Tiga Langkah Daihatsu Jaga Keaslian Suku Cadang, Perpanjang Umur Mobil

Tiga Langkah Daihatsu Jaga Keaslian Suku Cadang, Perpanjang Umur Mobil

Tiga Tahap Daihatsu Menghindari Pemalsuan Suku Cadang, Membuat Kendaraan Lebih Awet

Tiga Tahap Daihatsu Menghindari Pemalsuan Suku Cadang, Membuat Kendaraan Lebih Awet

Pada ajang GIIAS 2025, di ICE BSD, Daihatsu Motor memberikan panduan cara mengenali komponen asli dan palsu.

10drama.com -/ News

Hendra 29 Juli, 07.48 AM 29 Juli, 07.48 AM

10drama.com –Pada gelaran GIIAS 2025, Daihatsu memberikan panduan untuk mengenali bagian asli dan palsu.

Mereka menampilkan contoh bagian asli dan palsu beserta keterangannya.

Terdapat 3 hal yang membedakan antara komponen asli dan palsu.

Sri Agung Handayani, Direktur Pemasaran & Perencanaan & Komunikasi Perusahaan, Astra Daihatsu Motor mengatakan bahwa Daihatsu sangat memperhatikan penggunaan komponen palsu.

“Kami berharap dapat memberikan edukasi kepada konsumen agar dapat mengenali mana yang asli dan palsu,” katanya.

Menurutnya, penggunaan suku cadang palsu sangat merugikan.

“Utamanya umur pakai kendaraan menjadi pendek, dan ini merugikan konsumen,” katanya.

Di layar tersebut terdapat 4 contoh komponen palsu.

Misalnya pada komponen gasket kepala mesin.

Di produk asli terdapat 3 informasi yang penting.

Yaitu desain bagian presisi, bahan terbuat dari besi dan komponen berwarna hitam gelap.

Sementara yang palsu memiliki tiga ciri yaitu warna yang memudar, bahan terbuat dari kertas, dan hasil akhir yang tidak rapi.

Berikutnya, pada komponen tie rod juga terdapat 3 ciri khas.

Untuk yang asli, jumlah grease lebih banyak, karet lebih tebal dan fleksibel serta bentuk bagian yang presisi dan rapi.

Sementara yang palsu memiliki jumlah grease yang sedikit, permukaan karet yang tipis, dan komponen yang tidak akurat.

Yang paling utama adalah komponen penyaring minyak.

Bagian ini juga memiliki ciri khas yang terdiri dari 3 informasi penting.

Yang asli memiliki nomor bagian, terdapat informasi Daihatsu pada label dan kemasan dasar berwarna putih dengan pola titik merah hitam.

Sementara yang palsu, bagian berwarna hitam doft, tidak terdapat informasi pada bagian dan kemasan serta kemasan berwarna putih.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Tampilkan Teknologi Scalp Barrier Baru di PERDOSKI XX

Tampilkan Teknologi Scalp Barrier Baru di PERDOSKI XX

Ada yang menggunakan sampo CLEAR di sini? Kamu sudah membaca artikel yang tepat, karena kali ini IDN Times akan memberi tahu inovasi terbaru dari merek sampo favoritmu ini. Seperti yang kita ketahui, CLEAR yang selalu mengutamakan kekuatan sains dan teknologi dalam mengembangkan berbagai inovasinya turut serta dalam acara besar Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PIT PERDOSKI) ke XX yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 10-12 Juli 2025.

Pada acara khusus ini, CLEAR memperkenalkan inovasi terbaru CLEAR Anti Dandruff Scalp Tonic melalui sebuah simposium yang membahas berbagai informasi terkini mengenai pentingnya meningkatkan fungsiscalp barrieruntuk mengatasi dan mencegah ketombe kembali muncul. Penasaran dengan informasi lebih lengkap?Keep scrolling!

1. PIT PERDOSKI XX menyajikan kemitraan ilmiah berbasis global

PIT PERDOSKI 2025 menghadirkan lebih dari 2.000 ahli kulit dan kelamin dari seluruh Indonesia untuk membahas perkembangan terkini dalam bidang dermatologi dan venereologi melalui berbagai kegiatan ilmiah. Tahun ini menjadi momen spesial karena acara ini diselenggarakan secara internasional untuk pertama kalinya, bersamaan dengan 1st Pan Asia Conference of Dermatology 2025.

Ketua Panitia, Dr. dr. Ketut Kwartantaya Winaya, Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., FINSDV, FAADV, menyampaikan bahwa Bali dianggap sebagai tuan rumah PIT PERDOSKI XX. Ia juga menekankan peran penting kerja sama lintas sektor dalam mendorong inovasi serta memperluas cakupan pendidikan untuk mendapatkan dampak yang lebih maksimal.

Salah satu contoh kerja sama datang dari perusahaan industri seperti Unilever Indonesia. Melalui berbagai penelitian yang mereka lakukan, Unilever memperoleh wawasan penting dalam menciptakan solusi yang didasarkan pada sains dan teknologi. Diharapkan, kemitraan ini mampu meningkatkan kemampuan para dokter serta memberikan akses masyarakat terhadap informasi dan produk perawatan kulit berkualitas.

2. Simposium membahas pentingnya penghalang kulit kepala dalam mengatasi ketombe

Di ajang PIT PERDOSKI XX, Unilever Indonesia mengadakan simposium dengan temaMengungkap Mikrobioma Kulit dan Kulit Kepala: Kesehatan Kulit dan Perkembangan Teknologi Terbaru. Acara ini mengundang sejumlah ahli dermatologi serta tim manajemen R&D dari Unilever Indonesia. Salah satu fokus utama simposium ini adalah penyampaian temuan ilmiah mengenai pentingnya memperkuat fungsiscalp barrieruntuk kesehatan kulit kepala yang lebih baik.

Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E., Subsp.D.T, FINSDV, FAADV, dalam paparannya menjelaskan bahwa kunci untuk mengatasi dan mencegah ketombe adalah menjaga kekuatanscalp barrier, lapisan pelindung alami dari ancaman luar seperti polusi, paparan sinar UV, dan kelembapan tinggi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa perawatan kulit kepala dapat lebih efisien jika menggunakan rangkaian produk yang saling melengkapi, bukan hanya sampo, tetapi jugaleave-on treatment seperti scalp tonic yang diformulasikan khusus.

Faktanya, produk yang mengandung bahan aktif seperti Piroctone Olamine dan Niacinamide telah terbukti efektif dalam mengatasi ketombe secara lebih menyeluruh serta menjaga kesehatan kulit kepala dalam jangka panjang loh!

3. Inovasi CLEAR mengatasi tantangan perawatan kulit kepala

Banyak orang menyampaikan bahwa masalah kulit kepala mereka belum sepenuhnya selesai hanya dengan penggunaan sampo anti ketombe. Hal ini menunjukkan perlunya solusi yang lebih praktis dan memberikan hasil yang terasa langsung. Ketombe yang kembali muncul, rasa gatal, serta produksi minyak berlebih menjadi keluhan umum yang mengganggu kenyamanan. Ini menunjukkan bahwa diperlukan solusi yang lebih lengkap dan efektif.

