Siswa MAN 4 Tasikmalaya Juara 1 dan 2 Kompetisi Robotik Nasional

Siswa MAN 4 Tasikmalaya Juara 1 dan 2 Kompetisi Robotik Nasional

KABAR SINGAPARNA –Tim Robotik dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tasikmalaya kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Mereka sukses meraih juara pertama dan kedua dalam ajang Sukabumi Competition Robotic (SCR) 2025 untuk kategori Line Follower.

Lomba ini diadakan oleh Sukarobot Akademi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Sukabumi pada hari Minggu, 24 Agustus 2025 di Universitas Nusa Putra.

Juara pertama diraih oleh Serlianti dan Eka Rahmawati, sedangkan juara kedua diperoleh Trina Nabila serta Nasril Abdul Aziz. Prestasi yang membanggakan ini dicapai oleh Tim Robotik MAN 4 Tasikmalaya, yang telah melewati berbagai tahap kompetisi.

Kegiatan ini diadakan sebagai wadah untuk mengumpulkan para pelajar dalam berkreasi, belajar, dan bekerja sama mengikuti perkembangan teknologi yang sangat cepat guna meningkatkan kemajuan serta menjadi pewaris bangsa di bidang robotika.

Di balik keberhasilan tim ini, terdapat sosok yang menjadi panutan dan selalu mendampingi, yaitu Fitria Dwi Andriani, S. Si, guru Fisika sekaligus pembina kegiatan ekstrakurikuler robotik MAN 4 Tasikmalaya.

“Alhamdulillah kami berhasil meraih juara tingkat nasional, dan tentu saja ini belum berakhir. Kami akan terus berinovasi agar dapat membawa nama MAN 4 Tasikmalaya hingga ke tingkat internasional,” kata Fitria.

Kepala MAN 4 Tasikmalaya H. Enjang, S. Ag, M. Pd.I menyampaikan, pihaknya merasa sangat bangga terhadap prestasi yang dicapai oleh siswanya serta menghargai para peserta yang telah berjuang sejak awal hingga akhir sehingga berhasil meraih juara.

Enjang berharap MAN 4 Tasikmalaya tidak hanya menjadi madrasah yang islami dan berprestasi, tetapi juga menjadi pusat pengembangan teknologi serta kreativitas pemuda yang inovatif bagi bangsa dan lingkungan.

“Selamat dan keberhasilan bagi tim robotika, perjuangan memang membutuhkan waktu yang panjang untuk mencapai prestasi, tetap semangat dan jangan pernah menyerah,” katanya.

Diketahui bahwa prestasi yang membanggakan ini merupakan hasil dari usaha keras tim robotik yang telah berlatih dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi dalam menghadapi kompetisi.

“Alhamdulillah mampu meraih juara pada tingkat nasional, ini pengalaman yang sangat luar biasa karena bisa mengikuti kompetisi dan bertemu dengan peserta lain, momen ini terasa sangat berharga,” kata Serlianti, salah seorang siswa dari MAN 4 Tasikmalaya.

Selain memperoleh trofi, medali, dan dana pembinaan, para pemenang juga mendapatkan beasiswa di Universitas Nusa Putra. Seluruh peserta yang ikut serta juga menerima sertifikat dan hadiah kenang-kenangan dari panitia.

5 Pelajaran Berharga Saat Travelling Sendirian

5 Pelajaran Berharga Saat Travelling Sendirian

Berlibur sendirian atau solo travelingmerupakan hal yang menyenangkan. Ada beberapa orang yang merasa ragu, takut, atau tidak yakin dalam melakukan perjalanan sendirian. Namun, percayalah pengalaman ini akan memberikan banyak pelajaran dalam kehidupan.

Bagi pria, solo traveling akan memberikan pandangan yang berbeda. Selain itu, kalian juga bisa memperoleh beberapa pelajaran penting saat melakukan perjalanan sendirian. Meski awalnya ragu, namunsolo travelingmemiliki sejumlah manfaat yang dapat dirasakan. Berikut ini 5 pelajaran penting yang dapat diperoleh laki-laki saatsolo traveling.

1. Kamu akan mengembangkan kepercayaan diri dalam dirimu sendiri

Saat melakukan perjalanan sendirian, kamu adalah satu-satunya yang memutuskan segalanya untuk dirimu sendiri. Mulai dari menentukan tujuan, tempat menginap, alat transportasi yang digunakan, dan sebagainya. Semua keputusan berasal darimu.

Pada saat ini, kamu sedang belajar untuk percaya pada dirimu sendiri. Belajar untuk mengandalkan instingmu, meskipun kamu belum sepenuhnya yakin. Namun, seiring berjalannya waktu, momen ini akan membentuk rasa percaya terhadap pikiran, pilihan, dan keputusanmu. Meskipun keputusanmu tidak selalu berhasil, kamu akan memahami bahwa hal itu adalah bagian dari proses belajar.

2. Memahami lebih dalam tentang diri sendiri

Jalan-jalan sendirian tanpa teman atau keluarga memberimu kesempatan lebih besar untuk menjelajahi. Kamu akan memahami apa yang kamu sukai dan tidak sukai. Dari pengalaman itu, kamu akan mengenal dirimu sendiri.

Tidak ada tekanan atau paksaan yang harus kamu ikuti. Awalnya mungkin terasa asing atau berbeda karena kamu hanya mengikuti pilihanmu sendiri. Namun percayalah, dari sini kamu akan lebih memahami dirimu sendiri. Mulai dari kekuatan, kelemahan, dan segala hal tentang dirimu yang sebelumnya belum kamu ketahui. Saat kembali darisolo traveling, kamu mampu membuat keputusan yang lebih tepat karena kamu sudah memahami diri sendiri.

3. Mempelajari cara beradaptasi dalam berbagai kondisi

Banyak hal yang bisa terjadi pada saat itutraveling. Kamu tidak mampu memperkirakan hal-hal yang tidak terduga bisa terjadi. Baik itu kejadian yang baik, maupun kejadian yang tidak menyenangkan. Contohnya, tersesat, jadwal pemberangkatan yang terlambat, serta berbagai peristiwa lainnya.

