Kapur Ciampea: Spot Camping dan Menyaksikan Matahari Terbit di Bogor

Kapur Ciampea: Spot Camping dan Menyaksikan Matahari Terbit di Bogor

Lintaskriminal.co.id –Jika membicarakan liburan di Jawa Barat, Bogor selalu menjadi destinasi yang populer berkat keindahan alamnya yang menarik.

Salah satu destinasi liburan yang sedang populer adalah Gunung Kapur Ciampea, cocok untuk kamu yang menyukai aktivitas berkemah dan menikmati matahari terbit.

Dari puncaknya, kamu mampu menyaksikan pemandangan Kota Bogor dari ketinggian dengan sinar matahari pagi yang indah.

Banyak penggemar alam memilih Gunung Kapur Ciampea sebagai tempat favorit untuk menghabiskan waktu bersama teman atau kelompok.

Selain pemandangan alamnya, jalur menuju tempat ini juga cukup cocok untuk pendaki pemula.

Di malam hari, suasana berkemah terasa indah dan menenangkan dengan pemandangan langit berbintang yang jarang ditemui di kota.

Saat pagi tiba, pengalaman menonton matahari terbit benar-benar menjadi momen yang tak terlupakan.

Gunung Kapur Ciampea kerap menjadi pilihan liburan singkat karena lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Bogor.

Letaknya sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Bogor, yaitu di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bukit ini tidak terlalu tinggi, hanya sedikit di bawah 500 meter di atas permukaan laut.

Tidak memerlukan waktu satu hingga dua hari untuk sampai ke puncak, karena gunung ini hanya membutuhkan beberapa jam untuk didaki.

Sehingga dapat dengan mudah diakses oleh berbagai kalangan usia.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi tempat ini, simak terlebih dahulu 3 fakta menarik tentang Bukit Kapur Ciampea agar liburanmu lebih berkesan:

1. Memiliki 5 puncak

Bukit Kapur Ciampea terdiri dari beberapa puncak yang menonjol.

Dari kelima puncak tersebut, pengunjung akan diberikan pemandangan alam yang hijau dan megahnya Gunung Salak.

Lima puncak tersebut, yaitu puncak roti batu, lalana, galau, arca lima, dan karang gantung.

Puncak yang sering menjadi tujuan utama para wisatawan adalah Batu Roti.

Karena melewati jalur yang tidak terlalu curam dan akan disajikan pemandangan indah.

Meski puncak ini hanya mencapai ketinggian 354 meter di atas permukaan laut, pemandangan yang disajikan mampu membuatmu terpukau.

Sementara itu, puncak tertinggi adalah Lalana, dengan ketinggian 385 meter di atas permukaan laut.

Untuk sampai ke puncak, kamu akan dihadapkan pada jalur yang curam, permukaan berkerikil, jalan yang menanjak, serta batuan kapur.

Ini menjadi jalur yang paling curam dibanding rute menuju puncak lainnya.

2. Bisa Kemping

Banyak pengunjung datang sambil membawa tas ransel karena ingin melakukan perjalanan mendaki.

Di area bukit kapur Ciampea terdapat beberapa tempat berkemah yang dapat digunakan untuk memasang tenda.

Menginap di ketinggian pasti akan menjadi pengalaman yang menarik, bukan?

Terlebih lagi bermalam di alam bebas dengan pemandangan yang ditawarkan oleh Gunung Gede Pangrango, Gunung Salak, dan Gunung Muara.

Tidak hanya itu, berkemah di Gunung Kapur Ciampea juga memberi kesempatan untuk menyaksikan keindahan matahari terbit.

3. Ajukan Pengalaman Matahari Terbenam dan Terbit

Di Gunung Kapur Ciampea, kamu dapat menyaksikan dua momen romantis, yaitu matahari terbenam dan matahari terbit.

Bagi para penggemar senja, keindahan matahari terbenam dapat dengan indah kamu lihat dari Puncak Galau.

Pemandangan senja di Puncak Galau dikabarkan sangat indah dan patut untuk disaksikan.

Sementara itu, tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit adalah di Puncak Batu Roti.

Bagian timur bukit ini menawarkan pemandangan yang terbuka, sehingga tampak lebih indah dan luas.