Merespons tantangan tersebut, tim R&D CLEAR berkomitmen untuk mendukung masyarakat dalam meningkatkan kesehatan kulit kepala melalui penelitian ilmiah yang mendalam. Setelah lima tahun proses penelitian, dalam simposium ini CLEAR memperkenalkan inovasi terbaru: CLEAR Anti Dandruff Scalp Tonic yang didukung teknologi canggih CLEAR ScalpPro Tech™. Produk ini dirancang dengan Piroctone Olamine sebagai bahan anti ketombe, serta kombinasi 3,5% Niacinamide dan Hyaluron Complex yang telah terbukti efektif dalam memperkuat fungsiscalp barrier hingga empat kali lipat.

4. Inovasi Tonic Kulit Kepala CLEAR untuk mengatasi ketombe

Matthew Seal, M.Sc., Kepala R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia, menjelaskan bahwa saat ini produkscalp tonichanya sedikit yang tersedia di pasaran untuk mengatasi ketombe. Oleh karena itu, kehadiran inovasi ini menjadibreakthrough solutionyang ditunggu-tunggu masyarakat. Dengan formulaleave-ontanpa perlu membilas, CLEAR Scalp Tonic memberikan manfaat langsung seperti mengurangi gatal akibat ketombe, menghilangkan bau tidak sedap, serta memberikan sensasi sejuk dan aroma yang segar. Bila digunakan secara teratur, produk ini terbukti mampu mengurangi penampilan ketombe dengan menenangkan kulit kepala dan melindunginya dari pengaruh lingkungan, sehingga pengguna dapat merasakan kenyamanan tanpa ketombe sepanjang hari.

Sebelumnya, CLEAR bekerja sama dengan PERDOSKI Cabang Jakarta melalui program “CLEAR X Scalp Derma Expert” yang menitikberatkan pada pendidikan dan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk memperkuatscalp barrier. Selanjutnya, CLEAR berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan mitra yang dapat diandalkan seperti PERDOSKI, dalam mengembangkan penelitian, memperluas pemahaman para dokter kulit, serta menyebarkan edukasi tentang kesehatan kulit dan kulit kepala kepada masyarakat umum. (WEB/AD)

Peringatan! Helm yang Kotor Bisa Menyebabkan Ketombe hingga Infeksi pada Kulit Kepala 5 Tanda Kamu Memilih Sampo yang Salah, Rentan Mengalami Ketombe! 5 Teknik Mencuci Rambut yang Tepat untuk Menjaga Kekuatan dan Kesehatan Rambut

Adopsi 5G di Indonesia Masih Rendah, GSMA Ungkap Tantangan dan Peluang

Adopsi 5G di Indonesia Masih Rendah, GSMA Ungkap Tantangan dan Peluang

10drama.com –Indonesia, yang memiliki populasi lebih dari 270 juta orang dan tingkat penyebaran smartphone yang semakin meningkat, justru menunjukkan laju penerimaan 5G yang relatif rendah.

Berdasarkan laporan terbaru Laporan Mobile Economy APAC 2025 oleh GSMAhingga akhir tahun 2024, hanya sekitar 4% koneksi seluler di Indonesia yang telah mengakses jaringan 5G.

Angka ini jauh tertinggal dibandingkan negara-negara seperti Korea Selatan, Australia, dan Singapura yang telah mencatatkan tingkat penggunaan di atas 50%.

Meskipun infrastruktur 4G telah mencakup sebagian besar wilayah Indonesia dengan tingkat penetrasi sebesar 91%, peralihan menuju teknologi 5G masih menghadapi hambatan.

Keadaan ini menunjukkan sebuah kontradiksi dalam lingkungan digital nasional: jaringan telah tersedia, namun penggunaannya oleh masyarakat belum maksimal.

Mengapa 5G Belum Dilirik?

Laporan GSMA menemukan beberapa hal yang menjadi hambatan utama dalam mempercepat penerapan 5G di Indonesia.

Salah satunya adalah harga perangkat 5G yang masih tinggi dan belum terjangkau oleh sebagian besar masyarakat.

Selain itu, rendahnya tingkat pemahaman digital menyebabkan banyak pengguna belum menyadari manfaat serta relevansi teknologi 5G dalam kehidupan sehari-hari.

Masalah lainnya adalah kurangnya contoh penerapan nyata atau “use case” yang secara langsung memberikan manfaat terasa bagi masyarakat luas.

 

Terakhir, faktor regulasi juga berpengaruh, di mana kebijakan spektrum saat ini dinilai masih kurang mendukung investasi dan pengembangan jaringan yang lebih agresif.

“Indonesia memiliki infrastruktur seluler yang sudah cukup berkembang, tetapi tanpa adanya strategi insentif dan edukasi yang memadai, penyebaran 5G akan terhambat,” tulis GSMA dalam laporan tersebut.

Cahaya dari Wilayah Industri dan Kreativitas Lokal

Meskipun penyebaran di tingkat konsumen masih lambat, tanda-tanda positif muncul dari sektor industri.

Salah satu contoh kasus menarik adalah kolaborasi antara Telkomsel dan Pegatron di Batam yang menggunakan jaringan 5G untuk mengotomatisasi pabrik berbasis AI dan IoT.

Tindakan ini menunjukkan bahwa 5G justru lebih dahulu mengenai sektor B2B dan manufaktur, bukan pasar konsumen.

Jika pemerintah dan pelaku industri mampu memperluas inisiatif serupa ke berbagai bidang, dampak domino terhadap peningkatan penggunaan 5G di tingkat nasional dapat segera terwujud.

Proyeksi Masa Depan

GSMA memprediksi bahwa penggunaan 5G di Indonesia akan mencapai 32% pada tahun 2030.

Namun, proyeksi ini hanya dapat tercapai apabila dilakukan sejumlah langkah strategis.

 

Di antaranya adalah pemberian izin spektrum yang lebih luas dan dengan biaya yang lebih murah agar para operator lebih termotivasi untuk melakukan investasi.

Selain itu, diperlukan insentif pajak untuk pemasok perangkat dan penyedia infrastruktur agar ekosistem digital dapat berkembang lebih cepat.

Penting untuk meningkatkan pemahaman digital hingga ke lapisan masyarakat paling bawah agar manfaat dari teknologi bisa dirasakan secara lebih luas.

Selain itu, kerja sama antara regulator, operator, serta pelaku bisnis menjadi kunci untuk mengembangkan berbagai kasus penggunaan lokal yang sesuai dan mempercepat penerimaan teknologi.

Angka 4% mungkin terlihat kecil, namun justru di sinilah peluangnya berada.

Dengan potensi pasar yang besar, perkembangan penggunaan 5G di Indonesia dapat menjadi langkah signifikan dalam transformasi digital nasional—jika didukung dengan strategi yang tepat.

Saat ini, Indonesia harus beralih dari tahap “siap” menuju tahap “bergerak” dalam menghadapi era keterhubungan di masa depan.

Karena 5G bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga membentuk masa depan yang lebih saling terhubung, efisien, dan inklusif.

