Pemerintah Dapat Bunga 4,02% dari Dana Rp 200 Triliun di 5 Bank

Pemerintah Dapat Bunga 4,02% dari Dana Rp 200 Triliun di 5 Bank

JAKARTA, 10drama.com– Pemerintah menyalurkan dana sebesar Rp 200 triliun kepada lima bank nasional. – Pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp 200 triliun ke lima bank domestik. – Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 200 triliun kepada lima bank nasional. – Dana sejumlah Rp 200 triliun disalurkan pemerintah ke lima bank nasional. – Pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank nasional.

Kemudian, berapa tingkat bunga atau keuntungan yang akan diperoleh pemerintah dari penempatan dana tersebut?

Merujuk pada Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025, dana tersebut disimpan dalam bentuk deposito on call konvensional dan syariah dengan sistem tanpa lelang.

Selanjutnya, masa peminjaman dana ditetapkan selama enam bulan dan dapat diperpanjang apabila diperlukan.

Dalam kebijakan tersebut juga dijelaskan, negara akan memperoleh hasil kembalian sebesar 80,476 persen dari tingkat BI yang berlaku.

Sementara itu, pada tanggal 20 Agustus 2025, suku bunga BI yang berlaku sebesar 5 persen, sehingga pemerintah akan memperoleh imbal hasil sekitar 4,02 persen dari penempatan dana di lembaga perbankan tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, melalui skema ini, perbankan tidak memiliki pilihan selain harus mendistribusikan dana tersebut dalam bentuk kredit atau pembiayaan kepada masyarakat.

“Jika dia tidak menggunakannya, dia akan merugi sendiri karena ada biaya sekitar 4 persen. Jika dia tidak menyalurkan kredit, dia harus membayar biaya tersebut. Mereka pasti akan berpikir keras untuk menyalurkan dana itu,” katanya dalam konferensi pers di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Purbaya memastikan bahwa jumlah bunga tersebut tidak akan merugikan negara maupun sektor perbankan.

Karena, jumlah bunga yang akan diperoleh pemerintah dari perbankan masih lebih rendah dibandingkan rata-rata bunga tabungan di perbankan yang pada Juli 2025 mencapai 6,07 persen.

Kemudian, jika perbankan mendistribusikan dana tersebut melalui kredit, bunga yang diperoleh perbankan tetap lebih tinggi dibandingkan bunga yang harus dibayarkan kepada pemerintah, yaitu sebesar 9,16 persen pada Juli 2025.

“Ini serupa dengan bunga yang kita peroleh jika menempatkan dana di BI. Jadi pemerintah tidak mengalami kerugian, sementara perbankan mendapatkan keuntungan karena tingkatnya lebih rendah dibanding bunga pasar,” katanya.

 

Selain itu, perbankan juga tidak perlu khawatir pemerintah akan mengambil dana tersebut secara mendadak jika membutuhkannya untuk belanja negara.

Karena, menurut Purbaya, uang yang ada di kas negara masih cukup untuk menutupi kebutuhan negara.

“Tidak akan terjadi seperti itu (tiba-tiba mengambil seluruh dana dari bank). Kita akan mengelolanya dengan baik agar tidak ada kejutan dalam sistem perbankan kita,” katanya.

Selain itu, pemerintah menyalurkan dana tersebut dengan rincian masing-masing sebesar Rp 55 triliun untuk Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Sementara itu, BTN mendapat Rp 25 triliun dan BSI menerima Rp 10 triliun.

OJK Pantau Ketat Dana Negara Rp200 Triliun di 5 Bank Himbara

OJK Pantau Ketat Dana Negara Rp200 Triliun di 5 Bank Himbara

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dukungannya terhadap kinerja pengelolaan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun yang disimpan di lima bank umum. Dukungan ini dilakukan melalui pengawasan ketat agar penyaluran kredit meningkat, tetapi tetap bersifat hati-hati. OJK menegaskan pendiriannya dalam mendukung efisiensi pengelolaan dana pemerintah senilai Rp200 triliun yang tersimpan di lima bank umum. Hal ini dilakukan dengan melakukan pengawasan yang ketat agar pencairan kredit meningkat, namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan dukungan penuh terhadap pengelolaan dana pemerintah sejumlah Rp200 triliun yang ditempatkan di lima bank umum. Dukungan ini diwujudkan melalui pengawasan yang ketat guna meningkatkan penyaluran kredit, sambil tetap menjaga prinsip kehati-hatian.