Solo travelingmembimbingmu untuk mampu beradaptasi dengan segala situasi. Ketika kamu menghadapi rintangan, di sanalah kamu diharuskan untuk bisa menyesuaikan diri dan mencari solusi sendiri. Kondisi ini akan membentuk pengelolaan emosi yang ada di dalam dirimu. Kamu akan belajar mengendalikan diri, ketenangan, dan berusaha tidak panik ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

4. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi

Jalan-jalan sendirian dan berjumpa dengan orang baru memaksa kamu untuk mampu menjadi mandiri. Dalam konteks ini, mandiri tidak hanya berkaitan dengan mengelola diri sendiri, tetapi juga berinteraksi dengan orang lain. Kamu pasti akan berkomunikasi dan berhubungan dengan orang-orang lain.

Salah satu tantangannya adalah ketika melakukan perjalanan ke suatu tempat yang menggunakan bahasa yang berbeda. Kamu akan berupaya untuk berkomunikasi meski dengan keterbatasan yang ada. Selain masalah bahasa, bagi seseorang yang pemalu dan introver,solo traveling bisa membantu untuk meningkatkan skillkomunikasi. Karena tidak ada orang lain yang dapat membantu, maka kamu perlu berani dan percaya diri untuk bertanya sendiri, memulai topik percakapan, hingga melakukan obrolan ringan agar suasana menjadi lebih rileks. Pada awalnya mungkin terasa kaku, namun setelah terbiasa, kamu akan merasa nyaman.

5. Mempelajari cara mengatur keuangan dengan lebih cerdas

Saat melakukan perjalanan, kamu bertanggung jawab penuh atas dirimu sendiri, termasuk dalam hal pengeluaran. Berbeda bila ada teman atau keluarga, kalian bisa membagi beban biaya bersama. Namun, jika pergi sendirian, seluruhnya menjadi tanggung jawabmu. Di sinilah kamu diharuskan untuk cerdas mengatur keuangan.

Kamu akan lebih memperhatikan apa saja yang perlu kamu beli, pengeluaran yang kamu lakukan, hingga belajar untuk menghemat. Mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan adalah keterampilan yang akan kamu peroleh. Kamu juga akan belajarlifehacksuntuk menghemat pengeluaran. Contohnya, tinggal di penginapan yang terjangkau, memilih makanan lokal daripada restoran mahal, serta menggunakan kendaraan umum.

Dari solo traveling, terdapat banyak hal yang dapat dipelajari. Kamu akan memahami bahwa kehidupan tidak selalu lancar dan selalu ada rintangan. Pelajaran berharga tersebut dapat diambil dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

7 Pelajaran Jiwa yang Diperoleh dari Pengalaman Traveling Sendirian, Sangat Berharga! 5 Cara Menjelajahi Sendirian yang Mengajarkan Kekuatan Menghadapi Tantangan 5 Strategi Wisata Sendirian yang Mengajarkan Keberanian Menghadapi Rintangan 5 Metode Perjalanan Solo yang Mengajarkan Ketangguhan dalam Menghadapi Tantangan 5 Teknik Traveling Sendirian yang Mengasah Kepedulian Menghadapi Masalah 5 Pendekatan Wisata Individual yang Mengajarkan Kekuatan Mental Menghadapi Tantangan 7 Pelajaran Hidup Yeo Reum Saat Berkeliling Sendirian di My Lovely Journey

Rekonstruksi Gunung Padang Siap Dimulai, Ini Tahapannya

Rekonstruksi Gunung Padang Siap Dimulai, Ini Tahapannya

Ketua tim penelitian dan perbaikanGunung Padang Ali Akbar tengah mengumpulkan penelitidari berbagai bidang ilmu. Mereka akan melakukanrekonstruksicagar budaya yang terletak di Cianjur, Jawa Barat, tersebut.

“Bangunannya sudah berusia ribuan tahun, sebagian masih dalam keadaan baik tetapi sebagian lainnya mulai roboh, ada yang patah bahkan ambruk di beberapa bagian, jadi lebih baik kita fokus pada tempat tersebut agar kita dapat melestarikannya dan memperpanjang usianya,” kata arkeolog dari Universitas Indonesia itu kepadaTempo, Senin 18 Agustus 2025.

Langkah pertama yaitu mengumpulkan seluruh penelitian mengenai Gunung Padang, termasuk yang memiliki perbedaan pandangan atau menimbulkan perdebatan. “Perlahan kita periksa semuanya,” kata Ali.

Ia juga mengumpulkan para pakar dari berbagai bidang ilmu seperti arkeologi, sejarah, dan tradisi lisan untuk meneliti kisah rakyat mengenai Gunung Padang. Pakar geografi juga diundang untuk melakukan pemetaan darat dan udara menggunakan teknologi LiDAR (light detection and ranging).

Ahli-ahli lainnya berasal dari bidang geologi, teknik sipil, arsitektur, dan planologi. Selain dari lembaga penelitian, para pakar juga datang dari kalangan profesional serta beberapa universitas, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Trisakti. Tim juga mengandeng ahli restorasi dari Universitas Hasanuddin di Makassar. “Penelitian bersama para ahli tersebut berlangsung selama dua hingga tiga bulan,” ujar Ali Akbar.

Sampai saat ini, menurutnya, tim terdiri dari 80 orang yang mencakup 12 ahli yang menjadi ketua dari masing-masing sub-tim berdasarkan bidang keahlian mereka. Ali menyebutkan beberapa nama peneliti tersebut, seperti arkeolog Yadi Mulyadi, kemudian dua orang yang pernah terlibat dalam penelitian Gunung Padang sebagai bangunan piramida, yaitu arsitek Pon Purajatnika serta Taqyuddin.