(*)

Ahli Prediksi Operator Seluler Tidak Minat Ikut Seleksi 1,4 GHz, Ini Penyebabnya

Ahli Prediksi Operator Seluler Tidak Minat Ikut Seleksi 1,4 GHz, Ini Penyebabnya

10drama.com -,JAKARTA — Perusahaan Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT XLSmartTelekom Sejahtera Tbk. (SMART) dianggap kurang tertarik untuk terlibat dalam pengambilan pitafrekuensi 1,4 GHz.

Pengeluaran besar untuk pengembangan layanan internet 1,4 GHz akan memberatkan perkembangan konvergensi mobile dan tetap (FMC) yang telah dijalankan sejak tahun lalu.

Ketua Pusat Studi Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Ian Yosef M. Edward menyatakan bahwa operator seluler besar kemungkinan tidak akan terburu-buru mengikuti lelang 1,4 GHz karena mereka lebih fokus pada pengembangan jaringan seluler dan FMC terlebih dahulu.

Pengembangan FMC bersamaan dengan frekuensi 1,4 GHz akan menyebabkan biaya yang harus ditanggung meningkat. Di sisi lain, ekosistem 1,4 GHz belum sepenuhnya berkembang.

“Jika ekosistem di 1,4 GHz belum matang, mereka pasti akan berpikir dua kali. Operator besar seperti Telkomsel, XL, dan lainnya saat ini sedang mengarahkan perhatian pada proyek Fixed Mobile Convergence (FMC), di mana mereka telah memperluas jaringan fiber hingga ke rumah pelanggan,” ujar Ian kepada Bisnis, Selasa (29/7/2025).

Diketahui, Telkomsel sedang memperluas layanan internet rumah IndiHome dengan memasang kabel ke rumah pelanggan. Upaya ini memberikan hasil yang signifikan, di mana pada kuartal I/2025, IndiHome memiliki 9,8 juta pelanggan residensial (B2C), meningkat sebesar 10,4% dibanding tahun sebelumnya, dan total pelanggan IndiHome (B2C dan B2B) mencapai 11 juta pelanggan, naik 7% dibanding tahun lalu.

Hasil tersebut menyebabkan penetrasi layanan konvergensi fixed dan mobile (FMC) Telkomsel mencapai 55% pada akhir Maret 2025.

Sementara itu, XLSMART menyediakan kuota HP keluarga sebesar 15 Gb serta paket internet rumah tanpa batas dengan kecepatan maksimal 100 Mbps guna mendukung FMC.

Jika operator seluler ingin memaksimalkan penggunaan frekuensi 1,4 GHz, maka mereka harus melakukan investasi tambahan untuk modul di titik penyebaran sinyal. Di sisi lain, masyarakat juga perlu memiliki perangkat khusus agar dapat menerima sinyal internet dari pita frekuensi 1,4 GHz.

Ian menjelaskan bahwa spektrum 1,4 GHz belum memiliki ekosistem yang mapan dibandingkan dengan spektrum lain yang sudah matang secara global, seperti 2,3 GHz atau 5 GHz. Hal ini menyebabkan investasi pada spektrum tersebut terasa lebih berisiko dan mahal, khususnya pada tahap awal ketika jumlah pengguna masih sedikit dan perangkat belum tersedia dalam skala besar.

Dulunya kami pernah mengalami kegagalan BWA di frekuensi 2,3 GHz, seperti contohnya Bolt. Awalnya perangkat terasa murah karena didorong oleh skalabilitas, tetapi setelah gagal dan ditinggalkan oleh pasar, alatnya menjadi sia-sia. Jangan sampai kejadian serupa terulang,” kata Ian.

Menurutnya, risiko terbesar justru dialami oleh masyarakat yang telah membeli alat tersebut namun akhirnya tidak bisa digunakan karena layanan dihentikan.

“Bayangkan alat yang sangat mahal, akhirnya hanya digunakan sebagai penahan pintu,” katanya.

Ian mengakui bahwa 1,4 GHz memiliki potensi jika nantinya dapat berkembang dari spektrum khusus FWA menjadi bagian dari jaringan seluler seperti yang terjadi sebelumnya pada spektrum 2,3 GHz dan 3,3 GHz. Namun, proses menuju ke arah tersebut tidak terjadi secara instan.

“Mungkin nanti akan berubah menjadi spektrum mobile seperti 5G, tetapi hal itu membutuhkan waktu, ekosistem global, serta keinginan dari pelaku pasar. Saat ini, operator masih menunggu dan melihat,” katanya.

Sebelumnya, XLSmart mengatakan masih melakukan peninjauan internal terkait keterlibatan dalam lelang pita frekuensi 1,4 GHz. Di sisi lain, Indosat menyatakan tertarik jika harga spektrum tersebut terjangkau.

Pilih Dashcam yang Tetap Berfungsi Saat Parkir

Pilih Dashcam yang Tetap Berfungsi Saat Parkir

10drama.com –– Dashcam saat ini tidak lagi menjadi barang mewah, bahkan bisa dikatakan telah menjadi komponen wajib pada kendaraan. Dashcam bukan hanya alat tambahan, tetapi bagian penting dari sistem keamanan mobil.

Melalui rangkaian produk terbaru DK Series, merek Drkka menyediakan solusi visual yang komprehensif dan canggih untuk para pengemudi di Indonesia.

Dikembangkan oleh PT Suoer Spring, pelopor teknologi GPS di Indonesia, Dekka DK Series tersedia dalam tiga pilihan: DK21, DK41, dan produk andalan DK50.

Ketiganya memenuhi kebutuhan akan bukti visual yang kuat, rinci, dan dapat dipercaya baik siang maupun malam.

Perlindungan Visual yang Menyeluruh Sepanjang Hari dan Malam

Produk andalan dari seri ini, Dekka DK50, memiliki sistem kamera Triple yang mampu merekam secara bersamaan dari tiga sudut: depan, di dalam kabin, dan belakang.

Dengan dukungan resolusi 4K Ultra HD dan sensor Sony Starvis 2, DK50 mampu menangkap detail penting meskipun dalam kondisi cahaya rendah, seperti saat malam hari atau berada di area gelap.

“Kami berharap dashcam bukan hanya sebagai aksesoris kendaraan, tetapi sebagai alat perlindungan aktif. Dengan DK50, pengguna memiliki bukti yang jelas dari segala sisi baik saat berkendara maupun saat memarkirkan mobil,” kata Arianto Furiady, CEO PT Super Spring.

Selain itu, fitur 24 Jam Parking Mode, GPS terintegrasi, dan WiFi 6 memastikan kendaraan tetap bisa diawasi kapan saja. DK50 dijual dengan harga khusus GIIAS 2025 sebesar Rp 3.330.000 (dari Rp 3,7 juta), termasuk kartu memori 256GB, pemasangan gratis, serta kit hardwire senilai total Rp 600 ribu.

DK41 dan DK21

Pengguna yang menginginkan fitur keamanan tambahan dapat memilih DK41, yaitu dashcam berbasis dua kamera dengan resolusi 4K Ultra HD dan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS).

Ini memberikan peringatan awal apabila kendaraan melenceng dari jalur atau terlalu mendekati kendaraan lain.

Dilengkapi dengan night vision, GPS, dan kartu memori 128GB, DK41 dijual dengan harga promo Rp 2.430.000 (harga asli Rp 2.700.000), termasuk hadiah pemasangan dan kit hardwire.

