Keuntungan Beli Isuzu ELF: Filter Solar Gratis & Garansi Mesin Lebih Lama

Keuntungan Beli Isuzu ELF: Filter Solar Gratis & Garansi Mesin Lebih Lama

Lintaskriminal.co.id – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menghadirkan program khusus purna jual “Yang Panjaaaang, Bikin Tenang” bagi pelanggan yang membeli Isuzu ELF NMR di Kalimantan agar memastikan kondisinya selalu dalam keadaan baik dan maksimal saat beroperasi di jalan raya.

Pengguna Isuzu yang melakukan pembelian antara bulan Juli hingga Desember 2025 berhak mendapatkan gratis filter solar selama 2 tahun dan perpanjangan garansi mesin selama 4 tahun, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman selama kendaraan digunakan.

Layanan purna jual ini hadir khusus sebagai bentuk jaminan mutu kendaraan yang dijual oleh PT IAMI, sekaligus menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan pelanggan yang memerlukan filter solar dan kondisi mesin berkualitas saat digunakan sebagai kendaraan operasional bisnis.

Program ini selaras dengan semangat PT IAMI sebagai “Real Partner, Real Journey” di berbagai lokasi, kondisi, dan kebutuhan pelanggan di Indonesia.

Program filter solar gratis ini dapat membantu pelanggan dalam hal biaya perawatan kendaraan serta meningkatkan kondisi kendaraan saat digunakan dalam berbagai situasi jalan.

“Kami juga memperpanjang masa garansi mesin Isuzu ELF NMR hingga 4 tahun, menjadi yang terlama dalam kelasnya untuk memastikan mesin Isuzu kuat dan dapat diandalkan, sehingga akhirnya membuat bisnis Isuzu Partner lebih menguntungkan,” ujar Rian Erlangga, Kepala Divisi Strategi Bisnis PT IAMI.

• Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis Pada Agustus 2025, Diskon Mencapai Ratusan Juta Rupiah Harga Kendaraan Listrik Bekas Menurun Tajam Sepanjang Bulan Agustus Tahun 2025, Dengan Potongan Harga Sampai Jutaan Rupiah Tren Penurunan Harga Mobil Listrik Bekas Terjadi Kian Parah Pada Agustus 2025, Diskon Bisa Capai Ratusan Juta Mobil Listrik Bekas Mengalami Penurunan Harga Yang Sangat Signifikan Di Bulan Agustus 2025, Dengan Diskon Hingga Ratusan Juta Rupiah Kondisi Pasar Mobil Listrik Bekas Menurun Drastis Pada Agustus 2025, Ada Penawaran Diskon Hingga Jutaan Rupiah

Program filter solar gratis selama 2 tahun/60.000 KM ini ditawarkan kepada pelanggan yang membeli Isuzu ELF NMR di wilayah Kalimantan pada periode Juli-Desember 2025.

Filter solar akan disediakan oleh bengkel resmi Isuzu setiap 10.000 KM, bersamaan dengan program perawatan rutin, sehingga pelanggan tidak boleh melewatkan jadwal pemeliharaan tersebut.

Terakhir, PT IAMI memberikan perpanjangan garansi mesin hingga 4 tahun/120.000 km bagi pelanggan yang membeli Isuzu ELF NMR pada periode Juli-Desember 2025 di Kalimantan.

Garansi ini meliputi injektor, komponen mesin, turbo, EGR, serta bagian lainnya, sehingga Isuzu Partner dapat semakin percaya diri dan yakin dalam menjalankan bisnis bersama Isuzu.

Pemilik Isuzu ELF NMR yang memiliki NIK dari April 2022 hingga Februari 2025, serta melakukan pembelian di Kalimantan, berhak mendapatkan program khusus berupa pemasangan filter solar DNP secara gratis (termasuk jasa) dan potongan harga sebesar 40 persen untuk pembelian elemen sebanyak tiga kali.

Program ini tetap menjadi bagian dari inisiatif PT IAMI dalam menyerap aspirasi para mitra Isuzu terkait kebutuhan filter solar DNP yang penting untuk menjaga kinerja kendaraan.