“OJK juga mengharapkan perbankan terus menerapkan pengelolaan risiko yang tepat dalam pemberian kredit agar kualitas kredit perbankan tetap terjaga, serta dana masyarakat dan pemerintah tetap aman,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Jakarta, Jumat (12/9).

Menurut Dian, OJK mengapresiasi langkah pemerintah dalam memaksimalkan penggunaan dana negara untuk mendukung sektor perbankan dan perekonomian nasional. Ia berharap, penempatan dana tersebut mampu menurunkan biaya dana (cost of fund/CoF) perbankan sehingga berdampak pada penurunan suku bunga kredit.

Oleh karena itu, kebijakan ini mampu menjadi pendorong bagi perkembangan kredit sekaligus memperkuat pencapaian tujuan pertumbuhan ekonomi.

  • TBS Energi (TOBA) Tertarik pada Bisnis Pembangkit Listrik dari Sampah, Akan Siapkan Penerbitan Saham Baru?
  • Hotman Mengatakan Nadiem Tidak Menerima Uang dalam Kasus Laptop, Ini Jawaban Kejagung
  • Qatar Menggelar Pertemuan Darurat Negara Arab dan Islam Setelah Serangan Israel ke Doha

Meskipun demikian, Dian menekankan bahwa pertumbuhan kredit tidak hanya bergantung pada ketersediaan likuiditas. Faktor lain yang berpengaruh antara lain permintaan pembiayaan dari kalangan usaha, proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional, stabilitas keamanan dan politik, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, penguatan di berbagai aspek tersebut menjadi kunci dalam mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit yang tinggi dan berkelanjutan,” katanya.

Likuiditas Perbankan Masih Kuat

Dian mengatakan bahwa likuiditas perbankan saat ini dalam kondisi baik. Hal ini terlihat dari rasio AL/NCD sebesar 119,43% dan AL/DPK sebesar 27,09% pada Juli 2025, jauh melampaui ambang batas minimum masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Di sisi lain, sektor perbankan Indonesia tetap stabil dengan peningkatan kredit sebesar 7,03% year on year pada Juli 2025. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kredit korporasi (9,59% year on year), rumah tangga (8,39%), industri pengolahan (5,59%), serta pertambangan dan penggalian (18,31%).

Dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan sebesar 7,00% secara tahunan, dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) berada pada angka 86,54%. Pertumbuhan dana yang belum cair sebesar 9,52% secara tahunan menunjukkan adanya perluasan dalam pengambilan kredit yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah untuk memperluas usaha mereka di masa depan.

Penempatan Dana Pemerintah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada hari Jumat (12/9) mengumumkan kebijakan pengalihan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI.

Dana ini diharapkan meningkatkan likuiditas perbankan serta mendorong penyaluran kredit kepada sektor riil, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Daftar 5 Bank yang Menerima Penempatan Dana Pemerintah:

  1. Bank Mandiri senilai Rp 55 triliun
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan jumlah dana sebesar Rp 55 triliun
  3. PT Bank Tabungan Negara (BTN) dengan jumlah dana sebesar Rp 25 triliun
  4. Bank Negara Indonesia (BNI) senilai Rp 55 triliun
  5. Bank Syariah Indonesia (BSI) senilai Rp 10 triliun
Airlangga: Kredit Rp 200 Triliun Picu Investasi Baru

Airlangga: Kredit Rp 200 Triliun Picu Investasi Baru

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Pengucuran dana sebesar Rp 200 triliun kepada lima bank milik negara diharapkan mampu meningkatkan investasi.

Lima bank tersebut meliputi PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), serta Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sesuai dengan kebijakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang mulai berlaku pada 5 Oktober 2025, serta kebijakan penyaluran dana segar kepada perbankan, diharapkan suasana investasi akan membaik.