Tim penelitian dan pemugaran Gunung Padang, menurut Ali Akbar, dibentuk oleh Kementerian Kebudayaan dengan keputusan yang dikeluarkan pada 13 Agustus 2025. Ia berharap pemerintah tidak memberikan tenggat waktu untuk proses pemugaran agar tidak tergesa-gesa dan tim dapat bekerja dengan tenang dengan tujuan agar struktur situs dapat bertahan lama. “Di sisi barat sudah terjadi longsoran sehingga batu-batunya jatuh,” ujarnya.

Ali menggambarkan proses restorasi Gunung Padang seperti yang dilakukan pada sebagian besar candi, termasuk Borobudur. “Saat ditemukan awalnya dalam keadaan rusak, miring, dan roboh, maka dilakukan penggambaran ulang, pemotretan ulang, seluruh detail hingga kita menentukan bagian mana yang perlu diperkuat,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan tujuan pemugaran agar situs Gunung Padang lebih terjaga dengan aturan atau studi tertentu. Ia merujuk pada cara yang diterapkan terhadap Candi Borobudur dan Candi Prambanan. “Akan dicoba untuk dikembalikan ke bentuk aslinya, tetapi karena kita tidak memilikiblue print-nya, ya tidak mungkin sepenuhnya seperti itu,” katanya di Bandung, Senin 28 April 2025.

Rencana perbaikan tersebut akan dilaksanakan tahun ini dengan menggunakan dana berbentuk skemapublic private partnershipMenurut Fadli Zon, upaya restorasi Situs Gunung Padang dapat dimulai dari struktur yang sudah ada. “Batu yang terjatuh bisa dikembalikan ke posisi semula berdasarkan penelitian arkeologisnya,” katanya sambil menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut mengenai Situs Gunung Padang menjadi tanggung jawab Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Berdasarkan hasil penggabungan studi yang dilakukan, tim penelitian dan pemugaran rencananya akan mengajukan pendapat kepada para ahli yang memahami atau peduli terhadap Gunung Padang. Setelah itu, tim akan memanfaatkan temuan penelitian tersebut untuk melakukan pemugaran yang diperkirakan dimulai pada akhir tahun ini.

Apa Itu Planet Terestrial? Ini Jawabannya

Apa Itu Planet Terestrial? Ini Jawabannya

Sistem tata surya kita penuh dengan berbagai jenis planet yang menakjubkan, namun hanya empat di antaranya yang memiliki permukaan padat dan dapat didaki. Planet-planet ini disebut sebagai planet terestrial, atau planet berbatu. Dengan permukaan keras, inti logam padat, serta kedekatannya dengan Matahari, planet-planet ini menyimpan banyak rahasia mengenai asal-usul dan perkembangan dunia seperti Bumi.

Mercury, Venus, Bumi, dan Mars merupakan contoh nyata dari planet-planet yang termasuk dalam kategori terestrial. Meskipun ukurannya terlihat kecil jika dibandingkan dengan raksasa gas seperti Jupiter dan Saturnus, planet-planet ini justru lebih mirip dengan lingkungan tempat kita tinggal. Mari kita lanjutkan dengan membahas beberapa hal penting mengenai planet terestrial.

1. Apa yang dimaksud dengan planet bumi?

Kata “terestrial” berasal dari bahasa Latin “terra”, yang berarti “Bumi”. Planet-planet ini memiliki beberapa ciri khas utama yang membedakannya dari planet raksasa gas dan es:

  • Permukaan padat. Permukaannya sering menunjukkan gunung, lembah, kawah, bahkan gunung berapi atau dataran rendah.

  • Inti logam yang padat. Setiap planet berbatu memiliki inti padat yang terdiri dari logam, umumnya terbuat dari besi dan nikel. Inti ini dikelilingi oleh lapisan batuan, sehingga menghasilkan kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan planet berisi gas.

  • Atmosfer sekunder. Kondisi atmosfer di planet berbatu biasanya ringan, terbentuk akibat aktivitas vulkanik atau dampak komet. Hal ini berbeda dengan atmosfer awal planet raksasa yang terbentuk pada tahap awal pembentukan planet.

  • Sedikit atau tidak memiliki bulan dan tidak memiliki cincin.Planet-planet teluk biasanya hanya memiliki sedikit satelit alami. Bumi memiliki satu bulan, Mars memiliki dua bulan kecil. Sementara Merkurius dan Venus tidak memiliki satupun. Tidak ada dari empat planet ini yang memiliki cincin seperti yang dimiliki Saturnus.

2. Perbedaan antara planet bumi dan raksasa gas

Planet terestrial

  • Posisi: Bagian dari tata surya

  • Komposisi: Batuan dan logam

  • Permukaan: Ada permukaan padat

  • Inti: Logam padat

  • Atmosfer: Tipis atau tidak ada

  • Bulan: Sedikit

  • Cincin: Tidak ada

Raksasa gas  

  • Letak: Bagian luar tata surya

  • Komposisi: Hidrogen dan helium   

  • Permukaan: Gas, tidak terdapat permukaan padat

  • Inti: Mungkin inti kecil yang berbatu

  • Atmosfer: Sangat tebal  

  • Bulan: Banyak 

  • Cincin: Ada.

3. Contoh planet berbatu di tata surya

Berikut ini beberapa planet berbatu yang terdapat dalam tata surya kita:

  • Merkurius. Planet terkecil serta yang paling dekat dengan Matahari. Permukaannya penuh dengan kawah dan hampir tidak memiliki atmosfer, sehingga suhu pada siang hari sangat tinggi dan malam hari sangat rendah.

  • Venus. Memiliki atmosfer yang sangat padat dan beracun dengan kandungan karbon dioksida yang tinggi. Efek rumah kaca yang luar biasa menyebabkan Venus menjadi planet paling panas dalam tata surya.

  • Bumi. Satu-satunya planet berbatu yang diketahui dapat mendukung keberadaan makhluk hidup. Atmosfernya terdiri dari nitrogen dan oksigen dalam jumlah besar, serta memiliki air dalam jumlah besar di permukaannya.