 

Perusahaan IAMI mengimbau seluruh pelanggan agar memperhatikan kondisi kendaraan, terutama jika kendaraan mengeluarkan asap putih dari knalpot atau pengemudi merasakan penurunan tenaga.

Jika keadaan tersebut terjadi, pemilik kendaraan disarankan untuk segera menghubungi bengkel resmi Isuzu terdekat agar segera diperiksa oleh teknisi yang telah bersertifikat dan dilengkapi dengan peralatan terbaru.

• Kehilangan Kendali, Mobil Toyota Veloz Terperangkap di Parit Jalan Arteri Supadio Kubu Raya

Seluruh tim mekanik kami siap membantu setiap pelanggan dengan tulus dalam memberikan perawatan dan perbaikan agar kendaraan selalu berada dalam kondisi terbaik saat digunakan. Semua ini merupakan wujud nyata,

“Isuzu terus mendampingi pelanggan dalam berbagai kondisi kendaraannya,” tutup Rian.(*)

– Baca Berita Terkini Lainnya diGOOGLE NEWS

– Peroleh Berita Terpopuler Melalui SaluranWhatsApp

!!!Membaca Berdampak Positif Bagi Pikiran Seperti Olahraga Berdampak Positif Bagi Tubuh!!!

Insentif Impor Mobil Listrik Berakhir, Ini Pernyataan BYD

Insentif Impor Mobil Listrik Berakhir, Ini Pernyataan BYD

JAKARTA, 10drama.com– Insentif impor utuh (CBU) untuk mobil listrik dipastikan akan berakhir pada akhir 2025.

Kebijakan ini sebelumnya diumumkan oleh pemerintah guna mempercepat penyebaran kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus memberi kesempatan kepada merek otomotif untuk mempersiapkan investasi produksi dalam negeri.

Setelah masa tersebut, seluruh perusahaan yang terlibat dalam program tersebut harus beralih ke produksi lokal.

Proses peralihan ini dapat dilakukan dengan menggunakan skema perakitan completely knocked down (CKD), incompletely knocked down (IKD), atau dengan mendirikan pabrik baru.

BYD, tercatat sebagai salah satu perusahaan yang memanfaatkan fasilitas insentif tersebut. Terdapat beberapa model yang selama ini masih diimpor, seperti Atto 1, Atto 3, Dolphin, Seal, Sealion 7, M6, serta MPV mewah Denza D9.

Maknanya, model tersebut yang masih diimpor perlu segera memasuki jalur produksi dalam negeri agar sesuai dengan aturan pemerintah.

Merupakan tanggapan terhadap hal tersebut, BYD Indonesia menyatakan siap mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan pemerintah, termasuk rencana berakhirnya insentif CBU.

“BYD berkomitmen mematuhi peraturan dan regulasi yang berlaku, khususnya yang ditetapkan oleh Kementerian terkait, yaitu Kementerian Perindustrian. Tujuannya adalah untuk meningkatkan industrialisasi, pengembangan pasar, serta kelangsungan bisnis,” kata Luther Panjaitan, Head of Marketing, PR & Government Relations BYD Indonesia, kepada 10drama.com, Jumat (12/9/2025).

Namun, sampai saat ini BYD belum memberikan jawaban yang pasti mengenai kelanjutan pembangunan pabrik di Indonesia.

Meskipun tenggat waktu insentif CBU akan berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, menurut laporan terbaru, progres pembangunan pabrik BYD hingga Mei 2025 hanya mencapai sekitar 45 persen.

Ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi BYD dalam memenuhi kewajiban produksi lokal setelah insentif berakhir.

Jika pabrik belum selesai sesuai rencana, opsi lain yang bisa digunakan adalah memanfaatkan skema CKD atau IKD sebagai langkah sementara sebelum pabrik beroperasi secara penuh.

Tiga Bulan Lagi, KLH Periksa Kesiapan Transisi Proyek Karbon ke PACM

Tiga Bulan Lagi, KLH Periksa Kesiapan Transisi Proyek Karbon ke PACM

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengumpulkan 14 pemimpin proyekperdagangan karbonyang akan beralih ke mekanisme pencatatan Perjanjian Paris Pasal 6.4 atau Paris Agreement Crediting Mechanism (PACM).