“Kita melihat kondisi iklim investasi akan kita tingkatkan, PP 28 akan berlaku mulai tanggal 5 Oktober. Itu merupakan bagian dari kebijakan deregulasi yang sudah berjalan. Harapannya, ini bisa direspons oleh kalangan dunia usaha (pencairan dana sebesar Rp 200 triliun ke perbankan),” ujar Airlangga kepada para jurnalis, Jumat (12/9/2025).

Seperti yang diketahui, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 menggantikan PP 5/2021 dan menyertakan beberapa perubahan penting.

Di antaranya penerapan Perjanjian Tingkat Layanan (SLA) dalam perizinan, penerapan prinsip positif fiktif, serta integrasi menyeluruh dengan sistem OSS-RBA (Online Single Submission – Pendekatan Berbasis Risiko).

Tindakan tersebut bertujuan untuk mempermudah proses pemberian izin usaha serta memperkuat daya saing investasi di dalam negeri.

Kini dengan dua kebijakan tersebut, Airlangga berharap, sektor bisnis dapat memperluas operasionalnya dengan memanfaatkan kredit yang berasal dari dana pemerintah yang disalurkan melalui perbankan, mengingat proses izin usaha yang lebih sederhana.

Cara Cepat Akses KUR BRI 2025: Persyaratan dan Langkah Pengajuan Terkini

Cara Cepat Akses KUR BRI 2025: Persyaratan dan Langkah Pengajuan Terkini

Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga perbankan yang mendukung kalangan menengah bawah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025.

Program ini hadir guna membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih mudah memperoleh tambahan dana dengan bunga yang rendah serta proses pengajuan yang semakin praktis.

BRI membagi program KUR menjadi beberapa golongan, masing-masing memiliki ketentuan yang berbeda.

Kelayakan KUR BRI Tahun 2025

1.KUR Mikro BRI

Pemohon merupakan warga negara Indonesia yang memiliki usaha yang produktif dan memiliki potensi keuntungan yang baik.

Perusahaan telah beroperasi selama paling sedikit 6 bulan.

Tidak memiliki pinjaman produktif di bank lain (kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit).

Dokumen yang harus disiapkan: KTP, Kartu Keluarga, serta izin usaha (SKU/NIB/IUMK).

2.KUR Kecil BRI

Dikhususkan untuk pelaku usaha produktif yang telah terbukti memiliki kemampuan ekonomi yang memadai.

Pengusaha harus memiliki pengalaman aktif selama paling sedikit 6 bulan dan memiliki izin resmi seperti IUMK.

Status bebas dari pinjaman produktif di bank lain.

Proses Pendaftaran KUR BRI 2025 via Aplikasi BRImo

BRI kini memudahkan pengajuan melalui sistem digital. Berikut cara-caranya:

1. Mengakses Aplikasi BRImo – Masuk menggunakan nama pengguna dan kata sandi.

2. Pilih Menu Pinjaman – Klik “Fasilitas Pinjaman BRI” dan pilih “Ajukan Permohonan Pinjaman”.

3. Isi Informasi Aplikasi – Lengkapi formulir, masukkan profil bisnis dan keuangan, serta unggah dokumen pendukung.

4. Penyelesaian Pengajuan – Setujui peraturan dan ketentuan yang berlaku kemudian tekan tombol “Kirim”.

5. Pemantauan Langsung – Pantau perkembangan melalui fitur *Lacak Pengajuan* di portal [kur.bri.co.id](https://kur.bri.co.id).

Keunggulan KUR BRI 2025

Digitalisasi Proses: Pengajuan cepat melalui BRImo.

Fleksibilitas Saluran: Tersedia melalui internet dan langsung.

Dokumentasi Minimal: Persyaratan administratif yang mudah.

Pemantauan yang Jelas: Status permohonan dapat diikuti secara real-time.

Dengan prosedur yang semakin sederhana, KUR BRI 2025 diharapkan mampu mendukung UMKM dalam memperluas bisnis tanpa menghadapi keterbatasan modal maupun hambatan birokrasi yang rumit.