  • Mars. Disebut sebagai “Planet Merah” karena permukaannya kaya akan besi yang mengalami oksidasi. Mars memiliki gunung paling tinggi dan lembah terbesar di dalam tata surya. Atmosfernya sangat tipis, menyebabkan permukaannya kering dan dingin.

4. Asal mula dan bentuk struktur planet berbatu

Benda-benda langit ini terbentuk dari sisa-sisa debu dan batuan setelah Matahari muncul. Partikel-partikel tersebut bersatu selama jutaan tahun hingga membentuk benda besar dengan inti logam di tengah dan lapisan batuan di sekelilingnya. Ciri khas permukaannya, seperti gunung, kawah, dan lembah, muncul akibat benturan meteorit, aktivitas geologis internal, serta proses erosi.

5. Planet berbatu di luar tata surya

Banyak pengamatan telah mengidentifikasi ribuan planet seukuran Bumi atau yang diduga mirip Bumi di sistem bintang lain. Ukurannya berkisar antara setengah hingga dua kali ukuran Bumi. Beberapa di antaranya berada dalam zona layak huni, yaitu wilayah di sekitar bintang tempat air cair bisa ada, yang memberikan harapan dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.

Planet terestrial adalah planet berbatu yang memiliki inti logam padat, atmosfer yang tipis, dan jumlah bulan yang sedikit. Mereka berada di dekat bintang utamanya dan tidak memiliki cincin atau atmosfer tebal seperti planet-planet raksasa gas. Dalam tata surya, Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars tidak hanya menjadi representasi awal pembentukan planet kita, tetapi juga menjadi contoh penting dalam pencarian planet serupa di galaksi lain.

Referensi

Developing Experts. Diakses pada Agustus 2025. Terrestrial Planet

EcoTraining. Diakses pada Agustus 2025. Terrestrial Planets

The Planetary Society. Diakses pada Agustus 2025. Apa Saja Bahan yang Membentuk Planet?

Revolutionized. Diakses pada Agustus 2025. Characteristics of Terrestrial Planets

NASA Science. Diakses pada Agustus 2025. Dasar-Dasar Penerbangan Luar Angkasa: Bab 1.2 – Tata Surya

Universe Today. Diakses pada Agustus 2025. Terrestrial Planet

7 Fakta Mengenai Gurun Putih di Mesir, Menyerupai Pemandangan di Planet Mars! 5 Alasan Mengapa Planet Tidak Bisa Berada dalam Garis Lurus yang Sama 4 Masa Lalu Gelap Planet-Planet dalam Sistem Tata Surya, Apa yang Terjadi?

Konferensi Robot Dunia 2025: Inovasi Teknologi Robotika

Konferensi Robot Dunia 2025: Inovasi Teknologi Robotika

KONFERENSI Robot Dunia (World Robot Conference) Pameran 2025 diadakan di Beijing, Tiongkok, pada Jumat, 8 Agustus 2025. Acara ini menampilkan tren terkait perkembangan masa depan robot berwujud cerdas.Konferensi Robot Duniadiadakan bersama Chinese Institute of Electronics (CIE) dan World Robot Cooperation Organization berlangsung dari tanggal 8 Agustus hingga 12 Agustus, sebagaimana dilaporkanAntara, Sabtu 9 Agustus 2025

Menurut Global Times, Konferensi Robot Dunia tahun ini mengumpulkan lebih dari 200 perusahaan robotika nasional dan internasional seperti ABB, KUKA, Festo, Estun, Unitree Robotics, CITIC Heavy Industries Co., dan Galbot.

Partisipan tersebut mencerminkan kenaikan 25 persen perusahaan yang ikut serta dalam Konferensi Robot Dunia 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Konferensi Robot Dunia tahun ini menjadi momen peluncuran 100 produk baru, hampir dua kali lipat dari jumlah peluncuran produk pada 2024. Acara Konferensi Robot Dunia 2025 meliputi penyelenggaraan forum, pameran, kompetisi, dan kegiatan jaringan.

Sepuluh konsep penggunaan robot humanoid yang paling menjanjikan diumumkan pada pembukaan WRC 2025.“Berbagai skenario dapat memberikan dampak positif terhadap sejumlah industri seiring dengan perkembangan teknologi humanoid dan perbaikan produk,” demikian keterangan CIE.Skenario yang telah diidentifikasi mencakup operasi industri umum, manufaktur kendaraan bermotor, produksi barang 3C, pembuatan kapal, pemeriksaan produksi petrokimia, pembangkit tenaga listrik, operasi darurat, layanan komersial, layanan rumah tangga, serta produksi pertanian.

Robot Humanoid

Salah satu skenario yang menarik perhatian terkait kehadiran robot humanoid yang dilengkapi dengan sistem pengenalan visual, kemampuan memegang, serta kemampuan bergerak. Robot humanoid juga melakukan pemeriksaan kualitas sehingga meningkatkan efisiensi dalam produksi industri dan pertanian.

Sejak awal tahun 2025, robot humanoid terus menjadi topik pembicaraan, dengan produsen lokal melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah pesanan. Berdasarkan data CIE, Tiongkok mengajukan dua per tiga dari seluruh permohonan paten terkait robot di tingkat global pada tahun 2024..

Robot humanoid meningkatkan pengalaman pengguna dengan menawarkan layanan yang lebih interaktif. MenurutCIE mengungkapkan bahwa 50 produsen robot humanoid terkenal akan memperlihatkan teknologi dan solusi industri terbaru, menandai rekor jumlah perusahaan sejenis dalam setiap pameran robotika.

Prabowo Dorong Sains dan Riset untuk Ekonomi 8%

Prabowo Dorong Sains dan Riset untuk Ekonomi 8%

KORAN-10drama.com –Pengembangan dan penguasaan ilmu pengetahuan menjadi salah satu metode untuk memanfaatkan potensi besar sumber daya alam Indonesia. Selain itu, tantangan lain yang perlu diatasi adalah menciptakan tenaga manusia berkualitas yang mampu mengelola serta menghasilkan penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap perkembangan berbagai sektor industri di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa penguatan sains dan riset akan berdampak positif terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia. Hal ini karena hasil penelitian dapat mendorong perkembangan industri serta menghasilkan karya dari putra-putri bangsa. Akibatnya, ketergantungan terhadap impor akan berkurang dan kemampuan untuk memproduksi sesuatu secara mandiri meningkat.