Awalnya, 14 proyek tersebut mengikuti mekanisme pengembangan bersih dari Protokol Kyoto yang berakhir pada tahun 2020.

Batas akhir pengajuan (submission) permintaan transisi ke Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) ditetapkan hingga 31 Desember 2025. Namun, hanya satu dari 14 proyek yang telah melakukan transisi.

“Ternyata 14 proponentini niat (bertransisi), ya kami akan melanjutkan,” ujar Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH, Ary Sudijanto, saat diwawancarai setelah rapat dengan para pengelola proyek di Jakarta, Jumat (12/9).

  • Pemerintah akan Menghitung Jumlah Karbon yang Diserap oleh Kebun Sawit
  • BEI Mengatakan Terdapat Ketidakseimbangan antara Permintaan dan Penawaran Kredit Karbon di Indonesia
  • Kelompok APP Pertimbangkan Keterlibatan di Pasar Karbon

Ary mengatakan, jumlah karbon yang akan diperdagangkan dari 14 proyek tersebut mencapai 4,8 juta ton CO2e. Sementara itu, besarnya nilai transaksi belum dapat ditentukan. “Belum tahu, karena setiap proyek memiliki perbedaan,” ujarnya.

Gunakan Skema Pribadi ke Pribadi

Perdagangan karbon ini akan dilakukan melalui skemaprivate to private, yang dianggap sebagai penggerak investasi di pasar karbon.

Mengikuti skema Pasal 6.4 Kesepakatan Paris, Indonesia tergolong negara yang wajib mengurangi emisi gas rumah kaca.

“(Sebelumnya) Indonesia hanya jadi supplier negara memiliki kewajiban. Sekarang kita termasuk dalam negara yang diwajibkan,” kata Ary.

Ia menambahkan, kewajiban pengurangan emisigas rumah kacaHal ini juga terlihat dalam dokumen Second Nationally Determined Contribution (NDC). Sampai saat ini, dokumen tersebut telah selesai disusun. Namun, masih terdapat beberapa catatan perbaikan yang perlu diperhatikan.

Dokumen tersebut hanya menunggu persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto sebelum disampaikan ke UNFCCC menjelang COP30.

Tesla Kalah Dihajar BYD di Inggris, Tawarkan Diskon Besar untuk Perusahaan Penyewaan Mobil

Tesla Kalah Dihajar BYD di Inggris, Tawarkan Diskon Besar untuk Perusahaan Penyewaan Mobil

10drama.com, JAKARTA — Tesla semakin kesulitan menghadapi serbuan mobil listrik dari Tiongkok. Di Inggris, Tesla mulai menawarkan potongan harga hingga 40 persen kepada perusahaan penyewaan kendaraan di Inggris untuk mendukung penjualan yang menurun, seperti laporanThe Times pada Senin (18/8/2025).

Langkah ini mengatasi penurunan pangsa pasar Tesla yang cepat di berbagai belahan dunia. Diskon tersebut—yang diberikan kepada pelanggan melalui rencana pembayaran bulanan yang lebih murah—juga disebabkan oleh kurangnya ruang penyimpanan untuk kendaraan Tesla,The Times melaporkan, mengutip sumber-sumber industri. Reutersmencoba menghubungi Tesla, tetapi belum mendapatkan balasan.

Sebuah Tesla Model 3, mobil paling diminati perusahaan tersebut, kini bisa disewa dengan harga terendah 252 pound (Rp5,5 juta) per bulan ditambah pajak bulanan untuk kontrak selama 36 bulan, menurut laporan tersebut. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rencana pembayaran bulanan yang mencapai biaya tertinggi 600 pound (Rp13,1 juta) hingga 700 pound (Rp15,3 juta) pada setahun sebelumnya.

Meskipun Tesla belum mengurangi harga dasar kendaraan listriknya, perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini menawarkan opsi pembiayaan tanpa bunga kepada pelanggannya. Hal ini bisa menyebabkan kerugian sebesar 6.000 pound (Rp131 juta) bagi Tesla selama tiga tahun untuk mobil berharga 40.000 pound (Rp877 juta), demikian menurut laporan media Inggris.