Nasabah Tenang, LPS Siap Lunasi Simpanan di BPR Disky Suryajaya

Nasabah Tenang, LPS Siap Lunasi Simpanan di BPR Disky Suryajaya

Jakarta, IDN Time– Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sedang mempersiapkan proses pencairan klaim jaminan simpanan serta pelaksanaan likuidasi PT BPR Disky Suryajaya, yang berlokasi di Jalan Medan Binjai KM 14,6, Komplek Padang Hijau Blok A No 18, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara.

“Pelaksanaan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan likuidasi dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT BPR Disky Suryajaya, mulai berlaku sejak 19 Agustus 2025,” kata Sekretaris Lembaga LPS Jimmy Ardianto dalam pernyataannya, Selasa (19/8/2025).

1. Tabungan nasabah pasti akan dibayarkan sesuai aturan yang berlaku

Jimmy memastikan tabungan nasabah dapat dibayarkan sesuai aturan yang berlaku. LPS akan melakukan penyesuaian dan pemeriksaan terhadap data tabungan serta data lainnya untuk menentukan tabungan yang layak dibayarkan.

Proses penyesuaian dan pemeriksaan ini akan selesai paling lambat dalam 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha bank. Dana yang digunakan untuk pembayaran klaim jaminan simpanan nasabah PT BPR Disky Suryajaya seluruhnya berasal dari LPS.

Pelanggan dapat mengecek status tabungannya di kantor PT BPR Disky Suryajaya atau melalui situs resmi LPS diwww.lps.go.id, setelah LPS mengumumkan pencairan klaim jaminan tersebut. Di sisi lain, nasabah bank masih dapat melakukan pembayaran angsuran atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPR Disky Suryajaya dengan bekerja sama dengan Tim Likuidasi LPS.

2. Nasabah diminta tetap tenang agar proses pengajuan klaim dan pencairan dana bank tidak mengalami kendala

Jimmy Ardianto mengajak nasabah PT BPR Disky Suryajaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh sehingga tidak melakukan tindakan yang bisa menghambat proses penyelesaian klaim jaminan dan likuidasi bank. Ia juga memperingatkan nasabah agar tidak percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan bantuan dalam pengurusan klaim jaminan tabungan dengan imbalan atau biaya tertentu.

LPS juga menekankan bahwa masih banyak BPR/BPRS serta bank umum lainnya yang beroperasi dengan lancar. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk kembali menabung di perbankan, karena seluruh dana yang disimpan di bank yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS.

3. Terdapat 3 persyaratan agar tabungan nasabah dapat dijamin oleh LPS

Ia menjelaskan bahwa simpanan nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), namun nasabah perlu memenuhi tiga syarat 3T, yaitu, terdaftar dalam catatan bank, bunga simpanan yang diperoleh tidak melebihi batas bunga jaminan yang ditentukan oleh LPS, serta tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, baik yang diduga maupun yang terbukti melanggar hukum.

Aturan mengenai tingkat bunga jaminan tidak berlaku untuk bank, unit usaha, atau BPR Syariah. Untuk keterangan lebih lanjut tentang pelaksanaan jaminan simpanan dan proses likuidasi PT BPR Disky Suryajaya, nasabah dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi (Puslinfo) LPS melalui nomor 021-154.

Prabowo Mengusulkan Calon Anggota Komisioner LPS kepada DPR Cara Mendaftar Sebagai Ketua LPS dan Anggota, Terdapat Banyak Persyaratan! BPRS Gebu Prima Bangkrut, LPS Mengembalikan Dana Nasabah Sebesar Rp20,05 Miliar

Bank Catatkan Pertumbuhan Positif Tabungan Haji

Bank Catatkan Pertumbuhan Positif Tabungan Haji

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Tabungan Haji menjadi salah satu hal yang diprioritaskan dalam perencanaan keuangan masyarakat. Kondisi ini juga terlihat dari sektor perbankan yang secara bersama-sama mencatatkan pertumbuhan positif terkait layanan Tabungan Haji mereka.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI, contohnya. Sebagai salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan jumlah rekening Tabungan Haji yang meningkat dua digit pada Juli dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.

Selama bulan Januari hingga Juli 2025, jumlah rekening Tabungan Haji (NoA) di BSI mencapai 6,33 juta. Angka ini naik sebesar 13,51% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang berjumlah 5,57 juta rekening.