Sementara itu, DK21 menjadi opsi paling terjangkau di dalam lini ini. Tetap hadir dengan konfigurasi kamera ganda beresolusi 2K Quad HD, ADAS Basic, night vision, serta koneksi WiFi 6, DK21 cocok untuk pengguna yang lebih mengutamakan fungsi dasar dan perlindungan yang penting.

Di pameran GIIAS dijual dengan harga: Rp 1,8 juta, dari harga biasa Rp 2 juta yang sudah termasuk kartu memori 64GB, kit kabel, dan pemasangan gratis.

Semua produk dari seri DK memiliki jaminan resmi selama 2 tahun dengan sistem Penggantian Satu-ke-Satu. Artinya, jika terjadi kerusakan, unit akan langsung diganti dengan yang baru tanpa melalui proses perbaikan yang lama dan rumit.

Bahkan selama penyelenggaraan GIIAS 2025, terdapat berbagai penawaran dan hadiah menarik bagi pengunjung yang tertarik membeli dashcam. Selain itu, pengunjung bisa langsung menyaksikan demo kualitas video Triple Camera, kinerja sensor Sony Starvis 2, serta inovasi fitur ADAS yang sudah terpasang.

“DEKKA bukan hanya menjadi saksi di jalan, tetapi juga pengawas setiap momen penting. Karena keamanan terbaik dimulai dari bukti yang tidak bisa disangkal.” tutup Arianto.

Toyota Perbarui Aplikasi mTOYOTA, Ini Fitur Baru yang Dibawa

Toyota Perbarui Aplikasi mTOYOTA, Ini Fitur Baru yang Dibawa

Ternyata Toyota Mengupdate Aplikasi mTOYOTA, Ini Fitur Terbaru yang Ditawarkan

Ternyata Toyota Mengupdate Aplikasi mTOYOTA, Berikut Fitur-Fitur Terbarunya

PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan pembaruan pada aplikasi mTOYOTA dalam ajang GIIAS 2025. Berikut fitur terbaru yang ditawarkan

laksamana.id -/ News

Dwi Wahyu R. 28 Juli, 7:22 pagi 28 Juli, 7:22 pagi

laksamana.id –– PT Toyota-Astra Motor (TAM) melakukan pembaruan pada aplikasi mTOYOTA dalam ajang GIIAS 2025.

“Aplikasi ini hadir sebagai aplikasi utama untuk pengalaman kepemilikan kendaraan yang andal dan terhubung. Kami berharap Toyota dapat memberikan pengalaman kepemilikan yang mulus bagi pelanggan maupun dealer,” ujar Hiroyuki Oide, Direktur Pemasaran PT TAM.

Sekarang, pengguna bisa memanfaatkan mTOYOTA sebelum membeli kendaraan dengan mencari dealer resmi Toyota berdasarkan jarak, riwayat aktivitas, hingga dealer yang disukai.

Setelah membeli unit, melalui platform yang terhubung secara offline dan online, pengguna dapat memanfaatkan fitur-fitur seperti pemesanan layanan perawatan (Service Booking) serta pemantauan perkembangan layanan secara berkala (Monitor Service Progess), semuanya bisa diakses langsung dari satu sistem.

Fitur tambahan lainnya meliputi Track Order Status yang memungkinkan pengguna memantau perkembangan pemesanan kendaraan secara langsung, serta Build Your Vehicle yang memudahkan pengguna untuk menyesuaikan mobil sesuai keinginan.

Dengan sistem yang mampu mengingat riwayat dan preferensi pengguna, aplikasi ini juga menyediakan pemberitahuan serta pengingat perawatan secara otomatis agar kendaraan selalu dalam keadaan terbaik.

Pada peluncuran ini, aplikasi mTOYOTA akan diluncurkan bersamaan di tujuh jaringan dealer Toyota, dan akan terus diperkenalkan secara bertahap ke dealer lainnya.

Toyota juga memperkuat koneksi kendaraan dengan menggunakan fitur T-Intouch, sehingga pengguna tetap terhubung dengan mobil mereka serta dapat menikmati berbagai fitur telematika untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

Kemudahan akses terhadap fitur ini terbukti dari peningkatan jumlah pengguna dalam tiga tahun terakhir.

Fitur ini semakin diperkuat berkat kolaborasi dengan Telkomsel sebagai penyedia layanan In-Car Wi-Fi Hotspot dan IoT Connected Car.

Sebelumnya, pengguna perlu mengunjungi dealer untuk memperpanjang paket T-Intouch.

Sekarang, proses ini lebih sederhana berkat aplikasi AstraPay.

Cukup dengan memasukkan nomor rangka kendaraan dan melakukan pembayaran, layanan T Intouch akan segera kembali berfungsi selama satu tahun.

Ya, kini Toyota juga memberikan dukungan kepada pengguna melalui Hybrid Health Check.

Layanan ini menjamin kinerja kendaraan elektrifikasi Toyota tetap optimal melalui pemeriksaan baterai secara gratis untuk kendaraan Hybrid serta Battery EV yang berusia 3-5 tahun atau telah menempuh jarak 50.000-100.000 Km, dilakukan setiap kali servis berkala di bengkel resmi Toyota.

Ada tiga komponen yang akan diperiksa, yaitu pemeriksaan Diagnostic Trouble Code (DTC) untuk mengidentifikasi masalah pada komputer mesin.

Kemudian Hybrid Battery digunakan untuk memastikan kondisi baterai kendaraan tetap optimal (termasuk tegangan internal, resistensi, suhu, dan lainnya).

Terakhir, pemeriksaan visual dilakukan oleh teknisi yang telah bersertifikat Toyota, yang memeriksa kondisi fisik komponen krusial, seperti sambungan, kabel, dan tanda-tanda kerusakan lainnya yang tidak dapat ditemukan melalui pemeriksaan digital.

Selain itu, dalam kesempatan GIIAS 2025, Toyota memperluas lini produk T-OPT sebagai solusi perawatan kendaraan dengan menyediakan suku cadang yang sering digunakan, berkualitas, tetapi tetap terjangkau.

Pada tahun ini, T-OPT memperluas lini produknya ke komponen sistem kopling, seperti disc kopling, cakram kopling, dan bantalan kopling.

Ini melengkapi delapan produk sebelumnya seperti filter udara, kampas rem, filter oli, bilah wiper, sabuk V, dan filter bahan bakar.

Produk T-OPT dapat ditemukan di Toyota Part Shop Partner serta bengkel OtoXpert yang berada di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui penggabungan T Intouch dan AstraPay, dilengkapi dengan Hybrid Health Check serta T-OPT yang terus kami tingkatkan, kami berharap memberikan ketenangan bagi pelanggan kami,” kata Jap Ernando Demily, Direktur Pemasaran PT TAM.