Pengaturan harga dan penawaran diskon yang agresif oleh Tesla terjadi di tengah usaha produsen mobil listrik Amerika Serikat tersebut menghadapi penurunan penjualan global yang berlangsung lama. Sebagian besar penurunan ini terjadi di Inggris dan Eropa, karena Tesla menghadapi persaingan ketat dari produk mobil listrik Tiongkok di kawasan-kawasan tersebut.

Penjualan mobil Tesla di Eropa juga mengalami dampak akibat meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap pandangan politik dan pernyataan Musk. Terlebih lagi, ia dikaitkan dengan kelompok alt-right yang bersifat inklusif dan ekstrem. Tesla menghadapi serangan terhadap fasilitasnya serta aksi boikot penjualan di Eropa sepanjang tahun 2025.

Penjualan mobil Tesla di Inggris mengalami penurunan sebesar 60 persen pada bulan Juli. Tesla hanya mampu menjual 987 unit pada bulan lalu, turun dari 2.462 unit pada bulan yang sama tahun 2024, berdasarkan data terbaru dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT).

Penjualan Tesla kalah oleh BYD. Pada bulan Juli 2025, BYD berhasil menjual 3.184 kendaraan di Inggris, dengan peningkatan yang signifikan sebesar 314 persen dibandingkan Juli 2024. Lonjakan ini turut memperkuat total penjualan BYD tahun ini menjadi sebanyak 22.574 unit.

Ke mana Baterai EV Setelah Dibuang? Ternyata Ini Fungsinya

Ke mana Baterai EV Setelah Dibuang? Ternyata Ini Fungsinya

Lintaskriminal.co.id –– Sampah baterai kendaraan listrik (EV) menjadi masalah yang muncul di tengah upaya percepatan transisi energi bersih.

Meskipun kendaraan listrik dianggap lebih ramah lingkungan, sisa baterai bekasnya dapat menjadi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) jika tidak dikelola dengan benar.

Dalam webinar bertajuk Baterei Kendaraan Listrik Bekas: Mengubah Sampah Menjadi Sumber Energi Baruyang diadakan Spora Institute, Minggu (14/9/2025), CEO Spora EV, Bowo Kusumo, menyampaikan bahwa pemerintah telah memiliki peraturan yang jelas mengenai pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik.

“Untuk sampah baterai kendaraan listrik, aturan pemerintah sudah jelas. Tidak diperbolehkan langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir karena termasuk limbah B3,” kata Bowo Kusumo kepada Lintaskriminal.co.id.

Bowo mengatakan bahwa baterai kendaraan listrik bekas dapat menimbulkan risiko lingkungan akibat kandungan bahan kimianya.

Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan oleh perusahaan pengelola limbah B3 yang memiliki izin serta kemampuan teknologi sesuai dengan standar yang berlaku.

Namun, Bowo menyoroti bahwa masalah utama justru berada pada sisi logistik dalam pengumpulan dan pengangkutan baterai bekas dari pengguna akhir menuju fasilitas pemrosesan.

Ini merupakan tantangan yang belum sepenuhnya terselesaikan.

“Masalah logistik sangat rumit. Contohnya, bagaimana mengumpulkan baterai bekas dari berbagai lokasi, termasuk daerah terpencil, serta memastikan pengangkutannya aman,” katanya.

Selain itu, Bowo menganggap definisi baterai bekas sebagai limbah belum sesuai.

Karena baterai kendaraan listrik yang tidak lagi dapat digunakan dalam mobil, masih memiliki kapasitas energi yang cukup untuk kebutuhan lain.

“Kondisi baterai mobil listrik bekas tidak selalu rusak parah. Umumnya masih memiliki kapasitas sekitar 60-70 persen. Hal ini masih bisa dimanfaatkan, seperti untuk sistem penyimpanan energi di rumah atau skala pabrik,” katanya.

Peristiwa ini memberikan kesempatan untuk memanfaatkan kembali baterai bekas sebelum benar-benar sampai pada tahap daur ulang atau penghancuran.

Beberapa perusahaan di dunia sudah mulai memperluas pengembangan merekasecond-life batteryyaitu penggunaan baterai bekas kendaraan untuk keperluan stasioner seperti penyimpanan energi matahari.