“Perkembangan ini menunjukkan adanya penambahan lebih dari 750.000 rekening baru hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025,” ujarCorporate SecretaryBSI Wisnu Sunandar saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Sesuai dengan peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji, Wisnu menyebutkan juga adanya pertumbuhan dari segi besarnya nilai Tabungan Haji di BSI.

Selain itu, Bank Mega Syariah juga memiliki kesamaan. Bank Mega Syariah mencatatkan total dana beredar Tabungan Haji sebesar Rp 303 miliar pada Juni 2025. Angka ini meningkat sekitar 1,3% dibandingkan akhir tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp 299 miliar.

Di sisi lain, hingga bulan Juni 2025, jumlah rekening (NoA) Tabungan Haji Bank Mega Syariah tercatat melebihi 254.000 rekening, naik lebih dari 3,67% dibandingkan akhir tahun 2024 yang berjumlah lebih dari 245.000 rekening.

Persentase outstanding Tabungan Haji terhadap keseluruhan tabungan nasional mengalami kenaikan dari 17% di akhir tahun 2024 menjadi 19% pada Juni 2025.

Kepala Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) menyampaikan bahwa situasi ini menunjukkan bahwa Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dan umrah.

“Pada saat ini, Bank Mega Syariah semakin dipilih oleh masyarakat dalam merencanakan keuangan mereka untuk persiapan haji dan umrah. Hal ini terlihat dari jumlah nasabah tabungan Haji Bank Mega Syariah yang menunjukkan perkembangan yang positif,” ujar Oney.

Tidak ketinggalan, PT Bank Jabar Banten Syariah (Bank BJB Syariah) bahkan optimis menargetkan peningkatan volume total Tabungan Haji hingga 81,99% pada akhir tahun 2025.

Hal ini sesuai dengan tren peningkatan jumlah nasabah tabungan haji di Bank BJB Syariah. Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi menyampaikan bahwa jumlah rekening Tabungan Haji (NoA) di Bank BJB Syariah pada periode semester-I 2025 mencapai 133.798 rekening. Angka ini naik sebesar 17,05% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 113.874 rekening.

Tercatat pula bahwa total volume atau nilai Tabungan Haji Bank BJB Syariah pada semester-I 2025 telah mencapai Rp 123,7 miliar. Peningkatan ini cukup signifikan sebesar 64,05% YoY dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 75,4 miliar.

Arief menyampaikan bahwa hingga kini Tabungan Haji tetap menjadi salah satu produk yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan proyeksi pertumbuhan yang dilihat akan terus meningkat, Bank BJB Syariah terus merasa optimis mengenai peningkatan jumlah rekening dan volume Tabungan Haji, serta juga jumlah pembayaran setoran awal haji di Bank BJB Syariah.

“Optimisme ini diwujudkan melalui penentuan target pertumbuhan Tabungan Haji tahun 2025 yang meningkat sebesar 81,99%,” ujar Arief.

Selanjutnya, BCA Syariah juga mengamati meningkatnya minat masyarakat dalam menjalankan ibadah haji. Hal ini terlihat dari jumlah rekening Tabungan Haji pada semester I-2025 yang naik sebesar 26% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY), dengan total mencapai 5.124 rekening.

Pertumbuhan ini didukung oleh layanan syariah bank umum (LSBU) yang berada di 100 cabang BCA di berbagai kota. “Kami terus meningkatkan pelayanan digital agar memberikan kemudahan dalam beribadah dengan menyediakan fitur setoran haji melalui mobile banking BSya,” ujar Direktur BCA Syariah Pranata.

Peningkatan 13,51%, Rekening Tabungan Haji BSI Tembus 6,33 Juta per Juli 2025

Peningkatan 13,51%, Rekening Tabungan Haji BSI Tembus 6,33 Juta per Juli 2025

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan kenaikan positif dalam pengumpulan Tabungan Haji.

Hal ini terlihat dari pertumbuhan jumlah rekening Tabungan Haji di BSI yang meningkat dua digit pada Juli dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.