“Tantangan yang dihadapi antara lain adalah mengelola industri kendaraan bermotor, mengembangkan sektor elektronika dan semikonduktor, serta meningkatkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit,” kata Prabowo dalam pembukaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025, di Sasana Budaya Ganesha, Jalan Taman Sari, Kota Bandung, Kamis 7 Agustus 2025.

Prabowo berharap pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% dalam lima tahun mendatang dengan menerapkan strategi industrialisasi yang berbasis pada hilirisasi, penguasaan teknologi, serta peningkatan sumber daya manusia. Ia menekankan betapa pentingnya menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan utama negara.

Visi tersebut selaras dengan Astacita ke-4 dan ke-5, yaitu memperkuat pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta melanjutkan pengolahan industri untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Oleh karena itu, para ilmuwan, peneliti, dan akademisi memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan mandiri.

“Saya berharap, para ilmuwan dan peneliti bekerja sama secara bersamaan, serta berkolaborasi dalam menciptakan hasil yang nyata. Tujuannya adalah untuk mendorong perkembangan industri serta kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Sesi tertutup 

Prabowo menekankan bahwa KSTI adalah ruang ilmiah yang perlu dijaga dari campur tangan politik. Merespons pertanyaan media tentang sesi tertutup dalam KSTI 2025, Prabowo menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan agar peserta dapat berdiskusi dengan lebih bebas dan terhindar dari pengaruh opini publik.

“Jangan disalahpahami, jangan dikaitkan dengan politik. Kita sedang membicarakan ilmu, sains, dan teknologi,” kata Prabowo.

KSTI 2025 akan dihelat pada tanggal 7-9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesha. Dengan mengusung tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan serta Pemerataan Ekonomi”, KSTI 2025 menyajikan kerja sama antara kalangan akademis, pemerintah, dan pengusaha.

KSTI 2025 dihadiri oleh 1.066 peneliti terkemuka di bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika), 401 pimpinan universitas, 351 dosen, 26 diaspora Indonesia, 150 guru besar ITB, 54 mitra industri, serta ratusan mahasiswa doktoral dan sarjana.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto menyampaikan bahwa KSTI menghubungkan para ilmuwan beserta karya penelitiannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan serta dunia industri. Menurut Brian, jangan sampai hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan berhenti begitu saja. Namun, harus terus dikembangkan agar manfaatnya bisa dirasakan.

“Kegiatan penelitian dan pengembangan dapat memberikan kontribusi dalam bidang ekonomi dan industri, mendorong berkembangnya banyak sektor industri baru, serta menjadi solusi untuk berbagai tantangan di dunia industri. Inilah alasan KSTI mengundang lebih dari 1.000 ilmuwan,” ujar Brian.

Brian menyebutkan, tujuan KSTI 2025 adalah menyusun peta jalan penelitian dan pengembangan teknologi, memperkuat keterkaitan antara ilmu pengetahuan dengan kebijakan dan industri, serta menampilkan hasil-hasil penelitian. Sekitar lebih dari 400 produk penelitian ditampilkan atau dikaitkan dengan sejumlah industri.

Semoga produk-produk tersebut terus berkembang hingga mencapai skala yang lebih luas. Akibatnya, muncul sejumlah industri baru yang berbasis teknologi.

Kepala Badan Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Fauzan Adziman menambahkan, Rencana Strategis Riset 2025 akan menyusun peta jalan riset di berbagai bidang sektor penting yang mencakup delapan prioritas sektor strategis nasional. Contohnya, energi, pertahanan, digitalisasi (kecerdasan buatan dan semikonduktor), kemudian hilirisasi dan industrialisasi, kesehatan, pangan, maritim, material, serta manufaktur.

Hasil dari peta jalan riset tersebut akan kami laksanakan tidak hanya dalam bidang pendidikan tinggi, tetapi juga bekerja sama dengan Kementerian Keuangan serta diintegrasikan oleh Kemenko Perekonomian. Dengan demikian, tercipta keterpaduan antara sains, teknologi, dan industri untuk mendukung perekonomian,” ujar Fauzan.

Rektor Institut Teknologi Bandung, Prof. Tatacipta Dirgantara, merasa bangga karena ITB ditunjuk sebagai tuan rumah KSTI 2025 dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, 10 Agustus. Tata menyatakan bahwa KSTI sangat penting karena perguruan tinggi, termasuk ITB, telah melakukan banyak penelitian, tetapi masih sedikit yang bisa diwujudkan menjadi industri yang berkelanjutan.

“Kita semua berharap memiliki sikap mendukung penggunaan produk lokal. Karena, produk-produk tersebut akan semakin sempurna dan berkualitas seiring waktu berkat dukungan penelitian yang baik,” kata Tata.

6 Fenomena Langit Bulan Agustus 2025, Kehadiran Konjungsi Planet

6 Fenomena Langit Bulan Agustus 2025, Kehadiran Konjungsi Planet

Bulan Agustus 2025 akan menawarkan peristiwa langit yang menarik yang dapat disaksikan dari berbagai daerah di Indonesia. Memasuki puncak musim kemarau, cuaca cenderung lebih cerah dengan sedikit awan. Hal ini membuatnya menjadi waktu yang tepat untuk menikmati keindahan malam hari.

Dari fase bulan yang terang hingga peristiwa konjungsi planet dan hujan meteor tahunan, bulan ini menyimpan berbagai momen menarik yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar langit. Mengutip lamanLembaga Penelitian dan Inovasi Nasional (BRIN) dan sumber lainnya, berikut 6 peristiwa langit pada bulan Agustus 2025.