Indonesia, menurut Bowo, perlu memulai pembangunan sistem pemanfaatan ulang baterai kendaraan listrik. Hal ini akan mendukung prinsip ekonomi sirkular dan mengurangi beban limbah B3.

“Lebih baik kita memanfaatkan energi yang masih tersisa daripada langsung mengklasifikasikannya sebagai limbah. Hal ini dapat menjadi sumber energi baru,” tegasnya.

Spora EV saat ini sedang melakukan penelitian dan pengujian terhadap model pemanfaatan kembali baterai bekas dalam sektor rumah tangga maupun industri kecil.

Pada diskusi yang diadakan secara virtual, Bowo juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan kalangan akademisi dalam merancang sistem pengelolaan baterai kendaraan listrik yang berkelanjutan.

Tentu saja pihak terkait tidak mampu bergerak sendiri. Diperlukan adanya kebijakan yang mendukung, insentif, serta partisipasi masyarakat agar ekosistem ini dapat terbentuk.

Bowo menegaskan, tantangan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga mengenai pendidikan masyarakat tentang kepentingan pengelolaan limbah baterai.

“Kesadaran masyarakat juga sangat penting. Jangan sampai baterai bekas dibuang sembarangan, karena risikonya sangat berbahaya bagi lingkungan,” ujarnya.

Webinar ini dihadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari para profesional energi, ilmuwan, hingga mahasiswa.

Diskusi berjalan dengan semangat membahas kemungkinan daur ulang dan penggunaan kembali baterai kendaraan listrik.

Semakin bertambahnya jumlah kendaraan listrik di Indonesia, masalah pengelolaan baterai bekas diperkirakan akan semakin mendesak dalam beberapa tahun mendatang.

Perbandingan Mobil Listrik dan Pertumbuhan Infrastruktur Pengisiannya

Perbandingan Mobil Listrik dan Pertumbuhan Infrastruktur Pengisiannya

Lintaskriminal.co.id –– Pertumbuhan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia terus meningkat secara signifikan.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri pada bulan September 2025, jumlah kendaraan bermotor listrik mencapai 204.486 unit, sedangkan mobil pribadi listrik tercatat sebanyak 112.318 unit.

Namun, peningkatan penggunaan kendaraan listrik belum sepenuhnya sejalan dengan perkembangan infrastruktur pengisian baterai.

Berdasarkan data PLN pada Agustus 2025, hanya tersedia sebanyak 4.134 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta 1.902 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

SPKLU lebih banyak digunakan untuk kendaraan empat roda, tetapi secara detail, hanya 362 unit yang khusus dialokasikan untuk mobil listrik. Di sisi lain, jumlah pelanggan dengan pengisian daya di rumah mulai meningkat, tercatat sebanyak 50.857 pelanggan hingga saat ini.

Dalam webinar dengan tema “Baterai EV Bekas: Mengubah Limbah Menjadi Energi Baru”, yang diadakan via Zoom pada hari Minggu (14/9/2025), Eko Adji Buwono dari ENTREV menyampaikan bahwa Indonesia sedang mengikuti jalur pengadopsian kendaraan listrik yang serupa dengan Tiongkok dan Amerika Serikat.

“Kenaikan eksponensial biasanya muncul pada tahun keempat setelah adopsi awal. Di Tiongkok dan Amerika Serikat, hal ini terjadi pada 2020, dan kami memprediksi Indonesia akan mengalami situasi serupa pada 2028,” kata Eko.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2020, tingkat kendaraan listrik per stasiun pengisian listrik umum di Amerika Serikat mencapai 18:1, sedangkan di Tiongkok hanya 6:1.

Data Indonesia pada Desember 2024 menunjukkan rasio 17:1 dengan jumlah 53.764 unit KBLBB dan 3.163 SPKLU.

Dalam rencana pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) pada periode 2025 hingga 2030, terdapat dua skenario perkembangan:

  1. Peningkatan secara linear pada periode 2025 hingga 2027, tetap mempertahankan rasio 17:1.

  2. Peningkatan yang pesat pada periode 2028–2030, diiringi dengan naiknya produksi lokal dan penurunan harga KBLBB, dengan target rasio 15:1.

Pemerintah dan para pelaku industri diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur agar tidak terjadi ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan listrik dengan fasilitas pendukungnya.