Selama bulan Januari hingga Juli 2025, jumlah rekening Tabungan Haji di BSI mencapai 6,33 juta. Angka ini naik sebesar 13,51% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebanyak 5,57 juta rekening.

“Perkembangan ini menunjukkan adanya penambahan lebih dari 750.000 rekening baru hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025,” ujarCorporate SecretaryBSI Wisnu Sunandar saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Sesuai dengan peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji, Wisnu menyebutkan juga adanya pertumbuhan dari segi besarnya nilai Tabungan Haji di BSI.

“Di masa depan, kami memperkirakan tabungan haji BSI tetap akan sangat diminati oleh masyarakat, terlihat dari tren peningkatan jumlah rekening serta calon jemaah yang mendaftar melalui BSI,” tambah Wisnu.

 

 

Ia kemudian menjelaskan beberapa perasaan positif yang mendorong peningkatan jumlah rekening Tabungan Haji di BSI, salah satunya adalah kepercayaan masyarakat terhadap BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang menyediakan layanan tabungan haji.

Kemudian juga kemudahan layanan digital serta jaringan yang luas dari BSI yang mempermudah masyarakat dalam membuka rekening tabungan haji, serta tingginya antusiasme umat Islam Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji.

Berdasarkan pertumbuhan yang stabil sejak awal berdiri hingga kini, BSI yakin jumlah rekening Tabungan Haji akan terus bertambah hingga akhir 2025.

“Tujuannya, BSI berharap dapat mempertahankan pertumbuhan dua digit secara terus-menerus dengan dukungan layanan perbankan syariah yang inklusif dan modern,” tambah Wisnu.

Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Tanpa BPKB, Ini Caranya

Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Tanpa BPKB, Ini Caranya

Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor 5 Tahunan Tanpa BPKB Asli Bisa Dilakukan, Cukup Bawa Hal Ini

Membayar Pajak Kendaraan Bermotor 5 Tahunan Tanpa BPKB Asli Bisa Dilakukan, Cukup Bawa Berkas Ini

Berikut prosedur pembayaran pajak kendaraan 5 tahunan tanpa membawa BPKB asli. Cukup siapkan persyaratan-persyaratan berikut

Lintaskriminal.co.id -/ Tips dan Trik

Ferdian 14 September, 18.30 WIB 14 September, 18.30 WIB

Lintaskriminal.co.id –– Pemilik wajib melakukan pembayaran pajak setiap lima tahun sekali.

Berbeda dengan pajak tahunan, pajak lima tahunan dilakukan bersamaan dengan perubahan STNK dan plat nomor.

Salah satu syarat utama untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor lima tahunan adalah menunjukkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Namun, bagaimana jika BPKB tidak tersedia karena sedang dijaminkan, disita oleh pihak leasing, atau masih berada di bank sebagai agunan?

Mengutip dari 10drama.com, pemilik kendaraan perlu mencari alternatif lain serta dokumen pengganti yang bisa digunakan agar kewajiban pajak tetap bisa dipenuhi tanpa melanggar aturan yang berlaku.

Berdasarkan ketentuan dan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 mengenai Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, pembayaran pajak lima tahunan perlu dilengkapi dengan BPKB.

Pasal 62 Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 menyebutkan bahwa dalam hal perpanjangan STNK yang termasuk dalam pembayaran pajak lima tahunan, pemilik kendaraan harus mengisi formulir permohonan dan melampirkan beberapa dokumen pendukung, antara lain:

– Surat Tanda Penduduk (STP) sebagai dokumen identitas – Kartu Identitas Penduduk (KIP) sebagai bukti identitas – Dokumen KTP sebagai alat pengenal diri – Kartu Pengenal Penduduk (KPP) sebagai bentuk identitas resmi – KTP sebagai bukti sah identitas seseorang

– Surat kuasa yang telah diberi meterai beserta salinan fotokopi – Dokumen kuasa yang dilengkapi dengan meterai dan salinan fotokopi – Surat kuasa yang sudah bermeterai serta fotokopi yang tersedia – Surat kuasa yang memiliki meterai dan dilengkapi dengan fotokopi – Surat kuasa yang telah diberi meterai dan disertai dengan salinan fotokopi

– KTP penerima kuasa apabila dikuasakan

– STNK

– BPKB

– Hasil cek fisik kendaraan bermotor.