Copyright laksamana.id -2025

Related Article

UPPF Indonesia Hadir di GIIAS 2025, Solusi Perlindungan Cat dan Kaca Film dengan Teknologi Amerika

UPPF Indonesia Hadir di GIIAS 2025, Solusi Perlindungan Cat dan Kaca Film dengan Teknologi Amerika

UPPF Indonesia Hadir di GIIAS 2025, Bawa Teknologi Perlindungan Cat dan Film Kaca Mobil Asal Amerika

UPPF Indonesia Hadir di GIIAS 2025, Bawa Solusi Perlindungan Cat dan Film Kaca Mobil Berbasis Teknologi Amerika

Berikut beberapa penawaran yang disajikan UPPF Indonesia dan UFilm dalam GIIAS 2025 untuk perawatan bodi dan kaca kendaraan kalian

laksamana.id -/ News

Irsyaad W 28 Juli, 10:15 pagi 28 Juli, 10:15 pagi

laksamana.id –– UPPF (Ultimate Paint Protection Film) Indonesia hadir dalam ajang GIIAS 2025 yang berlangsung dari tanggal 24 Juli hingga 3 Agustus 2025.

Kehadirannya dalam acara ini menyediakan berbagai solusi perlindungan untuk cat dan kaca film mobil.

“Kehadiran kami dalam GIIAS 2025 bukan hanya sekadar pameran barang, tetapi komitmen untuk memberikan solusi perlindungan kendaraan terbaik bagi pelanggan di Indonesia,” ujar Asiong, Direktur Utama PT PRO FILM INDONESIA.

“Menggunakan UPPF dengan paket eksklusif Prestige dan kaca film UFilm yang canggih, kami berharap memberikan pengalaman detailing dan perlindungan kendaraan pada tingkat yang lebih mewah, modern, serta tahan lama,” lanjutnya.

Untuk partisipasi ketiganya dalam GIIAS, UPPF dan UFILM menghadirkan kampanye Elevate the Prestige, memberikan pengalaman mewah dalam perlindungan kendaraan serta pengalaman Prestige.

UPPF Indonesia menawarkan berbagai jenis produk PPF yang mampu melindungi cat asli kendaraan dari paparan sinar matahari, benturan batu kecil, hingga goresan, sehingga menjaga dan mempertahankan penampilan mobil tetap terlihat baru.

Menggunakan teknologi dari Amerika Serikat, UPPF Indonesia memanfaatkan bahan TPU (thermoplastic polyurethane) berkualitas tinggi dengan ketebalan 8 mil / 200 Mikron yang telah terbukti efektif dalam melindungi kendaraan dari berbagai ancaman lingkungan saat digunakan.

Produk PPF tersebut telah dipercayai untuk melindungi 200.000 lebih kendaraan di 88 Negara.

“Kami juga merasa bangga dengan prestasi UPPF sebagai Best PPF Brand of the Year dalam penghargaan Otomotif Choice Awards 2024, serta terus memperluas jaringan kami ke berbagai kota besar seperti Jakarta (Puri, Pluit, Polim), Bali, Bandung, dan Surabaya,” kata Asiong.

Selanjutnya, Asiong menyampaikan, tahun ini merupakan tampilan ketiga di GIIAS sejak UPPF pertama kali hadir di Indonesia pada 2021.

Selama GIIAS 2025, UPPF Indonesia menyediakan paket terbaru yang bernama Prestige.

Paket ini memanfaatkan teknologi lapisan pelindung paling canggih yang diimpor langsung dari Amerika Serikat, serta menawarkan kinerja terbaik baik dari segi penampilan maupun ketahanan.

Penawaran Spesial yang Menawarkan Nilai Total Maksimal Sebesar Rp 39 Juta

• Diskon Khusus hingga Rp 23.000.000 • Manfaat Disesuaikan hingga Rp 11.000.000: Tumbler Premium (Stanley / Hydro Flask / Corkcicle) Pelapisan PPF Interior E-Money Rp 500.000 lapisan premium ⁠Perawatan Gratis 2 Tahun ⁠Pembersihan Seluruh Bagian Dalam dan Luar ⁠Voucher UFILM 500 juta• Hadiah Utama: Menginap 1 Malam di The Langham Jakarta

 

Fitur Unggulan UPPF Prestige:

1. Self-Healing Technology

Goresan halus? Tidak perlu khawatir. PPF Prestige mampu memperbaiki dirinya sendiri melalui paparan panas, menjaga bodi kendaraan tetap mulus dan terhindar dari goresan.

2. Ketahanan UV dan Noda

Mencegah cat mobil dari paparan sinar matahari yang berlebihan dan noda yang sulit dihilangkan. Warna tetap jernih dan segar seiring berjalannya waktu.

3. Premium American TPU

Menggunakan bahan Thermoplastic Polyurethane (TPU) berkualitas tinggi dari Amerika, memastikan fleksibilitas, ketangguhan, serta ketahanan yang lama.

4. Crystal-Clear Gloss Finish

Berikan tampilan jernih mengilap yang meningkatkan penampilan mobil dan menonjolkan warna cat asli secara optimal.

5 Garansi 10 Tahun

Memberi ketenangan dengan perlindungan jangka panjang terhadap perubahan warna, retak, atau pelepasan lapisan.

6. Hydrophobic Effect

Air dan kotoran cenderung licin di permukaan, sehingga mobil Anda tetap terjaga kebersihannya lebih lama dan lebih mudah dibersihkan.

7. 200-Micron Film Thickness

Lapisan tambahan yang lebih tebal untuk perlindungan optimal terhadap batu kerikil, goresan, serta benturan kecil sehari-hari.

Perusahaan induk UPPF Indonesia, PT Pro Film Indonesia, juga memperkenalkan merek kaca film dengan teknologi CoreNano yang diberi nama UFILM.

UFILM memperkaya industri perfilman Indonesia dalam GIIAS 2025 untuk yang kedua kalinya.

Apa itu CoreNano? Teknologi CoreNano merupakan sebuah proses produksi mutakhir yang memadukan partikel keramik berukuran nano ke dalam lapisan film.

Partikel-partikel ini menawarkan berbagai keuntungan, menjadikan nano ceramic film sebagai salah satu pilihan yang paling efisien dan diminati dalam penggunaan otomotif.

Berikut beberapa hal penting mengenai teknologi CoreNano pada UFILM

1. Partikel Nano: Teknologi ini memanfaatkan partikel keramik berukuran nano. Partikel kecil ini menyebar merata di seluruh lapisan, memastikan kinerja yang stabil.

2. Bahan Keramik: Bahan keramik terkenal dengan ketahanan, stabilitas, dan kemampuannya menahan suhu tinggi. Ketika digunakan dalam kaca film, bahan ini meningkatkan kemampuan film untuk menghalangi panas dan mencegah sinar UV tanpa mengurangi jelasnya pandangan.

Berikut beberapa fitur utama dari Teknologi CoreNano pada UFILM

a. HeatShield Puncak (Penolak Panas Puncak): Teknologi CoreNano dirancang untuk memberikan penolakan panas yang luar biasa, menjaga ruangan kendaraan Anda tetap sejuk dan nyaman meskipun terkena sinar matahari yang sangat kuat. Teknologi ini mengurangi ketergantungan pada AC, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan energi.

b. UV GuardPRO (Perlindungan UV yang Ditingkatkan): Teknologi CoreNano canggih kami mencegah hingga 99% sinar UV berbahaya, melindungi Anda dan penumpang dari kerusakan kulit serta menjaga interior kendaraan tetap terjaga dari pucat dan retak.

c. OPTIClear Vision (Ketajaman Penglihatan yang Jernih): Menggunakan Teknologi CoreNano, UFILM menawarkan kejernihan optik yang luar biasa, memastikan penglihatan tetap jelas. Mereka mengurangi silau dan meningkatkan kenyamanan serta keamanan saat berkendara.