Jika tidak, kecepatan kendaraan listrik bisa terhambat karena habis baterai di tengah jalan.

VinFast Kembangkan 500 Bengkel Hadapi Persaingan Mobil Listrik

VinFast Kembangkan 500 Bengkel Hadapi Persaingan Mobil Listrik

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA. Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle(EV) Indonesia sedang menjadi incaran para produsen global. Untuk mempertahankan kompetitif, VinFast berfokus pada peningkatan kualitas layanan pascapenjualan.

CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menggarisbawahi peluang yang ditawarkan oleh target 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan roda dua berbasis listrik di jalan raya pada tahun 2030 yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Namun, dalam memanfaatkan peluang yang tersedia, Kariyanto menganggap penjualan unit hanya merupakan langkah awal. Perusahaan baru asal Vietnam ini memutuskan untuk fokus membangun kepercayaan melalui pelayanan setelah penjualan.

“Di Indonesia, di mana kendaraan listrik masih dalam tahap perkembangan awal, jaminan memiliki peran yang sangat penting. Bagi banyak pembeli pertama, kekhawatiran terkait penurunan nilai, daya tahan baterai, dan biaya perawatan sering kali lebih besar dibandingkan antusiasme terhadap teknologi yang lebih ramah lingkungan,” kata Kariyanto dalam pernyataannya, Sabtu (13/9/2025).

Menurutnya, salah satu hambatan dalam penerimaan kendaraan listrik di Indonesia adalah kekhawatiran konsumen mengenai biaya perawatan, ketersediaan bengkel resmi, teknisi yang kompeten, serta suku cadang asli. Faktor-faktor ini dianggap dapat menghambat keputusan pembelian mobil listrik.

Maka, VinFast menyiapkan strategi yang lebih proaktif. Pada tahun ini, perusahaan menargetkan pembangunan 500 bengkel resmi di seluruh Indonesia. VinFast juga bekerja sama dengan jaringan dealer setempat agar layanan purna jual berjalan secara konsisten.

Selain jaringan bengkel, VinFast menyediakan berbagai program garansi. Misalnya, garansi kendaraan dengan cakupan yang luas serta jaminan nilai tukar kembali hingga 73% dalam tiga tahun kepemilikan.

Perseroan mengklaim tingkat pengembalian pembelian (buyback) kendaraan mencapai 93% dalam enam bulan pertama, dan tetap bertahan pada tingkat 70% setelah tiga tahun. Kariyanto menyatakan angka ini lebih besar dibanding rata-rata sektor industri.

VinFast menawarkan pilihan pembelian kendaraan tanpa baterai dengan paket langganan baterai yang tidak terbatas jangkauannya. Dengan sistem ini, pelanggan tidak perlu khawatir menghadapi risiko penurunan kemampuan baterai. Perusahaan akan menanggung biaya perawatan, perbaikan, hingga penggantian jika kapasitas baterai menurun di bawah 70%.

“Untuk mempermudah lebih lanjut, VinFast menyediakan layanan pengisian daya gratis di jaringan stasiun V-Green di seluruh Indonesia,” tambah Kariyanto.

Populasi Kendaraan Listrik Baru di Indonesia Tembus 274.802 Unit

Populasi Kendaraan Listrik Baru di Indonesia Tembus 274.802 Unit

JAKARTA, 10drama.com –Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) mengungkapkan bahwa jumlah penduduk kendaraan listrik di Nusantara telah mencapai 274.802 unit.

Angka tersebut didasarkan pada data kendaraan yang telah mengajukan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) melalui Kementerian Perhubungan sampai dengan 24 Juni 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa pengguna kendaraan listrik di dalam negeri sedang mengalami peningkatan yang positif.

Kepala Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (ILMATAP) Kementerian Perindustrian RI, Mahardi Tunggul Wicaksono menyampaikan hal tersebut berkat adanya insentif dan kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden 79/2023 mengenai perubahan atas Peraturan Presiden 55/2019.

“Keadaan ini terjadi seiring penerapan kebijakan program percepatan ekosistem KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai), sehingga jumlah populasi dari tahun lalu yang mencapai 207.478 unit meningkat menjadi 274.802 unit,” ujarnya dalam diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin) di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Tunggul juga menyampaikan bahwa jumlah tersebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun 2023 yang tercatat hanya mencapai 116.439 unit.