1. Purnama (9 Agustus)

Bulan akan mencapai fase purnama pada tanggal 9 Agustus 2025 dan terlihat bersinar terang di langit sepanjang malam. Fase ini terjadi ketika Bulan berada tepat di sisi yang berlawanan dari Matahari saat dilihat dari Bumi, sehingga permukaan Bulan yang menghadap kita sepenuhnya terkena cahaya matahari.

Bulan purnama Agustus juga terkadang dikenal sebagaiSturgeon Moonmenurut tradisi masyarakat Amerika Utara. Hal ini disebabkan oleh kejadian yang berbarengan dengan musim melimpahnya ikan sturgeon. Kesempatan ini cocok untuk dinikmati tanpa alat bantu mulai dari sore hari hingga menjelang pagi.

2. Hujan meteor Perseid (12 hingga 13 Agustus)

Salah satu hujan meteor terbaik sepanjang tahun, Perseid, akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus 2025. Peristiwa ini berasal dari sisa-sisa debu komet Swift-Tuttle dan berlangsung antara 17 Juli hingga 24 Agustus. Pada malam puncaknya, Perseid diperkirakan menghasilkan hingga 100 meteor per jam, meskipun di daerah yang bebas polusi cahaya jumlahnya mungkin sekitar 50–75 meteor per jam.

Meteor-meteor ini akan terlihat muncul dari rasi Bintang Perseus yang terbit pukul 00:14 WIB ke arah timur laut. Sayangnya, cahaya bulan yang besar sudah mulai terlihat sejak pukul 20:30 WIB dapat mengganggu pengamatan. Meskipun demikian, para pengamat masih memiliki kesempatan untuk melihat jalur meteor yang terang di langit malam.

3. Pasangan Venus dan Yupiter (12 Agustus)

Dua planet yang terang, Venus dan Jupiter, akan terlihat dekat di langit pagi pada 12 Agustus 2025. Keduanya berjarak sekitar 0,9º atau kurang dari lebar dua bulan purnama. Hal ini menghasilkan pemandangan yang menarik di langit timur menjelang matahari terbit.

Venus muncul lebih dahulu pada pukul 03:13 WIB, diikuti oleh Jupiter dan selanjutnya Bulan, yang juga terlihat di langit pada saat itu. Peristiwa ini merupakan bagian dari pergerakan dekat antara kedua planet tersebut sejak 11 Agustus dan masih dapat dilihat hingga 13 Agustus.

4. Segitiga Bulan, Yupiter, dan Yenus (20 Agustus)

Tiga benda langit yang terang, yakni Bulan, Jupiter, dan Venus, akan membentuk pola segitiga menarik pada tanggal 20 Agustus. Bulan akan terlihat berada 4,7º di utara Jupiter dan 7º di utara Venus. Jupiter akan muncul lebih dulu di ufuk timur pukul 03:13 WIB, diikuti oleh Bulan dua menit kemudian, dan Venus pada pukul 03:44 WIB.

Tiga objek ini akan terlihat di langit menjelang matahari terbit dan dapat diamati hingga matahari muncul. Peristiwa ini akan menghadirkan pemandangan langit pagi yang indah dan langka.

5. Bulan Baru (23 Agustus)

Fase Bulan Baru akan terjadi pada tanggal 23 Agustus. Peristiwa ini menandai awal dari siklus baru dalam perputaran Bulan mengelilingi Bumi. Pada tahap ini, Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga sisi yang menghadap Bumi tidak menerima cahaya matahari dan tidak terlihat dari permukaan Bumi.

Ini merupakan waktu yang paling ideal untuk mengamati langit karena cahaya bulan tidak mengganggu, terutama bagi para pengamat yang ingin melihat gugus bintang, galaksi, atau hujan meteor.

6. Bulan melewati Antares (31 Agustus)

Mendekati akhir bulan, Bulan akan terlihat berada di dekat Antares. Bintang merah terang ini merupakan pusat dari rasi Scorpius. Keduanya hanya terpisah sejauh 0,6º di langit dan dapat dilihat mulai setelah Matahari tenggelam.

Antares akan terbenam sekitar pukul 23:56 WIB, diikuti oleh Bulan sekitar 10 menit setelahnya. Peristiwa ini menarik karena menggabungkan dua objek yang terang, yaitu sebuah bintang raksasa merah dan satelit alami Bumi dalam satu bidang pandang.

Agustus 2025 menampilkan berbagai peristiwa langit yang menarik, mulai dari fase Bulan purnama hingga hujan meteor yang mempercantik malam hari. Dengan cuaca musim kemarau yang biasanya cerah, ini merupakan momen yang sempurna untuk menikmati keindahan langit malam.

Apa yang Terjadi pada Hewan Laut Saat Terjadi Tsunami? Ini Fakta-Fakta Nyata 5 Fakta Menarik Iguana Laut Galapagos, Hewan Reptil yang Mampu Menyelam dalam Waktu Lama

Tampilkan Teknologi Scalp Barrier Baru di PERDOSKI XX

Tampilkan Teknologi Scalp Barrier Baru di PERDOSKI XX

Ada yang menggunakan sampo CLEAR di sini? Kamu sudah membaca artikel yang tepat, karena kali ini IDN Times akan memberi tahu inovasi terbaru dari merek sampo favoritmu ini. Seperti yang kita ketahui, CLEAR yang selalu mengutamakan kekuatan sains dan teknologi dalam mengembangkan berbagai inovasinya turut serta dalam acara besar Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PIT PERDOSKI) ke XX yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 10-12 Juli 2025.

Pada acara khusus ini, CLEAR memperkenalkan inovasi terbaru CLEAR Anti Dandruff Scalp Tonic melalui sebuah simposium yang membahas berbagai informasi terkini mengenai pentingnya meningkatkan fungsiscalp barrieruntuk mengatasi dan mencegah ketombe kembali muncul. Penasaran dengan informasi lebih lengkap?Keep scrolling!

