid saat ini masih diimpor utuh atau CBU dari negara asalnya, Jepang.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menawarkan harga khusus sebesar Rp 293,9 juta on the road (OTR) Jakarta untuk mobil Rocky Hybrid.

Menurut Tri Mulyono, Kepala Divisi Pemasaran dan Hubungan Pelanggan ADM, pihaknya memang menawarkan harga khusus untuk Rocky Hybrid dalam ajang GIIAS 2025.

Namun, dia belum bersedia mengungkapkan berapa harga Rocky setelah GIIAS 2025 selesai.

Berdasarkan keterangan seorang petugas penjualan Daihatsu di GIIAS 2025, setelah pameran berakhir, harga Rocky akan mengalami kenaikan sekitar Rp 10 juta.

“Jika di luar GIIAS, informasi yang saya terima naik sebesar Rp 10 juta, menjadi sekitar Rp 303 jutaan,” ujar petugas penjualan tersebut kepada GriOto.com.

2. Mitsubishi Destinator

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan Destinator dalam tiga pilihan varian, yaitu GLS, Exceed, dan Ultimate.

Untuk varian GLS dihargai Rp 385 juta, Exceed ditawarkan dengan harga Rp 405 juta, dan Ultimate dibanderol Rp 465 juta OTR Jakarta.

Menurut Direktur Eksekutif MMKSI, Atsushi Kurita, angka tersebut adalah harga khusus dan hanya berlaku hingga akhir September 2025.

Meski demikian, belum ada data mengenai harga Destinator pada awal bulan Oktober mendatang.

3. Nissan X-Trail

Perusahaan Nissan Motor Distributor Indonesia menawarkan harga pre-book untuk X-Trail generasi terbaru dengan harga Rp 795 juta OTR Jakarta.

Namun, harga tersebut hanya berlaku bagi 500 pelanggan pertama di Nusantara.

Kemudian, Nissan berencana menyesuaikan harga X-Trail yang memiliki kode bodi T33 ini.

Namun, hingga saat ini belum diumumkan berapa harga yang akan diberlakukan untuk X-Trail setelah masa pre-book berakhir.

4. AION UT

AION menawarkan harga pre-booking terbaik untuk mobil listrik yang paling sering diuji coba dalam GIIAS 2025 ini.

Namun, harga untuk pembelian sebelumnya ini masih tidak jelas karena AION hanya mengumumkan bahwa UT akan dijual dengan harga di bawah Rp 330 juta untuk versi standar, dan di atas Rp 330 juta untuk versi Premium.

5. Vinfast VF 7

Vinfast secara resmi memperkenalkan VF 7 dalam ajang GIIAS 2025 dengan harga Rp 499 juta untuk varian Eco, dan Rp 599 juta OTR Jakarta untuk versi Plus.

Namun, produsen asal Vietnam ini menawarkan penawaran istimewa selama GIIAS 2025.

“Terdapat promo Early bird selama GIIAS 2025 untuk 200 pembeli pertama. VinFast VF 7 Eco dijual seharga Rp 468 juta dan VF 7 Plus menjadi Rp 568 juta,” kata Davy J. Tuilan, Direktur Penjualan & Jaringan VinFast Indonesia.

6. MG4 EV Max

Berbeda dengan mobil-mobil lain yang disebutkan dalam paragraf sebelumnya, MG4 EV Max adalah model edisi terbatas yang hanya tersedia 100 unit di Indonesia.

Menariknya, selama pameran GIIAS 2025, MG 4 EV Max ditawarkan dengan harga khusus yaitu Rp 419 juta OTR Jakarta.

Namun, belum ada data lebih lanjut mengenai apakah kuota 100 unit tersebut telah ludes terjual dalam GIIAS 2025 atau belum.

Dan juga tidak diungkapkan harga yang ditawarkan setelah GIIAS 2025.7. GWM Ora 03

GWM Indonesia secara resmi memperkenalkan Ora 03 pada awal Juli 2025, atau beberapa minggu sebelum GIIAS.

Pada peluncuran, Martina Danuningrat selaku Strategy & Marketing Director GWM Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya menawarkan program early bird untuk Ora 03.