Meskipun demikian, berdasarkan informasi dari situs Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, pembayaran pajak lima tahunan tetap dapat dilakukan meskipun BPKB asli sedang digunakan sebagai jaminan di bank.

Sebaliknya, pemilik kendaraan dapat melampirkan surat pernyataan dari bank yang menyatakan bahwa BPKB sedang digunakan sebagai jaminan beserta salinan BPKB.

Selain itu, pajak lima tahunan hanya dapat dibayarkan melalui Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang berada di wilayah yang sama dengan domisili kendaraan.

Jika berada di luar tempat tinggal, pemilik bisa meminta bantuan orang lain untuk mewakilinya dengan melampirkan surat kuasa yang telah diberi meterai serta fotokopi KTP dari pihak yang diberi wewenang.

Namun, pemeriksaan fisik bisa dilakukan di Samsat terdekat.

Selanjutnya, besaran pajak tahunan bervariasi tergantung pada jenis dan tipe kendaraan masing-masing.

Namun, secara umum, pajak lima tahunan akan dikenakan biaya tambahan STNK dan TNKB atau plat nomor dengan rincian sebagai berikut:

Kendaraan roda dua:

STNK: Rp 100.000

TNKB: Rp 60.000

Kendaraan roda empat:

STNK: Rp 200.000

TNKB: Rp 100.000

Copyright Lintaskriminal.co.id -2025

Related Article

5 Shio Paling Beruntung Bulan September 2025, Rezeki Melimpah Tanpa Tunda

5 Shio Paling Beruntung Bulan September 2025, Rezeki Melimpah Tanpa Tunda

Lintaskriminal.co.id –Berikut lima shio yang paling beruntung pada bulan September 2025, di mana keberuntungan dan rezeki melimpah akan datang tanpa penundaan, sehingga kondisi keuangan Anda akan menjadi stabil.

Lima shio berikut ini akan mengalami keberuntungan di bulan kesembilan dalam kalender Masehi.

Berbagai bentuk keberuntungan bisa muncul, seperti rezeki berupa uang, kesehatan, serta ketenangan dalam hubungan.

Setiap hari, prediksi shio berubah, namun untuk 5 shio tertentu, keberuntungan berupa kelimpahan rezeki yang akan membawa stabilitas keuangan akan datang.

Dilansir dari channel YouTube Anak Desa, berikut 5 shio yang paling mujur pada bulan September 2025:

1. Shio Ular

Pemilik shio ular akan memperoleh energi keberuntungan pada bulan September 2024. Strategi jangka panjang di bidang keuangan dan karier akan didukung oleh energi tersebut.

Jika menemukan kesempatan yang terlihat biasa saja, jangan terburu-buru untuk mengabaikannya. Karena, hal tersebut bisa menjadi dasar yang kokoh untuk masa depan.

Di tengah kegiatan sehari-hari, jangan ragu untuk menguasai keterampilan baru karena nantinya hal itu bisa memberikan keuntungan yang besar dan melimpah.

2. Shio Monyet

Bersuka cita bagi shio monyet karena bulan September menjadi salah satu waktu yang penuh keberuntungan bagimu. Keberuntungan datang melalui hubungan dan komunikasi yang baik dengan rekan kerja serta orang-orang baru.

Keluarga berkepala monyet diprediksi akan mencapai kesuksesan dengan kelimpahan rezeki yang menjadikan kondisi keuangan stabil.

3. Shio Naga

Insting ‘keberuntungan’ dari shio naga akan semakin tajam pada bulan September 2025. Sesuatu yang baru yang mampu mengubah jalannya hidup kemungkinan besar akan segera diambil, baik itu berkaitan dengan kesehatan, proyek kreatif, atau keputusan pribadi yang sangat berani.

Jangan ragu dan tunjukkan kepastian dalam sesuatu, maka keberuntungan akan datang menghampiri.

4. Shio Tikus

Energi tahun tikus pada bulan September 2025 akan membuka banyak kesempatan dalam lingkungan sosial maupun karier. Pemilik shio tikus mungkin akan diajak masuk ke lingkungan baru atau berdiskusi yang sebelumnya sulit dijangkau.