1. PIT PERDOSKI XX menyajikan kemitraan ilmiah berbasis global

PIT PERDOSKI 2025 menghadirkan lebih dari 2.000 ahli kulit dan kelamin dari seluruh Indonesia untuk membahas perkembangan terkini dalam bidang dermatologi dan venereologi melalui berbagai kegiatan ilmiah. Tahun ini menjadi momen spesial karena acara ini diselenggarakan secara internasional untuk pertama kalinya, bersamaan dengan 1st Pan Asia Conference of Dermatology 2025.

Ketua Panitia, Dr. dr. Ketut Kwartantaya Winaya, Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., FINSDV, FAADV, menyampaikan bahwa Bali dianggap sebagai tuan rumah PIT PERDOSKI XX. Ia juga menekankan peran penting kerja sama lintas sektor dalam mendorong inovasi serta memperluas cakupan pendidikan untuk mendapatkan dampak yang lebih maksimal.

Salah satu contoh kerja sama datang dari perusahaan industri seperti Unilever Indonesia. Melalui berbagai penelitian yang mereka lakukan, Unilever memperoleh wawasan penting dalam menciptakan solusi yang didasarkan pada sains dan teknologi. Diharapkan, kemitraan ini mampu meningkatkan kemampuan para dokter serta memberikan akses masyarakat terhadap informasi dan produk perawatan kulit berkualitas.

2. Simposium membahas pentingnya penghalang kulit kepala dalam mengatasi ketombe

Di ajang PIT PERDOSKI XX, Unilever Indonesia mengadakan simposium dengan temaMengungkap Mikrobioma Kulit dan Kulit Kepala: Kesehatan Kulit dan Perkembangan Teknologi Terbaru. Acara ini mengundang sejumlah ahli dermatologi serta tim manajemen R&D dari Unilever Indonesia. Salah satu fokus utama simposium ini adalah penyampaian temuan ilmiah mengenai pentingnya memperkuat fungsiscalp barrieruntuk kesehatan kulit kepala yang lebih baik.

Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E., Subsp.D.T, FINSDV, FAADV, dalam paparannya menjelaskan bahwa kunci untuk mengatasi dan mencegah ketombe adalah menjaga kekuatanscalp barrier, lapisan pelindung alami dari ancaman luar seperti polusi, paparan sinar UV, dan kelembapan tinggi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa perawatan kulit kepala dapat lebih efisien jika menggunakan rangkaian produk yang saling melengkapi, bukan hanya sampo, tetapi jugaleave-on treatment seperti scalp tonic yang diformulasikan khusus.

Faktanya, produk yang mengandung bahan aktif seperti Piroctone Olamine dan Niacinamide telah terbukti efektif dalam mengatasi ketombe secara lebih menyeluruh serta menjaga kesehatan kulit kepala dalam jangka panjang loh!

3. Inovasi CLEAR mengatasi tantangan perawatan kulit kepala

Banyak orang menyampaikan bahwa masalah kulit kepala mereka belum sepenuhnya selesai hanya dengan penggunaan sampo anti ketombe. Hal ini menunjukkan perlunya solusi yang lebih praktis dan memberikan hasil yang terasa langsung. Ketombe yang kembali muncul, rasa gatal, serta produksi minyak berlebih menjadi keluhan umum yang mengganggu kenyamanan. Ini menunjukkan bahwa diperlukan solusi yang lebih lengkap dan efektif.

Merespons tantangan tersebut, tim R&D CLEAR berkomitmen untuk mendukung masyarakat dalam meningkatkan kesehatan kulit kepala melalui penelitian ilmiah yang mendalam. Setelah lima tahun proses penelitian, dalam simposium ini CLEAR memperkenalkan inovasi terbaru: CLEAR Anti Dandruff Scalp Tonic yang didukung teknologi canggih CLEAR ScalpPro Tech™. Produk ini dirancang dengan Piroctone Olamine sebagai bahan anti ketombe, serta kombinasi 3,5% Niacinamide dan Hyaluron Complex yang telah terbukti efektif dalam memperkuat fungsiscalp barrier hingga empat kali lipat.

4. Inovasi Tonic Kulit Kepala CLEAR untuk mengatasi ketombe

Matthew Seal, M.Sc., Kepala R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia, menjelaskan bahwa saat ini produkscalp tonichanya sedikit yang tersedia di pasaran untuk mengatasi ketombe. Oleh karena itu, kehadiran inovasi ini menjadibreakthrough solutionyang ditunggu-tunggu masyarakat. Dengan formulaleave-ontanpa perlu membilas, CLEAR Scalp Tonic memberikan manfaat langsung seperti mengurangi gatal akibat ketombe, menghilangkan bau tidak sedap, serta memberikan sensasi sejuk dan aroma yang segar. Bila digunakan secara teratur, produk ini terbukti mampu mengurangi penampilan ketombe dengan menenangkan kulit kepala dan melindunginya dari pengaruh lingkungan, sehingga pengguna dapat merasakan kenyamanan tanpa ketombe sepanjang hari.

Sebelumnya, CLEAR bekerja sama dengan PERDOSKI Cabang Jakarta melalui program “CLEAR X Scalp Derma Expert” yang menitikberatkan pada pendidikan dan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk memperkuatscalp barrier. Selanjutnya, CLEAR berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan mitra yang dapat diandalkan seperti PERDOSKI, dalam mengembangkan penelitian, memperluas pemahaman para dokter kulit, serta menyebarkan edukasi tentang kesehatan kulit dan kulit kepala kepada masyarakat umum. (WEB/AD)

Peringatan! Helm yang Kotor Bisa Menyebabkan Ketombe hingga Infeksi pada Kulit Kepala 5 Tanda Kamu Memilih Sampo yang Salah, Rentan Mengalami Ketombe! 5 Teknik Mencuci Rambut yang Tepat untuk Menjaga Kekuatan dan Kesehatan Rambut

Mengapa Musk dan CEO Nvidia Pilih Fisika Daripada Coding di Era AI

Mengapa Musk dan CEO Nvidia Pilih Fisika Daripada Coding di Era AI

Elon Musk, CEO Tesla dan CEONvidia Jensen Huangmemilih mempelajari ilmu fisika dibandingkan membuat kode komputer atau coding di tengah perkembangan AI. Apa alasannya?

Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk, telah lama mengadvokasi ilmu fisika sebagai dasar dari semua penyelesaian masalah yang penting.

“Fisika dan Matematika,” ujar Elon Musk merespons unggahan CEO Telegram Pavel Durov di X, yang mengajak siswa untuk menguasai matematika, dilaporkan oleh MoneyControl, Sabtu (25/7).

Elon Musk secara terus-menerus menyatakan bahwa memahami prinsip-prinsip dasar, kebenaran mendasar yang berasal dari fisika, merupakan kunci dalam menciptakan inovasi yang dapat diukur.

Dukungan Elon Musk terhadap ilmu fisika sejalan dengan proyek-proyek yang ia jalankan dalam dunia nyata. Mulai dari roket hingga kendaraan otonom, tantangan yang ia hadapi memerlukan pemahaman fisika yang jauh melebihi logika perangkat lunak.

Seperti juga dengan CEO Nvidia, Jensen Huang. Ketika ditanya oleh jurnalis tentang jurusan apa yang akan dia pilih, jika saat ini masih berusia 20 tahun.

“Untuk Jensen Huang yang masih muda, berusia 20 tahun, yang saat ini lulus, dia mungkin akan memilih ilmu fisika daripada perangkat lunak atau software,” kata CEO Nvidia saat melakukan perjalanan ke Beijing, Tiongkok, dilaporkan oleh The Economic Times, Selasa (22/7).

Jensen Huang lulus kuliah saat berusia 20 tahun. Pemilik perusahaan termahal di dunia ini meraih gelar sarjana teknik elektro dari Oregon State University pada tahun 1984 dan gelar magister dari Stanford University pada 1992, seperti tercantum dalam profil LinkedIn-nya.

Ia membangun Nvidia bersama rekannya, Chris Malachowsky dan Curtis Priem, pada April 1993, saat sedang makan malam di restoran Denny’s di San Jose, California. Saat ini, Nvidia menjadi perusahaan pertama di dunia yang mencapai nilai pasar sebesar 4 triliun dolar AS.

Jensen Huang pernah menyampaikan bahwa, dalam satu setengah dekade terakhir, dunia telah melewati berbagai tahap perkembangan kecerdasan buatan. “AI modern benar-benar muncul sekitar 12 hingga 14 tahun lalu, ketika munculnya AlexNet yang membawa terobosan besar dalam bidang visi komputer,” kata CEO Nvidia dalam forum The Hill & Valley di Washington DC, Amerika Serikat, pada bulan April, seperti dilansir oleh CNBC Internasional.

AlexNet merupakan model komputer yang diperkenalkan dalam kompetisi pada tahun 2012, yang membuktikan kemampuan mesin dalam mengidentifikasi gambar melalui pembelajaran mesin atau machine learning. Perkembangan ini memicu munculnya tren AI masa kini.

“Generasi pertama dikenal sebagai ‘AI Persepsi’,” ujar Jensen Huang. Masa kedua yaitu AI generatif seperti ChatGPT, yang belajar memahami makna data dan menerjemahkannya ke dalam berbagai bentuk seperti bahasa, gambar, kode, dan lainnya.

“Kita kini berada di masa yang dikenal sebagai ‘AI Penalaran’ di mana terdapat AI yang mampu memahami, menghasilkan, dan menyelesaikan masalah, serta mengenali situasi yang belum pernah kita temui sebelumnya,” katanya. AI pada bentuk saat ini dapat menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan kemampuan penalaran.

“AI penalaran memungkinkan kita menciptakan bentuk robot digital. Kami menyebutnya Agen AI,” tambah Huang. Agen AI ini pada dasarnya merupakan robot tenaga kerja digital yang mampu berpikir secara logis.

Saat ini, agen AI menjadi perhatian utama berbagai perusahaan teknologi, seperti Microsoft dan Salesforce.

Jensen Huang memprediksi gelombang berikutnya yaitu AI fisik. “Gelombang berikutnya memerlukan pemahaman tentang hal-hal seperti hukum fisika, gesekan, inersia, serta sebab dan akibat,” ujar Jensen Huang.

Kemampuan berpikir fisik, seperti konsep kekekalan benda, atau fakta bahwa benda tetap ada meskipun tidak terlihat, akan menjadi hal yang penting dalam tahap kecerdasan buatan berikutnya, katanya.

Penerapan pemikiran fisika mencakup memperkirakan hasil, seperti di mana bola akan meluncur, memahami seberapa besar gaya yang diperlukan untuk menggenggam suatu benda tanpa merusaknya, serta menyimpulkan keberadaan pejalan kaki di belakang kendaraan.

Dan ketika Anda mengambil AI fisik tersebut lalu memasukkannya ke dalam objek nyata yang disebut robot, maka Anda mendapatkan robotika,” tambah Huang. “Ini sangat penting bagi kami saat ini, karena kami sedang membangun pabrik di seluruh Amerika Serikat.

“Harapan kami, dalam 10 tahun ke depan, seiring kita membangun pabrik dan pabrik generasi baru ini, semuanya akan sangat otomatis dan membantu kita mengatasi krisis tenaga kerja yang parah di seluruh dunia,” kata Huang.

Saran yang diberikan oleh Jensen Huang dan Elon Musk mencerminkan perubahan dalam pola pikir yang lebih luas. Meskipun pemrograman tetap menjadi keterampilan yang penting, para pemimpin ini menyarankan kembali kepada dasar ilmiah yang mendorong inovasi di dunia nyata.

Teknologi AI dan robotika dianggap sebagai masa depan kerja sama antara manusia dan mesin, serta keberhasilan dalam bidang ini lebih didasarkan pada pemahaman tentang cara berfungsinya dunia, bukan hanya pada kemampuan pemrograman.

Copyright © 2026 10drama.com