Sementara pada periode early bird yang berlangsung hingga akhir GIIAS 2025, Ora 03 dijual dengan harga Rp 369 juta OTR Jakarta.

Saat ini, Ora 03 dijual dengan harga standar yaitu Rp 379 juta OTR Jakarta.

8. Mazda CX-60

Mazda Indonesia mengenalkan model CX-60 Sport dalam perhelatan GIIAS 2025 sebagai pelengkap varian Pro, Kuro, dan Eliten yang sebelumnya telah dijual di pasar lokal.

Selama penyelenggaraan GIIAS 2025, Mazda CX-60 Sport ditawarkan dengan harga khusus sebesar Rp 699 juta OTR Jakarta.

Berdasarkan daftar harga yang diterima dari 10drama.com, harga standar untuk CX-60 Sport adalah Rp 718,8 juta OTR Jakarta.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Honda Brio: Hatchback Kompak Favorit Generasi Muda Indonesia

Honda Brio: Hatchback Kompak Favorit Generasi Muda Indonesia

10drama.com –Di tengah persaingan sengit dalam segmen mobil kecil, Honda Brio tetap mempertahankan posisinya sebagai kendaraan paling diminati di kelas hatchback entry-level.

Dikenal dengan harga yang terjangkau, efisiensi konsumsi bahan bakar, dan layanan purna jual yang baik, Brio menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari mobil pertama atau kendaraan harian yang praktis dan hemat.

 

Desain Kompak, Gaya Dinamis

Honda Brio hadir dengan tampilan yang menarik dan tetap mempertahankan ciri khasnya: kecil, sporty, serta menyenangkan saat dikendarai. Varian Brio Satya ditujukan untuk pasar LCGC, sedangkan Brio RS tampil lebih dinamis dengan sentuhan sporty dan fitur tambahan, membuatnya menjadi pilihan favorit bagi kalangan muda perkotaan.

Desain depan yang tajam, lampu proyektor halogen, serta velg alloy modern memberikan tampilan Brio yang segar sambil tetap menjaga lingkungan dan efisiensi.

Performa Cukup, Efisien Maksimal

Dengan mesin 1.2L i-VTEC empat silinder yang terkenal hemat bahan bakar dan responsif, Honda Brio menawarkan pengalaman berkendara yang gesit dan menyenangkan. Mesin ini mampu menghasilkan daya sekitar 90 PS serta torsi maksimum 110 Nm, yang cukup memadai untuk kebutuhan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak dekat.

Penggunaan bahan bakar yang hemat, khususnya pada varian transmisi CVT, membuat Brio menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna yang memperhatikan aspek operasional dalam jangka panjang.

Harga yang Bersaing dan Harga Jual Kembali yang Tinggi

Harga mobil Honda Brio di Indonesia saat ini dimulai dari kisaran Rp 167 jutaan untuk varian Brio Satya, sedangkan Brio RS bisa mencapai sekitar Rp 236 jutaan. Dengan kisaran harga tersebut, Brio menawarkan fitur yang sesuai dengan harganya.

Keunggulan lain yang menjadikan Brio tetap diminati adalah nilai jual ulang yang tinggi, didukung oleh jaringan dealer Honda yang luas serta ketersediaan suku cadang yang melimpah.

Pelayanan Pasca Penjualan dan Kepercayaan Merek Honda

Salah satu alasan Brio tetap menjadi pilihan utama adalah kehandalan jaringan purnajual Honda yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelanggan tidak perlu merasa cemas mengenai perawatan, kelengkapan suku cadang, maupun layanan servis rutin—semua sudah tersedia dan mudah ditemukan, bahkan di kota-kota kecil.

Kenapa Masih Jadi Favorit?

Brio merupakan jawaban terbaik untuk:

Mahasiswa dan first-time buyer

Pasangan muda yang membutuhkan kendaraan kecil dan irit bahan bakar

Pengguna kendaraan harian yang membutuhkan mobil hemat bahan bakar, mudah diparkir, dan perawatannya sederhana

Berkat desain yang menarik, kinerja yang memadai, penggunaan bahan bakar yang hemat, serta reputasi merek Honda, tidak mengherankan jika Honda Brio masih menjadi yang terdepan di kategori hatchback kecil di Indonesia.***

Copyright © 2026 10drama.com