Lintaskriminal.co.id –

Lokasi dan Akses Menuju Brown Canyon, Wisata Instagramable di Kragilan, Boyolali, Jateng

Lokasi dan Akses Menuju Brown Canyon, Wisata Instagramable di Kragilan, Boyolali, Jateng

Lintaskriminal.co.id –– Terdapat sebuah destinasi wisata yang menarik di Boyolali dikenal dengan nama Brown Canyon. – Boyolali menyimpan sebuah objek wisata istimewa yang diberi nama Brown Canyon. – Salah satu tempat wisata unik yang terletak di Boyolali adalah Brown Canyon. – Brown Canyon merupakan salah satu tempat wisata yang menarik di kota Boyolali.

Seperti namanya, Brown Canyon menyajikan pemandangan tebing-tebing yang tinggi dengan nuansa cokelat merah khas daerah tersebut.

Secara sekilas, bentuk dan warna batuan di sini memang mirip dengan pemandangan alam di Grand Canyon, menjadikannya sebagai latar yang sangat cocok untuk foto yang instagenik.

Awalnya, Brown Canyon Boyolali bukan merupakan daerah wisata, melainkan lokasi penambangan tanah dan batu yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut menghasilkan bentuk tebing yang khas dan menarik, menciptakan daya tarik visual yang menarik perhatian banyak pengunjung, terutama para fotografer dan pencari lokasi menarik.

Gunung Berapi Brown menawarkan berbagai keunikan yang membuatnya istimewa.

Di antaranya:

  • Tebing alami berwarna cokelat dengan tekstur yang cocok untuk diambil foto
  • Pemandangan alam yang terbuka dan memberikan kesan luas serta terang.
  • Tempat foto yang unik di berbagai sudut, terutama saat matahari terbit atau menjelang sore hari.
  • Lingkungan alami yang ideal untuk penyembuhan dan melepas kelelahan dari keramaian kota

Berita baiknya, tidak ada tiket masuk resmi yang diperlukan untuk menikmati Brown Canyon.

Hanya dikenakan biaya parkir kendaraan, sehingga sangat terjangkau.

Lokasi serta cara menuju Brown Canyon Boyolali

Lembah Brown berada di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Untuk sampai ke lokasi, aksesnya sangat mudah dan dapat dicapai dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi.

Dari pusat Kabupaten Boyolali, Brown Canyon berjarak sekitar 2,5 km dan dapat ditempuh dalam waktu 5 menit berkendara.

Pengunjung bisa memulai perjalanan dari Alun-alun Kidul Boyolali.

Kemudian melewati Jalan Profesor Soeharso dan Jalan Diponegoro.

Namun, jalur menuju area tersebut melewati permukiman dan beberapa medan tanah yang sedikit sulit.

Maka, disarankan untuk menggunakan kendaraan yang dalam kondisi baik.

LIHAT JUGA:

Rekomendasi Penginapan Terjangkau di Boyolali

Beberapa penginapan terjangkau tersedia di Boyolali yang dapat menjadi alternatif tempat tinggal saat berlibur.

Yang sedang mencari penginapan terjangkau di Boyolali,Lintaskriminal.co.id –punya rekomendasinya.

1. Penginapan Puri Merbabu Asri

Kunjungi Penginapan Puri Merbabu Asri yang menjadi akomodasi paling murah di Boyolali.

Tarif penginapan di Hotel Puri Merbabu Asri dimulai dari Rp 99.999 per malam.

Ternyata, Hotel Puri Merbabu Asri ini telah dilengkapi dengan fasilitas yang sesuai dengan kelas properti bintang 3.

Hotel Puri Merbabu Asri menyediakan 3 jenis kamar dengan 3 bentuk penawaran berbeda.

Setiap kamar dilengkapi dengan akses internet, layanan pembersihan, serta fasilitas kamar yang memadai.

Lokasi Hotel Puri Merbabu Asri terletak di Jl. Profesor Soeharso No.7, Dusun 2, Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

2. PKPN Syariah Boyolali RedPartner

Berikutnya, PKPN Syariah Boyolali RedPartner menjadi rekomendasi penginapan terjangkau.

Jika kamu ingin menginap di PKPN Syariah Boyolali RedPartner, cukup siapkan dana mulai dari Rp 134.909 per malam.

Lokasi PKPN Syariah Boyolali RedPartner sangat strategis.

Fasilitas utamanya meliputi meja depan, akses wifi gratis, penyejuk ruangan, serta layanan resepsionis yang tersedia 24 jam.

Ada area khusus untuk para perokok yang menyukai kebiasaan merokok.