Berikut adalah kelebihan dari teknologi CoreNano pada UFILM

– Awet dan Tahan Lama: Dirancang dengan memprioritaskan ketahanan, Teknologi CoreNano memberikan lapisan yang kuat terhadap goresan dan kerusakan, memastikan bahwa film jendela Anda tetap menjaga kinerja dan penampilannya seiring berjalannya waktu.

– Tidak Mengkilap: Berbeda dengan film logam, film Nano Ceramic tidak mengkilap, mempertahankan penampilan alami dan menarik pada jendela.

Di GIIAS 2025, UFILM menyajikan berbagai pilihan produk kaca film terbaik dengan beragam penawaran menarik seperti:

– Rp 1.000.000 Penawaran Khusus

– Penawaran Tambahan hingga Rp 100.000 melalui Undian Beruntung

– Pouch Eksklusif UFILM

Copyright laksamana.id -2025

Related Article

Tesla Gunakan Chip Samsung untuk Optimus, Kontrak Capai Rp269,6 Triliun

Tesla Gunakan Chip Samsung untuk Optimus, Kontrak Capai Rp269,6 Triliun

laksamana.id -, JAKARTA — Teslasudah menandatangani perjanjian senilai US$16,5 miliar atau sekitar Rp269,6 triliun (Kurs: Rp16.000) untuk memperoleh chip dariSamsung Electronics.

Tindakan tersebut dikabarkan akan memperkuat perjanjian bisnis perusahaan teknologi besar Korea Selatan, sekaligus akan berdampak positif pada penjualan kendaraan listrik Tesla.

CEO Tesla, Elon Musk menyatakan, pabrik chip baru Samsung di Texas akan memproduksi chip AI6 generasi berikutnya untuk Tesla. Chip ini nantinya akan digunakan dalam kendaraan otonom dan robot humanoid Optimus, khususnya untuk menjalankan model AI dan mengambil keputusan secara real-time.

Pada unggahan di akun X-nya, Elon Musk menyambut baik kolaborasi antara Tesla dan Samsung, karena selain membantu dalam produksi, lokasi pabrik Samsung yang dekat dengan rumahnya memungkinkan dia untuk langsung terlibat dalam proses pengembangan.

“Angka US$16,5 miliar hanyalah angka terendah, hasil sebenarnya kemungkinan bisa mencapai beberapa kali lipat,” ujar Musk dalam unggahan lainnya, dilansir Reuters (29/07/25).

Namun, meskipun belum ada jadwal pasti yang ditentukan untuk produksi chip AI6, pada akhir tahun 2026, chip AI5 generasi berikutnya akan mulai diproduksi, yang menunjukkan bahwa AI6 akan menyusul setelahnya.

Analis dari SK Securities, Lee Dong-Ju, memprediksi produksi chip AI6 akan dimulai pada 2027 atau 2028, namun masih ada kemungkinan penundaan, mengingat Tesla pernah gagal mencapai target yang ditetapkan sebelumnya.

Selain menghasilkan chip memori, Samsung juga membuat chip logika yang dirancang oleh pelanggan melalui layanan manufaktur mereka. Proyek ini dilaksanakan guna memperluas cakupan chip memori utamanya ke industri manufaktur chip kontrak.

Perjanjian dengan Tesla diharapkan dapat mengurangi kerugian yang dialami bisnis pengecoran Samsung, yang menurut analis Kiwoom Securities, Pak Yuak, mencapai lebih dari 3,6 miliar dolar AS atau 58,8 triliun rupiah (kurs: 16.000 rupiah) pada semester pertama tahun ini.

Dilansir dari Techcrunch, Tesla mulai beralih dari platform Drive Nvidia ke chip buatan sendiri sejak 2019 yang diberi nama FSD Computer (FSDC) atau Hardware 3.

FSDC rencana Samsung terdiri dari dua sistem yang saling duplikat berada di satu papan, guna membentuk redundansi yang diperlukan oleh sistem kendaraan otomatis.

Sejak saat itu, fokus perusahaan terhadap chip khusus mereka semakin berkembang seiring dengan meningkatnya ambisi. Chip AI menjadi pusat dari upaya Tesla beralih dari hanya produsen mobil menjadi perusahaan teknologi AI dan robotika.(Muhamad Rafi Firmansyah Harun)

Microsoft Umumkan 40 Pekerjaan yang Bisa Digantikan AI, Ini Daftarnya

Microsoft Umumkan 40 Pekerjaan yang Bisa Digantikan AI, Ini Daftarnya

Microsoft merilis daftar 40 pekerjaan yang dapat digantikan oleh AI dan 40 lainnya yang tidak bisa tergantikan. Salah satu jenis pekerjaan yang sulit digantikan oleh kecerdasan buatan adalah pengemudi truk jarak jauh.

Beberapa jenis pekerjaan yang dapat digantikan oleh AI dalamstudi Microsoftberjudul ‘Working with AI: Measuring the Occupational Implications of Generative AI’ contohnya, sejarawan, penulis buku, pelayan pelanggan, dan penyiar siaran.

Berikut daftar pekerjaan yang digantikan oleh kecerdasan buatan menurut studi Microsoft:

 