Selain itu, kendaraan bermotor empat roda yang memiliki penumpang menjadi kontributor terbesar dengan jumlah mencapai 77.277 unit.

Selanjutnya diikuti sebanyak 15.064 unit kendaraan roda dua, 617 unit kendaraan roda tiga, serta sisanya merupakan kendaraan komersial dan lain-lain.

Namun demikian, perkembangan kendaraan listrik di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari berbagai perdebatan yang perlu mendapat perhatian serius dan segera dicari solusinya.

Disebutkan oleh Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara, penjualan kendaraan listrik saat ini sebagian besar berasal dari produk impor utuh ataucompletely built up(CBU) sehingga memberi tekanan pada industri yang sudah ada.

“Padahal kendaraan yang telah diproduksi di dalam negeri ini memiliki tingkat kandungan dalam negeri yang tinggi, hingga 80 persen dan hal tersebut berkaitan dengan kendaraan yang menarik minat masyarakat seperti LCGC,” ujarnya.

Jika semakin menurun, ini akan sangat berat bagi pemasok karenasupply-nya semakin menurun juga,” tutup Kukuh.

Harga Murah, Permintaan Mobil Listrik Bekas Naik, Ini Tipe yang Paling Diminati

Harga Murah, Permintaan Mobil Listrik Bekas Naik, Ini Tipe yang Paling Diminati

10drama.com –– Permintaan terhadap kendaraan listrik bekas di pasar otomotif, khususnya di Jakarta, mengalami peningkatan.

Sebuah dealer mobil bekas bernama Jordy Mobil di MGK Kemayoran mengatakan bahwa penjualan mobil listrik bekas semakin meningkat, didorong oleh penurunan harga yang signifikan.

“Permintaan mobil listrik bekas semakin meningkat. Bahkan, BYD M6 saja laku dalam waktu kurang dari seminggu, terjual seharga Rp 325 juta,” kata Andy dari Jordy Mobil kepada 10drama.com, Kamis (21/8/2025).

Selain BYD M6, model lain yang populer adalah Wuling Air EV.

Menurut Andy, harga mobil listrik mini berbeda-beda tergantung pada tahun pembuatannya.

“Temanku kemarin menjual mobil Air EV Long Range dengan harga sekitar Rp 100 jutaan. Untuk versi tahun 2022 biasanya dijual sekitar Rp 125 jutaan,” tambahnya.

Meskipun permintaan tinggi, penjualan mobil listrik bekas tetap menghadapi berbagai tantangan, terutama karena adanyaperang hargadi pasar mobil listrik terbaru.

Ini memaksa para penjual mobil bekas untuk segera menjual unit yang dimiliki agar tidak mengalami kerugian.

“Jika dia (pedagang) sudah lama memegang mobil, lalu ada diskon besar-besaran dari mobil baru, maka pasti sulit untuk terjual. Intinya, menjual mobil listrik bekas sekarang tidak boleh disimpan terlalu lama,” kata

Namun, ia mengakui bahwa ketika pembeli aktif mencari, unit mobil listrik bekas bisa laku dengan sangat cepat.

“Kondisinya tidak terlalu buruk, tetapi ketika ada yang mencari, pasti cepat sekali laku. Karena mungkin harganya tidak jauh berbeda (dengan mobil bensin),” katanya.

Andy menuturkan, temannya baru-baru ini berhasil menjual mobil Hyundai Ioniq 5 dengan harga sekitar Rp 425 juta.

Beberapa mobil listrik bekas masih memiliki masa garansi dari pabrikan, tergantung pada usia dan keadaan kendaraan tersebut.

Mengenai keuntungan, Andy mengatakan kondisinya bergantung pada persediaan yang dimiliki.

“Jika posisi kita tidak memiliki (stok mobil listrik bekas), lalu kita mencari dan menjualnya kembali, itu bisa menguntungkan. Namun bagi mereka yang sudah menyimpan stok selama berbulan-bulan, pasti merugi. Jadi ada keuntungan dan kerugiannya,” katanya.