Jangan diam saja dan segera ambil inisiatif jika ada gagasan atau rencana yang ingin diajukan pada bulan September 2025.

5. Shio Kuda

Bulan September menjadi momen yang menguntungkan bagi pemilik shio kuda untuk memulai hal-hal baru dalam hidupnya. Keberuntungan besar dan kesehatan yang baik diperkirakan akan datang kepada shio Kuda.

Cara Isi Ulang Koin TikTok Murah 2025: Panduan Hemat Hingga 30%

Cara Isi Ulang Koin TikTok Murah 2025: Panduan Hemat Hingga 30%

JABEJABE.CO –Harga koin TikTok tidak sama di setiap tempat. Perbedaan terjadi karena cara pembelian yang digunakan. Jika membeli melalui aplikasi, harganya lebih tinggi karena ada potongan biaya dari toko aplikasi.

Sementara pembelian melalui situs resmi TikTok umumnya lebih hemat hingga 25–30 persen. Faktor lain seperti promo e-wallet, diskon tunai, dan paket penjualan di pasar online juga berpengaruh terhadap biaya akhir.

Cara Mengisi Ulang Koin TikTok Paling Murah

Beli Melalui Situs Resmi TikTok

Situs resmi TikTok menawarkan opsi pembelian koin dengan harga lebih murah dibandingkan aplikasi. Contohnya, 350 koin bisa sekitar Rp66 ribu melalui web, sedangkan di aplikasi harganya mencapai Rp87 ribu. Perbedaan ini terjadi karena transaksi yang dilakukan melalui web tidak mengalami biaya tambahan dari platform distribusi.

Gunakan dompet elektronik untuk mendapatkan promo tambahan

Metode pembayaran seperti DANA, OVO, GoPay, atau ShopeePay sering kali menawarkan potongan harga atau pengembalian dana. Promo ini membuat harga koin menjadi lebih murah, terutama saat tertentu seperti akhir bulan atau momen belanja online.

Isi Ulang Melalui Pasar Resmi

Platform besar menawarkan layanan pengisian koin TikTok melalui toko resmi. Harga umumnya mirip dengan situs web TikTok, dan terkadang dilengkapi dengan voucher belanja. Pilihan ini cocok untuk pengguna yang sudah terbiasa berbelanja di marketplace.

Pembayaran dengan Menggunakan Token dan Toko Kelontong

Pengguna yang tidak memiliki e-wallet dapat melakukan pengisian koin melalui pulsa operator atau toko minimarket seperti Alfamart dan Indomaret. Metode ini lebih mudah, tetapi biasanya lebih mahal karena adanya biaya tambahan dari operator atau penyedia layanan.

Tips Menghindari Penipuan Saat Membeli Koin TikTok

Hanya gunakan metode pembayaran yang sah. Jangan tergiur oleh tawaran dari pihak ketiga yang tidak jelas karena berisiko tinggi terhadap penipuan. Pastikan situs atau aplikasi yang kamu gunakan memiliki sistem keamanan yang memadai dan diawasi oleh lembaga keuangan yang resmi. Dengan demikian, koin akan langsung masuk ke akun tanpa adanya risiko.

Prediksi Perkembangan Pembelian Koin TikTok Tahun 2025

Pada tahun 2025, terlihat bahwa konsumen semakin memilih metode berbasis web dan dompet digital karena kombinasi yang efisien dan aman.

Integrasi dengan dompet elektronik diperkirakan semakin meningkat, bahkan memungkinkan pembelian koin secara langsung melalui sistem berlangganan. Pasar online juga diperkirakan akan memperluas penawaran khusus bagi pengguna TikTok Live.

Pembelian koin TikTok yang murah dapat dilakukan melalui strategi yang tepat. Situs resmi TikTok menjadi pilihan utama karena menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Kemudahan penggunaan e-wallet, marketplace resmi, dan cara pembayaran offline memungkinkan pengguna memilih sesuai keinginan. Dengan prosedur yang aman, pembelian koin tidak hanya hemat biaya tetapi juga dilindungi.***

Copyright © 2026 10drama.com