  • Alasan Elon Musk dan CEO Nvidia Memilih Ilmu Fisika Daripada Pemrograman Saat Tren Kecerdasan Buatan
  • AI Akan Menggantikan Ahli Teknologi Informasi di Instagram, Facebook, WhatsApp Mulai Tahun 2026
  • Tuan AI Geoffrey Hinton: Pekerja Bersih Saluran Sulit Digantikan oleh Kecerdasan Buatan
Judul Pekerjaan Cakupan Penyelesaian Ruang Lingkup Skor Jumlah Pekerja
 dalam persentase
Penerjemah dan Juru Bahasa 0.98 0.88 0.57 0.49 51,560
Sejarawan 0.91 0.85 0.56 0.48 3,040
Pramugara/Pramugari 0.8 0.88 0.62 0.47 20,190
Perwakilan Penjualan Layanan 0.84 0.9 0.57 0.46 1,142,020
Penulis dan Pengarang 0.85 0.84 0.6 0.45 49,450
Perwakilan Layanan Pelanggan 0.72 0.9 0.59 0.44 2,858,710
Pengembang perangkat lunak yang merancang kode untuk Sistem Kontrol Numerik Komputer atau CNC 0.9 0.87 0.53 0.44 28,030
Operator Telepon 0.8 0.86 0.57 0.42 4,600
Petugas Penjualan Tiket dan Petugas Perjalanan 0.71 0.9 0.56 0.41 119,270
Penyiar berita dan DJ 0.74 0.84 0.6 0.41 25,070
Petugas Pialang 0.74 0.89 0.57 0.41 48,060
Manajer Rumah Tangga dan Pertanian 0.77 0.91 0.55 0.41 8,110
Telemarketing 0.66 0.89 0.6 0.4 81,580
Petugas Concierge 0.7 0.88 0.56 0.4 41,020
Ilmuwan Politik 0.77 0.87 0.53 0.39 5,580
Analis Berita, Reporter, Jurnalis 0.81 0.81 0.56 0.39 45,020
Ahli Matematika 0.91 0.74 0.54 0.39 2,220
Penulis Teknis 0.83 0.82 0.54 0.38 47,970
Korektor dan Penanda Bukti 0.91 0.86 0.49 0.38 5,490
Host dan Hostess 0.6 0.9 0.57 0.37 425,020
Editor 0.78 0.82 0.54 0.37 95,700
Dosen Bisnis (Pascasarjana) 0.7 0.9 0.52 0.37 82,980
Spesialis Hubungan Masyarakat 0.63 0.9 0.6 0.36 275,550
Demonstrator dan Promotor Produk 0.64 0.88 0.53 0.36 50,790
Agen Penjualan Iklan 0.66 0.9 0.53 0.36 108,100
Petugas Akun Baru 0.72 0.87 0.51 0.36 41,180
Asisten Statistik 0.85 0.84 0.49 0.36 7,200
Petugas Penyewaan dan Konter 0.62 0.9 0.52 0.36 390,300
Data Analyst 0.77 0.86 0.51 0.36 129,710
Penasihat Keuangan Pribadi 0.69 0.88 0.52 0.35 272,190
Arsiparis 0.66 0.88 0.49 0.35 7,150
Dosen Ekonomi (Pascasarjana) 0.68 0.9 0.51 0.35 12,210
Pengembang Web 0.73 0.86 0.51 0.35 85,350
Analis Manajemen 0.68 0.9 0.54 0.35 838,140
Ahli Geografi 0.77 0.83 0.48 0.35 1,460
Model 0.64 0.89 0.53 0.35 3,090
Analis Riset Pasar 0.71 0.9 0.52 0.35 846,370
Teknisi Telekomunikasi Publik 0.66 0.88 0.53 0.35 97,820
Operator Switchboard 0.68 0.86 0.52 0.35 43,830
Dosen Ilmu Perpustakaan (Pascasarjana) 0.65 0.9 0.51 0.34

4,220

 

Di sisi lain, beberapa contoh pekerjaan yang tidak cocok digantikan oleh AI antara lain perawat, pengemudi truk jarak jauh, pekerja konstruksi, pembantu rumah tangga, serta terapis pijat. Berikut penjelasannya:

 

Judul Pekerjaan Cakupan Penyelesaian Ruang Lingkup Skor Jumlah Pekerja
dalam persentase
Ahli Pengambil Sampel Darah 0.06 0.95 0.29 0.03 137,080
Asisten Perawat 0.07 0.85 0.34 0.03 1,351,760
Pekerja Penghapusan Bahan Berbahaya 0.04 0.95 0.35 0.03 49,960
Pekerja Bantu Tukang Cat dan Plester 0.04 0.96 0.38 0.03 7,700
Ahli Pengawet Mayat 0.07 0.55 0.22 0.03 3,380
Pengoperasi Pabrik dan Sistem Lainnya 0.05 0.93 0.38 0.03 15,370
Ahli Bedah Mulut dan Wajah 0.05 0.89 0.34 0.03 4,160
Pemasangan dan Perbaikan Kaca Kendaraan 0.04 0.93 0.34 0.03 16,890
Insinyur Kapal 0.05 0.92 0.39 0.03 8,860
Tukang Ban dan Pengganti 0.04 0.95 0.35 0.02 101,520
Ahli Prostodontis 0.1 0.9 0.29 0.02 570
Pembantu Produksi 0.04 0.93 0.36 0.02 181,810
Pekerja Pemeliharaan Jalan Raya 0.03 0.96 0.32 0.02 150,860
Penyedia Peralatan Medis 0.04 0.96 0.31 0.02 66,790
Pengoperasi Mesin Pengemas dan Pengisian 0.04 0.91 0.39 0.02 371,600
Pengisi Bahan dan Penyedia Mesin 0.05 0.89 0.36 0.02 44,500
Pencuci Piring 0.03 0.95 0.3 0.02 463,940
Tukang Plester dan Pekerja Beton 0.03 0.92 0.39 0.01 203,560
Pengawas Pemadam Kebakaran 0.04 0.88 0.39 0.01 84,120
Pengemudi Truk dan Traktor Industri 0.03 0.94 0.28 0.01 778,920
Teknisi Medis Oftalmik 0.04 0.89 0.33 0.01 73,390
Terapis Pijat 0.1 0.91 0.32 0.01 92,650
Asisten Bedah 0.03 0.78 0.29 0.01 18,780
Pembuat Ban 0.03 0.93 0.4 0.01 20,660
Tukang Memperbaiki Atap 0.02 0.94 0.37 0.01 4,540
Operator Kompresor Gas 0.01 0.96 0.47 0.01 4,400
Tukang Atap 0.02 0.94 0.38 0.01 135,140
Pekerja Ladang Minyak 0.01 0.95 0.39 0.01 43,830
Pembantu Rumah Tangga 0.02 0.94 0.34 0.01 836,230
Pengemudi Mesin Paving, Penghalus, dan Pemadat 0.01 0.96 0.29 0.01 43,080
Operator Peralatan Penebangan Kayu 0.01 0.95 0.36 0.01 23,720
Operator Perahu Motor 0.01 0.93 0.39 0.01 2,710
Petugas Rumah Sakit 0.0 0.76 0.18 0.0 48,710
Tukang Amplas dan Pekerja Lantai 0.0 0.94 0.34 0.0 5,070
Operator Mesin Tiang Pancang 0.0 0.98 0.24 0.0 3,010
Pengemudi Alat Perawatan Jalur Kereta Api 0.0 0.96 0.27 0.0 18,770
Pembuat Cetakan Pengecoran 0.0 0.95 0.36 0.0 11,780
Operator Pabrik Pengolahan Air 0.0 0.92 0.44 0.0 120,710
Penjaga Jembatan dan Kunci Air 0.0 0.93 0.39 0.0 3,460
Operator Keruk 0.0 0.99 0.22 0.0 940

 

Lingkup dan penyelesaian data merujuk pada penggunaanplatformAI yang dibuat oleh Microsoft Copilot dalam pekerjaan. Skor penilaian menunjukkan hasil dari pekerjaan AI.

Di sisi lain, jumlah tenaga kerja mengacu pada data yang ada di Amerika Serikat.

“Tidak ada robot yang mengaduk adonan di sini,” kata pemilik East Coast Bakery di Quinpool Road, Halifax, Gerry Lonergan, seperti dilaporkan CTVNews pekan lalu (24/7).

AI jelas akan menggantikan beberapa aspek kreatif,” katanya. “Dan mungkin saya bisa memakai AI untuk memproses data nutrisi atau menyederhanakan beberapa resep. Tapi bagaimana dengan tenaga kerjanya? Sampai robot Tesla muncul, saya rasa kami masih aman.

Ia menyebutkan adanya sentuhan kehangatan manusia dalam setiap kue kering dan roti, keterampilan yang tidak mungkin ditiru oleh mesin apa pun.

Segala sesuatu yang kami lakukan di sini berkualitas dan dilakukan secara manual. Semuanya dibuat sendiri serta segar, dan Anda tidak akan menemukan komputer yang mampu menggantikan kasih sayang yang diberikan dalam membuat produk semacam ini.