PKPN Syariah Boyolali RedPartner terletak di Tegalsari, Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

3. Satu Budget Boyolali Depan

Mau menginap di hotel terjangkau di Boyolali yang nyaman dan memuaskan?

Maka, Front One Budget Boyolali bisa menjadi alternatif tempat beristirahat sementara bagi kamu.

Harga sewa kamar di Front One Budget Boyolali dimulai dari Rp 260.354 per malam.

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjungnya, Front One Budget Boyolali menyediakan fasilitas menarik berupa restoran tambahan.

Kantor Front One Budget Boyolali terletak di Jl. Boulevard Soekarno, Wonosari, Kemiri, Kec. Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

(Lintaskriminal.co.id -/Sinta/Huda)(TribunSolo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judulRekomendasi Tempat Wisata di Boyolali, Brown Canyon di Desa Kragilan : Grand Canyon-nya Jawa Tengah.

Healing di Blitar? 4 Air Terjun Eksotis dengan Spot Foto Menarik

Healing di Blitar? 4 Air Terjun Eksotis dengan Spot Foto Menarik

10drama.com– Mau melakukan proses penyembuhan sambil menikmati suasana alam yang segar? Blitar bisa menjadi pilihan yang cocok untuk melepas kelelahan.

Kota kecil di Jawa Timur memiliki berbagai destinasi alam yang menarik, salah satunya adalah deretan air terjun yang unik dengan pemandangan menawan, suasana yang segar, dan lokasi yang cocok untuk berfoto.

Daftar rekomendasi destinasi alam berupa air terjun di Blitar cocok bagi kamu yang ingin beristirahat, menjauh sejenak dari keramaian kota, atau hanya sekadar mencari foto menarik untuk media sosial.

Berikut rekomendasi destinasi air terjun di Blitar yang patut masuk daftar liburanmu, dengan harga tiket terjangkau, pemandangan indah, dan suasana yang alami.

1. Air Terjun Lawean Kawisari

Lokasi:Kebun Kopi Desa Gandusari, Kecamatan Blitar

Tiket: Rp5.000 per orang

Air Terjun Lawean Kawisari dikenal karena lokasinya yang tersembunyi di tengah hutan. Untuk sampai ke sana, pengunjung perlu berjalan kaki melalui jalur yang cukup jauh. Meskipun membutuhkan usaha, segala kelelahan akan terasa sepadan ketika tiba di tempat tujuan.

Air terjun ini dikelilingi oleh hutan yang lebat dan tinggi, menghasilkan suasana yang sejuk dan tenang. Sangat ideal untuk melepas kelelahan dan memulihkan energi.

2. Air Terjun Njumeg

Lokasi:Dukuh Ringinsari, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar

Jam Buka: 07.00–16.00 WIB

Tiket: Gratis

Air Terjun Njumeg memiliki ketinggian sekitar 15 meter dan di bawahnya terdapat kolam alami yang kedalamannya sekitar 20 meter. Banyak pengunjung yang menggunakan kolam ini untuk berenang sambil menikmati kejernihan air pegunungan.

Selain itu, area di sekitar air terjun memiliki banyak titik foto yang cocok untuk diunggah di Instagram, sangat sesuai bagi kamu yang menyukai fotografi yang menarik.

3. Air Terjun Sirah Kencong

Lokasi:Desa Ngadirejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar

Jam Buka: 07.00–17.00 WIB

Tiket: Rp5.000

Parkir: Rp3.000 (motor), Rp5.000 (mobil)

Air Terjun Sirah Kencong terletak di tengah perkebunan teh yang hijau. Ketinggiannya sekitar 10 meter dengan air yang jernih dan suhu yang sangat sejuk.

Jalur menuju lokasi cukup mudah, hanya sekitar 500 meter dari area parkir. Cocok untuk liburan santai bersama keluarga atau teman.

4. Air Terjun Jurug Bening

Lokasi:Dusun Sumberdadi, Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar

Jam Buka: 07.00–16.00 WIB

Jurug Bening menawarkan pemandangan alam yang menarik dengan latar belakang persawahan yang luas. Namun, lebih baik mengunjunginya saat musim kemarau, karena di musim hujan jalan menjadi licin dan penuh lumpur.

Air terjun ini cocok bagi kamu yang menginginkan suasana damai, jauh dari kebisingan, sambil menikmati pemandangan pedesaan yang hijau dan segar.