Saat ini, Andy mengatakan bahwa showroom-nya sedang mengalami kekurangan persediaan, khususnya untuk model BYD M6 dan Wuling Air EV yang saat ini banyak diminati.

“Orang tidak ingin menjual karena mungkin dianggap terlalu murah, jadi lebih baik digunakan saja,” tutupnya.

PLN Siap Kembangkan Sains dan Teknologi untuk Percepat EBT

PLN Siap Kembangkan Sains dan Teknologi untuk Percepat EBT

PTPLN (Persero) berkomitmen memperkuat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan kontribusi energi baru terbarukan (EBT) dalam pasokan energi nasional, demi mendukung kemandirian energi serta pertumbuhan ekonomi negara.

Pernyataan dari Humas PT PLN menyebutkan bahwa komitmen ini diungkapkan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 yang berlangsung di Bandung, Kamis (7/8/2025).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Stella Christie, menyatakan bahwa sektor industri, termasuk perusahaan milik negara (BUMN), memainkan peran krusial sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Kementerian Diktisaintek mendorong peningkatan penelitian dan penerapannya guna mempercepat perkembangan industri, termasuk di lingkungan BUMN.

“Kami tetap semangat dan di Diktisaintek kami berperan sebagai perantara. Kami terus-menerus mengidentifikasi kebutuhan BUMN agar dapat langsung disampaikan kepada Bapak-Ibu sekalian, sehingga BUMN kita dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi biaya, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bapak-Ibu sekalian,” kata Stella.

Stella menuturkan bahwa ekosistem penelitian nasional telah menghasilkan berbagai prototipe, mulai dari penelitian dasar hingga penelitian terapan. Tantangan terbesar adalah memastikan inovasi tersebut dapat diimplementasikan menjadi solusi yang digunakan secara luas.

“Kemdiktisaintek berkomitmen mendukung skema hilirisasi yang didasarkan pada kerja sama. Kami mendorong agar penelitian dari perguruan tinggi dapat berubah menjadi solusi nyata bagi industri dan masyarakat,” tambahnya.

Kepala Perusahaan PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam bekerja sama dengan universitas maupun lembaga penelitian untuk menerapkan hasil penelitian dalam mempercepat pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.

“Kami menyambut positif langkah Kementerian Diktisaintek dalam mendorong pemanfaatan penelitian sains dan teknologi di sektor industri. Untuk PLN, sains dan teknologi menjadi faktor penting dalam meningkatkan komposisi energi terbarukan nasional, sesuai dengan target Net Zero Emission 2060,” kata Darmawan.

Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif Aneka Energi Baru Terbarukan PLN, Daniel K.F. Tampubolon, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam strategi percepatan transisi energi nasional.

“Transisi energi tidak hanya berfokus pada sumber energi terbarukan, tetapi juga memastikan seluruh sistemnya siap, mulai dari penghasilan, transmisi, hingga distribusi, dengan penerapan smart grid,” kata Daniel.

Ia menjelaskan bahwa teknologi smart grid akan menjadi kunci utama dalam menghadapi risiko yang melekat terkait sifat tidak menetap dari energi terbarukan variabel (VRE).

Smart Grid adalah sistem pasokan listrik yang menggunakan teknologi informasi dan digital, sehingga membuatnya lebih fleksibel, tanggap, serta mampu meningkatkan penggunaan energi terbarukan secara lebih maksimal tanpa mengorbankan tingkat keandalan dan efisiensi operasional.

Tidak hanya itu, PLN terus berupaya memperkuat pengembangan infrastruktur green enabling transmission line dengan panjang 47.758 kilometer sirkuit (kms), sebagaimana dijelaskan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.

Transmisi hijau ini dibuat untuk mengatasi ketidaksesuaian atau ketidakcocokan antara lokasi pembangkit energi terbarukan dengan pusat-pusat permintaan listrik dan kawasan industri yang berada di berbagai pulau.

“Ketidaksesuaian ini memang menjadi salah satu tantangan utama di Indonesia sebagai negara kepulauan. Namun, melalui penelitian yang mendalam, kita mampu menghadirkan teknologi dan inovasi yang sesuai dengan kondisi serta berkelanjutan,” tutup Daniel.rls)

Copyright © 2026 10drama.com