Ahli antropologi digital Giles Crouch menyatakan bahwa diskusi mengenai kecerdasan buatan mengalihkan perhatian dari hilangnya pekerjaan. Ia menggunakan alat AI setiap hari, tetapi bukan untuk menggantikan tulisan pribadinya sendiri.

Saya tidak pernah memakai AI untuk menulis,” ujar Crouch. “Namun, saya memanfaatkannya untuk membantu saya berpikir, dan antropologi memiliki banyak pengetahuan, jadi saya mengajukan berbagai pertanyaan. Kami seperti sedang berdiskusi, dan ini membantu saya dalam membuat konten serta menulis.

AI telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan dan mungkin akan menggantikan yang lain, tetapi Crouch menyatakan bahwa dunia tidak akan berakhir.

“Diskusi telah berpindah dari rasa takut akan kehilangan pekerjaan dalam jumlah besar menjadi ‘bagaimana kita bisa memperoleh manfaat nyata dari alat-alat ini? Bagaimana AI dapat meningkatkan pekerjaan kami?” katanya.

Mengapa Musk dan CEO Nvidia Pilih Fisika Daripada Coding di Era AI

Mengapa Musk dan CEO Nvidia Pilih Fisika Daripada Coding di Era AI

Elon Musk, CEO Tesla dan CEONvidia Jensen Huangmemilih mempelajari ilmu fisika dibandingkan membuat kode komputer atau coding di tengah perkembangan AI. Apa alasannya?

Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk, telah lama mengadvokasi ilmu fisika sebagai dasar dari semua penyelesaian masalah yang penting.

“Fisika dan Matematika,” ujar Elon Musk merespons unggahan CEO Telegram Pavel Durov di X, yang mengajak siswa untuk menguasai matematika, dilaporkan oleh MoneyControl, Sabtu (25/7).

Elon Musk secara terus-menerus menyatakan bahwa memahami prinsip-prinsip dasar, kebenaran mendasar yang berasal dari fisika, merupakan kunci dalam menciptakan inovasi yang dapat diukur.

Dukungan Elon Musk terhadap ilmu fisika sejalan dengan proyek-proyek yang ia jalankan dalam dunia nyata. Mulai dari roket hingga kendaraan otonom, tantangan yang ia hadapi memerlukan pemahaman fisika yang jauh melebihi logika perangkat lunak.

Seperti juga dengan CEO Nvidia, Jensen Huang. Ketika ditanya oleh jurnalis tentang jurusan apa yang akan dia pilih, jika saat ini masih berusia 20 tahun.

“Untuk Jensen Huang yang masih muda, berusia 20 tahun, yang saat ini lulus, dia mungkin akan memilih ilmu fisika daripada perangkat lunak atau software,” kata CEO Nvidia saat melakukan perjalanan ke Beijing, Tiongkok, dilaporkan oleh The Economic Times, Selasa (22/7).

Jensen Huang lulus kuliah saat berusia 20 tahun. Pemilik perusahaan termahal di dunia ini meraih gelar sarjana teknik elektro dari Oregon State University pada tahun 1984 dan gelar magister dari Stanford University pada 1992, seperti tercantum dalam profil LinkedIn-nya.

Ia membangun Nvidia bersama rekannya, Chris Malachowsky dan Curtis Priem, pada April 1993, saat sedang makan malam di restoran Denny’s di San Jose, California. Saat ini, Nvidia menjadi perusahaan pertama di dunia yang mencapai nilai pasar sebesar 4 triliun dolar AS.

Jensen Huang pernah menyampaikan bahwa, dalam satu setengah dekade terakhir, dunia telah melewati berbagai tahap perkembangan kecerdasan buatan. “AI modern benar-benar muncul sekitar 12 hingga 14 tahun lalu, ketika munculnya AlexNet yang membawa terobosan besar dalam bidang visi komputer,” kata CEO Nvidia dalam forum The Hill & Valley di Washington DC, Amerika Serikat, pada bulan April, seperti dilansir oleh CNBC Internasional.

AlexNet merupakan model komputer yang diperkenalkan dalam kompetisi pada tahun 2012, yang membuktikan kemampuan mesin dalam mengidentifikasi gambar melalui pembelajaran mesin atau machine learning. Perkembangan ini memicu munculnya tren AI masa kini.

“Generasi pertama dikenal sebagai ‘AI Persepsi’,” ujar Jensen Huang. Masa kedua yaitu AI generatif seperti ChatGPT, yang belajar memahami makna data dan menerjemahkannya ke dalam berbagai bentuk seperti bahasa, gambar, kode, dan lainnya.

“Kita kini berada di masa yang dikenal sebagai ‘AI Penalaran’ di mana terdapat AI yang mampu memahami, menghasilkan, dan menyelesaikan masalah, serta mengenali situasi yang belum pernah kita temui sebelumnya,” katanya. AI pada bentuk saat ini dapat menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan kemampuan penalaran.

“AI penalaran memungkinkan kita menciptakan bentuk robot digital. Kami menyebutnya Agen AI,” tambah Huang. Agen AI ini pada dasarnya merupakan robot tenaga kerja digital yang mampu berpikir secara logis.

Saat ini, agen AI menjadi perhatian utama berbagai perusahaan teknologi, seperti Microsoft dan Salesforce.

Jensen Huang memprediksi gelombang berikutnya yaitu AI fisik. “Gelombang berikutnya memerlukan pemahaman tentang hal-hal seperti hukum fisika, gesekan, inersia, serta sebab dan akibat,” ujar Jensen Huang.

Kemampuan berpikir fisik, seperti konsep kekekalan benda, atau fakta bahwa benda tetap ada meskipun tidak terlihat, akan menjadi hal yang penting dalam tahap kecerdasan buatan berikutnya, katanya.

Penerapan pemikiran fisika mencakup memperkirakan hasil, seperti di mana bola akan meluncur, memahami seberapa besar gaya yang diperlukan untuk menggenggam suatu benda tanpa merusaknya, serta menyimpulkan keberadaan pejalan kaki di belakang kendaraan.

Dan ketika Anda mengambil AI fisik tersebut lalu memasukkannya ke dalam objek nyata yang disebut robot, maka Anda mendapatkan robotika,” tambah Huang. “Ini sangat penting bagi kami saat ini, karena kami sedang membangun pabrik di seluruh Amerika Serikat.

“Harapan kami, dalam 10 tahun ke depan, seiring kita membangun pabrik dan pabrik generasi baru ini, semuanya akan sangat otomatis dan membantu kita mengatasi krisis tenaga kerja yang parah di seluruh dunia,” kata Huang.

Saran yang diberikan oleh Jensen Huang dan Elon Musk mencerminkan perubahan dalam pola pikir yang lebih luas. Meskipun pemrograman tetap menjadi keterampilan yang penting, para pemimpin ini menyarankan kembali kepada dasar ilmiah yang mendorong inovasi di dunia nyata.

Teknologi AI dan robotika dianggap sebagai masa depan kerja sama antara manusia dan mesin, serta keberhasilan dalam bidang ini lebih didasarkan pada pemahaman tentang cara berfungsinya dunia, bukan hanya pada kemampuan pemrograman.

Copyright © 2026 10drama.com