Berikut adalah empat rekomendasi air terjun yang menarik di Blitar yang bisa menjadi tujuan wisata alam dengan biaya terjangkau. Dengan suasana yang sejuk, pemandangan indah, serta banyak spot foto menarik, tempat ini wajib ditambahkan ke daftar liburanmu berikutnya. ***

Destinasi Baru yang Menarik: 4 Tempat Wisata Tersembunyi di Malang

Destinasi Baru yang Menarik: 4 Tempat Wisata Tersembunyi di Malang

Lintaskriminal.co.id –– Sedang mencari lokasi wisata terbaru di Malang yang belum terlalu dikenal dengan destinasi hidden gem yang tersembunyi? Malang merupakan surga bagi para petualang. Selain tempat wisata ikonik yang sudah terkenal, kota ini juga menyimpan banyak tujuan yang tersembunyi yang keindahannya tidak kalah mengagumkan. Jika Anda mencari pengalaman liburan yang berbeda, jauh dari keramaian, tempat-tempat berikut ini harus masuk dalam daftar perjalanan Anda.

1. Coban Telaga Warna

Jika Anda adalah seorang petualang yang autentik, Coban Telaga Warna merupakan tempat yang ideal. Air terjun ini memang memerlukan perjuangan tambahan untuk sampai ke sana, dengan jalur yang sangat menantang dan memakan waktu sekitar tiga jam. Namun, semua usaha tersebut akan terasa sepadan ketika Anda tiba di lokasi.

Dikelilingi oleh tebing yang tinggi dan hutan yang lebat, air terjun ini memiliki aliran yang kuat dan muara air yang berwarna toska dan jernih. Pemandangan ini benar-benar terasa seperti permata yang tersembunyi dan masih alami. Tempat ini sangat cocok untukhealingdan menikmati ketenangan alam yang masih asli dan jarang terganggu.

  • Lokasi:Sumberpitu, Sidorenggo, Ampelgading, Malang, Jawa Timur.

2. Museum Ganesya

Bagi penggemar seni dan budaya, Museum Ganesya menjadi pilihan yang sangat cocok. Museum yang mulai beroperasi sejak tahun 2019 ini selalu ramai dikunjungi, namun tidak terlalu padat, sehingga memungkinkan Anda untuk berkeliling dengan nyaman. Ganesya merupakan kependekan dari “Galeri Nusantara Budaya”.

Kumpulan barangnya sangat beragam, mulai dari topeng, guci kuno, alat musik tradisional, hingga wayang. Museum ini juga dilengkapi dengan diorama yang memudahkan pengunjung dalam memahami budaya Indonesia. Selain koleksi yang menarik, fasilitasnya juga lengkap, termasukfood court, ATM, dan musala.

  • Lokasi:Jl. Kencana Graha Raya, Karanglo, Banjararum, Singosari, Malang, Jawa Timur.

3. Pantai Bajul Mati

Kota Malang terkenal dengan rangkaian pantai yang menarik, dan Pantai Bajul Mati merupakan salah satu yang memiliki keunikan tersendiri. Meskipun ramai pada hari libur, pantai ini tidak sepadat pantai-pantai terkenal lainnya. Keistimewaannya terletak pada ombak yang besar, air yang jernih, serta pasir putih yang bersih.

Nama “Bajul Mati” berasal dari bentuk batu karang di tengah laut yang mirip dengan buaya (bajul) yang sudah mati. Pantai ini juga memiliki garis pantai yang panjang, cocok untuk berjalan-jalan santai. Sekitar tempat ini, Anda dapat menemukan gua dan kawasan konservasi penyu yang menarik untuk dikunjungi.

  • Lokasi:Gajahrejo, Gedangan, Malang, Jawa Timur.

4. Coban Supit Urang

Air terjun ini menawarkan pemandangan alam yang menarik dan masih jarang diketahui oleh para pengunjung. Perjalanan menuju Coban Supit Urang sangat menyenangkan, melewati area perkebunan hijau. Tiba di sana, Anda akan disambut oleh suara air yang mengalir dari tebing yang unik, didampingi burung berkicau.

Keunikan air terjun ini terdapat pada dinding tebing yang berbentuk alami, seakan dibuat secara sengaja. Dikelilingi oleh tumbuhan liar yang lebat, tempat ini benar-benar menciptakan kesan alami dan tenang. Coban Supit Urang merupakan lokasi yang sempurna bagi Anda yang menginginkan ketenangan di tengah keindahan alam Malang.

  • Lokasi:Madiredo, Pujon, Malang, Jawa Timur.***

Copyright © 2026 10drama.com