PR Jepara– AC Milan memulai perjalanan Serie A musim 2025/2026 dengan menghadapi tim promosi Cremonese di San Siro pada malam Sabtu. Pertandingan ini menjadi panggung pertama bagi kembalinya Massimiliano Allegri sebagai pelatih Rossoneri, sekaligus ujian pertama bagi Davide Nicola bersama Cremo.
Meskipun Milan tetap dianggap sebagai kekuatan besar Italia, musim lalu berjalan penuh ketidakstabilan. Mereka sempat memenangkan Supercoppa Italiana, namun secara keseluruhan tampil buruk di Liga dengan hanya menempati posisi kedelapan. Dua pelatih asal Portugal, Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao, sama-sama dipecat setelah performa tim menurun drastis.
Kondisi ini yang membuat manajemen memanggil kembali Allegri, tokoh yang pernah mengantarkan Scudetto 2011. Untuk memperkuat tim, Milan juga mendatangkan Luka Modric, legenda Real Madrid, yang diharapkan mampu menyebarkan semangat juara.
AC Milan: Masa Baru Allegri Dimulai
Setelah menjalani tur pramusim yang beragam – mulai dari kemenangan telak 9-0 melawan Perth Glory hingga kekalahan dari Chelsea – Milan menyelesaikan persiapan mereka dengan kemenangan dalam Coppa Italia melawan Bari. Gol dari Rafael Leao dan Christian Pulisic memastikan mereka melaju, meskipun permainan masih jauh dari sempurna.
Pasar transfer juga menampilkan perubahan besar. Beberapa pemain penting seperti Theo Hernandez, Malick Thiaw, dan Alvaro Morata telah pergi. Sebaliknya, Milan menghadirkan Ardon Jashari, Pervis Estupiñán, Samuele Ricci, serta bek muda Koni De Winter.
Karena Leao cedera, Allegri mungkin mempercayai pasangan Christian Pulisic dan Santiago Gimenez di lini depan. Sejak bergabung pada 2023, Pulisic telah mencetak 33 gol dan memberikan 20 assist dalam 100 penampilan, menjadikannya andalan utama serangan Rossoneri.
Cremonese: Nicola Menghadapi Tantangan Berat
Di sisi lain, Cremonese datang sebagai tim promosi setelah berhasil mengalahkan Spezia di final playoff Serie B. Namun, antusiasme tersebut segera terbentur kenyataan, karena mereka tersingkir dari Coppa Italia lebih awal setelah kalah dalam adu penalti melawan Palermo.
Pergantian pelatih terjadi. Giovanni Stroppa digantikan oleh Davide Nicola, seorang ahli penyelamat klub dari ancaman degradasi. Meskipun Nicola memiliki pengalaman yang banyak, tugas kali ini terasa lebih berat karena Cremo memiliki sedikit pengalaman di kasta tertinggi.
Cremonese memiliki pemain penting dalam diri Jari Vandeputte. Gelandang asal Belgia tersebut telah mencatatkan 28 assist sejak awal musim 2023/2024, hanya kalah dari Mohamed Salah di lima liga utama Eropa beserta divisi kedua mereka. Selain itu, mereka juga sedang mempertimbangkan kedatangan penyerang Antonio Sanabria untuk memperkuat lini depan.
Namun, catatan sejarah tidak menguntungkan Cremo. Dalam delapan pertemuan di San Siro melawan Milan, mereka hanya mampu meraih satu poin. Yang lebih parah lagi, Cremo selalu kalah dalam pertandingan pembuka Serie A dalam delapan kesempatan sebelumnya.
Perkiraan Susunan Pemain
AC Milan (3-5-2):Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Jashari, Ricci, Modric, Estupiñán; Pulisic, Gimenez
Cremonese (3-5-2):Audero; Terracciano, Baschirotto, Bianchetti; Zerbin, Grassi, Bondo, Vandeputte, Pezzella; Bonazzoli, De Luca
Prediksi Skor Akhir
San Siro pasti ingin melihat Milan memulai musim dengan kemenangan. Allegri memberikan stabilitas, sementara kehadiran Modric berpeluang menjadi perbedaan di lini tengah. Cremonese berpotensi menyulitkan melalui semangat promosi dan kreativitas Vandeputte, tetapi pengalaman di level tertinggi menjadi faktor penting.
Ramalan: AC Milan 2-0 Cremonese
Head to Head
SA 03-May-23 AC Milan Cremonese 1-1
SA 08-Nov-22 Cremonese AC Milan 0-0
***



